cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jpps@unesa.ac.id
Editorial Address
Jl Lidah Wetan, Gedung CPD, Surabaya 60213, Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains)
ISSN : 20891776     EISSN : 25491597     DOI : http://dx.doi.org/10.26740/jpps.v9n1
Core Subject : Science, Education,
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) is one of the research journals in the education field which includes science, physics, chemistry, and biology education. JPPS also contains articles that discuss the latest issues about education.
Articles 649 Documents
PENINGKATAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS MELALUI PEMBELAJARAN METODE PENEMUAN TERBIMBING DALAM UPAYA REMEDIASI MISKONSEPSI MATERI LISTRIK DINAMIS Thohir, M. Anas; Wasis, Wasis; WW, Sugimin
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol 1, No 2 (2012)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v1n2.p62-67

Abstract

This research is focused to remediate students?s misconceptions to dynamic electrical materials. Remediation activities are performed by improving critical thinking skills through guided discovery learning method. This research through two stages, namely the stage of development of learning instrument that using the design of 4-D models Thiagarajan (1974) continued with the implementation of the 35 students on Physics Education 2011 class A at State University of Surabaya by one group pretest-posttest design. The results of data analysis showed that the devices in good category, assement of the implementation of guided discovery learning method derived from observer with good category. Implementation of guided discovery methods of learning dynamicelectric materials can improve critical thinking skills of the students. Profiles initial misconceptions are found in each of the concepts before learning and decreased after remediation. The result is closely linked to increased student thinking skills. Based on data analysis, it can be concluded that learning instrument was developed to enhance the learning of critical thinking skills in an effort to remediate student?s misconceptions dynamical electric material, but the result of correlation analysis between improving critical skill with remediation of misconceptions is not significant. Penelitian ini bertujuan untuk meremediasi miskonsepsi mahasiswa materi listrik dinamis. Kegiatan remediasi dilakukan dengan meningkatkan keterampilan berpikir kritis melalui pembelajaran metode penemuan terbimbing. Penelitian ini melalui dua tahap, yaitu tahap pengembangan perangkat mengikuti rancangan 4-D model Thiagarajan (1974) dilanjutkan dengan implementasi perangkat pada 35 mahasiswa Pendidikan Fisika 2011 kelas A di Universitas Negeri Surabaya dengan desain One Group Pretest-Posttest Design. Analisis yang digunakan adalah analisis deskriptis dan kuantitatif.  Data hasil penelitian menunjukkan penilaian perangkat dalam kategori baik, keterlaksanaan pembelajaran metode penemuan terbimbing diperoleh dari penilaian pengamat mendapatkan nilai rata-rata keterlaksanaan 3,6 dengan katagori sangat baik. Implementasi pembelajaran metode penemuan terbimbing materi listrik dinamis dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis mahasiswa. Profil miskonsepsi awal ditemukan pada setiap konsep sebelum pembelajaran dan menurun setelah remediasi. Penemuan tersebut tidak terlepas dari meningkatnya keterampilan berpikir mahasiswa. Berdasakan hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran yang dikembangkan dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis dalam upaya remediasi miskonsepsi mahasiswa materi listrik dinamis, namun hasil analisis pengaruh peningkatan keterampilan berpikir kritis terhadap remediasi miskonsepsi tidak signifikan.
MODEL MENTAL MAHASIWA BARU DALAM MEMAHAMI KONSEP STRUKTUR ATOM DITINJAU DARI PENGETAHUAN AWAL Sunyono, Sunyono; Yuanita, Leny; Ibrahim, Muslimin
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v3n2.p346-353

Abstract

Several studies have shown that mental models can affect a student's ability to perform reasoning on external representation faced. Student mental models are generally used to thinking in order to solve the problem. This study aims to look at the characteristics of mental models beginning of students in understand the concept of atomic structure. Samples were taken at random from the students of Department of Mathematics and Natural Sciences, class of 2012 with the grouping based on students' prior knowledge. The number of samples involved as many as 72 people consisting of students with the prior knowledge of high, medium, and low. Diagnostic tests are used to see the essays shaped the emergence of mental models.  The results showed that for all groups of prior knowledge, mental models beginning of students in understand the concept of atomic structure is still dominated by verbal mental model with the category of "very bad" and "bad" or the characteristics of mental model "formless/not clear" and mental model "intermediates_1." These results imply that the mental models of students can be used as a reference in setting learning to help students in solving problems related to the three levels of chemical phenomenon. To build a mental models of students towards a better, should be designed study involving interconnected between the third-levels of chemical phenomenon (macro, sub-micro, and symbolic).
MELATIH KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS MELALUI FACEBOOK DALAM MATA KULIAH MULTIMEDIA PADA MAHASISWA FISIKA UNESA Kustijono, Rudy
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol 2, No 1 (2012)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v2n1.p127-134

Abstract

Telah dilakukan penelitian pengembangan pembelajaran melalui facebook yang dapat melatihkan keterampilan berpikir kritis dalam mata kuliah multimedia. Penelitian tersebut dilakukan untuk mencari satu alternatif pembelajaran efektif yang menggunakan teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Di samping itu adalah menjadi pendorong agar tren penggunaan facebook khususnya oleh kalangan pelajar dan mahasiswa dapat diberdayakan untuk penggunaan yang lebih bermanfaat. Jenis penelitian yang dilakukan adalah Penelitian dan Pengembangan atau Research and Development (R&D), dengan langkah penelitian studi pendahuluan, pengembangan produk dan ujicoba produk. Pokok bahasan penelitian adalah materi yang berhubungan dengan fisika dan aplikasinya, sedangkan ujicoba terbatas diterapkan pada mahasiswa Jurusan Fisika Unesa yang berjumlah 50 orang yang sedang memprogram mata kuliah multimedia pada semester gasal tahun akademik 2012-2013. Berdasarkan hasil penelitian di atas dapat disimpulkan bahwa pembelajaran melalui facebook dapat digunakan untuk melatihkan keterampilan berpikir kritis mahasiswa berdasarkan penilaian dosen maupun mahasiswa yang memberikan penilaian baik (analyzing ? 80%, synthesizing ? 70%, evaluating ? 75%, applying ? 90%, generating ideas ? 85%, expressing ideas ? 80%, dan problems solving ? 62%).
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MODEL INKUIRI MELALUI DROSOPHILA VIRTUAL LABORATORY PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI SMA MATERI POKOK POLA-POLA HUKUM MENDEL Prophylia, Marceline; Kardi, Soeparman; Widodo, Wahono
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v4n1.p476-480

Abstract

This research is a study of the Development of Teaching and Learning Materials based on   Inquiry Model through the Drosophila Virtual Laboratory in an Effort to Improve Student Learning Outcomes in Biology at Senior High School on Topic Learning Patterns of Mendelian Law. The subject of this research is Teaching and Learning Materials. Based on the validator?s result   the whole device is worth and can be applied. Based on the results of the application in the field, it appears that fulfillment of the lesson plan takes place very well. Student activity reaches 100% meaning that all students are active. Completeness results of the study of the students show a very significant change, the average score is 85, which means all students complete the study. From the response of the students, generally they can accept/agree the learning tool developed by inquiry model through Virtual Drosophila Labs. It is an effective and innovative device that can make students more active, help them in improving their learning outcomes of the aspect of the spiritual, social, knowledge, and skills. Based on the results of the study can be concluded that the teaching and learning materials developed in this research is feasible and can be applied to improve student learning outcomes in biology at senior high school on topic learning patterns of Mendelian Law.Penelitian ini adalah penelitian pengembangan perangkat pembelajaran Biologi SMA dengan  model inkuiri melalui Drosophila Virtual Laboratory pada Materi Pokok  Pola-pola Hukum Mendel. Subyek penelitian ini adalah perangkat pembelajaran. Berdasarkan hasil validasi  seluruh perangkat dikategorikan baik dan layak diimplementasikan. Berdasarkan hasil penerapan di lapangan tampak bahwa RPP terlaksana dengan baik. Aktivitas siswa mencapai 100%, yang artinya seluruh  siswa bersifat aktif. Ketuntasan hasil belajar siswa menunjukan perubahan yang sangat signifikan,  yaitu skor rata-rata 85  yang berarti seluruh siswa tuntas. Dari sisi respon siswa, secara umum mereka dapat menerima/setuju bahwa perangkat  pembelajaran yang dikembangkan dengan model inkuiri melalui Virtual Drosophila Labs merupakan perangkat yang efektif dan inovatif, dapat membuat siswa lebih aktif, membantu dalam meningkatkan hasil belajar siswa dari aspek spiritual, sosial, pengetahuan, dan ketrampilan. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran yang dikembangkan dalam penelitian ini berkategori layak dan dapat diterapkan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran Biologi SMA materi pokok pola-pola Hukum Mendel.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN FISIKA BERBASIS KOMBINASI MODEL PEMBELAJARAN LANGSUNG DAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF YANG DI IMPLEMENTASIKAN MELALUI KEGIATAN EKSPERIMEN PADA MATERI KALOR UNTUK MELATIHKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS Hartanto, Theo Jhoni; W.W, Soegimin; Wasis, Wasis
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v2n2.p231-239

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan perangkat pembelajaran fisika berbasis kombinasi model pembelajaran langsung dan model pembelajaran kooperatif pada materi kalor yang valid, praktis, dan efektif untuk melatih keterampilan pros es sains. Pengembangan perangkat dalam penelitian ini mengadaptasi model. Validitas perangkat menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran yang dikembangkan dapat digunakan dalam pembelajaran. Kepraktisan perangkat ditinjau dari: (a) Keterlaksanaan RPP 1 dan keterlaksanaan RPP 2 memperoleh kategori baik; dan (b) Aktivitas siswa yang dominan pada pertemuan pertama adalah memperhatikan penjelasan guru dan aktivitas yang dominan pada pertemuan kedua adalah mengerjakan LKS. Keefektifan perangkat ditinjau dari: (a) Ketuntasan hasil belajar kognitif produk sebesar 87,5% di kelas VII-A dan 86,36% di kelas VII-B; (b) Keterampilan proses sains melalui tes kinerja menghasilkan ketuntasan sebesar 75,00% di kelas VII-A dan 86,36% di kelas VII-B; dan (c) Respon siswa pada umumnya sangat positif terhadap perangkat dan kegiatan pembelajaran.  Berdasarkan temuan-temuan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran berbasis model pembelajaran langsung dan model pembelajaran kooperatif melalui kegiatan eksperimen yang dikembangkan valid, praktis, dan efektif untuk digunakan dalam kegiatan pembelajaran fisika pada materi kalor.
PERBEDAAN PENGUASAAN KONSEP DAN KEMAMPUAN SISWA DALAM MEMBUAT PETA KONSEP ANTARA PENERAPAN STRATEGI Mustikawati, Ratna Diyah; Rahayu, Yuni Sri; Kirana, Tjandra
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol 1, No 1 (2011)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v1n1.p19-27

Abstract

In reality, the score in science subject of RSBI students? was unsatisfied, so that a research was conducted. The aim of this research was to differentiate the concept comprehension and  the student ability in concept map between the implementation of underlining and 3R strategies. The research sample was 32 students from  two groups  that were underlining and 3R strategies using pretest-posttest control group design. Data were analyzed using t test (? = 0,05). The result of this research proved that the concept comprehension and the concept map increased  in both strategies. There was difference in the concept comprehension between two strategies (p= 0,018)  but there was no difference in the concept map (p= 0,221). They also shown that self assessment for student skill strategy and student respond in good categories, and the implementation of lesson plan was in very good category. The research revealed that there were differences between two strategies for concept comprehension, but the students? ability in concept map were no differKenyataan di lapangan nilai siswa RSBI pada mata pelajaran IPA belum memuaskan, maka dilakukan penelitian yang bertujuan untuk membedakan penguasaan konsep dan peta konsep siswa. Sampel penelitian 32 siswa dari dua kelompok yaitu kelompok strategi menggarisbawahi dan kelompok strategi 3R dengan rancangan pretest-posttest control group design. Data dianalisis melalui uji t (? = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan nilai penguasaan konsep maupun skor peta konsep meningkat pada masing-masing strategi. Ada perbedaan nilai penguasaan konsep antara kedua strategi (p = 0,018) namun tidak ada perbedaan skor peta konsep (p = 0,22). Selain itu didapatkan pula hasil penilaian diri keterampilan strategi siswa dan respon siswa dalam kategori baik serta keterlaksanaan RPP dengan hasil sangat baik. Simpulan penelitian didapatkan, untuk penguasaan konsep berbeda antara kedua strategi, sedangkan kemampuan siswa dalam membuat peta konsep tidak berbeda.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN IPA DENGAN TAMPILAN MACROMEDIA FLASH DI SMP Citrasukmawati, Alfina; Rahardjo, Rahardjo; Tjandrakirana, Tjandrakirana
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol 1, No 2 (2012)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v1n2.p94-100

Abstract

The topic Nutrition and Energy Transformation concepts are abstract and difficult to comprehend. To overcome such a difficulty, it is necessary to develop a set of instructional package incorporating Macromedia flash. The Dick and Carey instructional development model was used for that purpose. Before the implementation of the instructional programs, all of the components of the instructional package consisted of lesson implementation plan, media, student worksheet Guided discovery type, student workbook, and assesment intrument, were validated and met the prescribed criteria. Implementation in the school only observe one class without replication. Thirty Junior High School Students involvedin this investigation using One Group Pretest-Postest Design. Result of this research shows the lesson plan is good (3,5), learning modul is good (3,0), student worksheet type Guided discovery is good (3,5), media is good (3,5), and student achievement mastery also good (3,0). Implementation lesson plan in class using direct instruction is good (3,67), with reliability around 82% (good/reliable). Student activity commonly is good (13,25) with reliable average 92%. Student respon is good, above 83%. Student achievement increase with Gain score above 0.7. The result of observation of the teaching and learning process, conducted during its implementation, showed that there was a consistency betweenthe prescribed teaching and learning experienced with its implementation. Students had met the 80% minimum mastery criteria. So it can be concluded that the development instructional package is effective to increase the junior High School student achievement. Materi proses perolehan nutrisi dan transformasi energi pada tumbuhan hijau sulit dipahami oleh siswa karena bersifat abstrak, sehingga tidak dapat dilihat secara nyata. Atas dasar itu, perlu kiranya mengembangkan perangkat pembelajaran dengan bantuan tampilan media Macro flash. Untuk itu, telah dilakukan suatu penelitian pengembangan perangkat pembelajaran, yang berorientasi Dick and Carey dan bertujuan meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini hanya dilakukan pada satu kelas saja, tanpa melakukan ulangan. Subyek penelitian 30 orang siswa kelas VIII SMP Negeri 22 Surabaya, dengan rancangan Short Case Pretest-Postest, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif. Hasil penilaian RPP baik (3,5), BAS baik (3,0), LKS bercirikan Guided discovery baik (3,5), media baik (3,5) dan tes hasil belajar baik (3,0). Pengelolaan pelaksanaan di kelas dengan pembelajaran langsung termasuk baik (3,67) dengan reliabilitas 82% (baik/reliabel). Aktivitas siswa secara umum baik (13,25)dengan reliabilitas rata-rata 92%. Respon siswa secara umum tertarik sebesar 83% lebih. Tes hasil belajar menunjukan peningkatan tinggi dengan Gain score diatas 0,7. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa pengembangan perangkat pembelajaran biologi berbasis Macromedia flash di SMP, layak digunakan, keterlaksanaan pembelajaran, aktivitas dan respon siswa baik, serta dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
KEMANDIRIAN DAN ATENSI SISWA YANG DIAJAR MENGGUNAKAN GROUP INVESTIGATION TERINTEGRASI POWER TEACHING DALAM MATA PELAJARAN BIOLOGI Maghfiroh, Faridatul; Ibrahim, Muslimin; Soetjipto, Soetjipto
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v4n1.p433-442

Abstract

This research is based on the fact that the indicators of student?s independence and attention are low in learning process. This research aimed to describe the level of student?s independence (aspect of self confidence and responsibility), level of student?s attention (sustained attention and executive attention), cognitive learning outcome, student?s response, learning process, and the problems of learning process. The research design used is one group pretest-post test design, and analyzed using descriptive qualitative. The research was conducted on the students of senior high school (Madrasah Aliyah) class X in second semester. The result of research shows the level of student?s independence, attention and test score of student learning outcome either male or female students were improving. The student?s response of learning by using the integrated group investigation of power teaching also gets a good response and the learning process is categorized as very good category. Problem faced is only about creating the media of presentation but it can solved by student?s creativity to create the media. The conclusion of this research, is that by using The Integrated group Investigation of power teaching can keep the student?s independence, attention, and student learning outcome in ecosystem material. Thus method also gets a good response, and learning process is categorized as a very good category, and the problem of learning process can be solve by student?s creativity.: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kenyataan bahwa masih terdapat indikator ? indikator kemandirian dan atensi siswa yang rendah dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kemandirian siswa (aspek percaya diri dan tanggung jawab), tingkat atensi siswa (aspek atensi berkelanjutan dan atensi eksekutif), hasil belajar kognitif, respon siswa, keterlaksanaan rencana pembelajaran, dan kendala-kendala pada proses pembelajaran. Desain penelitian yang digunakan adalah One Group Pretest-Postest Design, dan analisis data secara deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan pada siswa MA (Madrasah Aliyah) kelas X pada semester genap. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kemandirian, tingkat atensi, dan tes hasil belajar siswa baik kelas putra ataupun kelas putri mengalami peningkatan. Respon siswa terkait pembelajaran menggunanakan Group Investigation terintegrasi Power Teaching juga mendapatkan respon yang baik, dan keterlaksanaan kegiatan pembelajaran tergolong pada kategori baik sekali. Kendala yang dihadapi hanya terkait pada pembuatan media presentasi, akan tetapi hal tersebut dapat diatasi dengan kreatifitas masing ? masing siswa dalam pembuatan media tersebut. Simpulan penelitian ini, bahwa metode pembelajaran Group Investigation terintegrasi Power Teaching dapat mempertahankan kemandirian, atensi, dan hasil belajar kognitif siswa pada materi ekosistem. Metode tersebut juga mendapatkan respon yang baik, dan keterlaksanaan  rencana pembelajaran yang juga tergolong baik sekali, serta kendala pembelajaran yang bisa diselesaikan dengan kreativitas siswa.
PENGGUNAAN METODE INKUIRI UNTUK MENGATASI MISKONSEPSI SISWA PADA MATERI POKOK OPTIKA GEOMETRI SERTA SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KREATIVITAS SISWA DI SMK NEGERI 1 LUMAJANG Rozaq, Mutrofin; Suyono, Suyono; Wasis, Wasis
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v2n2.p198-205

Abstract

This research to determine the decrease in student misconceptions and increase students' creativity through the inquiry method of learning the subject matter of geometric optic. This research conducted in two stages, namely preparation stage tha t aims to develop the following 4-D design models of Thiagarajan (1974) followed by the implementation phase of the design of learning in the classroom using One Group Pretest-Posttest Design. This research conducted one time without replication with a sample of 32 class XI Multimedia SMK 1 Lumajang. Research data indicate feasibility study gained an average of ? 3.5 with observer assessme nt criteria well. There is a decline in number of students who have misconceptions after learning inquiry methods, among others: the concept of the eye can see misconceptions decreased 31%, to the concept of the location of the incident angle and the reflect ion angle  misconceptions  declined  28%,  reflecting  the legal  concept  of  misconceptions  declined  17%,  the legal  concept  of  light refraction misconceptions decreased 16%, to the concept of determining the angle of refraction misconceptions declined 34% in t he course of the concept of special convex lens ray misconceptions decreased 34%, i`n the eyes of the concept of disability deter mines the  type  of  misconceptions  decreased  28%,  to  determine  the  nature  of  the  concept  of  the  shadow  of  a  convex  lens  occurs misconceptions decreased 19%, and the concept of determining the location of a concave lens shadow of misconceptions declined 9%. In addition, from the results of creativity tests before and after the inquiry method of learning gained increasing creativity of students with moderate category (<g> = 0,35). Based on the analysis of data, it can be concluded that the inquiry method can overcome misconceptions and capable students in an effort to enhance students' creativity, but limited to one class research sampl e. Therefore, it is still necessary adjustments to the situation and conditions in the school.Penelitian ini bertujuan  untuk  mengetahui  penurunan miskonsepsi  siswa  dan peningkatan  kreativitas  siswa  melalui pembelajaran dengan metode inkuiri pada materi pokok optika geometri. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua tahap, yaitu tahap persiapan yang bertujuan mengembangkan perangkat mengikuti rancangan 4-D model dari Thiagarajan (1974) dilanjutkan dengan tahap pelaksanaan pembelajaran di kelas menggunakan rancangan One Group Pretest-Posttest Design. Penelitian ini dilaksanakan satu kali tanpa replikasi dengan jumlah sampel 32 kelas XI Multimedia SMKN 1 Lumajang. Data hasil penelitian menunjukkan keterlaksanaan pembelajaran diperoleh rata-rata dari penilaian pengamat ?3,5 dengan kriteria baik. Terdapat penurunan sejumlah siswa yang mengalami miskonsepsi setelah pembelajaran dengan metode inkuri, antara lain: pada konsep proses mata dapat melihat miskonsepsi  menurun 31%, pada konsep letak sudut datang dan sudut pantul miskonsepsi  menurun 28%, pada konsep  hukum pemantulan miskonsepsi menurun 17%, pada konsep hukum pembiasan cahaya miskonsepsi menurun 16%, pada konsep menentukan sudut bias miskonsepsi menurun 34% pada konsep jalannya sinar istimewa lensa cembung miskonsepsi menurun 34%, pada konsep menentukan  jenis  cacat  mata  miskonsepsi  menurun  28%,  pada  konsep  menentukan  sifat  bayangan  lensa  cembung  terjadi miskonsepsi menurun 19%, dan pada konsep menentukan letak bayangan lensa cekung miskonsepsi menurun 9%. Selain itu dari hasil tes kreativitas sebelum dan setelah pembelajaran  dengan metode inkuiri diperoleh peningkatan kreativitas siswa dengan kategori  sedang  (< g > = 0,35).  Berdasarkan  hasil analisis  data,  dapat disimpulkan  bahwa  metode inkuiri  dapat  mengatasi miskonsepsi siswa serta mampu dalam upaya meningkatkan kreativitas siswa, namun terbatas pada satu kelas yang dijadikan sampel penelitian. Oleh karena itu, masih diperlukan penyesuaian dengan situasi dan kondisi di sekolah
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN FISIKA BERORIENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF THINK PAIR SQUARE DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN SOSIAL DAN KETUNTASAN BELAJAR SISWA Apriliyani, Berry Frisky; Widodo, Wasis; Supardi, Z.A. Imam
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v4n2.p579-590

Abstract

This study aimed to describe feasibility of Physics learning materials developed oriented cooperative learning model of think pair square type to improve social skills and master of learning outcomes in the learning of heat in senior high school (SMA). Development is done based on the model of four-D. Learning materials developed consists of lesson plans, Student Textbook, worksheets, achievement test and observation of social skills of students. The learning materials is tryout to the class X SMA Kemala Bhayangkari I Surabaya in the second semester of the school year 2013/2014. The replication consist of three classes namely X-A class, X-B class and X-C .One group pretest and postest design are used in the experiment. Descriptive technique is used in data analysis. From data analysis of three classes replication show that the validation of learning material is included to good category, the application of learning material is also good, learning activity close to students centered and students? respont learning acivity is postitive. Learning outcomes of X-A class, X-B class and X-C class  is average 82 with, medium category in normally gain score. The outcomes of students sosial skills in X-A class, X-B class and X-C class is 2.80 included to good category. Based on the data analysis it can be concluded that the Physics Learning Materials Oriented Cooperative Learning Model of Think Pair Square Type for Improving Students Social Skills and Student Learning Master feasible to be used in learning activity. Penelitian ini ditujukan untuk mendeskripsikan kelayakan perangkat pembelajaran Fisika berorientasi pembelajaran kooperatif Think Pair Square untuk meningkatkan keterampilan sosial dan ketuntasan hasil belajar pada materi Kalor di SMA. Pengembangan perangkat pembelajaran dilakukan berdasarkan  model four-D tetapi hanya sampai tahap pengembangan (develop). Perangkat pembelajaran yang dikembangkan terdiri dari RPP, Buku Ajar Siswa, LKS, tes hasil belajar dan pengamatan keterampilan sosial siswa. Perangkat pembelajaran tersebut diujikan terhadap siswa kelas X SMA Kemala Bhayangkari I Surabaya pada semester ganjil tahun ajaran 2014/2015 dengan replikasi 3 kelas yaitu kelas X-A, kelas X-B dan kelas X-C. Rancangan yang digunakan pada penelitian adalah one group pre-test dan post-test design. Data hasil penelitian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian secara keseluruhan untuk 3 kelas replikasi menunjukkan bahwa validitas perangkat pembelajaran yang dikembangkan berkategori baik, keterlaksanaan RPP berkategori baik, aktivitas siswa mengalami peningkatan kearah yang berpusat pada siswa, siswa memberikan respon positif terhadap proses pembelajaran. Hasil belajar kelas X-A, kelas X-B dan kelas X-C rata-rata sebesar 82 dengan dengan skor peningkatan (normal-gain) sedang,. Keterampilan sosial siswa kelas X-A, kelas X-B dan kelas X-C rata-rata sebesar 2.80 dengan kategori mengalami kemajuan. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran Fisika Berorientasi Model Pembelajaraan Kooperatif Tipe Think Pair Square dalam Meningkatkan Keterampilan Sosial Siswa dan Ketuntasan Belajar Siswa layak digunakan dalam pembelajaran.