cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jpps@unesa.ac.id
Editorial Address
Jl Lidah Wetan, Gedung CPD, Surabaya 60213, Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains)
ISSN : 20891776     EISSN : 25491597     DOI : http://dx.doi.org/10.26740/jpps.v9n1
Core Subject : Science, Education,
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) is one of the research journals in the education field which includes science, physics, chemistry, and biology education. JPPS also contains articles that discuss the latest issues about education.
Articles 649 Documents
IMPLEMENTASI PERANGKAT PEMBELAJARAN BERKARAKTER BERORIENTASI MODEL PEMBELAJARAN PEMAKNAAN UNTUK MELATIHKAN SIKAP MORAL SISWA Pertiwiningrum, Agustina; Ibrahim, Muslimin; Rahayu, Yuni Sri
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v2n2.p240-249

Abstract

Implementation peripheral of study with character aim to overcome student moral decadence with moral attitude and improve result learn cognate at Human Reproductive System being use meaningful model study.The researcher use One Group Pretest-Postest Design during the implementation. The data were analized using quantitative and qualitative descriptive analysis. Result of implementation peripheral of study with character orient model study of meaningful in this research categorized very good. The implementation of the four lesson plans were very good. The 23 learning objectives were achieved. The achievement of moral attitude in moral knowing, moral feeling, and moral acting were very good. Suggestion the proposed is require to be developed by peripheral of study with character at different discussion fundamental to inculcate character values to educative participant Implementasi perangkat pembelajaran berkarakter bertujuan untuk mengatasi dekadensi moral siswa dengan membelajarakan sikap moral dan meningkatkan hasil belajar kognitif pada pokok bahasan Sistem Reproduksi Manusia menggunakan model pembelajaran pemaknaan. Rancangan penelitian yang dipakai adalah One Group Pretest-Postest Design dan hasil penelitian dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil implementasi perangkat pembelajaran berka rakter berorientasi model pembelajaran pemaknaan dalam penelitian ini dikategorikan sangat baik. Keterlaksanaan rata -rata dari keempat RPP dikategorikan sangat baik. Ketuntasan dari 23 Tujuan Pembelajaran tercapai. Hasil belajar kognitif mencapai 95% tuntas. H asil belajar sikap moral pada aspek pengetahuan moral (moral knowing), perasaan moral (moral feeling), dan tindakan moral (moral acting) mencapai 100% tuntas dengan kategori sangat baik. Saran yang diusulkan adalah perlu dikembangkan perangkat pembelajaran berkarakter pada pokok bahasan yang berbeda untuk menanamkan nilai-nilai karakter kepada peserta didik.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PELATIHAN STRATEGI BELAJAR MEMBACA PADA POKOK BAHASAN SISTEM PEREDARAN DARAH DI SMA Astuti, Wahyuni Puji; Nur, Mohamad; Rahayu, Yuni Sri
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol 1, No 1 (2011)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v1n1.p28-35

Abstract

In Indonesia Internationally Standardized School, the teacher are required to use English andcommunication  technology in teaching math and science. The use of English, however, often becomes an obstacles for the students to follow the teaching learning process, so the students need to be taught reading strategies which  help  them to  improve  their  achievement. This research was aimed at: (1) developing teaching learning materials, (2) describing the quality of the teaching learning materials, (3) finding out the implementation of the lesson plan to train reading strategies, (4) finding out how the students use the reading strategies, (5) finding out the students learning achievement both in the product and process, (6) finding out students interest in the implementation of the reading strategies in the teaching and learning process.The researcher developed the teaching learning materials using 4D model and use One Group Pretest-Postest Design during the implementation. The reaserch data were analized using quantitative and qualitative analysis. The teaching learning materials were validated by expert as good, so they can be used in the teaching and learning process. The implementation of the four lesson plans were good. Students reading ability to find out the differences and simillarities was in good category. Students reading ability, and learning the new word using Flash Card, were in good category. Student achievement after the teaching and learning process were improved, including the students interest was in good category.Penyelenggaraan Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional, sebagaimana diatur oleh pemerintah melalui UU Sisdiknas Nomor 20 tahun 2005 mewajibkan proses pembelajaran untuk Matematika dan IPA menggunakan bahasa Inggris dan penggunaan TIK. Penggunaan bahan ajar berbahasa Inggris merupakan kendala tersendiri bagi siswa untuk mengikuti proses pembelajaran, sehingga diperlukan upaya untuk mengembangkan sebuah perangkat pembelajaran yang bertujuan untuk mengajarkan strategi belajar membaca guna meningkatkan hasil belajar siswa.Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk: (1) mengembangkan perangkat pembelajaran, (2) mendeskripsikan kualitas perangkat pembelajaran, (3) mengetahui keterlaksanaan perangkat pembelajaran yang didesain untuk melatihkan strategi belajar membaca, (4) mengetahuiketerampilansiswa dalam menggunakan strategibelajar membaca, (5) mengetahui ketuntasan hasil belajar siswa yang meliputi produk dan proses, dan (6) mengetahui minat siswa terhadap penggunaan strategi belajar membac adalam kegiatan belajar.     Perangkat yang dikembangkan menggunakan model pengembangan perangkat 4D sedangkan rancangan penelitian yang dipakai adalah One Group Pretest-Postest Design sedangkan hasil penelitian dianalisis dengan teknik analisis deskriptif. Perangkat pembelajaran yang telah dikembangkan dalam penelitian ini menurut hasil validasi pakar memiliki kualitas baik, sehingga layak digunakan sebagai perangkat dalam pembelajaran. Keterlaksanaan rata-rata dari keempat RPP ini dikategorikan baik. Keterampilan belajar membaca siswa untuk mencari persamaan dan perbedaan dikategorikan belum tuntas, keterampilan membaca umum baik dan keterampilan belajar kata baru dengan menggunakan Flash Card sangat baik. Ketuntasan belajar siswa meningkat dilihat dari proporsi jawaban benar sebelum pembelajaran dan sesudah pembelajaran. Minat siswa terhadap pembelajaran dikategorikan baik.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS MODEL LEARNING CYCLE 5E UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KONSEP DAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMK PADA MATERI POKOK LAJU REAKSI Verawati, Erie; Suyatno, Suyatno; Widodo, Wahono
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v3n2.p376-386

Abstract

The aim of this research is to describe the feasibility of learning materials based on 5E learning cycle model to improve student concept mastery and critical thinking skills of grade XI even semester SMKN 2 Tarakan on rate of reaction topic. This research is development research using 4D models as instructional design. The test design of the implementation of the teaching materials use one group pretest-posttest design. The result of this research is Lesson Plan (RPP), Handout, and Student Worksheets (LKS) categorized good. Concept Mastery Test and Critical Thinking Skills Test categorized valid. Handouts and student worksheets have high legibility. Implementation of RPP is good. Prominent student activity in learning based on 5E learning cycle model are reading (looking for information, etc.) (15%), do an experiment to test the hypothesis in groups (13%), and express opinions or communicate information in discussion (13%). Students? response to learning were very good. Classical completeness concept mastery is 91% with an average score 79.61 and improvement average score (gain) is 0.8 (high category). The average score of critical thinking skills is 82.44 and improvement average score (gain) is 0.8 (high category). Obstacles in the learning based 5E learning cycle model are the number of students are many and less effective of classroom management so there are students who are less attention; lack of lab tools; and obstacles in the learning time, because the number of students are many so it take a lot of time to divide lab tools, lab materials, handouts, worksheets, test questions, and questionnaires. Based on the result of the analysis data can be concluded that learning materials based on 5E learning cycle model produced is feasible so it can be used in learning to improve student concept mastery and critical thinking skills.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kelayakan perangkat pembelajaran berbasis model learning cycle 5E untuk meningkatkan penguasaan konsep dan keterampilan berpikir kritis siswa kelas XI semester genap SMKN 2 Tarakan pada materi pokok laju reaksi. Jenis penelitian adalah penelitian pengembangan perangkat pembelajaran. Model pengembangan perangkat yang digunakan adalah model 4D, tetapi hanya sampai tahap pengembangan (develop).  Uji coba perangkat pembelajaran di dalam kelas menggunakan rancangan one group pretest-postest design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa RPP, Handout, dan LKS berkategori baik. Tes penguasaan konsep dan tes keterampilan berpikir kritis berkategori valid. Keterbacaan handout dan LKS tergolong baik. Keterlaksanaan RPP tergolong baik. Aktivitas siswa yang menonjol adalah membaca (mencari informasi dan sebagainya) (15%), melakukan percobaan untuk menguji hipotesis secara berkelompok (13%), dan menyampaikan pendapat atau mengkomunikasikan informasi kepada kelas dan guru dalam diskusi kelas (13%). Respon siswa terhadap pembelajaran sangat baik. Ketuntasan klasikal penguasaan konsep adalah 91% dengan skor rata-rata 79,61 dan skor rata-rata peningkatan (gain) 0,8 (kategori tinggi). Rata-rata skor keterampilan berpikir kritis sebesar 82,44 dengan skor peningkatan 0,8 (kategori tinggi). Kendala dalam pembelajaran berbasis learning cycle 5E adalah jumlah siswa yang cukup besar dan pengelolaan kelas kurang efektif sehingga masih ada siswa yang kurang terperhatikan, kurangnya alat-alat praktikum yang dibutuhkan, serta kendala dalam waktu pembelajaran, dengan cukup banyaknya siswa sehingga waktu yang diperlukan menjadi lebih banyak untuk membagi alat, bahan praktikum, handout, LKS, soal tes, serta angket. Berdasarkan temuan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran berbasis model learning cycle 5E yang dihasilkan telah layak dan dapat digunakan dalam pembelajaran untuk meningkatkan penguasaan konsep dan keterampilan berpikir kritis siswa.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TAI (TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION) DENGAN TEKNIK TUTOR SEBAYA DALAM PEMBELAJARAN BIOLOGI SMA Hidayat, Rahmat; Kirana, Tjandra; Widodo, Wahono
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol 5, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v5n1.p742-752

Abstract

After doing research by using 5E Learning Cycle Model through Guided Discovery learning with the topic of Human Reproduction System, it aimed to increase the student learning outcomes.  The subjects were 35 students of SMA Negeri 4 Samarinda, which used One group pretest-posttest design. The data were analyzed by using quantitative-qualitative description, the results are : (1) The feasibility of lesson plan categorized as good; (2) Student activity with a good instrument reliability; (3) Student learning outcomes had increased with the average score was 85 (N-gain score was 0,76).  According to analyzed data, it can be concluded that 5E Learning Cycle Model through Guided Discovery can be used to increase student learning outcomes. Telah dilakukan penelitian dengan menggunakan model pembelajaran Learning Cycle 5E berbasis Guided Discovery pada pokok bahasan Sistem reproduksi  manusia, dengan tujuan meningkatkan hasil belajar siswa. Subyek penelitian 35 siswa SMA Negeri 4 Samarinda menggunakan rancangan One Group Pretest and Postest Design. Data adalah hasil kompetensi pengetahuan, keterampilan dan sikap. Data tersebut dianalisis dengan hasil sebagai berikut: (1) Keterlaksanaan RPP dengan kategori baik; (2) aktivitas siswa dengan realibilitas instrumen berkategori baik; (3) THB untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa terhadap materi sistem reproduksi manusia dengan rata-rata skor 85 yang secara keseluruhan mengalami peningkatan Gain 0.76. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa Model Learning Cycle 5E berbasis Guided Discovery dapat digunakan untuk meningkatkan hasil belajar siswa
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERDASARKAN MASALAH BERBASIS EDUTAINMENT UNTUK MELATIHKAN KREATIVITAS SISWA SMK JURUSAN OTOMOTIF PADA MATERI FLUIDA STATIS Wasis, Wasis; Ibrahim, Muslimin
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol 7, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v7n1.p1431-1440

Abstract

The purpose of this research is to produce a Physics learning materials using Problem Based Instruction (PBI) model, which is valid, practical, and effective to Train creativity of student. This research is conducted through three phases from 4-D model, those are define, design, and develop. That instrument is tried out in XI grade Vocation High School of Senopati Sedati Sidoarjo academic year 2016/2017 with one group pretest-post test design. The learning instruments developed include: (a) syllabus, (b) Lesson Plan, (c) handout, (d) Work Sheet, (e) Assessment Sheet of creativity. Research variabels which can be measured are validity, practicality, and effectiveness of learning instrument. Data are collected using validity method, observation, test, questionnaires. Data are analyzed quantitatively descriptive and qualitatively. Research data shows that (a) developed learning instrument is categorized valid, (b) Learning process was going well, (c) training of student creativity produces increase on middle category, and (d) student gives positive feedback to learning had done. Based on analysis and discussion, concluded that Physics learning instrument using model of PBI based on education developed is valid, practical, and effective to train creativity of student
PREVENSI MISKONSEPSI SISWA PADA KONSEP REAKSI REDOKS MELALUI MODIFIED INQUIRY MODELS Hastuti, Wahyu Juli; Suyono, Suyono; Poedjiastoeti, Sri
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v3n2.p398-404

Abstract

Implementation of a Modified Inquiry Model for is prevent students’ misconceptions on Redox Reactions. Research participants were students of Science Class at grade X at SMAN 1 Sidoarjo. This study was conducted using One Group Pretest and Posttest research design. The instrument used is Three-tier Diagnostic Test to determine of students’ misconceptions. Discreate data was descriptively analyzed while ordinal and interval data was inferentially analyzed. Findings of this study show that learning process using Modified Inquiry could successfully prevent 60% (X IPA 3), 48% (X IPA 5), 64% (X IPA 7), student’s misconceptions and increase student’s learning achievement significantly, but still require remedial learning.Implementasi model modified inquiry bertujuan memprevensi miskonsepsi siswa pada konsep reaksi redoks. Subjek penelitian adalah siswa kelas X IPA 3, X IPA 5, dan X IPA 7 SMA Negeri 1 Sidoarjo. Penelitian dilakukan dengan menggunakan rancangan one group pretest posttest design. Instrumen yang digunakan adalah three-tier diagnostic test untuk menentukan miskonsepsi siswa. Data diskrit dianalisis secara deskriptif, sedangkan data ordinal, dan interval dianalisis secara inferensial. Hasil penelitian menunjukkan pembelajaran dengan menggunakan model modified inquiry telah berhasil memprevensi miskonsepsi siswa sebanyak 60% (X IPA 3), 48% (X IPA 5), 64% (X IPA 7), dan telah meningkatkan hasil belajar secara signifikan meskipun masih memerlukan pembelajaran remedial.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS SELF-REGULATED LEARNING PADA MATERI KESEIMBANGAN LINGKUNGAN DAN PERUBAHANNYA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA Permatasari, Rindah; Ibrahim, Muslimin; Widodo, Wahono
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol 6, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v6n1.p1123-1129

Abstract

This  research’s aim is  to  produce biology learning devices based  on  Self-Regulated Learning in  subject of environmental balance and change to increase cognitive learning outcome of students. The devices consist of a syllabus, lesson plans, worksheets, handouts contained of student learning journal,  and assessment sheets of learning outcomes. Self-regulated learning aspect are trained is the planning, monitoring and evaluation. The feasibility aspects of this study are based on validity, practicality and effectiveness of the learning devices. This research is developed by using 4D model with one group pretest-posttest design that were tested in 21 students at Senopati senior high school Sidoarjo. The result  showed learning devices is  very  valid  with interval of an assessment scores between 3,3-4 and reliability between 92.9%-99%. Accomplished learning is very well categorized with an interval of assessment scores between 3.5-4  with average reliability by 96%, the average of legibility learning by Gunning fox index was 11 with a moderate criteria and the readability percentage of the learning devices based on readability sheets is 97%, and the students responded positively to the learning devices by 96%. Cognitive learning outcome of students can be seen with the average value of the N-gain of all students by 0.68 with a moderate criteria, classical completeness of 100%, and learning indicators completeness between 2,7-3,6. Based on these research,  it can be concluded that the biology learning devices based Self-Regulated Learning in subject of environmental balance and change is eligible to be used to increase students cognitive learning outcome. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran berbasis Self-Regulated Learning pada materi keseimbangan lingkungan dan perubahannya untuk meningkatkan hasil belajar kognitif siswa. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan  terdiri dari Silabus, RPP, LKS, Handsout yang terdapat Jurnal belajar siswa, dan Lembar penilaian hasil belajar. Aspek Self-regulated learning yang dilatihkan adalah perencanaan, monitoring dan evaluasi. Kelayakan perangkat pembelajaran dilihat berdasarkan aspek kevalidan, kepraktisan dan keefektifan perangkat pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan model 4D dengan menggunakan One Group Pretest-Posttest Design yang diimplementasikan pada 21 siswa kelas X MIA 1 SMA Senopati Sidoarjo. Hasil penelitian menunjukan perangkat pembelajaran sangat valid dengan interval skor penilaian antara 3,3-4 dan reliabilitas antara 92,9%-99%. Keterlaksanaan pembelajaran berkategori sangat baik dengan interval skor penilaian antara 3,5-4 dengan rerata reliabilitas 96%, rerata tingkat keterbacaan perangkat berdasarkan gunning fox indeks adalah 11 dengan kriteria  sedang, persentase keterbacaan perangkat pembelajaran berdasarkan lembar keterbacaan perangkat pembelajaran sebesar 97% dan siswa  memberikan respon positif terhadap perangkat pembelajaran sebesar 96%. Peningkatan hasil belajar kognitif siswa dilihat dari rerata nilai N-gain seluruh siswa yaitu 0,68 dengan kriteria sedang, ketuntasan klasikal sebesar 100%, serta ketuntasan indikator dengan interval 2,7-3,6. Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka dapat disimpulkan bahwa   perangkat pembelajaran berbasis  Self- Regulated   Learning   pada   materi   keseimbangan   lingkungan   dan   perubahannya   layak   digunakan   untuk meningkatkan hasil belajar kognitif siswa.
INTEGRASI LITERASI INFORMASI PADA PENDIDIKAN DAN PELATIHAN JARAK JAUH PENDALAMAN MATERI BIOLOGI MADARASAH ALIYAH Hanurani, Hikmawati
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol 10, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v10n1.p1874-1888

Abstract

Abstract                                                                    This study aims to find out how the integration of information literacy substnce in distance training on biological substance for Madrasah Aliyah (MA) in improving information literacy skills in MA biology teachers. In this study the teacher participated in Distance  Training on MA biological material that was integrated with information literacy substance. The research sample consisted of 26 participants in Distance Training  in  Biology Substance for Biology Teacher Aliyah Madrasah in the Bandung Religious Education Training Center originating from the Ministry of Religion of West Java Province. The research design used was pre-experimental design with one group pretest-posttes design. The design procedure of this study was to take the 1st measurement on the subject (pretest) on the ability of mastery of information literacy, then the subject was treated for a certain period (exposure) through education and training in e-learning based distance training deepening of Biology Substance. The second measurement (posttest) was carried out after the treatment was given, and the prestest measurement results were compared with the results of the posttest measurements, using the t-test statistical test. Based on the t-test it can be concluded that "There is a significant difference in the results of self-assessment of information literacy between before and after doing Distance Learning Training".Abstrak                                                                     Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana integrasi materi literasi informasi pada kurikulum pendidikan dan pelatihan Diklat jarak jauh (DJJ) pendalaman materi biologi Madrasah Aliyah (MA) dalam meningkatkan keterampilan literasi informasi pada guru biologi MA.  Dalam penelitian ini guru mengikuti Diklat Jarak Jauh  Pendalaman materi biologi MA yang diintegrasikan dengan materi literasi informasi. Sampel penelitian berjumlah 26 orang peserta Diklat Jarak Jauh Teknis Substantif Pendalaman Materi Biologi Bagi Guru Biologi Madrasah Aliyah di Balai Diklat Keagamaan Bandung   yang berasal dari Lingkungan Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat.   Desain penelitian yang digunakan adalah pre-eksperimental dengan desain One group pretest-posttes design. Prosedur desain penelitian ini adalah melakukan pengukuran ke-1 pada subyek (pretest) terhadap kemampuan penguasaan literasi informasi,  kemudian subjek diberi perlakuan untuk jangka waktu tertentu (exposure) melalui pendidikan dan pelatihan diklat jarak jauh pendalaman materi biologi MA berbasis e-learning yang terdiri dari tiga kegiatan belajar.  Pengukuran ke-2 (posttest) dilakukan setelah perlakuan diberikan, dan hasil pengukuran prestest dibandingan dengan hasil pengukuran posttest, menggunakan uji statistik Uji-t.  Berdasarkan uji-t dapat disimpulkan bahwa “Terdapat perbedaan yang signifikan hasil penilaian diri penguasaan literasi informasi  antara sebelum dan sesudah melakukan pembelajaran Diklat Jarak Jauh”
PEMBELAJARAN FISIKA MELALUI PEMROSESAN TOP DOWN BERBASIS SCAFFOLDING UNTUK MELATIHKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS Rusli, Muhammad Aqil; Prabowo, Prabowo; Widodo, Wahono
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol 2, No 1 (2012)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v2n1.p164-169

Abstract

This research was developmental research conducted to understanding the effectiveness of instructional physics through top-down approach based on scaffolding to practice critical thinking skills. The data of initial developmental testing consisted of learning processes, student activities, and student responses obtained from observation sheet while critical thinking skills gained from the test of critical thinking skills. The initial developmental testing resulted that student's dominant activities was discussion and concept exploration. Students' response to learning was very well where 60% of students said that it was very easy to understand how teachers teach. For critical thinking skills, students were still in the category of limited proficiency to some proficiency categoryPenelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang bertujuan untuk mengetahui efektifitas perangkat pembelajaran fisika  melalui pendekatan pemrosesan  top  down berbasis scaffolding untuk melatihkan  keterampilan  berpikir kritis. Perangakt pembelajaran diujicobakan di SMAN 18 Surabaya sampai tahap uji pengembangan awal. Data hasil uji pengembangan awal meliputi data keterlaksanaan pembelajaran, aktifitas siswa, respon siswa, dan keterampilan berpikir kritis siswa yang diperoleh dari lembar observasi. untuk tes keterampilan berpikir kritis diperoleh dari tes. Dari hasil uji pengembangan awal diketahui bahwa proses pembelajaran terlaksana dengan baik, dengan aktifitas siswa yang didominasi oleh diskusi kelompok dalam melakukan eksplorasi konsep. Selain itu respon siswa terhadap pembelajaran sangat baik dimana 60% siswa merasa sangat mudah memahami cara guru mengajar dan 90% siswa sangat berminat jika materi diawali dengan identifikasi fakta dari permasalahan. Namun untuk keterampilan berpikir kritis, siswa masih berada pada kategori tidak terampil sampai agak terampil.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BIOLOGI BERORIENTASI PENDEKATAN TASC (THINKING ACTIVELY IN SOCIAL CONTEKS) UNTUK MELATIHKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF SISWA Asmara, Rani; Susantini, Endang; Rahayu, Yuni Sri
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol 5, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v5n1.p855-891

Abstract

Teaching and learning in school only emphasizes on the aspects of knowing and understanding. An aspect of the analysis, application, synthesis and evaluation is implemented very rarely so the teaching learning process lead to remembering aspect. This study aims to fasilitate students' creative thinking skills using a TASC oriented learning at 29 senior high school students at  X-MIA3 class using one-group pretest-posttest design.  The development of the teaching learning materials used  4D models. Based on the validator’s result the average rating 4,24, while validity og lesson plan the validator’s give an average 4,15 (feasible). The  validator’s also give the average value of materials students 4,25 (feasible). Data were analyzed qualitative descriptively in the implementation of lesson plan was in and test of student learning outcomes good results (with range 3,7-4). Tests of student learning outcomes with median 89,7. Creativel thinking skills of students showed an increase of the number of relevant answers. From the response of students, generally positive response the learning with TASC approach to facility students' creativel thinking skills.  Based on the result can be concluded that the TASC oriented learning  is feasible and can facilitate students' creativel thinking skills. Proses belajar mengajar di sekolah lebih banyak menekankan pada aspek mengetahui dan memahami. Aspek analisis, aplikasi, sintesis dan evaluasi jarang sekali dilakukan sehingga mengajarkan siswa dalam belajar hafalan. Penelitian ini bertujuan untuk melatih keterampilan berpikir kreatif siswa menggunakan perangkat pembelajaran berorientasi pendekatan TASC dengan ujicoba pada 29 siswa SMA kelas X-MIA3 dengan rancangan one group pretest-posttest, pengembangan dengan model 4D. Berdasarkan hasil validasi RPP para validator memberikan nilai rata-rata 4,24, sedangkan validitas LKS rata-rata 4,15 dengan kategori layak untuk digunakan. Para validator memberikan nilai rata-rata bahan ajar siswa 4,25 dengan kategori layak digunakan. Data hasil keterlaksanaan pembelajaran  dan tes hasil belajar dianalisis dengan deskriptif kualitatif dengan hasil keterlaksanaan pembelajaran baik (dengan rentang 3,7- 4). Tes hasil belajar siswa mengalami peningkatan rata-rata skor 89,7. Keterampilan berpikir kreatif siswa menunjukkan adanya peningkatan dari jumlah jawaban yang relevan. Siswa memberikan respon positif terhadap pembelajaran TASC untuk mengembangkan kemampuan berpikir kreatif siswa. Simpulan peneliti bahwa perangkat pembelajaran berorientasi pendekatan TASC layak untuk digunakan dan dapat melatih keterampilan berpikir kreatif siswa.