Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

The Role of Housewife to Improve the Sustainability of the Cipatani River (Study in Nangewer Village, Pagerageung District, Tasikmalaya Regency) Fadjarajani, Siti; Indrianeu, Tineu
Jurnal Pendidikan Geografi Gea Vol 21, No 1 (2021)
Publisher : Indonesia University of Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/gea.v21i1.32602

Abstract

The existence of rivers is very important in the life of the ecosystem on earth, where in the hydrological conditions the river is one of the important places for the flow of water on earth which will be discharged into the sea. However, the current condition of the river is very worrying, because the river is used as a place for waste disposal, both industrial and household waste. In Nangewer Village, Pagerageung District, Tasikmalaya Regency, a group of housewives who are members of the Srikandi Sungai Indonesia group took the initiative to improve the sustainability of the river. The group of housewives plays a role in river conservation efforts such as cleaning the river, arranging rivers, and maintaining the for the better quality of river water. The aims of this research are to carry out the role and efforts of housewives in preserving the Cipatani river. Based on the results, there are a group of housewives, they made efforts in the form of river conservation, including periodic cleaning of the river, planting plants / trees along the river to reduce soil erosion and sedimentation, organize, and tidy up the river so that it becomes more beautiful.
PEMANFAATAN LIMBAH INDUSTRI RUMAH TANGGA TEPUNG TAPIOKA UNTUK MENGURANGI DAMPAK LINGKUNGAN Indrianeu, Tineu; Singkawijaya, Elgar Balasa
JURNAL GEOGRAFI Geografi dan Pengajarannya Vol 17, No 2 (2019): JURNAL GEOGRAFI Geografi dan Pengajarannya
Publisher : GEOGRAPHY EDUCATION DEPARTMENT Social Science and Law Faculty, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jggp.v17n2.p39-50

Abstract

AbstrakKota dan Kabupaten Tasikmalaya memiliki ragam industri, diantaranya industri rumah tangga pengolahan singkong untuk dijadikan sebagai tepung tapioka yang terdapat di 4 wilayah di diantaranya, yaitu di Pasirpanjang, Urug, Cineam dan Jatiwaras. Industri ini  menghasilkan limbah yang banyak, baik itu limbah cair maupun limbah padat. Untuk menanggulangi limbah tersebut, industri ini biasanya mengolah limbah menjadi bahan yang memiliki nilai ekonomis. Adapun tujuan penelitian ini adalah potensi apa saja yang dihasilkan dari industri limbah tepung tapioka serta bentuk pemanfaatannya untuk mengurangi dampak lingkungan. bMetode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data berupa survey lapangan, studi dokumentasi dan studi literatur. Hasil yang dicapai diantaranya dalam proses pengolahan tepung tapioka yaitu limbah padat berupa kulit singkong dan onggok, dan limbah cair berupa air tajin dan elod. Pemanfaatan limbah industri tepung tapioka yang dimanfaatkan untuk pakan ternak, campuran makanan, pupuk organik, pengelolaan limbah yang dilakukan di pabrik industri ini yaitu dengan cara melakukan pengelolaan limbah onggok menjadi tepung asia, manfaat yang dihasilkan dari pengelolaan limbah ini yaitu dapat mengurangi pencemaran dan membuka lapangan pekerjaan. Produk hasil olahan pemanfaatan limbah indutri yang dihasilkan dari industri tepung tapioka ini adalah tepung asia, saus, pupuk organik, makanan ringan seperti kripik atau kerupuk. Kata Kunci: Pemanfaatan, Limbah, Industri rumah tangga, Singkong, Lingkungan, Tasikmalaya
ANALISIS POTENSI PARIWISATA DI KABUPATEN CIANJUR Indrianeu, Tineu; fadjarajani, siti; Singkawijaya, Elgar Balasa
JURNAL GEOGRAFI Geografi dan Pengajarannya Vol 19, No 1 (2021): JURNAL GEOGRAFI Geografi dan Pengajarannya
Publisher : GEOGRAPHY EDUCATION DEPARTMENT Social Science and Law Faculty, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jggp.v19n1.p73-90

Abstract

Potensi wisata merupakan segala hal dan kejadian yang diatur dan disediakan sehingga dapat dimanfaatkan untuk pengembangan pariwisata baik berupa suasana, kejadian, benda, maupun jasa. Potensi wisata juga dapat berupa sumberdaya alam yang beraneka ragam dari aspek fisik dan hayati, serta kekayaan budaya manusia yang dapat dikembangakan untuk pariwisata. Wilayah Kabupaten Cianjur memiliki potensi Sumber Daya Alam yang melimpah namun kondisi tersebut mengalami permasalahan yang dibatasi oleh kerentanan dan kelabilan tanah sehingga untuk pengelolaan dibutuhkan strategi yang tepat. Diantara ketiga 32 wilayah yang terdapat di Kabupaten Cianjur, wilayah utara berkembang dengan cepat dan letaknya sangat strategis. Dengan hal demikian penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana potensi pariwisata di Kabupaten Cianjur. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan analisis SWOT. Dari hasil penelitian dihasilkan bahwa obyek wisata di Kabupaten Cianjur adalah layak dan potensial untuk dikembangkan, Kajian ini juga telah melakukan perumusan skala prioritas obyek wisata yang paling potensial untuk dikembangkan yang berdasarkan atas hasil analisis keuangan/investasi yang meliputi nilai Net Present Value (NPV), nilai Internal Rate Of Return (IRR) dan Payback Period (PP).
Kearifan Lokal Masyarakat Kampung Naga Dalam Pemanfaatan Bambu Untuk Upaya Pelestarian Lingkungan Hidup Indrianeu, Tineu; Marlyono, Setio Galih; Singkawijaya, Elgar Balasa; Putri, Anita Eka; Asya, Bilqis Bajilah; Hadiansyah, Adi
geoedusains: Jurnal Pendidikan Geografi Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Pendidikan Geografi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/geoedusains.v3i1.1274

Abstract

Masyarakat Kampung Naga senantiasa mempertahankan kearifan lokalnya, yaitu dalam pemanfaatan sumber daya alam salah satunya adalah bambu, sebagai upaya dari pelestarian lingkungan. Upaya kearifan lokal dalam pemanfaatannya, tidak hanya dalam bahan kontruksi rumah, akan tetapi apa yang menjadi kegiatan dalam penunjang aktiftas kehidupan masyarakat Kampung Naga lebih di dominasi menggunakan media bambu seperti alat-alat rumah tangga, tempat sampah, tempat jemuran, dan lain sebagainya, bahkan dimanfaatankan dari segi ekonomi seperti membuat kerajinan, untuk dijual kepada wisatawan yang datang ke Kampung Naga. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui kearifan lokal yang seperti apa yang dilakukan masyarakat Kampung Naga dalam pemanfaatan bambu dengan upaya menjaga kelestarian di Kampung Naga. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif kualitatif, dengan hasil penelitian bahwa masyarakat Kampung Naga sangat menjaga apa yang menjadi kata “Pamali” yang di turunkan dari leluhurnya, sehingga dalam pemanfaatan sumber daya alam yang di Kampung Naga mereka memanfaatkan untuk bisa menjaga kelestarian lingkungan agar lingkungan tetap terjaga
Economic Potential Development of Home Industries in Gunung Tanjung District, Tasikmalaya Regency Alfauzan, Fauzi; Marjan, Imam; Fatika, Fedora Firda; Dzaqiah, Meila Nazwa; Abidin, Sindy Ardianty; Agnia, Siti Ardianty; Astuti, Yani Sri; Indrianeu, Tineu
Jurnal Pendidikan Geografi Unpatti Vol 2 No 1 (2023)
Publisher : Program Studi Pendidikan Geografi FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jpguvol2iss1pp67-79

Abstract

This study aims to find a problem (1) in the marketing of bananas. (2). Where the development of home industry industry (3) in the village tanjungsari does not go smoothly. The management economy that began to decline due to pandemic factors resulted in this banana sale marketing decreased. The industrial home in the village of Tanjungsari was initially a place to make the income of the community. This industrial home has a huge influence on the well-being of the surrounding communities. The existence of this industrial home has a huge challenge: market access and lack of product promotion that causes sales to decline. This banana industry must have a new strategy in dealing with this. This marketing needs the help of the society era 5.0 (4) that can help in such marketing through millennials and generation z (5). Qualitative research is a research process to understand human or social phenomena by creating a comprehensive and complex picture that can be presented in words, reporting detailed views obtained from informing sources, and performed in a natural setting.
PEMANFAATAN LIMBAH INDUSTRI RUMAH TANGGA TEPUNG TAPIOKA UNTUK MENGURANGI DAMPAK LINGKUNGAN Indrianeu, Tineu; Singkawijaya, Elgar Balasa
JURNAL GEOGRAFI Geografi dan Pengajarannya Vol 17 No 2 (2019): JURNAL GEOGRAFI Geografi dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jggp.v17n2.p39-50

Abstract

AbstrakKota dan Kabupaten Tasikmalaya memiliki ragam industri, diantaranya industri rumah tangga pengolahan singkong untuk dijadikan sebagai tepung tapioka yang terdapat di 4 wilayah di diantaranya, yaitu di Pasirpanjang, Urug, Cineam dan Jatiwaras. Industri ini  menghasilkan limbah yang banyak, baik itu limbah cair maupun limbah padat. Untuk menanggulangi limbah tersebut, industri ini biasanya mengolah limbah menjadi bahan yang memiliki nilai ekonomis. Adapun tujuan penelitian ini adalah potensi apa saja yang dihasilkan dari industri limbah tepung tapioka serta bentuk pemanfaatannya untuk mengurangi dampak lingkungan. bMetode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data berupa survey lapangan, studi dokumentasi dan studi literatur. Hasil yang dicapai diantaranya dalam proses pengolahan tepung tapioka yaitu limbah padat berupa kulit singkong dan onggok, dan limbah cair berupa air tajin dan elod. Pemanfaatan limbah industri tepung tapioka yang dimanfaatkan untuk pakan ternak, campuran makanan, pupuk organik, pengelolaan limbah yang dilakukan di pabrik industri ini yaitu dengan cara melakukan pengelolaan limbah onggok menjadi tepung asia, manfaat yang dihasilkan dari pengelolaan limbah ini yaitu dapat mengurangi pencemaran dan membuka lapangan pekerjaan. Produk hasil olahan pemanfaatan limbah indutri yang dihasilkan dari industri tepung tapioka ini adalah tepung asia, saus, pupuk organik, makanan ringan seperti kripik atau kerupuk. Kata Kunci: Pemanfaatan, Limbah, Industri rumah tangga, Singkong, Lingkungan, Tasikmalaya
ANALISIS POTENSI PARIWISATA DI KABUPATEN CIANJUR Indrianeu, Tineu; fadjarajani, siti; Singkawijaya, Elgar Balasa
JURNAL GEOGRAFI Geografi dan Pengajarannya Vol 19 No 1 (2021): JURNAL GEOGRAFI Geografi dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jggp.v19n1.p73-90

Abstract

Potensi wisata merupakan segala hal dan kejadian yang diatur dan disediakan sehingga dapat dimanfaatkan untuk pengembangan pariwisata baik berupa suasana, kejadian, benda, maupun jasa. Potensi wisata juga dapat berupa sumberdaya alam yang beraneka ragam dari aspek fisik dan hayati, serta kekayaan budaya manusia yang dapat dikembangakan untuk pariwisata. Wilayah Kabupaten Cianjur memiliki potensi Sumber Daya Alam yang melimpah namun kondisi tersebut mengalami permasalahan yang dibatasi oleh kerentanan dan kelabilan tanah sehingga untuk pengelolaan dibutuhkan strategi yang tepat. Diantara ketiga 32 wilayah yang terdapat di Kabupaten Cianjur, wilayah utara berkembang dengan cepat dan letaknya sangat strategis. Dengan hal demikian penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana potensi pariwisata di Kabupaten Cianjur. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan analisis SWOT. Dari hasil penelitian dihasilkan bahwa obyek wisata di Kabupaten Cianjur adalah layak dan potensial untuk dikembangkan, Kajian ini juga telah melakukan perumusan skala prioritas obyek wisata yang paling potensial untuk dikembangkan yang berdasarkan atas hasil analisis keuangan/investasi yang meliputi nilai Net Present Value (NPV), nilai Internal Rate Of Return (IRR) dan Payback Period (PP).
KARAKTERISTIK MASYARAKAT KAMPUNG NAGA DALAM MENGHADAPI KUNJUNGAN WISATAWAN PADA KONDISI ADAPTASI KEBIASAAN BARU (AKB) DI DESA NEGLASARI KECAMATAN SALAWU KABUPATEN TASIKMALAYA pipitpitria; Hilman, Iman; Indrianeu, Tineu
JURNAL GEOGRAFI Geografi dan Pengajarannya Vol 20 No 2 (2022): JURNAL GEOGRAFI Geografi dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jggp.v20n2.p107-130

Abstract

This research is based on the main problem, namely what are the characteristics of the Kampung Naga community and the conditions of tourist visits to Kampung Naga during the Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) in Neglasari Village, Salawu District, Tasikmalaya Regency.  The research method used is a descriptive method with a quantitative approach. The results showed that the characteristics of the people of Kampung Naga have high and traditional social and cultural values. The educational and economic characteristics of the Kampung Naga community have a relatively low quality. The health quality of the people of Kampung Naga is quite good. The condition of Kampung Naga tourism during the Covid-19 pandemic generally experienced changes and decreased the number of tourists visiting. The Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) during a Covid-19 pandemic pattern requires tourists to implement health protocols, namely wearing masks, washing hands, maintaining distance, staying away from crowds and reducing mobility. Keywords: Community Characteristics, Kampung Naga, Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB)
Analisis Nilai Kearifan lokal Kampung Naga Berbasis Pelestarian Lingkungan Sebagai Upaya Masyarakat Dalam Mengelola Lingkungan Mulyanie, Erni; Hilman Hakim, Erwin; Indrianeu, Tineu; Al Husaini, Hamzah; Rismawati, Resi
JURNAL GEOGRAFI Geografi dan Pengajarannya Vol 21 No 2 (2023): JURNAL GEOGRAFI Geografi dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jggp.v21n2.p119-128

Abstract

The life of Kampung Naga is a clear example of efforts to manage the environment through local wisdom which is still maintained, especially in inner Kampung Naga, so that the environment around us can provide many positive benefits to other living things. The purpose of this study was to examine local wisdom values based on environmental preservation in Kampung Naga as a community effort to keep their environmental beautiful. The research methode used is a qualitative descriptive approach. The data analysis used comes from observations, literature studies, and documentation. The Results of this study are that the people of Kampung Naga make efforts to preserve the environment by applying local wisdom based the environment, including forbidden forests, regional zoning, pamali, stilt house, and swales. The conclusion of this study is that local wisdom values based on environmental preservation are the way people protect their environment so that they can provide positive benefits for other living things.
Improving Family Health Through Education on Healthy Eating Patterns and Donating Herbal Drinks during the COVID-19 Pandemic Atmadja, Taufiq Firdaus Alghifari; A'yunin, Nur Arifah Qurota; Indrianeu, Tineu; Susanti, Yeti; Utami, Nurul Mega; Hadi, Zahra Tazkianisa
Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2022): MARET
Publisher : LPPM Univ. Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (687.941 KB) | DOI: 10.32832/abdidos.v6i1.1060

Abstract

Indonesia is one of the countries experiencing the Covid-19 pandemic. One of the efforts to overcome the health problems caused by the pandemic is to pay attention to a healthy diet and equipped with supplements from herbal drinks that can boost the body's immune system. Based on the results of the analysis of the situation in the linggasirna and Jayaputra villages, information was obtained that the community has not understood the implementation of a healthy diet as one of the prevention of Covid-19 transmission and the lack of educational activities about Covid-19 prevention efforts. Providing education to PKK mothers who act as mediators of family health information in the community is expected to be the first step in solving the problem. Education of healthy eating patterns and herbal drinks is delivered using power point media. The positive response of participants to educational activities was seen from the activeness of participants during the discussion. Based on the results of pre-test and post-test data processing amounting to 10 multiple choice questions, the n-gain value obtained by PKK mothers of Linggasirna and Jayaputra villages is 6.3% and 7.1%. This shows that there is an increased understanding of PKK mothers before and after education