cover
Contact Name
Achmad Jaelani
Contact Email
ach_jaelaniborneo@yahoo.com
Phone
+6281315933440
Journal Mail Official
ach_jaelaniborneo@yahoo.com
Editorial Address
Jl. Adhyaksa No. 2 Kayu Tangi Banjarmasin
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
ZIRAA'AH MAJALAH ILMIAH PERTANIAN
ISSN : 14121468     EISSN : 23553545     DOI : https://dx.doi.org/10.31602/zmip.v45i1
Core Subject : Agriculture,
Jurnal ini Fokus pada Hasil Penelitian yang Orisinil dan Ruang Lingkup jurnal pada Bidang : 1. Agronomy 2. Agrotechnology 3. Agribisnis 4. Animal Production 5. Animal Feed and Nutrition 6. Social and Economic agriculture 7. Forestry 8.Fisheries and Marine Technology 8. Food Technogy and Industry 9. Food Science
Articles 709 Documents
KUALITAS KARKAS DAN ANALISIS EKONOMI AYAM BROILER YANG DIBERI DUA JENIS KONSENTRAT KOMERSIAL Vinka Adhi Pratika; Sri Sukaryani
ZIRAA'AH MAJALAH ILMIAH PERTANIAN Vol 51 No 1 (2026)
Publisher : Pusat Publikasi Jurnal Universitas Islam Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/zmip.v51i1.21761

Abstract

ABSTRACTThe increasing demand for chicken meat requires strategic efforts to improve the carcass quality of broiler chickens. One approach to achieve this objective is through effective feed management. This study aimed to evaluate the effects of feeding two different commercial concentrates on carcass quality (carcass percentage and abdominal fat) and economic efficiency (feed cost per gain) of broiler chickens. The experiment was conducted using a Completely Randomized Design (CRD) and analyzed by analysis of variance (ANOVA), consisting of three dietary treatments with four replications, each replication containing three broiler chickens. The treatments included P1: broilers fed 100% commercial concentrate A; P2: broilers fed 100% commercial concentrate B; and P3: broilers fed a mixture of 50% commercial concentrate A and 50% commercial concentrate B. The optimal results were observed in P1, with a carcass percentage of 73.92%, abdominal fat percentage of 1.05%, and feed cost per weight gain of IDR 13,790. In contrast, the lowest results were recorded in P3 (50% commercial concentrate A and 50% commercial concentrate B), with a carcass percentage of 70.87%, abdominal fat percentage of 1.16%, and feed cost per weight gain of IDR 13,873. It can be concluded that the use of different commercial concentrates significantly affected carcass quality, particularly carcass percentage, but had no significant effect on abdominal fat percentage or feed cost per gain in broiler chickens.Keywords: abdominal fat, broiler chicken, feed cost per gain, carcass, commercial feed
PENGARUH SUMBER AIR YANG BERBEDA TERHADAP PEMELIHARAAN LARVA IKAN BETOK (Anabas Testudineus) DI INSTALASI BUDIDAYA IKAN LAHAN GAMBUT (IBILAGA) DESA GARUNG KABUPATEN PULANG PISAU PROVINSI KALIMANTAN TENGAH Tania Serezova Augusta; Deby Setyani; Yusanti Mantuh; Meyke Yustina
ZIRAA'AH MAJALAH ILMIAH PERTANIAN Vol 51 No 1 (2026)
Publisher : Pusat Publikasi Jurnal Universitas Islam Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/zmip.v51i1.22242

Abstract

Pemeliharaan larva ikan betok (Anabas testudineus) merupakan fase krusial yang membutuhkan pengelolaan lingkungan secara presisi, terutama terkait kesiapan media pemeliharaan, pemberian pakan awal, dan kestabilan kualitas perairan. Pada tahap ini, larva dipelihara dalam wadah terkontrol dengan perhatian utama pada keseimbangan parameter fisika-kimia air serta kesesuaian ukuran dan kandungan nutrisi pakan terhadap kapasitas makan larva. Kondisi tersebut berperan penting dalam menjaga keberlangsungan hidup dan mendukung pertumbuhan larva secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penggunaan sumber air yang berbeda terhadap performa pemeliharaan larva ikan betok. Penelitian dilakukan menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan tiga jenis sumber air sebagai perlakuan, yaitu air sumur bor, air sungai, dan air olahan. Parameter yang diamati meliputi tingkat kelangsungan hidup dan mortalitas larva. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan air sumur bor memberikan tingkat kelangsungan hidup tertinggi dibandingkan perlakuan lainnya yaitu Perlakuan A menghasilkan survival rate rata-rata tertinggi sebesar 97,1% dengan mortalitas 3,8%, diikuti Perlakuan B dengan survival rate 96,6% dan mortalitas 3,3%, sedangkan Perlakuan C menunjukkan survival rate terendah sebesar 94,2% dengan mortalitas 5,7%. Kondisi kualitas air selama penelitian relatif stabil, dengan kisaran suhu 29,2–29,3°C, pH 6,6–6,7, serta konsentrasi oksigen terlarut (DO) antara 11,2–11,7 mg/L. Kata Kunci :   
PENGARUH PEMBERIAN ABU SEKAM PADI DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL PADI INPARI IR NUTRI ZINC DI LAHAN RAWA LEBAK Fenny Erawati; Mahdiannoor Mahdiannoor; Nur Hafizah; Nurul Istiqomah; Majedi Majedi; Masrufah Masrufah
ZIRAA'AH MAJALAH ILMIAH PERTANIAN Vol 51 No 1 (2026)
Publisher : Pusat Publikasi Jurnal Universitas Islam Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/zmip.v51i1.22259

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian abu sekam padi dan pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil padi Inpari IR Nutri Zinc di lahan rawa lebak. Penelitian dilaksanakan dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) factorial, yaitu tiga dosis abu sekam padi (30 ton, 35 ton, dan 40 ton ha-1) dan tiga dosis pupuk NPK (150 g, 250 g, dan 350 g per petak). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat interaksi antara abu sekam padi dan pupuk NPK terhadap semua peubah pertumbuhan dan hasil tanaman. Namun, pemberian secara terpisah abu sekam padi berpengaruh nyata terhadap jumlah anakan pada umur 30 dan 45 hari setelah tanam (HST), dan tidak berpengaruh terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, panjang malai, jumlah gabah, dan berat gabah per rumpun. Pemberian pupuk NPK tidak memberikan pengaruh terhadap seluruh peubah pengamatan, karena sifat lahan rawa lebak yang masam dan tergenang, sehingga menyebabkan kehilangan nitrogen melalui proses volatilisasi dan denitrifikasi serta fiksasi fosfor. Dosis abu sekam padi terbaik dalam penelitian ini adalah 30 ton ha-1 yang mampu meningkatkan jumlah anakan. Sementara itu, tidak ditemukan dosis pupuk NPK yang efektif dalam meningkatkan pertumbuhan maupun hasil padi di kondisi lahan tersebut.
APLIKASI POC KULIT PISANG DAN NPK TERHADAP PADI SIAM RUKUT DENGAN SISTEM TANAM JAJAR LEGOWO Noraida Hayati; Mahmudah Mahmudah; Nurul Istiqomah; Nur Hafizah; Mahdiannoor Mahdiannoor; Erma Erma
ZIRAA'AH MAJALAH ILMIAH PERTANIAN Vol 51 No 1 (2026)
Publisher : Pusat Publikasi Jurnal Universitas Islam Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/zmip.v51i1.22273

Abstract

Padi (Oryza sativa L.) merupakan salah satu makanan pokok di Indonesia.  Teknologi unggulan dalam budidaya padi yang mendukung meningkatnya produktivitas padi adalah sistem tanam jajar legowo, POC kulit pisang dan NPK. Penelitian ini memiliki tujuan (1) pengaruh interaksi antara POC kulit pisang dengan NPK pada pertumbuhan dan hasil padi siam rukut dengan sistem tanam jajar legowo (3) respon pemberian NPK pada pertumbuhan dan hasil padi siam rukut (4) konsentrasi terbaik pemberian POC kulit pisang pada pertumbuhan dan hasil padi siam rukut (5) takaran terbaik pemberian NPK pada pertumbuhan dan hasil padi siam rukut. Penelitian memakai (RAK) Rancangan Acak Kelompok faktorial 2 faktor terdapat perpaduan 9  perlakuan dengan 3 kali ulangan maka terdapat 27 unit percobaan. Kesimpulan penelitian ini menyatakan  pemberian POC kulit pisang dan NPK tidak berpengaruh untuk semua variabel pengamatan.
PROFITABILITAS USAHA SEDOTAN ORGANIK DARI TANAMAN PURUN DI KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA Mahdalena Mahdalena; Dewi susanti
ZIRAA'AH MAJALAH ILMIAH PERTANIAN Vol 51 No 1 (2026)
Publisher : Pusat Publikasi Jurnal Universitas Islam Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/zmip.v51i1.22274

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berperan penting dalam perekonomian Indonesia, termasuk melalui pengembangan produk ramah lingkungan seperti sedotan organik berbahan purun (Echinochloa sp.) yang tumbuh di rawa Kabupaten Hulu Sungai Utara. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi keuntungan dan menganalisis rasio profitabilitas usaha sedotan purun pada Kelompok Usaha Kembang Ilung di Desa Banyu Hirang. Menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan data primer dan sekunder, penelitian menghitung biaya, penerimaan, pendapatan bersih, serta rasio profitabilitas (NPM, ROA, dan ROE). Hasil menunjukkan kapasitas produksi 6.000 pcs per bulan menghasilkan penerimaan Rp 1.200.000, biaya Rp 920.833, dan laba bersih Rp 279.167, dengan NPM 23,26%, ROA 12,86%, dan ROE 22,33%. Usaha ini layak dijalankan disecara finansial dan berkontribusi pada pengurangan plastik, meski terkendala modal dan teknologi. Dukungan pemerintah dan inovasi diharapkan meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha purun.
PERUBAHAN IKLIM DAN PEMBANGUNAN PERTANIAN INDONESIA: STUDI BLIBIOMETRIK, VOSVIEWERS, DAN STUDI LITERATUR REVIEW Shafira Gaidtsa Az-zahra; Talitha Ayu Septiani; Akmal Syah Fikran Firdaus; Dewi Rohma Wati
ZIRAA'AH MAJALAH ILMIAH PERTANIAN Vol 51 No 1 (2026)
Publisher : Pusat Publikasi Jurnal Universitas Islam Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/zmip.v51i1.22293

Abstract

Perubahan iklim merupakan isu strategis yang berdampak signifikan terhadap sektor pertanian di Indonesia. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi perkembangan kajian perubahan iklim dan pertanian melalui analisis bibliometrik dan tinjauan literatur sistematis serta implikasinya bagi pengembangan ilmu pengetahuan. Metode penelitian menggunakan analisis bibliometrik berbantuan VOSviewer dan systematic literature review (SLR) berdasarkan data sekunder dari Google Scholar periode 2010–2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kajian didominasi oleh variabel suhu dan curah hujan, dengan peningkatan fokus pada strategi adaptasi, ketahanan pangan, dan keberlanjutan pertanian. Selain itu, kolaborasi antar institusi berperan penting dalam mempercepat penyebaran solusi ilmiah. Studi ini berkontribusi pada penguatan literasi iklim dan pertanian di pendidikan dasar serta menjadi dasar pengembangan kurikulum yang responsif terhadap perubahan iklim.
DOMINASI FAKTOR SOSIAL ATAS FAKTOR EKONOMI DALAM USAHATANI CABAI DI PESISIR BONEPANTAI Fristawati Uloli; Dewa Oka Suparwata; Meity Melani Mokoginta; Merita Ayu Indrianti
ZIRAA'AH MAJALAH ILMIAH PERTANIAN Vol 51 No 1 (2026)
Publisher : Pusat Publikasi Jurnal Universitas Islam Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/zmip.v51i1.22434

Abstract

Usahatani cabai di Indonesia kerap dihadapkan pada volatilitas harga dan risiko produksi yang tinggi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh simultan faktor ekonomi (biaya produksi dan harga jual) dan faktor sosial (pendidikan dan pengalaman) terhadap pendapatan petani cabai di wilayah pesisir Kecamatan Bonepantai, Kabupaten Bone Bolango. Menggunakan pendekatan kuantitatif, data dari 56 petani sampel dianalisis dengan model fungsi produksi Cobb-Douglas. Hasil penelitian mengungkap bahwa faktor ekonomi secara statistik tidak berpengaruh signifikan terhadap pendapatan (Sig. 0,392), mengindikasikan posisi petani sebagai price taker yang rentan distorsi pasar. Sebaliknya, faktor sosial berpengaruh positif dan sangat signifikan (Sig. 0,001) dengan koefisien elastisitas dominan sebesar 1,167. Usahatani berada pada kondisi Increasing Returns to Scale (1,400). Temuan ini menyimpulkan bahwa kapasitas manajerial dan pengalaman lebih menentukan keberhasilan ekonomi dibandingkan modal finansial. Rekomendasi kebijakan harus bergeser dari fokus subsidi fisik menuju investasi penguatan kapasitas sumber daya manusia melalui penyuluhan intensif. Kata Kunci : Cabai, Cobb-Douglas, Faktor Ekonomi, Faktor Sosial, Pendapatan Petani
PERTUMBUHAN TERONG DENGAN PEMBERIAN PUPUK ORGANIK CAIR AMPAS TEBU YANG DIDEKOMPOSISI TRICHODERMA HARZIANUM (R3) Istiqamah Istiqamah; Mukarlina Mukarlina; Siti Khotimah; Rahmawati Rahmawati
ZIRAA'AH MAJALAH ILMIAH PERTANIAN Vol 51 No 2 (2026)
Publisher : Pusat Publikasi Jurnal Universitas Islam Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/zmip.v51i2.22485

Abstract

Eggplant (Solanum melongena L.) variety Yuvita is one of the eggplant cultivars grown in West Kalimantan, Indonesia. The cultivation of eggplant in peatland areas of West Kalimantan faces several constraints, particularly the low availability of macro and micronutrients in the soil. Improvement of eggplant production can be achieved through the application of liquid organic fertilizer (LOF). This study aimed to evaluate the effect of liquid organic fertilizer derived from sugarcane bagasse decomposed using Trichoderma harzianum (R3) on the growth of eggplant. The experiment was arranged in a Completely Randomized Design (CRD) with four treatments, namely control (P0), 25 mL/L (P1), 50 mL/L (P2), and 75 mL/L (P3). The results showed that the application of sugarcane bagasse-based LOF significantly affected fresh weight, dry weight, and total chlorophyll content of eggplant plants. However, it did not significantly influence plant height and number of leaves. The best concentration was 50 mL/L, which produced a fresh weight of 8.80 g, a dry weight of 0.594 g, and a total chlorophyll content of 131.38 mg/L.
OPTIMALISASI JENIS DAN DOSIS PUPUK KANDANG UNTUK MENINGKATKAN PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SAWI HIJAU (Brassica juncea L.) Jadi Jadi; Primadiyanti Arsela; Ardaniah Ardaniah
ZIRAA'AH MAJALAH ILMIAH PERTANIAN Vol 51 No 2 (2026)
Publisher : Pusat Publikasi Jurnal Universitas Islam Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/zmip.v51i2.22533

Abstract

Green mustard is a leafy horticultural crop whose growth is strongly influenced by nutrient availability during the vegetative stage. This study aimed to analyze the effects of manure type and application rate on the growth and yield of green mustard and to determine the optimal treatment. The experiment was arranged in a two-factor Randomized Complete Block Design (RCBD), consisting of manure type (chicken, cattle, and goat manure) and manure rate (0, 12.5, 25, 37.5, and 50 g per polybag), with four replications. Observed parameters included plant height, number of leaves, leaf width, and fresh weight. Data were analyzed using analysis of variance (ANOVA) followed by the Least Significant Difference (LSD) test at the 5% level. The results showed that manure type and application rate had significant to highly significant effects on all observed parameters, with chicken manure at a rate of 37.5 g per polybag producing the best vegetative growth. These findings indicate that chicken manure applied at an optimal rate can effectively supply nutrients to support the growth of green mustard.
PENAMBAHAN DAUN BINAHONG (Anredera cordifolia) PADA PAKAN UNTUK MENINGKATKAN LAJU KELANGSUNGAN HIDUP IKAN NILA (Oreocromis nilaticus) Robiyannor Robiyannor; Sri Herlina; Siti Norida; Mazlan Mazlan
ZIRAA'AH MAJALAH ILMIAH PERTANIAN Vol 51 No 2 (2026)
Publisher : Pusat Publikasi Jurnal Universitas Islam Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/zmip.v51i2.22664

Abstract

Tilapia (Oreochromis niloticus) is a rapidly growing aquaculture commodity. However, in the process of tilapia farming, there are issues with low appetite and survival rates during the fry stage. Binahong leaves are a natural ingredient that can be used to improve fish appetite and health. This study aims to determine how powdered binahong leaf feed affects fish survival rates and tilapia feeding behavior. The study lasted 42 days. A descriptive analysis method was used, and the study consisted of three treatments. The immunostimulant treatments administered via feed were: A (Control) and B (Binahong Leaves at 125 g/kg feed). The primary parameters of this study were fish survival rate and feeding response. Supporting parameters included temperature, pH, and dissolved oxygen (DO). The results indicated that the addition of binahong leaf powder (Anredera cordifolia) in feed significantly increased the survival rate and feeding response of Nile tilapia (Oreochromis niloticus) by 100%—as no mortality occurred and the best feeding response was observed in treatment B, which included 125 g/kg of Binahong leaves (Anredera cordifolia) in the feed. The results obtained can be recommended as a natural immunostimulant in aquaculture feed.