cover
Contact Name
Febi Dwi Widayanti
Contact Email
febidwi07@gmail.com
Phone
+6281334744616
Journal Mail Official
febidwi07@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Wisnuwardhana Malang Jl. Danau Sentani No. 99 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Likhitaprajna: Jurnal Ilmiah Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Wisnuwardhana Malang
ISSN : 14108771     EISSN : 25804812     DOI : 10.37303/likhitaprajna
Core Subject : Education,
Jurnal Likhitaprajna merupakan jurnal open access yang dipublikasikan dua kali setahun dan diterbitkan oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Wisnuwardhana Malan. Jurnal ini merupakan hasil penelitian atau kajian teori tentng pendidikan dan pembelajarannya.
Articles 210 Documents
KAJIAN AKHLAK DALAM KITAB WASHAYA AL-ABAA’ LIL ABNAA’ KARYA SYAIKH MUHAMMAD SYAKIR Zaenullah, Zaenullah
Jurnal Likhitaprajna Vol 19 No 2 (2017): September 2017
Publisher : FKIP Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.578 KB) | DOI: 10.37303/likhitaprajna.v19i2.64

Abstract

Tantangan terbesar yang dihadapi sekarang adalah krisis spiritual dan hilangnya akhlak dari kehidupan kita, khususnya kehidupan generasi muda. Hal ini menjadi kekhawatiran kita bersama bagaimana dengan masa depan bangsa, lebih-lebih masa depan agama. Karena masa depan bangsa dan agama ini berada di pundak mereka semua. Melihat fenomena generasi muda sekarang, tidak sedikit dari mereka telah melakukan tindakan-tindakan yang jauh dari nilai-nilai agama maupun norma-norma yang berlaku dalam masyarakat. Misalnya tawuran, pencurian, pemerkosaan, pembunuhan, penyalahgunaan narkoba, penganiayaan serta perbuatan amoral lainnya yang itu tidak sepatutnya mereka lakukan. Oleh karena itu, pemahaman tentang akhlak dengan membekali pengetahuan serta bimbingan harus senantiasa diberikan kepada generasi muda ini. Kitab Washaya Al-Abaa’ Lil Abnaa’ karangan Syaikh Muhammad Syakir merupakan kitab yang isinya memuat pelajaran dasar tentang akhlak yang sangat dibutuhkan anak untuk menghadapi masa depan yang lebih baik. Aspek pendidikan akhlak yang ditawarkan Syaikh Muhammad Syakir dalam kitab ini terdiri dari lima aspek, yaitu pertama, akhlak kepada Allah SWT; kedua, akhlak kepada Rasulullah SAW; ketiga, akhlak kepada sesama manusia; keempat, adab peserta didik; dan kelima, macam-macam akhlak (mahmudah dan madzmumah).Keyword: akhlak, kitab washaya
ANALISIS KESTABILAN MODEL MATEMATIKA IMMUNOTERAPI BCG PADA KANKER KANDUNG KEMIH Mahardhika, Liza Tridiana
Jurnal Likhitaprajna Vol 19 No 2 (2017): September 2017
Publisher : FKIP Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (924.346 KB) | DOI: 10.37303/likhitaprajna.v19i2.66

Abstract

Pada artikel ini dibahas tentang analisis kestabilan model matematika immunoterapi BCG pada kanker kandung kemih. Model matemtika yang dibangun menguji dua persamaan pertumbuhan pada sel kanker, yaitu model pertumbuhan logistik dan eksponensial. Berdasarkan hasil analisis, agar model stabil ke titik kesetimbangan bebas kanker, dosis BCG yang diberikan harus berada pada selang . Di luar selang tersebut, model akan stabil ke titik kesetimbangan endemik jika dosis BCG kurang dari batas bawah selang atau stabil ke titik kesetimbangan efek samping jika dosis BCG terlalu tinggi. Khusus untuk model yang menggunakan persamaan logistik, besar populasi awal sel kanker juga mempengaruhi titik kesetimbangan model. Populasi awal sel kanker yang relatif tinggi menyebabkan model stabil ke titik kesetimbangan endemik meskipun diberikan dosis BCG yang tinggi.Kata kunci: imunoterapi BCG, kanker kandung kemih, titik kesetimbangan, kestabilan
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MAHASISWA DENGAN PROJECT BASED LEARNING (PjBL) Mayangsari, Sizillia Noranda
Jurnal Likhitaprajna Vol 19 No 2 (2017): September 2017
Publisher : FKIP Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.504 KB) | DOI: 10.37303/likhitaprajna.v19i2.67

Abstract

Project based learning adalah model pembelajaran yang menekanan pada aktivitas-aktivitas untuk menghasilkan produk. Dalam pembelajaran berbasis proyek ini diharapkan mahasiswa mampu menghasilkan produk berupa RPP yang sesuai dengan pembelajaran matematika berdasarkan pengalaman nyata kondisional peserta didik, pada mata kuliah perencanaan pembelajaran matematika.Jenis penelitian ini ádalah penelitian tindakan kelas dengan subyek penelitian yaitu mahasiswa program studi pendidikan matematika FKIP Universitas Wisnuwardhana Malang yang sedang menempuh mata kuliah Perencanaan pembelajaran matematika pada semester genap tahun akademik 2014/2015 yang berjumlah 36 mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar mahasiswa melalui pembelajaran berbasis proyek pada mata kuliah perencanaan pembelajaran matematika Program Studi pendidikan matematika FKIP Universitas Wisnuwardhana Malang. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu tes dan observasi, sedangkan instrumen penelitian yang digunakan adalah tes dan pedoman observasi. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa project based learning dapat meningkatkan hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah perencanaan pembelajaran matematika Program Studi pendidikan matematika FKIP Universitas Wisnuwardhana Malang. Di samping itu melalui penelitian ini juga mahasiswa tampak lebih aktif belajar, lebih termotivasi belajar, dan kerja sama diantara mahasiswa lebih tinggi.Kata kunci: Project Based Learning, hasil belajar
BAHASA DAN PEMBENTUKAN KARAKTER Kustyarini, Kustyarini
Jurnal Likhitaprajna Vol 19 No 2 (2017): September 2017
Publisher : FKIP Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (143.51 KB) | DOI: 10.37303/likhitaprajna.v19i2.68

Abstract

Bahasa dan pikiran dalam entitas perilaku menurut Sapir-Whorf yang dikenal sebagai hipotesis Sapir-Whorf memandang bahasa sebagai cermin budaya, merupakan episode baru yang berawal pada abad ke- 18 dan populer pada abad ke-20. Keunikan setiap bahasa sebagai prinsip utamanya dalam rangka mengkaji bahasa dengan ketekunan dan pemusatan perhatiannya dalam melakukan penelitian, yang akhirnya menemukan teori relativitas. Teori relativisme pada hakikatnya bahasa menciptakan dunia realitas bagi manusia dan dijadikan mediasi ekspresi manusia antara manusia dan lingkungannya.Dengan kata lain, bahasa manusia merepresentasikan konsep yang terdapat dalam pikirannya sebagai rujukan dunianya melalui kategori gramatikal dan semantik sebagai entitas bahasa tersebut yang sekaligus dilestarikan disertai budayanya. Pendukung pandangan tersebut menganggap bahwa hal ihwal yang benar relatif sifatnya bagi budaya yang berbeda. Relativisme budaya (moral) menolak bahwa ada norma-norma yang berlaku secara universal. Oleh karena itu, suatu norma budaya hanya berlaku relatif terhadap lingkungannya atau wilayah tertentu, misalnya berciuman di negara barat suatu hal yang biasa di depan umum, tetapi berciuman di daerah Jawa sesuatu yang melanggar norma-norma masyarakat. Budaya yang berbeda tentu pada umumnya mempunyai pendapat, persepsi yang berbeda pula tentang hal-hal yang benar atau hal-hal tidak benar.Kata kunci: bahasa, karakter
MANAJEMEN PENDIDIKAN MAMPU MENINGKATKAN EKONOMI USAHA KECIL Cahyanti, Lisa Suci
Jurnal Likhitaprajna Vol 19 No 2 (2017): September 2017
Publisher : FKIP Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.034 KB) | DOI: 10.37303/likhitaprajna.v19i2.70

Abstract

Education, productivity & Growth of economy are interrelated variabel. Education in a facility and main strategic to devlope human resources. By this education will support to some one higher knowligde, skill & prundent higher educated poeple will produce qualified goods & service and will be appresiated by some one else. This is important points increase growth of economy in a country. Small business as an economic activity of society on a small scale, has a central role in the economy of indonesia. Although  the economic crisis has created a greated a gread distribance in the live of lerge and middle-size business, apparently small business countinues to function well in the lower levels of the economy. The main role of small business is: (1) use excess labor; (2) as a producer of goods and services at reachable prices for the lower economic level of society; (3) as a potential producer of foreign exchange because of the success of this type of industry in producing non-oil commodities for export. Remembering that the role of small business is large and has great influence of the lower economic levels of society, it is quite necersary to pay attention to the development of the sector.Key words: education, productivity, small business
MENUMBUHKAN PROFESIONALISME GURU DALAM PEMBELAJARAN BERKELANJUTAN Azmi, Shofiyatul
Jurnal Likhitaprajna Vol 15 No 1 (2013): April 2013
Publisher : FKIP Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37303/likhitaprajna.v15i1.71

Abstract

Pembelajaran berkelanjutan bagi guru adalah usaha pengembangan profesionaldengan meningkatkan empat kompetensi (Kompetensi pedagogik, profesional,kepribadian, dan sosial). Upaya ini diperlukan untuk memantapkan formulasikompetensi, sehingga memiliki nilai-nilai yang lebih fungsional, sosial, maupunkepribadiannya sehingga akan menjadi guru yang bermartabat, disenangi siswanya,dan melakukan pembelajaran secara efektif. Pembelajaran berkelanjutan, merupakanlangkah pengembangan profesionalitas yang terus menerus harus dilakukan dinamis,dan meningkat, hal tersebut dilakukan oleh tiap guru. Kebijaksanaan Pemerintahuntuk mewadai pelaksanaan pembelajaran berkelanjutan terutama untuk guru-guruyang memiliki kompetensi di bawah standar adalah pengembangan keprofesianberkelanjutan (PKB) yang dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan guru untukmencapai standar kompetensi profesi dan/atau meningkatkan kompetensinya di atasstandar kompetensi profesinya yang sekaligus berimplikasi kepada perolehan angkakredit untuk kenaikan pangkat/jabatan fungsional guru. U n s u r PKB mencakup tigahal; yakni pengembangan diri, publikasi ilmiah, dan karya inovatif.Kata Kunci : Profesionalisme, Guru, Pembelajaran, Berkelanjutan.
WEWENANG PEGAWAI NEGERI SIPIL BADAN POM DALAM PENYIDIKAN TINDAK PIDANA PEREDARAN OBAT DAN MAKANAN DI INDONESIA Bariyah, Khoirul
Jurnal Likhitaprajna Vol 15 No 1 (2013): April 2013
Publisher : FKIP Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37303/likhitaprajna.v15i1.72

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui wewenang Pegawai Negeri Sipil Badan POM dalam tindak pidana peredaran obat dan makanan guna memberantas tindak pidana peredaran obat dan makanan yang tidak sesuai dengan peraturan UU Kesehatan. Dengan berbagai teori Penyidikan adalah serangkaian tindakan penyidik dalam hal dan menurut cara yang diatur dalam Undang-Undang ini untuk mencari serta mengumpulkan bukti, yang dengan hukti itu membuat terang tentang tindak pidana yang terjadi dan guna menemukan tersangkanya.  Kata Kunci: Wewenang PNS Badan POM, Penyidikan
PROSPEK PEMBENTUKAN BADAN HUKUM PENDIDIKAN (BHP) DAN PENGARUHNYA TERHADAP PENCAPAIAN TUJUAN PENDIDIKAN NASIONAL Wahjuono, Tulus
Jurnal Likhitaprajna Vol 15 No 1 (2013): April 2013
Publisher : FKIP Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37303/likhitaprajna.v15i1.73

Abstract

Pendidikan adalah segala usaha yang ditujukan agar manusia dapat mengembangkan potensi diri melalui proses pembelajaran dan/atau cara lain yang dikenal dan diakui oleh masyarakat. Proses tersebut merupakan kegiatan yang mulia dan selalu mengandung kebajikan, dan selalu berwatak netral Pembangunan di bidang pendidikan merupakan salah satu prioritas utama dalam agenda pembangunan nasional. Pembangunan pendidikan sangat penting karena perannya yang signifikan dalam mencapai kemajuan di berbagai bidang kehidupan sosial, ekonomi, politik, dan budaya.  Pendidikan dapat digunakan sarana untuk membina jati diri bangsa dan identitas bansa Indonesia, memupuk karakter bangsa, dan memperkuat wawasan kebangsaan. Semua langkah tersebut ditujukan pada upaya penciptaan pendidikan dasar dan menengah yang bermutu yang dapat menuju pada aktualisiasi hakikat pendidikan. Pendidikan  bermutu akan dapat dilaksanakan dengan baik apabila didukung komitmen yang tinggi dan perencanaan yang baik, dilaksanakan secara transparan dan akuntabel.Kata Kunci:  pembentukan Badan Hukum Pendidikan, pengaruh, tujuan Pendidikan Nasional
EMPAT PILAR KEHIDUPAN BERBANGSA DAN BERNEGARA SEBAGAI PANDUAN DALAM MEWUJUDKAN MASYARAKAT ADIL MAKMUR BERDASARKAN PANCASILA Wiyono, Suko
Jurnal Likhitaprajna Vol 15 No 1 (2013): April 2013
Publisher : FKIP Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37303/likhitaprajna.v15i1.74

Abstract

Abstrak Kemajemukan  sosial  budaya  yang  dikristalisasikan  dalam  bentuk   nilai filsafat hidup bangsa (filsafat Pancasila) adalah merupakan jati diri nasional, jiwa bangsa, asas kerokhanian negara dan sumber cita nasional sekaligus identitas dan integritas nasional, serta diikat dalam satu ikatan Bhinneka Tunggal Ika dan rasa cinta tanah air bangsa dan negara.setelah reformasi, kian luas kita rasakan adanya semacam kegelisahan kolektif dalam kehidupan nasional kita. Kegelisahan itu berpangkal dari meluasnya keengganan kita sendiri untuk berbicara tentang Pancasila. Bahkan ada kesan, bahwa masyarakat terutama elit politiknya sungkan meskipun hanya sekedar menyebut Pancasila, karena kawatir kalau dianggap akan menghidupkan Orde Baru. Hal ini disebabkan adanya kekacauan epistemologis pada konteks politik, yang menyamakan nilai-nilai Pancasila dengan sesuatu kekuasaan, rezim atau suatu orde. Melalui empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara yaitu Pancasila, Undang-Undang Dasar Negera Republik Indonesia tahun 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), yang menjadi pisau analisis pada artikel ini diharapkan mampu menjawab tantangan di masa depan seperti globalisasi dan konsep masyarakat kontemporer yang kompleks demi mweujudkan masyarakat adil, makmur dan bermartabat sesuai dengan dasar negera Indonesia, Pancasila. Kata Kunci: Empat Pilar, Masyarakat Adil dan Makmur, Pancasila. 
PENGEMBANGAN KEMAMPUAN BERPIKIR MAHASISWA MELALUI PEMBELAJARAN MEMBACA TEKS ABSURD Werdiningsih, Endang
Jurnal Likhitaprajna Vol 15 No 1 (2013): April 2013
Publisher : FKIP Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37303/likhitaprajna.v15i1.75

Abstract

Kemampuan berpikir seseorang dapat dikembangkan dengan berbagai cara, salah satunya dengan membaca. Membaca sebagai suatu proses pengolahan bacaan secara kritis dan kreatif yang bertujuan untuk memberoleh pemahaman yang bersifat menyeluruh tentang isi bacaan. dengan demikian, pembaca akan menilai isi, fungsi, dampak, dan nilai yang terdapat dalam bacaan.sebagai landasan untuk berpikir dan bernalar. Membaca melibatkan proses psikologis, proses sensoris, proses perseptual, dan proses perkembangan. Pembelajaran membaca dengan beragam teks absurd dapat menambah pengetahuan dan wawasan mahasiswa sebagai sarana berpikir kritis dan kreatif untuk melakukan perenungan terhadap dirinya dan perbuatan yang telah dilakukan dalam rangka memperkuat nilai pribadi dan keyakinannya, mengganti pengalaman estetika yang sudah usang, menghindarkan diri dari kesulitan, ketakutan, kegalauan, dan lain-lain. hal itu sesuai dengan makna absurd dalam beragam teks., yakni teks yang berisi tentang kesia-siaan dan ketidakbermaknaan hidup.  Kata kunci: pembelajaran, membaca, teks absurd.

Page 6 of 21 | Total Record : 210