cover
Contact Name
Hernita Pasongli
Contact Email
pangea@unkhair.ac.id
Phone
+62 852-6080-9368
Journal Mail Official
pangea@unkhair.ac.id
Editorial Address
http://ejournal.unkhair.ac.id/index.php/pangea/about/editorialTeam
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
Pangea : Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi
Published by Universitas Khairun
ISSN : 23551674     EISSN : 27163121     DOI : -
Core Subject : Science, Social,
Pangea merupakan media informasi para akademisi dan peneliti yang menggeluti dan memiliki topik yang berlatar belakang keilmuan geografi maupun pendidikan geografi dan berisikan artikel - artikle hasil penelitian, kajian teori dan esensi pustaka mengenai keilmuan geografi maupun pendidikan geografi sebagai inovasi pembelajarannya.
Articles 96 Documents
Peranan Ibu Rumah Tangga Dalam Meningkatkan Perekonomian Keluarga Melalui Olahan Singkong (Manihot Esculenta) Di Kelurahan Jaya Kecamatan Tidore Utara Tidore Kepulauan Tosafu, Hasna; Amelia, Risky Nuri; Marthinu, Eva; Ummah, Kuntum Chairum; Samili, Asnita Ode
Pangea : Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi Vol 7, No 1 (2025): Vol 7, No 1 (2025): Pangea: Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geogr
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pangea.v7i1.10280

Abstract

Indonesia terkenal dengan keanekaragaman bahan pangan, salah satunya ubi kayu yang terdapat di Maluku Utara. Ubi kayu bisa diolah salah satunya menjadi sagu lempeng dan memiliki cita rasa yang khas. Kelurahan Jaya juga memiliki olahan ubi kayu yaitu berupa sagu lempeng. Sagu lempeng di daerah ini memiliki varian berbeda dengan sagu lempeng di daerah lain. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran ibu rumah tangga dalam meningkatkan perekonomian keluarga melalui usaha sagu lempeng di Kelurahan Jaya, Tidore Utara, Kota Tidore Kepulauan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dan jumlah responden 10 orang dengan kriteria sudah berpengalaman memproduksi sagu lebih kurang selama 3 tahun. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara. Hasil penelitian menunjukan bahwa peranan ibu rumah tangga melalui usaha sagu lempeng di Kelurahan Jaya, mampu meningkatkan pendapatan keluarga dan digunakan untuk kebutuhan keluarga.
Analisis Potensi Keanekaragaman Flora Pasca Proses Pertambangan Pasir Bukit Sepuluh Ribu di Kelurahan Cipari Kecamatan Mangkubumi Kota Tasikmalaya Desiani, Alya
Pangea : Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi Vol 7, No 1 (2025): Vol 7, No 1 (2025): Pangea: Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geogr
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pangea.v7i1.10362

Abstract

Keanekaragaman flora di kawasan Bukit Sepuluh Ribu, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, pasca aktivitas pertambangan pasir. Permasalahan utama adalah bagaimana kondisi keanekaragaman flora setelah proses pertambangan dan spesies apa saja yang mampu bertahan serta berperan dalam pemulihan ekosistem. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis keberadaan dan pemanfaatan flora pada lahan pasca tambang guna mendukung upaya rehabilitasi lingkungan. Metode yang digunakan berupa pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara dengan masyarakat sekitar, dan dokumentasi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terjadi degradasi lingkungan, terdapat berbagai jenis flora pionir dan tanaman yang memiliki nilai ekologis dan ekonomi seperti pisang, petai, murbei, serta tanaman obat dan penahan erosi. Flora ini berperan penting dalam proses restorasi habitat dan memberikan manfaat bagi masyarakat lokal. Kesimpulannya, kawasan pasca tambang Bukit Sepuluh Ribu masih memiliki potensi keanekaragaman flora yang dapat dimanfaatkan sebagai dasar pengembangan program rehabilitasi ekologis yang berkelanjutan.
Pengaruh Lingkungan Sekolah Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas XI Pada Mata Pelajaran Geografi Di SMA Negeri 4 Halmahera Timur Sahni, Irfandi; Robo, Tamrin; Agustang, Andi Tenri Pada; Sufia, Rohana
Pangea : Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi Vol 7, No 1 (2025): Vol 7, No 1 (2025): Pangea: Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geogr
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pangea.v7i1.10284

Abstract

Lingkungan sekolah sangatlah berpengaruh terhadap sebuah proses pembelajaran bagi peserta didik. Tujuan penelitian ini yaitu, untuk mengetahui Apakah lingkungan sekolah (X) berpengaruh terhadap hasil belajar (Y) Geografi siswa kelas XI di SMA Negeri 4 Halmahera Timur. Tempat dan Waktu Penelitian terletak di Desa Nusa Jaya, Kecamatan Wasile Selatan, Kabupaten Halmahera Timur dan waktu penelitian pada bulan Juli 2024 sampai selesai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Penelitian termasuk dalam penelitian Causal research (penelitian korelasi) yaitu suatu penelitian yang melibatkan tindakan pengumpulan data guna menentukan, apakah ada hubungan dan tingkat hubungan antara dua variabel atau lebih. Populasi dalam penelitian ini adalah kelas XI IPS 1 dan XI IPS 2 dengan jumlah siswa sebanyak 60 peserta didik dari dua kelas. Sampel penelitiannya merupakan penelitian populasi karena jumlah populasi kurang dari 100 populasi. Variabel penelitian yaitu 1. Variabel Independent (X) yaitu, Lingkungan Sekolah 2. Variabel Dependent (Y) yaitu, Hasil Belajar Peserta Didik. Teknik pengumpulan data yang dilakukan ialah menggunakan angket/kuesioner dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu teknik analisis korelasi. Hasil analisis penelitian yaitu menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara lingkungan sekolah terhadap hasil belajar peserta didik kelas XI IPS pada pembelajaran Geografi di SMA Negeri 4 Halmahera Timur. Pengaruh yang kuat ini dapat ditunjukkan dari hasil inferensial dengan menggunakan program SPSS, dengan nilai 0,99 yang berdasarkan pada pedoman tabel intrepretasi koefisien korelasi menyatakan angka 0,80-1,00 tergolong kategori sangat kuat dan 0,99 berada diantara 0,80-1,00 sehingga tingkat hubungan antara lingkungan sekolah terhadap hasil belajar tergolong sangat kuat dengan tingkat signifikan sebesar 53,440 yang apabila mengacu pada aturan bahwa jika t-hitung t-tabel maka pengaruh signifikan kuat dengan t-tabel sebesar 1,671 pada taraf kesalahan 5% maka t-hitung t-tabel dengan nilai 53,440 1,671.
Pola Spasial Temporal Pengolahan Air Limbah Domestik di Kawasan Perkotaan Kabupaten Purwakarta (2021-2025) Aris, Noval; Ramadhani, Anisa Nabila Rizki; Suhali, Asep
Pangea : Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi Vol 7, No 1 (2025): Vol 7, No 1 (2025): Pangea: Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geogr
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pangea.v7i1.10363

Abstract

Pembangunan sistem sanitasi yang merata dan berkelanjutan merupakan komponen penting dalam pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs), khususnya dalam hal penyediaan layanan air bersih dan sanitasi layak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola spasial-temporal pembangunan Sistem Pengolahan Air Limbah Domestik Setempat (SPALD-S) di Kabupaten Purwakarta selama periode 2021 hingga 2025. Metode yang digunakan adalah analisis peta tematik dan analisis hot spot (Getis-Ord Gi*) untuk mengidentifikasi wilayah dengan konsentrasi intervensi pembangunan yang signifikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembangunan SPALD-S dilakukan secara bertahap dengan prioritas awal pada wilayah perkotaan dan pusat kegiatan penduduk. Seiring waktu, pembangunan meluas ke wilayah perdesaan dengan karakteristik topografi yang lebih kompleks. Pemetaan hot spot menunjukkan bahwa pada awal periode, kecamatan seperti Purwakarta dan Bungursari merupakan area prioritas, sedangkan kecamatan seperti Sukasari dan Kiarapedes cenderung menjadi cold spot hingga tahun 2025. Temuan ini menegaskan adanya dinamika spasial dalam distribusi pembangunan yang mencerminkan kebutuhan lokal dan kesiapan wilayah. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan data spasial secara lebih intensif dalam perencanaan sanitasi serta peningkatan kolaborasi antar sektor, termasuk pemberdayaan masyarakat untuk menjaga keberlanjutan sistem SPALD-S. Pendekatan spasial-temporal terbukti efektif dalam mengevaluasi dan merancang pembangunan infrastruktur sanitasi yang inklusif dan berkeadilan.
Strategi Pengembangan Objek Wisata Tanjung Koropon Sebagai Daerah Tujuan Wisata di Desa Mabapura Kabupaten Halmahera Timur Kiana, Safitra M; Adjam, Syarifuddin; Sasmita, Anggit
Pangea : Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi Vol 7, No 1 (2025): Vol 7, No 1 (2025): Pangea: Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geogr
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pangea.v7i1.10285

Abstract

Desa Mabapura menjadi salah satu desa yang masuk dalam wilayah ring 1 aktivitas industri di Halmahera Timur. Hal ini mengakibatkan aktivitas masyarakat juga semakin padat dan meningkat. Berbagai kebutuhan juga pastinya meningkat dalam hal ini adalah kebutuhan makan dan minum, istirahat, kebutuhan rekreasi, dan kebutuhan lainnya. Hal ini yang menjadi dorongan kuat masyarakat dalam mengembangkan objek wisata Tanjung Koropon yang sangat penting untuk kebutuhan rekreasi. Permasalahan dari penelitian ini adalah proses pengembangan objek wisata yang belum masuk dalam kategori wisata yang populer dan produktif, dikarenakan proses pengembangan yang belum matang dengan cara-cara yang baik dan benar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis strategi pengembangan objek wisata Tanjung Koropon melalui Pemerintah dan masyarakat Desa Mabapura, Kabupaten Halmahera Timur. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Teknik yang dilakukan dengan cara wawancara dan dokumentasi. Partisipan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pemerintah desa dan masyarakat di desa Mabapura. Teknik pengolahan data dalam penelitian ini menggunakan Analisis SWOT (SWOT Analisys). Hasil penelitian menunjukan bahwa objek wisata Tanjung Koropon di desa Mabapura Kabupaten Halmahera Timur berpotensi untuk dikembangkan berdasarkan matrix SWOT. Strategi yang sesuai untuk mengembangkan objek wisata Tanjung Koropon adalah strategi SO yaitu mengambil peluang dan kekuatan yang ada pada objek wisata Tanjung Koropon. 
Tinjauan Perilaku Pedagang dalam Penanganan Sampah di Pasar Inpres Waiwerang Kecamatan Adonara Timur Kabupaten Flores Timur Tahun 2023 Watowutung, Rahmi Yati; Wulakada, Hamza H.; Sunimbar, Sunimbar
Pangea : Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi Vol 5, No 2 (2023): Pangea: Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pangea.v5i2.6920

Abstract

Tujuan penelitian ini yakni, 1) untuk mengetahui perilaku pedagang dalam penanganan sampah yang ditinjau dari faktor predisposisi,  2) untuk mengetahui perilaku pedagang dalam penanganan sampah yang ditinjau dari faktor pemungkin dan 3) untuk mengetahui perilaku pedagang dalam penanganan sampah yang ditinjau dari faktor penguat di pasar Inpres Waiwerang Kecamatan Adonara Timur Tahun 2023. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, dimana jenis penelitian ini yang syarat dengan nuansa angka - angka dalam teknik pengumpulan data di lapangan. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Hasil penelitian mengenai perilaku pedagang dalam penanganan sampah di pasar Inpres Waiwerang Kecamatan Adonara Timur Kabupaten Flores Timur Tahun 2023 menyatakan bahwa (1) di tinjau dari faktor  predisposing,  berdasarkan tiga parameter yaitu pengetahuan masuk dalam kategori tidak baik dengan persentase 72,05%, sikap masuk dalam kategori baik dengan persentase 52,94%, dan tindakan pedagang dalam penanganan sampah masuk dalam kategori tidak baik dengan persentase 63,97%. (2) ditinjau dari  faktor kemungkinan (enabling factor) pedagang pasar Inpres Waiwerang dalam penanganan sampah masuk dalam kategori tidak baik dengan persetan 66,18%. (3) ditinjau dari faktor penguat (reinfoching factor) pedagang pasar Inpres dalam penanganan sampah masuk dalam kategori tidak baik dengan persentase 50,74%.
Pengaruh Project Based Learning Terhadap Aktivitas Belajar Siswa Mata Pelajaran Geografi Kelas XI IPS 1 SMA Bina Karya Kabupaten Halmahera Selatan Abu, Nurwahida; Amelia, Risky Nuri; Samili, Asnita Ode
Pangea : Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi Vol 5, No 1 (2023): Pangea: Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pangea.v5i1.6761

Abstract

Project based learning merupakan model pembelajaran yang menggunakan proyek atau kegiatan sebagai media untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa pada mata pelajaran geografi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peningkatan aktivitas belajar siswa pada mata pelajaran geografi Kelas XI IPS 1 SMA Bina Karya Halmahera Selatan. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPS 1 SMA Bina Karya Halmahera Selatan tahun ajaran 2022/2023 yang terdiri dari 23 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi aktivitas guru dan aktivitas siswa dan rubrik tingkat kreativitas siswa dengan menggunakan analisis rumus persentase. Berdasarkan hasil analisis data yang diperoleh kreativitas siswa dari siklus I dan II dengan menerapkan model project based learning diperoleh nilai presentase siklus I skor 36,96% dengan kriteria cukup baik dan pada siklus II skor 65,00% dengan kriteria baik aktivitas guru pada siklus I presentase sebesar 80,00% dengan kriteria baik dan meningkat pada siklus II skor 98,00% dengan kriteria sangat baik. Dari pengolahan tingkat dan terjadi perbedaan disetiap siklus pembelajaran, Artinya terdapat peningkatkatan tingkat kreativitas siswa dengan penerapan model project-based learning (PBL) dari sebelumnya.
Analisis Potensi Sumber Daya Wilayah Pantai Baron Sebagai Destinasi Wisata Pantai Selatan Salsabila, Viona; Qurroti’Aini, Mabdiyah
Pangea : Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi Vol 6, No 2 (2024): Pangea: Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pangea.v6i2.9474

Abstract

Pantai Baron di Gunungkidul memiliki potensi sebagai destinasi wisata pantai selatan dengan karakteristik unik seperti bentuk lahan hasil proses marin, fluvial, serta material vulkanik dan karst. Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi sumber daya alam Pantai Baron untuk pengembangan wisata pantai berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi lapangan dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan potensi sumber daya alam seperti perbedaan warna pasir, gua kapur, dan keragaman bentuk lahan. Namun, terdapat permasalahan pengelolaan sampah yang harus ditangani. Rekomendasi diberikan untuk optimalisasi potensi sumber daya alam, peningkatan fasilitas, dan kampanye lingkungan guna menjaga kelestarian Pantai Baron.
Pemanfaatan Air Tanah (Sumur Gali) dan Kualitasnya Untuk Keperluan Air Minum di Desa Oelnasi Kecamatan Kupang Tengah Kabupaten Kupang Ripo, Maria Karmelia; Sunimbar, Sunimbar; Hasan, Muhammad Husain
Pangea : Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi Vol 5, No 2 (2023): Pangea: Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui Pemanfatan Air Tanah Sumur Gali Di Desa Oelnasi Kecamatan Kupang Tengah Kabupaten Kupang, (2) mengetahui Kualitas Parameter Fisika (Suhu, Bau, Rasa, Warna, Kekeruhan, dan TDS) serta Kelayakannya Sebagai Keperluan Air Minum Di Desa Oelansi Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang. Penelitian ini merupakan penelitian Survei deskriptif kuantitaif. Teknik pengumpulan data yaitu, observasi, pengukuran di lapangan, wawancara, dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisisdata deskriptif kuantitatif (data numerik) melalui tahap pengolahan data dan kesimpulan. Hasil penelitian sebagai berikut : (1) Masyarakat desa Oelnasi memanfaatkan air sumur gali untuk keperluan air bersih setiap harinya untuk: minum, MCK, memasak, membersihkan rumah, menyiram tanaman, cuci motor, cuci pakaian. Hasil penelitian menunjukan bahwa rata – rata volume kebutuhan air bersih tiap Kepala Keluarga ( Kk ) sebesar 383,93 liter perhari. (2) Analisis kualitas air tanah di desa Oelnasi untuk parameter fisika ( rasa, warna,bau, suhu, kekeruhan, dan TDS) didapatkan hasil memenuhi baku mutu atau tidak melampaui standar baku mutu yang telah ditetapkan oleh Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 32 tahun 2017 Tentang standar baku mutu kesehatan lingkungan dan persyaratan kesehatan air untuk keperluan hygiene sanitasi, kolam renang, solus per aqua, dan permandian umum.
Faktor Penyebab Pernikahan Usia Muda di Desa Waitina Kecamatan Mangoli Timur Kabupaten Kepuluan Sula Duwila, Zurayda; Amelia, Risky Nuri; Adjam, Syarifuddin
Pangea : Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geografi Vol 4, No 2 (2022): PANGEA: Wahana Informasi Pengembangan Profesi dan Ilmu Geogafi
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pangea.v4i2.6611

Abstract

Pernikahan usia muda merupakan pernikahan yang dilakukan pada usia yang terlalu muda. Usia muda artinya, usia yang belum matang secara medis dan psikoliginya. Penelitian ini di lakukan dengan tujuan untuk mengetahui faktor-faktor penyebab pernikahan usia muda di Desa Waitina. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Pengambilan subjek penelitian dengan metode snowball sampling jumlah 6 orang dengan kriteria menikah di usia muda. Teknik pengambilan data menggunakan metode wawancara mendalam digunakan peneliti untuk mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai pernikahan usia muda di Desa Waitina. Berdasarkan analisis data, terdapat faktor-faktor yang melatar belakangi terjadinya pernikahan usia muda di Desa Waitina antara lain faktor ekonomi yang terdiri dari 2 orang informan, dan faktor hamil di luar nikah yang terdiri dari 4 orang informan. Hal ini dikarenakan rendahnya tingkat pendapatan keluarga, sehingga pendapatan tidak sesuai dengan pengeluaran. Kemudian orang tua menikahkan anaknya untuk mengurangi beban ekonomi keluarga. Rendahnya pengetahuan masyarakat tentang pernikahan usia muda dan tidak ada sosialisasi. Sehingga terjadinya peningkatan pernikahan usia muda.

Page 7 of 10 | Total Record : 96