cover
Contact Name
Dede Salim Nahdi
Contact Email
educatio@unma.ac.id
Phone
+6285224977367
Journal Mail Official
educatio@unma.ac.id
Editorial Address
Gedung Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Majalengka Jl. KH. Abdul Halim No. 103 Majalengka 45418
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Educatio FKIP UNMA
Published by Universitas Majalengka
ISSN : 24599522     EISSN : 25486756     DOI : http://dx.doi.org/10.31949/educatio
Core Subject : Education,
Education curriculum, instruction, learning, policy, preparation of teachers, Learning Media, Development Subject of Education, and Management of Education
Articles 1,180 Documents
Pengembangan Modul Project Kurikulum Merdeka Tentang Gaya Hidup Berkelanjutan Untuk Meningkatkan Berpikir Kritis Siswa Kelas 1 SD Putri, Adolfina Onesiforus Arson
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i4.9564

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul pembelajaran berbasis project kurikulum merdeka tentang gaya hidup berkelanjutan guna meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas 1 Sekolah Dasar (SD). Latar belakang penelitian ini adalah perlunya menanamkan kesadaran terhadap gaya hidup berkelanjutan sejak dini untuk membentuk pola pikir kritis pada siswa. Penelitian dan pengembangan (R&D) ini menggunakan model ADDIE (Analyze, Design, Develop, Implement, Evaluate) dan model Sukmadinata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul pembelajaran yang dikembangkan memperoleh rata-rata penilaian validator sebesar 80% dengan kategori "Sangat Layak" (Sugiyono, 2016). Uji coba terbatas pada guru memperoleh rata-rata skor kepraktisan sebesar 88,5% dengan kategori "Sangat Praktis" (Akbar, 2013). Selanjutnya, uji keefektifan menunjukkan n-gain score sebesar 0,8 yang termasuk dalam kategori "Tinggi" (Hake, 1999). Dengan demikian, modul pembelajaran ini efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas 1 SD. "Pengembangan modul pembelajaran adalah upaya sistematis untuk meningkatkan kualitas pembelajaran" (Prastowo, 2015).
Pengembangan Bahan Ajar Bab 1 Kelas XI Dalam Pembelajaran Teks Argumentasi Berdasarkan Indeks Kepadatan Leksikal di SMK Ramadhan, Fauzan Marwan; Marlia, Marlia; Setiawan, Setiawan
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i4.9572

Abstract

Buku teks utama "Cerdas Cergas Berbahasa dan Bersastra Indonesia" diterbitkan untuk pembelajaran Kurikulum Merdeka di sekolah. Buku bahan ajar dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam, tetapi peserta didik sering kesulitan memahami materi, khususnya dalam materi teks argumentasi. Indeks Kepadatan leksikal dalam teks dapat memengaruhi tingkat pemahaman; semakin tinggi kepadatan leksikalnya, semakin sulit juga pemahamannya. Penelitian ini menggunakan buku teks “Cerdas Cergas Berbahasa dan Bersastra Indonesia” sebagai sumber data utama dan hasil observasi, angket, dan dokumentasi dari peserta didik dan tenaga pendidik  Bahasa Indonesia di kelas XI PBR 2 SMK Pasundan 4 Bandung sebagai data sekunder. Metode R&D dengan pendekatan kualitatif digunakan untuk mengembangkan bahan ajar yang lebih efektif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan dalam pemahaman siswa setelah menggunakan pengembangan bahan ajar. Nilai rata-rata prates sebesar 41,33 meningkat menjadi 74,67 pada pascates, menunjukkan kenaikan sebesar 33,34%. Hal ini menegaskan bahwa bahan ajar yang dikembangkan berhasil meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi teks argumentasi.
Media Facebook pada Keterampilan Menulis Narasi di Kelas XI SMA Jahidin, Jahidin; Pohan, Jusrin Efendi; Sitorus, Friska Ria
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i4.9622

Abstract

Permasalahan menulis siswa sekolah menengah atas dilatarbelakangi ketimpangan antara materi yang diajarkan dengan model pembelajaran yang diterapkan. Siswa terlalu dominan diajarkan teori-teori belajar menulis, dibandingkan latihan siswa menulis. Hal inilah membuat pembelajaran menulis selalu rendah dilihat dari hasil belajarnya. Siswa terpaku pada teori menulis, mengakibatkan siswa hanya hebat dalam teori belajarnya, bukan pada kemampuan siswa menulis teksnya. Permasalahan ini tidak serta merta kekurangan guru dalam membelajarkan siswa, tetapi guru terpusat pada model pembelajaran konvensional. Disinilah perlu adanya perubahan paradigma belajar siswa ke arah pembelajaran digital yang memuat kreativitas siswa yang diberikan kebebasan seluas-luasnya. Salah satu platform pembelajaran online adalah belajar melalui media facebook. Media ini tidak sekadar sarana komunikasi hanya melihat hiburan saja, tetapi dapat dilakukan sebagai wadah untuk publikasi siswa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksprimen nonequivalent control group design, subjek diambil dari populasi tertentu dan dilakukan pretest kemudian dikenai treatment. Setelah dikenai treatment, subjek tersebut diberikan posttest untuk mengukur pengaruh perlakuan pada kelompok tersebut. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan skala dan tes (pretest-posttest). Skala merupakan teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberi seperangkat pernyataan tertulis kepada responden untuk dijawab. Tes dilaksanakan sebelum dan sesudah siswa diberi perlakuan pada mata pelajaran bahasa Indonesia di dalam kelas untuk mengetahui hasil belajar siswa. Pemberian tes dilakukan sebanyak dua kali, yaitu sebelum pembelajaran pretest dan posttest dilakukan setelah threatment (perlakuan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa media facebook sangat berpengaruh pada pembelajaran menulis narasi ditandai dengan hasil maksimum kelas eksprimen memperoleh 78,5% dan nilai minimum 60,7%.
Pengaruh Peer Group Terhadap Minat Belajar Peserta Didik Beragam Buddha PKBM Homeschooling Kusalamitra Gunungkidul Lestari, Sri; Prasetyo, Eko; Andati, Maria Fransisca
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i4.9633

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh peer group terhadap minat belajar peserta didik di PKBM Homeschooling Kusalamitra, Gunungkidul. Menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan pendekatan korelasional, penelitian melibatkan 40 siswa sebagai sampel. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan regresi linear. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peer group memiliki pengaruh signifikan terhadap minat belajar, dengan kontribusi sebesar 75,5% (R Square 0.755). Analisis regresi menghasilkan t hitung 10.667 dengan Sig. 0.000 ≤ 0.30, menunjukkan pengaruh yang signifikan. Rata-rata skor peer group adalah 63,13 (kategori tinggi) dengan persentase 76%, sementara rata-rata skor minat belajar adalah 46,37 (kategori tinggi) dengan persentase 74%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peer group berperan penting dalam meningkatkan minat belajar siswa di lingkungan homeschooling, terutama dalam mengatasi potensi isolasi sosial dan mendorong kolaborasi pembelajaran. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi pengembangan strategi pembelajaran di PKBM Homeschooling Kusalamitra dan lembaga serupa.
Analisis Penggunaan Metode Bermain Peran Untuk Meningkatkan Interaksi Antar Siswa Annajih, Muhammad Hadi; Bakhtiar, Afakhrul Masub
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i4.9787

Abstract

Metode bermain peran merupakan sebuah pendekatan yang sangat efektif sebagai upaya meningkatkan interaksi antar siswa, dengan fokus pada pengembangan kemampuan berbicara antar siswa maupun dengan guru, kemampuan percaya diri dan pengendalian emosional. Dalam pembahasan ini, penelitian dan juga analisis literatur juga mampu sebagai sarana yang efektif dalam melatih siswa untuk percaya diri dan yakin dalam berinteraksi dengan siswa lain. Manfaat dari penggunaan metode bermain peran dalam pembelajaran yaitu dapat membantu siswa mengenali lingkungan sekitar dan mengekspresikan dirinya. Bermain peran juga bisa mempengaruhi perkembangan pribadi dan sosial anak. Melalui bermain peran anak juga mampu membangun identitasnya dan meningkatkan kemandirian. Dengan demikian, implementasi dari metode bermain peran untuk meningkatkan interaksi antar siswa merupakan suatu hal yang sangat penting dan sangat bermanfaat bagi pengembangan kemampuan berbicara antar siswa dan kemampuan percaya diri secara keseluruhan. Hal ini adalah salah satu bentuk dari sebuah pendekatan yang sangat inovatif dan berorientasi pada pengalaman siswa untuk membantu dalam meningkatkan kemampuan berinteraksi tiap siswa. Oleh sebab itu, penelitian dan praktik serta pengembangan dari metode bermain peran dalam ruang lingkup interaksi siswa diharapkan dapat memberikan sebuah kontribusi kepada masyarakat dan dengan demikian pula peningkatan interaksi siswa dapat memberikan kontribusi juga pada aspek peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia.
Pengaruh Metode Paired Storytelling Terhadap Keterampilan Berbicara Siswa Sekolah Dasar Saputra, Ida Bagus Made Yuro Manu; Musaddat, Syaiful; Angga, Prayogi Dwina
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i4.9789

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode paired storytelling terhadap keterampilan berbicara siswa kelas IV SDN 20 Cakranegara tahun pelajaran 2022/2023. Jenis penelitian yang digunakan yaitu Quasi Experimental. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SDN 20 Cakranegara yang berjumlah 52 siswa. Sampel penelitian adalah kelas IV A yang berjumlah 26 siswa sebagai kelompok eksperimen dan kelas IV B yang berjumlah 26 siswa sebagai kelompok kontrol. Teknik pengambilan data yang digunakan yaitu tes unjuk kerja keterampilan berbicara. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan uji independent sample t-test dengan bantuan SPSS 21.00 for Windows pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ada pengaruh yang signifikan dari penerapan metode paired storytelling terhadap keterampilan berbicara siswa, hal tersebut ditentukan berdasarkan hasil uji hipotesis menggunakan independent sample t-test diperoleh nilai sig. 0,014 < 0,05, yang berarti Ha diterima dan Ho ditolak sehingga ada pengaruh penerapan metode paired storytelling terhadap keterampilan berbicara siswa. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang cukup signifikan penerapan metode paired storytelling terhadap keterampilan berbicara siswa kelas IV SDN 20 Cakranegara tahun ajaran 2022/2023.
Makna Framing Berita Perundungan Pada Media Online Liputan6.com dan Inews.id Edisi Oktober 2023 Andini, Suci; Setiawan, Hendra; Adham, M. Januar Ibnu
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i4.9829

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna framing yang terdapat dalam berita perundungan liputan6.com dan Inews.id. Dalam hal ini setiap media memiliki caranya sendiri untuk mengemas sebuah berita, sehingga penulis tertarik untuk melihat makna framing dari kedua media tersebut pada berita perundungan edisi oktober 2023.  Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang mempergunakan proses interpretasi selama proses pengamatan berlangsung, interpretasi dilakukan terhadap aspek kebahasaan yang termuat dalam berita. Subjek penelitian berupa artikel berita perundungan edisi oktober 2023 media liputan6.com dan inews.id. Adapun hasil dalam penelitian ini ditemukan adanya langkah framing yang digunakan oleh media inews.id dan liputan6.com pada berita perundungan edisi oktober 2023 yang tersaji secara kuat pada aspek retoris atau penekanan fakta dalam hal ini berita inews.id memakai kata yang merujuk pada pelaku dengan pencitraan yang cenderung negatif dengan pemakaian kata bringas sementara liputan6.com memakai kata yang merujuk pada kondisi korban perundungan seperti  kata sakit dan kondisi. Sehingga, selama proses pengamatan tidak terlihat liputan6.com menekankan fakta yang sehubungan dengan pelaku perundungan secara personal. Hal ini berbanding terbalik dengan Inews.id yang menghadirkan kata-kata yang menyerang pelaku perundungan secara personal seperti penggunaan kata bringas yang mengungkapkan pribadi pelaku yang brutal sehingga mendorong pembaca untuk berfokus terhadap kepribadian buruk pelaku perundungan.
Desain Maze Chase labirin Materi Melihat Karena Cahaya meningkatkan Adversity Quotient Siswa Kelas V SD Hidayah, Putri Nur; Fatih, Mohamad; Alfi, Cindya
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i4.10134

Abstract

Masalah dalam penelitian ini terkait dengan guru yang kurang menggunakan media sebagai pendukung dalam pembelajaran, sehingga solusi yang diberikan dengan menggunakan game edukasi wordwall yang menggunakan template labirin. Tujuan penelitian ini adalah mendesain game edukasi maze chase labirin yang berbantuan wordwall materi panca indera meningkatkan advercity quotient siswa kelas V SD, serta menguji pengaruh maze chase labirin yang berbantuan wordwall materi panca indera meningkatkan advercity quotient siswa kelas V SD. Metode yang digunakan dalam penelitian ini merupakan Research and Development (RnD) dengan langkah-langkah pengembangan model Borg and Gall. Desain eksperimen yang digunakan adalah pre-respond and post-respond with non-equivalent group design. Instrumen yang digunakan berupa angket. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SDN Sumberjo 1 Kabupaten Blitar. Hasil penelitian diketahui skor kevalidan ahli materi sebesar 86% dan ahli media sebesar 91% dengan kategori sangat valid. Selain itu, respon guru aspek kelaayakan memperoleh sebesar 91% dengan kategori sangat layak. Berdasarkan respon siswa peningkatan advercity quotient pada kelas eksperimen dan kelas kontrol mngalami peningkatan. Sementara untuk hasil uji hipotesis dengan menggunakan uji t paired sample test memperoleh nialai sig.(tailed) sebesar 0,00. Sehingga dapat diartikan bahwa terdapat pengaruh maze chase labirin yang berbantuan wordwall materi panca indera meningkatkan advercity quotient siswa kelas V SDN Sumberjo 01 Kabupaten Blitar.
Desain Digital Scrapbook Materi Siklus Air Berbasis Augmented Reality Untuk Mengingkatkan Self Regulation Siswa Kelas IV SD Khudzaifah, Naila Azka; Fatih, Mohamad; Alfi, Cindya
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i4.10146

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan digital scrapbook materi siklus air berbasis augmented reality untuk meningkan self regulation siswa kelas IV, serta menguji pengaruh digital scrapbook materi siklus air berbasis augmented reality terhadap self regulation siswa kelas IV. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini merupakan Research and Development (RnD) dengan langkah-langkah pengembangan model ASSURE. Desain eksperimen yang digunakan adalah pre-respond and post-respond with non-equivalent control group design. Hasil validasi ahli media dengan persentase sebesar 95% dengan kriteria sangat valid, hasil validasi ahli materi dengan persentase sebesar 96,4% dengan kriteria sangat valid dan hasil validasi ahli bahasa dengan persentase sebesar 96,8% dengan kriteria sangat valid. Hasil dari kelayakan oleh guru diperoleh presentase sebesar 95% dengan kriteria cukup layak. Berdasarkan respon siswa angket self regulation peningkatan di hitungan dengan rumus N-gain pada kelas eksperiment memperoleh hasil 0,4550 dan N-gain pada kelas control mendapatkan nilai 0,3113. Sementara untuk uji hipotesis dengan menggunakan uji paired samples test memperoleh sig.(tailed) mendaptkan hasil 0,000. Sehingga 0,000<0,05, maka Ho ditolak dan Ha diterima, yang dapat diartikan bahwa terdapat pengaruh digital scrapbook materi siklus air berbasis augmented reality terhadap self regulation siswa kelas IV SD Negeri 01 Jati Kabupaten Blitar.
Transfer Pengetahuan Pada Industri Kreatif di The Hallway Space Pasar Kosambi Nur'afifah, Annisa Azzahra; Anwar, Rully Khairul; Khadijah, Ute Lies Siti
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i4.10189

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses transfer pengetahuan pada industri kreatif di The Hallway Space Pasar Kosambi agar dapat memberikan kontribusi yag signifikan terhadap perkembangan edukasi untuk membangun sebuah industri kreatif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data yang dugunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil peneliyian menunjukkan bahwa trasnfer pengetahuan pada industri kreatif di The Hallway Space melalui proses secara sosialisasi, eksternalisasi, kombinasi, dan internalisasi. Pada sosialisasi, dilakukan komunikasi secara langsung antara pencetus The Hallway Space (Rilly Robbi Gusadi) dengan penggiat industri kreatif Wear Bob (Faizal Budiman). Komunikasi tersebut menggunakan model komunikasi David. K. Berlo dengan unsur komunikasi, yaitu sumber, pesan, saluran, dan penerima. Pada proses eksternalisasi, berlangsung secara bertahap dari adanya proses sosialisasi. Hal ini ditunjukkan dengan adanya realisasi ide yang didapatkan dari hasil sosialisasi, yaitu membuat sampel industri kreatif yang akan dikembangkan. Pada kombinasi, menghasilkan berdirinya bangunan sampel industri kreatif yang dilakukan menggunakan 3 tahap pembangunan. Pada proses internalisasi, konsep atau ide awal dikembangkan menjadi inovasi-inovasi baru. Dengan demikian, proses transfer pengetahuan sendiri adalah proses berulang dari sosialisasi (tacit – tacit), eksternalisasi (tacit – eksplisit), kombinasi (eksplisit – eksplisit), hingga internalisasi (eksplisit – tacit) dan akan terus berulang ke sosialisasi kembali.