CIVITAS (JURNAL PEMBELAJARAN DAN ILMU CIVIC)
CIVITAS : Jurnal Pembelajaran dan Ilmu Civic terbit 2 (dua) kali setahun pada bulan Maret dan September, berisi tulisan/artikel hasil pemikiran dan hasil penelitian yang ditulis oleh para pakar, ilmuwan, praktisi, pengkaji, dosen dan mahaiswa dalam disiplin ilmu kependidikan dan pembelajaran serta ilmu civic umumnya. CIVITAS : Jurnal Pembelajaran dan Ilmu Civic diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan PKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Labuhan Batu. Dewan Editor menerima tulisan terpilih berupa hasil penelitian, review atau artikel bidang pendidikan, pembelajaran dan sains yang sudah diringkas untuk dipertimbangkan pemuatannya, dengan frekuensi terbit secara berkala 2 (dua) kali setahun. Naskah disampaikan ke dewan editor paling lambat dua bulan sebelum penerbitan atau akhir bulan Januari dan Juli pada setiap tahunnya. Naskah yang dimuat merupakan pandangan dari penulis, Dewan Editor hanya menyunting naskah sesuai format dan aturan yang berlaku tanpa mengubah substansi naskah.
Articles
10 Documents
Search results for
, issue
"Vol 8, No 1 (2022)"
:
10 Documents
clear
Minat Baca dan Minat Berkunjung Mahasiswa ke Perpustakaan T.P 2021/2022
Muhammad Khoirul Ritonga;
Toni Toni;
Siti Zahara;
Fitri Yani;
Nadia Nadia
CIVITAS (JURNAL PEMBELAJARAN DAN ILMU CIVIC) Vol 8, No 1 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Labuhanbatu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36987/civitas.v8i1.3538
Perpustakaan perguruan tinggi merupakan lembaga yang dapat dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan informasi sivitas akademika yang bersangkutan, melalui fungsinya memberikan layanan informasi, penyediaan sarana prasarana dan bahan pustaka serta menyimpan dan melestarikannya untuk berbagai kepentingan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi minat baca mahasiswa serta minat mahasiswa berkunjung ke perpustakaan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, dengan jumlah populasi penelitian sebanyak 413 orang. Penarikan sampel dilakukan dengan menggunakan rumus slovin, sehingga didapatkan jumlah sampel dalam penelitian ini yakni 81 mahasiswa. Pengumpulan data dalam penelitian dilakukan dengan menggunakan metode kuisoner, dengan instrumen penelitia berupa 10 pertanyaan dengan jawaban setuju dan tidak setuju. Data yang diperoleh dalam penelitian kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis secara deskriptif kuantitatif dengan menggunakan bentuk tabulasi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat baca serta minat kunjungan mahasiswa ke perpustakaan masih tergolong rendah, hal ini ditunjukkan dari pernyataan mahasiswa yang lebih memilih untuk mencari sumber bacaan di internet dibandingkan mencari dari buku. Peningkatan jumlah minat baca serta minat kunjungan mahasiswa ke perpustakaan dapat dilakukan dengan meningkatkan pelayanan serta kelengkapan buku di perpustakaan.
PERBANDINGAN METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH DENGAN HASIL BELAJAR SISWA TIPE SCRABLE KELAS Vlll SMP KUALUH SELATAN
Siti Zahara Saragih;
Lily Rohanita Hasibuan;
Indah Fitria Rahma;
Rahmi Nazliah;
Khairul Azhar
CIVITAS (JURNAL PEMBELAJARAN DAN ILMU CIVIC) Vol 8, No 1 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Labuhanbatu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36987/civitas.v8i1.3543
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan hasil belajar siswa hasil belajar dalam penerapan metode pembelajaran Make a match dengan metode Scramble pada materi Ekskresi Sistem. Rancangan penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen kelompok desain dengan desain kelompok eksperimen pretest-posttest design. Dalam kelas eksperimen I yang pembelajarannya menggunakan Make a match dengan metode skor rata-rata hasil belajar siswa adalah 63,56 dan peningkatan skor rata-rata hasil belajar siswa adalah 90,04. Di kelas 2 eksperimental, yang diajarkan menggunakan dengan metode Scramble, skor rata-rata hasil belajar siswa hasil adalah 50,92 dan peningkatan skor rata-rata adalah 94.60. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pada siswa hasil belajar antara eksperimen 1kelas th dan eksperimental 2 kelas th.
IMPELEMENTASI PASAL 27 AYAT 3 TENTANG PENGHINAAN DAN PENCEMARAN NAMA BAIK UNDANG-UNDANG NOMOR 11 TAHUN 2008 TENTANG INFORMASI DAN TRANSAKSI ELEKTRONIK
Abdul Hakim;
Risdalina Risdalina
CIVITAS (JURNAL PEMBELAJARAN DAN ILMU CIVIC) Vol 8, No 1 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Labuhanbatu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36987/civitas.v8i1.3503
Abstrak - Permasalahan penelitian ini adalah: Pertama, tentang impelementasi pasal 27 Ayat 3 tentang penghinaan dan pencemaran nama baik Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi Dan Transaksi Elektronik. Kedua, tentang batasan perbuatan yang dapat dikualifikasikan sebagai penghinaan dan pencemaran nama baik menurut pasal 27 Ayat 3 tentang penghinaan dan pencemaran nama baik Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi Dan Transaksi Elektronik. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif. Penelitian hukum ini merupakan penelitian hukum yang bersifat deskriptif. Hasil penelitian diketahui pertama, Implementasi pasal 27 ayat 3 tentang penghinaan dan pencemaran nama baik Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik diatur lebih jelas pada Surat Keputusan Bersama (SKB) antara Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, Jaksa Agung Republik Indonesia dan Kepala Kepolisian Republik Indonesia yang mengatur tentang Implementasi pasal 27 ayat 3 tentang penghinaan dan pencemaran nama baik Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Kedua, Batasan perbuatan yang dapat dikualifikasikan sebagai penghinaan dan pencemaran nama baik menurut pasal 27 Ayat 3 tentang penghinaan dan pencemaran nama baik Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi Dan Transaksi Elektronik terdapat dalam Bab XVI KUHP tentang penghinaan dan menurut Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik itu sendiri.Kata Kunci : Penghinaan dan Pencemaran Nama Baik, Cyber Crime, UU ITE
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PPKn SISWA KELAS VII SMP NEGERI 3 DOLOK SIGOMPULON KABUPATEN PADANG LAWAS UTARA 2021/2022
Risna Afni Harahap
CIVITAS (JURNAL PEMBELAJARAN DAN ILMU CIVIC) Vol 8, No 1 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Labuhanbatu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36987/civitas.v8i1.3552
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siwa kelas VII SMP Negeri 3 Dolok Sigompulon Kabupaten Apdang Lawas Utara tahun ajaran 2021/2022 pada mata pelajaran PPKN melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua (2) siklus. Setiap siklusnya terdiri dari beberapa tahapan yaitu, perencanaan, pelaksanaan tindakan, obserbasi dan refleksi. Siklus pertama mebahas materi poko Keberagaman dalam Kerangka Bhinneka Tunggal Ika. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 3 Dolok Sigompulon Kabupaten Padang Lawas Utara Tahun Ajaran 2021/2022 yang terdiri dari 20 siswa. Teknik utama dalam pengumpulan data dilakukan dengan cara tes dan observasi, sementara teknik pendukung menggunakan teknik wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII mulai dari pratindakan, siklus I dan siklus II, yaitu 40% pada tahap pratindakan meningkat menjadi 55% pada siklus I dan kembali meningkat menjadi 85% pada siklus II. Simpulan penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII SMP Negeri 3 Dolok Sigompulon.Kata Kunci : Penelitian Tindakan Kelas, Problem Based Learning (PBL), Hasil Belajar
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER PEDULI SOSIAL
Panggi Nur Adi;
Agus Anjar;
Junita Junita;
Nurhayati Nurhayati
CIVITAS (JURNAL PEMBELAJARAN DAN ILMU CIVIC) Vol 8, No 1 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Labuhanbatu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36987/civitas.v8i1.3540
Masih banyak mahasiswa yang memiliki sifat kurang peduli sosial di sekitar lingkungan masyarakat, seperti adanya teman atau orang tertimpa musibah. Hal yang pertama dilakukan bukanlah membantunya. Sebaliknya individu lebih suka sibuk mengabadikan sekelilingnya dengan memvidiokan, memotret, atau menyebarkan pada jejaring media sosial. Tujuan penelian ini adalah untuk menganalisis pengembangan kepedulian social bagi mahasiswa. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kualitatif. Sampel penelitian berjumlah 100 orang mahasiswa. Teknik yang digunakan untuk mengambil sampel yaitu total sampling, pendekatan kualitatif deskriptif. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu angket. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu lembar angket. Teknik yang digunakan untuk menganalisis data yaitu analisis deskriptif kualitatif dengan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian yaitu pertama, peduli lingkungan kampus diperoleh hasil bahwa mahasiswa tidak peduli dalam lingkungan kampus berkisar 13,10% sedangkan siswa yang peduli lingkungan kampus berupa 86,90%. Kedua, peduli lingkungan masyarakat diperoleh hasil bahwa mahasiswa tidak peduli dalam lingkungan masyarakat berkisar 14,09%, sedangkan mahaiswa yang peduli lingkungan masyarakat berupa 85,91% ,3. Peduli lingkungan keluarga diperoleh hasil bahwa mahasiswa tidak peduli dalam lingkungan keluargaberkisar 15,24 % sedangkan mahasiswa yang peduli lingkungan kampus berkisar 84,76%.Masih terdapat mahasiswa mahasiswi yang kurang peduli terhada linkungannya seperti pada lingkungan kampus dan peduli pada lingkungan keluarga maupun peduli lingkungan masyarakat.
KARAKTER RELIGIUS,TOLERANSI, DAN DISIPLIN PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA
Siti Zahara Saragih;
Rohana Rohana;
Nurhayati Nurhayati
CIVITAS (JURNAL PEMBELAJARAN DAN ILMU CIVIC) Vol 8, No 1 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Labuhanbatu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36987/civitas.v8i1.3545
Permasalahan yang terjadi saat ini yaitu rendahnya tingkat kesadaran siswa untuk memahami dan mengaplikasikan sikap religius pada kehidupan kesehariannya. Misalnya, siswa perempuan, kurangnya kesadaran untuk mengenakan jilbab ketika di luar rumah. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis pendidikan karakter religius, toleransi, serta karakter disiplin. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini yaitu 6 guru serta responden sebagai sample sebanyak 100 siswa dari 170 siswa. Metode yang digunakan untuk pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan angket. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu lembar kuesioner. Penelitian menggunakan teknik untuk menganalisis data yaitu teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendidikan karakter religius sebanyak 76% (sangat setuju) untuk menerapkan berdoa sebelum dan sesudah belajar. Perilaku siswa yang menerapkan pendidikan karakter toleransi sebanyak 47% yang merespon sangat setuju terkait dapat memaafkan kesalahan orang lain. Perilaku siswa yang menerapkan karakter disiplin sebanyak 68% yang menyatakan sangat setuju untuk menaati peraturan yang berlaku yang ada di sekolah. Dapat disimpulkan bahwa penerapan karakter religius, toleransi, dan disiplin di sekolah termasuk dalam kategori baik. Diharapkan seluruh siswa menerapkan karakter religius, toleransi, dan disiplin.
Penerapan Teknologi dan Desain IoT-LoRa pada saluran irigasi untuk meningkatkan kualitas Produk pertanian di Batu Indonesia
Junita Junita;
Rahman Arifuddin;
Dwi Arman Prasetya
CIVITAS (JURNAL PEMBELAJARAN DAN ILMU CIVIC) Vol 8, No 1 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Labuhanbatu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36987/civitas.v8i1.3536
Salah satu faktor yang menyebabkan keunggulan dalam hal kualitas tanaman adalah bagaimana merawat tanaman dengan baik dengan memberikan air yang tepat, tidak berlebihan dan tidak kurang. Kelemahan petani adalah kurangnya rutinitas dalam menyiram tanaman, ditambah dengan faktor cuaca buruk yang akan merusak tanaman dan jenis air yang digunakan untuk menyiram tanaman. Pemantauan dilakukan pada lahan pertanian di daerah aliran sungai yang menggunakan sistem irigasi. Penelitian ini memantau dan melakukan pemantauan pH air, pH tanah, dan kelembaban tanah menggunakan mikrokontroler Arduino Atmega 328p dengan LoRa 915 MHz. Otomasi berbasis internet dilakukan pada pemantauan tanaman dengan menggunakan sensor pH tanah, pH air, dan kelembaban tanah. Perangkat yang digunakan adalah Long Range Radio Frequency 915 MHz. Salah satu tumbuhan yang digunakan untuk percobaan adalah Pakcoy. Air dibedakan dengan dua wadah yang telah terintegrasi dengan LoRa 915 MHz, dan dipastikan air tersebut memiliki pH rata-rata yang dialirkan ke lahan pertanian secara otomatis. Data tersebut ditampilkan secara real-time di dalam aplikasi Server Thingspeak IoT
ANALISIS PENDIDIKAN KARAKTER, KERJA KERAS, MANDIRI, DAN TOLERANSI SISWA SD
Rohana Rohana;
Siti Zahara Siregar;
Saida Saida
CIVITAS (JURNAL PEMBELAJARAN DAN ILMU CIVIC) Vol 8, No 1 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Labuhanbatu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36987/civitas.v8i1.3541
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendidikan karakter siswa SD di Kecamatan Rantau Selatan ditinjau dari kerja keras, kemandirian, dan toleransi. Penelitian kualitatif deskriptif ini menggunakan lima orang guru SD di Kabupaten Rantau Selatan sebagai subjek dan dikumpulkan menggunakan algoritma Slovin dengan data 98 siswa SD di Kabupaten Rantau Selatan. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara , dan survei. Analisis data adalah analisis data kualitatif sesuai dengan konsep Miles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil persentase tersebut menunjukkan bahwa 88% telah menunjukkan kemampuan menerapkan karakter kerja keras dalam rangka menumbuhkan suasana persaingan yang sehat jadi, hasil persentase ini sudah cukup. dalam menerapkan etos kerja di kelas. Hasil wawancara guru menunjukkan bahwa terdapat iklim persaingan yang sehat di dalam kelas, salah satunya berupa kuis selain diskusi kelompok yang menunjukkan bahwa 88% siswa mampu menerapkan pernyataan tanggung jawab atas tindakannya, dan persentase hasil menunjukkan bahwa karakter mandiri dapat diterapkan di kelas. Hasil persentase karakter toleransi menunjukkan bahwa 85% siswa SD di kabupaten Rantau Selatan menerapkan pernyataan mampu memaafkan kesalahan orang lain. Wawancara dengan guru mengungkapkan bahwa dalam hal ini guru selalu mengajarkan siswa untuk saling memaafkan.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PPKN DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA POWERPOINT DI KELAS VIII SMP NEGERI 1 MARBAU T.P 2021/2022
budi winata hasibuan
CIVITAS (JURNAL PEMBELAJARAN DAN ILMU CIVIC) Vol 8, No 1 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Labuhanbatu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36987/civitas.v1i1.3235
ABSTRAK Penelitian ini berlatar belakang rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran PPKN Diketahui bahwa para siswa memiliki nilai ulangan harian yang tidak mencapai nilai KKM yang telah ditentukan. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan hasil belajar siswa selama proses pembelajaran PPKN dengan menerapkan penggunaan media power point .Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas yang menggunakan pendekatan penelitian deskriptif kualitatif. Dilakukan melalui dua siklus dan setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan dan pengamatan, refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII-2 yang berjumlah 28 siswa .Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi dan tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkkan bahwa selama pembelajaran mengalami peningkatan dengan persentase ketuntasan 64% pada siklus I dan 86% pada siklus II. Jenis penelitian yang digunakan yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang dilakukan sebanyak dua siklus. Setiap siklus dilaksanakan selama 2 kali pertemuan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi, tes dan respon siswa. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase pelaksanaan pembelajaran pada aktivitas guru pada siklus I memperoleh 69 % dan siklus II memperoleh 88 %.pada aktivitas siswa juga mengalami peningkatan dari 75% di siklus I dan 93% di siklus II. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran dengan menggunakan media power point dapat meningkatkan hasil belajar PPKN siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Marbau Kecamatan Marbau Tahun pelajaran 2021/2022.Kata Kunci :PPKN, Media Power Point, Hasil Belajar Siswa.
GAMBARAN UMUM PEMBERIAN DISPENSASI NIKAH BAGI ANAK DI BAWAH UMUR ( STUDI PENETAPAN PENGADILAN AGAMA RANTAUPRAPAT NOMOR 62/PDT.P/2017/PA.RAP)
Toni Toni;
Muhammad Khairul Ritonga;
Agus Anjar;
Siska Wahyuni
CIVITAS (JURNAL PEMBELAJARAN DAN ILMU CIVIC) Vol 8, No 1 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Labuhanbatu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36987/civitas.v8i1.3542
Menikah adalah sesuatu yang diperintahkan oleh Allah SWT dan Rasul, yang di dalamnya terdapat hikmah, antara lain mampu mendatangkan ketentraman batin dan mencegah manusia dari maksiat. Perkawinan di bawah umur memerlukan permohonan dispensasi yang diajukan oleh pemohon/orang tua untuk syarat perkawinan yang sah dan didukung dengan bukti permohonan yang rasional untuk meyakinkan hakim dalam memberikan pertimbangan terhadap putusan Pengadilan Agama. Penelitian ini didasarkan pada penelitian hukum normatif studi kasus dengan mengkaji Putusan Pengadilan Agama Rantauprapat Nomor 62/Pdt.P/2017/PA.Rap. Jenis penelitian kualitatif. Hasil pembahasan dispensasi anak di bawah umur memiliki dasar bahwa mereka boleh menikah sesuai dengan Pasal 7 ayat (1) UU No. 1 tahun 1974 menyatakan " Perkawinan hanya diperbolehkan jika pihak laki-laki telah mencapai usia 19 (sembilan belas) tahun dan pihak wanita telah mencapai usia 16 (enam belas) tahun. Namun dalam ketentuan ayat (2) UU No.1 Tahun 1974 disebutkan “Dalam hal terjadi penyimpangan dari ayat (1) pasal ini, dapat dimintakan dispensasi kepada Pengadilan atau pejabat lain yang ditunjuk baik oleh laki-laki maupun perempuan. Dispensasi terhadap anak di bawah umur dapat diajukan ke Pengadilan Agama atas dasar dalil yang kuat semata-mata untuk menjadikan perkawinan sebagai hubungan yang harmonis demi kelangsungan hidup rumah tangga. dispensasi anak di bawah umur, sesuai dengan pedoman peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dispensasi anak di bawah umur dapat diajukan ke Pengadilan Agama atas dasar argumentasi yang kuat semata-mata untuk menjadikan perkawinan sebagai hubungan yang harmonis dalam kelangsungan hidup rumah tangga. Dalam pertimbangannya, hakim telah tepat dan benar dalam memberikan putusan penetapan dispensasi anak di bawah umur, sesuai dengan pedoman peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dispensasi anak di bawah umur dapat diajukan ke Pengadilan Agama atas dasar argumentasi yang kuat semata-mata untuk menjadikan perkawinan sebagai hubungan yang harmonis dalam kelangsungan hidup rumah tangga. Dalam pertimbangannya, hakim telah tepat dan benar dalam memberikan putusan penetapan dispensasi anak di bawah umur, sesuai dengan pedoman peraturan perundang-undangan yang berlaku.