Widyacarya : Jurnal Pendidikan, Agama, dan Budaya
WIDYACARYA: Jurnal Pendidikan, Agama, dan Budaya [ISSN: 2580-7544] dikelola oleh STAHN Mpu Kuturan Singaraja yang dapat dijadikan referensi akademis maupun bahan memecahkan berbagai persoalan agama dan budaya yang dewasa ini semakin kompleks
Articles
136 Documents
WHATSAPP SEBAGAI SOLUSI KETERBATASAN INTERAKSI GURU DENGAN ANAK DIDIK PADA SAAT PANDEMI COVID-19 DI TK TUNAS MEKAR DESA TEGALJADI
I Putu Yoga Purandina
Widyacarya: Jurnal Pendidikan, Agama dan Budaya Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan Singaraja
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55115/widyacarya.v5i1.1042
Penelitian ini secara umum bertujuan untuk mengetahui fenomena Whatsaap sebagai solusi dari keterbatasan dalam pembelajaran daring saat Pandemi COVID-19 di Taman Kanak-kanak Tunas Mekar Desa Tegaljadi. Pertama, untuk mengetahui persepsi guru dan orang tua tentang efektivitas Whastapp sebagai solusi interaksi remote teaching antara guru dan anak selama Pandemi COVID-19 di Desa Tunas Mekar Tegaljadi, kedua untuk mengetahui persepsi guru dan orang tua mengapa Whatsapp mampu menyelesaikan beberapa kendala belajar mengajar dan belajar secara daring selama Pandemi ini di Desa Tunas Mekar Tegaljadi. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan lembar observasi dan pedoman wawancara kepada guru dan orang tua. Adapun hasilnya, pertama Whatsapp efektif untuk beberapa masalah remote teaching khususnya dalam interaksi guru dan anak. Kedua, menurut persepsi guru dan orang tua, Whatsaap dapat lebih mudah diakses dan digunakan dengan biaya yang murah, kualitas jaringan yang memadai, fleksibel dalam waktu dan tempat saat berinteraksi, serta mudah dalam memasukkan berbagai dokumen baik audio, visual, audio visual, dan tautan yang menghubungkan aplikasi lain.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DICOVERY LEARNING BERBANTUAN APLIKASI QUIZIZZ UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA MUATAN IPA TEMA WIRAUSAHA SISWA KELAS VI B SD NEGERI 5 PEDUNGAN TAHUN PELAJARAN 2020/2021
I Putu Dede Mahendra;
I Ketut Suparya
Widyacarya: Jurnal Pendidikan, Agama dan Budaya Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan Singaraja
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55115/widyacarya.v5i1.1044
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa kelas VI B SD Negeri 5 Pedungan melalui Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning Berbantuan Aplikasi Quizizz. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VI B SD Negeri 5 Pedungan yang berjumlah 29 siswa. Pelaksanaan penelitian dilaksanakan selama tiga siklus. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu metode tes objektif. Teknik analisis data yang digunakan adalah dengan metode alur yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dapat dilihat data dari Model Pembelajaran Discovery Learning Berbantuan Aplikasi Quizizz yaitu sebagai berikut: Pada Pra siklus rata-rata hasil belajar siswa adalah 61,03 dengan ketuntasan belajar 34%, siklus I rata-rata hasil belajar siswa adalah 72,76 dengan ketuntasan belajar 59% , siklus II rata-rata hasil belajar siswa adalah 80,69 dengan ketuntasan belajar 86% dan pada siklus III rata-rata hasil belajar siswa adalah 81,72 dengan ketuntasan belajar 93%. Jadi kesimpulan penelitian ini adalah Model Pembelajaran Discovery Learning Berbantuan Aplikasi Quizizz dalam Muatan Pembelajaran IPA dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
PENGARUH PENGGUNAAN BUKU CERITA “AKU DAN LEMBONGAN” DALAM PEMBELAJARAN SUBTEMA LINGKUNGAN TEMPAT TINGGALKU TERHADAP MINAT BACA DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS IV SD
Ni Putu Widyasanti
Widyacarya: Jurnal Pendidikan, Agama dan Budaya Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan Singaraja
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55115/widyacarya.v4i2.790
This study aimed to investigate the effect of the use of storybooks on reading interest and learning outcomes in fourth grade students of Elementary School XIII Buleleng District. Of the 157 students of the population, 64 students were designated as samples drawn by random sampling technique. Data collected by the reading interest questionnaire, while learning outcomes data collected by objective tests. Data analysis technique used in this research is Manova. The result of the research shows that: 1) There are differences of reading interest between students who are taught by accompanying by a story book and taught only using the 2013 Curriculum Book on learning Subtheme of My Neighborhood in fourth grade students of Elementary School XIII Buleleng District, 2) there is a difference in learning outcomes between students who were taught by accompanied by a story book and taught only using the 2013 Curriculum Book on learning Subtheme of My Neighborhood in fourth grade students of Elementary School XIII Buleleng District, 3) there are differences of simultaneous reading interest and learning outcomes between students who were taught accompanied by a story book and taught only using the 2013 Curriculum Book on learning Subtheme of My Neighborhood in fourth grade students of Elementary School XIII Buleleng District.Keywords: Storybook, Learning Outcomes, Reading Interest
FALSAFAH TRI HITA KARANA SEBAGAI PONDASI MODERASI BERAGAMA
I Putu Subawa
Widyacarya: Jurnal Pendidikan, Agama dan Budaya Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan Singaraja
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55115/widyacarya.v5i1.1063
Munculnya permasalahan yang berlatar pemahaman agama ini dapat menimpa berbagai kelompok dalam satu agama yang sama (sektarian), atau terjadi pada beragam kelompok dalam agamaagama yang berbeda. Biasanya, awal terjadinya konflik berlatar agama ini disulut oleh sikap dari kurangnya terhadap pemahaman tafsir dan paham keagamaan tersebut. Prilaku merasa benar sendiri, serta tidak membuka diri pada tafsir dan pandangan keagamaan orang lain itulah biasanya memunculkan silang pendapat yang berkepanjangan sehingga menimbulkan konflik agama. Falsafah Tri Hita Karana sebenarnya sangat banyak memberikan arah dan tujuan untuk meminimalisir terjadinya prilaku-prilaku yang dapat merugikan keutuhan dan kerukunan dalam beragama yang dapat mengikis persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang berlandaskan Pancasila. Pemahaman ajaran Tri Hita Karana pada dasarnya memuat moderasi baik agama maupun sosial, budaya, ekonomi, dan politik. Pencarian titik temu agama-agama secara dialogis. Perlu dilog sosial pada mereka yang hidup pada ruang yang sama (desa, banjar). Menggali kearifan lokal baik pada sastra lisan maupun sastra tertulis yang dapat ditafsirkan secara berkontekstual guna menunjang moderasi beragama maupun moderasi lainnya mengingat gejala sosial selalu berkaitan. Pada desa-desa multi agama perlu dibangun kelompok sosial yang menyilang dan memotong guna menumbuhkan solidaritas sosial lintas agama.Kata Kunci: Tri Hita Karana, Moderasi Beragama
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN KONSTRUKTIVISTIK DI TK BINTANG HATI DESA SIDETAPA, KECAMATAN BANJAR, KABUPATEN BULELENG
Ni Luh Ika Windayani
Widyacarya: Jurnal Pendidikan, Agama dan Budaya Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan Singaraja
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55115/widyacarya.v4i2.795
This study aims to determine constructivist learning in Bintang Hati Kindergarten. Constructivist learning is learning which constructs knowledge, fosters independence and critical thinking skills. This research is a case study research with a qualitative approach. This study involved 23 subjects consisting of 20 children, 2 teachers, 1 headmaster of Bintang Hati Kindergarten. Data collection is done by interview, observation and observation supportive aids. The main instruments are interview guidelines, observation guidelines, and guidelines for observation supportive aids. The data that has been obtained are analyzed using an interactive analysis model. Analysis of the validity of the data is done by triangulation of sources. The results showed: 1) Bintang Hati Kindergarten uses constructivist learning because children can construct their own knowledge to understand an event experienced by a child; 2) Implementation of learning through learning planning that involves children to provide ideas and determine themes. Implementation of learning can improve children's critical thinking skills, children become active and are able to develop concepts which are being studied and use authentic assessment in the evaluation of photos of activities during the learning process. 3) Teachers in Bintang Hati Kindergarten act as facilitators, motivators and the explorer of children's knowledge; and 4) Learning supportive factors, namely, the natural environment supports children to explore, the teacher as a facilitator to provide reciprocal knowledge of children, and use secondhand goods as learning media.Keywords: Constructivist Learning, Qualitative Approach
WALIAN SAKTI PENGOBATAN BALI KUNO BERDASARKAN KITAB KALIMOSADHA DI PERGURUAN SERULING DEWATAKABUPATEN TABANAN PROVINSI BALI
Ida bagus benny surya adi pramana
Widyacarya: Jurnal Pendidikan, Agama dan Budaya Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan Singaraja
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55115/widyacarya.v5i1.963
AbstrakPengobatan tradisional adalah warisan budaya bangsa. Setiap suku bangsa pasti mempunyai cara-carauntuk menolong atau menyembuhkan penderita dari penyakitnya, seperti penggunaan tanaman obat, benda-benda berkhasiat, dan upacara ritual. Salah satu cabang ilmu di Perguruan Seruling Dewata yang mendalami ilmu pengobatan ialah Walian Sakti. Permasalahan dalam penelitian ini adalah: Apa landasan filosofi pengobatan Walian Sakti Berdasarkan Kitab Kalimosadha Di Perguruan Seruling Dewata Kabupaten Tabanan Provinsi Bali? Bagaimana prinsip dasar Pengobatan Walian Sakti berdasarkan atas Kitab Kalimosadha Di Perguruan Seruling Dewata Kabupaten Tabanan Provinsi Bali? Bagaimana prosedur Pengobatan Walian Sakti berdasarkan atas Kitab Kalimosadha di Perguruan Seruling Dewata Kabupaten Tabanan Provinsi Bali? Bagaimana kendala yang ditemukan dalam Pengobatan Walian Sakti berdasarkan atas Kitab Kalimosadha di Perguruan Seruling Dewata Kabupaten Tabanan Provinsi Bali?Dari hasil penelitian didapatkan bahwa landasan filosofi pengobatan Walian Sakti Berdasarkan Kitab Kalimosadha Di Perguruan Seruling Dewata Kabupaten Tabanan Provinsi Bali adalah harus melinggihkan taksu walian supaya pengobatannya menjadi sidhi. Prinsip dasar Pengobatan Walian Sakti berdasarkan atas Kitab Kalimosadha Di Perguruan Seruling Dewata Kabupaten Tabanan Provinsi Bali adalah mengembalikan kesehatan seseorang seperti saat sehat. Prosedur Pengobatan Walian Sakti berdasarkan atas Kitab Kalimosadha di Perguruan Seruling Dewata Kabupaten Tabanan Provinsi Bali adalah diawali dengan diagnosa, setelah itu kemudian dilakukan teknik pengobatan yang paling cocok untuk penyakit tersebut. Apabila semua teknik pengobatan tidak berhasil, maka digunakan teknik pamungkas yaitu siwambhu premana. Kata Kunci : Walian sakti, Kalimosadha, Balian
Kritik Identitas dalam Cerpen Bali Karya Putu Wijaya dan Cerpen Majogjag Karya Djelantik Santha
Komang Wahyu Rustiani;
I Gst Md Swastya Dharma Pradnyan
Widyacarya: Jurnal Pendidikan, Agama dan Budaya Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan Singaraja
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55115/widyacarya.v5i1.1007
Short story is a medium of writers to articulate appreciation even critique toward social problems happen. Even though the story used narrative style of cross languages, the writers background still appeared inside the language meaning in every scheme plot of the story. Sociological aspect plays the role toward writers psychology through the language sign system in creating the short story. There are two Balinese writers, both are Putu Wijaya and Djelantik Santha with their short stories Bali and Majogjag. Both writers Psychology aspect was noticeably in their stories. Each writer has different style as critic about Bali condition. Putu Wijaya as a man of Bali talks about Bali condition from the outside of Bali Island. Djelantik Santha, on the other side, as a man of Bali talks about social problems from the inside of Bali Island. This paper, certainly, is interesting to discuss since present two Balinese writers with multiinterpretation paradigm toward Balinese people. Discussing about identity, recently, is one of central issue in the context of globalization. It is also become one of important discourse in the short story Bali and Majogjag. There was reformulation about identity degradation of Bali figure in their local culture identity. There was also reconstruction based on modification and identity changes they faced. The discussion of this paper reveals that language was not obstruction in creating literary works such short story, also the sociology aspect of writers in the process of social identity modification, rather the way of reformulation the characters in the short story used hyper semiotic perspective. Keywords: identity, Bali, Majogjag, Hyper semiotic
MEMBANGUN STRATEGI PENDIDIKAN BERBASIS PARADIGMA PEMBELAJARAN
Luh Kompiang Sari
Widyacarya: Jurnal Pendidikan, Agama dan Budaya Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan Singaraja
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55115/widyacarya.v4i2.791
Along with the development of the globalization era in the field of education, there has been a change in the educational paradigm, namely the shift of the teaching paradigm towards the learning paradigm, which will give more roles to students (student center). This movement makes a reform in developing good learning strategies to respond to challenges in the future. Learning strategies are the science and art of managing learning to get results in achieving goals through and together with others in the context of planning, mobilizing and evaluating. Effective learning strategies include general principles and the methods chosen to deliver material in a particular learning environment. For this reason, it is important to design learning strategies that are able to create an atmosphere and learning process that is fun, stimulating, and challenges students to build their potential and develop creativity optimally in accordance with their talents and abilities.Keywords: Strategy, Paradigm, Learning
Pengaruh Strategi Pembelajaran Inkuiri Sosial terhadap Prestasi Belajar Pendidikan Agama Hindu Kelas VIII SMP Negeri 1 Penebel
I Made Sukma Muniksu
Widyacarya: Jurnal Pendidikan, Agama dan Budaya Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan Singaraja
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55115/widyacarya.v5i1.1048
The use of social inquiry learning strategies in the teaching and learning process is prioritized for teaching Hindu religious education subjects in junior high schools. Students are bored in facing the teaching and learning process with the lecture method, so the teacher must be able to teach using social inquiry learning strategies to attract students' learning interest and interest because students are invited to think critically. This gap is then examined regarding the use of social inquiry learning strategies in Hindu religious education in class VIII SMP Negeri 1 Penebel. The objectives of this study were (1) to find out about social inquiry learning strategies and learning achievement of Hindu religious education class VIII SMP Negeri 1 Penebel and (2) To determine the effect of using social inquiry learning strategies on the learning achievement of Hindu religious education students of class VIII SMP Negeri 1 Penebel. This study uses two research variables, namely the independent variable (independent variable) and the dependent variable. The population taken from this study were students of class VIII SMP Negeri 1 Penebel who attended Hinduism lessons with a sample of 73 students using random sampling techniques. Collecting data using a test method in the form of multiple choice tests. Analysis of hypothesis testing using the t-test formula. The results showed that (1) This study found that the implementation of the social inquiry learning strategy at SMP Negeri 1 Penebel was running quite well. It can be seen from the 78 - 83 interval class that gets the highest number of frequencies, namely 34 with a percentage of 46.6% with a fairly good category. (2) This study found that the learning achievement of Hindu religious education in grade VIII students at SMP Negeri 1 Penebel was quite good. It can be seen from the 78 - 86 interval class to get the highest number of frequencies, namely 55 with a percentage of 71.4% with a fairly good category.Keywords: Social Inquiry Learning Strategy, Hindu Religious Education
PENGEMBANGAN KURIKULUM BERBASIS EXPERT SYSTEM PRODI SASTRA AGAMA DAN PENDIDIKAN BAHASA BALI JURUSAN DHARMA ACARYA STAHN MPU KUTURAN SINGARAJA DAN RELEVANSINYA DENGAN STAKEHOLDERS DI PROVINSI BALI
Made Susila Putra;
Ni Made Ari Dwijayanthi;
I Gusti Agung Rai Jayawangsa
Widyacarya: Jurnal Pendidikan, Agama dan Budaya Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan Singaraja
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55115/widyacarya.v5i2.1569
Penelitian ini melahirkan pengembangan model evaluasi kurikulum berbasis expert system terhadap kurikulum Prodi Sastra Agama dan Pendidikan Bahasa Bali (selanjutnya disingkat SAPBB) untuk relevansi stakeholders. Selain itu juga mendiskripsikan dan menganalisa tingkat keefektifan penggunaan model evaluasi kurikulum berbasis expert system terhadap kurikulum Prodi SAPBB untuk relevansi stakeholders di Provinsi Bali. Serta mengetahui relevansi kurikulum Prodi SAPBB STAHN Mpu Kuturan terhadap kebutuhan stakeholders melalui model evaluasi kurikulum berbasis expert system. Pengembangan peneletian ini menggunakan rancangan penelitian Research and Development (R&D) Gall & Borg dengan 4D (define, design, development, dan dessemination). Sampel dari penelitian ini berjumlah 9 orang stakeholder Prodi SAPBB. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa: Rencana pengembangan model evaluasi kurikulum berbasis expert system terhadap kurikulum SAPBB untuk relevansi stakeholders di Provinsi Bali yang dikembangkan memenuhi syarat validitas dengan nilai rata-rata validasi 0,884 dengan kategori sangat valid dan layak digunakan.Model pengembangan evaluasi kurikulum berbasis expert system terhadap kurikulum SAPBB untuk relevansi stakeholders di Provinsi Bali sangat efektif digunakan hal terlihat pada nilai efektivitas size (ES) = 21,886 dengan kategori efektivitas tinggi. Kurikulum Prodi SAPBB STAHN Mpu Kuturan Singaraja terhadap kebutuhan stakeholders melalui evaluasi kurikulum berbasis expert system memiliki tingkat kerelevanan 85,10. dengan katagori relevan.