cover
Contact Name
Dede Salim Nahdi
Contact Email
educatio@unma.ac.id
Phone
+6285224977367
Journal Mail Official
educatio@unma.ac.id
Editorial Address
Gedung Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Majalengka Jl. KH. Abdul Halim No. 103 Majalengka 45418
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Educatio FKIP UNMA
Published by Universitas Majalengka
ISSN : 24599522     EISSN : 25486756     DOI : http://dx.doi.org/10.31949/educatio
Core Subject : Education,
Education curriculum, instruction, learning, policy, preparation of teachers, Learning Media, Development Subject of Education, and Management of Education
Articles 1,180 Documents
Analisis Miskonsepsi Matematika Siswa Menggunakan Certainty of Response Index Ditinjau Dari Perbedaan Gender Rahmawati, Siti; Nurcahyono, Novi Andri; Balkist, Pujia Siti
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i4.8746

Abstract

Rendahnya hasil belajar yang didapatkan oleh siswa menandakan bahwa terdapat miskonsepsi pada siswa tersebut. Jika terjadi miskonsepsi maka akan sulit melanjutkan pembelajaran matematika pada tingkat yang lebih tinggi. Karena satu konsep matematika terkait dengan konsep matematika yang lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui miskonsepsi matematika siswa pada materi bangun ruang sisi datar menggunakan Certainty of Response Index (CRI) ditinjau dari perbedaan gender. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode kualitatif dengan jenis studi kasus. Instrument yang digunakan yaitu tes dan non-tes. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kelas VIII MTs Jamiatul Khoir dengan jumlah 27 siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa gender berpengaruh terhadap miskonsepsi matematika siswa. hal ini terlihat bahwa siswa laki-laki lebih banyak mengalami miskonsepsi dibandingkan dengan siswa perempuan. Untuk siswa laki-laki mengalami miskonsepsi diantaranya yaitu miskonsepsi konsep, miskonsepsi terjemah, miskonsepsi hitung dan miskonsepsi strategi. Sementara itu, siswa perempuan mengalami jenis miskonsepsi yang diantaranya yaitu miskonsepsi tanda, miskonsepsi hitung dan miskonsepsi konsep.
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Ditinjau Dari Motivasi Belajar Siswa Pangestu, Fauzi; Setiani, Ana; Imswatama, Aritsya
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i4.8790

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah memiliki 4 indikator menurut polya yaitu: (1) Memahami masalah; (2) Menyusun rencana pemecahan masalah; (3) Melaksanakan rencana; (4) Mengkaji ulang jawaban. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kemampuan pemecahan masalah matematis ditinjau dari motivasi belajar siswa. Motivasi belajar siswa dilihat dari kategori tinggi, sedang, dan rendah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif. Desain penelitian yang digunakan yaitu studi kasus. Kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi, sedang, dan rendah dapat dilihat dari hasil analisis data bahwa siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi secara keseluruhan memenuhi 4 indikator pemecahan masalah matematis. Indikator tersebut berdasarkan langkah Polya yang memiliki 4 tahapan. Tahapan pertama memahami masalah, kedua merencanakan pemecahan masalah, ketiga menyelesaikan, dan keempat memeriksa kembali. Siswa yang memiliki motivasi belajar sedang dari soal pertama hanya memenuhi tahapan pertama yaitu memahami masalah sedangkan soal kedua siswa tersebut memenuhi semua tahapan. Siswa yang memiliki motivasi belajar rendah dari kedua soal tes yang diberikan hanya memenuhi tahapan memahami masalah.
Analisis Pelaksanaan Program Sekolah Ramah Anak di Sekolah Dasar Wahyuni, Aulia Putri; Nurasiah, Iis; Uswatun, Din Anwar
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i4.8810

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan Program Sekolah Ramah Anak (SRA) di SDN Cisaat, Sukabumi. Program ini bertujuan menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan sehat bagi peserta didik, serta melindungi mereka dari kekerasan dan diskriminasi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskripsi kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SDN Cisaat telah menjalankan program SRA dengan baik melalui kolaborasi dengan orang tua, Puskesmas, dan pihak kepolisian setempat untuk mendukung kesehatan dan keamanan peserta didik. Selain itu, sekolah juga menerapkan berbagai kegiatan seperti sosialisasi anti-bullying, pemeriksaan jajanan, dan program Kantin Sehat. Meskipun fasilitas sekolah secara umum sudah memadai, terdapat kekurangan ruang kelas dan guru Bimbingan Konseling (BK). Namun, antusiasme peserta didik dan dukungan dari orang tua dalam pelaksanaan program SRA sangat positif. Dengan program ini, SDN Cisaat diharapkan dapat terus menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman, ramah, dan mendukung bagi seluruh peserta didik, serta meminimalisasi risiko kekerasan dan bullying di sekolah.
Penerapan Media Papan Catur terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa di Sekolah Dasar Nurjaman, Nurjaman
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i4.8826

Abstract

Semua mata pelajaran yang ada di jenjang pendidikan tentu saja memiliki isi dan bentuk pemahaman yang beragam. Salah satunya adalah matematika dengan tujuannya yakni agar peserta didik memiliki kemampuan untuk menggunakan penalaran pada pola dan sifat hingga memecahkan masalah. Namun pada kenyataannya, matematika sering kali dijadikan sebagai mata pelajaran yang sukar, sulit, dan menakutkan untuk di fahami serta sering kali dijadikan momok atau permasalahan oleh siswa sehingga dalam penerimaan pemahaman materi yang diberikan oleh guru kurang bisa diterima dengan baik oleh siswa. Maka dari itu perlu adanya suatu media pembelajaran yang mumpuni untuk tercipta hasil belajar yang baik. Untuk itu peneliti ingin melakukan Penelitian Tindakan Kelas dengan menggunakan media papan catur dengan tujuan mengetahui perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran melalui penerapan media papan catur untuk meningkatkan hasil pembelajaran siswa sekolah dasar serta engetahui sejauh mana peningkatan pembelajaran melalui penerapan media papan catur dalam meningkatkan hasil belajar siswa disekolah dasar. Adapun Hasil penelitian ini menunjukan bahwa sebelum tindakan hanya 60% siswa yang menuntaskan nilai hasil belajarnya dengan rata-rata nilai 60. Setelah dilakukan tindakan pada siklus I terjadi peningkatan hasil belajar menjadi 75% dengan rata-rata nilai 75. Kemudian, dilakuan kembali tindakan yakni siklus II memperoleh persentase 81% dengan rata-rata nilai 81. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan media papan catur mampu membantu siswa dalam mencapai hasil belajar di mata pelajaran matematika yang optimal.
Student’s access to scientific information resources using pirate open access sci-hub: A gender perspective Cahyani, Masita Dewi; Winoto, Yunus; Lusiana, Elnovani
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i4.8973

Abstract

Access to scientific information resources needs to be used by many academicians, especially the students. Some of articles are paywall article so scholarly publications cannot all be freely accessed via the internet and there is an information gap. Because of this, many students access information sources through pirate open access called Sci-Hub. This study aims to determine the differences between male and female students in accessing scientific information sources through Sci-Hub open access pirates. This research provides a gender perspective based on the theory of planned behaviour. This research method uses a quantitative approach with a descriptive survey format. The population in this study were students of Padjadjaran University with sampling techniques using non-probability sampling techniques, namely purposive sampling and data processing using SPSS. The results found that the male mean was higher on the attitude towards behaviour and perceived behaviour control variables while the female mean was higher on the subjective norm variable but the mean difference was not significant. The conclusion is that overall there is no difference between male and female students in accessing scientific information sources through pirate open access Sci-Hub.
Pengaruh Kompetensi Keahlian, Motivasi Kerja, Dan Praktik Kerja Industri Terhadap Kesiapan Kerja Siswa SMK: Indonesia Febrian, Ragil; Irwanto, Irwanto; Dwi, Cahyono Bagus
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i4.9204

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi atas hasil studi literatur dan observasi di lapangan, diantaranya berdasarkan data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pandeglang Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) dari tamatan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) masih menjadi penyumbang yang paling tinggi dibandingkan tamatan jenjang pendidikan lainnya, peningkatan angka pengangguran yaitu sebesar 9,24% dari 7,70%. Selain itu, dari hasil pengamatan, terlihat bahwa masih banyak siswa SMK yang belum memiliki kesiapan kerja yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompetensi keahlian, motivasi kerja dan praktik kerja industri terhadap kesiapan kerja siswa kelas XII TITL SMKN 2 Pandeglang. Penelitian ini merupakan jenis penelitian survei dengan pendekatan Ex-Post Facto. Penelitian ini dilakukan di SMKN 2 Pandeglang pada siswa kelas 12. Instrumen yang digunakan meliputi lembar angket uji coba instrumen kompetensi keahlian, motivasi kerja, praktik kerja industri, dan kesiapan kerja.  Hasil penelitian ini adalah (1) terdapat pengaruh positif antara variabel kompetensi keahlian terhadap kesiapan kerja siswa Kelas XII TITL SMKN 2 Pandeglang dengan nilai koefisien korelasi = 0.554 dengan kontribusi sebesar 30,7%, (2) terdapat pengaruh positif antara variabel motivasi kerja terhadap kesiapan kerja siswa Kelas XII TITL SMKN 2 Pandeglang dengan nilai koefisien korelasi = 0.607 dengan kontribusi sebesar 36,8%, (3) terdapat pengaruh positif antara variabel praktik kerja industri terhadap kesiapan kerja siswa Kelas XII TITL SMKN 2 Pandeglang dengan nilai koefisien regresi = 0.889 dengan kontribusi sebesar 79%, (4) terdapat pengaruh positif antara kompetensi keahlian, motivasi kerja, dan praktik kerja industri terhadap kesiapan kerja siswa Kelas XII TITL SMKN 2 Pandeglang dengan nilai korelasi = 0,892 dengan kontribusi sebesar 79,5%..
Upaya Meningkatkan Motivasi Belajar dengan Menggunakan Media Educandy Pada Pembelajaran PPKN Aryansyah, Ryan; Kurnisar, Kurnisar; Mutiara, Tyas Masito
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i4.9384

Abstract

Berbagai upaya dilakukan untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik salah satunya dengan mengunakan media Educandy. Media Educandy merupakan media pembelajaran yang bersifat interkatif untuk menunjang motivaasi belajar peserta didik. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk meningkatkan motivasi belajar pada mata pelajaran PPKn dengan menggunakan media pembelajaran educandy pada kelas XI.12 SMA N 3 Palembang. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan empat tahapan yaitu: perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah Peserta didik kelas XI.12 berjumlah 30 peserta didik. Hal ini dilakukan berdasarkan hasil pengamatan dan prasiklus yang menunjukan bahwa motivasi belajar peserta didik awalnya hanya sebesar 56%. Adapun indikator keberhasilan yang diterapkan sebesar 85%. Hasil dari siklus 1 diagram persentasi mengalami peningkatan sebesar 70%. Selanjtnya pada tahapan siklus II kembali mengalami peningkatan mencapai 85% dengan kategori sangat baik. sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan motivasi belajar setelah diterapkannya pembelajaran dengan mengunakan media educandy.
Meningkatkan Minat Belajar Peserta Didik Dengan Penggunaan Media Wordwall Pada Pembelajaran PPKn Oktavia, Sindi; Kurnisar, Kurnisar; Mutiara, Tyas Masito
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i4.9402

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan solusi terhadap permasalahan yang dihadapi guru di SMA Negeri 3 Palembang, dengan permasalahan mengenai rendahnya minat belajar peserta didik yang diketahui dari hasil observasi dan penyebaran angket minat belajar pada tahap pra siklus. Maka dari itu, solusi yang tepat dengan menerapkan media pembelajaran wordwall untuk meningkatkan minat belajar. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar peserta didik dengan penggunaan media wordwall pada pembelajaran PPKn di kelas XI.5 SMA Negeri 3 Palembang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan dengan 3 siklus, yang terdiri dari 4 tahapan yaitu perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Adapun indikator dari minat belajar yaitu perasaan senang, ketertarikan, perhatian dan keterlibatan.  Subjek dalam penelitian ini kelas XI.5 berjumlah 35 peserta didik. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran wordwall dapat meningkatkan minat belajar, hal tersebut dapat terlihat dari hasil angket minat belajar kegiatan siklus 1 dengan persentase 63,49% dengan kategori sedang dan pada siklus 2 mengalami kenaikan yang signifikan dengan persentase 76,57% dengan kategori tinggi. Maka dari itu dapat peneliti simpulkan bahwa penggunaan media pembelajaran wordwall dapat meningkatkan minat belajar peserta didik di kelas XI.5 SMA Negeri 3 Palembang.
Inisiatif Perpustakaan Umum Kabupaten Tasikmalaya dalam Menjangkau Pemustaka dengan Layanan Perpustakaan Keliling Azzahra, Denaya; Lusiana, Elnovani; Anwar, Rully Khairul
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i4.9432

Abstract

Tujuan dari penelitian yang dilakukan di Perpustakaan Umum Kabupaten Tasikmalaya ini adalah untuk mengetahui strategi layanan yang dilakukan melalui program Perpustakaan Keliling untuk menjangkau pemustaka yang berada di daerah-daerah. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Peneliti melakukan observasi secara langsung ke Perpustakaan Umum Kabupaten Tasikmalaya dan melakukan wawancara dengan Kepala Sub Bagian Perpustakaan dan juga beberapa staf perpustakaan dengan kesepakatan bersama dan tidak ada unsur pemaksaan. Setelah mendapatkan data serta informasi dari hasil observasi dan wawancara, peneliti menganalisis data tersebut untuk kemudian dibuat laporan. Peneliti melakukan data analisis dengan mencocokkan hasil wawancara dengan keilmuan yang telah dipelajari sebelumnya serta membandingkannya dengan penelitian terdahulu. Peneliti juga melakukan perbandingan antara teori dengan kenyataan di lapangan. Peneliti menemukan bahwa kegiatan layanan perpustakaan keliling yang dilakukan oleh Perpustakaan Umum Kabupaten Tasikmalaya merupakan salah satu strategi dalam menjangkau pemustaka dan memberikan layanan terbaik bagi setiap lapisan masyarakat. Meskipun masih terdapat beberapa hal yang belum memenuhi standar perpustakaan umum, akan tetapi Perpustakaan Umum Kabupaten Tasikmalaya telah melakukan usaha terbaiknya sebagai lembaga informasi yang siap melayani kebutuh informasi seluruh masyarakat Kabupaten Tasikmalaya. Meskipun Perpustakaan Umum Kabupaten Tasikmalaya belum memenuhi standar perpustakaan berdasarkan Peraturan Kepala Perpustakaan Nasional No 8 Tahun 2017 tentang Standar Perpustakaan Kabupaten atau Kota, akan tetapi Perpustakaan Umum Kabupaten Tasikmalaya telah melakukan layanan terbaik melalui perpustakaan keliling.
Analisis Konten Media Sosial di Objek Wisata Curug Cinulang Melalui The 7c Framework Trisnawati, Tiara; Arif, Dally Nur; Ali, Enjang Yusuf
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i4.9459

Abstract

Objek Wisata Curug Cinulang memiliki potensi daya tarik wisata alam. Namun dalam pengelolaan pariwisata terdapat beberapa kendala, seperti halnya mengalami jumlah penurunan kunjungan dikarenakan adanya kompetitor dan pemasaran dalam bidang digitalnya kurang berkembang. Pengembangan media sosial Instagram pada objek wisata akan membantu menarik kembali minat kunjungan wisatawan dengan teori pemasaran yang diterapkan. Sehingga peneliti akan mengembangkan media sosial Instagram dari objek wisata dengan teori The 7C Framework guna mengembangkan kembali sosial media Instagram yang telah ada dan meningkatkan jumlah kunjungan dan memasarkan secara luas objek wisata ini. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif  dengan desain analisis konten. Karena untuk melihat peningkatan dari strategi yang terapkan maka dalam penerapan strategi ini akan peneliti analisis menggunakan engagement rate instagram dan observasi dengan dokumentasi pendukung untuk menyampaikan informasi dari media sosail yang diamati. Hasil output analisis dari data-data yang ada setiap minggunya engagement rate dari sosial media Instagram objek wisata semakin meningkat. Konten memberikan pengetahuan kepada calon wisatawan mengenai fasilitas dan daya tarik wisata. Strategi The 7C Framework secara efektif mengembangkan media sosial melalui konten yang disajikan. Dan dengan adanya pengembangan media sosial Instagram objek wisata meningkatkan jumlah followers, akun yang dijangkau, akun yang berinteraksi juga meningkatkan minat kunjungan dan meningkatkan minat wisatawan untuk berkunjung.