cover
Contact Name
Wardana
Contact Email
mediaagribisnis@umbuton.ac.id
Phone
+6282188541480
Journal Mail Official
mediaagribisnis@umbuton.ac.id
Editorial Address
Jl. Betoambari 36, Kota Baubau, Propinsi Sulawesi Tenggara, Indonesia
Location
Kota bau bau,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Media Agribisnis
ISSN : 25278479     EISSN : 26862174     DOI : https://doi.org/10.35326/agribisnis.v3i2
Jurnal Media Agribisnis has a focus to provide a venue for academicians, researchers, and practitioners for publishing the original research articles or review articles related to the agriculture fields. It is open access and peer-reviewed journal, published by Faculty of Agriculture, Muhammadiyah University of Buton. The journal is a biannual which is published on May and November. Articles submitted might cover topical issues in Agricultural Feasibility Studies, Agribusiness Management, Agribusiness Strategy Management, Agribusiness Quality Development, Agricultural Development, Agricultural Policy, Agriculture Marketing, Food Security, Regional Development Planning, Agricultural and Environmental Microbiology, Agricultural Socioeconomics, Agroclimatology, and Agronomy.
Articles 213 Documents
Identifikasi Mikroalga sebagai Indikator Pencemaran Lingkungan Air di Perairan Sungai Umala Ogena Kota Baubau Yustika Sari; Muhammad Iksan; Agus Slamet
Media Agribisnis Vol 5 No 1 (2021): Mei
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/agribisnis.v5i1.1401

Abstract

The Umala Ogena River is one of the most famous waterways in Baubau City. During the Sultanate, this river was the economic lifeblood of the Buton people. Rivers are used for various purposes, including transportation, bathing, and washing. If the river ecology is disturbed, all living organisms that exist will be threatened with extinction. Water pollution is the entry of living things, chemicals, energy, or other components into water, thereby reducing water quality. Phytoplankton are microscopic creatures that live on the surface of the water and are classified as plants. The Umala Ogena River is in a mild to moderate polluted phase with organic and inorganic pollutants. This occurs as a result of polluting chemicals found in domestic sewage polluting waterways.
Peran Kelembagaan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) dalam Meningkatkan Produksi Petani Cabai Rawit di Desa Waondowolio Kecamatan Kapontori Kabupaten Buton Safrin Edy; M Rakil Suherman
Media Agribisnis Vol 5 No 1 (2021): Mei
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/agribisnis.v5i1.1422

Abstract

Penelitian ini bertujuan: untuk mengetahui bagaimana peran Kelembagaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam upaya meningkatkan jumlah produksi cabai rawit di Desa Waondowolio Kecamatan Kapontori Kabupaten Buton. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret sampai dengan bulan April 2021 di Desa Waondowolio Kecamatan Kapontori Kabupaten Buton. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 13 petani cabai rawit. Indikator yang di teliti dalam penelitian ini yaitu peran BUMDes dalam pemberian modal kepada petani, peran BUMDes dalam peningkatan kualitas tenaga kerja, dan peran BUMDes dalam penyediaan Sarana Produksi (SAPRODI) dalam pertanian dengan metode analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa peran BUMDes dalam pemberian pinjaman modal kepada pertani menunjukan rata-rata nilai interval sebesar 96,00% dengan kategori “Sangat Setuju/berperan”. Peran BUMDes dalam peningkatan kualitas tenaga kerja menunjukan rata-rata nilai interval sebesar 61,85% dengan ketegori “setuju/berperan”. Peran BUMDes dalam penyediaan Sarana Produksi (SAPRODI) menunjukan rata-rata nilai interval sebesar 97,77% dengan kategori “sangat setuju/berpeeran”. Semoga penelitian ini bisa menjadi sumber informasi yang dapat bermanfaat bagi Kelembagaan BUMDes khususnya di Desa Waondowolio Kecamatan Kapontori Kabupaten Buton.
Keanekaragaman Spesies Gulma pada Beberapa Vegetasi yang Terdapat di Kota Baubau Muhamad Noor Azizu; Azelia Monica Azizu
Media Agribisnis Vol 5 No 1 (2021): Mei
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/agribisnis.v5i1.1423

Abstract

Keberadaan gulma selalu menjadi tanaman yang sangat menggangu dan merugikan bagi tanaman utama. Keberadaan gulma saat ini telah beragam dari berdaun lebar maupun berdaun sempit. Teknik pengendalian gulma dituntut agar lebih efektif dan efisien agar tdk berdampak pada lingkungan. Sehingga perlu mengetahui keragaman spesies gulma khususnya dikota Baubau untuk dapat menentukan metode pengendalian yang efektif dan efisien. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kombinasi jenis gulma dan menetapkan jenis dominansi gulma yang berada pada vegetasi yang telah ditentukan dan untuk mengetahui tingkat kesamaan atau perbedaan antar dua vegetasi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pengambilan sampling yang dilakukan sebanyak 4 kali ulangan. Tanaman yang akan akan di analisis vegetasinya adalah tanaman budidaya pertanian (Jagung dan Singkong), tanaman kehutanan (Jati dan Acacia mangiun) dan tanaman kopi. Hasil dari penelitian ini bahwa dominansi gulma yang muncul pada vegetasi di Kota Baubau pada tanaman jagung, singkong, jati, Acacia mangiun dan tanaman kopi adalah gulma Asystasia gangetica ssp. Micrantha. Nilai SDR gulma ini dapat mencapai 50%. Terdapat tingkat keragaman dari masing-amasing vegetasi yang ada di Kota Baubau, yang dicirikan hanya satu gulma yang dominan muncul.
Analisis Kelayakan Usaha Kerupuk di Desa Dongkala Kecamatan Pasarwajo Kabupaten Buton (Studi Kasus Pada Aliva Kerupuk) Wa Ode Dian Purnamasari; Ridwan Ridwan; Azelia Monica Azizu
Media Agribisnis Vol 5 No 1 (2021): Mei
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/agribisnis.v5i1.1425

Abstract

Tujuan dari Penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui berapa besar pendapatan pada usaha industri Aliva Kerupuk di Desa Dongkala Kecamatan Pasarwajo Kabupaten Buton dan (2) untuk mengetahui kelayakan usaha industri Aliva Kerupuk di Desa Dongkala Kecamatan Pasarwajo Kabupaten Buton. Penelitian ini merupakan studi kasus yang mengambil obyek penelitian pada industri pengolahan kerupuk. Penentuan sampel dilakukan secara sensus dengan mengambil sampel pada Industri Aliva Kerupuk. Variabel yang diamati dalam penelitian ini yaitu biaya produksi yang terdiri dari biaya tetap dan biaya variabel, penerimaan dan pendapatan, sedangkan kelayakan usaha yang digunakan metode R/C ratio. Kesimpulan penelitian ini adalah 1) Pendapatan yang diperoleh industri Aliva Kerupuk Desa Dongkala Kecamatan Pasarwajo Kabupaten Buton adalah sebesar Rp. 6.934.000/bulan. 2) R/C Rasio yang diperoleh industri Aliva Kerupuk Desa Dongkala Kecamatan Pasarwajo Kabupaten Buton sebesar 1.96 dimana nilai tersebut lebih besar dari 1 (R/C > 1) ini berarti industri Aliva kerupuk menguntungkan atau layak untuk dikembangkan.
Analisis Nilai Tambah Agroindustri Ting-Ting Kacang Titis Surya Maha Rianti
Media Agribisnis Vol 5 No 1 (2021): Mei
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/agribisnis.v5i1.1459

Abstract

Produk ting-ting kacang adalah salah satu jenis produk olahan dengan bahan utamanya adalah kacang tanah. Penelitian ini bertujuan untuk nilai tambah dari agro-industri ting-ting kacang di Desa Buduan, Kecamatan Buduan, Kabupaten Situbondo. Jenis data yang peneliti gunakan pada penelitian ini ialah data primer yang diperoleh dari wawancara terhadap key informan yaitu pemilik agro-industri ting-ting kacang. Data yang dididapatkan kemudian dianalisis dengan menghitung biaya, pendapatan, dan nilai tambah dengan metode Hayami. Dari hasil perhitungan diperoleh total biaya bahan baku rata-rata yang dikeluarkan adalah Rp 24.000/kg dan biaya input lain adalah Rp 15.000/kg. Nilai output yang diperoleh sebesar Rp 72.000/kg dan nilai tambah yang dihasilkan sebesar Rp 33.000/kg. Pendapatan yang didapatkan oleh tenaga kerja untuk memproduksi 1 kg ting-ting kacang adalah Rp 2.250/jam atau 6,82% dari pendapatan yang diterima perusahaan. Dengan adanya produk ting-ting kacang, dapat memiliki nilai yang lebih tinggi dari bahan baku yaitu sebesar Rp 48.000/kg, hal ini menunjukkan bahwa penjualan produk ting-ting kacang menguntungkan daripada menjual produk mentah. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa agro-industri ting-ting kacang di Desa Buduan, Kecamatan Buduan, Kabupaten Situbondo layak untuk dikembangkan. Penjualan dapat ditingkatkan dengan memaksimumkan pemasaran secara online dan bermitra dengan toko oleh-oleh lokal.
ANALISIS TATANIAGA KOPRA DI DESA BALOBONE KECAMATAN MAWASANGKA KABUPATEN BUTON TENGAH Waode Alzarliani
Media Agribisnis Vol 2 No 1 (2018): MEI
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research was conducted in Balobone Village, Mawasangka Sub-district, Central Buton Regency. Coconut farmers in Balobone village have problems, in addition to the low quality of copra as well as price fluctuations in a short time often occur in copra marketing so that it affects the marketing efficiency that is formed. For this reason, a comprehensive assessment of the most efficient copra marketing system needs to be carried out, so that it can provide a proportional income contribution for farmers. The objectives of this study are: (1) Knowing copra marketing channels in Balobone Village; (2) Knowing the number of costs, margins and profits received by each marketing institution involved in copra marketing in Balobone Village; (3) Analyzing copra market performance in Balobone Village through analysis of marketing margins and producer share. The sampling procedure is carried out in an institutional approach with a snowball sampling method with the amount adjusted to field conditions and research analysis needs. Marketing channel analysis is done descriptively qualitatively to see the pattern of marketing channels formed during the copra drainage process from producer farmers to exporter traders. The conclusions of the research are (1) Farmers in marketing copra produced through 2 patterns of marketing channels, namely: a. The pattern I Marketing Channels: Inter-island Traders Surabaya Big Surabaya Traders. (2) The result of Analysis of Marketing Margin 1 received by traders shows that the marketing margin of the village collecting trader is IDR 600/Kg, costs IDR 350/Kg, Profits IDR 250/Kg, while the marketing margin of the big traders in Baubau Town is IDR 3,700/kg, with the cost IDR 1,354.5/kg, the profit received is IDR 2,543.5 / kg. Pattern 2 marketing margin received by inter-island traders is IDR 4,300, with a total cost of IDR 1,354.5/Kg, with a profit of IDR 2,945.5/Kg; (3) The percentage of the price received by farmers from each of the marketing channels I patterns is 53% and the marketing channel pattern 2 is 53. Thus, the copra marketing system of the 2 marketing channel patterns formed in Balobone Village is efficient. Farmers Desa Trader Village Collectors Besar Big Traders I (Exporters); (b) Marketing Channel Pattern II: Farmers. Keywords: Copra, marketing margins, marketing channels
Keragaman Genetik Plasma Nutfah Padi Lokal (Oryza sativa L.) Asal Buton Selatan Agus Slamet; Rajab Rajab
Media Agribisnis Vol 5 No 2 (2021): November
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/agribisnis.v5i2.1177

Abstract

Tingginya keragaman genetik padi lokal sangat bermanfaat dalam program pemuliaan tanaman untuk perbaikan varietas padi ladang karena berfungsi sebagai induk silangan yang membawa gen-gen unggul. Buton Selatan merupakan salah satu kabupaten yang sangat kaya akan kultivar padi lokal yang telah dibudidayakan secara turun temurun. Tujuan dari penelitian ini untuk melakukan pendataan plasma nutfah padi lokal asal Buton Selatan serta pra-identifikasi potensi genetik yang dimiliki. Penelitian ini dilakukan mulai dari November 2020 – Februari 2021 dengan mengumpulkan setiap kultivar padi lokal yang dibudidayakan oleh masyarakat setempat. Identifikasi keragaman genetik dilakukan melalui pengamatan bentuk gabah, warna beras dan karakter agronominya. Sebanyak 25 kultivar padi lokal berhasil dieksplorasi yang terdiri dari padi pulut dan padi biasa dengan keragaman genetik padi lokal yang dimiliki meliputi karakter bentuk gabah berdasarkan rasio panjang/lebar gabah mulai dari bold (bulat) < 2.1 , medium (sedang) 2.1 - 3 dan slender (ramping) > 3, karakteristik warna gabah yang beragam dari kuning jerami, bercak coklat kuning jerami hingga merah kecoklatan, dengan variasi warna beras putih, merah dan hitam, karakter agronomi umur tanam berkisar antara 3 – 5 bulan, termasuk tipe padi javanica yang sukar rontok dan padi indica yang mudah rontok serta tipe bobot padi yang bervariasi (kategori berat > 35 g, karegori sedang 20 – 35 g, kategori ringan < 20 g).
Analisis Usahatani Budidaya Tanaman Selada Kepala Secara Konvensional Esty Puri Utami; Nyi Mas Roihani Anwar
Media Agribisnis Vol 5 No 2 (2021): November
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/agribisnis.v5i2.1393

Abstract

Selada kepala merupakan jenis tanaman sayuran daun semusim yang kaya akan kandungan gizi yang baik bagi tubuh manusia serta memiliki prospek yang menjanjikan untuk dikembangkan. Namun tentu selama proses budidayanya tidak sedikit mengalami kendala dan hambatan, baik dari faktor internal maupun eksternal. Penelitian ini dilakukan di Gapoktan Lembang Agri yang berlokasi di Kp. Pengkolan, Desa Cikidang, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui teknik budidaya, pemasaran dan kendala yang dihadapi, serta menganalisis kelayakan usaha dengan cara menghitung penerimaan dan pendapatan. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode kualtitatif dan metode kuantitatif dengan cara analisis pendapatan usahatani, kemudian dilanjutkan dengan analisis R/C ratio untuk mengetahi kelayakan usaha. Hasil penelitian menunjukkan teknik budidaya selada kepala secara konvensional meliputi kegiatan persiapan awal diantaranya pengolahan tanah, pemupukan dasar, pembuatan bedengan, pemasangan mulsa dan pembuatan lubang tanam. Kemudian persemaian, pindah tanam, pemeliharaan, panen dan penanganan pasca panen. Pemasaran dilakukan secara saluran langsung (zero levels channel or direct marketing channel) dari produsen ke konsumen, tanpa menggunakan perantara pengepul. Total biaya yang dikeluarkan dan pendapatan yang diperoleh dalam usahatani selada kepala ini berturut- turut adalah sebesar Rp 26.130.000 dan Rp 18.870.000, dengan nilai R/C rasio 1,72. Kendala yang dihadapi meliputi cuaca dan perubahan iklim serta pemasarannya.
Analisis Strategi Pemasaran Cemilan Kacang Tanah (Arachis Hypogaea) Studi Kasus Pada Home Industry Rapo-Rapo Di Kota Raha Kabupaten Muna Waode Alzarliani; Safrin Edy; Takdir Takdir
Media Agribisnis Vol 5 No 2 (2021): November
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/agribisnis.v5i2.1574

Abstract

Penelitian ini bertujuan: untuk mengetahui kelemahan, kekuatan, peluang dan ancaman yang mempengaruhi pemasaran cemilan kacang tanah (Arachis hypogaea) pada Home Industry Rapo-Rapo di Kota Raha Kabupaten Muna serta untuk merumuskan strategi pemasaran yang sesuai untuk diterapkan pada Home Industry Rapo-Rapo cemilan kacang tanah di Kota Raha Kabupaten Muna. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret 2021 di Home Industry Rapo-Rapo, Kota Raha, Kabupaten Muna. Sampel dalam penelitian ini adalah pelaku usaha Home Industry Rapo-Rapo cemilan kacang tanah. Metode yang digunakan adalah analisis strategi pemasaran, analisis faktor internal dan eksternal melalui analisis SWOT dan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa berdasarkan matriks SWOT maka prioritas utama startegi pada Home Industry Rapo-Rapo cemilan kacang tanah di Kota Raha Kabupaten Muna adalah berada pada kuadran I (Progresif), yaitu Strategi S-O (Strength-Opportunity) atau strategi kekuatan-peluang “Daya guna Home Industry Rapo-Rapo cemilan kacang tanah yang memiliki status usaha sendiri, memiliki kemasan prodak yang sudah memenuhi standar menyebabkan Rapo-Rapo cemilan kacang tanah berkualitas sangat baik, dalam merebut dan menciptakan peluang inovasi bentuk produk, dan produk sudah dikenal sebagai oleh-oleh melalui penggunaan media sosial sebagai media pemasaran".
Dampak Perubahan Iklim Terhadap Produktivitas Kopi Robusta Di Desa Kurrak Kecamatan Tapango Kabupaten Polewali Mandar Andi Werawe Awe Angka
Media Agribisnis Vol 5 No 2 (2021): November
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/agribisnis.v5i2.1594

Abstract

The production of the local coffee plantation contributes significantly to the national coffee production. The effort in providing production inputs and plantation maintenance has been performed but the optimum productivity has not been achieved yet. The productivity of robusta coffee plantation that depends on the rainwater harvesting can be affected by microenvironment climate changes such as the temperature increase and the rainfall intensity. This research was conducted in the Kurrak Village, Tapango District, Polewali Mandar Regency. The research sample was the robusta coffee farmers who cultivate the young coffee plants. The research method used was a descriptive quantitative study using multiple linear regression for data analysis. The regression results show that temperature and precipitation significantly affected the productivity of Robusta coffee in the Kurrak Village, Tapango District, Polewali Mandar Regency. The impact of climate change affects the growth of robusta coffee and the shift of the cultivation activity time. Keywords: Productivity, Robusta Coffee, Climate Change ABSTRAK Produksi perkebunan kopi rakyat berkontribusi besar bagi produksi kopi nasional. Upaya pemberian input produksi dan pemeliharaan kebun telah dilakukan namun produktivitas belum mencapai optimal. Produktivitas kebun kopi robusta yang bergantung pada tadah hujan dapat dipengaruhi oleh dampak perubahan iklim pada lingkungan mikro yaitu kenaikan suhu dan intensitas curah hujan. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Kurrak, Kecamatan Tapango Kabupaten Polewali Mandar. Sampel penelitian adalah petani kopi robusta yang mengusahakan tanaman kopi umur muda. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. dengan nalisis data regresi linear berganda. Hasil regresi menunjukkan bahwa suhu dan curah hujan berpengaruh nyata terhadap produktivitas kopi Robusta di Desa Kurrak Kecamatan Tapango Kabupaten Polewali Mandar. Dampak perubahan iklim secara kompleks berpengaruh pada pengembangan kopi robusta dan pergeseran waktu aktivitas budidaya. Kata Kunci: Produktivitas, Kopi Robusta, Perubahan iklim

Page 9 of 22 | Total Record : 213