Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI TENTANG SANITASI LINGKUNGAN SEKOLAH DENGAN PRESTASI BELAJAR PADA PELAJAR DI SEKOLAH DASAR NEGERI (SDN) MAKMUR KECAMATAN GAMBUT, KABUPATEN BANJAR, KALIMANTAN SELATAN Elsi Setiandari Lely Octaviana; Edy Ariyanto
VISIKES: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 17, No 01 (2018): APRIL 2018
Publisher : Dian Nuswantoro Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.825 KB) | DOI: 10.33633/visikes.v17i01.1854

Abstract

ABSTRACT: Efforts to improve the quality of education require a genuine effort from students and teachers. A clean learning environment strongly supports the emergence of interest and comfort during the learning process takes place, in contrast to the dirty learning environment, space will produce the impression of lazy and boring does not appear a sense of spirit that can help students learn.The research method used is an analytical survey using cross sectional design. In cross-tubal analysis result between perception about school environment with Standard Variable that is Learning Achievement at school of SDN Makmur Regency of Banjar 2017 shows that p-value 0,000 where p value (= 0,05), make-up with member-in order have an awareness to always keep a clean and healthy life not only in the home environment but also in the learning environment in school, and can also increase the healthy role in order to provide understanding to the students and teachers who teach in the school environment by doing the work health how to learn the school environment with student achievementKeywords: perception, school environmental sanitation, learning achievementABSTRAK: Upaya peningkatan kualitas pendidikan diperlukan usaha yang sungguh-sungguh dari para siswa dan guru. lingkungan belajar yang bersih sangat mendukung timbulnya ketertiban dan kenyamanan pada saat proses belajar mengajar berlangsung, berbeda halnya dengan lingkungan belajar yang kotor, tentunya akan menimbulkan kesan malas dan membosankan sehingga tidak muncul rasa semangat yang dengan sendirinya dapat mempengaruhi minat belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah survei analitik dengan menggunakan desain cross sectional. Pada hasil analisis tubulasi silang antara persepsi tentang sanitasi lingkungan sekolah dengan Variabel terikat yaitu Prestasi Belajar di sekolah SDN Makmur Kabupaten Banjar tahun 2017 menunjukkan bahwa nilai p-value 0.000 dimana nilai (p <= 0,05), disarankan kepada para siswa agar dapat memiliki kesadaran untuk senantiasa tetap berperilaku hidup bersih dan sehat bukan hanya di lingkungan rumah saja melainkan juga pada lingkungan belajar di sekolah, serta dapat mengoptimalkan peran tenaga kesehatan agar dapat memberikan pemahaman kepada para siswa dan kepada para guru yang mengajar di lingkungan sekolah dengan cara melakukan penyuluhan kesehatan mengenai persepsi tentang sanitasi lingkungan sekolah sehubungan dengan prestasi belajar pada siswa.Kata Kunci: Persepsi, Sanitasi Lingkungan Sekolah, Prestasi Belajar
HUBUNGAN KEBIASAAN MEROKOK DAN KEBIASAAN OLAHRAGA DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA PASIEN LANJUT USIA DI PUSKESMAS KELAYAN TIMUR BANJAMASIN Zuhrupal Hadi; Edy Ariyanto
Al-KALAM : JURNAL KOMUNIKASI, BISNIS DAN MANAJEMEN Vol 4, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.292 KB) | DOI: 10.31602/al-kalam.v4i2.970

Abstract

Hypertension gives symptoms that will continue a little market target organs, such as stroke (to the brain), coronary heart disease (for coronary arteries) and hypertrophy of the right ventricle/left ventricle hypertrophy (for the heart muscle). The general objective of this study was to determine the relationship between smoking and exercise habits to the incidence of hypertension in elderly patients at the Health Center of East Kelayan Banjarmasin.In this study using analytical survey method with cross sectional approach. Accidental sampling with sampling techniques. Data collection using interviews through questionnaires, data analysis using Chi-Square test with a significance level (α) = 10 %. The data collected were analyzed using statistical univariate, bivariate analysis using chi square test with the help of computerization. The results obtained by analysis of the respondents who had diarrhea in Puskesmas kelayan Timur Banjarmasin city as much as 54.2%. Variables significantly associated with the incidence of diarrhea (p <0.1) is exercise habits. Advice can be given in this study is to health centers for improvement of East Kelayan extension given to increasing public knowledge increases. For the elderly who need to avoid developing hypertension risk factors hypertension. For further research are expected to conduct research on other risk factors.
Edukasi Usia Dini: School Based Vector Control (SBVC) dengan menggunakan Media Daur Ulang Sekam Padi di TK Mawar Kecamatan Gambut Norsita Agustina; Chandra Chandra; Edy Ariyanto; Muhammad Febriza Aquarista
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 6 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/002.202161.597

Abstract

AN EARLY AGE EDUCATION: SCHOOL BASED VECTOR CONTROL (SBVC) USING RICE HUSK RECYCLING MEDIA IN MAWAR KINDERGARTEN, GAMBUT DISTRICT. In realizing vector-free healthy schools it needs to be improved, because of the increasing number of infectious diseases caused by vectors such as DHF, diarrhea, scabies, and typhoid, in students. Steps that can be taken to build a Clean and Healthy Life Behavior (PHBS) in preventing and controlling the proliferation of disease vectors is one of them with the introduction of School Based Vector Control (SBVC) in schools through the media of sticking husks on paper patterned animals that spread disease. The purpose of this research is the establishment of the SBVC model and the effectiveness of the SBVC model as an effort to increase knowledge of the introduction of diseases caused by animals spreading disease through mosaic techniques using rice husks and Madihin art performances for the preservation of the art of Banjar, South Kalimantan. This community service was conducted in Mawar Kindergarten, Gambut District with 50 students and 5 homeroom teachers from TK B. The conclusion from the implementation of community service is students and homeroom teachers know animals that spread the disease and can utilize rice husk waste as a learning media based on Ecogreen and can preserve Banjar art, namely “Madihin”.
EDUKASI ISI PIRINGKU UNTUK MENCEGAH ANEMIA PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS KELAYAN TIMUR KOTA BANJARMASIN Netty Netty; Husnul Khatimatun; Zuhrupal Hadi; Edy Ariyanto
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 5, No 1 (2019): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (591.64 KB) | DOI: 10.31602/jpaiuniska.v5i1.2388

Abstract

Salah satu Penyebab Kematian ibu hamil adalah anemia dalam kehamilan. Berdasarkan hasil Survey Demografi Indobesia (SDKI) 2012 Angka Kematian Ibu (AKI) melonjak sangat tajam menjadi 359 per 100.000 kelahiran hidup. Sekitar 70% ibu hamil di Indonesia mengalami anemia akibat kekurangan gizi (Manuaba, 2012). Pengaruh anemia dalam kehamilan dapat terjadi abortus, persalinan premature, hambatan tumbuh kembang janin dalam Rahim, mudah terjadi infeksi, ancaman dekonfensatio cordis (HB < 6gr%), molahidatidosa, hyperemesis gravidarum, ketuban pecah dini, dan persalinan lama karena his mengejan yg lemah (Manuaba, 2012). Tujuan dari Pengsbdian masyarakat ini untuk memberikan pengetahuan makanan yang bergizi pada ibu hamil dan sosialisasi Isi piringku sebagai pengganti 4 sehat 5 sempurna. Sasaran utama Pengabdian masyarakat ini adalah para ibu hamil di puskesmas kelayan Timur Banjarmasin. Metode yang digunakan adalah ceramah atau penyuluhan, dan Tanya jawab disertai dengan pre test dan post test untuk mengevaluasi pengetahuan ibu tentang isi pelatihan. Terjadi peningkatan pengetahuan dari 67% menjadi 100% tentang Isi piringku dan makanan bergizi untuk mecegah anemia pada ibu hamil di puskesmas Kelayan Timur Banjarmasin.Kata Kunci: edukasi, isi piringku, ibu hamil
Hubungan Tingkat Pendidikan Ibu Dan Sumber Air Minum Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Di Wilayah Kerja Upt. Puskesmas Palangkau Tahun 2021 Edy Ariyanto; Fahrurazi Fahrurazi; Muhammad Amin
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 8, No 2 (2021): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (DESEMBER)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v8i2.5518

Abstract

zat gizi pada 1000 HPK (Hari Pertama Kelahiran) dan pengaruh Lingkungan yang tidak sehat sehingga disebut masalah gizi yang bersifat kronis. Tujuan pada penelitian adalah guna mengetahui hubungan tingkat pendidikan ibu dan sumber air minum dengan kejadian stunting pada balita di wilayah kerja UPT. Puskemas Palangkau Kecamatan Kapuas Murung Kabupaten Kapuas Kalimantan Tengah Tahun 2021. Jenis penelitian ini yaitu kuantittatif dengan memakai desain cross secttional dan pengambilan sampel memakai teknik Total Sampling sebanyak 56 responden. Analisi data penelitian memakai Uji Chi-Squre dengan (α= 0,05). Hasil penelitian menunjukkan maka 26 balita (46,4%) menderita Stunting, tingkat pendidikan ibu yang rendah sebanyak 39 ibu (69,6%), sedangkan yang mengunsumsi sumber air minum tidak bersih sebanyak 37(66,1%). Hasil Uji Chi-Squre menunjukkan maka ada hubungan antara tingkat pendidikan ibu (P-Value= 0,002), sumber air minum (P-Value= 0,003) dengan kejadian stunting pada balita di wilayah kerja UPT Puskesmas Palangkau Kecamatan Kapuas murung Kabupaten Kapuas Kalimantan Tengah tahun 2021. Diharapkan bisa menumbuhkan kesadaran ibu akan pentingnya pemberian air minum yang bersih kepada balita.
DUKUNGAN PETUGAS KESEHATAN DAN KADER POSYANDU DENGAN UPAYA PENANGANAN DIARE PADA BALITA ( 1– 5 TAHUN ) DI KOTA BANJARMASIN Edy Ariyanto
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 4, No 2 (2017): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.715 KB) | DOI: 10.31602/ann.v4i2.1167

Abstract

Diarrhea is one of the communicable disease which is cause of death for infants in developing countries. This research aimed to analyse the Support Of Health Workers And Posyandu Cadres with diarrhea  handling feedbacks on the case (1- 5 years) in the working service of health center in banjarmasin in 2015. This study is a quantitative research with cross sectional study design. Total sample 116 respondents. Sampling technique with accidental sampling. Collecting data with interviews using a structured questionnaire that had been tested. Data analysis was performed using univariate, bivariate with chi-square test. The result of this research is no significant correlation between health officer support and posyandu cadres with the effort of handling diarrhea in under fives with p value > 0,05. Suggested for worker and cadres can increase skill and productivity in order to handling diarrhea by trainning and socialization continuously
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KUALITAS SARANA SANITASI TEMPAT PENGOLAHAN MAKANAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BANJARBARU UTARA TAHUN 2022 Firda Mutia; Meilya Farika Indah; Edy Ariyanto; Eddy Rahman
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 9, No 2 (2022): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (DESEMBER)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v9i2.8034

Abstract

Masalah sanitasi merupakan masalah yang harus mendapat perhatian khusus dalam penyelenggaraan kesehatan secara keseluruhan. Berdasarkan observasi yang telah dilakukan peneliti pada tanggal 17 april 2022, didapatkan 5 dari 55 tempat pengolahan makanan yang masih belum memperhatikan kualitas sarana sanitasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kualitas sarana sanitasi tempat pengolahan makanan di wilayah kerja Puskesmas Banjarbaru Utara Tahun 2022. Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik yaitu penelitian yang menjelaskan hubungan antar variabel. Metode yang digunakan adalah cross sectional. Jumlah sampel dalam penelitian sebanyak 55 responden. Hasil penelitian ada hubungan antara tingkat pengetahuan dengan kualitas sarana sanitasi tempat pengolahan makanan di wilayah kerja Puskesmas Banjarbaru Utara tahun 2022 (p-value 0,001 < 0,05), ada hubungan antara tingkat pendidikan dengan kualitas sarana sanitasi tempat pengolahan makanan di wilayah kerja Puskesmas Banjarbaru Utara tahun 2022 (p-value 0,001 < 0,05), tidak ada hubungan antara pelatihan dengan kualitas sarana sanitasi tempat pengolahan makanan di wilayah kerja Puskesmas Banjarbaru Utara tahun 2022 (p-value 0,068 < 0,05), ada hubungan antara lingkungan dengan kualitas sarana sanitasi tempat pengolahan makanan di wilayah kerja Puskesmas Banjarbaru Utara tahun 2022 (p-value 0,047 < 0,05). Saran bagi Puskesmas Banjarbaru Utara untuk dapat meningkatkan penyuluhan tentang pentingnya menjaga kualitas sarana sanitasi untuk menghindari terjadinya penyakit bawaan makanan.Kata kunci : Kualitas sarana sanitasi, pengetahuan penjamah makanan, pendidikan, pelatihan.
Pengaruh Kualitas Pelayanan Kesehatan Terhadap Tingkat Kepuasan Pasien BPJS di Puskesmas Martapura 1 Tahun 2022 Marliyani; M. Bahrul Ilmi; Erwin Ernadi; Edy Ariyanto
Health Research Journal of Indonesia Vol 1 No 5 (2023): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v1i5.140

Abstract

Pendahuluan: Berdasarkan wawancara dengan kepala bidang pelayanan rawat jalan Puskesmas Martapura 1 didapatkan bahwa selama tahun 2021 ini terdapat 5 kritik dan saran yang diberikan oleh pasien melalui kotak surat yang menyatakan ketidakpuasan pasien terhadap pelayanan yang diberikan oleh petugas kesehatan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan kesehatan terhadap tingkat kepuasan pasien BPJS di Puskesmas Martapura 1 Tahun 2022. Metode: Metode penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah semua pasien BPJS rawat jalan pada bulan Januari s/d April 2022 sebanyak 5.018, sampel sebanyak 100 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling. Uji statistik menggunakan Uji Chi Square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan kepuasan pasien BPJS sebagian besar merasa puas terhadap pelayanan rawat jalan sebanyak 80 orang (80,0%), bukti nyata (tangible) baik sebanyak 84 orang (84,0%), kehandalan (reliabilty) baik sebanyak 81 orang (81,0%), ketanggapan (responsiveness) baik sebanyak 76 orang (76,0%), jaminan (assurance) baik sebanyak 77 orang (77,0%) dan empati (empathy) baik sebanyak 78 orang (78,0%). Kesimpulan: Ada pengaruh bukti nyata (tangible), kehandalan (reliabilty), ketanggapan (responsiveness), jaminan (assurance) dan empati (empathy) terhadap kepuasan pasien BPJS di Puskesmas Martapura 1 (p-value = 0,000). Diharapkan Puskesmas dapat meningkatkan ketanggapan dalam memberikan pelayanan yang sigap dan cepat kepada pasien BPJS.
Determinan Yang Berhubungan Dengan Keluhan Penyakit Scabies Di Wilayah Kerja Puskesmas Banjarbaru Selatan Tahun 2023 Handayani, Eka; Ariyanto, Edy; Fauzan, Ahmad; Ariyantie, Junia Shinta
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 10, No 2 (2023): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (DESEMBER)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v10i2.13080

Abstract

Scabies adalah suatu kondisi yang dapat menyebar melalui kontak langsung atau tidak langsung. Faktor-faktor seperti kebersihan pribadi, kepadatan tempat tinggal, tingkat kelembaban, ventilasi, pencahayaan, dan suhu juga berperan dalam terjadinya kasus scabies. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi korelasi antara tingkat kebersihan pribadi, kepadatan tempat tinggal, tingkat kelembaban, sistem ventilasi, intensitas pencahayaan, dan suhu terhadap kemunculan keluhan penyakit scabies. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei analitik menggunakan desain cross-sectional. Populasi yang menjadi fokus dalam penelitian ini adalah penduduk daerah kerja Puskesmas Banjarbaru Selatan, yang memiliki total populasi sebanyak 563 individu. Sampel sebanyak 86 responden dengan teknik pengambilan sampel case controlHasil dari penelitian ini mengindikasikan adanya korelasi antara tingkat kebersihan pribadi dengan insiden kasus scabies (p-value = 0,000), ada hubungan antara kepadatan hunian dengan kejadian scabies (p-value=0,001), ada hubungan antara kelembaban dengan kejadian scabies (p-value=0,001), ada hubungan antara ventilasi dengan kejadian scabies (p-value=0,003), ada hubunga antara pencahayaan dengan kejadian scabies (p-value=0,001), ada hubungan antara suhu dengan kejadian scabies (p-value=0,003).kepada puskesmas agar menyediakan fasilitas sanitasi dasar yang sesuai syarat kesehatan dan terpelihara, membuat poster kesehatan terkait personal hygiene, sehingga dapat memelihara kebersihan dirinya dengan baik dan menjaga kebersihan lingkungan.
Analisis Hubungan Kejadian Hipertensi di Puskesmas Kelayan Timur Kota Banjarmasin Ariyanto, Edy; Widaryani, Ari; Netty, Netty; Noorhidayah, Noorhidayah; Octaviana, Elsi Setiandari Lely
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 15, No 1 (2024): Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33859/dksm.v15i1.951

Abstract

Latarbelakang: Penyakit Tidak Menular (PTM) yakni Hipertensi menjadi penyebab utama kematian secara global. Lembaga Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa angka prevalensi global penyakit hepertensi sekitar 22% dari semua penduduk yang ada di dunia, dimana persentase terbesar, yaitu 27% berada di benua Afrka sedangkan untuk urutan ketiga ditempati Asia Tenggara dengen persentase prevalensi 25% dari total populasi.Tujuan: Menganalisis hubungan usia, jenis kelamin dan riwayat keluarga dengan kejadian hipertensi di Puskesmas Kelayan Timur Kota Banjarmasin.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dan studi analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat.Hasil: Kejadian hipertensi sebagian besar responden memiliki hipertensi sebesar 62,8%,  responden, usia responden sebagian besar dengan usia berisiko 35 tahun sebesar 68,6% responden, jenis kelamin responden sebagian besar perempuan sebesar 72,1% responden dan riwayat keluarga responden sebagian besar dengan tidak ada riwayat keluarga sebesar 61,6% responden. Hasil bivariat menggunakan uji Chi Square didapatkan ada hubungan usia (p-value=0,000), tidak ada hubungan jenis kelamin (p-value=1,000) dan tidak ada hubungan riwayat keluarga (p-value=0,919) dengan kejadian hipertensi di Puskesmas Kelayan Timur Kota Banjarmasin.Kesimpulan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden mengalami hipertensi (67,4%), dengan mayoritas berusia di atas 35 tahun (66,3%) dan perempuan (72,1%). Mayoritas responden tidak memiliki riwayat keluarga hipertensi (61,6%) di Puskesmas Kelayan Timur Kota Banjarmasin. Penelitian ini menemukan bahwa terdapat hubungan signifikan antara usia (p-value = 0,000) dan kejadian hipertensi, sedangkan tidak ada hubungan yang signifikan antara jenis kelamin (p-value = 1,000) serta riwayat keluarga (p-value = 0,919) dengan kejadian hipertensi pada orang dewasa di wilayah tersebut.