cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jpps@unesa.ac.id
Editorial Address
Jl Lidah Wetan, Gedung CPD, Surabaya 60213, Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains)
ISSN : 20891776     EISSN : 25491597     DOI : http://dx.doi.org/10.26740/jpps.v9n1
Core Subject : Science, Education,
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) is one of the research journals in the education field which includes science, physics, chemistry, and biology education. JPPS also contains articles that discuss the latest issues about education.
Articles 649 Documents
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BLENDED LEARNING MODEL COOPERATIVE UNTUK MENINGKATKAN HASILBELAJAR FISIKA SMA KELAS XI Rosmiati, Rosmiati; Jatmiko, Budi; Madlazim, Madlazim
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol 3, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v3n1.p294-298

Abstract

This research is research development at developing learning material based on blended learning cooperative model. The learning material is developed using Kemp model and one group pretest-posttest design. Try out for learning material is carried out at 2nd semester SMAN 16 Surabaya. The research subjects in grade XI IPA 2, XI IPA 3 and XI IPA 4 and the topic is thermodynamics. Data gathering uses three methods; observation, test and questionnaire. Material validity analysis is applied to analyses data. The validity involve (a) the truth of conseptual in learning material: the reabilitas of learning plans at 85,71%, student’s worksheet at 75%, student’s teks book at 77,27%, web moodle with homepage  http://fisikaunesa.net/elearning/ at 86,34% and assesment sheet for product and process test at 100%, (b) legibility of: student’s worksheet at 99%,  student’s text book at 97,7% and web moodle at 100% in easily understood category, (c) difficulties: student’s worksheet at 1,0; student’s text book at 13,0; Web Moodle at 0,0; and assessment sheet in easily understood category. 2) the practicality involve: (a) realization of Learning Plans reached 100% in good category, (b) student’s activity reached 89% in good category, (c) WIFI’s trouble. 3) the effectivity involve: (a) enhancement  of student’s achievement with N-Gain calculation: Natural Science 2 class with score 0,88, Natural Science 3 with score 0,85, Natural Science 4 with score 0,87 in high category, (b) student’s response with meanin 3 in agree category. Based on the results, it can be concluded that learning material based on Blended Learning Cooperative Model to increase student’s achievement in physics at senior high school grade XI is feasible.Penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang mengembangkan perangkat pembelajaran blended learning model kooperatif. Perangkat pembelajaran dikembangkan menggunakan model Kemp dengan model ujicoba one group pretest-posttes design. Uji coba perangkat pembelajaran dilakukan pada semester genap SMAN 16 Surabaya. Penelitian ini dilakukan pada kelas XI IPA 2, XI IPA 3 dan XI IPA 4 materi termodinamika. Pengumpulan data menggunakan tiga teknik yaitu observasi, tes dan angket sedangkan analisis data menggunakan analisis validitas perangkat. Hasil penelitian dianalisis dan diperoleh beberapa temuan yaitu: 1) validitas yang meliputi: (a) kebenaran konseptual perangkat pembelajaran: RPP dengan reabilitas 85,71%, LKS dengan reabilitas 75%, BAS dengan reabilitas 77,27%, web moodle dengan hompage  http://fisikaunesa.net/elearning/ dengan reabilitas 86,34%, dan LP untuk THB produk dan proses dengan reabilitas 100%, (b) keterbacaan: LKS 99%, BAS 97,7% dan  Web Moodle 100% dengan kategori mudah dipahami (c) Kesulitan: LKS 1,0; BAS 13,0; Web Moodle 0,0; dan LP berada pada kategori mudah dipahami. 2) Kepraktisan yang meliputi: (a) Keterlaksanaan RPP mencapai 100% berkategori baik, (b) Aktivitas siswa mencapai 89% berkategori baik, (c) kendala jaringan WIFI. 3) Efektifitas meliputi: (a) Peningkatan hasil belajar dengan perhitungan N- Gain: IPA 2 skor 0,88, IPA 3 skor 0,85, IPA 4 skor 0,87 dengan kriteria tinggi, (b) respon siswa dengan rata -rata 3 berada pada ketegori setuju. Berdasarkan hasil temuan di atas, dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran blended learning model cooperative untuk meningkatkan hasil belajar fisika SMA kelas XI layak digunakan.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN IPA TOPIK TEKANAN PADA ZAT CAIR BERORIENTASI INKUIRI TERBIMBING UNTUK MELATIHKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS DAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA SMP Sari, Rustika Novita; Ibrahim, Muslimin; Wasis, Wasis
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v5n2.p1048-1056

Abstract

This research aimed to develop a valid, practical, and effective Science learning material with guided inquiry oriented to facilitate science process skill and science concept understanding of junior high school on the topic of the liquid pressure. The learning materials were developed with four-D model and try outed to the class VIII SMP Negeri 7 Bontang using one-group pretest-posttest design. The results were obtained: 1) The developed teaching materials were valid category with lesson plan scored 3.55, LKS scored 3.63, Student Book scored 3.63, performance test scored 3.43, and understanding concept test scored 3.75; readability of student book had 77,29% were easy to used for learning category; 2) The learning material is practiced to use in learning activity with score average of learning implementation is 3.6 in good category; 3) The learning material is also effective to facilitate to get science process skill student had high gain scores average with gain score 0.82; understanding of the concepts is also increasing had high category with gain score 0.73; the students respons toward material and implementation of learning are positive. The conclusion of the research is Science learning materials on the topic of liquid pressure with guided inquiry orientation are valid, practical, and effective to facilitate science process skill and science concept understanding in junior high school. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran IPA yang  valid, praktis, dan efektif berorientasi model inkuiri terbimbing untuk melatihkan kemampuan proses sains dan pemahaman konsep siswa SMP topik tekanan pada zat cair. Perangkat pembelajaran dikembangkan dengan model 4-D yang diujicobakan kepada siswa kelas VIII SMP Negeri 7 Bontang dengan menggunakan One-Group Pretest-Posttest Design. Hasil penelitian ini menunjukkan: 1) Perangkat pembelajaran yang dikembangkan berkategori valid dengan penilaian pada RPP sebesar 3,55, LKS sebesar 3,61, Buku Siswa sebesar 3,63, tes keterampilan proses sains 3,43, dan tes pemahaman konsep 3,75; tingkat keterbacaan buku siswa sebesar 77,29% dengan kategori materi mudah untuk pembelajaran; 2) Perangkat pembelajaran yang dihasilkan praktis digunakan dalam pembelajaran yang terlihat dari rata-rata penilaian keterlaksanaan RPP sebesar 3,66 berkategori baik dan aktivitas siswa menunjukkan pembelajaran yang berpusat pada siswa; 3) Perangkat pembelajaran yang dikembangkan efektif untuk melatihkan keterampilan proses sains siswa dengan rata-rata peningkatan berkategori tinggi dengan gain score sebesar 0,82; rata-rata pemahaman konsep siswa juga meningkat dengan kategori tinggi dengan gain score 0,73; respon siswa positif terhadap perangkat dan pelaksanaan pembelajaran. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran IPA topik tekanan pada zat cair berorientasi inkuiri terbimbing yang dikembangkan valid, praktis, dan efektif untuk melatihkan kemampuan proses sains dan pemahaman konsep siswa SMP
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PEMAKNAAN PADA MATERI TITRASI ASAM BASA UNTUK MENGEMBANGKAN KARAKTER Penerapan Model Pembelajaran Pemaknaan Pada Materi Titrasi Asam Basa Untuk Mengembangkan Karakter Siswa Kelas XI SMA SISWA KELAS XI SMA Sumarni, Sumarni; Tukiran, Tukiran; Yuanita, Leny
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol 1, No 2 (2012)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v1n2.p85-89

Abstract

The research purposed to know the implementation result of the learning model of pemaknaan on the topic of acid base titration could be used to develop on the eleventh grade students’ character of SMAN 1 Krian. In the research, it was used pre-experimental research by the replication of three times using the design of one group pretest and posttest design. This  reseach used the data analysis of qualitative descriptive to apply on lesson plan (RPP). The learning outcome of students’ character was analized by qualitative descriptive and would be continued by Mann-Whitney test for it’s replication. The results were reported that: (1) The lesson plan (RPP) was made based on syntax of the learning model of pemaknaan was conducted very well, (2) The implementation of this model could develop the students’ character. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil penerapan model pembelajaran pemaknaan pada materi titrasi asam basa terhadap perkembangan karakter siswa kelas XI SMAN 1 Krian. Jenis penelitian yang digunakan adalah pre-eksperimen replikasi tiga kali melalui One Group Pretest and Posttest Design. Analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif untuk keterlaksanaan RPP. Hasil belajar karakter siswa dianalisis dengan deskriptif kualitatif yang dilanjutkan dengan uji Mann-Whitney untuk antar hasil replikasi. Hasil penelitian menunjukkan RPP yang disusun sesuai sintaks model pembelajaran pemaknaan berjalan dengan sangat baik, penerapan model pembelajaran pemaknaan dapat mengembangkan karakter siswa.
IMPLEMENTASI MODEL SIKLUS BELAJAR HIPOTETIKAL DEDUKTIF UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KONSEP DAN KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF SISWA SMA Khoirunah, Wahdatun Nisa; Suyatno, Suyatno; Ibrahim, Muslimin
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol 5, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v5n1.p795-801

Abstract

This study aimed to describe the feasibility, student activities, student response, student mastery of concepts, creative thinking skills, and the relationship between creative thinking skills with concept mastery, and obstacles after implementation of the Hypothetical Deductive learning cycle model on buffer solution topic. This study was conducted in three stages, namely preparation of teaching materials, validation and revision stages of teaching materials, and  implementation the Hypothetical Deductive learning cycle model using the one group pretest-posttest design. Results of research showed that the feasibility of the lesson plan included in the excellent category, the dominant activity of students were to discuss with their group, students indicated a positive response to learning, the average gain score of concept mastery was 0.78 (high gain) and those of creative thinking skill was 0.62 (moderate gain), and there was a strong and significant correlation between creative thinking skill and student concept mastery with correlation value of 0.905, and the main obstacles found at the first meeting was students difficulties in designing experiments and still not familiar with the learning model that applied. Based on the data analysis, it had been concluded that the hypothetical Deductive learning cycle model could increased students’ creative thinking skills and student’s concept mastery. Penelitian ini ditujukan untuk mendeskripsikan keterlaksanaan, aktivitas siswa, respons siswa, penguasaan konsep siswa, keterampilan berpikir kreatif, hubungan antara keterampilan berpikir kreatif dengan penguasaan konsep siswa, dan hambatan-hambatan setelah implementasi model siklus belajar Hipotetikal Deduktif pada pokok bahasan larutan penyangga. Penelitian ini dilaksanakan dalam tiga tahap, yaitu tahap pembuatan perangkat pembelajaran, tahap validasi dan revisi perangkat pembelajaran, serta tahap implementasi model pembelajaran siklus belajar Hipotetikal Deduktif menggunakan rancangan One Group Pretest-Posttest Design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlaksanaan RPP termasuk dalam kategori sangat baik, aktivitas siswa yang dominan adalah berdiskusi dengan teman sekelompok, siswa menunjukkan respon positif terhadap pembelajaran, skor peningkatan penguasaan konsep siswa rata-rata sebesar 0,78 (gain tinggi) sedangkan skor peningkatan keterampilan berpikir kreatif rata-rata sebesar 0,62 (gain sedang), serta terdapat korelasi yang kuat dan signifikan antara keterampilan berpikir kreatif dan penguasaan konsep siswa, dengan harga koefisien korelasi sebesar 0,905, dan hambatan utama yang ditemukan pada pertemuan pertama yaitu siswa kesulitan dalam merancang eksperimen serta masih canggung dengan model pembelajaran yang diterapkan. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa model siklus belajar Hipotetikal Deduktif dapat digunakan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kreatif dan penguasaan konsep siswa.
PENERAPAN MAGANG KOGNITIF (COGNITIVE APPRENTICESHIP) UNTUK MENGAJARKAN KETERAMPILAN METAKOGNITIF DAN HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA Rokhmah Wati, Dian Anisa; Tukiran, Tukiran; Ibrahim, Muslimin
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v2n2.p212-217

Abstract

The main aim of this research are to describe (1) cognitive learning outcomes of students who were taught using the cognitive apprenticeship using reciprocal teaching (RT), scardamalia and bereiter’s F.W (SB), and schoenfeld problem solving (SPS) strategies and (2) metacognitive skill level of students who are taught using the cognitive apprenticeship with RT, SB, and SPS strategies. This type of research is experimental research using the static group pretest-posttest design consisting of three classes of experiments with different treatments. Research subjects are students of XI IPA 2 SMA Darul Ulum Unggulan BPPT Jombang by the number of each class of experiments is 22 students. Instruments used are in the form of test and questionnaire. Students' cognitive learning outcomes data obtained will be analyzed with one way ANOVA using SPSS 19 and questionnaire data will be described.The result of data analysis revealed that Ho is rejected and Hi is accepted. It means that there was differences in cognitive learning outcomes of students who were taught using the cognitive apprenticeship with RT, SB, and SPS strategies. Metacognitive skill level of individual students experiencing increased tendency for RT, SB, and SPS class, while the average grade of students' metacognitive skills is in grade 3, developing grade for RT and SB class, while grade of students' metacognitive skills is in grade 4, ok grage for SPS class. It can be concluded that the cognitive apprenticeship learning with SPS strategy can be used to teach metacognitive skills with more scaffolding and advised to use RT and SB strategies for suitable characteristics topic (reading and writing)Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan (1) Hasil belajar kognitif siswa yang diajarkan menggunakan magang kognitif dengan strategi reciprocal teaching (RT), scardamalia and bereiter’s F.W (SB), dan schoenfeld problem solving (SPS), (2) Tingkat keterampilan metakognitif siswa yang diajarkan menggunakan magang kognitif dengan strategi RT, SB, dan SPS. Jenis penelitian yang dilakukan adalah experimental research menggunakan static group pretest- postest design yang terdiri dari tiga kelas eksperimen dengan perlakuan yang berbeda-beda. Subjek penelitian yaitu siswa kelas XI IPA SMA Darul Ulum 2 Unggulan BPPT Jombang dengan jumlah masing-masing kelas eksperimen adalah 22 siswa. Instrumen yang digunakan berupa soal tes dan angket. Data hasil belajar kognitif siswa yang diperoleh akan dianalisis dengan anava satu jalur menggunakan SPSS 19 dan data angket akan dideskripsikan. Hasil analisis data menunjukkan terdapat perbedaan hasil belajar kognitif siswa yang diajar menggunakan magang kognitif dengan strategi RT, SB, dan SPS. Tingkat keterampilan metakognitif siswa secara individual mengalami kecendrungan meningkat untuk kelas RT, SB, dan SPS, sedangkan secara rata - rata kelas tingkat keterampilan metakognitif siswa berada pada tingkat 3 yaitu tingkat developing untuk kelas RT, dan SB, sedangkan untuk kelas SPS berada pada tingkat 4 yaitu tingkat ok. Disimpulkan bahwa pembelajaran magang kognitif dengan strategi SPS dapat digunakan untuk mengajarkan keterampilan metakognitif, dengan pendampingan yang lebih maksimal dan disarankan untuk menerapkan strategi RT dan SB pada topik yang memiliki karakteristik yang sesuai yaitu membaca dan menulis
MELATIHKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF DAN PEMAHAMAN KONSEP DENGAN PEMBELAJARAN BERBASIS INKUIRI TERBIMBING PADA MATERI INTERAKSI MAKHLUK HIDUP DENGAN LINGKUNGAN Mufiannoor, Eddy; Hidayat, M. Thamrin; Soetjipto, Soetjipto
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v5n2.p934-941

Abstract

Teaching and learning process of natural science subjects includes aspects of: knowledge, skill, and thinking competence. Teachers did not implement the teaching activity which emphasize on thinking and conceptual understanding process because of limited time to make teaching and learning set which can train students’ creative thinking and conceptual understanding competence. This research aimed to produce teaching and learning set of natural science subject that is valid, practice, and effective to train creative thinking and conceptual understanding competence of junior high school students. This research was conducted to implement the teaching and learning set based on guided Inquiry. The target of this research was teaching and learning set. The design of this research is research and development research using Thiagarajan’s 4D model with one group pre-test post-test design. The data analysis technique used descriptive quantitative. Learning-based guided Inquiry was successful to train creative thinking and conceptual understanding competence. The result of creative thinking showed that the average score of pre-test was 42,61 and 83,19 of post-test with 0,70 of N-Gain, categorized as high level. The result of conceptual understanding (knowledge) showed that the average score of pre-test was 41,30 and 86,30 of post-test with 0,77 of N-Gain, categorized as high level. Based on the research result, it can be concluded that teaching and learning set of natural science subjects based guided Inquiry has been developed and it is valid, practice, and effective train students’ creative thinking and conceptual understanding competence. Proses pembelajaran IPA meliputi aspek sikap, pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan berpikir. Guru belum melaksanakan pembelajaran yang menekankan pada proses berpikir dan pemahaman konsep karena keterbatasan waktu dalam menyusun perangkat pembelajaran yang dapat melatihkan kemampuan berpikir kreatif dan pemahaman konsep. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran IPA yang valid, praktis, dan efektif untuk melatihkan kemampuan berpikir kreatif dan pemahaman konsep pada siswa SMP. Pembelajaran ini dilakukan dengan cara menerapkan perangkat pembelajaran berbasis inkuiri terbimbing. Sasaran penelitian adalah perangkat pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model 4D dari Thiagarajan dan desain ujicoba penelitian menggunakan one group pre-test post-test. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif. Pembelajaran berbasis inkuiri terbimbing berhasil melatihkan kemampuan berpikir kreatif dan pemahaman konsep. Hasil belajar tes berpikir kreatif, rata-rata persentase pretest sebesar 42,61 dan posttest 83,19 dengan rata-rata N-Gain sebesar 0,70 dengan kategori tinggi. Hasil belajar pemahaman konsep siswa (aspek pengetahuan), rata-rata pretest sebesar 41,30 dan posttest 86,30 dengan rata-rata N-Gain sebesar 0,77 dengan kategori tinggi. Berdasarkan hasil analisis data dan diskusi hasil serta temuan-temuan, dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran IPA berbasis inkuri terbimbing yang telah dikembangkan valid, praktis, dan efektif untuk melatihkan kemampuan berpikir kreatif  dan pemahaman konsep siswa.
EDUTAINMENT WITH COMPUTER GAME AS A CHEMISTRY LEARNING MEDIA Lutfi, Achmad; Suyono, Suyono; Erman, Erman; Hidayah, Rusly
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v8n2.p1684-1689

Abstract

Abstract. The research aims to get answers to whether chemistry learning with computer-based games as learning media can create fun learning (edutainment). The study was conducted on students in three high schools in chemistry learning according to plan, during the learning activities were observed by students, before and after learning the learning outcomes tests and student questionnaires were conducted. The results showed that learning activities were 90.4% to 92.0% as expected, 90% to 100% of students stated that learning was fun with games as learning media, and learning outcomes had achieved 93% to 100% classical completeness. These results indicate that the use of computer-propelled games as chemical learning media can create chemical learning that pleases students and can be used by teachers as an alternative to edutainment chemistry learning
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN SAINTIFIK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN MELATIHKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA Ngadiman, Ngadiman; Prabowo, Prabowo; Raharjo, Raharjo
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v4n2.p606-621

Abstract

This research development aims to determine the quality (validity, practicality, and effectiveness) of Physics Learning Material using Scientific Approach to Practice Students's Critical Thinking Skills in subject of fluid for student class XI Senior High School State 1 Batu Sopang. This research was implemented in two phases, namely the development of devices to follow the Morrison, Ross, Kalman, & Kemp’s design, continued implementation of the learning in the classroom using Pre- and Post-Design from Prunckun. The results showed that the developed device has a valid, practical, and effective. Valid visible from the validator assessment of the lesson plan RPP; student worksheets; students books achievement test; learning outcomes assessment instruments knowledge, performance, attitude, and critical thinking skills. Practical seen from the percentage feasibility study stage is 100 %; scores feasibility study in class XI-IA-1 is 3.71; XI-IA-2 3.72; and XI-IA-3 3.67; activities that support the scientific approach more dominant in learning and irrelevant activity has decreased every meeting; students responded positively to the process of learning and using a scientific approach that has been developed. Effective seen from individual mastery of knowledge learning outcomes of students of class XI-IA-1 is 88.00%; XI-IA-2 92.00%; XI- IA-3  87.00%; individual mastery of performance and attitude learning outcomes of students each class is 100 %; all students to increase critical thinking skills. Obstacles encountered in this study is times less efficient in guiding the students carry out experiments and practice critical thinking skills. The research showed that the physics learning material using scientific approach has valid, practical, and effective to improve learning outcomes and practice critical thinking skills. Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk mengetahui kualitas (validitas, kepraktisan, dan keefektifan) perangkat pembelajaran fisika melalui pendekatan saintifik untuk meningkatkan hasil belajar dan melatihkan keterampilan berpikir kritis pada materi fluida untuk siswa kelas XI SMA Negeri 1 Batu Sopang. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua tahap, yaitu pengembangan perangkat mengikuti rancangan Morrison, Ross, Kalman, & Kemp, dilanjutkan implementasi perangkat pembelajaran di kelas menggunakan Pre- and Post-Design dari Prunckun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat yang dikembangkan telah valid, praktis, dan efektif. Valid terlihat dari penilaian validator terhadap RPP; LKS; buku siswa; instrumen penilaian hasil belajar pengetahuan, keterampilan, sikap, dan keterampilan berpikir kritis. Praktis terlihat dari persentase keterlaksanaan tahapan pembelajaran sebesar 100%; skor keterlaksanaan pembelajaran di kelas XI-IA-1 sebesar 3,71; XI-IA-2 3,72; dan XI-IA-3 3,67; aktivitas yang mendukung pendekatan saintifik lebih dominan dalam pembelajaran dan aktivitas tidak relevan mengalami penurunan setiap pertemuan; siswa memberikan respon positif terhadap perangkat dan proses pembelajaran menggunakan pendekatan saintifik yang telah dikembangkan. Efektif terlihat dari ketuntasan individual hasil belajar pengetahuan siswa kelas XI-IA-1 sebesar 88,00%; XI-IA-2 92,00%; XI-IA-3 87,00%; ketuntasan individual hasil belajar keterampilan dan sikap siswa setiap kelas sebesar 100%; semua siswa mengalami peningkatan keterampilan berpikir kritis. Kendala yang dihadapi dalam penelitian ini adalah kurang efisien waktu dalam membimbing siswa melaksanakan eksperimen dan melatihkan keterampilan berpikir kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran fisika menggunakan pendekatan saintifik telah valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan hasil belajar dan melatihkan keterampilan berpikir kritis siswa.
Pengembangan Modul Pratikum Berbasis Pendekatan PACE (Planing, Activities, Class discussion, Exercise) untuk Meningkatkan Motivasi Belajar siswa pada Materi Listrik Dinamis kelas IX di SMP Negeri 10 Takengon Kabupaten Aceh Tengah Syukrimansyah, Syukrimansyah; Hasan, Muhammad; Safitri, Rini
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v6n2.p1317-1323

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan judul pengembangan modul praktikum berbasis pendekatan PACE  pada materi listrik dinamis. Penelitian dilakukan di SMP Negeri 10 Takengon. Penelitian ini menggunakan Mixed Methods desain embedded experimental Model. Pendekatan yang digunakan adalah model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation) Metode ini terdiri dari dua proses pokok, yaitu jenis penelitian kuantitatif disertai dengan penelitian  kualitatif  yang embedded di dalamnya, dan proses interprestasi kualitatif didasarkan pada hasil penelitian. Rancangan penelitian kuantitatif menggunakan Pre-Experimental design  menggunakan rancangan The One Group Pretest Posttest Design. Angket untuk mengetahui motivasi siswa sebelum dan sesudah menggunakan modul Pace dalam pembelajaran. Hasil uji normalitas dan homogenitas  menunjukkan bahwa data homogen dan berdistribusi normal. Hasil uji t diperoleh t hitung>ttabel (4,55 >2,02)  artinya terjadi perbedaan hasil belajar siswa setelah menggunakan modul Pace. Selain itu siswa  juga memberikan tanggapan yang positif  terhadap penggunaan modul PACE, sehingga dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan modul PACE dapat meningkatkan motivasi siswa.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN FISIKA DENGAN MODEL INKUIRI TERBIMBING UNTUK MELATIHKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA SMA PADA MATERI FLUIDA STATIS Ayuningtyas, Putri; W.W, Soegimin; Supardi, Z.A. Imam
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v4n2.p636-647

Abstract

This study aims to produce a feasible, practical, and effective Physics learning materials with guided inquiry models to facilitate high school students science process skills on the static fluids. The learning materials were try outed to the class XI SMA Kemala Bhayangkari 1 Surabaya in the second semester of the academic year 2013/2014 with the replication of three classes which are class XI-IPA 1, XI-IPA 2, and XI-IPA 3. This research is the development research, with four D models. The trial design using one-group pretest-posttest design. The results were obtained: (1) the validity of learning materials were good category; the readability student textbook and worksheets were good category; (2) learning performance was good category; student’s activities were categorized to students centered learning; (3) students gave the positive mastery of learning with high gain scores; all students are quite able to practice skill process throught the performance test. Based on the result and discussion of this research, it can be concluded that the Physics learning materials with guided inquiry models to facilitate science process skills of high school students on the static fluids were feasible, practical, and effective to be used at learning process. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran Fisika yang  layak, praktis, dan efektif dengan model inkuiri terbimbing untuk melatihkan keterampilan proses sains siswa SMA pada materi fluida statis. Perangkat pembelajaran tersebut diujikan terhadap siswa kelas XI SMA Kemala Bhayangkari 1 Surabaya tahun pelajaran 2013/2014 dengan replikasi tiga kelas yaitu kelas XI-IPA 1, kelas XI-IPA 2, dan kelas XI-IPA 3. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan, dengan model 4-D. Rancangan ujicoba perangkat menggunakan one group pretest-posttest design. Hasil penelitian menunjukkan: (1) validitas perangkat pembelajaran berkategori baik; tingkat keterbacaan buku ajar siswa dan lembar kegiatan siswa berkategori baik; (2) keterlaksanaan RPP berkategori baik; aktivitas siswa menunjukkan pembelajaran yang berpusat pada siswa; (3) respon siswa positif terhadap proses pembelajaran; 93% siswa mencapai ketuntasan hasil belajar dengan skor peningkatan yang tinggi; seluruh siswa sudah cukup mampu untuk berlatih keterampilan proses melalui tes kinerja. Berdasarkan hasil dan diskusi penelitian, dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran Fisika dengan model inkuiri terbimbing untuk melatihkan keterampilan proses sains siswa SMA pada materi fluida statis layak, praktis, dan efektif digunakan dalam pembelajaran.