cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jpps@unesa.ac.id
Editorial Address
Jl Lidah Wetan, Gedung CPD, Surabaya 60213, Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains)
ISSN : 20891776     EISSN : 25491597     DOI : http://dx.doi.org/10.26740/jpps.v9n1
Core Subject : Science, Education,
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) is one of the research journals in the education field which includes science, physics, chemistry, and biology education. JPPS also contains articles that discuss the latest issues about education.
Articles 649 Documents
PENGARUH PENGGUNAAN PERANGKAT PEMBELAJARAN IPA TERPADU TIPE CONNECTED TERHADAP KOMPETENSI PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN SISWA SMP NEGERI 2 KELUMPANG TENGAH Ningsih, Ristati; Susantini, Endang; Sugiarto, Bambang
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v6n2.p1355-1362

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan perangkat pembelajaran IPA Terpadu tipe connected terhadap kompetensi pengetahuan dan keterampilan siswa SMP Negeri 2 Kelumpang Tengah. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu one-group pretest-posttest design dengan menggunakan satu kelompok subjek yaitu siswa kelas VII-B SMP Negeri 2 Kelumpang Tengah sebanyak 24 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan observasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil analisis data penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran menggunakan perangkat pembelajaran IPA Terpadu tipe connected berpengaruh terhadap hasil belajar siswa dalam: (1) meningkatkan kompetensi pengetahuan siswa dengan skor N-Gain berkategori tinggi; dan (2) mencapai ketuntasan indikator kompetensi keterampilan siswa yaitu dengan rata-rata kelas sebesar 89 atau berkategori sangat baik. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa penggunaan perangkat pembelajaran IPA Terpadu tipe connected dapat meningkatkan kompetensi pengetahuan dan mencapai ketuntasan indikator kompetensi keterampilan siswa SMP Negeri 2 Kelumpang Tengah.
PENGARUH PEMBELAJARAN PEMBERDAYAAN BERPIKIR MELALUI PERTANYAAN DIPADUKAN STRATEGI DISCOVERY LEARNING (PBMP-SDL) TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA Rosyana, Rosyana; Poedjiastoeti, Sri; Rahayu, Yuni Sri
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol 3, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v3n1.p325-331

Abstract

This research aimed to describe the effect of the TEQ - DLS   learning on critical students’ critical thinking skill. This research was conducted in two stages, developed teaching learning material followed by the implementation phase of learning in the classroom. This research was a quasi experimental design with one-group pretest-posttest design and the subject of this research was  34  eighth  grade  students  of  SMP  Al  Hikmah  Surabaya. Research  data  collection  was  taken  through  observation,  tests, questionnaires, and documentation. The results of research data validation were analyzed descriptively. The empirical analysis includes the calculation of validity, reliability and sensitivity of the items test instrument. Critical thinking scores were analyzed using normalized gain and paired t-test to determine the effect of TEQ - DLS on learning outcomes of students. The results were obtained as follows: the learning implementation indicated good category. T-paired test on students’ critical thinking results showed sig (2-tailed) = 0.00 so there were significant differences in students' critical thinking skills after learning. Students score had increased with normalized gain = 0.67 medium category (0,3≤ (<g>) ≤ 0,7). Students’ completeness viewed from critical thinking indicator as big as 88.24%..  Research was concluded that the TEQ-DLS learning has an effect significantly in improving students' critical thinking skills.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh pembelajaran PBMP-SDL terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian dilaksanakan dalam dua  tahap, yaitu tahap pengembangan perangkat pembelajaran dilanjutkan dengan tahap implementasi pembelajaran di kelas. Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan rancangan one group pretest-postest design dan subyek 34 siswa kelas VIII SMP Al Hikmah Surabaya. Pengumpulan data penelitian diambil melalui observasi, tes, angket, dan dokumentasi. Data hasil validasi perangkat pembelajaran dianalisis secara deskriptif. Analisis empiris instrumen tes meliputi perhitungan validitas, reabilitas dan sensitivitas butir soal dari hasil belajar siswa. Skor berpikir kritis dianalisis menggunakan gain ternormalisasi dan uji t-berpasangan. Hasil penelitian  menunjukkan bahwa  keterlaksanaan pembelajaran  menunjukkan  kategori  baik.  Hasil  uji  t-  berpasangan terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada materi zat aditif makanan menunjukkan sig (2-tailed) = 0,00 artinya terdapat  perbedaan  secara   signifikan  setelah  pembelajaran.  Skor   siswa   mengalami  peningkatan  dengan   gain ternormalisasi = 0,67 berkategori sedang (0,3≤ (<g>) ≤ 0,7). Ketuntasan siswa ditinjau dari indikator berpikir kritis sebesar 88,24%. Kesimpulannya pembelajaran PBMP-SDL berpengaruh secara signifikan meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa.
PROFIL KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF SISWA KELAS VII SMP NEGERI 6 SURABAYA maliki, Fedela Leta; Widodo, Wahono; Raharjo, Raharjo
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v5n2.p1057-1060

Abstract

The purpose of this research is to describe the profile of students creative thinking skill at VII grade in SMPN 6 Surabaya. This research is a descriptive research whose 30 subject. Data obtained from testing showed that the students’ creative thinking skill in design an experiment reached medium N-Gain level (0,56). The average N-Gain score of students’ creative thinking skill based on fluency (0,49); flexibility(0,70); quality (0,54), elaboration (0,63), and originality (0,51) in medium level for each aspect. Overall, it can be concluded that Learning Cycle 5E Model package is effective to increase junior high school students’ creative thinking skill. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil keterampilan berpikir kreatif siswa kelas VII SMP Negeri 6 Surabaya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan subjek 30 siswa. Data yang diperoleh menunjukkan bahwa keterampilan berpikir kreatif siswa dalam merancang kegiatan penyelidikan mencapai N-Gain 0,56 atau termasuk kategori sedang. Rata-rata nilai gain keterampilan berpikir kreatif siswa berdasarkan aspek fluency sebesar 0,49, quality sebesar 0,54, elaboration sebesar 0,63, dan originality sebesar 0,51 dengan kategori sedang pada masing-masing aspek, dan flexibility sebesar 0,70 dengan kategori tinggi. Dengan,demikian, dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran model Learning Cycle 5E ini efektif untuk meningkatkan keterampilan berpikir kreatif siswa SMP.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PEMAKNAAN PADA PEMBELAJARAN KIMIA TERHADAP PENGEMBANGAN KARAKTER PADA SISWA SMK Yuliani, Nuri Yuliani; Tukiran, Tukiran; Yuanita, Leny
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol 1, No 2 (2012)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v1n2.p80-84

Abstract

This research aims to explain learning application using model pembelajaran pemaknaan on chemical bonding topic including  the  student activities, students response and learning outcome of the students’character of honest, discipline and cooperative. The subject are students of the tenth grade at SMKN 3 Buduran Sidoarjo at the second semester in 2011-2012. In research, it was used pre experimental research by the replication of three times using the design of one group pretest and posttest. Based on the data that had been analyzed were obtained some findings a) observation of learning activity conducted was well b) the observation of  students’  characters  during the learning activities  were very good predicate in honest, dicipline and cooperative. Based on experimental result and discussion it can be concluded that the implementation of the model pembelajaran pemaknaan could develop the astudents’ character of an honest, disciplined and cooperative. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskankan  penerapan model pembelajaran pemaknaan pada materi ikatan kimia terhadap keterlaksanaan pembelajaran, aktivitas siswa, respon siswa dan pengembangan karakter jujur, disiplin dan kerjasama siswa. Subyek penelitian adalah siswa kelas X SMKN 3 Buduran Sidoarjo pada semester II tahun ajaran 2011-2012. Jenis penelitian pre eksperimen, menggunakan desain penelitian  one group pretest postest dengan replikasi tiga kali. Berdasarkan analisis data penelitian diperoleh temuan a) pengamatan terhadap keterlaksanaan pembelajaran berkategori baik b) pengamatan terhadap karakter  jujur, disiplin dan kerjasama selama proses pembelajaran mengalami peningkatan dengan berpredikat baik. Berdasarkan hasil dan diskusi penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran pemaknaan dapat mengembangkan karakter jujur, disiplin dan kerjasama siswa.
VALIDASI PERANGKAT PEMBELAJARAN IPA BERBASIS INKUIRI TERBIMBING UNTUK MELATIHKAN KETERAMPILAN MEMECAHKAN MASALAH PADA POKOK BAHASAN CERMIN Indarmaji, Dir; Susantini, Endang; Prastowo, Tjipto
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v5n2.p920-923

Abstract

This research aimed to produce science learning material guided inquiry base a feasible to practice problem solving skills on topic mirror. The learning material was tested to VIII grade students of SMPN 1 Sedati Sidoarjo of the academic year 2014/2015. This research was one which used 4-D model development that was modified 3D (dissemination stage is not done). The test device used one group pretest-posttest design. Result of the research showed validity of learning material well categorized and could be used in learning with few revisions resulted realibility in RPP assessment, worksheet, student learning result and problem solving skills as much as 98%, 98,70%, (95,80% and 98,60%), and 98,82%. Based on result, research discussion, could be summarized that guided inquiry based science learning material to practice problem solving skills on topic mirror is feasible to be used in learning. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran IPA berbasis inkuiri terbimbing yang layak untuk melatihkan keterampilan memecahkan masalah pada pokok bahasan cermin. Perangkat pembelajaran tersebut diujikan pada siswa kelas VIII SMPN 1 Sedati Sidoarjo tahun pelajaran 2014/2015. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model 4-D yang dimodifikasi menjadi 3D (tahap desiminasi tidak dilakukan). Rancangan ujicoba perangkat menggunakan one group pretest-posttest design. Hasil penelitian menunjukkan validitas perangkat pembelajaran berkategori baik dan dapat digunakan dalam pembelajaran dengan sedikit revisi diperoleh reliabilitas penilaian RPP, LKS, hasil belajar siswa, dan keterampilan memecahkan masalah sebesar 98%, 98,70%, (95,80% dan 98,60%), dan 98,82. Berdasarkan hasil dan diskusi penelitian, dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran IPA berbasis inkuiri terbimbing untuk melatihkan keterampilan memecahkan masalah pada pokok bahasan cermin layak digunakan dalam pembelajaran.
THE DEVELOPMENT OF TEACHING MATERIALS USING LEARNING CYCLE 5E TO INCREASE CRITICAL THINKING SKILLS AND STUDENT’S LEARNING OUTCOME OF HIGH SCHOOL STUDENTS ON THE SUBJECT OF REACTION RATE Astrodjojo, Dwi Rosantika
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol 8, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v8n1.p%p

Abstract

The aim of research is to obtain the teaching materials based on Learning Cycle 5E Model that are feasible to increase the student’s critical thinking skill and learning outcome. The type of research is a developmental research because this research was to develop the teaching material consisting of lesson plan, student’s worksheet, and knowledge assessment instrument. The development of teaching materials was using four D model. The feasibility of teaching materials includes the validity, practicality, and the effectiveness. The data collecting used observation, test, and questionnaire method. The data analysis technique that is utilized is descriptive qualitative analysis and descriptive quantitative analysis. According to the observational data showed some finding as follows: (1) the validity of teaching materials were valid category; (2) the practicality of teaching material was shown by implementation of the lesson plan categorized as good, student’s based activity was dominant, and the obstacle in learning process could be solved; and (3) the effectiveness of the teaching materials shown by positive student’s response to implementation of learning process, developed critical thinking skill increased as high category, and the student’s learning outcomes on Gnostic aspect increased, the average student’s attitude aspect is B+ and the average of the student’s skill aspect was A-. Based on these result, it can be concluded that developed teaching materials using learning cycle 5E model are feasible to be used to increase critical thinking skills and students learning outcomes
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS INKUIRI TERBIMBING MENGGUNAKAN SIMULASI PhET UNTUK MEREDUKSI MISKONSEPSI SISWA Kohar, Soelastri; Jatmiko, Budi; Raharjo, Raharjo
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v6n2.p1289-1301

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran berbasis inkuiri terbimbing dengan menggunakan program simulasi PhET yang layak untuk mereduksi miskonsepsi siswa. Pengembangan perangkat pembelajaran menggunakan model 4-D yang direduksi menjadi 3-D dan diujicobakan di tiga kelas XI SMAN 4 Surabaya tahun pelajaran 2015/2016 dengan one group pretest posttest design.  Pengumpulan data menggunakan observasi, tes, dan angket.Data dianalisis menggunakan deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Temuan penelitian yaitu: (1) Validitas: (a) Validasi RPP kategori baik, BAS kategori cukup baik, LKS kategori baik, Tes Uji Miskonsepsi umumnya valid; (b) Rata-rata keterbacaan BAS sebesar 59,8% dan LKS sebesar 71,3%; (c) Rata-rata tingkat kesulitan BAS sebesar 32,5% dan LKS sebesar 34,3%; (2) Kepraktisan meliputi: (a) Perangkat pembelajaran ditinjau dari keterlaksanaan RPP berkategori baik, dan (b) Tingkat aktivitas siswa dikategorikan baik (3) Keefektifan yang meliputi: (a) hasil tes uji miskonsepsi dengan N(g) 0,73; dan hasil analisis uji statistik  one-way ANOVA, yaitu : 1) tidak ada perbedaan yang signifikan penurunan miskonsepsi dari ketiga kelas, 2) N-Gain penurunan miskonsesi siswa dialami pada masing-masing kelas (b) Respon siswa terhadap KBM adalah positif. Berdasarkan hasil temuan dalam penelitian ini, disimulkan bahwa perangkat pembelajaran listrik dinamis dengan model inkuiri terbimbing layak digunakan oleh siswa SMA untuk menurunkan miskonsepsi siswa.
Model Pembelajaran Student Teams Achievement Divisions dengan Media Pop Up Card untuk Meningkatkan Hasil Belajar Biologi Kelas XI IPA 1 SMA Siliwangi Bogor Hardjo, Fanny Nadia; Retnowati, Rita; Rostikawati, Teti
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v6n2.p1334-1339

Abstract

Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK), dengan subyek penelitian 23 siswa kelas XI IPA-1 di SMA Siliwangi Bogor. Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar biologi melalui penggunaan model Student Teams Achievement Divisions (STAD) dengan edia Pop Up Card. Penelitian dilakukan dalam dua siklus. Setiap siklus ada 4 tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Setiap akhir siklus dilakukan tes dengan instrumen yang valid dan reliabel. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan model STAD dengan media Pop Up Card dapat meningkatkan hasil belajar biologi, terlihat dari rata-rata hasil belajar siswa pada siklus 1 sebesar 70,1 dan siklus 2 sebesar 77,0; sedangkan nilai rata-rata aktivitas siswa pada siklus 1 yaitu 78,01% dan pada siklus 2 menjadi 84,46%. Berdasarkan hasil yang dicapai maka dapat disimpulkan penggunaan model Student Teams Achievement Divisions dengan media Pop Up Card dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar  biologi siswa di kelas XI IPA-1 di SMA Siliwangi Bogor.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN FISIKA MENGGUNAKAN MODEL LEARNING CYCLE 7E UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PENYELESAIAN MASALAH Erlina, Nia; Jatmiko, Budi; Raharjo, Raharjo
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v5n2.p1032-1038

Abstract

This study aims to develop physics learning material based on 7E learning cycle model veable to use improving problem solving skills. Implementation of the research has done in class X of SMAN 16 Surabaya academic year 2014/2015. Methods of data collection are validity, tests, observations, and questionnaires. The materials was developed using the modified 4D model of the design testing one group pretest-posttest design. Analysis of the significance of the increase in problem-solving skills using a paired t test while to see the consistency of learning outcomes using analysis of variance. Results from this research showed: 1) the validity of learning material give results of the validation consisted of RPP value of 3.47 is valid categorized, BAS value of 3.50 is valid categorized, LKS is 3.64 categorized very valid, problem solving skills test value of 3 is valid categorized, legibility BAS is 73.90% being categorized, legibility LKS is 77.46 % higher category, the level of difficulty BAS  is 26.52 % low categorized, the difficulty level of LKS is 26.32% low categorized; 2) the practicality of the learning material consist of a feasibility study learning of 93.25% is very well categorized and learning implementation constraints that arise when students understand the steps the experiment; 3) the effectiveness of learning, in terms of problem-solving skills increase significantly between before and after the learning with a high degree of improvement category; Average student activity categorized in three classes, as well as students respond positively to the learning activities, and positive student’s response of learning activity. The results showed that physics learning material based on 7E learning cycle model veable to use improving problem solving skills. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran fisika model learning cycle 7E yang layak digunakan untuk meningkatkan keterampilan penyelesaian masalah. Penelitian pada kelas X SMAN 16 Surabaya tahun ajaran 2014/2015. Metode pengumpulan data menggunakan validasi, tes, observasi, dan angket. Perangkat pembelajaran dikembangkan menggunakan model 4-D dengan rancangan ujicoba one group pretest-posttest design. Analisis signifikansi peningkatan keterampilan penyelesaian masalah menggunakan uji t berpasangan sedangkan untuk melihat konsistensi hasil pembelajaran menggunakan analisis varians. Hasil penelitian: 1) validitas perangkat pembelajaran dengan hasil nilai validasi terdiri dari RPP sebesar 3.47 berkategori valid, BAS sebesar 3.50 berkategori valid, LKS sebesar 3.64 berkategori sangat valid, tes keterampilan penyelesaian masalah sebesar 3 berkategori valid, keterbacaan BAS sebesar 73.90% berkategori sedang, keterbacaan LKS sebesar 77.46% berkategori tinggi, tingkat kesulitan BAS sebesar 26.52% berkategori rendah, tingkat kesulitan LKS sebesar 26.32% berkategori rendah; 2) kepraktisan perangkat pembelajaran ditinjau dari keterlaksanaan pembelajaran sebesar 93.25% berkategori sangat baik dan kendala pelaksanaan pembelajaran yang muncul saat siswa memahami langkah-langkah percobaan; 3) keefektifan perangkat pembelajaran, ditinjau dari peningkatan keterampilan penyelesaian masalah secara signifikan antara sebelum dan sesudah pembelajaran dengan derajat peningkatan berkategori tinggi; rata-rata aktivitas siswa di tiga kelas berkategori baik, serta respons siswa positif terhadap aktivitas pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran fisika model learning cycle 7E layak digunakan untuk meningkatkan keterampilan penyelesaian masalah.
Gambaran Umum Penguasaan Materi Ujian Nasional Tingkat SMA/MA Mata Pelajaran Biologi Hanurani, Hikmawati
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol 9, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v9n1.p1735-1739

Abstract

Salah satu kegunaan ujian nasional adalah untuk melakukan pemetaan tingkat pencapaian hasil belajar. Oleh karena itu penelitian tentang penguasaan materi ujian nasional sangatlah diperlukan.  Penelitian ini bertujuan mengetahui tingkat penguasaan materi mata pelajaran biologi pada ujian nasional.   Penelitian  ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis statistik deskriptif.  Data yang digunakan dalam penelitan ini adalah data sekunder yang  diperoleh dari Pusat Penilaian Pendidikan (Puspendik). Parameter yang dilibatkan dalam kajian ini adalah Penguasaan materi ujian Mata Pelajaran Biologi pada  Ujian Nasional Tingkat SMA/MA seluruh provinsi di Indonesia untuk periode tahun 2015-2019. Data yang diperoleh disajikan dalam bentuk grafik.  Software yang digunakan untuk analisis data adalah Program Excel.  Tingkat penguasaan materi pada mata pelajaran Biologi mengalamai penurunan mulai tahun 2016. Penurunan terendah terjadi pada tahun  2018 kecuali untuk materi genetika dan evolusi ada peningkatan. Tahun 2019 tingkat penguasaan materi mengalami kenaikan, kecuali untuk sub materi biomolekuler dan bioteknologi. Materi biomolekuler dan bioteknologi tetap mengalami penurunan.