cover
Contact Name
Norsita Agustina
Contact Email
norsita.agustina@gmail.com
Phone
+6282240498865
Journal Mail Official
norsita.agustina@gmail.com
Editorial Address
Ruang Jurnal FKM Lt.3 Gedung C Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Jl. Adhyaksa No. 2 Kayutangi, Banjarmasin, Kalimantan Selatan
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat
ISSN : 24424986     EISSN : 24424986     DOI : -
Core Subject : Health,
An-Nadaa adalah publikasi ilmiah sebagai wadah informasi di bidang kesehatan masyarakat berupa hasil penelitian orisinal dalam bahasa Indonesia atau Inggris yang mencakup rumpun ilmu : ? Administrasi Kebijakan Kesehatan ? Biostatistik dan Kependudukan ? Epidemiologi ? Gizi Kesmas ? Kesehatan Kerja ? Kesehatan Lingkungan ? KIA – Kesehatan Reproduksi ? Promosi Kesehatan
Articles 260 Documents
Analisis Kepemilikan Jamban Keluarga Di Desa Banua Rantau Wilayah Kerja Puskesmas Banua Lawas Kabupaten Tabalong Tahun 2019 Meilya Farika Indah; Yeni Riza; Kiki Amalia
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 8, No 2 (2021): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (DESEMBER)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v8i2.5817

Abstract

Secara nasional, terdapat 69,27% rumah tangga yang memiliki akses terhadap sanitasi layak, persentase rumah tangga yang memiliki akses terhadap sanitasi layak terendah adalah Papua 33,75%, Bengkulu 44,31%, dan Nusa Tenggara Timur 50,72%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa faktor-faktor yang berhubungan dengan kepemilikan jamban keluarga di Desa Banua Rantau Wilayah Kerja Puskesmas Banua Lawas Kabupaten Tabalong Tahun 2019. Jenis penelitian survey analitik dengan desain cross sectional, menggunakan data primer yang diperoleh dari responden yaitu Kepala Keluarga. Data dianalisis secara analitik dan diuji secara statistik dengan uji Chi Square pada taraf kepercayaan 95%. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara pendidikan (p=0,000), pekerjaan (p=0,000), penghasilan (p=0,000), dan pengetahuan (p=0,000) dengan kepemilikan jamban keluarga. Disarankan bagi petugas kesehatan lingkungan di wilayah kerja Puskesmas Banua Lawas agar meningkatkan penyuluhan kesehatan mengenai pentingnya kepemilikan jamban keluarga dan sanitasi lingkungan dan diharapkan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Tabalong agar membangun jamban umum (jamban komunal) sebagai sarana/ tempat untuk buang air besar bagi masyarakat yang belum mampu untuk membangun jamban keluarga.
Potensi Ekstrak Jahe Merah (Zingiber Officinale Var. Rubrum) Sebagai Larvasida Alami Aedes Albopictus Qatrinida Qatrinida; Norfai Norfai; Kasman Kasman
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 8, No 2 (2021): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (DESEMBER)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v8i2.3485

Abstract

DBD masih merupakan masalah kesehatan masyarakat utama di Indonesia. Upaya pencegahan yang dilakukan saat ini menggunakan insektisida berbahan dasar kimia yang dapat merusak lingkungan juga menimbulkan resistensi. Penggunaan larvasida alami dari tumbuhan dapat menjadi alternatif insektisida, salah satunya adalah jahe merah (Zingiber officinale var. rubrum) yang dapat dijadikan sebagai insektisida alami karena adanya kandungan senyawa aktif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kematian, perbedaan rerata kematian larva Aedes albopictus serta mengetahui Lethal Time dan Lethal Concentration. Jenis penelitian ini merupakan penelitian true eksperimental dengan posttest only control group design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kematian larva 100% lebih cepat pada konsenrasi 8% yaitu setelah 6 jam pengujian. Hasil Uji Kruskal Wallis untuk melihat perbedaan rerata kematian larva setiap jam kelompok perlakuan ekstrak jahe merah dengan kelompok kontrol menunjukkan terdapat perbedaan secara signifikan rerata kematian larva (0,000 < 0,05). Hasil uji probit Lethal Time menunjukkan bahwa diperlukan waktu 2,196 jam dalam mematikan 50% larva dan 4,788 jam dalam mematikan 99% larva dengan konsentrasi 8% sedangkan Lethal Concentration menunjukkan bahwa diperlukan konsentrasi sebesar sebesar 0,772% dalam mematikan 50% larva dan 1,973% dalam mematikan 99% larva setelah 9 jam pengukuran. Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengembangkan ekstrak jahe merah yang aman dan layak pakai namun tidak menghilangkan senyawa yang ada pada ekstrak jahe merah.
Komunikasi Petugas Kesehatan Mempengaruhi Perilaku Ibu Hamil Dalam Mencegah Hipertensi Yusriani Yusriani; Muhammad Khidri Alwi; Tutik Agustini
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 8, No 2 (2021): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (DESEMBER)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v8i2.5711

Abstract

Faktor yang dapat memicu terjadinya hipertensi saat hamil adalah kurangnya informasi yang diperoleh ibu hamil tentang cara pencegahan hipertensi dari petugas kesehatan. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui pengaruh komunikasi petugas Kesehatan terhadap perilaku ibu hamil dalam mencegah hipertensi. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif menggunakan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian sebanyak 232 ibu hamil. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan probability sampling dengan Teknik simple random sampling dan besar sampel ditentukan dengan rumus Slovin sebesar 94 orang. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner kemudian diolah dan dianalisis dengan menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa didapatkan sebanyak 22 responden (29.7%) ibu hamil yang memiliki pengetahuan kurang dan yang memiliki pengetahuan cukup sebanyak 52 (70.3%), sehingga ada pengaruh komunikasi petugas kesehatan dengan pengetahuan ibu hamil dengan nilai  p  (value) = 0,012. Didapatkan sebanyak 26 responden (35.1%) ibu hamil yang memiliki sikap negatif sedangkan yang memiliki sikap positif 48 (64.9%) sehingga ada pengaruh komunikasi petugas Kesehatan terhadap sikap ibu hamil dengan nilai  p  (value) = 0,028. Didapatkan sebanyak 30 responden (40.5%) ibu hamil yang memiliki tindakan kurang baik, sedangkan yang memiliki tindakan baik 44 (59.5%) sehingga ada pengaruh komunikasi petugas kesehatan terhadap tindakan ibu hamil dengan nilai  p  (value) = 0,042. Diharapkan kepada petugas Kesehatan agar dapat meningkatkan model komunikasi dengan ibu hamil agar pengetahuan, sikap dan tindakan ibu hamil lebih efektif.
Analisis Faktor Yang Memengaruhi Motivasi Kerja Perawat Di Puskesmas Pamboang Kabupaten Majene Muh. Khaerisman; Muhammad Syafar; Rahmawati Azis
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 8, No 2 (2021): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (DESEMBER)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v8i2.5390

Abstract

Motivasi merupakan hal yang penting dalam bekerja karena dengan motivasi diharapkan setiap tenaga kesehatan dapat bekerja dengan keras dan antusias untuk meningkatkan produktivitas kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor instrinsik dan ekstrisnsik yang memengaruhi motivasi kerja perawat di puskesmas Pamboang kabupaten Majene dengan menggunakan metode cross sectional study, total sampling sebanyak 41 perawat alat penelitian yakni lembar kuisioner. Kemudian data di analisa dengan uji univariat dan uji multivariat menggunakan uji regresi logistik biner. Hasil penelitian menunjukan variabel  independen yang memengaruhi secara signifikan terhadap variabel dependen yakni variabel status kepegawaian (0,002 < α 0,05) dan variabel kondisi kerja (0,009 < α 0,05) sedangkan variabel independen yang mempunyai nilai tidak signifikan memengaruhi motivasi kerja yakni variabel prestasi (0,638 > α 0,05), variabel Pengakuan Skill (0,101 > α 0,05), variabel rekan kerja (0,090 > α 0,05)  serta variabel insentif (0,885 > α 0,05). Dari hasil penelitian ini dapat disimpulan  bahwa faktor status kepegawaian dan faktor kondisi kerja signifikan memengaruhi motivasi kerja perawat, sedangkan faktor prestasi, faktor pengakuan skill, faktor innsentif dan faktor rekan kerja tidak signifikan memengaruhi motivasi kerja perawat di Puskesmas Pamboang  kabupaten Majene.
Kajian Identifikasi Bahaya, Analisis RisikoDan Pengendalian Bahaya Di PT. X Tahun 2021 Nahdiyati Ramadhani; Willia Novita Eka Rini
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 8, No 2 (2021): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (DESEMBER)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v8i2.5105

Abstract

Perusahaan harus mementingkan keselamatan dan kesehatan para pekerjanya agar terciptanya produktivitas kerja yang baik dan dapat meningkatkan hasil produksi. Hal ini memerlukan manajemen risiko yang baik. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi bahaya, menganalisis risiko dan menganalisis pengendalian bahaya di PT x Tahun 2021. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif yang menggunakan penelitian observasional dengan manajemen risiko metode Hazard and Operability Study di PT x pada bulan April 2021. Bahaya yang terdapat pada proses produksi kayu lapis (plywood) meliputi lingkungan kerja yang penuh dengan tumpukan kayu yang tinggi sehingga dapat berpotensi menimbulkan kecelakaan, bau lem dan cat dempul, bahaya dari alat kerja misalnya mesin rotary, mesin hot press, mesin cold press dan mesin cutting. Berdasarkan identifikasi bahaya dilakukan analisis risiko terdapat 2 bagian kerja dengan level risiko ektrim yaitu bagian rotary dan shipping, terdapat 7 bagian dengan risiko tinggi yaitu bagian log yard, veneer selection and revairing, glue spreading, hot press, cutting, sanding, 3 bagian kerja dengan level risiko sedang yaitu pendempulan, grading, packing dan 1 bagian kerja dengan level risiko rendah yaitu cold press. Pengendalian bahaya yang dilakukan oleh perusahaan adalah membuat Standar Operasional Prosedur, menyediakan alat pelindung diri dan melakukan pelatihan pada setiap bagian kerja.
Pengaruh Aktivitas Fisik Dan Obesitas Dengan Kejadian Hipertensi Pada Lansia Di Puskesmas Klampis Ngasem Kota Surabaya Novera Herdiani; Mursyidul Ibad; Edza Aria Wikurendra
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 8, No 2 (2021): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (DESEMBER)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v8i2.5561

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi masalah kesehatan penting di seluruh dunia karena prevalensinya yang tinggi. Lansia beresiko tinggi terhadap penyakit degeneratif yaitu hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh aktifitas fisik dan obesitas dengan kejadian hipertensi pada lansia di Puskesmas Klampis Ngasem Kota Surabaya. Desain penelitian ini menggnakan pendekatan case control. Populasi sebesar 106 lansia. Besar sampel yang diambil yaitu 84 lansia dengan 42 kelompok kasus dan 42 kelompok control. Teknik sampling yang digunakan simple random sampling. Analisis multivariat yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lansia yang memiliki aktivitas fisik yang kurang berisiko 16,562 kali lebih besar untuk mengalami kejadian hipertensi dengan p-value 0,002 < 0,05 (aOR = 16,562; 95%CI = 2,765-99,198). Lansia dengan status obesitas (IMT ≥ 25,00 kg/m2) berisiko 3,595 kali lebih besar untuk mengalami kejadian hipertensi dibanding dengan lansia tidak obesitas, dimana p-value 0,042 < 0,05(aOR = 3,595 95%CI = 1,049-12,316). Simpulan pada penelitian ini yaitu aktivitas fisik kurang dan obesitas menjadi faktor risiko kejadian hipertensi pada lansia. Diharapkan lansia untuk rutin melakukan pemeriksaan kesehatan di pelayanan kesehatan agar tekanan darah tetap terkontrol, serta diharapkan agar meningkatkan gaya hidup sehat seperti menjaga berat badan yang ideal, dan melakukan aktivitas fisik yang cukup.
Hubungan Tingkat Pendidikan Ibu Dan Sumber Air Minum Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Di Wilayah Kerja Upt. Puskesmas Palangkau Tahun 2021 Edy Ariyanto; Fahrurazi Fahrurazi; Muhammad Amin
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 8, No 2 (2021): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (DESEMBER)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v8i2.5518

Abstract

zat gizi pada 1000 HPK (Hari Pertama Kelahiran) dan pengaruh Lingkungan yang tidak sehat sehingga disebut masalah gizi yang bersifat kronis. Tujuan pada penelitian adalah guna mengetahui hubungan tingkat pendidikan ibu dan sumber air minum dengan kejadian stunting pada balita di wilayah kerja UPT. Puskemas Palangkau Kecamatan Kapuas Murung Kabupaten Kapuas Kalimantan Tengah Tahun 2021. Jenis penelitian ini yaitu kuantittatif dengan memakai desain cross secttional dan pengambilan sampel memakai teknik Total Sampling sebanyak 56 responden. Analisi data penelitian memakai Uji Chi-Squre dengan (α= 0,05). Hasil penelitian menunjukkan maka 26 balita (46,4%) menderita Stunting, tingkat pendidikan ibu yang rendah sebanyak 39 ibu (69,6%), sedangkan yang mengunsumsi sumber air minum tidak bersih sebanyak 37(66,1%). Hasil Uji Chi-Squre menunjukkan maka ada hubungan antara tingkat pendidikan ibu (P-Value= 0,002), sumber air minum (P-Value= 0,003) dengan kejadian stunting pada balita di wilayah kerja UPT Puskesmas Palangkau Kecamatan Kapuas murung Kabupaten Kapuas Kalimantan Tengah tahun 2021. Diharapkan bisa menumbuhkan kesadaran ibu akan pentingnya pemberian air minum yang bersih kepada balita.
Hubungan Mutu Pelayanan Kesehatan Dengan Kepuasan Pasien Rawat Jalan Di Puskesmas Batumandi Kabupaten Balangan Tahun 2021 Fakhsianoor, Fakhsianoor; Handayani, Eka
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 8, No 2 (2021): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (DESEMBER)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v8i2.5904

Abstract

Data rekapitulasi pasien rawat jalan di Puskesmas Batumandi selama 3 tahun terakhir dari tahun 2019 hingga 2021 jumlah pasien rawat jalan di Puskesmas Batumandi mengalami penurunan. Data rekapitulasi pasien rawat jalan di Puskesmas Batumandi tahun 2019 berjumlah sebanyak 13.733 jiwa, tahun 2020 berjumlah 7.814 jiwa dan tahun 2021 yang terhitung dari bulan Januari hingga Mei berjumlah 2.267 jiwa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan mutu pelayanan kesehatan dengan kepuasan pasien rawat jalan di Puskesmas Batumandi Kabupaten Balangan tahun 2021. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan metode penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian adalah pasien rawat jalan dari bulan Januari hingga Mei sebanyak 2.267 jiwa dengan sampel 96 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada 51 responden (53,1%) yang menyatakan reliability (kehandalan) baik, 56 responden (58,3%) yang menyatakan responsiveness (ketanggapan) baik, 58 responden (60,4%) yang menyatakan assurance (jaminan) tidak baik, 60 responden (62,5%) yang menyatakan empathy (perhatian) tidak baik dan 63 responden (62,5%) yang menyatakan tangible (bukti fisik/bukti langsung) tidak baik. Dari hasil penelitian didapatkan kesimpulan bahwa ada hubungan antara reliability (kehandalan) dengan p-value=0,001, responsiveness (ketanggapan) dengan p-value=0,006, assurance (jaminan) dengan p-value=0,008, empathy (perhatian) dengan p-value=0,009, tangible (bukti fisik/bukti langsung) dengan p-value=0,001 dengan kepuasan pasien.
ANALISIS MANAJEMEN LOGISTIK OBAT DI PUSKESMAS LANDASAN ULIN TAHUN 2021 Noorhidayah Noorhidayah; Husnul Khatimatun Inayah; Annisa Sintya Rahayu
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 9, No 1 (2022): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (JUNI)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v9i1.7058

Abstract

Ketersediaan obat saat ini menjadi tuntutan pelayanan kesehatan, sehingga harus selalu tersedia setiap saat agar pelayanan kesehatan dapat berjalan secara optimal. Proses pengelolaan obat di Puskesmas akan berjalan efektif dan efisien apabila ditunjang dengan pengelolaan manajemen logistik obat yang baik. Ketersediaan obat di Puskesmas Landasan Ulin belum dapat terlaksana secara optimal karena permintaan obat terkadang belum terpenuhi disebabkan kekosongan obat dari Dinas Kesehatan. Sarana dan prasarana belum memadai seperti ruang penyimpanan obat yang kurang. Tujuan penelitian  menganalisis manajemen logistik obat melalui komponen input dan proses dengan metode pendekatan deskriptif kualitatif dengan wawancara kepada pihak Dinas Kesehatan  dan Puskesmas Landasan Ulin. Hasil penelitian dilihat dari komponen input bahwa SDM di instalasi farmasi sudah mencukupi namun tidak semua SDM pernah mengikuti pelatihan terkait manajemen logistik obat, anggaran dana sudah sesuai dengan peraturan yang ada, sarana dan prasarana masih belum  memadai. Pada komponen proses manajemen logistik obat sudah berjalan dengan baik seperti perencanaan, penerimaan, distribusi, administrasi dan proses penyimpanan dimana sudah dilaksanakan sesuai dengan SOP dari segi permintaan belum berjalan dengan baik dikarenakan masih belum terpenuhinya permintaan obat, dari segi pemusnahan dan penarikan masih belum berjalan dengan baik karena belum terjadwalnya kegiatan tersebut, pada proses pengendalian masih belum berjalan dengan baik karena masih ada kekurangan obat, serta proses pemantauan dan evaluasi belum berjalan dengan baik dikarenakan masih tidak terjadwal. Diharapkan pihak Puskesmas dapat memenuhi sarana prasarana logistik obat, dan bagi Dinas Kesehatan untuk memenuhi keseluruhan permintaan obat, memberikan pelatihan kepada SDM instalasi farmasi Puskesmas, dan membentuk tim khusus pemantauan dan evaluasi.Kata kunci: Manajemen, Logistik, ObatKepustakaan: 10 (2009-2021) 
PENGARUH PENYULUHAN TERHADAP PENGETAHUAN REMAJA TENTANG ROKOK DI SMA NEGERI 2 PALOPO Miftahul Jannah; Hertiana .
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 9, No 1 (2022): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (JUNI)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v9i1.5840

Abstract

Rokok masih menjadi masalah besar dalam kesehatan masyarakat. Merokok tidak hanya dilakukan oleh orang dewasa saja, namun remaja dan anak-anak pun juga sudah banyak yang merokok. Proporsi perokok remaja di Kota Palopo meningkat setiap tahun sehingga perlu dilakukan sebuah upaya untuk meningkatkan pengetahuan remaja untuk mengatasi perilaku merokok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyuluhan terhadap pengetahuan remaja tentang rokok di SMA Negeri 2 Palopo. Penelitian ini merupakan penelitian pre-experimental design dengan menggunakan bentuk rancangan one group pretest-posttest. Penentuan sampel menggunakan rumus Lemeshow didapatkan jumlah sampel sebanyak 56 responden, pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Data dianalisis dengan dua tahapan yaitu analisis univariat untuk memberikan gambaran tentang karakteristik responden, pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi. Analisis bivariat dilakukan dengan menggunakan uji T Dependen untuk mengetahui perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah dilakukan intervensi. Hasil analisis menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara nilai rata-rata pengetahuan siswa-siswi sebelum penyuluhan (62,05) dengan sesudah penyuluhan (70,71), (nilai p=0,0001).