cover
Contact Name
Triyanto
Contact Email
try_uns@yahoo.com
Phone
+628121501029
Journal Mail Official
try_uns@yahoo.com
Editorial Address
Prodi PPkn FKIP Universitas Sebelas Maret Jl. Ir. Sutami No. 36 A Surakarta Jawa Tengah
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal PPKn
ISSN : 23029412     EISSN : 27152650     DOI : -
Jurnal PPKn adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Asosiasi Profesi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Indonesia (AP3KnI) Jawa Tengah untuk mempublikasikan penelitian dan pemikiran di bidang Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) guna menampung berbagai tulisan hasil penelitian, gagasan dan pemikiran akademik para komunitas bidang ilmu pendidikan kewarganegaraan.
Articles 23 Documents
STRATEGI FKPM (FORUM KEMITRAAN POLRI DAN MASYARAKAT) DALAM MENINGKATKAN KESADARAN HUKUM MASYARAKAT (STUDI DI KELURAHAN KADIPIRO KECAMATAN BANJARSARI KOTA SURAKARTA) Yusnandia Herayu Nurhafida; Moh. Muchtarom; Dewi Gunawati
Jurnal PPKn Vol 8 No 1 (2020): Jurnal PPKn Vol 8 No 1 Januari 2020
Publisher : Asosiasi PPKn

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aims of this thesis are to understand about : 1) The reason of FKPM (Forum Kemitraan Polri dan Masyarakat)  establishment in Kadipiro Sub-district; 2) The FKPM?s (Forum Kemitraan Polri dan Masyarakat)  obstacles to improve society legal awareness; 3) FKPM (Forum Kemitraan Polri dan Masyarakat)  implementation strategies to improve society legal awareness.This research uses qualitative research method. This research is descriptive case study research. The data were collected from various resources such as informan, places, events, and documents. This researcher used purposive sampling as its sampling method. In conducting this research, the researcher used interview, observation, and document analysis as its data collecting method. This research used triangulation as its data validation method and observation. This analysis method used interactive analysis model consists of these steps: (1) data collecting; (2) data reduction; (3) data display; (4) conclusion making. Therefore, the research procedure consists of : (1) preparatory step; (2) data collecting step; (3) data analysis step; (4) research report making step. Based on the result of this research, it shows that : 1) Passing through events conducted by FKPM (Forum Kemitraan Polri dan Masyarakat)  can improve its surrounding safety and order and also society legal awareness. 2) In their activities FKPM (Forum Kemitraan Polri dan Masyarakat)  experienced 6 obstacles they are : (1) Limited legal knowledge held by FKPM (Forum Kemitraan Polri dan Masyarakat); (2) The undistributed members of FKPM (Forum Kemitraan Polri dan Masyarakat)  with mediation skill; (3) The activity schedule was not arranged well;   (4) The limited number of supporting facilities for FKPM (Forum Kemitraan Polri dan Masyarakat)  activities; (5) Limited material and non materials support from the government; (6) The society legal awareness is still low.  3) FKPM (Forum Kemitraan Polri dan Masyarakat)  implementation strategies to improve  society legal awareness were conducted through preventive measures such as : (1) FKPM (Forum Kemitraan Polri dan Masyarakat)  integrations to the society; (2) Substitute apparatus for prevention and environmental security; (3) Engaging the society to detect threat for society safety and order early; and through repressive efforts is that becoming mediator when there was a dispute in the society.   Full Paper
INTERNALISASI NILAI-NILAI NASIONALISME DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN (STUDI PADA SISWA KELAS X SMA NEGERI GONDANGREJO) Ragil Danu Saputro; Rusnaini; Rini Triastuti
Jurnal PPKn Vol 8 No 1 (2020): Jurnal PPKn Vol 8 No 1 Januari 2020
Publisher : Asosiasi PPKn

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Proses internalisasi nilai-nilai nasionalisme dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, (2)  Faktor-faktor yang mempengaruhi proses internalisasi nilai-nilai nasionalisme dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan pada siswa kelas X SMA Negeri Gondangrejo. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus tunggal terpancang. Teknik sampling menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi dan analisis dokumen. Validitas data menggunkan trianggulasi data dan trianggulasi metode. Sedangkan teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif dengan tahap-tahap sebagai berikut (1) Tahap persiapan, (2) Reduksi Data, (3) Penyajian Data, (4) Penarikan Kesimpulan. Adapun prosedur penelitian dengan langkah-langkah sebagai berikut: (1) Tahap Persiapan, (2) Tahap Pengumpulan Data, (3) Tahap Analisis Data, (4) Tahap Pnyusunan Laporan Penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) proses internalisasi nilai-nilai nasionalisme dalam pembelajaran PPKn pada siswa kelas X SMA Negeri Gondangrejo melalui tiga tahap, yaitu tahap perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran dan penilaian pembelajaran. Tahap perencanaan pembelajaran dilakukan dengan mengintegrasikan nilai-nilai nasionalisme dalam Silabus maupun RPP. Tahap pelaksanaan pembelajaran internalisasi dilakukan dengan menggunakan pendekatan menghadirkan aspek kultur dalam pembelajaran PPKn tanpa mengubah struktur kurikulum dan keilmuan. Tahap penilaian pembelajaran penguatan dilakukan dengan menggunakan teknik penilaian sikap untuk mengetahui sikap nasionalisme siswa; (2) Proses internalisasi nilai-nilai nasionalisme dalam pembelajaran PPKn di SMA Negeri Gondangrejo dipengaruhi oleh faktor-faktor yaktu faktor pendukung dan faktor penghambat. Faktor pendukung anatara lain kurikulum 2013, materi pembelajaran, metode pembelajaran serta kompetensi guru dalam mengelola pembelajaran, lingkungan sekolah yang heterogen. Faktor penghambat dalam proses internalisasi nilai-nilai nasionalisme dalam pembelajaran PPKn antara lain: faktor internal dan faktor teknis, faktor internal meliputi minat belajar siswa terhadap mata pelajaran PPKn. Faktor eksternal berupa waktu pembelajaran yang terbatas.   Full Paper
PENERAPAN NILAI-NILAI KEBANGSAAN DALAM PEMBELAJARAN DI SEKOLAH MENENGAH ATAS KABUPATEN PACITAN Sukarmin; Sarwanto; Moh. Rohmadi
Jurnal PPKn Vol 8 No 1 (2020): Jurnal PPKn Vol 8 No 1 Januari 2020
Publisher : Asosiasi PPKn

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sekolah  saat  ini  sangat  rentan  disusupi  oleh  paham  dan  gerakan  radikalisme.  Hal ini dikarenakan  belum ada satu pun kebijakan spesifik untuk melindungi atau memproteksi sekolah dari penetrasi pahan dan gerakan radikalisme. Dalam rangka mewujudkan perlindungan  terhadap  siswa di sekolah  terhadap  paham  radikalisme  maka pendidikan nilai-nilai  kebangsaan  untuk  siswa  sekolah  diperlukan  sebagai  bentuk  kepedulian  dari setiap pihak, baik pemerintah,  masyarakat,  keluarga  terutama  sekolah.  Pendidikan  nilai kebangsaan   untuk  siswa  akan  terbentuk  jika  semua  pihak  memilki  kesadaran  akan pentingnya  pendidikan  nilai  kebangsaan  dimulai  semenjak  dini.  Guru  adalah  posisi paling  strategis  untuk  membentuk  karakter  siswa.  Pendidikan  nilai  kebangsaan  pada siswa sekolah inilah yang menjadi dasar pembentukan  awal karena meluruskan  sebatang ranting   jauh   lebih   mudah   daripada   meluruskan   sebatang   pohon,   maka   dari   itu pendidikan  nilai kebangsaan  yang paling efektif adalah pendidikan  pada siswa sekolah. Pengembangan   nilai-nilai  budaya  dan  karakter  bangsa  siswa  sekolah  harus  dilakukan dengan   tepat.   Jika hal ini   tidak   bisa   tercapai,   pesan moral yang akan disampaikan orang  tua  dan  pendidik  kepada  siswa  menjadi  terhambat.  Pengembangan  nilai  moral untuk siswa sekolah  bisa dilakukan  di dalam tiga tri pusat pendidikan  yang ada. Yaitu, keluarga, sekolah, dan masyarakat. Dalam pengembangan nilai moral untuk siswa sekolah perlu dilakukan  dengan sangat hati-hati. Hal ini dikarenakan  siswa sekolah adalah anak yang  sedang  dalam  tahap  perkembangan  praoperasional  konkret.  Maka  dari  itu,  tim pengabdi melaksanakan kegiatan pengabdian berkaitan dengan penanaman nilai-nilai kebangsaan   terhadap   siswa   sekolah,   bertujuan   untuk   mengatasi   perpecah-belahan masyarakat   Indonesia   ini   dan   mencegah   radikalisme   siswa,   mengingat   banyaknya kelompok  separatis  lahir  di  Indonesia  ini  maka  salah  satu  cara  untuk  memeutuskan rantai  gejolak  yang  bertujuan  menghancurkan   Negara  Kesatuan  Republik  Indonesia (NKRI) ini dengan menanamkan nilai-nilai wawasan kebangsaan terhadap siswa sekolah.   Full Paper

Page 3 of 3 | Total Record : 23