cover
Contact Name
Dede Salim Nahdi
Contact Email
educatio@unma.ac.id
Phone
+6285224977367
Journal Mail Official
educatio@unma.ac.id
Editorial Address
Gedung Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Majalengka Jl. KH. Abdul Halim No. 103 Majalengka 45418
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Educatio FKIP UNMA
Published by Universitas Majalengka
ISSN : 24599522     EISSN : 25486756     DOI : http://dx.doi.org/10.31949/educatio
Core Subject : Education,
Education curriculum, instruction, learning, policy, preparation of teachers, Learning Media, Development Subject of Education, and Management of Education
Articles 1,180 Documents
Kurikulum Darurat Masa Pandemi dan Capaian Kompetensi Siswa di SDN Pameungpeuk Bandung Waska Warta; Rita Sulastini; Neneng Yety Hanurawaty; Entuy Kurniawan; Yosephina Ardiani Septiati
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 1 (2023): January-March
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i1.4413

Abstract

Pandemi COVID-19  mengakibatkan  adanya perubahan kurikulum, salah satunya dengan diberlakukannya  Kurikulum Darurat sebagai pengganti Kurikulum Tiga Belas (Kurtilas). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan kurikulum masa pandemic dan capaian pembelajaran siswa SD Pameungpeuk Kabupaten Bandung Barat. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, yaitu memperoleh gambaran penerapan kurikulum darurat di SD Pameungpeuk Kabupaten Bandung Barat. Subjek dalam penelitian ini adalah ini adalah kepala sekolah, guru, siswa yang belajar dengan menggunakan Kurikulum Darurat dan orang tua murid.  Metode pengumpulan data adalah melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Analis data mendeskripsikan secara mendalam aspek-aspek penerapan penggunaan kurikulum darurat di SD Pameungpeuk Cisarua Kabupaten Bandung Barat. Hasil penelitian adalah pembelajaran daring di SD Pameungpeuk Cisarua Kabupaten Bandung Barat menggunakan metode JARONAH, JARUNGJUNG, JARNASI dan JALURAH untuk meminimalisir hambatan-hambatan dalam pelaksanaan pembelajaran daring. Kesimpulan yang diperoleh adalah penggunaan kurikulum darurat dengan menggunakan metode pembelajaran secara daring  berdapak kurang baik terhadap penerapan kurikulum berikutnya,  serta berimbas pada sikap dan perilaku peserta didik yang sangat mengalami penurunan secara drastic. Untuk mengoptimalkan pembelajaran dimasa pasca pandemic disarankan untuk menggunakan rancangan model (Discovery/Inquiry Learning) dengan pendekatan humanistic.
Motivation to Learn English for Junior High School Students in Yogyakarta Namira Prasetya Rizky Ramadhani; Rahmi Munfangati
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 1 (2023): January-March
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i1.3574

Abstract

The aim of study was to analyze the level of motivation in junior high school students, especially in English lessons. This is because the average English test scores in junior high schools are still not stable above the KKM (minimum completeness criteria). This type of research is a quantitative descriptive. The method used in this study is a survey and data collection techniques using a questionnaire. The sample in this study was 335 students from 16 junior high schools in Yogyakarta City. The results of the research on the motivation to learn English for junior high school students in the city of Yogyakarta based on the intrinsic motivation of learning English for junior high school students in the city of Yogyakarta were in a "very low" position of 1.78% (1 student), "low" 6.26% (21 students), " sufficient” 16.41% (55 students), “high” 32.53% (109 students), “very high” 44.47% (149 students). extrinsic motivation to learn English for junior high school students in the City of Yogyakarta is in a position of "very low" 1.02% (1 student), "low" 15.22% (52 students), "enough" 17.21% (58 students), "high" 38.30% (129 students), "very high" 28.25% (95 students). The conclusion of this study is that the motivation of junior high school students in the city of Yogyakarta can be concluded as "enough". There is a need for further studies on how to increase motivation so that students have a willingness to learn English.
Implementasi Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Karakter Toleransi Melalui Pendidikan Multikultural Ira Restu Kurnia; Septian Mukhlis
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 1 (2023): January-March
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i1.4064

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan karater toleransi pada siswa guna terciptanya lingkungan yang kondusif baik secara fisik maupun psikis. Permasalahan siswa ini muncul dalam keseharian siswa baik selama pembelajaran berlangsung atau diluar kegiatan pembelajaran. Peningkatan karakter toleransi siswa dapat ditingkatkan melalui sebuah penerapan model pembelajaran Problem Based Learning yang dipersiapkan dengan dengan baik mulai dari tahap perencaan, pelaksanaan dan evaluasi. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas atau PTK dengan menggunakan desain Kemis Tagart. Adapun subjek penelitian adalah siswa kelas V SDN Cililitan 02. Intrumen yang digunakan adalah lembar observasi. Setiap pembelajaran berlangsung guru melakukan observasi dengan cara menceklis indikator karakter toleransi yang dimunculkan oleh siswa.   Hasil penelitian menunjukan bahwa karakter toleransi meningkat dan mencapai terget penelitian selama 2 siklus. Pada siklus I peningkatan menunjukan angkat sebesar 81%,sedangkan pada siklus II mencapai angka 92%. SDengan begitu tujuan dari penelitian ini tercapai edengan meningkatnya karakter nilai toleransi siswa melalui impelemntasi model pembelajaran Problem Based Learning melalui pendidikan multikultural.
Task-Based Language Teaching Criteria in Textbook for Senior High School in Indonesia Yuli Astriani; Rahmadi Nirwanto; Zaitun Qamariah
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 1 (2023): January-March
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i1.4070

Abstract

The current study focused on activities and tasks that concluded in an English textbook used in a senior high school in Indonesia based on the TBLT's criteria. This study analyzed the content of an English textbook for senior high school grade X. The subject of this study was an English textbook titled "Pathway to English." The researchers used the qualitative descriptive method, especially in the analysis content, to analyze the tasks in the textbook. The researchers conducted this study in August 2022 at the library of IAIN Palangka Raya. The researchers utilized an observation instrument and an observation assessment form suggested by Akmal. Findings indicated that the textbook matched the standards for a good task based on Akmals' instruments. It showed that eight activities were classified as "strong" tasks, and seven obtained "weak" tasks. Moreover, this book also contains the four language skills with 12 activities of the book has more than one of the language skills in each activity and fulfills the criteria. In conclusion, this study indicates that the book is compatible with the Task-based Language Teaching (TBLT) criteria. However, the textbook mostly lacks the aspect of real-life activity and students' negotiation.
Mobile-Assisted Language Learning Dalam Pembelajaran Keterampilan Menyimak Bahasa Asing: Sebuah Tinjauan Pustaka Salsabila Widiananda; Zahrah Izzaturrahim Rabbani; Dante Darmawangsa
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 1 (2023): January-March
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i1.4075

Abstract

Penerapan teknologi dalam pembelajaran bahasa asing telah menjadi perhatian dan urgensi dalam beberapa dekade. Sejumlah penelitian dilakukan untuk mengetahui penggunaan dan efektivitas penggunaan perangkat seluler dalam proses pembelajaran bahasa asing. Namun, penelitian eksperimen mengenai keterampilan menyimak bahasa asing dengan menggunakan perangkat seluler masih mendapat sedikit perhatian. Penelitian ini bertujuan untuk menyajikan hasil kajian tematik literatur terbaru dan relevan tentang penggunaan MALL (Mobile-Assisted Language Learning) pada pembelajaran keterampilan menyimak mengenai peluang dan kendala penerapannya dalam konteks pembelajaran bahasa asing di kelas. Metode penelitian ini adalah studi literatur, dengan mengumpulkan berbagai data melalui literatur ilmiah pada artikel yang relevan dengan topik yang dibahas. Pemilihan artikel penelitian dipilih melalui basis data Google Scholar dengan kriteria 5 tahun terakhir dan ditemukan 16 artikel yang memenuhi kriteria yang ditentukan.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa MALL dalam pembelajaran keterampilan menyimak memiliki potensi manfaat untuk meningkatkan keterampilan bahasa pembelajar bahasa asing serta meningkatkan motivasi dan keterlibatan mereka dalam belajar. Terlepas dari manfaat pedagogi ini, tetap ada hambatan yang mencegah media ini diimplementasikan secara efektif, terutama terkait dengan masalah penggunaan perangkat seluler, tingkat keterampilan pembelajar yang beragam, dan konten dalam aplikasi MALL yang tidak sesuai. Sampai batas tertentu temuan penelitian ini sejalan dengan temuan penelitian sebelumnya yang dilakukan dalam kerangka yang sama.
Role Model Siswa Dalam Penentuan Karir Remaja Rifki Abdul Ghani; Ipah Saripah; Nadia Aulia Nadhirah
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 1 (2023): January-March
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i1.4118

Abstract

Remaja yang masih belum memiliki keputusan karirnya akan menghambat pada perencanaan karir yang menjadikan siswa remaja kebingungan dalam memilih arah karir setelah lulus sekolah. Siswa seringkali sulit untuk memutuskan apakah akan melanjutkan studi atau tidak. Untuk mengantisipasi hal tersebut dibutuhkan faktor pendorong agar siswa mampu menentukan karirnya. Dalam mencapai tujuan tersebut diperlukan bekal yang harus dimiliki setiap individu, seperti penguasaan kemampuan dan aspek yang menunjang kesuksesan karir. Dalam menentukan pilihan karir tak jarang faktor eksternal menjadi pertimbangan seseorang dalam merencanakan karir mereka. Salah satu contoh dari faktor eksternal yang ikut berperan dalam perencanaan karir remaja adalah role model. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran role model siswa yang dapat membantu dalam penentuan karir remaja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan Systematic Literature Review dari jurnal maupun prosiding yang membahas mengenai role model dan penentuan karir remaja. Hasil penelitian membuktikan bahwa role model berperan dalam penentuan karir siswa, melalui role model siswa dapat langsung meneladani seorang role model dan siswa dapat mengikuti jejak yang sama dengan role model yang diteladani.
Kemampuan Berpikir Reflektif Matematis dalam Menyelesaikan Soal Barisan dan Deret Aditya Prayoga Oktora Putra; Dori Lukman Hakim
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 1 (2023): January-March
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i1.4140

Abstract

Kemampuan berpikir tingkat tinggi diantaranya adalah berpikir reflektif. Kemampuan berpikir sangat dibutuhkan dalam pembelajaran matematika, agar siswa mampu memahami konsep-konsep matematika yang mereka pelajari serta mampu menggunakan konsep-konsep tersebut dengan tepat, satu diantaranya adalah ketika siswa harus mencari solusi dari berbagai permasalahan matematika. Oleh karena itu, artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir reflektif matematis siswa kelas XII SMA dalam menyelesaikan soal barisan dan deret. Subjek dari artikel ini adalah tiga siswa kelas XII MIPA di salah satu SMA yang ada di Kabupaten Karawang. Kemudian subjek dikategorikan berdasarkan kemampuan tinggi, sedang dan rendah. Untuk mengukur kemampuan berpikir reflektif matematis maka digunakan tiga indikator, yaitu mendeskripsikan situasi atau masalah matematik, menginterpretasi, dan membuat kesimpulan. Adapun hasil yang diperoleh, yaitu pada mengidentifikasi situasi atau masalah matematik telah dikuasi oleh ketiga siswa dengan ketepatan dan kelengkapan yang berbeda-beda. Sedangkan pada menginterpretasi belum ada yang memenuhi satu siswa pun. Sementara pada membuat kesimpulan hanya dipenuhi oleh S-2.
Media Pembelajaran Pop Up Book Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Sekolah Dasar Reres Gita Resta; Safril Kodri
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 1 (2023): January-March
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i1.4189

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk  mengetahui adakah Pengaruh Media Pembelajaran Pop Up Book terhadap hasil belajar siswa kelas V SDN Ciangsana 04 Bogor. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode penelitian yang digunakan yaitu metode quasi eksperimen. Populasi pada penelitian ini adalah kelas V SDN Ciangsana 04 Bogor dengan sampel penelitian yaitu siswa kelas V SDN Ciangsana 04 Bogor, yang terdiri dari 2 kelas, yaitu kelas V A yang berjumlah 29 siswa, sebagai kelas eksperimen, dan dan kelas V B yang terdiri dari 25 siswa, sebagai kelas kontrol. Dengan media pembelajaran pop up book dan dikelas kontrol menggunakan media pembelajaran konvensional. Pada penelitian ini alat pengumpul data yang digunakan adalah tes pilihan ganda berjumlah 20 soal yang telah diuji validasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil belajar di kelas VA yang menggunakan media pembelajaran pop up book memiliki nilai rata-rata sebesar 92,321 sedangkan pada kelas V B yang menggunakan media pembelajaran konvensional memiliki memperoleh nilai rata-rata sebesar 82,5. Dari hasil perhitungan uji perbedaan dua kelompok bebas diperoleh hasil bahwa hasil belajar kelompok siswa yang menggunakan media pop up book lebih baik dibandingkan kelompok siswa yang menggunakan media pembelajaran konvensional. Maka berdasarkan kriteria pengujian H0 ditolak dan H1 diterima. Berdasarkan hasil tersebut maka kesimpulan dari penelitian ini adalah media pembelajaran pop up book dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas v di sdn ciangsana 04 bogor.
Praktik Pendidikan Inklusif di Sekolah Dasar Fatkhul Arifin; Asep Supena; Yufiarti Yufiarti
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 1 (2023): January-March
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i1.4191

Abstract

Peraturan pemerintah mengharuskan setiap sekolah menerima anak berkebutuhan khusus setidaknya 10% dari jumlah penerimaan siswa. Tentu harus ada kesiapan dari sekolah, baik dari kesiapan guru, fasilitas dan kurikulum dalam pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah ingin mengetahui sejauh mana kesiapan sekolah dalam melaksanakan Pendidikan inklusi di sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif analisis dekriptif. Sample yang digunakan dalam penelitian ini adalah salah satu sekolah dasar negeri yang berada di wilayah Depok. Instrumen yang digunakan berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang didapat kemudian dideskripsikan dan dikaji lebih mendalam dengan mengaitkan teori terkait dengan Pendidikan inklusif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program Pendidikan inklusi berjalan dengan baik. Proses penerimaan dilakukan dengan seleksi yang ketat, pembelajaran dilaksanakan dengan media dan bahan ajar ABK disesuaikan, instrument penilaian yang digunakan dirancang untuk siswa ABK. Sehingga kesimpulan dari penelitian ini adalah pelaksanaan program Pendidikan inklusi yang dilaksanakan pada sekolah dasar negeri dilaksanakan dengan baik, hanya saja butuh dukungan dari semua pihak, terutama pemerintah yang memfasilitasi sekolah untuk Pendidikan inklusi, jumlah guru pendamping khusus dan tentunya orang tua.
The Correlation between Students’ Reading Motivation and Reading Comprehension at Eighth Grade Students Level Radiyah Radiyah; Annisa Astrid; Husnaini Husnaini
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 1 (2023): January-March
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i1.4320

Abstract

The purposes of this research were to find out: (1) there was a correlation between students’ reading motivation and reading comprehension of students at eighth grade level in Palembang, (2) How much motivation contributed to reading comprehension of students at eighth grade level in Palembang. The population of this research was three private schools in Palembang (SMP Islam Az-Zahrah 1 Palembang, SMP IT Harapan Mulia Palembang, and SMP Tarbiyah Palembang) which consisted of two hundred ten students. And then, one hundred ten students were selected as the sample using the convenience sampling technique. The data were collected by using MRQ questionnaire by Wang and Guthrie (2004) and a reading comprehension test. Pearson Product Moment and regression analysis were used to determine the correlation and the contribution between the two variables. The result showed a correlation between reading motivation and reading comprehension with r (.257). Besides, there was also the contribution of reading motivation and reading comprehension with 6,6%. This research could have implications for English teachers, students, and subsequent researchers.

Page 61 of 118 | Total Record : 1180