Media Agribisnis
Jurnal Media Agribisnis has a focus to provide a venue for academicians, researchers, and practitioners for publishing the original research articles or review articles related to the agriculture fields. It is open access and peer-reviewed journal, published by Faculty of Agriculture, Muhammadiyah University of Buton. The journal is a biannual which is published on May and November. Articles submitted might cover topical issues in Agricultural Feasibility Studies, Agribusiness Management, Agribusiness Strategy Management, Agribusiness Quality Development, Agricultural Development, Agricultural Policy, Agriculture Marketing, Food Security, Regional Development Planning, Agricultural and Environmental Microbiology, Agricultural Socioeconomics, Agroclimatology, and Agronomy.
Articles
213 Documents
Induksi Pembungaan Jeruk Keprok Siompu dengan Ketinggian Strangulasi yang Berbeda di Kabupaten Buton Sulawesi Tenggara
Muhamad Noor Azizu;
Peliyarni Peliyarni
Media Agribisnis Vol 5 No 2 (2021): November
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Buton
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35326/agribisnis.v5i2.1610
Tujuan penelitian adalah untuk menyelesaikan pemasalahan tanaman jeruk keprok Siompu yang telah berumur 5 tahun, namun belum memasuki waktu berbuah dan untuk mendapatkan teknik strangulasi yang tepat bagi tanaman jeruk pada periode transisi. Penelitian dilaksanakan dikebun jeruk milik petani Desa Lasembangi Kecamatan Lasalimu Kabupaten Buton Sulawesi Tenggara pada bulan Januari sampai Desember 2021. Rancangan percobaan yang diterapkan pada penelitian ini adalah rancangan acak kelompok (RAK), terdiri dari 5 perlakuan dan masing-masing perlakuan terdiri dari 3 tanaman dan diulang sebanyak 3 kali sehingga diperoleh 45 satuan percobaan. Rancangan penelitian dengan perlakuan apliaksi strangulasi pada ketinggian yang berbeda. Perlakuan adalah S1 = 20 cm dari dasar tanah, S2 = 30 cm dari dasar tanah, S3 = 40 cm dari dasar tanah, S4 = 50 cm dari dasar tanah, dan S5= 60 cm dari dasar tanah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Strangulasi dapat membungakan tanaman jeruk Keprok Siompu yang telah berumur 5 tahaun. Ketinggian strangulasi 60 cm dapat lebih cepat menginduksi pembunggaan tanaman jeruk Keprok Siompu. Jumlah bunga dan buah yang dihasilkan dari perlakuan strangulasi pada ketinggian 60 cm lebih tinggi.
Analisis Tingkat Potensi Berswasembada Pangan Kabupaten Lombok Tengah Provinsi NTB
Candra Ayu;
Wuryantoro Wuryantoro;
Muhammad Nursan
Media Agribisnis Vol 5 No 2 (2021): November
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Buton
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35326/agribisnis.v5i2.1622
Kabupaten Lombok Tengah merupakan sentra produksi pangan, khususnya beras di Propinsi NTB. Namun potensi untuk berswasembada pangan tersebut terancam akibat alih fungsi lahan untuk aktivitas di luar pertanian. Penelitian ini menggunakan data sekunder terakhir yang tersedia (tahun 2019 dan 2020) untuk menganalisis di tingkat kecamatan dan tingkat kabupaten (Kabupaten Lombok Tengah) tentang: luas tanam tanaman pangan/kapita/tahun, luas lahan minimal/kapita/tahun untuk mencapai swasembada pangan; jumlah produksi tanaman pangan dan menentukan tingkat potensi berswasembada pangan setiap kecamatan di Kabupaten Lombok Tengah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa luas tanam tanaman pangan per kapita tahun 2020 di Kabupaten Lombok Tengah sebesar 216,67 % dari lahan minimal untuk berswasembada pangan (minimal 0,06 ha/kapita/tahun); tersempit di Kecamatan Praya dan terluas di Kecamatan Praya Barat Daya. Jumlah produksi tanaman pangan setara kalori 2.208.837.325.200 Kilo kalori atau setara 613.565.924 kg beras/tahun. Kecamatan dengan potensi daya dukung berswasembada pangan tinggi (mampu berswasembada pangan dan memberi kehidupan layak) adalah Praya Barat Daya, Pujut, Praya Timur dan Praya Barat; sedangkan yang berdaya dukung sedang (mampu berswasembada minimal sejumlah Kebutuhan Fisik Minimum tapi kehidupan belum layak) adalah kecamatan: Jonggat, Janapria, Praya Tengah, Kopang, Batukliang Utara, Pringgarata, Batukliang, dan Praya. Kecamatan Praya merupakan wilayah yang paling rawan mengalami penurunan potensi berswasembada pangan menjadi rendah akibat dari tingginya laju pembangunan ekonomi dan pertambahan penduduk yang mengkonversi lahan pertanian produktif.
Uji Tetrazolium dan Daya Berkecambah Benih Kedelai (Glycine Max L.) Varietas Anjasmoro dan Biosoy 2
Ayu Oshin Yap Sinaga;
Mimi Lindayanti;
Putri Gita Lestari;
David Septian Sumanto Marpaung
Media Agribisnis Vol 5 No 2 (2021): November
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Buton
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35326/agribisnis.v5i2.1651
Penurunan hasil produksi kedelai dapat disebabkan karena adanya faktor internal yaitu mutu benih, untuk itu perlu dilakukan pengujian mutu benih sebelum benih kedelai ditanam di lapangan. Pengujian daya kecambah dan tetrazolium dapat dilakukan untuk mengetahui mutu benih kedelai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya berkecambah dan viabilitas benih kedelai varietas anjasmoro dan biosoy 2 serta mengetahui korelasi antara uji tetrazolium (uji TZ) dengan uji daya berkecambah benih kedelai (Glycine max L.) varietas anjasmoro dan biosoy 2. Pengujian vigor benih yang dilakukan menggunakan 2 metode yaitu pengujian vigor dengan uji daya berkecambah dan pengujian vigor dengan uji TZ. Hasil uji TZ yang diperoleh menunjukkan bahwa benih kedelai varietas anjasmoro dan biosoy 2 merupakan benih yang viabel. Benih varietas anjasmoro memiliki persentase benih viabel sebesar 92.75% dan benih biosoy 2 82%. Pengujian daya berkecambah benih kedelai varietas Anjasmoro, ditemukan kecambah normal 80.75%, kecambah abnormal 12.25%, dan benih mati 7%. Sementara benih kedelai varietas Biosoy 2 ditemukan kecambah normal 41.25%, kecambah abnormal 40.75%, dan benih mati 7.72%. Berdasarkan hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa benih kedelai varietas anjasmoro memiliki viabilitas dan daya berkecambah yang lebih tinggi dibandingkan dengan benih kedelai varietas biosoy 2. Penelitian lebih lanjut tetang pengaruh waktu simpan terhadap mutu benih, akan sangat membantu dalam memahami waktu yang tepat untuk penyimpanan kedelai varietas Anjasmoro dan Biosoy 2.
Analisisi Pendapatan Dan Nilai Tambah Usaha Ayami Ras Pedaging (Studii Kasus : UD. Alhamdulillah)
Ikrar Mohammad Saleh;
Amrullah Amrullah;
Muhammad Darwis;
Putra Astaman;
Muhamad Noor Azizu
Media Agribisnis Vol 5 No 2 (2021): November
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Buton
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35326/agribisnis.v5i2.1658
Tujuan penelitian ini untuk menganalisis biaya, penerimaan, ipendapatan, efisiensiiusaha, dan nilai tambah pada lembaga ayam rasi pedaging di UD. Alhamdulillah pasari Daya Kota Makassar. Analisa data menggunakan statistik deskriptif yaitu analisisi pendapatan dani nilai tambah metodei hayami. Hasil menunjukkan terdapat tiga lembaga pemasaran yaitu UD. Alhamdulillah, Pedagang Pengecer Pemotong, dan Pedagang Pengecer. Pendapatan masing-masing lembaga pemasaran adalah UD. Alhamdulillah Rp. 99.980.472/periode, Pedagang Pemotong Pengecer Rp. 241.652.306/periode, dan Pedagang Pengecer Rp. 99.007.956/periode. Nilai tambah yang diperoleh tiap lembaga pemasaran di UD. Alhamdulillah antara lain; lembaga yang memiliki nilai tambah tertinggi adalah Pedagang pengecer Rp. 16.681,00/ekor (tingkat keuntungan 55,94%). Sedangkan Lembaga pemasaran yang memperoleh keuntungan tertinggi adalah UD. Alhamdulillah Rp. 13.165,46/ekor (tingkat keuntungan 78,36%).
Strategi Pengembangan Jeruk Manis Di Kecamatan Siompu Kabupaten Buton Selatan
Suriadi Suriadi;
Rabiyatul Jasiyah;
La Kasman
Media Agribisnis Vol 5 No 2 (2021): November
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Buton
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35326/agribisnis.v5i2.1680
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pengembangan jeruk manis di Desa Waindawula Kecamatan Siompu Kabupaten Buton Selatan. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh petani jeruk manis sebanyak 20 orang. Metode analisis data menggunakan analisi matriks Strength, Weakness, Opportunities, dan Threat. Hasil penelitian menunjukan bahwa strategi yang baik berada pada kuadran I menandakan keadaan yang sangat bermanfaat mempunyai peluang dan kekuatan untuk mendukung metode perkembangan yang agresif (cenderung, kebutuhan) dan pada matriks SWOT menerapkan strategi S-O yaitu adanya kesediaan lahan yang masih luas sehingga petani dapat memperoleh produksi yang tinggi dengan meningkatkan budidaya jeruk manis, adanya SDM anggota keluarga sendiri agar dapat dimanfaatkan sebagai tenaga kerja untuk proses penjualan jeruk manis melalui media sosial, adanya pengetahuan dan keterampilan petani sehingga menghasilkan jeruk manis yang berkualitas, dan petani dapat mempromosikan hasil jeruk manis karena mempunyai cita rasa yang khas sehingga mampu dikenal oleh masyarakat secara umum. Kemudian hasil analisis data dalam matriks SWOT menerapkan strategi S-O yaitu dengan total skor 3.69. Adapun dalam matriks IFAS memiliki total skor kekuatan 1.97 dan total skor kelemahan 0.5 sedangkan dalam matriks EFAS memiliki total skor peluang 1.72 dan total skor ancaman 0.56.
Tren Penelitian Pangan Halal Guna Mewujudkan Ketahanan Pangan di Masa dan Sesudah Pandemi COVID-19
Antasalam Ajo
Media Agribisnis Vol 5 No 2 (2021): November
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Buton
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35326/agribisnis.v5i2.1713
Penelitian pangan halal yang sedang berkembang tidak selalu selaras dengan peningkatan kinerja pangan halal tradisional yang berkembang di masyarakat. Kajian ini bertujuan diperolehnya gambaran dan informasi yang menjadi tren penelitian dalam mengembangkan pangan halal di Indonesia dan dunia pada umumnya yang seharusnya langsung atau tidak langsung berdampak secara ekonomis terutama pada masyarakat bawah. Penelitian ini merupakan kajian artikel yang terdiri dari 200 artikel nasional Indonesia yang dihimpun melalui Google Scholar dan 200 artikel yang dihimpun dari website berbasis Scopus. Artikel dihimpun menggunakan Publish or Perish lalu diekspor pada aplikasi Mendeley untuk melakukan pengisian meta data artikel terutama abstrak dan kata kunci, untuk selanjutnya dianalisis menggunakan Vosviewer. Hasil kajian menyimpulkan bahwa tren penelitian pangan halal masih akan terjadi. Pada lingkup Indonesia kajian halal lebih banyak terjadi secara umum dibandingkan kajian halal khususnya pada produk pangan. Pada masa pandemi ini tema penelitian berfokus pada minat pembelian pangan halal, norma subyektif konsumen, dan misalnya label halal. Pada penelitian tingkat dunia atau internasional puncak penelitian pangan halal terjadi pada sekitar tahun 2018, dan mulai tahun 2019 hingga sekarang ini antara lain berfokus pada keamanan pangan, satisfaction, halal awareness, muslim consumers, halal tourism, hingga islamic marketing. Menindaklanjuti penelitian ini diperlukan kajian pemberdayaan pangan halal khususnya pangan halal tradisional di masyarakat.
Peran Iklan Online Terhadap Keputusan Konsumen Untuk Membeli Jambu Mente. Studi Pada UKM di Kecamatan Lakudo Kabupaten Buton Tengah
Yusuf Yusuf
Media Agribisnis Vol 5 No 2 (2021): November
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Buton
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35326/agribisnis.v5i2.1856
Perkembangan teknologi saat ini memegang peran penting dalam perubahan perilaku manusia dalam aktivitas ekonominya, terutama upaya-upaya dalam memenuhi kebutuhan konsumsinya. Pemanfaatan teknologi informasi sebagai media pemasaran menjadi penting dalam menyampaikan produk kepada konsumen, Media social merupakan lingkungan interaksi manusia yang saat ini digunakan oleh semua kalangan sehingga iklan secara online sangat tepat digunakan untuk pemasaran. Iklan online yang dikaji adalah cara menyisikapi iklan, kemampuan mengingat. dan keseringan mengunjungi (klik) iklan. Ketiga hal tersebut merupakan factor penting dalam periklanan online yang mampu mempengaruhi keputusan konsumen untuk membeli jambu mente pada UKM di kecamatan Lakudo Kabupaten Buton Tengah. Penelitian dilakukan dengan metode survey pada 80 responden UKM produk jambu mente yang tersebar pada wilayah kecataman Lakudo Kabupaten Buton Tengah yang ditelusuri melalui market place di media social facebook dan Instagram. Data dianalisis dengan regresi linier berganda. Hasil analisis diperoleh bahwa sikap terhadap iklan online, kemampuan mengingat iklan online dan frekuensi klik iklan online berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Penerimaan Rumah Tangga Nelayan Di Kabupaten Kaur, Bengkulu
Melli Suryanty;
Bambang Sumantri;
Reki Susanti
Media Agribisnis Vol 5 No 1 (2021): Mei
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Buton
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35326/agribisnis.v5i1.1868
This study aims to determine the factors that influence fishermen's household income. This research was conducted in March-April 2018 in Sekunyit Village. The location was determined purposively considering that in Sekunyit Village, most of the population made a living as fishermen. The data were processed using Double Log Regression. The results of this study indicate that the factors that affect the income of fishermen's households are machine power, net length, number of long lines, and side jobs.
Strategi Peningkatan Produktivitas Kopi Lokal Desa Wakuli Kecamatan Kapontori Kabupaten Buton
Safrin Edi;
Mashudin Ahmad Arifin
Media Agribisnis Vol 5 No 2 (2021): November
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Buton
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35326/agribisnis.v5i2.2073
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi yang digunakan dalam upaya peningkatan produktivitas kopi yang berada di Desa Wakuli, pada perumusan strategi yang di gunakan menggunakan strategi analisis SWOT. Terlihat pada analisis SWOT dimana dapat diketahuinya kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman yang berkaitan dengan peningkatan produktivitas kopi lokal tersebut. Penelitian ini di laksanakan pada bulan Juni 2021 di Desa Wakuli Kecamatan Kapontori Kabupaten Buton. Sampel dalam penelitian ini adalah teknik penentuan dengan pertimbangan tertentu (purposive sampling). Metode yang digunakan adalah analisis strategi peningkatan, analisis factor internal dan eksternal melalui analisis SWOT dan anlisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa berdasarkan diagram catesius analisis SWOT maka perioritas utama strategi pada peningkatan produktivitas kopi lokal di Desa Wakuli Kecamatan Kapontori Kabupaten Buton adalah berada pada kuadrat 1 pada titik (0,1:0,3) menandakan bahwa petani kopi memiliki situasi yang sangat menguntungkan baik memiliki kekuatan dan memiliki peluang sehingga mendukung kebijakan pertumbuhan yang agresif yakni memiliki kekuatan untuk merebut dan memanfaatkan peluang, pada matriks SWOT menerapkan strategi S-O, strategi yang diciptakan adalah dengan kondisi lahan dan agroklimat yang baik dan subur, jenis varietas tanaman kopi yang sesui didaerah tersebut, didukung dengan biaya produksi yang lebih rendah, serta tenaga kerja yang berasal dari keluarga sendiri menjadikan kekuatan besar bagi petani kopi untuk merebut dan memanfaatkan peluang dengan semakin banyaknya lembaga permodalan mikro kopi robusta tingkat lokal yang membutuhkan tidak hanya itu pasar domestik semakin menjajikan seperti penambahan terbukannya kafe dan warung kopi dan adanya peluang ekspor yang tersedia sangat membantu dalam proses pemasaran hasil panen kopi dan dengan adanya bibit kopi berkualiatas yang tersedia sehingga petani dapat mengembangkannya dengan tujuan untuk mendapatkan hasil panen kopi yang berkualiatas.
Teknik Budidaya Tumpangsari Buncis Kenya (Phaseolus Vulgaris L.) di Gapoktan Lembang Agri
Esty Puri Utami;
Sekar Febimeliani
Media Agribisnis Vol 6 No 1 (2022): Mei
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Buton
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35326/agribisnis.v6i1.1369
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefisienan budidaya pola tanam tumpangsari kacang buncis tegak (Phaseolus vulgaris L) yang sedang digalakan produksinya karena peluang dipasaran serta minat masyarakat yang cukup tinggi bersama budidaya komoditi brokoli dan head lettuce agar terjadi peningkatan produktivitas tanaman buncis Kenya. Penelitian dilakukan di Gapoktan Lembang Agri pada bulan Februari hingga awal bulan Maret, dengan metode pengumpulan data meliputi observasi dan wawancara, serta studi pustaka. Hasil penelitian lapangan mengenai budidaya buncis Kenya dengan pola tanam tumpangsari ini menunjukkan bahwa pola tanam ini dapat lebih menghemat biaya produksi secara efisien dengan memanfaatkan lahan semaksimal mungkin dan memanfaatkan faktor produksi yang dimiliki petani secara optimal serta mendapatkan produksi total yang lebih besar dibandingkan penanaman secara monokultur dikarenakan pengaturan waktu tanam yang tepat.