cover
Contact Name
Hernita Pasongli
Contact Email
pangea@unkhair.ac.id
Phone
+62 852-6080-9368
Journal Mail Official
pangea@unkhair.ac.id
Editorial Address
http://ejournal.unkhair.ac.id/index.php/pangea/about/editorialTeam
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
Pangea : Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi
Published by Universitas Khairun
ISSN : 23551674     EISSN : 27163121     DOI : -
Core Subject : Science, Social,
Pangea merupakan media informasi para akademisi dan peneliti yang menggeluti dan memiliki topik yang berlatar belakang keilmuan geografi maupun pendidikan geografi dan berisikan artikel - artikle hasil penelitian, kajian teori dan esensi pustaka mengenai keilmuan geografi maupun pendidikan geografi sebagai inovasi pembelajarannya.
Articles 96 Documents
Analisis Persebaran Tingkat Bahaya Erosi dan Evaluasi Kemampuan Lahan di Kebun Teh Wonosari, Kecamatan Lawang Indriana, Jovanka Diva; Sari, Yuli Ifana
Pangea : Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi Vol 7, No 2 (2025): Pangea: Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pangea.v7i2.11207

Abstract

Erosi tanah merupakan salah satu bentuk degradasi lahan yang sering terjadi pada kawasan perkebunan dataran tinggi akibat intensitas hujan tinggi, kondisi lereng curam, dan karakteristik tanah yang mudah tererosi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat bahaya erosi, mengevaluasi kemampuan lahan, serta menganalisis hubungan keduanya sebagai dasar rekomendasi pengelolaan lahan di Kebun Teh Wonosari, Kecamatan Lawang. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, serta analisis data sekunder. Hasil pengamatan menunjukkan variasi tingkat bahaya erosi pada setiap titik penelitian, dipengaruhi oleh perbedaan tekstur tanah, kedalaman tanah, kemiringan lereng, dan kerapatan vegetasi. Klasifikasi kemampuan lahan menggunakan sistem USDA menunjukkan bahwa Titik 3 termasuk kelas kemampuan lahan III, Titik 1 kelas IV, dan titik 2 kelas VI dengan tingkat pembatas meningkat sejalan dengan kerentanan erosi. Temuan ini menegaskan bahwa karakteristik biofisik lahan sangat menentukan tingkat kestabilan tanah dan risiko erosi. Temuan ini menegaskan bahwa karakteristik biofisik lahan sangat menentukan tingkat kestabilan tanah dan risiko erosi. Oleh karena itu, penerapan teknik konservasi tanah perlu diperkuat, khususnya pada area dengan kemiringan curam dan tekstur tanah berpasir untuk menjaga produktivitas dan keberlanjutan perkebunan teh.
Karakteristik Sosial Ekonomi Masyarakat Dufa-Dufa Kusrini, Kusrini; Jumaris, Jumaris
Pangea : Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi Vol 7, No 2 (2025): Pangea: Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pangea.v7i2.11241

Abstract

Kelurahan Dufa-Dufa merupakan salah satu kota yang secara administrasi masuk di Kecamatan Ternate Utara. Perkembangan sosial ekonomi masyarakat Dufa-Dufa kecenderunganya meningkat dilihat dari keanekaragaman aktivitas ekonomi masyarakatnya. Jenis sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive random sampling. Berdasarkan hasil analisis menunjukan bahwa mata pencaharian masyarakat di Kelurahan Dufa-Dufa terbagi atas nelayan (39%), pedagang (25%), wiraswata (19%) dan PNS (15%) sedangkan dari tingkat kesejateraan masuk dalam kategori Sejahtera dan prasejahtera.
Dampak Migrasi Penduduk Bugis-Makassar Terhadap Akulturasi Sosial Dan Budaya Di Kota Ternate Umawaitina, Rofita; Agustang, Andi Tenri Pada; Sasmita, Anggit
Pangea : Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi Vol 7, No 2 (2025): Pangea: Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pangea.v7i2.11208

Abstract

Migrasi penduduk merupakan fenomena yang tidak terpisahkan dari dinamika sosial dan ekonomi suatu wilayah. Di Indonesia, proses migrasi telah berlangsung sejak lama, baik secara internal antar daerah maupun ke luar negeri. Kota Ternate, sebagai salah satu pusat perdagangan di wilayah timur Indonesia, telah menjadi magnet bagi para migran. Letaknya yang strategis di jalur perdagangan rempah-rempah dan perannya sebagai pusat pemerintahan Kesultanan Ternate menjadikan kota ini memiliki daya tarik tersendiri. Seiring berjalannya waktu, komunitas Bugis-Makassar di Ternate tidak hanya berkontribusi dalam sektor ekonomi, tetapi juga membawa pengaruh besar terhadap kehidupan sosial dan budaya masyarakat setempat Selain itu, migrasi juga berdampak pada struktur ekonomi lokal. Teknik yang akan digunakan dalam menentukan informan ialah menggunakan teknik purposive sampling.  Teknik ini dilakukan dengan menentukan terget informan dengan ciri-ciri yang sesuai dengan tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui dampak migrasi orang Bugis Makassar yang tergolong dan terlibat aktif dalam Kelompok KKSS (Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan) di Kota Ternate. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunitas Bugis-Makassar memiliki tingkat partisipasi sosial yang tinggi. Mereka aktif dalam kegiatan keagamaan, sosial, dan budaya lokal. Interaksi sosial berlangsung dalam suasana saling menghormati dan kolaboratif. Komunitas Bugis-Makassar menunjukkan tingkat integrasi sosial yang tinggi dengan masyarakat lokal. Mereka aktif dalam kegiatan keagamaan seperti pengajian, Maulid Nabi, dan kegiatan sosial seperti gotong royong dan bantuan bencana. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan bahwa melalui pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode deskripsif, dapat disimpulkan migrasi orang Bugis-Makassar ke Kota Ternate memberikan dampak yang signifikan terhadap proses akulturasi sosial dan budaya masyarakat setempat.  Secara keseluruhan, migrasi orang Bugis-Makassar ke Kota Ternate tidak hanya membawa perubahan demografis, tetapi juga memperkaya kehidupan sosial dan budaya masyarakat lokal melalui proses akulturasi yang berlangsung secara dinamis dan konstruktif.
Analisis Kualitas Butir Soal Geografi Kelas X Materi Peta, Inderaja, Dan SIG Putri, Intan Ivana; Yudha, Dwiky Dirga; Amadia, Amina Lufi; Rizky, Irfan Yazid Nur; Ruhimat, Mamat; Logayah, Dina Siti; Pratiwi, Tyas
Pangea : Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi Vol 7, No 2 (2025): Pangea: Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pangea.v7i2.11210

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas butir soal Geografi pada materi Peta, Penginderaan Jauh, dan Sistem Informasi Geografis (SIG) agar layak digunakan dalam proses pembelajaran. Data yang digunakan berupa hasil pekerjaan soal pilihan ganda yang disebarkan kepada siswa kelas X Sekolah Menengah Atas melalui Google Forms. Data dianalisis dengan teknik deskriptif kuantitatif menggunakan bantuan Microsoft Excel. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: 1) Uji validitas menunjukkan 17 butir soal berada dalam kategori valid dan layak digunakan; 2) Uji reliabilitas menunjukkan tingkat kepercayaan soal cukup tinggi; 3) Uji tingkat kesukaran menunjukkan terdapat 5 soal dengan tingkat kesukaran sedang; 4) Uji daya beda menunjukkan 12 soal memiliki daya pembeda baik; dan 5) Uji efektivitas pengecoh menunjukkan 2 soal memiliki pengecoh yang berfungsi secara efektif. Dengan demikian, sebagian besar butir soal layak digunakan sebagai instrumen evaluasi pembelajaran Geografi pada materi tersebut.
Peranan Geografi dalam Identifikasi Potensi Sumber Daya dan Pusat Pertumbuhan Lokal di Tasikmalaya Putri, Mila Aulia; Zahra, Ardiyanti; Azka, Raisa Aulia; Fadjarajani, Siti; Darmawan, Cahya
Pangea : Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi Vol 7, No 2 (2025): Pangea: Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pangea.v7i2.11211

Abstract

Pengembangan wilayah Tasikmalaya menghadapi tantangan berupa pemanfaatan potensi lokal yang belum optimal, keterbatasan infrastruktur, dan perencanaan tata ruang yang kurang terintegrasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran geografi dalam mengidentifikasi potensi sumber daya serta menentukan pusat pertumbuhan lokal melalui kajian literatur. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan menelaah teori pusat pertumbuhan, teori tempat sentral, teori basis ekonomi, serta berbagai penelitian mengenai potensi geografis, sosial ekonomi, dan infrastruktur wilayah Tasikmalaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tasikmalaya memiliki potensi fisik berupa air terjun, danau, pesisir, dan kondisi agroklimat, serta potensi sosial ekonomi yang mencakup industri kreatif, usaha masyarakat, perikanan, dan komoditas perkebunan. Temuan lain memperlihatkan bahwa penentuan pusat pertumbuhan dipengaruhi oleh konektivitas, ketersediaan fasilitas, kapasitas sumber daya manusia, serta kebijakan spasial yang mendukung pembangunan berkelanjutan. Kajian ini menghasilkan model konseptual pertumbuhan lokal yang memadukan potensi wilayah, aktor pembangunan, dan arah kebijakan sebagai dasar perencanaan strategis. Kesimpulannya, pendekatan geografis berperan penting dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang terarah, adaptif, dan berbasis potensi lokal guna memperkuat pusat pertumbuhan di Tasikmalaya.
Strategi Integrasi Materi Keanekaragaman Flora dan Fauna dalam Pembelajaran Geografi: Studi Implementasi Kurikulum Merdeka di SMA Daeli, Evangeline Renata; Sari, Yuli Ifana
Pangea : Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi Vol 7, No 2 (2025): Pangea: Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pangea.v7i2.11212

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap pola-pola pembelajaran yang diterapkan oleh pengajar, mengevaluasi efektivitas metode pembelajaran dalam mengintegrasikan materi mengenai keanekaragaman flora dan fauna, serta merancang alternatif strategi yang dapat memperdalam pemahaman siswa di bidang Geografi di SMA Kristen Setia Budi Malang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Informasi dikumpulkan melalui observasi proses pembelajaran, wawancara dengan guru geografi, analisis dokumen Alur Tujuan Pembelajaran, serta kuesioner yang diisi oleh siswa. Temuan menunjukkan bahwa proses pembelajaran berlangsung cukup baik dari segi perencanaan dan implementasi. Para guru secara konsisten menerapkan model Discovery Learning, memanfaatkan media visual, dan menghubungkan materi pelajaran dengan konteks lingkungan setempat, yang berkontribusi pada meningkatnya partisipasi serta pemahaman siswa. Rata-rata skor tanggapan siswa yang mencapai 4,59 mengonfirmasi efektivitas metode pembelajaran yang diterapkan. Meski demikian, terdapat ketidaksesuaian antara rencana dan penilaian yang dilakukan, karena penilaian autentik yang direncanakan dalam ATP belum dilaksanakan. Hal ini mengakibatkan kemampuan analitis dan evaluatif siswa tidak terukur secara maksimal. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan penilaian autentik berbasis proyek, pemanfaatan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar, serta penerapan strategi kolaboratif untuk memperkuat pemahaman siswa secara komprehensif dan menyelaraskan proses pembelajaran dengan prinsip-prinsip Kurikulum Merdeka.

Page 10 of 10 | Total Record : 96