cover
Contact Name
Dr. Lalu Muhaimi, M.Pd
Contact Email
jipp_info@unram.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jipp_info@unram.ac.id
Editorial Address
Mailing Address Jl. Majapahit No. 62 Mataram Principal Contact Dr. Lalu Muhaimi, M.Pd Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram Jl. Majapahit No. 62 Mataram, Lombok, Indonesia Phone: 082191356473 Email: lalu_muhaimi16@unram.ac.id
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan
Published by Universitas Mataram
ISSN : 25027069     EISSN : 26208326     DOI : https://doi.org/10.29303/jipp.v5i1.99
Core Subject : Education,
JIPP (Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan) (ISSN Print 2502-7069 and ISSN Online 2620-8326) is a peer-reviewed journal published biannually by Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) University of Mataram, Mataram, Lombok, Indonesia. The journal publishes research and conceptual articles in the field of teaching and learning theories and activities focusing on science education, social science education, linguistics and literature education, language teaching and the like. This journal is published in both printed and online versions. JIPP is in the processes of being accredited and then become a member of cross-reference so that all the articles being published by JIPP will automatically have unique DOI number.
Articles 80 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 3 (2021): November" : 80 Documents clear
Analisis Hukum Kekekalan Momentum pada Permainan Tradisional Kelereng dengan Menggunakan Video Stop Motion untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik Febiyanti Ansumarwaty; Ahmad Busyairi
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2021): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v6i3.243

Abstract

Salah satu masalah yang sering kita temukan di sekolah khususnya pada mata pelajaran fisika adalah rendahnya motivasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa dengan menggunakan permainan tradisonal yang disajikan dalam bentuk video stop motion.  Penelitian ini menggunakan metode  penelitian deskriptif. Sampel terdiri dari 39 siswa kelas X SMA. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini dalam bentuk angket motivasi ARCS yang terdiri dari; Attention (perhatian), Relevance (Relevansi), Confidance (Percaya diri) dan Satifaction (kepuasan). Data motivasi belajar fisika siswa dianalisis melalui analisis deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data memperlihatkan bahwa rata-rata peserta didik menyukai dan merasa termotivasi saat menggunakan media permainan tradisional kelereng dengan menggunakan video stop motion pada materi hukum kekekalan momentum dengan kategori sangat baik. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan permainan kelereng yang disajikan dalam bentuk video stop motion dapat digunakan sebagai salah satu alternatif media pembelajaran untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik.
Pengembangan Multimedia Interaktif E-Komik dalam Meningkatkan Hasil Belajar Bahasa Jawa Siti Ainun Nazhiroh; Muhamad Jazeri; Binti Maunah
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2021): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v6i3.193

Abstract

Siswa yang kesulitan  memahami isi materi unggah-ungguh basa dikarenakan bahasa Jawa adalah pelajaran yang sulit dan kurangnya pemanfaatan media IT dalam proses belajar mengajar. Maka dari itu, dibutuhkan inovasi media pembelajaran dalam bentuk IT yang dapat membantu peserta didik memahami materi lebih nyata sehingga dapat meningkatkan hasil belajarnya.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Desain Pengembangan Multimedia Interaktif  E-Komik  Mata Pelajaran Bahasa Jawa Kelas III MI Baitur Rohman Bantengan Bandung Tulungagung. Metode   penelitian   yang   digunakan   adalah   metode   Research   and Development  (R&D),  dengan  model pengembangan Borg  and  Gall  modifikasi Sugiyono, yang berhenti pada tahap ke 7. Subyek penilaian produk untuk kelayakan media pembelajaran terbatas pada 4 ahli yaitu 2 ahli materi, 2 ahli Media, sasaran uji coba produk yaitu seluruh siswa kelas IIIA MI Baitur Rohman Bantengan yang berjumlah 21 siswa.. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) produk berupa multimedia yang dikembangkan layak digunakan di MI Baitur Rohman Bantengan Bandung; (2) Hasil uji efektifitas dengan menggunakan Uji t (Independent Sample T test) thitung 3,634 lebih besar dari ttabel  2.021 dan nilai Sig. (2-tailed) < 0,05. Sehingga, dapat dikatakan bahwa Multimedia Interaktif Komik Digital (Bisa basa Jawa) dikatakan efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa; (3) Hasil validasi produk oleh ahli media sebesar 91,00% dari ahli media pertama dan 84,38% dari ahli media kedua. Hasil analisis validasi materi oleh ahli materi sebesar 85,00% dan uji lapangan terhadap guru pengampu sebesar 100%. Sementara hasil belajar peserta didik pada pre test memperoleh rata-rata sebesar 57,35 dan pada pelaksanaan post test memperoleh rata-rata sebesar 80,58, adapun perolehan nilai terendah 70 dan nilai tertinggi 95. Dari hasil tersebut, peneliti menyarankan pada pengajar untuk menggunakan E-Komik dalam pembelajaran bahasa Jawa materi unggah-ungguh.
Analisis Peran Guru dan Orang tua terhadap Motivasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Matematika di SDIT Jam’iyyatul Ihsan Pakis Pingky Destiana Putri; Agrissto Bintang Aji Pradana
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2021): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v6i3.224

Abstract

Rendahnya motivasi belajar siswa menjadi salah satu faktor yang menyebabkan prestasi belajar siswa menurun. Hal ini dimungkinkan karena keingintahuan mereka tentang mata pelajaran masih rendah, faktor dari luar (teman, keluarga, dan lingkungan) yang tidak mendukung untuk mempelajari mata pelajaran matematika dan lain sebagainya. Sedangkan prestasi belajar matematika dipengaruhi oleh beberapa faktor misalnya aktifitas belajar belajar siswa, model pembelajaran yang digunakan guru dalam mengajar, kemampuan siswa dalam menerima pembelajaran yang diberikan oleh guru, motivasi belajar siswa dan lain sebagainya. Partisipasi peran guru dan peran orang tua dalam motivasi belajar siswa pada mata pelajaran matematika sangatlah penting. Keberhasilan pembelajaran anak merupakan tanggung jawab bersama dan kewajiban pemerintah serta lembaga sekolah, tetapi guru pertama untuk orang anak-anak yaitu orang tua. Karena sebab itu, dimasukkannya orang tua dalam pendidikan mereka sangat mempengaruhi motivasi belajar siswa, pencapaian minat, dan hasil belajar anak-anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan cara wawancara dan observasi. (1) Visi dan misi sekolah; (2) Analisa data guru dalam kegiatan belajar mengajar; (3) Penetapan tata tertib sekolah dan tata tertib kelas; (4) Penerapan nilai-nilai agama dan etika; dan (5) peran keluarga dalam proses pembelajaran di rumah.
Analisis Kemampuan Menulis Cerpen Siswa Sekolah Dasar Hasmita Maulina; Siti Rohana Hariana Intiana; Safruddin Safruddin
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2021): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v6i3.276

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan menulis cerpen siswa kelas III SDN 32 Cakranegara tahun pelajaran 2020/2021. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah 33 karangan cerpen siswa kelas III SDN 32 Cakranegara dan guru kelas. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas III SDN 32 Cakranegara. Dari 33 sempel siswa. Berdasarkan hasil analisis data kemampuan menulis cerpen dalam kualifikasi baik sekali sebanyak 7 siswa (21,2%). Kemampuan menulis cerpen dalam kualifikasi baik sebanyak 4 siswa (12,1%). Kemampuan menulis cerpen dalam kualifikasi cukup sebanyak 15 siswa (45,4%). Kemampuan menulis cerpen dalam kualifikasi kurang sebanyak 7 siswa (21,2%). Dengan demikian sesuai dengan perhitungan rata-rata nilai, dapat disimpulkan bahwa kemampuan menulis cerpen siswa kelas III SDN 32 Cakranegara dengan nilai rata-rata 68,2 berkualifikasi cukup.
Implikasi Pembelajaran Berbasis Portofolio terhadap Metacognitive Awareness, Self-Regulating dan Karakter Mahasiswa Prodi PGSD Universitas Mataram di Masa Pandemi Covid-19 Nurhasanah Nurhasanah; Khairun Nisa; Anindita SHM Kusuma; Nasaruddin Nasaruddin; Mega P Sari
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2021): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v6i3.198

Abstract

Penerapan pembelajaran online (daring) sudah berlangsung dan mahasiswa maupun dosen sudah mulai terbiasa dengan kondisi tersebut.  Namun ada satu hal yang masih menjadi bahan diskusi yaitu asesmen dari pembelajaran online itu sendiri. Salah satu alternatif asesmen yang dapat digunakan untuk pembelajaran online adalah dengan portofolio. Tujuan penelitian adalah mengetahui implikasi penilaian berbasis portofolio terhadap metacognitive awareness, self-regulating dan karakter mahasiswa Prodi PGSD Universitas Mataram  di masa pandemi covid-19. Jenis penelitian yang digunakan mixed methods designs. Hasil penelitian menunjukkan ada implikasi pembelajaran berbasis portofolio terhadap metacognitive awareness mahasiswa prodi PGSD di masa Pandemi Covid-19 dengan nilai signifikansi sebesar 0.000 < alpha 0.05 (ρ < 0.05).Ada implikasi pembelajaran berbasis portofolio terhadap self-regulatingmahasiswa prodi PGSD di masa Pandemi Covid-19 dengan sebesar 0.000 < alpha 0.05 (ρ < 0.05). Nilai rerata karakter mahasiswa pada pertemuan ke-1 sebesar 70,8 ( mulai berkembang). Pada pertemuan ke-2 sebesar  87,4, pertemuan ke-3 sebesar 93,7, pertemuan ke 4 sebesar  95,3, pertemuan ke 5 sebesar 95,7 dan  pertemuan ke-6 sebesar  97,6 sehingga dapat disimpulkan bahwa pada pertemuan ke-2 sampai dengan pertemuan ke 6 karakter mahasiswa sudah membudaya. Saran diperuntukkan bagi kepentingan kemanfaatannya dalam pembelajaran yakni temuan dalam penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis portofolio secara teoritik dan empirik mampu memberikan implikasi positif bagi metacognitive awarenss, self-regulating dam karakter mahasiswa, oleh karena itu peneliti menyarankan agar pembelajaran berbasis portofolio ini diimplementasikan pada pembelajaran yang lain. 
Peningkatan Kemampuan Membaca Permulaan Siswa SD melalui Metode KRSK berbantuan Media Papan Alur Mulati Ningsih; Septiyati Purwandari
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2021): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v6i3.214

Abstract

Kemampuan membaca permulaan siswa kelas IB SDN Gondangrejo belum memadai atau masih kurang maksimal diakibatkan karena metode yang digunakan guru belum bervariasi dan media yang digunakan kurang menarik dan kurang inovatif. Peneliti menerapkan metode kupas rangkai suku kata berbantuan media alur untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas 1 B SDN Gondangrejo, Kecamatan Windusari, Kabupaten Magelang yang berjumlah 21 siswa. Jenis penelitian ini adalah PTK (penelitian tindakan kelas) kolaborasi yang dilakukan sebanyak dua siklus. Desain penelitian ini menggunakan Model Kemmis dan Mc. Taggart. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan observasi. Teknik analisis yang dimanfaatkan pada penelitian ini yakni annalisa data kuantitatif yang dianalisis memanfaatkan analisis deksriptif. Hasil siklus I keterampilan membaca mengalami peningkatan dari hasil pratindakan nilai rata-rata 56 menjadi 72, dan nilai ketuntasan meningkat menjadi 78,25. Siklus II nilai rata-rata meningkat menjadi 80 dan siswa yng mencapai KKM sebanyak 85,7% dengan nilai ketuntasan siswa mencapai 90,5%. Dari hasil pengelolaan data dapat disimpulkan bahwa metode Kupas Rangkai Suku Kata (KRSK) berbantuan media papan alur dapat meningkatkan kemampuan membaca permulaan. Berdasarkan kesimpulan maka ada beberapa rekomendasi untuk penelitian selanjutnya. Rekomendasi bagi peneliti yaitu untuk melengkapi penelitian-penelitian yang telah dilakukan agar nantinya dapat digunakan sebagai pedoman dalam meneliti kemampuan membaca permulaan siswa. 
Keterampilan Berpikir Kritis Mahasiswa dalam Menulis Esai Vivi Aulia; Kuzairi Kuzairi
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2021): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v6i3.220

Abstract

Keterampilan berpikir kritis menjadi salah satu keterampilan yang mutlak dimiliki oleh mahasiswa di jenjang perguruan tinggi. Keterampilan ini memberikan kontribusi dalam hal menuangkan ide-ide baru, mengkritisi ide-ide tersebut, serta memperluas informasi dan pengetahuan. Salah satu bentuk implementasi berpikir kritis pada tingkat perguruan tinggi adalah mahasiswa diberikan mata kuliah menulis (writing) sebagai salah satu mata kuliah keterampilan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterampilan mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris STKIP PGRI Banjarmasin angkatan 2019 dalam  mengaplikasikan berpikir kritis pada penulisan esai. Sebanyak 20 orang mahasiswa diberikan tugas untuk menuangkan ide-ide kritis pada esai yang ditulisnya. Data penelitian digali dengan melihat esai yang dihasilkan mahasiswa yang selanjutnya dinilai dengan mengadaptasi rubrik penilaian Illinois Critical Thinking Essay Test. Terdapat empat komponen berpikir kritis pada rubrik ini yang diadaptasi untuk menilai hasil esai mahasiswa yaitu komponen focus, supporting reasons, reasoning, dan organization. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara keseluruhan, keterampilan berpikir kritis mahasiswa dalam menulis esai pada keempat komponen tersebut masih sangat kurang. Hanya 2 dari 20 orang mahasiswa yang menampilkan keterampilan berpikir kritis pada esai yang ditulisnya di komponen focus dan supporting reasons, 4 orang mahasiswa menampilkan keterampilan berpikir kritis pada komponen reasoning, serta 1 orang mahasiswa menampilkan keterampilan berpikir kritis pada komponen organization. Mayoritas mahasiswa masih belum mampu mengimplementasikan berpikir kritis dalam menulis esai. Kurangnya referensi, informasi, dan wawasan mahasiswa dalam menggali serta mengeskplorasi ide esai yang ditulis perlu ditingkatkan sehingga dapat menghasilkan esai yang baik dan informatif.
Science Learning Based on The Sasak Tribe Tradition to Develop Student Entrepreneurial Attitudes Hikmawati Hikmawati; I Made Sutajaya
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2021): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v6i3.222

Abstract

Entrepreneurial attitude needs to be developed as early as possible so that students have the provision of life skills in the future. Students are expected to become job creators or entrepreneurs when they graduate from school so that students can quickly respond to changes. The purpose of this study was to analyze the science learning based on the Sasak tradition to develop students' entrepreneurial attitudes. The research method used is literature review derived from articles in national and international scientific journals. The results of the literature review show that entrepreneurial attitudes that can be developed include: achievement motivation, taking advantage of opportunities, being creative, innovating, committed, responsible, and independent. One of the science learning models that can facilitate the development of students' entrepreneurial attitudes is the 6E learning cycle model (Engage, Explore, Explain, Elaborate, Exhibit, Evaluate). This model can be related to the traditions of the Sasak tribe, such as weaving typical Lombok cloths that utilize the concept of substances and their characteristics, and making traditional snacks using conventional biotechnology concepts. An entrepreneurial attitude can be developed at each stage, especially at the Exhibit stage, students can exhibit products that have a selling value, such as Sukarara woven cloth and jajan poteng reket. Thus, science learning based on the Sasak tradition is expected to be a strong foundation for further education and to shape the entrepreneurial spirit of students so that they become a generation of superior and character. 
Peningkatan Pemahaman Konsep Calon Guru Fisika melalui Pendekatan Multipel Representasi Ahmad Busyairi; Sutrio Sutrio; I Wayan Gunada; Ahmad Harjono; Aris Doyan; Rizky Munandar
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2021): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v6i3.229

Abstract

Rendahnya pemahaman konsep calon guru fisika terutama mereka yang baru menempuh pendidikan di level perguruan tinggi nampaknya perlu menjadi perhatian khusus bagi dosen yang mengajar di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahan konsep calon guru fisika melalui pendekatan multipel representasi berbantuan E-modul. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pre-eksperimental dengan one group pretest-posttest desain. Sampel terdiri dari 23 calon guru fisika di salah satu universitas yang ada di kota Mataram.  Instrumen yang digunakan dalam penelitian berupa tes pemahan konsep dalam bentuk pilihan ganda yang terdiri dari 20 buah pertanyaan. Tes dilakukan sebanyak dua kali yaitu sebelum dan setelah perlakuan. Data hasil tes kemudian dianalisis dengan menggunakan perhitungan N-Gain. Hasil analisis data memperlihatkan bahwa terdapat peningkatan pemahan konsep calon guru fisika setelah diberi perlakuan dengan kategori sedang (N-Gain = 0,65). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan pendekatan multipel representasi berbantuan E-modul dapat digunakan sebagai salah satu alternatif untuk meningkatkan pemahaman konsep calon guru fisika khususnya pada materi kinematika gerak lurus, gerak vertikal, dan gerak parabola.
Identifikasi Persepsi Mahasiswa dan Hambatan dalam Perkuliahan Daring Menggunakan Technology Acceptance Model (TAM) Refika Andriani; Sri Wahyuni
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2021): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v6i3.230

Abstract

Teknologi memiliki peranan yang begitu penting dalam proses pembelajaran di penjuru dunia saat ini. Perkuliahan daring menjadi sebuah tren metode pembelajaran yang memanfaatkan penggunaan teknologi dalam pengaplikasiannya. Mau tidak mau baik pendidik ataupun peserta didik harus siap dengan adanya kebijakan ini. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi persepsi mahasiswa dan hambatan yang dihadapi selama proses perkuliahan daring di masa pandemic Covid-19 di Universitas Lancang Kuning tahun akademik 2020/2021 dengan menggunakan Technology Acceptance Model (TAM). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan desain survey menggunakan 1 set kuesioner online yang dibagikan pada 100 responden. Hasil analisis data dengan menggunakan deskriptif statistic didapat temuan bahwa teknologi memberikan kesempatan yang seluas-luasnya pada mahasiswa untuk dapat mengakses sumber belajar yang variatif dan terbaru. Namun, di samping kemudahan tersebut terdapat hambatan yang ditemui mahasiswa dalam proses perkuliahan daring yakni adanya gangguan jaringan yang sering dialami. Disamping itu, gangguan fisik dan psikis juga menjadi hambatan tersendiri apabila perkuliahan daring dilaksanakan dalam jangka waktu yang Panjang. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan teknologi sejatinya memberikan banyak manfaat bagi peserta didik untuk dapat memperkaya sumber belajar namun penggunaan teknologi sebaiknya tidak dilakukan secara terus menerus dan monoton karena dapat memberikan dampak yang buruk bagi fisik dan psikis peserta didik.