cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jpps@unesa.ac.id
Editorial Address
Jl Lidah Wetan, Gedung CPD, Surabaya 60213, Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains)
ISSN : 20891776     EISSN : 25491597     DOI : http://dx.doi.org/10.26740/jpps.v9n1
Core Subject : Science, Education,
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) is one of the research journals in the education field which includes science, physics, chemistry, and biology education. JPPS also contains articles that discuss the latest issues about education.
Articles 649 Documents
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBANTUAN MEDIA ANIMASI INTERAKTIF BERBASIS GAME EDUKASI UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA Laely Adyani; Rudiana Agustini; Raharjo Raharjo
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol. 4 No. 2 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v4n2.p648-657

Abstract

The aim of this research is to produce learning material and educational game that feasible to improve students motivation and learning achievement. The development of learning material and educational game used Four D Model and was tested in class XI of SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo second semester in academic year 2013/2014 with One-group Pretest-Posttest Design. The data collection used validation method, observation, test, and quetionnaires. The data analysis techniques used descriptive analysis of quantitative, qualitative, and correlative hypothesis test. The results of this research are: 1) Learning material and educational game developed has a valid category; 2) Learning material and educational game in terms of feasibility of lesson plans with good category.3) Students activities in accordance with the direct instruction model with the highest activities are learning by educational game, doing student activity sheet, and listening to the teacher explanation. 4) 91.67 percent of students are getting completeness and the n-gain score with high category. 5) Students motivation with high category. 6) The correlation of students learning achievement and motivation level is significant and showed a moderate positive correlation. Its conclusion that the learning material and educational game are feasible to improve students motivation and learning achievement. Penelitian ini bertujuan menghasilkan perangkat pembelajaran dan media game edukasi yang layak untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Pengembangan perangkat dan media game edukasi menggunakan model Four-D dan diujicobakan di kelas XI SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo semester genap tahun ajaran 2013/2014 dengan One-Group Pretest-Posttest Design. Pengumpulan data menggunakan metode validasi, observasi, tes, dan angket. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif, kualitatif dan uji hipotesis korelatif. Hasil penelitian ini menunjukkan: 1) Perangkat pembelajaran dan media game edukasi yang dikembangkan berkategori valid; 2) Perangkat pembelajaran dan media game edukasi ditinjau dari keterlaksanaan RPP berkategori baik; 3) Aktivitas siswa sesuai dengan model pembelajaran langsung dengan aktivitas tertinggi yaitu: mengoperasikan game edukasi, mengerjakan LKS, dan memperhatikan penjelasan guru; 4) 91.67% siswa tuntas dalam pembelajaran dengan N-gain berkategori tinggi; 5) Motivasi siswa dalam pembelajaran berkategori baik; 6) Korelasi antara motivasi dan hasil belajar siswa adalah signifikan dengan kekuatan korelasi yang cukup kuat. Disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran dan media game edukasi yang dikembangkan adalah layak dan dapat digunakan untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN FISIKA BERBASIS INKURI TERBIMBING UNTUK MELATIHKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS DAN MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA TOPIK SUHU DAN PERUBAHANNYA Sudiarman Sudiarman; Soegimin W.W; Endang Susantini
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol. 4 No. 2 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v4n2.p658-671

Abstract

This reseach aims to develop a physics learning material based on guided inquiry to facilate the students science process skills are valid, practical and effective. Learning material was developed using 3-D models (define, design, develop) were tested using a one group pretest-posttest design. Learning material was tryouted class VII SMPN 1 Muara Jawa in academic year 2014/2015. The data collection through observation, tests and questionnaires. The data analysis techniques use qualitative analysis and descriptive analysis of quantitative. The results obtained demonstrate the validity of the learning material that includes lesson plans, worksheets, textbooks and  students the knowledge and skills assessment sheet of a valid category. Practicality implementation of learning material that includes lesson plans and students activities of a good category. The learning material developed is effective in terms of achievement learning indicators and learning outcomes of individual completeness increases, the positive students response to learning. Based on these results, it can be conclude that the physics learning material based on guided inquiry are valid, practical and effective for use in teaching and learning and can to facilate the science process skills in junior high school students. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran fisika SMP berbasis inkuiri terbimbing untuk melatihkan keterampilan proses sains yang valid, praktis dan efektif. Perangkat pembelajaran dikembangkan menggunakan model 3-D (define, design, develop) yang diujicobakan menggunakan One Group Pretest-Posttest Design. Uji coba perangkat pembelajaran dilaksanakan pada siswa kelas VII SMPN 1 Muara Jawa tahun pelajaran 2014/2015. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes dan angket. Analisis data dilakukan dengan cara analisis kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil yang diperoleh menunjukkan validitas perangkat yang meliputi RPP, LKS, Buku ajar siswa dan Lembar Penilaian pengetahuan serta keterampilan berkategori valid. Kepraktisan perangkat pembelajaran yang meliputi keterlaksanaan RPP dan aktivitas siswa berkategori baik. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan adalah efektif ditinjau dari ketercapaian indikator pembelajaran serta ketuntasan hasil belajar individual yang meningkat, respon siswa positif terhadap pembelajaran. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran fisika berbasis inkuiri terbimbing yang dikembangkan berkategori valid, praktis dan efektif untuk digunakan dalam proses belajar mengajar serta dapat melatihkan keterampilan proses sains kepada siswa SMP.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN FISIKA MODEL INKUIRI TERBIMBING UNTUK MELATIHKAN KINERJA ILMIAH SISWA Dian Pradianti; Wasis Wasis; Rudiana Agustini
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol. 4 No. 2 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v4n2.p672-680

Abstract

This research aims to produce physics teaching material through guided inquiry model which is valid, practical, and effective to facilitate the students scientific skill  in senior high school. The development of teaching material used the Kemp model and was tested in class X MIA of SMAN 1 Pasir Belengkong first semester in academic year 2014/2015 by using the one-group pretest-posttest design. The data collection used Validation, observation, tets, and questionnaire student responses. The data analysis techniques used quantitativ and qualitativ descriptive analysis. The results of this research are:1) Teaching material developed has a valid category; 2) The practicality of teaching material in terms of a good category in feasibility of lesson plans and the students activities in accordance with steps of guided inquiry model; and 3) The teaching material effectiveness in terms of: (a) Improving students learning achievement seen with high gain scores; (b)  Percentage of scientific skill of students indicated by the increased of each meeting; and (c) The studentsresponds toward material and implementation of learning are positive. Based on the result of the above  Its conclusion that the teaching material through guided inquiry model are valid, practical, and effective  so that used to facilitate the students scientific skill in senior high school. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran fisika model inkuiri terbimbing yang valid, praktis, dan efektif untuk melatihkan kinerja ilmiah siswa SMA. Pengembangan perangkat pembelajaran menggunakan model Kemp dan diujicobakan di kelas X MIA SMAN 1 Pasir Belenkong semester genap tahun ajaran 2014/2015 dengan one-group pretest-posttest design. Pengumpulan data menggunakan metode validasi, observasi, tes, dan angket respon siswa. Teknik analisis data menggunakan analisis kuantitatif dan deskriptip kualitatif. Temuan hasil penelitian, yaitu: 1) Perangkat pembelajaran yang dikembangkan berkategori valid; 2) Kepraktisan perangkat pembelajaran ditinjau dari keterlaksanaan RPP berkategori baik dan aktivitas siswa sesuai dengan tahap-tahap pada model inkuiri terbimbing; dan 3) Keefektifan perangkat pembelajaran ditinjau dari: (a) Peningkatan hasil belajar siswa rata-rata tinggi; (b) Persentase kinerja ilmiah siswa ditunjukkan dengan meningkatnya setiap pertemuannya; dan (c) Respon siswa terhadap perangkat dan pelaksanaan pembelajaran positif. Berdasarkan hasil-hasil di atas disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran model inkuiri terbimbing yang dikembangkan valid, praktis, dan efektif  sehingga layak digunakan untuk melatihkan kinerja ilmiah siswa SMA.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN IPA SMP DENGAN MODEL INKUIRI UNTUK MELATIHKAN KETERAMPILAN PROSES PADA MATERI SISTEM PENCERNAAN MANUSIA Antika Yekti Handayani; Mohamad Nur; Yuni Sri Rahayu
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol. 4 No. 2 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v4n2.p681-692

Abstract

Science process learning emphasis on giving learning experience directly to develop competence in exploring and understanding environment scientifically. Science education is purposed for inquiry and do something in order to help the student to get more understanding about environment. The purpose of this development research is to describe the validity, practicality, and effectiveness of science-biology teaching learning package for Junior High School using inquiry model to facilitate science process skills in human digestive system matter. The package  was developed using a 4-D model, and it was implemented in 30 students of SMPN 2 Lamongan. The design of this implementation phase was  One Group Pretest Posttest Design with a descriptive analysis of data. The validation revealed that the package was in good quality, so it fits to be used as a teaching learning package. Enforceability of lesson plans was also well-categorized. The students activities  showed the appropriate inquiry learning. The  student achievement in pretest was all students not complete, in posttest all students was complete.  Average cognitive product were 49,11 and 91,11 in pretest and posttest respectively with N-Gain 0,82.  Average cognitive process were 17,46 and 93,73 respectively with  N-Gain 0,92. N-Gain analysis results illustrate that the model of inquiry learning process was able to improve students science process skills because the result obtained are in the high category. Inquiry learning model also influenced students cognitif leaning outcome, which could complete all aspect of learning objectives.  Sensitivity items were between 0,3 up to 1,0. This indicates that all items were sensitive to learning effect. The student respond of this learning was good, and the students were really exciting and this model could facilitate them to learn.  The conclusions of this research was the learning package using inquiry model was valid, practise, and effective to improve students science process skills in human digestive system. Proses pembelajaran IPA menekankan pada pemberian pengalaman belajar secara langsung untuk mengembangkan kompetensi dalam menjelajahi dan memahami alam sekitar secara ilmiah.  Pendidikan IPA diarahkan untuk inkuiri dan berbuat sehingga membantu peserta didik untuk memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang alam sekitar. Penelitian pengembangan yang telah dilakukan bertujuan untuk mendeskripsikan validitas, kepraktisan, dan efektifitas perangkat pembelajaran IPA yang dikembangkan dengan model inkuiri untuk melatihkan keterampilan proses pada materi sistem pencernaan manusia. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan dengan menggunakan model pengembangan perangkat 4-D, uji coba II pada 30 siswa SMPN 2 Lamongan. Rancangan penelitian saat uji coba adalah  One Group Pretest-Posttest. Design dengan analisis data secara deskriptif. Hasil validasi menunjukkan bahwa perangkat berkualitas baik, sehingga layak digunakan dalam pembelajaran, keterlaksanaan RPP dikategorikan baik, dan aktivitas siswa sesuai dengan model pembelajaran inkuiri. Hasil belajar siswa pada uji awal (pretest) menunjukkan semua siswa tidak ada yang tuntas,  sedangkan  pada uji akhir (posttest) semua siswa tuntas. THB produk rata-rata uji awal (pretest) 49,11 dan rata-rata uji akhir (posttest) 91,11 dengan Indeks N-Gain 0,82. THB proses rata-rata uji awal (pretest) 17,46 dan rata-rata uji akhir (posttest) 93,73 dengan Indeks N-Gain 0,92. Hasil analisis N-Gain menunjukkan bahwa model pembelajaran inkuiri dapat melatihkan keterampilan proses siswa, karena hasil yang diperoleh berada pada kategori tinggi. Sensitivitas butir soal seluruhnya menunjukkan peka terhadap efek pembelajaran karena berada antara 0,3 sampai dengan 1,0. Respon siswa terhadap pembelajaran dinilai baru, menarik, dan memudahkan siswa dalam belajar. Simpulan penelitian ini adalah perangkat pembelajaran yang dikembangkan dengan model inkuiri adalah valid, praktis dan efektif untuk melatihkan keterampilan proses pada materi sistem pencernaan manusia.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN FISIKA MODEL DISCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF Rinda Purwo Saputro; Wasis Wasis; Toeti Koestiari
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol. 5 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v5n1.p693-702

Abstract

This research is aims to develop a valid and effective learning material, by using discovery learning model to increase learning outcomes and creative thinking skills on static fluid material in senior high school. Thiagarajans 4-D model is used to develop the learning materials and tryout with one group pretest-posttest design. The data were analyzed by quantitative and qualitative description. The results show that: a) Development of learning materials are valid; b) Feasibility of learning material can be applied well ; c) Students activities during Discovery Learning  model are good; d) The students responses toward learning material and implementation are positive; e) Results of learning outcomes in religious attitude are good, aspects of social attitude are good, aspects of knowledge increase with medium level, and aspect of science process skills have excellent predicate; f) Results of creative thinking skills students is increasing in medium level either on fluency thinking, flexibility thinking, or originality thinking. So, it can be concluded that the physics learning materials using Discovery Learning model are valid and effective to increase learning outcomes and creative thinking skills. Penelitian ini bertujuan mengembangkan perangkat pembelajaran fisika model Discovery Learning  yang valid dan efektif untuk meningkatkan hasil belajar dan keterampilan berpikir kreatif pada materi fluida statis di SMA. Rancangan pengembangan yang digunakan mengikuti model 4-D dari Thiagarajan dengan desain uji coba one group pretest-posttest design. Data penelitian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil yang diperoleh menunjukkan: a) Perangkat pembelajaran yang dikembangkan dinyatakan valid; b) Keterlaksanaan perangkat pembelajaran pada uji coba terlaksana dengan baik; c) Aktivitas siswa selama pembelajaran mengikuti langkah-langkah model Discovery Learning secara baik; d) Respon siswa terhadap perangkat dan model pembelajaran positif; e) Hasil belajar siswa pada aspek sikap religius baik, aspek sikap sosial baik, aspek pengetahuan meningkat dengan rata-rata peningkatan berkategori tinggi, serta aspek keterampilan proses sains memperoleh predikat sangat baik; f) Hasil keterampilan berpikir kreatif siswa mengalami peningkatan berkategori sedang pada aspek berpikir lancar, berpikir luwes, dan berpikir orisinal. Berdasarkan hasil di atas dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran fisika model Discovery Learning yang telah dikembangkan dinyatakan valid dan efektif untuk meningkatkan hasil belajar dan keterampilan berpikir kreatif.
MODEL INKUIRI TERBIMBING MENGGUNAKAN LKS BERORIENTASI KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BIOLOGI PADA MATERI EKOSISTEM M. Salahudin Al Ayub; Rahardjo Rahardjo; Toeti Koestiari
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol. 5 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v5n1.p703-719

Abstract

The aimed of this research to describe the student learning outcomes and critical thinking skills through guided inquiry model using student worksheet oriented of critical thinking skills. This Research was conducted on two stages, are development of teaching materials using Dick and Carey model, and the implementation stage into the classroom using one group pretest-posttest design with subjects were 30 students on X class of SMAN 1 Pasir Belengkong Kabupaten Paser Kalimantan Timur. The parameter is feasibility of lesson plan, student activity, learning outcomes, critical thinking skills and constraints for teaching and learning activities. Data collecting were using observation method, test, and questionnaire. After the data were analiyzed with this result: The feasibility of lesson plan could be categorized as good, student activity with instrument reliability classified as good, learning outcomes test to know mastery of student learning on Ecosystems with the average score as good and gain score high gain, critical thinking test with the average score as good and gain score high gain. Based on this research, it can be concluded that guided inquiry model using student worksheet of critical thinking skills can improve student learning outcomes and critical thinking skills. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil belajar siswa dan keterampilan berpikir kritis siswa melalui model inkuiri terbimbing menggunakan LKS berorientasi keterampilan berpikir kritis. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua tahap, yaitu tahap pengembangan perangkat yang menggunakan model Dick & Carey, kemudian dilanjutkan dengan tahap implememtasi model di dalam kelas menggunakan rancangan One group Pretest-Posttest Design dengan subjek penelitian 30 siswa kelas X SMAN 1 Pasir Belengkong Kabupaten Paser Kalimantan Timur. Parameter yang diukur meliputi keterlaksanaan RPP, aktivitas siswa, hasil belajar siswa, keterampilan berpikir kritis siswa, respon siswa dan hambatan selama kegiatan belajar. Pengumpulan data menggunakan metode observasi, tes, dan angket. Selanjutnya data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan Keterlaksanaan RPP dengan kategori baik, aktivitas siswa, dengan reliabilitas instrumen berkategori baik, ketuntasan belajar siswa pada materi ekosistem dengan nilai rata-rata baik dan gain score rata-rata  gain tinggi, ketuntasan keterampilan berpikir kritis dengan rata-rata nilai baik dan gain score rata-rata gain tinggi. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa model inkuiri terbimbing menggunakan LKS berorientasi keterampilan berpikir kritis dapat meningkatkan hasil belajar dan keterampilan berpikir kritis siswa.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN KIMIA MODEL KOOPERATIF DENGAN PENDEKATAN INKUIRI UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMA Nurkhasanah Nurkhasanah; Tukiran Tukiran; Wahono Widodo
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol. 5 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v5n1.p720-726

Abstract

This research is a research development of teaching materials a model cooperative with inquiry approach on chemistry learning sub-subject factors that affect the rate of reaction, including: syllabus, lesson plans, student worksheets, students book and assessment sheet. This research was conducted at SMAN 5 Tuban through three stages: 1) Development of teaching materials with the model Thiagarajan, 2) Validation of teaching materials, and 3) Field try out with design One Group Pretest-Posttest Design. The results of this study are: 1) Teaching materials arranged by using cooperative learning model with inquiry approach are declared valid to be used in learning; a) the results of validation toward teaching materials that had been developed have good category and it can be used in teaching learning process; b) The level of difficulty for teahing materials developed are low and easy to be understood; c) Readability of instrument is high and the materials easy to understand by student; 2) The teaching materials is effective to be used in learning process, supported by: a) Learning outcome (product) is increase of high categories, b) students critical thinking skills is increase of with high categories, c) students responded positively to the teaching materials developed, and 3) The teaching materials developed is practical to be used in learning process shown by; a) the lesson plan used is in good category; b) The students activities are  dominated by forms of inquiry activities, presentations, and group discussions. Based on the results of this research can be concluded that the teaching materials with cooperative learning model with inquiry approaches that have been developed fulfills the validity, effectiveness, and practical, feasible to implement to improving students' critical thinking skills. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan perangkat pembelajaran model kooperatif dengan pendekatan inkuiri pada pembelajaran kimia SMA sub pokok bahasan faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi, meliputi: silabus, RPP, LKS, Buku Ajar Siswa, dan Lembar Penilaian. Penelitian ini dilaksanakan di SMAN 5 Tuban melalui tiga tahap, yaitu 1) Pengembangan perangkat pembelajaran menggunakan model Thiagarajan, 2) Validasi perangkat pembelajaran, dan 3) Uji coba lapangan dengan rancangan œOne Group Pretest-Posttest Design. Hasil dari penelitian ini adalah: 1) Perangkat pembelajaran model kooperatif dengan pendekatan inkuiri dinyatakan valid untuk digunakan dalam pembelajaran model kooperatif dengan pendekatan inkuiri; a) hasil validasi perangkat pembelajaran yang dikembangkan berkategori baik dan dapat diterapkan dalam kegiatan belajar mengajar; b) Tingkat kesulitan perangkat pembelajaran yang dikembangkan rendah dan mudah dipahami siswa; dan c) Keterbacaan perangkat pembelajaran tinggi dan materi mudah dipahami oleh siswa; 2) perangkat pembelajaran dinyatakan efektif untuk digunakan dalam proses pembelajaran, yang didukung oleh; a) Tes hasil belajar produk meningkat dengan kategori tinggi, b) Keterampilan berpikir kritis siswa mengalami peningkatan dengan kategori tinggi,  dan c) Siswa memberikan respon positif terhadap perangkat pembelajaran yang dikembangkan, dan 3) Perangkat pembelajaran yang dikembangkan bersifat praktis untuk digunakan dalam pembelajaran yang ditunjukkan dari; a) keterlaksanaan RPP dalam kategori baik; b) Aktivitas siswa didominasi bentuk-bentuk kegiatan inkuiri, presentasi, dan diskusi kelompok. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran model kooperatif dengan pendekatan inkuiri yang telah dikembangkan memenuhi unsur kelayakan, keefektivan dan kepraktisan, sehingga layak diimplementasikan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa.
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF BERBASIS INKUIRI PADA MATERI SISTEM REPRODUKSI MANUSIA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN MELATIHKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA Syahdiani Syahdiani; Soeparman Kardi; I Gusti Made Sanjaya
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol. 5 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v5n1.p727-741

Abstract

This study aims to describe the feasibility of interactive multimedia based inquiry on material Human Reproduction System to improve learning outcomes and practice students critical thinking skill. The feasibility product is measuring by validity, practically and effectiveness result. The validity product by looking expert media, and content expert valued. The practicaly instructional package showed by learning implementation, and students intrested . The effectiveness by looking at learning outcome and the diffrence between the scores of pretest and posttest achieved by the students. This research is design by instructional learning package design  based on  Dick  and Carey model , developing  design media based on ASSURE model and involved XI Science grade  at SMA Negeri 1 Batu Sopang. Data from the expert of media, content, design and  students intrested were obtained by using observation and test.The data was obtained analyzed by descriftif analyzes technic. The result of research show that the validity of learning material is valid category, implementation  is very good category . Aspect of the student response individual user is good, with 32,13 % very agree and 55,3 % agree at the real implementation. The students intrested on lerning model is good category. Learning achievment of cognitive, psychomotoric and sosial spiritual attitude  aspect than increasing critical thinking skill. N (gain scores) analyses showed that there are  average gain score increasing 0,8(high gain). This study thus showed that interactive multimedia base on inquiry developed feasible to improve learning outcome and practice students critical thinking skills Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kelayakan  multimedia interaktif berbasis inkuiri materi sistem reproduksi manusia untuk meningkatkan hasil belajar dan melatih keterampilan berpikir kritis siswa SMA. Kelayakan perangkat diukur dari  validitas, kepraktisan dan efektivitas. Validitas perangkat dilihat dari penilaian ahli media dan ahli materi. Kepraktisan perangkat dilihat dari keterlaksanaan pembelajaran, respon dan minat siswa. Efektivitas perangkat dilihat dari hasil belajar siswa serta perbedaan antara skor pretest dan posttest yang dicapai siswa. Penelitian ini menggunakan desain  pengembangan perangkat pembelajaran dengan  mengadaptasi  model Dick and Carey, desain pengembangan media menggunakan model ASSURE dan melibatkan para siswa kelas XI IPA SMA Negeri 1 Batu Sopang sebagai sampel pengujian. Data uji ahli media, isi,  desain,  dan respon siswa  dikumpulkan dengan menggunakan angket,  sedangkan  uji coba  kepada siswa diperoleh dengan menggunakan lembar observasi dan tes. Data yang didapatkan selanjutnya dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa validitas perangkat pembelajaran berkategori  valid,  keterlaksanaannya berkategori  terlaksana dengan  baik. Ditinjau dari aspek  tanggapan siswa pengguna, media  hasil pengembangan berkategori baik, dengan persentase 32,3 % sangat setuju dan 55,3 % setuju  pada implementasi di  lapangan. Minat siswa pada model pembelajaran yang diterapkan berkategori baik Ketuntasan hasil belajar kognitif, psikomotor dan sikap spiritual sosial tercapai, serta peningkatan keterampilan berpikir kritis. Analisa N(Gain Scores)  menunjukkan bahwa  terdapat peningkatan gain skor rata-rata 0,8 (kategori tinggi). Dengan demikian, penelitian ini menunjukkan bahwa multimedia interaktif berbasis inkuiri yang dikembangkan layak digunakan untuk meningkatkan hasil belajar dan melatih keterampilan berpikir kritis siswa.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TAI (TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION) DENGAN TEKNIK TUTOR SEBAYA DALAM PEMBELAJARAN BIOLOGI SMA Rahmat Hidayat; Tjandra Kirana; Wahono Widodo
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol. 5 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v5n1.p742-752

Abstract

After doing research by using 5E Learning Cycle Model through Guided Discovery learning with the topic of Human Reproduction System, it aimed to increase the student learning outcomes.  The subjects were 35 students of SMA Negeri 4 Samarinda, which used One group pretest-posttest design. The data were analyzed by using quantitative-qualitative description, the results are : (1) The feasibility of lesson plan categorized as good; (2) Student activity with a good instrument reliability; (3) Student learning outcomes had increased with the average score was 85 (N-gain score was 0,76).  According to analyzed data, it can be concluded that 5E Learning Cycle Model through Guided Discovery can be used to increase student learning outcomes. Telah dilakukan penelitian dengan menggunakan model pembelajaran Learning Cycle 5E berbasis Guided Discovery pada pokok bahasan Sistem reproduksi  manusia, dengan tujuan meningkatkan hasil belajar siswa. Subyek penelitian 35 siswa SMA Negeri 4 Samarinda menggunakan rancangan One Group Pretest and Postest Design. Data adalah hasil kompetensi pengetahuan, keterampilan dan sikap. Data tersebut dianalisis dengan hasil sebagai berikut: (1) Keterlaksanaan RPP dengan kategori baik; (2) aktivitas siswa dengan realibilitas instrumen berkategori baik; (3) THB untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa terhadap materi sistem reproduksi manusia dengan rata-rata skor 85 yang secara keseluruhan mengalami peningkatan Gain 0.76. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa Model Learning Cycle 5E berbasis Guided Discovery dapat digunakan untuk meningkatkan hasil belajar siswa
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN IPA TERPADU MODEL NESTED UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP, KETERAMPILAN MENGORGANISIR DAN KETERAMPILAN BERPIKIR PADA MATERI KALOR Hidayat Sapari; Budi Jatmiko; Thamrin Hidayat
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol. 5 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v5n1.p753-763

Abstract

This study aims to develop an integrated science learning material of Nested model to improve concepts understanding, organizing skills, and thinking skills of students on heat concepts. This development model use Kemps model and tested to students at grade 7th of SMP Negeri 19 Samarinda in 2014/2015 academic year. The Pre-Experimental study with three classes consisting of one implementation class and two replication classes using a one-group pretest-posttest design. Data of the study collected through validity of learning material, observation, test, and questionnaire. The study found: 1) the validity of the learning material, consists of: (a) the conceptual validity, the RPP gets value 0,91, BAPD gets value  0,90, LKPD gets value 0,89, conceptual understanding test gets value 0,95, organizing skills test get value 1,00, and thinking skills test 0,96; (b) the legibility gets value  85%; and (c) the difficulty level gets value  3,46%; 2) practicality, consists of: (a) the enforceability of RPP gets value  94,8% and (b) obstacles during the learning  can be overcome; 3) effectiveness for three pre-experimental classes, consists of: (a) the activity that not relevant gets value  2,86%; (b) the students respon gets value  85,02; and (c) effectiveness of concepts understanding get value 0,82, (d) effectiveness of organizing skills get value  0,79, and (e) effectiveness of thinking skills get value 0,78. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran IPA terpadu model Nested yang layak untuk meningkatkan pemahaman konsep, keterampilan mengorganisir, dan keterampilan berpikir peserta didik pada konsep kalor. Model pengembangan perangkat yang digunakan adalah model Kemp dan diujicobakan kepada peserta didik kelas VII SMP Negeri 19 Samarinda tahun pelajaran 2014/2015. Rancangan terhadap tiga kelas uji lapang yang terdiri atas satu kelas implementasi dan dua kelas replikasi menggunakan one group pretest-posttest design. Hasil penelitian yang didapat yaitu: 1) validitas perangkat pembelajaran, terdiri atas: (a) validitas konseptual, pada RPP sebesar 0,91, BAPD sebesar 0,90, LKPD sebesar 0,89, soal tes pemahaman konsep sebesar 0,95, soal tes keterampilan mengorganisir sebesar 1,00, dan soal tes keterampilan berpikir 0,96; (b) keterbacaan perangkat sebesar 85%; dan (c) tingkat kesukaran perangkat sebesar 3,46%; 2) kepraktisan, terdiri atas: (a) penilaian keterlaksanaan RPP sebesar 94,8% dan (b) kendala-kendala selama pembelajaran dapat diatasi; 3) keefektifan untuk tiga kelas uji lapang, terdiri atas: (a) aktivitas yang tidak relevan sebesar 2,86%; (b) respon peserta didik sebesar 85,02; dan (c) pemahaman konsep dengan tingkat keefektifan 0,82; (d) keterampilan mengorganisir dengan tingkat keefektifan 0,79; dan (e) keterampilan berpikir dengan tingkat keefektifan 0,78.