cover
Contact Name
Oka Agus Kurniawan Shavab
Contact Email
bihari@unsil.ac.id
Phone
+6281809075795
Journal Mail Official
bihari@unsil.ac.id
Editorial Address
Gedung Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Jl. Siliwangi, Kahuripan, Tawang, Tasikmalaya, Jawa Barat 46115
Location
Kota tasikmalaya,
Jawa barat
INDONESIA
BIHARI: JURNAL PENDIDIKAN SEJARAH DAN ILMU SEJARAH
Published by Universitas Siliwangi
ISSN : 26553600     EISSN : 27147908     DOI : -
Jurnal ini fokus pada hasil penelitian dan non penelitian berupa gagasan konseptual di bidang pendidikan sejarah dan ilmu sejarah
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 1 (2025)" : 6 Documents clear
Kebijakan Agraria Pada Masa Orde Baru: Implikasi Program Revolusi Hijau Terhadap Petani Indonesia Sumantri, Wido; Firdaus, Dede Wahyu
BIHARI: JURNAL PENDIDIKAN SEJARAH DAN ILMU SEJARAH Vol 8, No 1 (2025)
Publisher : Jurusan Pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/bjpsis.v8i1.17074

Abstract

Sejak era Orde Baru dimulai, kebijakan agraria di Indonesia mengalami transformasi yang signifikan melalui implementasi Program Revolusi Hijau. Program ini bertujuan dalam rangka meningkatkan produktivitas pangan terutama beras sehingga dapat mencukupi kebutuhan domestik dan juga agar Indonesia bisa mencapai swasembada pangan. Kebijakan ini lahir dari rencana pemerintah untuk memperkuat ketahanan pangan dan mengembangkan modernisasi di sektor pertanian. Namun, di balik kesuksesannya, terdapat implikasi yang kompleks bagi petani, terutama dalam bidang sosial ekonomi. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis dampak kebijakan agraria pada masa Orde Baru, terutama terkait Revolusi Hijau, terhadap petani di Indonesia. Penulisan artikel ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik studi pustaka, yang mana sumber data pada artikel ini yaitu sumber sekunder yang berasal dari artikel ilmiah, jurnal, maupun sumber internet. Pembahasan utama meliputi latar belakang, penerapan, dan implikasi program Revolusi Hijau terhadap para petani di Indonesia.
Tokoh Sakera dalam Perspektif Sejarah Sosial: Representasi Perlawanan Rakyat Kecil Azizah, Rofiatul
BIHARI: JURNAL PENDIDIKAN SEJARAH DAN ILMU SEJARAH Vol 8, No 1 (2025)
Publisher : Jurusan Pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/bjpsis.v8i1.17075

Abstract

Kajian sejarah Indonesia kerap didominasi oleh narasi besar yang berpusat pada tokoh nasional, sementara figur-figur lokal sering terpinggirkan. Salah satu tokoh lokal yang menarik untuk dikaji adalah Sakera, sosok legendaris dari Madura yang dalam tradisi lisan digambarkan sebagai pekerja biasa sekaligus jagoan rakyat yang berani melawan penindasan kolonial maupun praktik ketidakadilan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan Sakera dalam perspektif sejarah sosial dengan menempatkannya sebagai representasi perlawanan rakyat kecil terhadap struktur kekuasaan yang menindas. Metode yang digunakan adalah studi literatur dan analisis naratif dengan memanfaatkan sumber-sumber primer berupa cerita rakyat, ditunjang oleh literatur sekunder berupa buku dan artikel-artikel akademik. Hasil kajian menunjukkan bahwa figur Sakera tidak hanya berfungsi sebagai simbol keberanian dan harga diri masyarakat Madura, tetapi juga sebagai media ekspresi resistensi sosial yang memperlihatkan ketegangan antara rakyat kecil dan penguasa. Relevansi tokoh Sakera tetap terasa hingga kini, karena nilai-nilai perjuangan dan keberaniannya dapat menjadi inspirasi dalam menghadapi berbagai bentuk ketidakadilan kontemporer. Dengan demikian, kajian ini menegaskan pentingnya tokoh lokal dalam memperkaya historiografi Indonesia melalui perspektif sejarah sosial.
Tradisi Ziarah Kubur sebagai Tradisi Lokal Masyarakat Tapal Kuda (Desa Sumberanyar, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan) Fitriyah, Lailatul
BIHARI: JURNAL PENDIDIKAN SEJARAH DAN ILMU SEJARAH Vol 8, No 1 (2025)
Publisher : Jurusan Pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/bjpsis.v8i1.17071

Abstract

 Setiap daerah memiliki tradisi yang berbeda-beda salah satunya tradisi ziarah kubur. Ziarah kubur menjadi tradisi yang unik bagi kalangan masyarakat yang masih tetap dilestarikan sebagai budaya turun-temurun dari nenek moyang sejak mengenal sistem kepercayaan. Tujuan dalam penelitian ini untuk menjelaskan tradisi ziarah kubur sebagai budaya lokal masyarakat Tapal Kuda yang mana studi kasus dalam penelitian ini di Desa Sumberanyar, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode studi pustaka. Sumber yang didapatkan peneliti dari berbagai sumber berupa artikel, jurnal, dan paper. Selain itu, peneliti juga menganalisis dari berbagai fenomena yang terjadi dalam kehidupan masyarakat berhubungan dengan topik yang dikaji oleh peneliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi ziarah kubur memberikan makna kehidupan yang sangat berarti bagi masyarakat sehingga tradisi ini tetap di lestarikan sebagai budaya lokal. Nilai-nilai dalam tradisi ziarah kubur dapat diimplementasikan oleh masyarakat sebagai bagian dari kearifan atau budaya lokal yang membentuk karakter masyarakat sebagai masyarakat yang berbudaya dengan menjunjung tinggi nilai-nilai budaya lokal.
Pengaruh Media Pembelajaran Educandy terhadap Minat Belajar Sejarah Silvani, Ayu; Shavab, Oka Agus Kurniawan; Sofiani, Yulia
BIHARI: JURNAL PENDIDIKAN SEJARAH DAN ILMU SEJARAH Vol 8, No 1 (2025)
Publisher : Jurusan Pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/bjpsis.v8i1.17076

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh media pembelajaran Educandy terhadap minat belajar sejarah peserta didik kelas X E 4 SMAN 1 Ciamis. Latar belakang penelitian menunjukkan rendahnya minat belajar sejarah peserta didik yang disebabkan oleh kurangnya variasi media pembelajaran berbasis teknologi yang menarik. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian Quasi Eksperimental. Variabel independent adalah penggunaan media Educandy (X) dan variabel dependen adalah minat belajar sejarah (Y). Populasi penelitian adalah seluruh peserta didik kelas X SMAN 1 Ciamis berjumlah 432 siswa, dengan sampel 72 siswa yang terdiri dari kelas X E 4 (kelas eksperimen) dan X E 2 (kelas kontrol), masing-masing 36 peserta didik. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner (angket) untuk mengukur minat belajar siswa. Analisis data dilakukan dengan aplikasi IBM SPSS Statistics 29 for Windows, menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas Levene’s Test, dan uji hipotesis Independent Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media Educandy dalam pembelajaran sejarah mempengaruhi dan mampu meningkatkan minat belajar siswa. Hal ini terbukti dari rata-rata N-Gain score sebesar 0,7298 (72,98%), termasuk dalam kategori tinggi. Uji hipotesis Independent Sample T-Test menghasilkan nilai Sig. sebesar 0,002 (0,002 0,05), yang berarti H0 ditolak dan Ha diterima. Ini menunjukkan adanya pengaruh signifikan penggunaan Educandy terhadap minat belajar sejarah siswa kelas X E 4 SMAN 1 Ciamis. Educandy berhasil menarik perhatian siswa dan menciptakan suasana belajar yang kondusif, efektif, dan efisien. Implikasi penelitian ini sejalan dengan teori behavioristik yang menekankan perubahan sikap dan perilaku siswa melalui stimulus yang diberikan.
Kopi Es Tak Kie dalam Jejak Wisata Kuliner Masyarakat Jakarta Tahun 1927–1976 Naibaho, Maretha Octaviani
BIHARI: JURNAL PENDIDIKAN SEJARAH DAN ILMU SEJARAH Vol 8, No 1 (2025)
Publisher : Jurusan Pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/bjpsis.v8i1.17072

Abstract

 Pecinan menjadi salah satu ikon kuliner di Jakarta yang identik makanan khas Tionghoa. Salah satu kuliner yang terkenal adalah Kopi Es Tak Kie yang berlokasi di Petak Sembilan, Glodok. Dinamika perjalanan kuliner kedai ini menjadi saksi bisu perubahan gaya hidup masyarakat Jakarta selama lebih dari sembilan dekade. Penelitian ini hendak menjelaskan perkembangan usaha Kopi Es Tak Kie dari tahun 1927 hingga 1976. Metode penelitian yang digunakan adalah metode sejarah. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa perkembangan usaha Kopi Es Tak Kie turut dipengaruhi oleh kondisi ekonomi dan kehidupan sosial politik dalam kutun waktu 1927 hingga 1976. Hal tersebut tercermin dalam sajian makanan, minuman, interior ruangan dan suasana di Kedai Kopi Es Tak Kie. Dengan kata lain, Kopi Es Tak Kie menjadi bagian dari representasi kehidupan kuliner masyarakat Jakarta sepanjang periode tersebut.
Hubungan Minat Belajar Terhadap Hasil Belajar Sejarah Pada Siswa Kelas XI TKJ 4 SMK Muhammadiyah Syahida, Fithrah; Safitri, Ratih; Rahayu, Ika; Kahfi, M; Hesa, Alfi; Anggraeni, Rustini; Shavab, Oka Agus Kurniawan
BIHARI: JURNAL PENDIDIKAN SEJARAH DAN ILMU SEJARAH Vol 8, No 1 (2025)
Publisher : Jurusan Pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/bjpsis.v8i1.17073

Abstract

Dunia pendidikan tidak pernah lepas dari permasalahan-permasalah terkait pelaksanaan kegiatan belajar mengajar di kelas, termasuk salah satunya pada mata pelajaran sejarah. Diperlukan penelitian lebih lanjut terkait penyebab dan dampaknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keterkaitan antara minat belajar dan hasil belajar mata pelajaran sejarah pada siswa kelas XI TKJ 4 di SMK Muhammadiyah. Dalam penelitian ini, digunakan metode kuantitatif dengan model penelitian yang bersifat korelasional. Informasi minat belajar dikumpulkan melalui angket, dan informasi hasil belajar diperoleh dari catatan ujian sejarah semester yang kemudian di uji validitas dan reliabilitasnya. Temuan penelitian menunjukkan bahwa terdapat korelasi positif yang signifikan antara minat belajar dan hasil belajar sejarah. Identifikasi faktor-faktor yang berkontribusi terhadap minat belajar mencakup metode mengajar yang efektif, penerapan materi dalam konteks nyata, dan lingkungan yang mendukung proses belajar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan minat belajar siswa dapat membantu meningkatkan hasil belajar sejarah.

Page 1 of 1 | Total Record : 6