Jurnal Educatio FKIP UNMA
Education curriculum, instruction, learning, policy, preparation of teachers, Learning Media, Development Subject of Education, and Management of Education
Articles
98 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 9 No. 4 (2023): October-December"
:
98 Documents
clear
Strategi Kepala Madrasah Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Probolinggo
Abdurrahman;
Usamah bin Muhammad
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 4 (2023): October-December
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/educatio.v9i4.6327
Pendidikan adalah fondasi penting dalam pertumbuhan individu menuju kedewasaan. Penelitian ini menggambarkan pentingnya pendidikan dalam mengubah perilaku individu dan menyokong pertumbuhan yang sehat. Pemimpin sekolah yang efektif dan kedisiplinan guru dianggap sebagai faktor kunci dalam meningkatkan prestasi akademik di sekolah. Kepemimpinan yang efektif dalam konteks pendidikan diakui sebagai elemen penting dalam reformasi sekolah global. Artikel ini juga menguraikan pentingnya kepala madrasah dalam pengembangan pendidikan, mengingat peran kunci mereka dalam mengelola sumber daya organisasi dan memengaruhi kualitas pendidikan. Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian kualitatif untuk mengidentifikasi masalah mutu pendidikan di MTs Negeri 1 Probolinggo dan strategi yang digunakan oleh kepala sekolah untuk mengatasinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masalah mutu pendidikan melibatkan sejumlah faktor, seperti motivasi siswa, keterampilan mengajar guru, dan kondisi lingkungan sekolah. Strategi untuk meningkatkan mutu pendidikan meliputi pembagian tugas di antara guru dan staf, pelatihan guru, dan upaya untuk meningkatkan standar pendidikan. Namun, masih ada tantangan dalam mengatasi masalah mutu pendidikan ini, termasuk perluasan pelatihan guru dan perbaikan sumber daya fisik sekolah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan mutu pendidikan adalah tantangan kompleks yang memerlukan kerja sama semua pemangku kepentingan dan upaya berkelanjutan. Pemimpin sekolah yang kuat dan inovatif serta guru yang berdedikasi dianggap sebagai kunci untuk mencapai tujuan ini dan meningkatkan daya saing negara dalam konteks global.
Pemanfaatan Program Bimbingan Konseling Untuk Perkembangan Bahasa Anak
Yulia Alawiyah;
Septiyani Endang Yunitasari
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 4 (2023): October-December
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/educatio.v9i4.6352
Perkembangan bahasa anak usia dini merupakan salah satu aspek yang harus dikembangkan optimal pada masa golden age. Masalah yang dihadapi pasca pandemi yaitu anak-anak cenderung bersahabat dengan gadget sehingga anak terbiasa berkomunikasi satu arah yang mengakibatkan anak enggan berbicara.dan akhirnya mengalami keterlambatan dalam perkembangan bahasanya. Guru tentunya sebagai garda terdepan mempunyai tanggungjawab yang besar agar perkembangan anak-anaknya bisa optimal. Selain guru, lembaga Pendidikan anak usia dini juga harus mempuyai program-program yang mendukung terlaksananya pembelajaran yang terintegrasi yang bisa menstimulasi 6 aspek perkembangan anak, salah satunya melalui layanan bimbigan dan koseling. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran perkembangan bahasa anak sebelum dan sesudah mendapatkan layanan bimbingan konseling di TKIT Al Irsyad Al Islamiyyah Karawang. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu bersifat kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Data yang terkumpul dianalisis melalui proses reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang mempunyai hambatan dalam berbahasa baik bahasa ekpeksif maupun reseptif mengalami kemajuan yang cukup signifikan setelah mereka mendapatkan layanan dari bimbingan dan konseling. Kerjasama yang baik dengan orangtua dapat meningkatkan keberhasilan perkembangan bahasanya.
Strategi Pembelajaran yang digunakan Guru dalam Membelajarkan Bilangan Bulat Negatif di Kelas VI SDN 28 Cakranegara
Ni Kadek Sri Sudewi;
Vivi Rachmatul Hidayati;
Khairun Nisa
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 4 (2023): October-December
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/educatio.v9i4.5670
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi strategi pembelajaran yang digunakan Guru dalam membelajarkan bilangan bulat negatif kelas VI di SDN 28 Cakranegara. Pendekatan penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif bersifat metode deskriptif. Penelitian ini dilakukan di SDN 28 Cakranegara. Subjek penelitian ini yaitu guru wali kelas VI. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi strategi pembelajaran dimulai dari upaya guru kelas VI pada penerapan strategi pembelajaran dalam membelajarkan bilangan bulat negatif yang meliputi penyampaian tujuan pembelajaran, menjelaskan materi pembelajaran, menggunakan metode pembelajaran di kelas, menggunakan media pembelajaran yang menarik perhatian siswa serta memberikan penilaian. Berdasarkan hal tersebut, maka strategi pembelajaran yang digunakan guru dalam membelajarkan bilangan bulat negatif kelas VI di SDN 28 Cakranegara yaitu strategi pembelajaran problem based learning.
Pelaksanaan Pendidikan Karakter dalam Mewujudkan Profil Pelajar Pancasila di SDN 3 Lembuak
Nila Ulfiani Saputri;
Khairun Nisa;
Muhammad Turmuzi
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 4 (2023): October-December
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/educatio.v9i4.5708
Pendidikan karakter ditujukan untuk mengembangkan kemampuan siswa untuk mengambil keputusan yang baik dan buruk, mendukung apa yang baik dan mewujudkan kebaikan itu dalam kehidupan setiap harinya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pendidikan karakter dalam mewujudkan Profil Pelajar Pancasila di SDN 3 Lembuak. Jenis penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Penelitian ini dilakukan di SDN 3 Lembuak. Subjek penelitian ini adalah kepala sekolah, wali kelas 1 dan kelas 4, dan siswa kelas 1 dan kelas 4. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan teknik analisis data model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pendidikan karakter dalam mewujudkan profil pelajar Pancasila di SDN 3 Lembuak dilakukan dengan 4 strategi yaitu penerapan pembiasaan yang sudah terjadwal, penerapan kegiatan kokurikuler P5, penerapan kegiatan ekstrakurikuler, dan mengintegrasikan dalam kegiatan pembelajaran. Faktor pendukung dan faktor penghambat dapat berasal dari kepala sekolah, guru, siswa, orang tua, dan lingkungan. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan pendidikan karakter dalam mewujudkan profil pelajar Pancasila di SDN 3 Lembuak sudah berjalan dengan baik karena adanya ikut serta dari seluruh warga sekolah dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.
Media Pembelajaran Popscrap Book Pada Mata Pelajaran IPS Tema Indahnya Keragaman di Negeriku Untuk Kelas IV Sekolah Dasar
Siti Sari Ainun Muslimah Jamaludin;
Nurhasanah Nurhasanah;
Ida Ermiana
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 4 (2023): October-December
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/educatio.v9i4.5717
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan dan respon peserta didik terhadap media pembelajaran Popscrap Book pada mata pelajaran IPS kelas IV SDN 48 Cakranegara. Media tersebut dapat digunakan sebagai sarana pendukung proses kegiatan belajar dan mengajar. Media pembelajaran ini dirancang dan dibuat dari tempelan potongan–potongan kertas yang berisi teks, gambar, foto, dan cerita. Jenis penelitian ini adalah Research and Development (R&D) yang bersifat longituginal (beberapa tahap). Adapun tahap-tahap yang dilakukan adalah sebagai berikut: 1) analiysis (analisis), 2) design (desain), 3) implementation (implementasi) dan 4) pengujian (uji coba). Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara menggunakan angket. Pada tahap validasi melibatkan ahli media dan ahli materi sebagai penilai serta penguji kelayakan media yang dikembangkan, sedangkan peserta didik digunakan sebagai uji pemakaian. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan teknik analisis data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian ini adalah berupa media pembelajaran Popscarp Book. Hasil uji kelayakan menurut ahli media pembelajaran ditinjau dari aspek desain dan efisiensi mendapat kriteria sangat layak dengan rerata presentase 91,07%, menurut ahli materi ditinjau dari aspek isi dan pembelajaran mendapat kriteria sangat layak dengan rerata presentase 93,75%. Hasil uji pemakaian dari respon peserta didik mendapat kriteria sangat baik dengan rerata presentase 90,62%. Berdasarkan nilai yang diperoleh, maka media pembelajaran Popscrap Book sangat layak diterapkan pada peserta didik kelas IV SDN 48 Cakranegara.
Model Pembelajaran Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Konsentrasi dan Hasil Belajar IPS Siswa Sekolah Dasar
Mesiyanti Putri Pradila;
Firosalia Kristin
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 4 (2023): October-December
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/educatio.v9i4.5759
Pendidikan memegang peranan penting dalam membantu manusia mengembangkan potensinya untuk menghadapi perubahan di masyarakat. Salah satu upaya meningkatkan mutu pendidikan, khususnya di tingkat sekolah dasar, adalah dengan meningkatkan mutu pengajaran. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan konsentrasi dan hasil belajar siswa dengan menggunakan. Penelitian ini menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) . Teknik Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik tes, observasi, dan kuesioner. Penelitian ini terdiri dari dua siklus, dengan konsentrasi siswa meningkat dari 31,33% menjadi 93,61% dalam kategori tinggi. Begitu juga dengan hasil belajar siswa, yang meningkat dari 20% menjadi 84,06% siswa mencapai nilai di atas Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Model pembelajaran Problem Based Learning terbukti efektif dalam meningkatkan konsentrasi siswa dan hasil belajar mereka dalam mata pelajaran IPS. Dalam proses pembelajaran ini, siswa diajak untuk berpikir kritis, berkomunikasi, dan menyelesaikan masalah, yang memungkinkan mereka untuk mencapai hasil belajar yang lebih baik. Hasil penelitian ini memberikan implikasi penting bagi pendidikan, menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran Problem Based Learning dapat membawa perubahan positif dalam konsentrasi belajar dan hasil akademik siswa.
Identifikasi Kesulitan Siswa Sekolah Dasar Dalam Menyelesaikan Soal Berbasis HOTS Pada Mata Pelajaran IPA
Fadliyah Fadliyah;
I. Ketut Widiada;
Muhammad Syazali
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 4 (2023): October-December
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/educatio.v9i4.5762
Banyak kesulitan belajar yang biasanya dialami oleh siswa, salah satunya adalah kesulitan dalam menyelesaikan soal berbasis HOTS. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal HOTS pada muatan IPA kelas V di SDN 12 Ampenan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SDN 12 Ampenan sebanyak 23 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan wawancara. Instrumen tes yang diberikan sebanyak 15 butir soal pilihan ganda muatan IPA berbasis HOTS. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat kesulitan yang dialami siswa dalam menyelesaikan soal HOTS diantaranya siswa kesulitan memahami perintah soal, kesulitan memahami arti gambar, kesulitan memahami pilihan jawaban, kesulitan mengetahui arti kata, kesulitan dalam menentukan pilihan jawaban, dan kesulitan konsentrasi dalam mengerjakan soal.
Perbedaan Penerapan Model Pembelajaran Sinektik Dan Direct Instruction Terhadap Keterampilan Menulis Puisi Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Gugus Joko Tingkir
Domina Kristina Benu;
Henny Dewi Koeswanti
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 4 (2023): October-December
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/educatio.v9i4.5772
Menulis puisi sangat penting dimiliki siswa sebagai salah satu sarana untuk menyampaikan ide atau gagasan. Namun fenomena yang terjadi, siswa sering menghadapi kesulitan dalam menulis puisi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan penerapan antara model pembelajaran Sinektik dan Direct Instruction terhadap keterampilan menulis puisi siswa kelas IV Sekolah Dasar Gugus Joko Tingkir dan untuk mengetahui diantara pembelajaran sinektik dan direct instruction yang memiliki tingkat perbedaan lebih tinggi terhadap keterampilan menulis puisi kelas IV Seklah Dasar Gugus Joko Tingkir. Variabel bebas pada penelitian ini adalah model pembelajaran sinektik (X1) dan model pembelajaran direct instruction (X2). Variabel terikat pada penelitian ini adalah keterampilan menulis puisi pada mata pelajaran bahasa Indonesia (Y). Teknik pengambilan data adalah menggunakan teknik tes. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah lembar tes keterampilan menulis puisi. Pada penelitian ini uji analisis statistik terdiri dari uji normalitas, uji homogenitas, dan uji t atau uji beda rata-rata. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya perbedaan keterampilan menulis puisi yang ditunjukkan dengan hasil uji-t posttest sinektik dan direct instruction, diperoleh nilai signifikansi lebih kecil 0,001. Karena nilai Sig (two-sided p) adalah 0,001<0,05 maka disimpulkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima. Yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan terhadap keterampilan menulis puisi yang ajarkan dengan model pembelajaran Sinektik dan Direct Instruction Kelas IV Sekolah Dasar Gugus Joko Tingkir.
Strategi Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam Pada Masa Pandemi Covid-19 di SDN 1 Lembuak
Rezki Triviananda;
Muhammad Makki;
Heri Hadi Saputra;
Muhammad Syazali
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 4 (2023): October-December
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/educatio.v9i4.5786
Pandemi COVID-19 telah mengubah lanskap pendidikan global dengan memaksa institusi pendidikan untuk mengadopsi strategi pembelajaran jarak jauh. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi strategi pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) yang efektif selama pandemi, khususnya bagi guru kelas V di SD Negeri 1 Lembuak. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif untuk mendapatkan wawasan mendalam tentang pengalaman dan pendekatan yang digunakan oleh guru dalam menghadapi tantangan pembelajaran jarak jauh. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan guru kelas V dan kepala sekolah SD Negeri 1 Lembuak. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa penerapan strategi pembelajaran pada masa pandemi Covid-19 di kelas V SD Negeri 1 Lembuak berbeda dengan pelaksanaan pembelajaran pada kelas lainnya. Pada kelas lain, pelaksanaan pembelajaran di kelas lebih cenderung ke pelaksanaan pembelajaran dengan sistem online atau dalam jaringan saja. Adapun kelas V sendiri menerapkan dua startegi pembelajaran dalam jaringan dan luar jaringan dengan pendampingan belajar kegiatan guru keliling. Hal tersebut dapat disimpulkan bahwa, hadirnya pandemi Covid-19 guru kelas V menerapkan strategi pembelajaram dalam jaringan dan luar jaringan dalam pelaksanaan pembelajaran di kelas V SD Negeri 1 Lembuak.
Peran Pendidik Sebagai Motivator Dalam Meningkatkan Kualitas Karakter Siswa
Winda Novita Warouw;
Edwin Melky Lumingkewas
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 4 (2023): October-December
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pendidikan merupakan bagian penting dari kehidupan manusia yang dimulai sejak usia dini hingga dewasa. Salah satu jenis pendidikan yang memiliki peran penting dalam pembentukan karakter ialah pendidikan agama Kristen. Pendidikan ini tidak hanya berfokus hanya kepada aspek intelektual, tetapi juga mencakup moral, dan rohani. Guru pendidikan agama Kristen memegang peran yang penting dalam membimbing siswa untuk mengetahui, memahami, dan dapat menerapkan nilai-nilai agama Kristen dalam kehidupan sehari-hari. Para guru bukan hanya pengajar, tetapi juga merupakan teladan dalam menerapkan ajaran yang sesuai dengan firman. Pendidikan agaman Kristen membantu siswa dalam memahami makna moralitas, etika, dan nilai-nilai kehiudpan yang benar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan dalam mencari peran guru pendidikan agama Kristen dalam pembentukan karakter siswa. Hasil menunjukkan bahwa pendidikan agama Kristen mendorong siswa untuk mengembangkan iman, integritas, dan berkontribusi secara positif dalam masyarakat. Guru memiliki tanggung jawab sebagai motivator. Segagai motivator, guru pendidikan agama Kristen dapat memberikan inspirasi, dukungan moral, dan membantu siswa mengatasi masalah. Guru memainkan peran penting dalam membentuk karakter kerja keras siswa dan memberikan motivasi untuk mereka agar meraih prestasi. Selain itu, pendidikan karakter adalah tanggung jawab bersama anatar sekolah, keluarga, dan masyarakat.