cover
Contact Name
Dede Salim Nahdi
Contact Email
educatio@unma.ac.id
Phone
+6285224977367
Journal Mail Official
educatio@unma.ac.id
Editorial Address
Gedung Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Majalengka Jl. KH. Abdul Halim No. 103 Majalengka 45418
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Educatio FKIP UNMA
Published by Universitas Majalengka
ISSN : 24599522     EISSN : 25486756     DOI : http://dx.doi.org/10.31949/educatio
Core Subject : Education,
Education curriculum, instruction, learning, policy, preparation of teachers, Learning Media, Development Subject of Education, and Management of Education
Articles 98 Documents
Search results for , issue "Vol. 9 No. 4 (2023): October-December" : 98 Documents clear
Lembar Kerja Peserta Didik Berbasis Light Up Cergam Dengan Pendekatan Discovery Learning Pada Muatan IPS Kelas IV Sekolah Dasar Septiana Yusfa Sari Dewi; I Nyoman Karma; Mansur Hakim
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 4 (2023): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i4.5910

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan produk berupa LKPD Berbasis Light Up Cergam Dengan Pendekatan Discovery Learning, mengetahui proses pengembangan, kelayakan LKPD, respon pendidik dan peserta didik terhadap LKPD Berbasis Light Up Cergam dengan Pendekatan Discovery Learning pada Muatan IPS kelas IV. Jenis penelitian ini adalah Research and Development (R&D) menggunakan model pengembangan Borg and Gall yang dikembangkan oleh Sugiyono. Penelitian ini menggunakan 7 tahapan penelitian, yaitu potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi desain, uji coba produk, dan revisi produk. Penelitian dilakukan di SDN 1 Moyot, Kecamatan Sakra, Lombok Timur. Alat pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan angket. Hasil penelitian dan pengembangan ini adalah LKPD berdasarkan penilaian dari validator ahli materi mendapatkan kriteria sangat layak dengan rerata skor 3.95, penilaian dari validator ahli bahasa mendapatkan kriteria sangat layak dengan rerata skor 3.37, dan penilaian dari validator ahli desain mendapatkan kriteria sangat layak dengan rerata skor 3.8. Hasil uji coba lapangan kelompok kecil berdasarkan penilaian respon pendidik mendapatkan kriteria sangat baik dengan rerata skor 3.96, dan penilaian respon peserta didik mendapatkan kriteria sangat baik dengan rerata skor 3.86, sedangkan uji coba lapangan kelompok besar tidak dilaksanakan karena membutuhkan anggaran yang cukup besar.
Implementasi Pendidikan Karakter di SDN 1 Marong Lombok Tengah Ririn Dwi Fatmawati; Moh. Irawan Zain; Muhammad Sobri
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 4 (2023): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i4.5911

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi implementasi pendidikan nilai-nilai karakter yang lakukan di SDN 1 Marong Lombok Tengah dan kendala yang dihadapi sekolah dalam proses implementasi pendidikan nilai-nilai karakter di SDN 1 Marong Lombok Tengah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis data model dari Miles dan Hubeman yang dimulai dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Informan dalam penelitian ini adalah dua orang guru dan dua peserta didik. Berdasarkan hasil analisis data, hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Proses implementasi nilai-nilai pendidikan karakter yang dilaksanakan di SDN 1 Marong Lombok Tengah melalui kegiatan pengembangan diri, yaitu kegiatan rutin, kegiatan spontan, keteladanan dan pengkondisian) dan integrasi dalam pembelajaran secara tematik, yaitu melalui Silabus dan RPP serta proses pembelajaran. (2) Kendala yang dihadapi sekolah dalam proses implementasi nilai-nilai pendidikan karakter yaitu antara lain kurangnya sarana dan prasarana sekolah yang menunjang proses pengimplementasian pendidikan nilai-nilai karakter di sekolah, kurangnya kerja sama antara sekolah dan orang tua siswa terkait dengan pembiasaan baik yang dilakukan di sekolah dan di rumah guna menanamkan nilai karakter yang baik kepada siswa, dan lingkungan tempat tinggal dan lingkungan pergaulan siswa yang kurang baik.
Model Pembelajaran Realistic Mathematics Education Dalam Meningkatkan Pemahaman Konsep Matematika Siswa Sekolah Dasar Eka Apriyanti; Asrin Asrin; Asri Fauzi
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 4 (2023): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i4.5940

Abstract

Pentingnya pemahaman konsep matematika dalam pendidikan dasar mendorong penelitian ini untuk menguji efektivitas Model Pembelajaran Realistic Mathematics Education (RME) dalam meningkatkan pemahaman konsep matematika siswa kelas III di Mataram. Studi ini menggunakan metode eksperimen dengan kelompok eksperimen (yang menerima pembelajaran RME) dan kelompok kontrol (yang mengikuti pembelajaran konvensional). Hasil analisis menunjukkan bahwa kelompok eksperimen mencapai peningkatan yang signifikan dalam pemahaman konsep matematika dibandingkan dengan kelompok kontrol.Hasil pre-test dan post-test pemahaman konsep matematika menunjukkan bahwa siswa kelompok eksperimen mengalami peningkatan yang signifikan dari 75,21 ke 73,16, sementara siswa kelompok kontrol hanya meningkat dari 69,21 ke 66,90. Uji statistik mengkonfirmasi perbedaan signifikan ini dan menegaskan bahwa penerapan RME berpengaruh positif terhadap pemahaman konsep matematika siswa. Selain itu, pengamatan terhadap proses pembelajaran menunjukkan bahwa siswa dalam kelompok eksperimen lebih aktif dan antusias dalam pembelajaran matematika dengan menggunakan pendekatan RME. Pembelajaran yang berbasis pada kehidupan nyata ini menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan membantu siswa mengembangkan keterampilan pemecahan masalah matematika mereka. Hasil penelitian ini memberikan kontribusi positif terhadap pendekatan pembelajaran matematika di sekolah dasar. Model pembelajaran RME membantu siswa memahami konsep matematika dengan mendalam dan menghubungkannya dengan konteks kehidupan sehari-hari mereka.
Media Koin Bermuatan Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Operasi Hitung Bilangan Bulat Pada Siswa Sekolah Dasar Era Naila Putri; Asrin Asrin; Iva Nurmawanti
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 4 (2023): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i4.5973

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap operasi hitung bilangan bulat melalui penerapan media koin bermuatan dalam pembelajaran matematika di kelas IV Gugus 06 Kecamatan Terara. Melibatkan dua kelas sebagai subjek penelitian, yaitu kelas eksperimen yang diberikan perlakuan menggunakan media koin bermuatan dan kelas kontrol yang menggunakan metode pembelajaran kooperatif tanpa media tambahan. Data dikumpulkan melalui pretest dan posttest, kemudian dianalisis menggunakan uji prasyarat dan independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman konsep operasi hitung bilangan bulat siswa di kelas eksperimen yang menggunakan media koin bermuatan signifikan lebih tinggi daripada kelas kontrol yang tidak menggunakan media tersebut.Penelitian ini mengonfirmasi bahwa penggunaan media koin bermuatan secara efektif meningkatkan pemahaman konsep siswa. Temuan ini mendukung ide bahwa media pembelajaran inovatif, seperti koin bermuatan, dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih menarik dan interaktif bagi siswa. Hasil penelitian ini memberi kontribusi empiris terhadap pentingnya penggunaan media inovatif dalam pendidikan matematika di tingkat Sekolah Dasar. Penggunaan media koin bermuatan dalam pembelajaran matematika di SD dapat dijadikan alternatif yang baik untuk meningkatkan pemahaman konsep matematika yang kompleks. Maka dari itu, integrasi media ini dalam kurikulum pendidikan matematika di SD diharapkan dapat memaksimalkan potensi pembelajaran siswa dan meningkatkan kualitas pendidikan matematika di sekolah-sekolah.
E-LKPD Berbasis HOTS Materi Pecahan Berbantu Liveworksheets Berorientasi Pada Pemahaman Konsep Matematika Siswa Kelas V Devitha Octaviana Wirawan; Ida Ermiana; Asri Fauzi
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 4 (2023): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i4.5998

Abstract

Lembar kerja peserta didik merupakan salah satu perangkat pembelajaran yang seharusnya dikembangkan sesuai dengan kebutuhan pendidikan dan perkembangan teknologi. Berdasarkaan hasil observasi, lembar kerja yang terdapat di sekolah dasar masih berbentuk cetak dan belum sesuai dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan siswa. Tujuan penelitian ini untuk mengembangkan E-LKP berbasis HOTS materi pecahan berbantuan Liveworksheets berorientasi pada pemahamn konsep matematika siswa kelas V yang valid, praktis, dan efektif. Jenis penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Reasearch and Development) menggunakan model 4D. Subjek dalam penelitian ini yaitu 12 siswa kelas V di SDN 40 Mataram. Instrumen penelitian berupa lembar validasi materi dan media, respon guru dan siswa, serta tes pemahaman konsep. Hasil penelitian menunjukkan E-LKPD ini “Sangat Layak” dengan nilai yang diberikan oleh ahli desain 92% dengan kriteria “sangat valid”. Hasil presentase validasi ahli media memperoleh presentase sebesar 95% dengan kriteria “sangat valid”. Hasil penilaian guru memperoleh presentase sebesar 94% dengan kriteria “sangat praktis”. Hasil respon siswa memperoleh presentase sebesar 91,5% dengan kriteria “sangat praktis”. Hasil presentase tes kemampuan pemahaman konsep siswa memperoleh presentase sebesar 83% dengan kriteria “efektif”. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh LKPD yang layak digunakan dan dapat meningkatkan pemahaman konsep siswa.
Keterampilan Komunikasi Siswa Kelas V SDN 13 Ampenan dan Hubungannya Dengan Hasil Belajar Pada Mata Pelajaran PPKn Lolita Yulis Pusvita; Nurhasanah Nurhasanah; Dyah Indraswati
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 4 (2023): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i4.6015

Abstract

Studi ini menginvestigasi hubungan antara keterampilan komunikasi siswa dengan hasil belajar mereka pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) di sekolah dasar. Melalui pendekatan kuantitatif, penelitian ini dilakukan di SDN 13 Ampenan untuk mengidentifikasi pentingnya keterampilan komunikasi dalam meningkatkan pencapaian belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan komunikasi siswa secara umum berada pada tingkat yang baik, dengan aspek terbaik adalah kemampuan menggunakan bahasa yang efektif. Namun, terdapat tantangan dalam mengeluarkan ide dan pemikiran secara efektif. Meskipun demikian, hasil belajar siswa pada mata pelajaran PPKn secara umum mencapai tingkat baik, dengan mayoritas siswa memperoleh nilai cukup. Analisis statistik menunjukkan adanya korelasi positif yang signifikan antara keterampilan komunikasi siswa dan hasil belajar mereka. Temuan ini menegaskan pentingnya pengembangan keterampilan komunikasi siswa dalam konteks pembelajaran. Dalam menghadapi kompleksitas pembelajaran abad ke-21, guru dan pendidik perlu memperhatikan aspek interpersonal siswa selain aspek kognitif. Temuan ini memberikan landasan bagi pendidik untuk merancang strategi pembelajaran yang memfokuskan pada pengembangan keterampilan komunikasi siswa, sehingga hasil belajar siswa dapat ditingkatkan secara signifikan pada mata pelajaran PPKn.
Buku Cerita Bergambar Bermuatan Karakter Gemar Membaca Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia di Kelas V SD Nilawan Sahbana Putri; Khairun Nisa; Nurwahidah Nurwahidah
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 4 (2023): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar berupa buku cerita bergambar pada mata pelajaran Bahasa Indonesia bagi peserta didik kelas V di SD Negeri 43 Ampenan. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah Reasesc and Development  dengan menggunakan pendekatan model ADDIE ( analysist, desiggn, development, implementation, evaluation).penelitian ini dilaksanakan di Sekolah Dasar Negeri 43 Ampenan, Mataram, Nusa Tenggara Barat. Penelitian dan pengembangan ini menghasilkan bahan ajar buku cerita bergambar yang didesain menggunakan salah satu aplikasi desain yaitu dengan aplikasi desain Canva. data yang digunakan di peroleh dari angket validasi ahli materi, angket validasi ahli media dan angket respon peserta didik. Angket validasi ahli materi dan ahli media digunakan untuk mengukur kelayakan bahan ajar buku cerita bergambar dan angket respon peserta didik digunakan untuk mengukur kepraktisan buyku cerita bergambar. Komponen buku cerita bergambar terdiri dari cover, kata pengantar, daftar isi, petunjuk penggunaan, materi pokok, isi cerita, halaman aktivitas peserta didik  dan riwayat penulis. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan diketahui bahwa hasil validasi oleh ahli materi memperoleh nilai sebesar 85,4% dengan kategori “valid” dan hasil validasi ahli media memperoleh nilai sebesar 91% dengan kategori “sangat valid”. Aspek kepraktisan bahan ajar buku cerita bergambar memperoleh nilai pada uji coba lapangan sebesar 88,3% dalam kategori praktis. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa bahan ajar buku cerita bergambar valid dan praktis digunakan dalam kegiatan pembelajaran dikelas.
Media Pembelajaran Kotak Ekosistem pada Pembelajaran IPA di Kelas V Sekolah Dasar Aisyah Satifa; Nurul Kemala Dewi; Nurwahidah Nurwahidah
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 4 (2023): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i4.5691

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran Kotak Ekosistem (KOSIS) yang layak dan praktis pada muatan mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam bagi siswa kelas V di SDN 19 Mataram. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian Research and Development (R&D) dengan model penelitian ADDIE (analysis, design, development, implementation dan evaluation). Penelitian ini dilakukan di SDN 19 Mataram, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat. Penelitian dan pengembangan ini menghasilkan media Kotak Ekosistem (KOSIS) yang didesain menggunakan aplikasi canva dan dibuat menggunakan bahan utama kertas kardus. Jenis data yang dikumpulkan berupa data kualitatif dan data kuantitatif. Instrumen pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket validasi ahli media, angket validasi ahli materi, angket kepraktisan oleh guru dan siswa dan lembar observasi aktivitas siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media Kotak Ekosistem (KOSIS) memperoleh nilai persentase sebesar 89,4% dengan kategori sangat layak oleh ahli media dan memperoleh nilai persentase sebesar 86,4% dengan kategori sangat layak oleh ahli materi. Pada uji kepraktisan oleh guru memperoleh nilai persentase sebesar 85% dengan kategori sangat praktis dan uji kepraktisan oleh siswa memperoleh nilai persentase sebesar 88% dengan kategori sangat praktis. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa berdasarkan hasil penelitian media pembelajaran Kotak Ekosistem (KOSIS) ini sangat layak dan praktis untuk digunakan dalam proses pembelajaran kelas V di SDN 19 Mataram.
Efektivitas Model Pembelajaran Problem Based Learning dan Inquiry Learning Dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Thomas Andre Setiawan; Gamaliel Septian Airlanda
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 4 (2023): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i4.5751

Abstract

IPA merupakan salah satu mata pelajaran di SD yang membekali siswa untuk mampu berpikir kritis. Namun dibutuhkan strategi yang tepat agar siswa mampu berpikir kritis dalam pembelajaran IPA. Penelitian ini betujuan untuk mengetahui keefektivitasan model pembelajaran Problem Based Learning dan Inquiry Learning terhadap kemampuan berpikir kritis IPA. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen semu dengan desain penelitian kuasi eksperimen untuk melihat hubungan sebab akibat dari efektivitas dari model pembelajaran Problem Based Learning dan Inquiry Learning. Pengumpulan data menggunakan teknik tes dan non tes (observasi dan rubrik penilaian) dengan teknik analisis data berupa uji normalitas data dengan statistik parametrik, uji homogenitas, uji beda mean dan pengujian hipotesis. Simpulan penelitian ini didasarkan pada perhitungan uji T menggunakan teknik Independent sample T-test dengan nilai uji T yaitu sebesar 3,482 dengan taraf signifikansi 2-tailed sebesar 0,001 dan df sebesar 53. Maka Ho ditolak sedangkan Ha diterima karena nilai probabilitasnya < 0,05, dengan demikian maka dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning lebih efektif secara signifikan dibandingkan dengan model pembelajaaran Inquiry Learning dalam meningkatkan kemampuan berpkir kritis pada materi IPA kelas V.
Media Pembelajaran Puzzle dengan Kartu Masalah untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar Laksmi Murti Harsih; Wahyudi Wahyudi
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 4 (2023): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i4.5764

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan rendahnya prestasi sains siswa di Indonesia berdasarkan data TIMSS pada tahun 2015, yang menunjukkan kesulitan siswa dalam menerapkan berpikir kritis saat menyelesaikan soal IPA. Peneliti menjelaskan bahwa anak usia SD memerlukan media konkret untuk memahami materi yang abstrak, khususnya dalam mata pelajaran IPA seperti sistem pencernaan hewan ruminansia. Penelitian ini mengeksplorasi penerapan media pembelajaran berupa puzzle dengan kartu masalah dalam materi sistem pencernaan hewan ruminansia pada pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di sekolah dasar untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Melalui metode penelitian Research and Development (R&D), peneliti mengembangkan media berupa puzzle dan kartu masalah yang diuji validitasnya oleh para ahli materi, media, dan desain pembelajaran. Hasil validasi menunjukkan tingkat kelayakan media yang tinggi. Uji coba terbatas media ini pada siswa kelas 5 SD menunjukkan tingkat kepraktisan yang sangat tinggi, serta peningkatan signifikan dalam kemampuan berpikir kritis siswa dari hasil pre-test ke post-test. Analisis statistik juga mengkonfirmasi peningkatan signifikan ini dengan nilai p-value yang sangat rendah pada uji T. Dari hasil penelitian ini, disimpulkan bahwa media puzzle dengan kartu masalah yang dikembangkan layak, praktis, dan efektif digunakan dalam pembelajaran IPA, serta berhasil meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa di sekolah dasar.

Page 6 of 10 | Total Record : 98