cover
Contact Name
Dede Salim Nahdi
Contact Email
educatio@unma.ac.id
Phone
+6285224977367
Journal Mail Official
educatio@unma.ac.id
Editorial Address
Gedung Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Majalengka Jl. KH. Abdul Halim No. 103 Majalengka 45418
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Educatio FKIP UNMA
Published by Universitas Majalengka
ISSN : 24599522     EISSN : 25486756     DOI : http://dx.doi.org/10.31949/educatio
Core Subject : Education,
Education curriculum, instruction, learning, policy, preparation of teachers, Learning Media, Development Subject of Education, and Management of Education
Articles 1,180 Documents
Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Abdullah, Abdullah; Munawwaroh, Faizatul
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i1.6313

Abstract

Kemampuan penalaran yang menentukan saat ini merupakan salah satu sudut pandang yang penting dalam kemajuan individu pada masa berlangsungnya data dan informasi, dimana PBL merupakan suatu teknik pembelajaran yang diperoleh dengan memahami suatu permasalahan dan mengorganisasikan tujuan dari permasalahan yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari ke dalam kehidupan sehari-hari. mengembangkan langkah lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan mengkaji tentang penerapan problem based learning untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa. adapun metode penelitian yang di gunakan adalah peneliat kualitatif Dengan jenis penyelidikan kontekstual, para ahli berusaha mengungkap keanehan yang terjadi di Mts Azzainiyah 1  yang dapat digunakan untuk mengevaluasi penerapan metode PBL dalam mengembangkan lebih lanjut kemampuan penalaran tegas siswa. Menerapkan pembelajaran berbasis masalah untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa berdasarkan temuan penelitian ini. di Mts Azzainiyah 1 yaitu ada sembilan penerapaan antara lain, Pembagian kelompok, Mengorganisikan siswa untuk belajar, Membagi modul kepada siswa, Membimbing dan mengembangkan hasil karya, Orientasi siswa pada masalah actual dan otentik, Mengembangkan dan menyajikan hasil karya diskusi, Menilai keterampilan diskusi dan presentasi, Menganalis proses pemecahan masalah, Menyimpulkan hasil proses belajar. Dengan Adanya Pembelajaran problem based learning siswa telah muncul keberanian untuk mengungkapkan pengetahuannya ada feed back yang baik, siswa jugak mulai aktif bahkan mulai berpikir kritis. Berpikir kritis yang di lakukan oleh siswa Mts Azzainiyah 1 digambarkan dengan mengajukan pertanyaan dan permasalahan yang bermakna, memperkenalkan dengan jelas, mengumpulkan dan menilai data yang relevan, memanfaatkan pemikiran yang dinamis, reseptif, dan menyampaikan secara nyata di dalam kelas dan di luar ruang belajar.
Penerapan Metode Yanbu’a Dalam Meningkatkan Penguasaan Membaca Al- Qur’an di Madrasah Ibtidaiyah Qowiyeh, Rifqotul Amanatil; Listrianti, Feriska
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i1.6378

Abstract

Pembelajaran membaca Al-Qur’an sudah lazim dipelajari disetiap lembaga pendidikan Madrasah Ibtidaiyah. Akan tetapi, terdapat masalah yang dihadapi di suatu lembaga seperti penggunaan metode dalam pengajarannya. Latar belakang dari penelitian ini merupakan minimnya keahlian anak didik dalam membaca Al-Qur’an, setelah itu digunakannya metode Yanbu’ a dalam kesuksesan membaca Al-Qur’an pada cara pembelajaran. Penelitian ini ialah penelitian kualitatif deskriptif, dengan mengutip lokasi di Madrasah Ibtidaiyah Miftahul Ulum Sumber Kemuning, Tamanan, Bondowoso. Pengumpulan data didapat dari observasi, wawancara, serta dokumentasi. Tujuan riset ini adalah untuk mengetahui penerapan pembelajaran di Madarasah Ibtidaiyah Miftahul Ulum dengan menggunakan metode Yanbu’a. Hasil penelitian bahwa penerapan metode Yanbu’a ini di mulai : Pertama, perencaan pembelajaran yaang harus disiapkan oleh guru dan buku panduan bagi siswa. Kedua, proses pelaksanaan pembelajaran dengan diawali pembukaan, kegiatan inti, dan penutup. Ketiga, evaluasi setelah melaksanakan proses pemebelajaran. Berdasarkan hasil penelitian membuktikan jika pemakaian tata cara Yanbu’a dalam pembelajaran memberikan pengaruh besar dan cukup membantu siswa, sehingga siswa mampu menguaasai dan memahami pembelajaran Al-Qur’an dengan fashih dan tepat.
Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa Pada Materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel Nurmalita, Rahma; Zulkarnaen , Rafiq
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i1.6463

Abstract

Kemampuan berpikir kritis matematis siswa masih rendah. Hal ini ditunjukkan dengan siswa kurang mampu dalam memahami permasalahan pada soal yang diberikan serta kesulitan dalam mampu dalam mengidentifikasi soal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kemmpuan berpikir kritis matematis siswa MTs di satu Kabupaten Karawang dalam menyelesaikan soal sistem persamaan linear dua variabel. Subjek penelitian ini adalah 30 siswa kelas VIII yang sudah mempelajari materi sistem persamaan linear dua variabel. Instrumen penelitian yang digunakan berbentuk soal uraian sebanyak empat soal, setiap soal mengacu pada empat aspek berpikir kritis yang meliputi: Reason, Situation, Overview dan Inference. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh, kemampuan berpikir kritis siswa pada aspek Reason merupakan aspek dengan persentase tertinggi yaitu siswa mampu memberikan alasan berdasarkan fakta/bukti yang relevan tentang jawaban yang dikemukakan. Dan aspek dengan persetase rendah yaitu aspek Infeence siswa belum mampu dalam memahami permasalahan dengan disertai langkah-langkah penyelesaian, serta belum mampu menuliskan kesimpulan yang masuk akal.
Implementasi Program Penguatan Pendidikan Karakter Berbasis Kelas di SDN Telaga Baru Kecamatan Taliwang Rizandhi, Andhi; Nurwahidah, Nurwahidah; Darmiany, Darmiany
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i1.6471

Abstract

Masa depan bangsa berasal dari pendidikan sehingga dapat dijadikan landasan yang kuat, yang dapat membangun anak bangsa sesuai dari potensi yang dimlikinya masing-masing. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi program penguatan pendidikan karakter (PPK) berbasis kelas tahun ajaran 2023/2024. Jenis penilitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Penelitian ini dilakukan di SDN Telaga Baru, Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat. Jenis data yang dikumpulkan berupa data kualitatif deskriptif. Instrumen pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan implementasi penguatan pendidikan karakter (PPK) berbasis kelas telah berjalan dengan baik dengan indikator (1) Pengintegrasian PPK dalam kurikulum (2) PPK melalui manajemen kelas (3) PPK melalui pemilihan dan penggunaan metode pembelajaran (4) PPK melalui pembelajaran tematis (5) PPK melalui gerakan literasi (6) PPK melalui layanan bimbingan dan konseling. Indikator tersebut dilakukan melalui kegiatan pembelajaran di dalam kelas, kegiatan literasi dan kegiatan ekstrakulikuler dengan mengintgrasikan nilai karakter religius, nasioanalisme, gotong-royong, integritas dan mandiri. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa berdasarkan hasil penelitian implementasi penguatan pendidikan karakter (PPK) berbasis kelas dilakukan dengan mengintegrasikan nilai karakter religius, nasionalisme, gotong-royong, integritas dan mandiri melalui kegiatan pembelajaran dikelas dan ekstrakulikuler.
Efektivitas Problem-Based Learning Berbasis Papan Pintar Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Kelas 1 SD Utami, Linda Putri; Dwijayanti, Ida; Untari, Mei Fita Asri
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i2.6472

Abstract

Pendidikan memainkan peran krusial dalam pembentukan masyarakat yang maju dan berkelanjutan, di mana salah satu aspek utamanya adalah menciptakan lingkungan pembelajaran yang merangsang dan memotivasi siswa untuk belajar. Motivasi belajar menjadi faktor penting dalam menentukan efektivitas proses pembelajaran dan pencapaian akademis siswa. Namun, rendahnya motivasi belajar, terutama pada siswa SD, menjadi tantangan yang masih dihadapi oleh sebagian besar lembaga pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengisi kesenjangan pengetahuan tentang penggunaan Problem-Based Learning (PBL) berbasis media Papan Pintar dalam meningkatkan motivasi belajar siswa kelas 1 SD. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Dalam penelitian ini, dilakukan dua siklus pembelajaran di kelas 1B SDN Pedurungan Kidul 01 Kota Semarang. Hasilnya menunjukkan bahwa penggunaan media Papan Pintar dalam pembelajaran efektif meningkatkan motivasi belajar siswa. Siklus pertama menunjukkan rendahnya motivasi dan hasil belajar, tetapi setelah menerapkan PBL berbasis Papan Pintar pada siklus kedua, terjadi peningkatan yang signifikan dalam motivasi dan hasil belajar siswa. Kesimpulannya, penggunaan media Papan Pintar dalam pembelajaran dapat membawa dampak positif yang signifikan terhadap motivasi belajar dan pencapaian akademis siswa. Rekomendasi dari penelitian ini adalah untuk mengintegrasikan penggunaan media Papan Pintar dalam strategi pembelajaran di kelas 1 SD, dengan fokus pada keterlibatan siswa dan pemanfaatan media yang menarik. Dengan demikian, diharapkan pembelajaran dapat menjadi lebih bermakna dan efektif bagi siswa di tingkat pendidikan dasar.
Metode Latihan Berbasis Permainan VS Latihan Ball Feeling Peningkatan Dribbling Sepakbola Club Marshal FC Ismail, Venus Isa; Nugraheni, Wening; Maulana, Firman
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i2.6553

Abstract

Sepak bola merupakan olahraga yang populer dan menuntut keterampilan tinggi dalam dribbling. Dalam rangka meningkatkan kemampuan dribbling pemain, penelitian ini menguji efektivitas latihan berbasis permainan dan latihan ball feeling pada tim sepak bola Marshal FC. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain eksperimen pre-test dan post-test dua kelompok. Sebanyak 20 pemain Marshal FC menjadi sampel penelitian. Instrumen tes yang digunakan adalah tes dribbling dengan alat bantu seperti bola sepak dan cones. Data dikumpulkan dari hasil pre-test dan post-test serta dianalisis menggunakan uji statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua metode latihan, baik berbasis permainan maupun ball feeling, memberikan peningkatan signifikan dalam kemampuan dribbling pemain. Hasil post-test menunjukkan penurunan waktu dalam menyelesaikan tes dribbling dibandingkan dengan pre-test, dengan nilai signifikan pada kedua kelompok. Uji homogenitas menunjukkan bahwa data homogen, sedangkan uji hipotesis menunjukkan pengaruh signifikan dari kedua metode latihan terhadap kemampuan dribbling. Kesimpulannya, latihan berbasis permainan dan ball feeling efektif dalam meningkatkan kemampuan dribbling pemain sepak bola. Namun, latihan berbasis permainan cenderung memberikan peningkatan yang lebih besar dibandingkan dengan ball feeling. Oleh karena itu, dalam mengembangkan kemampuan dribbling, latihan berbasis permainan dapat menjadi pilihan yang lebih disukai bagi pemain sepak bola.
Implementasi Aspek Sarana Prasarana Sekolah Ramah Anak di Taman Kanak-kanak Madhani, Leny; Patilima, Hamid
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i1.6568

Abstract

Taman Kanak-Kanak menjadi tempat yang aman, nyaman, bersih, sehat, ramah dan menyenangkan tentu menjadi dambaan bagi semua lembaga pendidikan terutama bagi jenjang PAUD. Sebagai bentuk komitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan serta melindungi berbagai hak dasar pada anak maka pemerintah melaksanakan suatu program yang di sebut Sekolah Ramah Anak. Perwujudan dari Sekolah Ramah Anak sesungguhnya telah banyak dilakukan oleh berbagai pihak. Salah satunya lembaga TK Islam Al-Azhar BSD yang telah ikut mendeklarasikan diri Sebagai Sekolah Ramah Anak pada. Dalam pelaksanaannya tentu tidak mudah karena diperlukan berbagai upaya dalam mengimplementasikannya terutama dalam memenuhi aspek sarana prasarana yang ramah anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi sarana prasarana melalui program sekolah ramah anak yang dilaksanakan oleh sekolah TK Islam Al-Azhar BSD. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang dilaksanakan di TK Islam Al-Azhar BSD. Adapaun yang menjadi sumber informan adalah kepala sekolah, guru, orang tua murid/ komite sekolah dan peserta didik dari kelompok B. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa TK Islam Al-Azhar telah mengimplementasikan aspek sarana prasarana berdasarkan panduan pelaksanaan SRA dari pemerintah. Namun dalam prakteknya masih memerlukan peningkatan kualitas ataupun kuantitas dalam beberapa fasilitas diantaranya: lantai toilet dan ketersediaan hygiene kit, toilet bagi penyandang disabilitas, ketersediaan ruang konseling, ketersediaan ruang kreativitasdan ketersediaan kotak komunikasi.
Persepsi Orang Tua Terhadap Pembelajaran Tatap Muka Terbatas di Desa Jati Wetan Handayani, Titi
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i1.6576

Abstract

Penelitian ini menginvestigasi dampak pandemi COVID-19 terhadap sistem pendidikan dan pembelajaran, yang mengarah pada pembatasan akses pendidikan secara tatap muka. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk memahami persepsi orang tua terhadap pembelajaran tatap muka terbatas (PTM) di Desa Jati Wetan, Kudus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan penggunaan angket kepada enam orang tua anak SD. Hasil menunjukkan variasi persepsi terhadap PTM, dari pandangan terbatasnya waktu di sekolah hingga kombinasi pembelajaran di rumah dan di sekolah dengan waktu yang singkat. Orang tua juga menghadapi tantangan, seperti kesulitan mendampingi anak dalam belajar, kendala kuota internet, serta perbedaan kemampuan dalam membimbing anak dalam pelajaran yang sulit. Respon positif juga muncul, di mana orang tua merasa lebih dekat dengan anak dan lebih perhatian dalam keluarga. Angket menunjukkan bahwa orang tua telah aktif mengontrol kegiatan belajar anak selama PTM, membantu menyelesaikan masalah belajar, serta tugas-tugas sekolah. Kesimpulannya, terdapat tantangan yang dihadapi orang tua dalam mendukung PTM, terutama terkait informasi yang diterima, kesulitan dalam mendampingi anak belajar, dan keterbatasan teknologi. Perlu kesadaran lebih tinggi dalam menerima informasi serta upaya yang lebih baik dalam mendukung anak dalam pembelajaran.
Optimalisasi Praktik Pengalaman Lapangan dalam Meningkatkan Kompetensi Pedagogik Calon Guru Wulanndari, Eka; Sutikyanto, Sutikyanto; Mujiyanto, Mujiyanto
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i1.6582

Abstract

Pendidikan berperan dalam pengembangan potensi peserta didik untuk mencapai spiritualitas, kepribadian, keterampilan, dan kecerdasan yang diperlukan. Fokus pada proses pembelajaran mempengaruhi sejauh mana tujuan pendidikan tercapai, dengan peran penting guru sebagai kunci dalam proses ini. Kompetensi pedagogik menjadi keterampilan krusial bagi guru, namun juga vital bagi mahasiswa sebagai calon guru saat melakukan Praktek Pengalaman Lapangan (PPL). Penelitian ini mengeksplorasi pemahaman mahasiswa tentang PPL dan kemampuan pedagogik mereka. Metode penelitian fenomenologis kualitatif digunakan dalam penelitian ini. Tiga mahasiswa dari Sekolah Tinggi Ilmu Agama Buddha Smaratungga, yang telah melakukan PPL selama 2 bulan di SMP dan SMA, menjadi subjek penelitian. Teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi digunakan untuk mengumpulkan data. Hasilnya menunjukkan mahasiswa memiliki pemahaman yang baik tentang PPL dan kompetensi pedagogik. Mereka mengakui pentingnya keterampilan pedagogik dalam konteks PPL. Meskipun demikian, ada ruang untuk peningkatan dalam penerapan praktis kompetensi ini saat belajar mengajar. Kesimpulannya, mahasiswa calon guru menunjukkan pemahaman yang baik tentang PPL dan kompetensi pedagogik. Namun, terdapat potensi peningkatan dalam penerapan praktis kompetensi pedagogik saat melakukan kegiatan belajar mengajar. Penelitian ini menekankan pentingnya pemahaman PPL dan kompetensi pedagogik bagi pendidikan guru masa depan.
Faktor-Faktor Pendukung Kemampuan Literasi Budaya Pada Anak Penghasil Produk Genteng di Desa Kembang Getaan Dukuhseti Pati Zakiyah, Nihlatiz; Fajrie, Nur; Bakhruddin, Ahmad
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i1.6594

Abstract

Literasi adalah kemampuan memahami budaya sebagai salah satu unsur masyarakat yang melaksanakan hak dan kewajiban untuk meningkatkan kualitas hidupnya dan orang lain. Literasi budaya harus diperkenalkan sejak awal karena anak harus memahami budaya, adat istiadat, kepercayaan, ras dan suku bangsa Indonesia. Hal ini dapat dibuktikan dari hasil penelitian yang dilakukan di Desa Kembang Getaan Dukuhseti Pati bahwa faktor  kemampuan literasi budaya anak penghasil produk genteng didukung oleh faktor eksternal dan internal, faktor eksternal antara lain lingkungan masyarakat, latar belakang keluarga, intensitas kekuatan dari stimulus. Sedangkan faktor internal didukung oleh pengalam dan minat informan. Masing-masing faktor memiliki peran tersendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor pendukung kemampuan literasi budaya dalam masyarakat penghasil produk genteng. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian etnografi. Adapun langkah-langkah dalam penelitian etnografi yaitu mengorganisir file, membaca keseluruhan informasi dan memberi kode, menguraikan peristiwa yang diteliti, menginterpretasi penemuan dan menyajikan presentasi variative berupa table. Dengan menggunakan Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi yang terdiri dari 11 orang diantaranya satu kepala desa sebagai informan kunci, lima anak penghasil produk genteng dan lima penghasil produk genteng. Dari kedua faktor tersebut peneliti dapat menyimpulkan peran yang besar adalah masyarakat dimana kedua faktor tersebut didukung oleh masyarakat sekitar.

Page 95 of 118 | Total Record : 1180