cover
Contact Name
Fikriman
Contact Email
jurnalagrosains@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalagrosains@gmail.com
Editorial Address
Kampus A, Fakultas Pertanian, Universitas Muara Bungo Jalan Pendidikan, Sungai Binjai, Kec. Batin III, Kabupaten Bungo, Jambi 37211
Location
Kab. bungo,
Jambi
INDONESIA
JAS (Jurnal Agri Sains)
ISSN : -     EISSN : 25810227     DOI : 10.36355/jas
Core Subject : Agriculture,
JAS (Jurnal Agri Sains) adalah open access jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Muara Bungo. JAS menerbitkan hasil penelitian original, skripsi, tesis dan review artikel dalam bidang sosial ekonomi pertanian dan agribisnis. JAS juga menerima karya ilmiah dari luar sepanjang memenuhi kriteria terbitan ini. Penulis diharapkan mengirimkan karya tulisnya yang belum pernah dipublikasikan. Ruang lingkup JAS mencangkup bidang agribisnis, tetapi tidak terbatas pada bidang berikut: pengembangan bisnis, pembangunan dan pengembangan masyarakat, koperasi agribisnis, serta komputerisasi dan multimedia dalam bidang pertanian
Articles 199 Documents
ANALISIS HUBUNGAN PENERAPAN TEKNOLOGI USAHATANI PADI SAWAH (Oryza sativa l) DENGAN PENDAPATAN PETANI DI KELURAHAN PUUSINAUWI KECAMATAN WAWOTOBI KABUPATEN KONAWE Milawati Saranani
JAS (Jurnal Agri Sains) Vol 4, No 2: Desember 2020
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jas.v4i2.421

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk : (1) Untuk mengetahui berapa besar pendapatan petani yang menerapkan teknologi  usahatani padi sawah di Kelurahan Puusinauwi Kecamatan Wawotobi Kabupaten Konawe dan (2) Untuk menganalisis hubungan penerapan teknologi usahatani padi sawah dengan pendapatan petani di Kelurahan Puusinauwi Kecamatan Wawotobi Kabupaten Konawe. Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Puusinauwi Kecamatan Wawotobi Kabupaten Konawe. Daerah ini dipilih karena Kelurahan Puusinauwi merupakan salah satu daerah penghasil padi sawah yang ada di Kecamatan Wawotobi Kabupaten Konawe. Salah satu cara untuk menentukan besarnya sampel dalam penelitian ini tingkat presisi yang digunakan sebesar 10%, sehingga untuk menentukan sampel dalam penelitian ini menggunakan rumus slovin sehingga diperoleh 23 jumlah responden. Berdasarkan dari hasil penilitian diketahui bahwa (1) pendapatan petani responden di Kelurahan Puusinauwi masih terkategori rendah dengan pendapatan sebesar rata-rata Rp. 7.806.595/Ha. Hal ini menunjukan bahwa penerapan teknologi usahatani signifikan terhadap tingkat pendapatan petani, (2) Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat penerapan teknologi penggunaan benih bermutu dan pemupukan terhadap tingkat pendapatan petani di Kelurahan Puusinauwi Kecamatan Wawotobi Kabupaten Konawe. Sementara penerapan teknologi pengolahan tanah, sistem tanam, pengelolaan pengairan, pengendalian hama dan penyakit serta panenn tidak berhubungan signifikan dengan tingkat pendapatan petani di Kelurahan Puusinauwi Kecamatan Wawotobi Kabupaten Konawe. Kata Kunci : Usahatani, Padi Sawah, Hubungan Penerapan Teknologi ABSTRACT This study aims to: (1) To determine how much the income of farmers who apply paddy rice farming technology in Puusinauwi Village, Wawotobi District, Konawe Regency and (2) To analyze the relationship between the application of lowland rice farming technology and farmer income in Puusinauwi Village, Wawotobi District, Konawe Regency. This research was conducted in Puusinauwi Subdistrict, Wawotobi District, Konawe Regency. This area was chosen because Puusinauwi Village is one of the lowland rice producing areas in Wawotobi District, Konawe Regency. One way to determine the size of the sample in this study the level of precision used was 10%, so that to determine the sample  in this study using the Slovin formula so that 23 respondents were obtained.   Based on the results of the study, it is known that (1) the income of the respondent farmers in Puusinauwi Village is still in the low category with an average income of Rp. 7,806,595 / Ha. This shows that the application of farming technology is significant to the income level of farmers, (2) There is a significant relationship between the level of technology application of quality seed use and fertilization to the income level of farmers in Puusinauwi Village, Kecamatan Wawotobi Kabupaten Konawe. Meanwhile, the application of soil processing technology, planting systems, irrigation management, pest and disease control and harvesting is not significantly related to the income level of farmers in Puusinauwi Village, Kecamatan Wawotobi Kabupaten Konawe.Keywords : Farming, Rice Paddy, Relationship of Technology Application
ANALISIS HUBUNGAN KOMPENSASI DAN DISIPLIN KERJA KARYAWAN PADA PT. PERKEBUNAN NUSANTARA VI UNIT USAHA RIMBO SATU KABUPATEN TEBO (Studi Pada Bagian Buruh Panen Afdeling III) Yeni. R, Misra
JAS (Jurnal Agri Sains) Vol 4, No 2: Desember 2020
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jas.v4i2.573

Abstract

             Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kompensasi dan disiplin kerja karyawan pada PT. Perkebunan Nusantara VI Unit Usaha Rimbo Satu Kabupaten Tebo (Studi Pada Bagian Buruh Panen Afdeling III).             Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kuantitaif, data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Untuk teknik penelitian, peneliti menggunakan teknik wawancara, kuesioner, dan observasi. Untuk populasi dan sampel berjumlah 49 karyawan bagian buruh panen Afdeling III. Dengan teknik penarikan sampel menggunakan metode sampling jenuh. Kemudian jumlah responden yang mengisi kuesioner sebanyak 46 responden dan 3 kuesioner tidak kembali.  Sedangkan pengujian hipotesis menggunakan analisis Korelasi Pearson Product Moment.            Berdasarkan hasil pengolahan data adapun hubungan antara kompensasi dan disiplin kerja karyawan adalah rendah. Ini di dapat dari hasil olah data uji analisis Korelasi Pearson Product Moment ( r ) dengan nilai sebesar 0,308 dengan tingkat probabilitas sebesar 0,000. Mengandung arti bahwa kompensasi mempunyai hubungan disiplin kerja karyawan sebesar 0,308 dan dikategorikan mempunyai hubungan yang rendah.Kata Kunci : Kompensasi dan Disiplin Kerja Karyawan ABSTRACT            The purpose of this study was to determine the relationship between compensation and work discipline of employees at PT. Perkebunan Nusantara VI Rimbo Satu Business Unit, Tebo Regency (Study on the Harvest Labor Section of Afdeling III).            This study uses quantitative descriptive research, the data used are primary data and secondary data. For the research technique, the researcher used interview, questionnaire, and observation techniques. For the population and sample, there are 49 employees of the Afdeling III harvest labor division. With the sampling technique using the saturated sampling method. Then the number of respondents who filled out the questionnaire as many as 46 respondents and 3 questionnaires did not return. While testing the hypothesis using the Pearson Product Moment Correlation analysis.             Based on the results of data processing, the relationship between compensation and employee work discipline is low. This is obtained from the results of the analysis of the Pearson Product Moment Correlation analysis test (r) with a value of 0.308 with a probability level of 0.000. It means that compensation has a relationship with employee discipline of 0.308 and is categorized as having a low relationship.Keywords: Employee Compensation and Work Discipline
FAKTOR SOSIAL EKONOMI YANG MEMPENGARUHI PENGELUARAN PANGAN RUMAH TANGGA MISKIN DI KECAMATAN BANGKO KABUPATEN MERANGIN Fikriman Fikriman; Febri Ari Budiman; Evo Afrianto
JAS (Jurnal Agri Sains) Vol 4, No 2: Desember 2020
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jas.v4i2.426

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor-faktor Sosial Ekonomi terhadap pengeluaran pangan Rumah Tangga Miskin dan untuk mengetahui faktor sosial ekonomi yang paling dominan berpengaruh terhadap pengeluaran  pangan Rumah Tangga Miskin di Kecamatan Bangko Kabupaten Merangin. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Bangko Kabupaten Merangin. Pemilihan lokasi dilakukan secara sengaja dengan pertimbangan Kecamatan Bangko merupakan kecamatan dengan pusat perbelanjaan pangan di Kabupaten Merangin dan jumlah penduduk miskin terbesar ke-3 di Kabupaten Merangin. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 10 Februari sampai dengan 10 Maret 2019.Sampel dalam penelitian diambil dari Desa Sungai Kapas yang merupakan jumlah keluarga miskin terbanyak dan Kelurahan Pasar Bangko yang merupakan pasar Kabupaten sebagai penyedia bahan pangan di Kecamatan Bangko, sehingga sampel di ambil dari dua desa/kelurahan tersebut dengan jumlah populasi 479 KK. Penarikan rumah tangga miskin sampel dilakukan secara proporsional sampling 10 % dari jumlah rumah tangga miskin yang ada di desa Sungai Kapas sehingga didapat 42 KK sedangkan sampel di Kelurahan Pasar Bangko diambil secara keseluruhan yaitu 62 KK rumah tangga miskin karena Populasi di Kelurahan Pasar Bangko kurang dari 100 KK. Sehingga diperoleh sampel sebanyak 104 rumah tangga miskin. Untuk menganalisis faktor sosial ekonomi yang mempenngaruhi pengeluaran pangan rumah tangga miskin digunakan metode analisis regresi linier berganda dengan menggunakan program SPSS, sedangkan untuk menganalisis faktor sosial ekonomi yang paling berpengaruh dilakukan uji Parsial dengan menggunakan uji T.Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara bersama-sama atau serempak pendapatan, pendidikan ibu rumah tangga, jumlah anggota keluarga dan bantuan sosial terhadap pangan berpengaruh terhadap pengeluaran pangan rumah tangga miskin sebesar 17,9 % dengan nilai F hitung (5,400) > nilai F tabel (2,463) dan secara parsial atau individu, faktor yang berpengaruh terhadap pengeluaran untuk konsumsi pangan rumah tangga miskin adalah jumlah anggota keluarga dan bantuan sosial terhadap pangan. Faktor jumlah anggota keluarga adalah faktor yang paling dominan berpengaruh terhadap pengeluaran pangan rumah tangga miskin di Kecamatan Bangko dengan nilai t hitung 3,446 > dari nilai t tabel 1,984 Kata Kunci : Rumah Tangga Miskin, Pengeluaran Pangan dan Faktor Sosial EkonomiABSTRACT             This study aims to determine the effect of socioeconomic factors on poor household food expenditure and to find out the most dominant socioeconomic factors affecting poor household food expenditure in Bangko District, Merangin District. This research was conducted in Bangko District, Merangin Regency. The choice of location is done deliberately with consideration that Bangko District is a district with a food shopping center in Merangin Regency and the 3rd largest number of poor people in Merangin Regency. The study was conducted from 10 February to 10 March 2019.            The sample in this study was taken from Sungai Kapas Village which is the largest number of poor families and Pasar Bangko Village which is the Regency market as a food supplier in Bangko District, so the sample was taken from these two villages / kelurahan with a population of 479 households. The withdrawal of sample poor households was carried out by proportional sampling of 10% of the total number of poor households in Sungai Kapas village to get 42 households while the sample in Pasar Bangko Kelurahan was taken as a whole namely 62 households of poor households because the population in Pasar Bangko Kelurahan was less than 100 KK. So that a sample of 104 poor households was obtained. To analyze the socioeconomic factors that influence the expenditure of poor household food used multiple linear regression analysis method using the SPSS program, while to analyze the most influential socioeconomic factors a partial test using the T test was used.            The results showed that together or simultaneously income, education of housewives, number of family members and social assistance to food affected the food expenditure of poor households by 17.9% with a calculated F value (5,400)> F table value (2,463 ) and partially or individually, the factors that influence spending on food consumption of poor households are the number of family members and social assistance for food. The factor of the number of family members is the most dominant factor influencing the food expenditure of poor households in Bangko District with a t value of 3.446> of the value of t table 1.984 Keywords: Poor Households, Food Expenditures and Socio-Economic Factors
Analisis Pengaruh Praktek Kepemimpinan Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan PT. Perkebunan Nusantara VI (PTPN VI) Unit Usaha Rimbo Satu Kabupaten Tebo Amran, Amran; A. Roni, Khairun
JAS (Jurnal Agri Sains) Vol 1, No 1: Juni 2017
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jas.v1i1.381

Abstract

Penelitian bertujuan menganalisis pengaruh praktek kepemimpinan terhadap kepuasan kerja,  baik pengaruh secara parsial maupun secara overall.             Populasi adalah jumlah seluruh karyawan PT. Perkebunan Nusantara VI, sementara itu sample yang diambil adalah sebanyak 83 orang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey.            Hasil penelitian secara statistik menunjukkan bahwa praktek kepemimpinan yang terdiri dari lima dimensi secara bersama-sama berpengaruh terhadap kepuasan kerja karyawan PT. Perkebunan Nusantara VI dengan angka koeifisien determinasi 70,1%. Secara parsial, dari lima variabel Independen yang ada ternyata empat variabel yaitu Pemimpin menantang proses (Challenging the process) X1, Pemimpin memberi inspirasi (Inspiring the vision) X2, Pemimpin mengilhami wawasan bersama (Enabling Others to Act) X3, Pemimpin yang mempunyai keteguhan hati (Encouranging the Heart) X4 berpengaruh secara signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan. Sedangkan variabel pemimpin menjadi petunjuk jalan (Modelling The Way) X5 tidak berpengaruh nyata terhadap kepuasan kerja dan variabel yang mempunyai pengaruh paling dominan adalah pemimpin mengilhami wawasan bersama. Rekomendasi penelitian ini adalah bahwa mengingat variabel praktek kepemimpinan memberikan kontribusi yang penting bagi peningkatan kepuasan kerja karyawan Perkebunan Nusantara VI, maka untuk kesemua aspek yang berkaitan dengan variabel tersebut perlu mendapatkan perhatian untuk terus dibina dan ditingkatkan. Disamping itu, mengingat pengaruh variabel  indevendent tersebut secara bersama-sama terhadap kepuasan kerja karyawan Perkebunan Nusantara VI sekitar 70,1%, tentunnya masih ada 29,9% variabel lain diluar variabel yang diteliti berpengaruh terhadap kepuasan kerja karyawan Perkebunan Nusantara VI yang perlu untuk diteliti lebih lanjut.  
STRUKTUR PENDAPATAN DAN PENGELUARAN RUMAH TANGGA PETANI HORTIKULTURA PADA MASA PANDEMI DI KELURAHAN TEBING TINGGI OKURA KECAMATAN RUMBAI PESISIR Rini Nizar; Latifa Siswati; Anto Ariyanto
JAS (Jurnal Agri Sains) Vol 5, No 1: Juni 2021
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jas.v5i1.519

Abstract

ABSTRAKIndonesia bahkan dunia sedang menghadapi pandemi covid-19 yang menekan pertumbuhan ekonomi dan berdampak kepada kehidupan sosial dan ekonomi termasuk di sektor pangan dan pertanian.Pangan menjadi kebutuhan prioritas yang harus dipenuhi bagi seluruh masyarakat sehingga kegiatan produksi pertanian harus tetap berjalan. Walaupun aspek ketersediaan atau produksi tidak terlalu bermasalah karena proses menanam terus dilakukan, namun ada kendala pada aspek distribusi atau rantai penawaran produk pertanian dan permintaan produk pertanian yang berdampak terhadap pendapatan dan pengeluaran rumah tangga petani serta kesejahteraan petani.  Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey dengan pengambilan sampel secara acak sederhana.Analisis data dilakukan dengan metode kualitatif dan kuantitatif.Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai kesejahteraan keluarga petani melalui analisis struktur pendapatan dan pengeluaran rumah tangga pada masa pandemi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai NTPRP lebih besar dari satu untuk rumah tangga petani, artinya bahwa petani mengalami surplus.Pendapatan naik lebih besar dari pengeluaran sehingga termasuk pada kategori sejahtera.Kata Kunci :  Kesejahteraan petani, pendapatan, pengeluaran ABSTRACTIndonesia and even the world are facing the Covid-19 pandemic which is suppressing economic growth and is impacting social and economic life, including the food and agriculture sectors.Food is a priority need that must be fulfilled by all people so that agricultural production activities must continue to run. Although the availability or production aspect is not too problematic because the process of agriculture continues, there are constraints on the distribution or supply chain aspects of agricultural products and the demand for agricultural products that have an impact on farmer household income and expenditures as well as farmer welfare.The research method used is a survey method using simple random sampling. Data analysis was performed using qualitative and quantitative methods.This study aims to provide an overview of the welfare of farmer families during a pandemic through an analysis of the structure of household income and expenditure. The results showed that the NTPRP value was greater than one which indicated that the farmer family experienced a surplus or the farmer family was in a prosperous family. Keywords: Farmer welfare, income, expenditure
ANALISIS PREFERENSI KONSUMEN TERHADAP KOPI LOKAL DI KOTA JAMBI Mulyani Mulyani
JAS (Jurnal Agri Sains) Vol 4, No 2: Desember 2020
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jas.v4i2.422

Abstract

ABSTRAKTujuan dalam penelitian ini adalah menganalisis preferensi konsumen yakni masyarakat kota Jambi terhadap kopi lokal dan menganalisis hubungan usia terhadap preferensi masyarakat kota Jambi dalam mengkonsumsi kopi lokal. Adapun hipotesis dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan antara usia konsumen kopi dengan preferensi dalam mengkonsumsi kopi lokal Jambi.Penelitian ini dilakukan di Kota Jambi dengan mengumpulkan data primer dan sekunder. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari sampai Juni 2020. Data yang digunakan adalah data cross section. Data konsumen dikumpulkan dari 3 kedai kopi yang terdapat di Kota Jambi yakni Hello Sapa, Camp Coffee, dan Kopi Juaro. Penarikan sample dilakukan dengan metode simpel random sampling. Penghitungan sampel dengan rumus Slovin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Mayoritas konsumen kopi memilih kopi lokal dibandingkan kopi non lokal dan Hubungan usia konsumen dengan preferensi konsumsi kopi adalah tidak signifikan. Kata kunci: Kopi Lokal, Preferensi, usia konsumen ABSTRACTThe aim of this researchis to analyze consumer preferences of Jambi city consuming local coffee and to analyze the relationship between age and preferences of the people of Jambi city in consuming local coffee. The hypothesis in this study is that there is a relationship between the age of consumers and preferences in consuming local Jambi coffee. This research was conducted in Jambi City by collecting primary and secondary data. This research conducted from February to June 2020. The data used is cross section data. Consumer data was collected from 3 coffee shops in Jambi City, namely Hello Sapa, Camp Coffee, and Juaro Coffee. The sampling method was simple random sampling. Sample calculation using the Slovin formula. The results showed that the majority of coffee consumers prefer local coffee than non-local coffee and the relationship between consumer age and coffee consumption preference is not significant. Keywords: Local Coffee, Preference, Age of Consumer
STRATEGI PENGEMBANGAN KOPERASI TANI SAWIT BAROKAH KECAMATAN TEBO ULU KABUPATEN TEBO (Studi Kasus Koperasi Di Desa Teluk Kasai Rambahan) Evo Afrianto; Ari Aryanti; Pitriani Pitriani
JAS (Jurnal Agri Sains) Vol 5, No 1: Juni 2021
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jas.v5i1.592

Abstract

Koperasi Tani Sawit Barokah merupakan salah satu koperasi yang memiliki anggota terbanyak. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 24 Desember 2019 sampai 24 Januari 2020 dengan tujuan untuk mengetahui faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi pengembangan koperasi tani sawit barokah di Desa Teluk Kasai Rambahan dan untuk mengetahui strategi pengembangan Koperasi Tani Sawit Barokah di Desa Teluk Kasai Rambahan.Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei yaitu Koperasi Tani Sawit Barokah di Desa Teluk Kasai Rambahan Kecamatan Tebo Ulu Kabupaten Tebo. Penelitian ini menggunakan Analisis SWOT.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Faktor Internal yang dimiliki Koperasi Tani Sawit Barokah di Desa Teluk Kasai Rambahan adalah kekuatan berupa sumber modal sendiri, anggota sangat mudah ditemukan dan modal simpanan pokok awal terjangkau dan kelemahannya berupa tidak ada investasi dari pihak lain, menghasilkan sawit tidak menentu dan pembukuan dilakukan setiap tahun. Faktor Eksternal adalah peluang berupa kualitas kelapa sawit yang sangat baik, tidak ada pesaing dalam penjualan sawit koperasi, dan keikutsertaan dalam pameran agar menjual sawit ke koperasi, dan ancamannya berupa pesaing dari koperasi yang sejenis, kurangnya kegiatan penjualan, kurangnya mesin/alat yang digunakan dan image koperasi tani sawit barokah yang masih asing di PT. RAU. Strategi pengembangan Koperasi Tani Sawit Barokah di Desa Teluk Kasai Rambahan adalah peningkatan modal dengan cara penambahan investasi atau pinjaman dari pihak lain, memperluas daerah penjualan, pelatihan manajemen kepada ketua, memanfaatkan modal simpanan pokok yang ada untuk penambahan kelapa sawit untuk menguasai pasar ketika belum ada pesaing dari koperasi lainnya, menciptakan penjualan yang baru koperasi, memperluas pangsa pasar, mempertahankan kualitas sawit, meningkatkan penjualan sawit, mengadakan kerjasama dengan PT lain dalam hingga luar wilayah, pengoptimalkan penggunaan mesin/alat teknologi untuk memperlancar proses penjualan.Kata Kunci : Strsategi Pengembangan. Koperasi Tani Sawit Barokah ABSTRACT               Koperasi Tani Sawit Barokah is one of the cooperatives that has the most members. This research was conducted on December 24, 2019 to January 24, 2020 with the aim of knowing the internal and external factors that affect the development of the Barokah oil palm  cooperative in Teluk Kasai Rambah Village and to find out the strategy for developing the Barokah Farmer Cooperative in Teluk Kasai Rambahan Village.               Theresearch method used was a survey method, namely the Barokah Palm Farmers Cooperative in Teluk Kasai Rambahan Village, Tebo Ulu District, Tebo Regency. This study uses a SWOT analysis.               The results showed that the internal factors owned by the Koperasi Tani Sawit Barokah in Teluk Kasai Rambahan Village were the strengths in the form of their own source of capital, the members were very easy to find and the initial principal savings were affordable and the weaknesses were no investment from other parties, the production of palm oil was uncertain and bookkeeping done every year. External factors are opportunities in the form of very good quality palm oil, there are no competitors in the sale of cooperative palm oil, and participation in exhibitions to sell palm oil to cooperatives, and threats in the form of competitors from similar cooperatives, lack of sales activities, lack of machines / tools used and image of barokah oil palm farmer cooperatives that are still foreign to PT. RAU. The strategy for developing the Barokah Farmers Cooperative in Teluk Kasai Rambah Village is to increase capital by increasing investment or loans from other parties, expanding sales areas, training management to the chairman, utilizing existing principal savings capital to add oil palm to dominate the market when there are no competitors. from other cooperatives, creating new sales cooperatives, expanding market share, maintaining the quality of palm oil, increasing palm oil sales, entering into cooperation with other PTs within and outside the region, optimizing the use of machines / technology tools to streamline the sales process.Keywords: Development Strategy. Barokah Palm Farmers Cooperative    
ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL BUDIDAYA SENGON (Studi Kasus : Perusahaan Perseorangan di Desa Bojong Jengkol, Kecamatan Ciampea, Kabupten Bogor) Andreas Rumata Simanjuntak
JAS (Jurnal Agri Sains) Vol 5, No 2: Desember 2021
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jas.v5i2.593

Abstract

Kabupaten Bogor merupakan salah satu penghasil Sengon tertinggi di Jawa Barat. Sengon terkenal murah dan mudah digunakan sebagai kayu untuk industri hasil hutan. Hal ini membuatnya sangat cocok untuk dibudidayakan baik oleh perusahaan besar maupun perusahaan swasta. Bapak A adalah salah satu yang membudidayakan sengon pada pemilik usaha perorangan di Desa Jengkol Bojong Kecamatan Ciampea Kabupaten Bogor. Perkebunan ini sudah berjalan selama tiga tahun tetapi terlihat diameter kayu kecil sehingga jarak tanam antar tanaman terlalu rapat. Oleh karena itu, perlu dilakukan studi kelayakan usaha untuk budidaya tanaman sengon ini di perusahaan swasta milik Bapak A. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kelayakan dari aspek finansial, dan juga kepekaan terhadap penurunan harga output yang lebih rendah dan penurunan imbal hasil. Hasil penelitian ini menunjukkan dari aspek finansial usaha ini layak untuk dilakukan. Dari segi sensitivitas, usaha ini layak untuk perubahan parameter tidak melebihi batas yang telah ditentukan. Kata kunci: Sengon log, Budidaya Sengon, Analisis Kelayakan, Analisis Sensitivitas. ABSTRACTBogor regency is one of the highest Sengon producers in west java. Sengon famous in its cheap and easy to use as a timber for the forest products industry. This makes it very suitable for cultivation by both large corporations and private firms. Mr A is one that cultivates sengon in individual business owners in the village of Bojong jengkol sub Ciampea Bogor regency. This farm has been running for three years but it looks small diameter timber resulting spacing between plants that are too close. Therefore, it is essential to make a  business feasibility study for the cultivation of this sengon in Mr A’s private firms . The purpose of this study was to identify the feasibility of financial and non financial aspects, and also sensitivity to the decline in output prices lower and yields decline. The results of this study indicate that from the financial aspect, this business is feasible to do. In terms of sensitivity, the business is feasible for parameter changes do not exceed a predetermined limit. Keywords: Sengon log, Sengon cultivation, Feasibility analysis, Sensitivity analysis.  
ANALISIS PEMASARAN SUSU KEDELAI PADA HOME INDUSTRI DI DESA PAUH MENANG KECAMATAN PAMENANG KABUPATEN MERANGIN ( Studi Kasus Susu Kedelai Suka Rasa Pak Bakrun ) Asnawati Is; Sykhafudin Sykhafudin; Setiono Setiono
JAS (Jurnal Agri Sains) Vol 5, No 1: Juni 2021
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jas.v5i1.695

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pola/saluran pemasaran dan fungsi-fungsi pemasaran yang dilakukan tiap lembaga pemasaran susu kedelai dengan menganalisis tingkat efisiensi pemasaran yang diterima masing-masing lembaga pemasaran susu kedelai suka rasa di Desa Pauh Menang Kecamatan Pamenang Kabupaten Merangin.Dalam penelitian ini metode penentuan responden adalah dengan metode studi kasus (Case Study) dimana penelitian dipusatkan pada obyek tertentu dan kesimpulan diambil hanya berlaku terbatas pada objek yang diteliti. Yaitu industri susu kedelai suka rasa di Desa Pauh Menang Kecamatan Pamenang Kabupaten Merangin. Sedangkan untuk analisis data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi analisis pola pemasaran, fungsi-fungsi pemasaran dan efisiensi pemasaran.Hasil penelitian ini menunjukkan saluran pemasaran susu kedelai suka rasa di Desa Pauh Menang Kecamatan Pamenang Kabupaten Merangin terdiri dari 3 pola pemasaran yaitu pola I: produsen- konsumen, Pola II: produsen – pengecer – konsumen pada  pola III: produsen – grosir – pengecer – konsumen. Pada fungsi pemasaran yang di lakukan lembaga pemasaran susu kedelai suka rasa meliputi fungsi pertukaran, fungsi fisik, dan fungsi fasilitas. Ketiga saluran pemasaran susu kedelai suka rasa di Desa Pauh Menang Kecamatan Pamenang Kabupaten Merangin sudah efisien karena pada saluran I bersifat efisien dengan Nilai Farmer’s share 100% saluran II bersifat efisien dengan Nilai Farmer’s share 60%, dan padasaluran III juga bersifat efisien dengan Nilai Farmer’s share 50%.Abstract            The purpose of this study was to determine the marketing patterns/channels and marketing functions performed by each marketing agency for soy milk by analyzing the level of marketing efficiency received by each marketing agency for flavored soy milk in Pauh Menang Village, Pamenang District, Merangin Regency.            In this research, the method of determining respondents is the case study method, where the research is focused on a particular object and conclusions are drawn only limited to the object under study. Namely, the flavored soy milk industry in Pauh Menang Village,Pamenang District, Merangin Regency. Meanwhile, the data analysis used in this research includes the analysis of marketing patterns, marketing functions and marketing efficiency.            The results of this study indicate that the marketing channel of flavored soy milk in Pauh Menang Village, Pamenang District, Merangin Regency consists of 3 marketing patterns, namely pattern I: producer-consumer, Pattern II: producer - retailer - consumer in pattern III: producer - wholesaler - retailer - consumer . The marketing functions carried out by the marketing agency for flavored soy milk include exchange functions, physical functions, and facility functions. The three marketing channels for flavored soy milk in Pauh Menang Village, Pamenang District, Merangin Regency are efficient because channel I is efficient with a Farmer's share value of 100%, channel II is efficient with a Farmer's share value of 60%, and channel III is also efficient with a Farmer's share value. 50%.Keywords: Marketing Patterns and Channels, Marketing Functions, Marketing Efficiency, Soy Milk
ANALISIS KETIMPANGAN PENDAPATAN RUMAH TANGGA PETERNAK DI KOTA JAMBI Hotmauli Febriana Pardosi; Firmansyah Firmansyah; Fachoerrozi Hoesni
JAS (Jurnal Agri Sains) Vol 5, No 2: Desember 2021
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jas.v5i2.668

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat ketimpangan pendapatan rumah tangga peternak di Kota Jambi baik peternak ayam, itik, kambing dan sapi serta untuk mengetahui perbedaan tingkat pengeluaran rumah tangga antar peternak. Penelitian ini menggunakan metode survey yang dilakukan di 6 kecamatan yaitu Telanaipura, Kota Baru, Jambi Timur, Paal Merah, Pelayangan dan Danau Teluk. Analisis data menggunakan analisis ketimpangan pendapatan (koefisien gini dan kriteria bank dunia) serta uji-t untuk analisis perbedaan tingkat pengeluaran peternak. Tingkat ketimpangan pendapatan peternak di Kota Jambi tergolong rendah berdasarkan koefisien gini (0,22) ataupun kriteria bank dunia. Nilai koefisien gini peternak ayam, itik, kambing dan sapi yaitu berturut-turut 0,26; 0,17; 0,22 dan 0,17. Hasil uji-t diketahui terdapat perbedaan tingkat pengeluaran rumah tangga peternak ayam dengan itik, peternak ayam dengan kambing, peternak ayam dengan sapi, peternak itik dengan kambing, peternak itik dengan sapi, serta tidak terdapat perbedaan antar peternakkambing dan sapi.Kesimpulannya bahwa tingkat ketimpangan pendapatan rumah tangga peternak di Kota Jambi berdasarkan koefisien gini secara umum ataupun berdasarkan komoditas tergolong rendah. Berdasarkan Kriteria Bank Dunia, ketimpangan distribusi pendapatan menunjukkan ketimpangan pendapatan rendah. Pada uji beda (uji-t),terdapat perbedaan tingkat pengeluaran rumah tangga peternak antar komoditas unggas dan komoditas unggas dengan ruminansia serta tidak ada perbedaan antar ruminansia.ABSTRACT            This study aims to find out the level of income inequality of farmers' households in jambi city both chicken, duck, goat and cattle farmers and to find out the difference in household spending levels between farmers. This research uses survey method conducted in 6 sub-districts namely Telanaipura, Kota Baru, Jambi Timur, Paal Merah, Pelayangan and Teluk Lake. The data analysis uses income inequality analysis (gini coefficient and world bank criteria) as well as t-tests for analysis of differences in farmers' spending levels. The level of income inequality of farmers in jambi city is relatively low based on this coefficient (0.22) or world bank criteria. The coefficient value of chicken, duck, goat and cow farmers is 0.26; 0,17; 0.22 and 0.17. The results of t-test are known that there are differences in the level of household expenditure of chicken farmers with ducks, chicken farmers with goats, chicken farmers with cows, duck farmers with goats, duck farmers with cows, and there is no difference between goat and cattle farmers. The conclusion is that the level of income inequality of farmers' households in the city of Jambi based on this coefficient in general or based on commodities is relatively low. Based on World Bank Criteria, income distribution inequality indicates low income inequality. In the different tests (t-test), there was a difference in the level of household expenditure between poultry and poultry commodities with ruminants and there was no difference between ruminants.Keywords: income inequality, gini coefficient,  farmers expenses

Page 9 of 20 | Total Record : 199