cover
Contact Name
Febby Amelia Trisakti
Contact Email
febby.amelia@uin-suska.ac.id
Phone
+62811708098
Journal Mail Official
febby.amelia@uin-suska.ac.id
Editorial Address
Jl. HR Soebrantas Km 15, Simpang baru, Tampan, Pekanbaru
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Riset Mahasiswa Dakwah dan Komunikasi (JRMDK)
ISSN : -     EISSN : 26568330     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Riset Mahasiswa Dakwah dan Komunikasi (JRMDK) adalah jurnal akademik yang diterbitkan oleh Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau. JRMDK berfokus pada publikasi hasil sintesa penelitian mahasiswa dalam bidang kajian dakwah dan komunikasi. Artikel jurnal ditulis dalam Bahasa Indonesia
Articles 194 Documents
ANALISIS SEMIOTIKA KONSTRUKSI ISLAM DALAM FILM HOTEL MUMBAI faizal fikri
Jurnal Riset Mahasiswa Dakwah dan Komunikasi Vol 4, No 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jrmdk.v4i3.20265

Abstract

Film Hotel Mumbai adalah film yang bergenre drama, sejarah, thriller dan berusaha menggangkat simbol-simbol dan unsur-unsur yang identik dengan agama Islam. Dimana agama Islam menjadi suatu ancaman, bukan sebagai agama yang merupakan rahmatan lil 'alamain, rahmat bagi seluruh alam. Oleh karena itu peneliti tertarik untuk menganalisa konstruksi Islam yang terdapat pada film Hotel Mumbai sehingga penelitian ini berjudul "Studi Analisa Semiotika Konstruksi Islam dalam Film Hotel Mumbai". Tujuan penelitian ini adalah bagaimana konstruksi Islam dalam film Hotel Mumbai dengan menggunakan analisa semiotika John Fiske. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan analisa semiotika. Scene yang mengrekonstruksikan Islam dalam film Hotel Mumbai yang menjadi objek dalam penelitian ini kan dianalisa menggunakan semiotika John Fiske. Kode-kode sosial yang dikemukan oleh John Fiske terbagi menjadi 3 tahapan yaitu level realitas, level representatif dan level ideology. Hasil dari penelitian adanya tujuh scene yang mengandung konstruksi Islam baik itu dari level realitas (lingkungan, kostum, penampilan, kelakuan, cara berbicara, ekspresi), level representasi (suara, perevisian, pemilihan pemain, konflik, percakapan) dan juga level ideology(ras, kapitalisme). Kesimpulan yang dapat ditarik dari penelitian ini menunjukkan bahwa dalam film Hotel Mumbai terdapat konstruksi Islam pada scene tertentu dalam adegan film Hotel Mumbai
JURNALISME PEREMPUAN DAN BERITA KEKERASAN SEKSUAL: ANALISIS PROFESIONALISME JURNALIS PEREMPUAN DI KOTA PEKANBARU Desi irawati; Rohayati Rohayati
Jurnal Riset Mahasiswa Dakwah dan Komunikasi Vol 4, No 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jrmdk.v4i2.21996

Abstract

Jurnalis profesional adalah jurnalis yang melaksanakan tugasnya sesuai dengan kompetensi yang telah ditetapkan. Dengan segala tantangan dan problematika yang terjadi selama peliputan dilapangan menjadikan seorang jurnalis perempuan, harus Profesional dan memiliki pribadi yang berani serta sigap dalam melakasanakan pekerjaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teori fenomenologi Alfred Schutz. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa profesionalisme, tanggung jawab pekerjaan, dan komitmen tetap dikedepankan oleh jurnalis perempuan ketika meliput pemberitaan kekerasan terhadap perempuan. Pengalaman jurnalis meliput berita kriminal menjelaskan bagaimana mereka turut merasakan kesedihan para korban, namun hal itu tidak mempengaruhi psikologi mereka sebagai jurnalis. Dengan berbekal kode etik, kesadaran etika, hukum, keahlian, pengetahuan, dan kompetensi yang dimiliki.
REPRESENTASI PEREMPUAN DALAM FILM SELESAI TAHUN 2021 Mutiara Nabilah; Mustafa Mustafa
Jurnal Riset Mahasiswa Dakwah dan Komunikasi Vol 4, No 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jrmdk.v4i2.15405

Abstract

Selesai is a film directed by Tompi that has been released in August 2021, this film has successfully entered the trending topic of several social media, such as Twitter, TikTok, and Instagram. This film became a warm conversation by some netizens, there are various compliments about this film, starting from the acting of the cast, the background, and also the cinematography. However, not a few netizens also criticized the film, Tompi was considered to have failed to produce a work because the representation of women was always bad in this film until there was a debate between Tompi and netizens. The purpose of this study is to find out how women are represented in this film, whether in accordance with the opinions said by netizens or vice versa. This research uses descriptive qualitative methods with technical analysis of Sarra Mills critical discourse. The subject of the study was a finished film, with the object of the study being 8 scenes that represent women from various points of view, From the results of the study found that there are 8 scenes that represent women with negative connotations, including women in beautiful clothes represented as cheating, tattooed women are considered naughty and have a dark past, women should not be dominant and should submit to men, and women who have psychiatric problems should be left out, and it is only natural that women are represented as objects of male sexual fantasies.
PENGARUH TAYANGAN SINETRON DARI JENDELA SMP DI SCTV TERHADAP PERILAKU SISWA SMP N 1 GUNUNG SAHILAN KECAMATAN GUNUNG SAHILAN KABUPATEN KAMPAR Lutfiana Mafika Sari; Elfiandri Elfiandri
Jurnal Riset Mahasiswa Dakwah dan Komunikasi Vol 4, No 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jrmdk.v4i2.16621

Abstract

Televisi mampu membuat orang pada umumnya mengingat dari apa yang dilihat dan didengar pada layar kaca walaupun hanya sekali tayang, terutama bagi anak-anak pada umumnya selalu meniru apa yang dilihat dan tidak menutup kemungkinan perilaku serta sikap anak tersebut akan mengikuti acara televisi yang ditonton. Sinetron adalah drama yang menyajikan cerita beberapa karakter sekaligus. Akhir cerita sinetron cenderung tanpa penyelesaian (open-ended). Cerita terlalu panjang selama masih ada penonton yang menyukainya. Salah satunya adalah sinetron yang akan dibahas dalam penelitian ini yaitu sinetron Dari Jendela SMP yang ditayangkan di SCTV. Sinetron ini diambil sebagai objek penelitian karena sinetron Dari Jendela SMP ini pernah menduduki rating 5 besar di Indonesia dalam kategori tayangan televisi pada Juli 2020.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh tayangan sinetron Dari Jendela SMP di SCTV terhadap perilaku siswa SMP N 1 Gunung Sahilan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan teknik kuesioner, observasi dan dokumentasi. Populasi yang digunakan dalam penelititan ini adalah seluruh siswa SMP N 1 Gunung Sahilan Tahun Ajaran 2021/2022 yang berjumlah 504 orang, sampel yang digunakan 223 responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik random sampling. Data diolah dengan bantuan SPSS versi 23 dengan statistik model linier. Penelitian ini menunjukkan bahwa tayangan sinetron Dari Jendela SMP di SCTV (X) berpengaruh signifikan secara simultan terhadap perilaku siswa SMP N 1 Gunung Sahilan (Y) dengan nilai signifikan sebesar 0,000 dan tergolong kuat dengan nilai 0,663 yang berada pada interval 0,60-0,799.
Analisa Kemampuan Public Speaking Najwa Shihab Melalui Akun Instagram @Najwashihab Frety Shinta
Jurnal Riset Mahasiswa Dakwah dan Komunikasi Vol 4, No 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jrmdk.v4i2.20259

Abstract

ABSTRAKGender merupakan hal yang hangat diperbincangkan, perbedaan gender laki-laki dan perempuan terlihat sangat signifikan, contohnya di dalam pekerjaan, laki-laki dan perempuan sering sekali diperlakukan berbeda seakan-akan keduanya tidak dapat melakukan hal yang sama. Bentuk ketidakadilan gender meliputi: marginalisasi, subordinasi, double burden, stereotype dan kekerasan yang termanifestasikan dalam banyak tingkatan yaitu negara, tempat kerja, organisasi, adat istiadat masyarakat dan rumah tangga. Contohnya, perempuan dianggap tidak memiliki kecakapan dalam memimpin atau berbicara di depan publik sebagai public speaker. Namun ada beberapa perempuan yang berhasil keluar dari stereotype tersebut, salah satunya adalah Najwa Shihab. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan teori The Five Canons Of Rethoric, dengan teknik pengumpulan data analisis isi content dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah instagram Najwa Shihab @najwashihab. Najwa Shihab layak dijadikan role model bagi perempuan lainnya yang masih awam dalam berbicara di depan public. Najwa Shihab selalu mengutamakan persiapan yang matang sebagai seorang public speaker. Najwa Shihab juga menggali topik sebelum tayangan dimulai, dia melakukan pengumpulan data secara rinci dan detail sebelum meneliti pembicaranya, oleh sebab itu. Najwa Shihab selalu menyusun dan mengorganisasikan pesannya secara logis dan tidak ada pengulangan kata, Najwa Shihab juga berbicara sesuai dengan fakta dan tidak dilebih-lebihkan untuk memunculkan efek dramatis. Informasinya selalu mengandung amanat atau pesan disetiap tayangannya yang disampaikan dengan cara yang sederhana. Gayanya yang tegas dan jelas menjadi ciri khasnya dan sering berinteraksi menggunakan body talk kepada narasumbernya dan profesionalnya sebagai public speaker.
STRATEGI MANAJEMEN KOMUNIKASI DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN PROVINSI RIAU DALAM MENSOSIALISASIKAN APLIKASI iRiau Hanifah, Rani Aulia; Rohayati, Rohayati
Jurnal Riset Mahasiswa Dakwah dan Komunikasi Vol 4, No 3 (2022): November 2022
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jrmdk.v4i3.22256

Abstract

iRiau merupakan aplikasi perpustakaan digital berbasis media sosial yang dilengkapi dengan eReader untuk membaca ebook. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan membutuhkan strategi manajemen komunikasi yang mudah dipahami sehingga dalam proses sosialisasi pesan yang disampaikan mudah diterima dan dipahami oleh masyarakat. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui Strategi manajemen Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Riau dalam mensosialisasikan aplikasi iRiau. Jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menggunakan teori POAC: Perencanaan Komunikasi (Planning) tahap ini menyusun perencanaan yang jelas bagaimana cara melakukannya dan siapa yang akan melakukan kegiatan dalam sebuah program. (Organizing) tahap menentukan peran serta orang-orang yang terlibat sudah sesuai dengan kapasitas dan kemampuan mereka. Implementasi Komunikasi (Actuating) tahap pengarahan staf atau pustakawan dan mewujudkan perencanaan yang sudah ditetapkan dengan melaksanakan sosialisasi. Kemudian yang terakhir yaitu tahap evaluasi komunikasi (Controlling) tahap evaluasi atau mengukur hasil pekerjaan guna menghindari penyimpangan-penyimpangan
AJAKAN BERHIJAB DI RUANG PUBLIK: BERDAKWAH, MENCARI VIEWERS, ATAU MENGHINA? Alya Fitri Ramadhani; Fitri Nurul Aulia; Putri Chanifah Wulandari; Safina Anita Saskiya; Tiara Octaviana Zalianti; Muhammad Parhan
Jurnal Riset Mahasiswa Dakwah dan Komunikasi Vol 5, No 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jrmdk.v5i1.22738

Abstract

Pada hakikatnya dakwah bisa dikatakan sebagai komunikasi, namun keduanya dapat dibedakan dari isi yang dibawakan. Dimana dakwah ini merupakan penyampaian suatu informasi mengenai hal-hal keagamaan. Salah satu metode dakwah yang dapat dilakukan yaitu melalui media sosial. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode campuran dengan maksud dan tujuan untuk memahami fenomena yang terjadi terhadap subjek penelitian yaitu mengenai pendapat dan persepsi responden terhadap judul penelitian ini. Sumber data penelitian mencakup kajian literatur dari berbagai sumber serta kuesioner yang kemudian dianalisis dan ditarik kesimpulan. Hasil dari penelitian ini yaitu meminta seseorang untuk menggunakan hijab di khalayak umum terutama di media sosial merupakan sebuah dakwah namun bermaksud untuk mencari viewers atau sensasi agar konten yang dibuat dapat tersebar luas dan mendapatkan keuntungan untuk diri sendiri. Selain itu, hal ini juga dapat disebut suatu penghinaan karena memaksakan suatu kehendak terhadap orang lain dapat mengganggu dan memalukan apalagi jika hal ini dipublikasikan ke media sosial.
ANALISIS REPORTASE INVESTIGASI DALAM FILM DOKUMENTER SEXY KILLERS Marwah Lusi Hamidhah; Dewi Sukartik
Jurnal Riset Mahasiswa Dakwah dan Komunikasi Vol 5, No 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jrmdk.v5i1.22778

Abstract

Reportase investigasi termuat dalam film dokumenter Sexy Killers. Film tersebut mengungkap realitas mengenai penambangan batubara dan industri PLTU yang menyalahi aturan serta memberikan dampak negatif bagi lingkungan dan masyarakat setempat. Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui penerapan unsur jurnalisme investigasi yang tertuang dalam film dokumenter Sexy Killer. Metode yang digunakan adalah analisis isi deskriptif kuantitatif dengan berpedoman pada teori elemen investigasi Steve Weinberg (1996). Hasil dari penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa secara keseluruhan film dokumenter Sexy Killers memuat unsur reportase investigasi 94%. Film dokumenter Sexy Killers menyajikan elemen jurnalisme investigasi, dengan rincian persentase subjek investigasi (hal merugikan, dan berdampak pada publik) 85%, hipotesis riset (membuktikan kebenaran ataupun kesalahan) 84%, sumber sekunder (penelusuran data yang telah dipublikasi melalui berbagai media) 68%, pikiran dokumentatif (penelusuran dokumen) 73%, narasumber (penelusuran orang) 87%, teknik riset (mengurai informasi yang belum banyak diketahui) 69%, mengorganisasi & menulis ulang (memiliki data dan informasi yang relevan) 66% dan berpikir wisdom (menampilkan sisi human interest) 71%. Berdasarkan penggolongan persentase tersebut mengartikan bahwa film dokumenter Sexy Killers merupakan film dokumenter investigasi yang sebagian besar dalam film tersebut memuat unsur jurnalisme investigasi.
TEKNIK KOMUNIKASI DA’I DALAM MENGATASI PERILAKU ANIMISTIK MASYARAKAT ISLAM DI KECAMATAN BERAMPU KABUPATEN DAIRI Agung Pratama Kudadiri; Muktarruddin Muktarruddin
Jurnal Riset Mahasiswa Dakwah dan Komunikasi Vol 5, No 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jrmdk.v5i1.23100

Abstract

Nusantara sebagai wilayah yang termasuk kedalam belahan bumi bagian timur tentu tidak akan pernah luput dari hal-hal yang bersifat spiritual. Oleh karenanya tidak heran jika di beberapa daerah di Indonesia masih ditemukan tradisi yang masih kental mengenai pemujaan terhadap roh. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk lebih memahami penggunaan strategi komunikasi yang sukses oleh para da’i untuk memerangi animisme. Oleh karena itu, strategi penelitian penulis untuk penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang dipadukan dengan teknik deskriptif. Dalam penelitian kualitatif ini, metode pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Pendekatan komunikasi da'i yang kuat diperlukan untuk memerangi perilaku animisme. Dengan mempelajari tentang Mad'u dan hal-hal yang perlu dilakukan kita dapat mengomunikasikan masalah dan dapat menemukan solusi yang dia pecahkan. Dan tantangan yang dialami para da'i tidak luput dari strategi komunikasi yang digunakan para da'i.
BADUT JALANAN: FENOMENA PERGESERAN MOTIF DAN MAKNA MENGEMIS PADA MASYARAKAT PERKOTAAN Nofra Nilta; Welly Wirman; Ringgo Eldapi Yozani
Jurnal Riset Mahasiswa Dakwah dan Komunikasi Vol 5, No 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jrmdk.v5i1.22918

Abstract

Badut jalanan merupakan fenomena sosial perubahan praktik mengemis dari cara konvensional yang mengkapitalisasi kesedihan dengan pergeseran menggunakan kostum badut. Tujuan penelitian adalah mengungkap fenomena badut jalanan dan problematikanya yang tentu mengganggu aktivitas masyarakat serta membahayakan pelaku badut itu sendiri. Studi ini menggunakan pendekatan fenomenologi sebagai pisau analisis untuk membahas komunikasi badut jalanan, sedangkan metode penelitian menggunakan metode kualitatif dan dilaksanakan di kota Pekanbaru sebagai kota metropolitan dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi sehingga menjadi magnet orang untuk datang ke kota Pekanbaru. Studi ini menemukan fenomena motif menjadi badut jalanan dari aspek motif karena dan motif masa depan, motif karena menjadi badut jalanan disebabkan himpitan ekonomi dan keterbatasan kemampuan (skill), sementara motif masa depan menjadi badut jalanan hanya sebatas bertahan hidup, mencari modal untuk usaha atau pulang kampung dan menjaga asa/harapan. Sedangkan makna menjadi badut jalanan sebagai bentuk ekspresi dan mengejar setoran.