cover
Contact Name
Dede Salim Nahdi
Contact Email
educatio@unma.ac.id
Phone
+6285224977367
Journal Mail Official
educatio@unma.ac.id
Editorial Address
Gedung Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Majalengka Jl. KH. Abdul Halim No. 103 Majalengka 45418
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Educatio FKIP UNMA
Published by Universitas Majalengka
ISSN : 24599522     EISSN : 25486756     DOI : http://dx.doi.org/10.31949/educatio
Core Subject : Education,
Education curriculum, instruction, learning, policy, preparation of teachers, Learning Media, Development Subject of Education, and Management of Education
Articles 1,180 Documents
Efektivitas Model Pembelajaran CORE Berbantuan Media Youtube Dalam Menulis Teks Berita Nurjanah, Siti; Setiawan, Hendra; Muhtarom, Imam
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i3.9417

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya penerapan model pembelajaran dalam meningkatkan kemampuan menulis teks. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan penggunaan model pembelajaran CORE (Connecting, Organizing, Reflecting, Extending) dalam peningkatan keterampilan menulis teks berita. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif quasi experiment dan desain penelitian yang menggunakan pretest and posttest control group design. Sampel pada penelitian ini adalah siswa SMP Negeri 8 Karawang Barat kelas VII E sebagai kelas eksperimen dan kelas VII C sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes berupa pretest dan posttest dengan dinilai oleh 5 instrumen penilaian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran CORE (Connecting, Organizing, Reflecting, Extending) cukup efektif terhadap peningkatan keterampilan berbicara siswa. Hal tersebut dibuktikan dengan nilai eksperimen pada pre-test sebesar 48,33 dan rata-rata post¬-test mencapai 82,62 sedangkan pada kelas kontrol diperoleh rata-rata hasil pre-test sebesar 42,22 dan rata-rata post-test sebesar 67,36. Berdasarkan hasil tersebut, perbedaan nilai rata-rata pada kelas eksperimen dan kelas kontrol menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang cukup signifikan. Adapun hasil Independent Sample T Test dengan taraf signifikansi 5% atau 0,05 dengan hasil sig 2-tailed sebesar 0,000 yang berarti lebih kecil dari taraf signifikansi 5% atau 0,005. Hal ini menunjukkan bawah Ha diterima dan H0 ditolak. Adapun hasil N-Gain score yang telah dilakukan menunjukkan bahwa nilai rata-rata N-Gain score untuk kelas eksperimen sebesar 67,61% termasuk ke dalam kategori cukup efektif sedangkan pada kelas kontrol 42% termasuk kategori tidak efektif. Berdasarkan hasil analisis data yang telah dilakukan, maka dikemukakan pendapat bahwa model pembelajaran CORE (Connecting, Organizing, Reflecting, Extending) cukup efektif terhadap peningkatan keterampilan menulis teks berita.
Pengaruh Metode Debat Terhadap Kemampuan Menyusun Argumentasi Pada Siswa SMK Girsang, Lesnaria Br.; Trianton, Teguh; Syahfitri, Dian
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i3.9453

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh metode debat terhadap kemampuan menyusun argumentasi pada siswa SMK Negeri 1 Pamatang Silimahuta Tahun Ajaran 2023/2024. Penelitian menggunakan desain eksperimen dengan pre-test dan post-test pada kelompok kontrol, dengan subjek siswa kelas XI yang dipilih secara acak. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan argumentasi sebelum dan setelah penerapan metode debat, dan dianalisis menggunakan uji t untuk menentukan perbedaan signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan dalam kemampuan menyusun argumentasi pada siswa yang diajar menggunakan metode debat dibandingkan dengan siswa yang diajar dengan metode konvensional. Nilai rata-rata post-test kelompok eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol, menunjukkan efektivitas metode debat dalam meningkatkan kemampuan argumentasi siswa. Kesimpulannya, metode debat merupakan strategi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kemampuan menyusun argumentasi siswa, dan hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pendidik dalam memilih metode pengajaran yang dapat meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah.
Pengaruh Program Gerakan Literasi Sekolah Terhadap Minat Baca Siswa Kelas IV SDN 1 Kuta Kecamatan Pujut Lombok Tengah Pertiwi, Roya Insani; Mahyudi, Johan; Erfan, Muhammad; Astria, Fitri Puji
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i3.9465

Abstract

Penelitian ini menyelidiki dampak Program Gerakan Literasi Sekolah (GLS) terhadap minat baca siswa kelas IV di SDN 1 Kuta, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, menggunakan metode ex post facto dengan pendekatan kuantitatif. Populasi terdiri dari 43 siswa kelas IV SDN 1 Kuta, dengan sampel uji coba 20 siswa kelas IVB SDN 2 Kuta. Data dikumpulkan melalui angket tertutup dan skala Likert 4, dengan uji validitas dan reliabilitas sebelum penelitian utama. Hasil menunjukkan distribusi normal (signifikansi uji normalitas 0,409) dan homogenitas data (signifikansi 0,296). Analisis deskriptif memperlihatkan rata-rata implementasi GLS 46,79 (standar deviasi 8,391) dan rata-rata minat baca siswa 67,98 (standar deviasi 8,134). Uji regresi linier sederhana mengungkapkan pengaruh signifikan GLS terhadap minat baca siswa, dengan nilai F 11,994 dan signifikansi 0,001. Koefisien determinasi (R²) 0,226 menunjukkan bahwa 22,6% variasi minat baca siswa dapat dijelaskan oleh GLS. Kesimpulannya, GLS memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap minat baca siswa kelas IV SDN 1 Kuta. Penelitian ini berkontribusi dalam memahami pentingnya program literasi di sekolah dasar untuk meningkatkan minat baca, dan diharapkan dapat menjadi acuan bagi pihak sekolah dan pemangku kebijakan dalam pengembangan program literasi yang lebih efektif.
Pengembangan E-LKPD Berbantuan Wordwall Materi Perubahan Wujud Benda Meningkatkan Literasi Sains Siswa SD Septarini, Tri Ayu; Fatih, Mohamad; Alfi, Cindya
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i3.9469

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media E-LKPD berbantuan game edukasi Wordwall guna meningkatkan kemampuan literasi sains siswa kelas 3 sekolah dasar. Menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE, penelitian dilakukan di UPT SDN Sumberagung 01 Kabupaten Blitar. Analisis awal menunjukkan rendahnya kemampuan literasi sains siswa dan terbatasnya media pembelajaran yang digunakan guru. Pengembangan media melalui tahap desain, pengembangan, dan validasi oleh ahli materi, media, serta respon guru menunjukkan hasil yang sangat valid. Implementasi media dilakukan melalui uji coba pembelajaran dengan pre-test dan post-test. Hasil analisis N-Gain sebesar 0,669 menunjukkan peningkatan kemampuan literasi sains siswa pada kategori sedang. Validasi ahli materi, media, dan respon guru masing-masing memperoleh persentase 75%, 93,5%, dan 97,3%, mengindikasikan media sangat layak digunakan. Kesimpulannya, pengembangan E-LKPD berbantuan game Wordwall efektif meningkatkan kemampuan literasi sains siswa dan layak diimplementasikan dalam pembelajaran IPA di sekolah dasar.
Pengaruh Event Quality dan Emotional Terhadap Future Intention Yang Dimediasi Spectators Satisfaction di Indonesia Open Gempita, Dita Evelliana; Arif, Dally Nur; Putra, Gilang Pratama
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i3.9497

Abstract

Ketertarikan dan antusiasme para penggemar bulutangkis di Indonesia cukuplah sangat besar. Dilihat dari penyelenggaraan sebuah turnamen berskala Internasional yang diadakan di Istora Senayan yaitu Indonesia Open S1000, menjadi salah satu yang dinantikan oleh para penggemar bulutangkis untuk bisa menghadiri setiap tahunnya. Harga tiket yang ditawarkan mengalami kenaikan dari tahun ke tahun yang menjadi lebih mahal. Banyak para penggemar yang mengeluhkan akan hal tersebut di platform media sosial dan berkomentar untuk menurunkan harga tiket tersebut. Namun, hal tersebut tidak mengurungkan niat penggemar dan tiket tetap terjual habis. Sehingga hal tersebut menunjukkan adanya kesenjangan atau ketidaksesuaian. Oleh karena itu, tujuan utama penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh event quality, emotional, spectators satisfaction pada future intention pengunjung. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif metode korelasional. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah data primer dengan metode kuesioner kepada pengunjung Indonesia Open S1000. Teknik analisis data dengan menggunakan regresi analisis jalur (path analysis) dan sobel test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa event quality dan emotional berpengaruh secara langsung dan signifikan terhadap spectators satisfaction, dan spectators satisfaction berhasil memediasi secara signifikan hubungan antara event quality dan emotional terhadap future intention.
Peningkatan Kedisiplinan Siswa Sekolah Dasar Melalui Pemanfaatan Media Audio Visual Rachmatika, Siti Diyah; Lyesmaya, Dyah; Nurasiah, Iis
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i3.9555

Abstract

Penelitian dilatarbelakangi dari hasil temuan observasi yang menunjukkan bahwa karakter kedisiplinan siswa di SD Negeri Cisarua masih pada tingkat yang rendah. Rendahnya tingkat kedisiplinan siswa di kelas mejadi dasar penelitian ini. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan karakter kedisiplinan siswa kelas III. Siswa kelas III SD Negeri Cisarua berjumlan tiga puluh lima orang sebagai subjek penelitian. Metode yang digunaka dalam penelitian ini adalah metode Penelitian Tindakan Kelas. Penelitian tindakan kelas dilaksanakan dalam dua siklus yang terdiri dari dua siklus yang setiap siklusnya dilakukan dua tindakan. Metode pengumpulan data melalui observasi. Penelitian ini fokus pada peningkatan kedisiplinan siswa sekolah dasar melalui pemanfaatan media audio visual. Hasil pra siklus menunjukkan kedisiplinan indikator siswa datang tepat waktu ke sekolah sebesar 73,6% meningkat pada siklus I menjadi 100% dan bertahan hingga siklus II. Indikator siswa membawa buku belajaran dan alat tulis pada observasi sebesar 57,1%, kemudian meningkat setelah siklus I menjadi 65%, kemudian pada siklus II meningkat hingga 91,4%. Kedisiplinan  Indikator ke-3 siswa mengumpulkan tugas PR tepat waktu pada pra siklus sebesar 56,4%,, pada siklus I meningkat menjadi 63%, kemudian pada siklus II meningkat hingga 80,7%. Kedisiplinan indikator ke-4 siswa melaksanakan piket sesuai jadwal pada prasiklus sebesar 65%, pada siklus I meningkat menjadi 67,1%, kemudian pada siklus II meningkat mejadi 90%. Kedisiplinan indikator ke-5 sisiwa menyimak ketika pemberian materi pada prasiklus sebesar 40%, pada siklus I meningkat 52,9%, pada siklus II meingkat hingga 80,7%. Berdasarkan hasil tersebut bahawa penggunaan media pembelajaran audi visual dapat meningkatkan kedisiplinan siswa kels III di SD Negeri Cisarua.
The Influence of The Level of Teacher Readiness in Implementing the “Merdeka Belajar” Curriculum Mastur, Mastur
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i4.5078

Abstract

The “merdeka belajar” curriculum was socialized more than one year ago. Every school is obliged to implement the curriculum to adapt to change, especially for driving schools that are pioneers, as well as pilot projects for new paradigm changes in the learning process. For this reason, school principals must prepare teachers as early as possible to be competent in following the existing rhythm of change. This study aims to analyze the influence of teacher readiness in implementing the independent learning curriculum in driving schools. This study used a quantitative approach, with 53 teachers selected as respondents using a saturated sampling technique. The research instrument used a questionnaire, and the data analysis technique used was multiple linear regression. The study's results found that intrinsic and extrinsic motivation significantly affected individual readiness to change, in this case, the teacher implementing the independent learning curriculum in driving schools. The results of this study are expected to provide input to school principals regarding motivating all teachers according to the characteristics and stages needed because every teacher has a different background.
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Menggunakan Soal Pisa Ditinjau dari Motivasi Belajar Siswa Mutialawati, Elena; Nurcahyono, Novi Andri; Balkist, Pujia Siti
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i4.8662

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah matematis merupakan hal yang penting yang harus dimiliki siswa. Salah satu faktor yang mendukung siswa dalam menyelesikan masalah matematis adalah motivasi belajar. kurangnya konsentrasi saat belajar, kurang bersemangat dalam mengikuti pembelajaran, tidak berupaya untuk menyelesaikan tugas dengan baik dapat menjadi salah satu penyebab kesulitan dalam memecahkan soal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan pemecahan masalah matematis menggunakan soal PISA konten kuantitas (quantity) yang ditinjau motivasi belajar. Penelitian ini dilakukan densn metode kualitatif jenis deskriptif. Instrument yang digunakan adalah tes dan non-tes, subjek penelitian adalah kelas XI di SMAN 1 Sukaraja yang berjumlah 31 siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi, memiliki kemampuan pemecahan masalah matematis yang baik pada tahap mengenali/menyajikan masalah, mendefinisikan masalah, mengembangkan beberapa hipotesis, menguji beberapa hipotesis, dan memilih hipotesis terbaik. (2) siswa yang memiliki motivasi belajar sedang, belum dapat dikatakan memiliki kemampuan pemecahan masalah matematis yang baik dimana siswa hanya mampu mengenali/menyajikan masalah, mendefinisikan masalah, dan menguji beberapa hipotesis. (3) siswa yang memiliki motivasi belajar rendah, belum memiliki kemampuan pemecahan masalah matematis yang baik dimana siswa belum mampu mendefinisikan masalah, mengembangkan beberapa hipotesis, menguji beberapa hipotesis, dan memilih hipotesis terbaik. Kata Kunci : Kemampuan pemecahan masalah, motivasi belajar, soal PISA konten kuantitas
Implementasi Metode Talking Stick untuk Meningatkan Keterampialn Berbicara Siswa Nurlaela, Ela; Nurasiah, Iis; Nurmeta, Irna Khaleda
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i4.8694

Abstract

Keterampilan berbicara merupakan salah satu keterampilan berbahasa yang harus dimiliki oleh siswa. Dengan memiliki keterampilan berbicara, siswa dapat dengan mudah berkomunikasi dan mengeluarkan pendapatnya. Tetapi, masih banyak siswa yang belum memilki keterampilan tersebut. Untuk mengatasinya peneliti menggunakan metode pembelajaran talking stick. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi metode talking stick untuk meningkatkan ketrampilan berbicara siswa. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari 4 komponen yaitu; perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. instrumen pangumpulan data berupa observasi dan tes yang dilakukan terhadap siswa kelas 6 disalah satu SD Islam di kabupaten Sukabumi tahun ajaran 2023/2024 yang berjumlah 17 siswa, terdiri dari 7 siswa laki-laki dan 10 siswa perempuan. Hasil penelitian siklus 1 presentase ketuntasan 64 % atau sebanyak 11 siswa yang tuntas, sisanya 36 % lagi atau 6 siswa belum tuntas. Kenaikan terjadi di siklus ke 2. Presentase ketuntasan naik signifikan menjadi 88 % atau sebanyak 15 siswa tuntas, dan 12 % lagi atau 2 orang siswa tidak tuntas. Dari hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa implementasi metode talking stick terbukti dapat meningkatkan keterampilan berbicara siswa. Dengan demikian penggunaan metode talking stick pada pembelajaran dapat mendorong siswa untuk lebih aktif, meningkatkan rasa percaya diri dan berani mengeluarkan pendapat.
Peningkatan Hasil Pembelajaran Passing Bawah Bola Voli Dengan Pembelajaran berbasis gerak Manipulatif Menggunakan Bola Al-Majid, Faisal Setiawan; Bachtiar, Bachtiar; Nurudin, Ahmad Alwi
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i4.8735

Abstract

Dalam dunia Pendidikan, olahraga memiliki peran yang penting karena dapat memberikan manfaat bagi kesehatan dan perkembangan peserta didik. Pada saat melakukan kegiatan belajar mengajar begitu banyak kesulitan yang saya temukan dalam proses pembelajaran.penelitian ini bertujuan untuk meneliti sebuah masalah pembelajaran yang didapat dengan berbasis gerak manipulatif terhadap peningkatan kemampuan teknik dasar passing bawah bola voli dalam permainan bola voli di SMP N 10 Cibinong. Bentuk penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (classroom action research). Populasi dari penelitian ini adalah siswa/I kelas VIII SMP N 10 Cibinong, dengan menggunakan tekhnik sampling jenuh. Berdasarkan analisis data penelitian ini diketahui bahwa ketuntasan hasil belajar telah dicapai siswa pada materi pembelajaran. Meningkatkan teknik dasar passing bawah bola voli melalui pembelajaran berbasis gerak manipulatif menggunakan bola dapat dikatakan meningkat dengan rata-rata kemampuan siswa dari siklus I dengan rata-rata nilai yang dicapai siswa sebesar 68% menjadi 89% pada siklus II dan tentu saja melebihi dari nilai yang telah ditentukan sebelumnya yaitu 85%. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa melalui pembelajaran berbasis gerak manipulatif menggunakan bola dapat meningkat menjadi lebih baik, maka sudah seharusnya para siswa memiliki motivasi untuk bisa berprestasi yang ditampakan dengan sikap antusias dalam mengikuti pembelajaran berbasis gerak manipulative.