Articles
465 Documents
Efek Literasi Keuangan, Gaya Hidup, Dan Pengendalian Diri Terhadap Perilaku Keuangan Karyawan
Bactiar, Dwi Dicky;
Patmasari, Eka Kurnia;
Cahyo, Septian Dwi
Solusi Vol. 23 No. 1 (2025): January
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26623/slsi.v23i1.11166
Penelitian ini bertujuan mengevaluasi hubungan antara literasi keuangan, gaya hidup, dan pengendalian diri terhadap perilaku keuangan karyawan di PT AST Indonesia. Pada penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif asosiatif, data diperoleh melalui kuesioner yang menggunakan skala Likert dengan rentang nilai dari Skala 1 hingga Skala 5.. Teknik sampling purposive digunakan untuk menentukan sampel dari populasi yang berjumlah 256 karyawan. Perhitungan menggunakan rumus Slovin menghasilkan 72 responden sebagai sampel penelitian. Hasil analisis parsial menunjukkan bahwa literasi keuangan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku keuangan. Sebaliknya, gaya hidup dan pengendalian diri tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap perilaku keuangan. Secara simultan, ketiga variabel ini yaitu literasi keuangan, gaya hidup, dan pengendalian diri berpengaruh signifikan terhadap perilaku keuangan, seperti yang ditunjukkan oleh uji signifikansi. Melalui regresi linier berganda, dapat disimpulkan bahwa literasi keuangan menjadi faktor utama yang memengaruhi perilaku keuangan karyawan. Gaya hidup dan pengendalian diri tidak memberikan kontribusi signifikan secara individual. Selain itu, hasil uji koefisien determinasi menunjukkan bahwa ketiga variabel tersebut secara bersama-sama mampu menjelaskan 69,2% variabilitas perilaku keuangan karyawan, sedangkan 30,8% sisanya dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini. Temuan ini menegaskan pentingnya meningkatkan literasi keuangan di lingkungan kerja untuk mendukung pengelolaan keuangan yang lebih baik. Rekomendasi diberikan kepada PT AST Indonesia untuk mengadakan program edukasi keuangan yang berkelanjutan guna memperkuat perilaku keuangan karyawan.
Model Peningkatan Kinerja Melalui Remunerasi Kedisiplinan Kerja dan Kepuasan Kerja
Hernastiti, Rika Kiptina;
Sudarti, Ken
Solusi Vol. 23 No. 1 (2025): January
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26623/slsi.v23i1.11172
Salah satu manifestasi ibadah yang bersifat universal adalah bekerja, karena kerja merupakan realitas dasar bagi umat manusia yang dapat berubah menjadi esensi alami dan selalu hadir di setiap fase evolusi manusia. Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa melalui upaya manusia, untuk memfasilitasi kemajuan ekonomi masyarakat secara bersamaan mencerminkan pemenuhan mandat ilahi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh remunerasi, kedisiplinan kerja, dan kepuasan kerja terhadap kinerja fasilitator di Balai Pertanian Wilayah (BPPW) Jawa Tengah. Penelitian ini dikategorikan sebagai explanatory research merupakan metode penelitian yang bermaksud menjelaskan kedudukan variabel-variabel yang diteliti serta pengaruh antara variabel satu dengan variabel lainnya. Populasi dalam studi ini adalah karyawan/fasilitator IBM yang bekerja di BPPW Jawa Tengah yaitu berjumlah 200 fasilitator. Pengambilan sampel yaitu jumlah indikator dikali angka 5 sampai 10, dalam penelitian ini terdapat 13 indikator sehingga Penelitian ini melibatkan 130 responden yang telah bekerja minimal tiga tahun di BPPW Jawa Tengah. Analisis data menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa remunerasi secara signifikan berpengaruh positif terhadap kedisiplinan kerja, kepuasan kerja, dan kinerja fasilitator. Selain itu, kedisiplinan kerja dan kepuasan kerja juga terbukti secara signifikan berpengaruh positif terhadap kinerja fasilitator. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan remunerasi dapat menajdi salah satu strategi untuk meningkatakan kinerja fasilitator di BPPW jawa Tengah
Peran Intellectual Capital, Dewan Direksi dan Komisaris Independen Dalam Meningkatkan Kinerja Keuangan
Yuandri, Ria;
Keristin, Usnia Wati
Solusi Vol. 23 No. 1 (2025): January
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26623/slsi.v23i1.11260
Kinerja keuangan merupakan salah satu aspek penting bagi perusahaan, hal tersebut dimaksudkan untuk mengukur keberhasilan perusahaan dalam mencapai stabilitas keuangannya. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh dari beberapa variabel termasuk intellectual capital, dewan direksi dan komisaris independen terhadap kinerja keuangan, yang diukur dengan menggunakan return on asset pada perusahaan customer non-cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dengan periode pengamatan selama 4 tahun yaitu pada tahun 2020-2023. Populasi penelitian ini yaitu sebanyak 45 perusahaan. Banyaknya data sampel ditentukan dengan pendekatan purposive sampling yang mana sampel diambil berdasarkan beberapa kriteria yang telah ditetapkan oleh peneliti, dengan jumlah sampel sebanyak 180 data, akan tetapi terdapat data ekstrim sehingga membuang data ekstrim tersebut sebanyak 36 data, sehingga data yang akan diteliti sebanyak 146 data. Data yang digunakan menggunakan data sekunder dengan teknik dokumentasi yang diperoleh melalui annual report perusahaan customer non-cyclicals yang terdaftar di BEI. Analisis data penelitian menggunakan metode regresi linear berganda yang diuji menggunakan program IBM SPSS Statistis 26. Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel intellectual capital, dewan direksi dan komisaris independen telah memenuhi seluruh uji asumsi kalsik dan uji hipotesis penelitian. Dari hasil analisis regresi linear berganda menunjukkan bahwa hanya intellectual capital yang berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan, sedangkan untuk variabel dewan direksi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja keuangan, dan variabel komisaris independen berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap kinerja keuangan. Untuk itu hanya satu hipotesis yang diterima yaitu pada hipotesis pertama intellectual capital, sedangkan untuk hipotesis kedua dan hipotesis ketiga yaitu dewan direksi dan komisaris independen ditolak.
Membangun Kapasitas Personel Ditpamobvit melalui Pengembangan Kompetensi dan Kolaborasi Lintas Fungsi
Fitriatiningsih, Yuni Nurul;
Cahyono, Budhi
Solusi Vol. 23 No. 1 (2025): January
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26623/slsi.v23i1.11162
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pelatihan profesional dan kompetensi profesional dalam meningkatkan kinerja personel Ditpamobvit, dengan integrasi lintas fungsi sebagai variabel moderasi. Penelitian menggunakan metode explanatory research dengan populasi 126 personel Ditpamobvit Polda Jateng, di mana seluruh populasi menjadi sampel melalui metode sensus. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dengan skala pengukuran 1 hingga 5. Analisis dilakukan menggunakan pendekatan Partial Least Square (PLS) untuk menguji hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan profesional berkontribusi positif dan signifikan terhadap kinerja personel serta kompetensi profesional. Kompetensi profesional juga memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja personel. Selain itu, integrasi lintas fungsi memperkuat hubungan antara pelatihan profesional dan kompetensi profesional terhadap kinerja personel. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi institusi kepolisian untuk mengembangkan program pelatihan yang lebih efektif dan meningkatkan kemampuan integrasi lintas fungsi guna memaksimalkan kinerja personel.
Penerapan Inflasi Targeting di Indonesia dalam Analisis Bibliometrik
Sundoro, Fredericho Mego;
Indriyani, Nesa;
Rahmaini, Adilla;
Setianingsih, Riky Dwi;
Sejati, Alfiah Prima;
Nur Istiqomah, Yanuar Zerina
Solusi Vol. 23 No. 1 (2025): January
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26623/slsi.v23i1.11213
Inflation targeting Framework (ITF) pertama kali diterapkan di Indonesia pada 1 Juli tahun 2005 sebagai respons terhadap tantangan ekonomi domestik dan internasional. Kebijakan ini bertujuan untuk mencapai stabilitas inflasi melalui penerapan sasaran inflasi yang realistis, sehingga memperkuat kemampuan Bank Indonesia dalam melaksanakan kebijakan moneter. Kata kunci inflation targeting memiliki hubungan yang kuat dengan monetary policy karena konsep inflation targeting merupakan salah satu strategi utama yang diterapkan dalam kebijakan moneter modern. Strategi ini melibatkan penetapan target inflasi tertentu oleh bank sentral untuk menjaga stabilitas harga, yang merupakan salah satu tujuan utama kebijakan moneter. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif- kualitatif dengan analisis data sekunder dari berbagai sumber terpercaya, antara lain Bank Indonesia, BPS, dan IMF. Data yang sudah terkumpul kemudian diproses di VOSviewer untuk menghasilkan peta visual. Analisis dilakukan pada beberapa aspek utama, seperti kolaborasi antar peneliti (co-authorship), referensi yang sering dikutip bersama (co-citation), dan analisis kata kunci untuk melihat fokus utama penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ITF telah berhasil menganalisis inflasi di Indonesia, dengan inflasi saat ini masih sering berada dalam kisaran sasarannya sejak tahun 2009. Namun demikian, masih ada beberapa hal yang masih perlu diperhatikan, seperti krisis global dan dampak fluktuasi harga komoditas. Visualisasi bibliometrik menunjukkan bahwa penelitian tentang ITF di Indonesia masih relatif mendekati penelitian di negara lain. Implementasi ITF yang konsisten diyakini dapat meningkatkan stabilitas ekonomi nasional dan penanganan krisis.
Eksplorasi Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Peningkatan Kinerja Pelaku UMKM Disabilitas
Krisnandika, Verina Ruth;
Zulkarnain, Zulkarnain
Solusi Vol. 23 No. 1 (2025): January
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26623/slsi.v23i1.11218
Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan secara empiris atas pengaruh transformasi digital, inklusi keuangan digital, dan literasi keuangan masing-masing terhadap kinerja pelaku UMKM disabilitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantiatif asosiatif dengan jumlah sampel 30 pelaku UMKM disabilitas yang ada di Jabodetabek. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik simple random sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa kuesioner yang disebarkan secara online. Alat analisis yang digunakan adalah program SPSS versi 25. Hasil yang pertama yang didapatkan dari penelitian ini adalah transformasi digital tidak berpengaruh terhadap kinerja pelaku UMKM disabilitas, yang menunjukkan bahwa pelaku UMKM disabilitas baik yang sudah maupun tidak melakukan transformasi digital sama-sama tidak merasakan manfaat sehingga transformasi digital tidak mempengaruhi kinerja pelaku UMKM disabilitas. Penelitian ini juga menemukan bahwa inklusi keuangan digital berpengaruh negatif terhadap kinerja pelaku UMKM disabilitas, karena walaupun pelaku UMKM disabilitas sudah mendapatkan modal dengan mengakses kredit ke lembaga keuangan namun kemampuan pengelolaan keuangan dari pelaku UMKM disabilitas tidak digunakan semestinya sehingga kinerja pelaku UMKM disabilitas cenderung menurun. Kemudian, hasil terakhir dari penelitian ini adalah literasi keuangan tidak berpengaruh terhadap kinerja pelaku UMKM disabilitas, karena tingkat literasi keuangan yang dimiliki para pelaku UMKM disabilitas ditemukan masih rendah sehingga tidak mempengaruhi peningkatan kinerja pelaku UMKM disabilitas.
Pengujian Variabel Mediasi Stres Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Di Perusahaan Garmen
Zulfa, Nada Intania;
Suryawardana, Edy;
Ariefiantoro, Teguh;
Mulyantomo, Edy;
Kusnilawati, Nunik
Solusi Vol. 23 No. 1 (2025): January
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26623/slsi.v23i1.11415
This research aims to test or find out how much influence the workload variable and work environment have on employee performance which is mediated by the work stress variable. This test was carried out using a questionnaire method on the performance of employees in the production and packaging fields. The number of samples in this research was 100 respondents using a purposive sampling method, namely determining samples whose sample size was not yet known. The analytical tools used are path analysis, outer model analysis, inner model analysis and hypothesis testing with the help of SmartPLS 4.1.0.3 software. The results of this research show that workload and work environment have a positive and significant effect on employee performance, workload and work environment have a positive and significant effect on work stress, work stress has a positive and significant effect on employee performance. The indirect effect shows that workload and work environment influence employee performance through work stress.
Kepemilikan Manajerial, Kepemilikan Institusional, dan Corporate Social Responsibility Pada Nilai Perusahaan
Sapitri, Yuni;
Fajriana, Icha
Solusi Vol. 23 No. 1 (2025): January
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26623/slsi.v23i1.11261
Nilai perusahaan adalah ukuran yang menggambarkan seberapa besar nilai pasar suatu perusahaan, yang mencerminkan persepsi investor terhadap kinerja dan prospek perusahaan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dampak dari kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, dan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) terhadap nilai perusahaan, yang diukur menggunakan rasio PBV (Price to Book Value). Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan-perusahaan yang bergerak di sektor energi tambang batu bara yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2019 hingga 2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling, yang memilih sampel berdasarkan kriteria tertentu, dan menghasilkan 29 perusahaan sebagai sampel yang dianalisis. Data yang digunakan dalam penelitian ini bersumber dari laporan keuangan dan laporan keberlanjutan perusahaan yang dapat diakses secara publik. Proses analisis data dilakukan melalui pengujian asumsi klasik dan pengujian hipotesis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, tidak memiliki dampak signifikan terhadap nilai perusahaan, yang berarti kedua variabel tersebut tidak berpengaruh pada nilai perusahaan yang dihitung menggunakan rasio PBV. Sedangkan CSR berpengaruh negatif signifikan terhadap nilai perusahaan. Temuan ini memberikan pemahaman baru mengenai pengaruh faktor-faktor internal terhadap nilai perusahaan, khususnya di sektor energi batu bara yang terdaftar di Indonesia. Penelitian ini dapat menjadi referensi untuk penelitian lebih lanjut mengenai faktor-faktor yang memengaruhi nilai perusahaan di industri serupa.
Peningkatan Kinerja Karyawan Berkualitas: Peran Motivasi, Disiplin Kerja, dan Lingkungan Kerja
Maulana, Iqbal;
Susanto, Santo
Solusi Vol. 23 No. 1 (2025): January
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26623/slsi.v23i1.10655
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh lingkungan kerja, motivasi kerja, dan disiplin kerja terhadap kinerja staf produksi PT. Aroma Krim Kopi Indonesia. Tujuan karyawan di PT. Departemen produksi Arom Kopikrim Indonesia selama lima tahun sebelumnya menjadi isu dalam penelitian ini. Hal ini menunjukkan bahwa kinerja pekerja di bawah standar. Pendekatan kuantitatif digunakan dalam pendekatan penelitian ini. Populasi penelitian berjumlah 90 orang dan jumlah sampel adalah 47 orang. Metode yang digunakan adalah purposive sampling, dimana sampel dipilih berdasarkan kriteria atau faktor yang telah ditentukan. Regresi linier berganda digunakan untuk analisis data dalam penelitian ini, sedangkan kuesioner digunakan untuk pengumpulan data. SPSS 25 digunakan untuk mengolah data termasuk validitasnya. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kinerja pegawai dipengaruhi secara positif dan signifikan oleh variabel motivasi kerja; semakin termotivasi seorang karyawan maka kinerjanya akan semakin baik. Salah satu cara untuk memastikan bahwa persyaratan karyawan terpenuhi adalah dengan menawarkan kompensasi, bonus, dan tunjangan yang sesuai, serta kesempatan untuk pelatihan dan pengembangan untuk membantu karyawan meningkatkan pengetahuan dan kemampuan mereka. Kinerja pegawai dipengaruhi secara positif dan signifikan oleh variabel disiplin kerja; semakin disiplin seorang pegawai maka kinerjanya akan semakin baik. Selain itu, lingkungan kerja mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan; semakin baik lingkungan kerja maka semakin baik pula kinerja karyawannya
Service Quality Memediasi Kualitas Produk dan Price Fairness dalam Meningkatkan Kepuasan Pelanggan
Wulandari, Lilis;
Amaliyah, Erlina Dewi Endah
Solusi Vol. 23 No. 2 (2025): April
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26623/slsi.v23i2.11553
Guna terus mempertahankan suatu usaha saat ini sangat penting untuk memperhatikan kepuasan pelanggan. Sebab, persaingan usaha semakin ketat serta munculnya berbagai produk berkualitas dengan harga terjangkau. Sehingga pemilik usaha perlu memperhatikan berbagai factor yang mampu berdampak pada kepuasan pelanggan. Tak terkecuali, usaha Tomoro Coffee Semawis Kedungmundu, sebuah kafe di Kota Semarang. Oleh sebab itu, studi ini bermaksud untuk mengevaluasi kualitas dari produk, price fairness, serta kepuasan yang dirasakan pelanggan dengan service quality sebagai variabel intervening pada objek tersebut. Data yang digunakan adalah review dari Tomoro Coffee Semawis Kedungmundu di aplikasi Google Maps dari Desember 2023 hingga September 2024. Seratus pelanggan yang membeli produk di Tomoro Coffee Semawis Kedungmundu dilibatkan sebagai responden. Sampel diambil menggunakan metode pengambilan sampel purposive. Statistik deskriptif digunakan untuk menganalisis data, kemudian uji asumsi klasik, uji t, KD (koefisien determinasi), dan uji analisis regresi linier berganda digunakan untuk menguji hipotesis penelitian. Hasil studi memperlihatkan jika kualitas dari produk berpengaruh signifikan serta positif pada kepuasan pelanggan. Price fairness berdampak signifikan serta positif pada kepuasan pelanggan. Kualitas produk dan price fairness berdampak signifikan serta positif pada kualitas layanan, secara parsial. Kualitas layanan berdampak signifikan serta positif pada kepuasan pelanggan. Serta kualitas produk serta price fairness secara individual berdampak signifikan serta positif pada kepuasan pelanggan melalui service quality.