cover
Contact Name
Febi Dwi Widayanti
Contact Email
febidwi07@gmail.com
Phone
+6281334744616
Journal Mail Official
febidwi07@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Wisnuwardhana Malang Jl. Danau Sentani No. 99 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Likhitaprajna: Jurnal Ilmiah Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Wisnuwardhana Malang
ISSN : 14108771     EISSN : 25804812     DOI : 10.37303/likhitaprajna
Core Subject : Education,
Jurnal Likhitaprajna merupakan jurnal open access yang dipublikasikan dua kali setahun dan diterbitkan oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Wisnuwardhana Malan. Jurnal ini merupakan hasil penelitian atau kajian teori tentng pendidikan dan pembelajarannya.
Articles 210 Documents
EFEKTIFITAS UNDANG-UNDANG NOMOR 11 TAHUN 2008 TENTANG INFORMASI DAN TRANSAKSI ELEKTRONIK TERHADAP MARAKNYA PELANGGARAN HUKUM PIDANA PADA MEDIA SOSIAL Pradjonggo, Tjandra Sridjaja
Jurnal Likhitaprajna Vol 15 No 1 (2013): April 2013
Publisher : FKIP Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37303/likhitaprajna.v15i1.76

Abstract

Perkembangan dunia maya pada saat ini memberikan warna tersendiri dalam dunia kehidupan sosial masyarakat, peranan yang dulu diambil oleh media cetak maupun media elektronik yang tidak berbasis internet sekarang sudah mulai berubah seiring perkembangan waktu, dimana masyarakat sudah mulai beralih mengunakan media sosial yang dianggap lebih efektif dalam pengunaannya, Undang-undang nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik di buat untuk melindungi masyarakat dalam dunia maya termasuk pada media sosial, efektifitas dari peraturan perundang-undangan tersebut seharusnya dapat dilihat nyata sehingga bisa menjadi jalan keluar jika terjadi tindakan yang diancam dengan pidana, penyelesaian kasus dengan peraturan perundang-undangan tersebut diharapkan seharusnya menjadi cara yang tepat untuk mengatasi permasalah di dunia maya. Kata Kunci: Efektifitas, Undang-undang nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik, Pelanggaran, Media Sosial
PERANAN DISKRESI DALAM PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN Yuhdi, Mohammad
Jurnal Likhitaprajna Vol 15 No 1 (2013): April 2013
Publisher : FKIP Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37303/likhitaprajna.v15i1.81

Abstract

Peraturan kebijaksanaan yang merupakan asas diskresi adalah peraturan umum yang dikeluarkan oleh instansi pemerintahan berkenaan dengan pelaksanaan wewenang pemerintahan terhadap warga negara atau terhadap instansi pemerintahan lainnya dan pembuatan peraturan tersebut tidak memiliki dasar yang tegas dalam UUD dan Undang-undang formal baik langsung maupun tidak langsung. Peraturan ini tidak didasarkan pada kewenangan pembuatan undang-undang, akan tetapi didasarkan pada wewenang pemerintahan suatu organ administrasi negara berkenaan dengan pelaksanaan kewenangannya. Artikel ini difokuskan pada 2 (dua) hal, yaitu: (1) Bagaimana pengertian dari asas diskresi dalam Hukum Tata Usaha Negara? (2) Bagaimana penggunaan asas diskresi dalam pembuatan keputusan tata usaha negara ? Asas diskresi bertolak dari kewajiban pemerintah dalam Welfare State di mana tugas pemerintah yang utama adalah memberikan pelayanan umum atau mengusahakan kesejahteraan bagi warga negara, di samping memberikan perlindungan bagi warga negara. Oleh karena tugas utama pemerintah dalam konsep Welfare State adalah memberikan pelayanan bagi warga negara, maka muncul prinsip “Pemerintah tidak boleh menolak untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan alasan tidak ada peraturan perundang-undangan yang mengaturnya”. Namun dalam pelaksanaan asas diskresi tersebut harus dalam batas-batas yang diinginkan oleh hukum yang berlaku, yaitu: tidak boleh bertentangan dengan sistem hukum yang berlaku, dan hanya ditujukan untuk kepentingan umum.Kata kunci: Diskresi, Tindak Pemerintahan
UPAYA PENINGKATAN KOMPETENSI DAN KUALITAS PENDIDIKAN ANAK USIA DINI BERBASIS ALAT PERAGA EDUKATIF MOTORIK DI POS PAUD KELURAHAN MERJOSARI KOTA MALANG Hermawati, Adya; Suhermin, Suhermin
Jurnal Likhitaprajna Vol 19 No 2 (2017): September 2017
Publisher : FKIP Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (776.766 KB) | DOI: 10.37303/likhitaprajna.v19i2.82

Abstract

Peran Pos PAUD bagi masyarakat sangat signifikan karena dikelola dengan prinsip“dari, oleh dan untuk masyarakat”, yang dibentuk dan dikelola dengan azaz gotongroyong, kerelaan, dan kebersamaan sehingga berpotensi untuk berkembang menjadiPAUD. Akan tetapi Pos Paud yang ada di RW wilayah Kelurahan Merjosari Malangluput dari perhatian stakeholder yang terkait karena prakteknya masih menemuibanyak kendala. Salah satu penyebabnya adalah keterbatasan sarana dan prasarana.Oleh karena itu, diperlukan adanya kerjasama antar pihak, agar Pos PAUD tersebutbisa kualitas dan dapat bersaing dengan Pos PAUD lainnya, meskipun sebagaiorganisasi atau lembaga pendidikan yang non formal. Kegiatan IbM ini dilakukan olehTim Pengabdi dengan tujuan untuk memberikan solusi alternatif terhadap beberapapermasalahan yang dihadapi oleh dua Pos PAUD di wilayah Kelurahan MerjosariMalang. Hasil yang dicapai dalam pelaksanaan Iptek Bagi Masyarakat (IbM) adalahberupa alat peraga edukatif/APE motorik kasar (outdoor), pagar besi, meja dan kursiwarna warni standard untuk siswa usia dini kususnya Pos Paud, loker warna warni,lemari arsip untuk menyimpan dan mengamankan dokumen dokumen, kursi guru, mejapentas kreasi siswa, pelatihan manajemen pengelolaan dan pengembangan organisasidengan konsep POAC. Adapun kegiatan ini berkelanjutan pada capaian alat peragaedukatif/APE motorik halus ( indoor), pelatihan dan pendampingan tatakelolaadministrasi keuangan oraganisasi , serta pembuatan buku panduan ISBN tentangManajemen Pengelolaan dan pengembangan Organisasi berbasis Planning,Organizing, Actuating and Controlling (POAC).Kata Kunci: alat peraga edukatif motorik, pos PAUD, POAC
PEMBERDAYAAN MAHASISWA MELALUI PENGELOMPOKAN BERDASARKAN JENIS MODALITAS BELAJAR Widayanti, Febi Dwi
Jurnal Likhitaprajna Vol 19 No 1 (2017): April 2017
Publisher : FKIP Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.106 KB) | DOI: 10.37303/likhitaprajna.v19i1.83

Abstract

Setiap mahasiswa memiliki kemampuan yang berbeda dalam menghadapi abstraksi, memecahkan masalah, dan belajar. Sehingga setiap mahasiswa memiliki modalitas belajar yang berbeda sehingga dalam menerima, mengolah, dan mengingat informasi yang diperoleh juga berbeda-beda. Ada tiga jenis modalitas belajar, yaitu: (1) Modalitas belajar visual; (2) Modalitas belajar auditorial; dan (3) Modalitasbelajar kinestetik. Jika modalitas belajar mahasiswa diketahui, maka dosen dapat membantu mahasiswa belajar sesuai dengan modalitas belajar yang dimiliki mahasiswa tersebut, sehingga prestasi belajar mahasiswa dapat tumbuh dengan baik melalui pembelajaran yang sesuai dengan modalitas belajarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemberdayaan mahasiswa pendidikan matematika melalui pengelompokan berdasarkan jenis modalitas belajar. Data diperoleh dari nilai tes hasil belajar serta data yang dilakukan secara verbal, sehingga penelitian ini tergolong penelitian kualitatif. Hasil penelitian ini menyebutkan bahwa pengelompokan mahasiswa berdasarkan modalitas belajar memberikan pengaruh yang positif terhadap proses pembelajaran di kelas. Pengelompokan berdasarkan modalitas belajar, ternyata lebih efektif dalam pemberdayaan mahasiswa dan dapat meningkatkan hasil belajar mahasiswa.Kata Kunci: modalitas belajar, visual, auditorial, kinestetik
PENINGKATAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS DAN KETERCAPAIAN KOMPETENSI PERSAMAAN TRIGONOMETRI DENGAN MEDIA GRAFIK TUNOLTU PADA KELAS X SMA NEGERI 02 BATU Sugiarti, Wiwik
Jurnal Likhitaprajna Vol 19 No 2 (2017): September 2017
Publisher : FKIP Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1278.248 KB) | DOI: 10.37303/likhitaprajna.v19i2.84

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan peningkatan kemampuan komunikasi matematis dan ketercapaian kompetensi siswa melalui pembelajaran menggunakan media alat peraga. Pendekatan penelitian termasuk penelitian kualitatif. Desain penelitian, penelitian tindakan kelas dilakukan oleh peneliti yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subyek penerima tindakan adalah siswa kelas X MIA-5 SMA Negeri 02 Batu berjumlah 32 siswa. Peneliti bertindak sebagai subyek pemberi tindakan sekaligus pengamat. Metode pengumpulan data yaitu observasi, tes, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan metode alur, yaitu reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dilakukan dengan observasi secara terus menerus dan triangulasi data. Hasil penelitian, ada peningkatan kemampuan komunikasi matematis yang dapat diamati dari peningkatan persentase indikator-indikator, yang reratanya 41,9% pada siklus I menjadi 82,2% pada siklus II. Tingkat ketercapaian kompetensi meningkat dari 37,5% menjadi 81,3% dengan rerata dari 59,3 menjadi 79,5. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan media Grafik Tunoltu dapat meningkatkan kemampuan komunikasi dan ketercapaian kompetensi siswa dalam pembelajaran persamaan trigonometri.Kata kunci: Komunikasi Matematis, Ketercapaian Kompetensi, Persamaan Trigonometri, Grafik Tunoltu
PROBLEMATIKA DALAM APLIKASI KAIDAH BERBAHASA INDONESIA Ikawati, Any
Jurnal Likhitaprajna Vol 18 No 2 (2016): September 2016
Publisher : FKIP Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.628 KB) | DOI: 10.37303/likhitaprajna.v18i2.85

Abstract

Penulisan ini bertujuan mendeskripsikan permasalahan problematika dalam aplikasi berbahasa Indonesia terutama dalam bentuk kesalahan berbahasa lisan dan tulis dalam pengajaran bahasa Indonesia, sedangkan tujuan khususnya adalah upaya pembinaan dan pengembangan bahasa tulis dan lisan sesuai konteks dan kaidah EYD serta meningkatkan kemampuan pengetahuan, kompetensi siswa serta mengurangi adanya kesalahan menggunakan bahasa lisan dan bahasa tulis dengan perbaikan dan koreksi terutama dari tata bunyi dan tata bentuk bahasa Indonesia di dalam pengajarannya. Teori ini berdasarkan pendapat Suparno (1997:35) yang menyatakan bahwa (a) pengajar masih cenderung memberikan penjelasan bukan praktek pelatihan keterampilan berbahasa yang integrative dan komunikatif, (b) sebagian pengajar belum memiliki kompetensi dalam aplikasi taksonomi kemahiran berbahasa Indonesia terutama dalam menggunakan sumber referensi sebagai acuan dasar dalam komunikasi pembelajarannya. Hasil pembahasan ini diperlukan teknik yang digunakan di dalam penggunaan perbaikan karena adanya kesalahan bahasa tulis yaitu, teknik koreksi langsung (direct correction techniques) dan teknik koreksi tidak langsung (indirect correction techniques).Kata kunci: Problematika, Aplikasi, Kaidah, Berbahasa Indonesia
PENGARUH SIKAP BELAJAR DAN KEBIASAAN BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR GEOGRAFI PESERTA DIDIK SMA NEGERI 1 PONGGOK KECAMATAN PONGGOK KABUPATEN BLITAR Sarwiyatin, Lucia Fransisca Endang Sri
Jurnal Likhitaprajna Vol 19 No 1 (2017): April 2017
Publisher : FKIP Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.745 KB) | DOI: 10.37303/likhitaprajna.v19i1.86

Abstract

Learning outcomes of students are influenced by internal factors and external factors. Internal factors are dominated by psychological conditions and potential students in the form of intellectual intelligence, including learning attitudes. External factors such as environmental factors (family environment, school environment and community). In the school environment, teachers with their various competencies are seen as one of the subfactors contributing to the success of students in education. This research is a quantitative research. The population of this study are students of class X SMA Negeri 1 Ponggok Blitar, with sampling technique is proportional random sampling. From the results of hypothesis test results obtained that the variable X1 has a relationship with variable Y, where each addition of one point X1 will increase the learning outcome of 7.314. As for the variable X2 has a relationship with the dependent variable Y, with each addition of 1 point on the variable X2 will be able to improve student learning outcomes of 5.166. This does not mean that students 'learning attitudes are less important in supporting students, but these factors will become more influential when accompanied by good learning habits and high learning attitudes of students can improve the motivation of students that will affect participants' learning outcomes educate. Through the coefficient of determination means learning outcomes 51.10% is positively influenced by learning attitudes and learning habits, while 48.90% is influenced by things outside the independent variables such as the ability of students, income levels of parents, family conditions, and others.Keyword: Learning Attitudes, Learning Habits, Learning Outcomes
MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR BAHASA INGGRIS SISWA KELAS X SMK WISNUWARDHANA MALANG MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD (STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS) B, Abdul Hamid
Jurnal Likhitaprajna Vol 18 No 2 (2016): September 2016
Publisher : FKIP Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.91 KB) | DOI: 10.37303/likhitaprajna.v18i2.87

Abstract

Artikel penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan kualitas belajar dan prestasi belajar Bahasa Inggris siswa kelas X SMK Wisnuwardhana Malang melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas. Subjek penelitian adalah Siswa kelas X SMK Wisnuwardhana tahun ajaran 2016/2017 sebanyak 36 orang. Instrument yang digunakan adalah dokumentasi, observasi, dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada Siklus I dan SIklus II kualitas pembelajaran memcapai prosentasi 100%, terjadi pada semua kelompok belajar dari semua segi elemen pembelajaran kooperatif dengan kategori sangat baik.  Hasil prestasi belajar siswa juga mengalami peningkatan. Pada siklus I diperoleh hasil bahwa sebanyak 22 atau 63 % siswa dinyatakan tuntas dan 37% dari 14 siswa dinyatakan belum tuntas. Berdasarkan hasil penelitian pada siklus ini, dapat menjelaskan bahwa hasil belajar sisiwa belum tuntas karena lebih > 80%,. Sedangkan pada Siklus II adalah terjadi peningkatan capaian prestas belajar siswa. Hasil belajar dari Siklus I ke Siuklus II mengalami kenaikan 16 %, yaitu dari 70% menjadi 86 %.Kata Kunci: prestasi belajar, kooperatif, STAD
MENCIPTAKAN JOYFUL LEARNING TEACHING DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA Utami, Sri
Jurnal Likhitaprajna Vol 19 No 1 (2017): April 2017
Publisher : FKIP Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.8 KB) | DOI: 10.37303/likhitaprajna.v19i1.88

Abstract

Penggunaan bahasa dalam pembelajaran di kelas merupakan realitas komunikasi yang berlangsung dalam interaksi kelas. Dalam berinteraksi, guru selalu menggunakan bahasa untuk memperlancar proses kegiatan belajar mengajar. Guru harus mampu berkomunikasi dengan baik untuk menciptakan pembelajaran yang menyenangkan. Selain itu guru memiliki tugas untuk mengelola kegiatan pembelajaran yang memungkinkan berlangsungnya pembelajaran yang aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan. Sejalan dengan pernyataan-pernyataan tersebut, salah satu wujud dari menciptakan pembelajaran yang menyenangkan atau joyful learning adalah dengan menggunakan bahasa dalam pembelajaran. Untuk itu masalah dalampenelitian ini adalah  membahas dengan  lebih teliti dan seksama pengaruh tindak tutur guru dalam interaksi di kelas,serta penggunaan  bahasa sehingga dapat memberikan perasaan senang kepada  siswa pada saat kegiatan belajar mengajar agar tujuan pembelajaran dapat tercapai. Penelitian ini termasuk jenis penelitian grouded  theory  dengan menggunakan gabungan teori tindak tutur dan joyful learning. Data penelitian ini berupa kalimat yang diperoleh dengan catatan lapangan. Analisis data dilakukan  melalui prosedur yaitu: pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan  menyimpulkan data atau verifikasi. Analisis dilakukan oleh peneliti dengan proses mencari dan menyusun secara sistematis data yang diperoleh dari hasil observasi, catatan lapangan dan dokumentasi dengan cara mengorganisasikan data ke dalam kategori, menjabarkan ke dalam unit-unit, melakukan sintesa, menyusun ke dalam pola, memilih mana yang penting dan yang akan dipelajari serta membuat kesimpulan sehingga mudah dipahami.Kata kunci:   joyful learning, pembelajaran bahasa Indonesia.
IMPLEMENTASI DISIPLIN KERJA DAN BEBAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN Bariyah, Khoirotul
Jurnal Likhitaprajna Vol 16 No 2 (2014): September 2014
Publisher : FKIP Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.526 KB) | DOI: 10.37303/likhitaprajna.v16i2.89

Abstract

Bahasan ini bertujuan agar para perusahaan menerapkan disiplin kerja dan beban kerja pada karyawan,. Sehingga perusahaan mendapatkan hasil yang banyak dan bagus (kinerja karyawan yang bagus). Disiplin kerja adalah serangkaian perilaku yang menunjukan nilai-nilai ketaatan, kepatuhan, kesetiaan, keteraturan dan ketertiban dalam bekerja. Beban Kerja adalah suatu proses analisis terhadap waktu yang digunakan seseorang atau sekelompok orang selama periode tertentu dalam menyelesaikan tugas-tugas suatu pekerjaan jabatan atau kelompok jabatan (unit kerja). Kinerja adalah cerminan hasil yang dicapai oleh seseorang atau sekelompok orang.Kata Kunci : Disiplin Kerja, Beban Kerja, Kinerja

Page 7 of 21 | Total Record : 210