Jurnal Terapung : Ilmu - Ilmu Sosial
Dalam rangka memperluas media publikasi dan desiminasi hasil penelitian dan karya ilmiah di bidang Ilmu - Ilmu Sosial, Unit Jurnal dan Publikasi Ilmiah Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-banjary Banjarmasin telah menerbitkan Jurnal Terapung : Ilmu - Ilmu Sosial dengan e-ISSN : 2656-2928 dan secara berkala sudah terbit 2 kali dalam satu tahun (bulan Maret dan September). Jurnal ini menampung gagasan ilmiah dan hasil penelitian dari Akademisi Perguruan Tinggi, dan Peneliti dari seluruh Indonesia.
Articles
102 Documents
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN KEAMANAN DAN KETERTIBAN MASYARAKAT DI DESA JATIKALANG KRIAN
Fierda Nurany;
Vicy Yuliasari;
Manggariska Putri;
N R Syecha;
A A Muhammad;
Alvito Dean
Jurnal Terapung : Ilmu - Ilmu Sosial Vol 5, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31602/jt.v5i2.12038
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kebijakan Kamtivas diterapkan di Desa Jatikalang Krian. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasilnya adalah 1) pemerintah desa dan Bhabinkamtima tidak mengkomunikasikan dan menyebarluaskan kebijakan Kamtibmas, 2) tidak memiliki sumber daya yang cukup untuk mendukung pelaksanaan kebijakan, dan 3) pelaksana tidak membuat komitmen serius untuk melaksanakan kebijakan. 4) Penyelenggara tidak memahami dengan baik kebijakan Forum Kamtibmas. Penentu bagaimana kebijakan Kamtibmas dilaksanakan adalah: 1) pemerintah desa dan Bhabinkamtibmas tidak berkomunikasi dan mensosialisasikan dengan baik tentang kebijakan Kamtibmas, 2) tidak ada sumber daya yang cukup untuk mendukung pelaksanaan kebijakan tersebut, 3) pelaksana tidak melakukan upaya serius untuk melaksanakan kebijakan Kamtibmas di desa Jatibmas, dan 4) penegak tidak memahami dengan baik kebijakan Forum Kamtibmas. Faktor-faktor yang menentukan pelaksanaan kebijakan Kamtibmas meliputi 1) komitmen, 2) sumber daya dan pendanaan, dan 3) komunikasi dan sosialisasi. Pemerintah desa dan Bhabinkamtibmas meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kebijakan Kamtibmas. 2) Terdapat sumber daya yang cukup untuk mendukung pelaksanaan kebijakan Kamtibmas. 3) Operator berkomitmen terhadap pelaksanaan kebijakan Kamtibmas dan 4) Implementer memahami kebijakan Forum Kamtibmas dengan tepat
INTEGRASI NILAI KEARIFAN LOCAL NGAHA AINA NGOHO DALAM PROGRAM PENGUATAN MITIGASI DAN TANGGAP DARURAT BENCANA PADA SATUAN PENDIDIKAN DI KABUPATEN BIMA
Tati Haryati;
A. Gafar Hidayat
Jurnal Terapung : Ilmu - Ilmu Sosial Vol 6, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31602/jt.v6i1.14136
The purpose of writing this article is to provide recommendations to educational units in Bima Regency to integrate the value of local wisdom of ngaha aina ngoho as a program to strengthen disaster mitigation and emergency response. As designed by the Ministry of Education and Culture, to create a culture of preparedness, safety and disaster response in schools, this is an effort to provide understanding to teachers and students about appropriate actions in dealing with emergency situations that occur at school, so as to minimize the risk of disasters they face. Several educational units in Bima Regency are prone to flooding. This happens not only because of the high rainfall, but the majority of Bima's population work as farmers and on average during the rainy season they clear the forest to use it as agricultural land. Meanwhile, the Bima people have the local wisdom value ngaha aina ngoho, the simple meaning of which is "you can utilize natural resources, but not exploit them excessively." The program to strengthen disaster mitigation and response in educational units has been running since the issuance of Minister of Education and Culture Regulation No. 33 of 2019. Therefore, understanding the value of the Ngaha Aina Ngoho philosophy should be the content of material integrated into the concept of disaster preparedness schools, as material for socializing disaster management and control for students, teachers and all school resident.
PERAN SOSIAL MEDIA DAN BUDAYA POLITIK GENERASI MILENIAL DALAM PEMILU
Marzuki Manurung;
Dinda Aurelia;
Nadra Husna Harahap;
Rizki Fadilah Nst
Jurnal Terapung : Ilmu - Ilmu Sosial Vol 6, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31602/jt.v6i1.13300
Media sosial sudah menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat khususnya generasi milineal. Pemilu adalah salah satu moment politik dimana media sosial khusunya facebook dan whatsapp untuk kepentingan politik. Budaya politik adalah corak perilaku dalam masyarakat dalam kehidupan berbangsa, pemerintahan nasional, politik pemerintahan, hukum, adat istiadat dan norma, dan merupakan budaya yang harus dipatuhi oleh semua anggota masyarakat setiap hari. Budaya politik juga dapat diartikan sebagai sistem nilai bersama sosial, yang memiliki kesadaran untuk berpartisipasi dalam pengambilan keputusan kolektif dan perumusan kebijakan publik dari seluruh masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Budaya politik dan corak perilaku dalam masyarakat dalam kehidupan berbangsa, pemerintahan nasional, politik pemerintahan, hukum, adat istiadat dan norma, dan merupakan budaya yang harus dipatuhi oleh semua anggota masyarakat setiap hari tentang fenomena penggunaan media sosial berbasis internet sebagai instrumen dalam komunikasi politik dalam kontestasi pemilukada Jawa Barat tahun 2018. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pustaka, yakni peneliti menganalisis literatur tertulis sebagai sumber utama. Oleh karena itu Media sosial merupakan saluran komunikasi para aktor politik untuk berkomunikasi dengan pendukung dan pemilih. Bentuk komunikasinya adalah membangun opini publik sekaligus menggalang banyak dukungan politik.
EVALUASI KOMPETENSI GURU DALAM PELATIHAN PADA MEDIA PLATFORM MERDEKA MENGAJAR DI SDN SUNGAI GAMPA ASAHI DAN SDN SUNGAI BAMBAN KABUPATEN BARITO KUALA
Bardiansyah Bardiansyah;
Husnul Madihah;
Didi Susanto
Jurnal Terapung : Ilmu - Ilmu Sosial Vol 6, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31602/jt.v6i1.14294
Penelitian ini dengan tujuan (1) Mengetahui persiapan perencanaan pelaksanaan Implementasi Kurikulum merdeka pada SDN Sungai Gampa Asahi dan SDN Sungai Bamban (2) Pelaksanaan Implementasi Kurikulum merdeka di SDN Sungai Gampa Asahi dan SDN Sungai Bamban (3) Evalausi Pelaksanaan Kurikulum merdeka di SDN Sungai Gampa Asahi dan SDN Sungai Bamban.Jenis Penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan melibatkan kepala sekolah dan guru sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen yang ada.Hasil Penelitian sebagai berikut, (1) Persiapan pelaksanaan kurikulum merdeka di SDN Sungai Gampa Asahi adalah dengan melaksanakan pelatihan mandiri menggunakan platform merdeka mengajar metode diskusi terbimbing, melibatkan Seluruh Guru dalam penyusunan Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan (KOSP), sedangkan di SDN Sungai Bamban dimulai menyusun kurikulum yang relevan dengan pengalaman hidup sehari-hari siswa, mengadakan pelatihan mandiri dengan menggunakan platform merdeka mengajar metode workshop(2) Pelaksanaan Kurikulum merdeka di SDN Sungai Gampa Asahi dengan melibatkan peserta didik sesuai konsep merdeka mengajar, penerapan pembelajaran berdeferensiasi, sedangkan di SDN Sungai Bamban pelaksanaan kurikulum merdeka dengan melaksanakan pembelajaran berdeferensiasi, guru lebih mengutamakan keseimbangan antara proses yang baik dan mengahasilkan produk hasil belajar (3) Evaluasi Pelaksanaan kurikulum merdeka di SDN Sungai Gampa Asahi sudah sesuai dengan pelatihan mandiri menggunakan Platform Merdeka Mengajar untuk mendapatkan pemahaman konsep merdeka mengajar, evaluasi yang dilakukan kepala sekolah terhadap guru adalah dengan supervisi akademis, sedangkan di SDN Sungai Bamban Evaluasi pelaksanaan kurikulum merdeka dengan memastikan Konsep merdeka mengajar dapat melalui supervisi akademik, melakukan refleksi dan memberikan umpan balik dan tindak lanjut terhadap kegiatan pembelajaran.
PERILAKU SOSIAL EKONOMI PETANI MENGHADAPI MODERNISASI PERTANIAN DI DESA RINGINTUNGGAL KECAMATAN GAYAM KABUPATEN BOJONEGORO
Fatimah Ratih Kurniati;
Pambudi Handoyo
Jurnal Terapung : Ilmu - Ilmu Sosial Vol 6, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31602/jt.v6i1.13523
Kini dunia telah memasuki pada fase modern dimana sekelompok orang berlomba-lomba untuk menciptakan teknologi yang kelak berjasa bagi segala profesi, tak terkecuali petani. Jikalau dahulu petani menggunakan cara tradisional, kini sudah terdapat beberapa teknologi untuk membantu memudahkan pekerjaan petani mulai dari proses tanam hingga panen. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana perilaku sosial ekonomi petani di Desa Ringintunggal, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro dalam menghadapi modernisasi di dunia pertanian. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data wawancara dan observasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa petani di Desa Ringintunggal mulai terbiasa menggunakan teknologi dalam aktivitas pertanian mereka seperti menggunakan traktor, mesin giling, dan lainnya. Namun untuk pemasaran, mereka masih menggunakan cara tradisional yakni dengan menyalurkannya ke gerai agen bahan pokok terdekat.
PERSEPSI GURU DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DI SDN KEMBANG HABANG 1 KABUPATEN TAPIN
Siti Faridah;
Ridho Indra Saputra;
Muhammad Ihsan ramadhani
Jurnal Terapung : Ilmu - Ilmu Sosial Vol 6, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31602/jt.v6i1.14214
Kurikulum merdeka ini masih cenderung baru bagi guru dan peserta didik, terkait dengan pelaksanaan kurikulum merdeka masih banyak guru yang bingung dengan implementasi kurikulum merdeka. Salah satunya di SDN Kembang Habang 1 Kabupaten Tapin di mana kebanyakan guru memiliki persepsi yang berbeda-beda terhadap implementasi kurikulum merdeka pada proses pembelajaran di sekolah. Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui dan menganalisis persepsi guru dalam implementasi kurikulum merdeka belajar di SDN Kembang Habang 1 Kabupaten Tapin. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif, sumber data penelitian di peroleh dari tiga orang guru kelas 1 dan 4 yang sudah menerapkan kurikulum merdeka. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yaitu dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari tiga guru hanya satu guru yang tidak sependapat bahwa kurikulum merdeka sesuai dengan kebutuhan peserta didik, namun untuk kebehasilan kurikulum merdeka dalam memberikan pelajaran yang menyenangkan bagi peserta didik semua guru setuju, namun semua guru sependapat bahwa kurikulum merdeka sangat sulit dalam mempelajarinya sehingga perlu pelatihan khusus agar tidak salah dalam menerapkan dalam proses pembelajaran di kelas.
PENGARUH MEDIA SOSIAL TERHADAP ELEKTABILITAS BAKAL CALON PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN
Najwa El-Khoir Hasibuan;
Ulfah Fadilah Sidabalok;
Rahmat Afandi;
Marzuki Manurung
Jurnal Terapung : Ilmu - Ilmu Sosial Vol 6, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31602/jt.v6i1.13323
This journal discusses the influence of social media as a realm of current developments on the electability of presidential and vice presidential candidates in general elections. Writing this journal uses the library study method, with data collection methods in the form of documentation. The analysis technique used is data analysis, through references from journals and books which are then analyzed by the author. The results obtained in this journal are that social media plays a major role in determining the electability of prospective presidential and vice presidential candidates in the general election. Social media is also a means of political communication and attracting the interest of the younger generation in determining their roles and interests in the presidential and vice presidential candidate pairs. However, sometimes social media itself backfires and backfires on presidential and vice presidential candidate pairs who cannot regulate the direction of their use of social media. In this case, negative things related to hoaxes, hate speech and misrepresentations can occur in social media forums. So it is important for every prospective partner to respond and use social media wisely because this has a big influence on their electability.
THE TOURISM INDUSTRY IN THE ASPECT OF MARKETING MANAGEMENT
khuzaini khuzaini;
M Irpan;
A.S Kartika Husain
Jurnal Terapung : Ilmu - Ilmu Sosial Vol 6, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31602/jt.v6i1.13740
AbstractThe tourism industry is a very important sector in the global economy, and marketing management plays a crucial role in the success of the tourism business. This study aims to analyze the main aspects of marketing management in the tourism industry. This study uses a descriptive-analytical approach by analyzing related literature and case studies in the tourism industry. Some of the main aspects of marketing management discussed include market segmentation, targeting and positioning; product development and innovation; promotion and marketing communications; and managing customer relationships. The research results show that effective market segmentation enables tourism companies to identify the right target groups and develop relevant marketing strategies. In addition, product development and innovation are important factors in meeting the changing needs and preferences of consumers. Effective promotion and marketing communications play an important role in introducing tourism destinations to potential tourists and influencing their decisions. In addition, managing customer relationships through positive experiences and good service can build long-term customer loyalty. This research provides a better understanding of the importance of marketing management in the tourism industry. The results of this research can serve as a guide for tourism companies in planning and implementing effective marketing strategies to achieve competitive advantage and sustainable business growth.Keywords: Industry, Tourism, Management, Marketing, Business.
EVALUASI KINERJA BAWASLU DALAM MENANGANI PELANGGARAN PADA PEMILU 2019 DI KOTA SUKABUMI
Andi Mulyadi;
Liza Aprilianti;
Tryannisa Dzulhaiza Salsabila;
Trisya Murti Lestari;
Siti Salsabila
Jurnal Terapung : Ilmu - Ilmu Sosial Vol 6, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31602/jt.v6i1.14223
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja Bawaslu Kota Sukabumi dalam menangani pelanggaran yang terjadi selama pemilu tahun 2019. Berdasarkan hasil penelitian ini, ditemukan 21 temuan dugaan pelanggaran pemilu dan 10 laporan dugaan pelanggaran pemilu. Dari temuan dan laporan tersebut, Bawaslu Kota Sukabumi telah berhasil memproses dan menangani sekitar 26 pelanggaran hingga selesai. Kinerja Bawaslu Kota Sukabumi telah mencapai standar yang ditetapkan dalam Undang-Undang No. 07 tahun 2017. Bawaslu Kota Sukabumi telah berhasil secara optimal dalam melaksanakan tugas pengawasan dan penanganan pelanggaran pemilu. Selain itu, mereka juga berhasil mengumpulkan bukti dan informasi terkait temuan dan laporan pelanggaran pemilu yang dilaporkan oleh masyarakat atau pihak terkait.
UIS BEKA BULUH SEBAGAI TANDA KEBESARAN PUTRA KARO PADA MASYARAKAT DESA BUDAYA LINGGA, KECAMATAN SIMPANG EMPAT KABUPATEN KARO
Kartina Anggraini Nasution;
Nuriza Dora
Jurnal Terapung : Ilmu - Ilmu Sosial Vol 6, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31602/jt.v6i1.13376
Pada penelitian ini yang menjadi kajian adalah tentang makna yang terdapat dalam Uis Beka Buluh yang dianggap sebagai simbol kebesaran masyarakat suku karo terutama laki-laki. Uis Beka Buluh memiliki arti dan makna di setiap garis dan warna yang tentunya menarik untuk dikaji. Adapun tujuan dari penelitian ini guna untuk mengetahui Uis Beka Buluh bukan hanya sebagai kain, melainkan juga sebagai simbol kebanggaan pria karo dan makna di dalamnya. Pada penelitian ini penulis menggunakan pendekatan kualitatif etnografi dengan tujuan menggambarkan secara mendalam mengenai Uis Beka Buluh yang dianggap sebagai tanda kebesaran putra karo. Adapun hasil yang diperoleh dalam penelitian ini bahwa Uis Beka Buluh merupakan satu diantara berbagai Uis yang ada pada masyarakat Karo. Setiap pria Karo pasti memiliki Uis Beka Buluh, akan tetapi Uis Beka Buluh hanya dapat digunakan pada waktu-waktu tertentu, tidak dapat digunakan pada kehidupan sehari-hari. warna Uis Beka Buluh sendiri merupakan gambaran jati diri masyarakat Karo yang mereka yakini sampai sekarang.