cover
Contact Name
jurnalloakaltim
Contact Email
jurnalloakaltim@yahoo.com
Phone
+62541-250256
Journal Mail Official
jurnalloakaltim@yahoo.com
Editorial Address
Kantor Bahasa Kalimantan Timur Jalan Batu Cermin 25, Sempaja Utara Samarinda
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Loa : Jurnal Ketatabahasaan dan Kesusastraan
ISSN : 1907073X     EISSN : 27148653     DOI : -
Core Subject : Humanities,
Jurnal LOA adalah jurnal yang memublikasikan berbagai hasil penelitian dan kajian bidang bahasa dan sastra, baik bahasa/sastra Indonesia, bahasa/sastra daerah, bahasa/sastra asing, maupun pengajaran bahasa/sastra Indonesia. Setiap artikel yang diterbitkan di Loa akan melalui proses penelaahan oleh mitra bebestari dan penyuntingan oleh redaksi pelaksana. Jurnal LOA diterbitkan oleh Kantor Bahasa Kalimantan Timur. Jurnal LOA terbit secara berkala dua kali dalam setahun, yaitu bulan Juni dan Desember.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 20, No 1 (2025): LOA" : 6 Documents clear
TATA KRAMA BAHASA SUNDA DALAM KANAL YOUTUBE RIFIRDUS Zuhdi, Hafidz Ali; Nurjanah, Nunuy; Sudaryat, Yayat; Firdaus, Winci
LOA: Jurnal Ketatabahasaan dan Kesusastraan Vol 20, No 1 (2025): LOA
Publisher : Kantor Bahasa Kalimantan Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/loa.v20i1.8409

Abstract

Abstrak Tata krama bahasa Sunda saat ini sudah mulai ditinggalkan, banyak masyarakat yang mengetahui tata krama bahasa Sunda, namun tidak menggunakannya secara langsung. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan tahapan tata krama bahasa Sunda yang terdapat dalam channel youtube Rifirdus pada bulan Februari 2025. Pendekatan deskriptif kualitatif digunakan dalam penelitian ini untuk memaparkan dan menjelaskan secara objektif mengenai fenomena yang diteliti. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi dokumentasi dan simak catat, guna memudahkan dalam mengumpulkan data. Penelitian ini menjelaskan penggunaan tahapan tata krama bahasa dan fungsi tata krama bahasa dalam channel youtube Rifirdus pada bulan Februari 2025. Selanjutnya, data yang ditemukan dideskripsikan secara rinci dalam penelitian ini. Penelitian ini dipilih karena tata krama bahasa merupakan hal yang penting dalam proses komunikasi berbahasa Sunda. Hasil yang didapatkan adalah terdapat tahapan tata krama bahasa Sunda halus, wajar, kasar, dan campuran antara halus dan kasar, juga campuran antara halus dan wajar. Fungsi tata krama yang didapatkan adalah fungsi edukasional, instrumental, integratif, dan kultural. Tahapan tata krama bahasa digunakan untuk menyampaikan maksud dalam proses komunikasi dan fungsi tata krama digunakan sebagai alat untuk menunjukkan dan upaya agar tujuan dalam suatu peristiwa komunikasi bisa terwujud. Kata-kata Kunci: bahasa Sunda; tata krama; YouTube Abstract Many people know Sundanese language etiquette, but do not use it directly. This study aims to describe the stages of Sundanese language manners contained in Rifirdus' YouTube channel in February 2025. The descriptive qualitative approach is used in this study to describe and explain objectively about the phenomenon under study. The data collection techniques used are documentation study and simak catat, to facilitate in collection of data. This research explains the use of language manners stages and language manners functions in Rifirdus' YouTube channel in February 2025. Furthermore, the data found will be described in detail in this study. This research was chosen because language manners are important in the Sundanese language communication process. The results obtained are that there are stages of Sundanese subtle, natural, coarse, and a mixture of subtle and coarse, as well as a mixture of subtle and natural. The functions obtained are educational, instrumental, integrative, and cultural. The stages of language manners are used to convey intent in the communication process, and the function of manners is used as a tool to show effort so that the objectives in a communication event can be realized.
KAJIAN STRUKTURAL DAN PSIKOLOGI HUMANISTIK DALAM NASKAH DRAMA GÉNJLONG KARATON KARYA DIAN HENDRAYANA Nugraha, Asep Suhendar; Koswara, Dedi; Isnendes, Retty; Rahmat, Wahyudi
LOA: Jurnal Ketatabahasaan dan Kesusastraan Vol 20, No 1 (2025): LOA
Publisher : Kantor Bahasa Kalimantan Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/loa.v20i1.8402

Abstract

Abstrak Penelitian ini didasari oleh pentingnya meneliti ilmu kejiwaan dalam naskah drama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur cerita drama, struktur naskah drama, dan psikologi humanistik yang terkandung dalam naskah drama Génjlong Karaton karya Dian Hendrayana. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif-kualitatif, tekniknya studi pustaka. Hasil dalam penelitian ini yaitu secara struktur cerita terbilang lengkap karena semua aspek tergambar jelas dalam naskah dramanya. Secara struktur naskah terbilang tidak lengkap karena ada beberapa aspek yang tidak tergambar dalam naskah dramanya yaitu prolog, aside, dan epilog. Sedangkan lima tingkatan kebutuhan manusia semuanya tergambar jelas dalam naskah drama “Génjlong Karaton” karya Dian Hendrayana. Kata-kata Kunci: kajian struktural; naskah drama; psikologi humanis Abstract This research is based on the importance of examining psychology in drama scripts. This research aims to find out the structure of the drama story, the structure of the drama script, and the humanistic psychology contained in the drama script “Génjlong Karaton” by Dian Hendrayana. The method used in this research is descriptive-qualitative; the technique is a literature study. The results in this study are that the story structure is fairly complete because all aspects can be found in the script. Structurally, the drama script is incomplete because there are several aspects that are not reflected in the drama script, namely the prologue, the aside, and the epilogue. The five levels of human needs are clearly depicted in the drama script “Génjlong Karaton” by Dian Hendrayana.
KESALAHAN BERBAHASA TATARAN FONOLOGI DALAM KETERAMPILAN BERBICARA PEMELAJAR BIPA DI UIN SIBER SYEKH NURJATI CIREBON Octavia, Sisca; Mujtaba, Sultan Tirta
LOA: Jurnal Ketatabahasaan dan Kesusastraan Vol 20, No 1 (2025): LOA
Publisher : Kantor Bahasa Kalimantan Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/loa.v20i1.8406

Abstract

Abstrak Penelitian ini menganalisis kesalahan berbahasa pada kajian fonologi bagi penutur asing bahasa Indonesa dalam proses pemerolehan bahasa Indonesia dan juga mengetahui ketepatan dalam menggunakan bahasa Indonesia. Tujuan penelitian dilakukan untuk menganalisis dan mendeskripsikan kesalahan berbahasa pada kajian fonologi yang terjadi sehingga faktor apa saja yang dapat menimbulkan kekeliruan dalam pelafalan pada penutur asing, bukan hanya penutur asing saja yang sering melakukan kesalahan dalam pelafalan berbahasa Indonesia, tujuan lainnya agar mengetahui ketepatan pelafalan yang baik dan benar. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data berupa tuturan pemelajar BIPA UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sebanyak 4 mahasiswa baru yang di antaranya berasal dari Thailand, Sudan, dan 2 berasal dari Filipina. Berdasarkan hasil penelitian penulis menemukan 23 kesalahan berbahasa yang dilakukan oleh pemelajar BIPA UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon mulai dari perubahan fonem dan juga penghilangan fonem. Kata-kata Kunci: BIPA; fonologi; kesalahan berbahasa Abstract This research analyzes language errors in phonological studies for foreign speakers of Indonesian in the process of acquiring Indonesian and also determines accuracy in using Indonesian. The aim of the research was to analyze and describe language errors in phonological studies that occur so that what factors can cause errors in pronunciation in foreign speakers, it is not only foreign speakers who often make errors in pronunciation in Indonesian, another aim is to find out the accuracy of good pronunciation and true. The research method used in this research is a qualitative descriptive research method. The data source is the speech of BIPA UIN Cyber Syekh Nurjati Cirebon students as many as 4 new students, including those from Thailand, Sudan, and 2 from the Philippines. Based on the results of the research, the author found 23 language errors made by BIPA students at UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, starting from changing phonemes and also omitting phoneme.
THE USE OF TRADITIONAL GAME LAYANGAN SENDAREN AS A MEDIUM FOR LANGUAGE AND LITERATURE LEARNING TO ENHANCE LINGUISTIC SKILLS AND CULTURAL AWARENESS AT MI PLUS NURUL HUDA Bhatti, Muhammad Safdar; Amalia, Anisa Nurul; Fahmi, Ahmad Zulfi; Ahyani, Hisam; Mutmainah, Naeli
LOA: Jurnal Ketatabahasaan dan Kesusastraan Vol 20, No 1 (2025): LOA
Publisher : Kantor Bahasa Kalimantan Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/loa.v20i1.8383

Abstract

This study explores the implementation of the traditional game layangan sendaren as a medium for language and literature learning at MI Plus Nurul Huda, an Islamic elementary school in Banjar City, Indonesia. The research focuses on three main problems: how the game is applied in the learning process, its impact on students’ language skills—especially vocabulary and oral literary expressions—and its role in preserving and enhancing students’ awareness of local Sundanese culture. Employing a qualitative ethnopedagogical approach, data were collected through classroom observations, interviews with teachers and students, and learning activity documentation. The findings reveal that layangan sendaren effectively increases student engagement, enriches vocabulary, and improves oral literary skills such as rhymes, metaphors, and proverbs. Additionally, the game plays a significant role in fostering cultural identity and appreciation by connecting students with their Sundanese heritage. This study suggests that integrating traditional cultural elements into language and literature education can enhance linguistic competence while promoting cultural preservation and character development in primary education contexts. Keywords: Traditional game, Language learning, Oral literature, Cultural awareness, Ethnopedagogy Abstrak Penelitian ini mengeksplorasi implementasi permainan tradisional layangan sendaren sebagai media pembelajaran bahasa dan sastra di MI Plus Nurul Huda, sebuah sekolah dasar Islam di Kota Banjar, Indonesia. Penelitian ini berfokus pada tiga permasalahan utama: bagaimana permainan ini diterapkan dalam proses pembelajaran, dampaknya terhadap keterampilan berbahasa siswa—terutama kosakata dan ekspresi sastra lisan—dan perannya dalam melestarikan dan meningkatkan kesadaran siswa terhadap budaya Sunda lokal. Dengan menggunakan pendekatan etnopedagogis kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi kelas, wawancara dengan guru dan siswa, serta dokumentasi kegiatan pembelajaran. Temuan penelitian menunjukkan bahwa layangan sendaren efektif meningkatkan keterlibatan siswa, memperkaya kosakata, dan mengembangkan keterampilan sastra lisan seperti rima, metafora, dan peribahasa. Selain itu, permainan ini memainkan peran penting dalam menumbuhkan identitas dan apresiasi budaya dengan menghubungkan siswa dengan warisan Sunda mereka. Penelitian ini menunjukkan bahwa mengintegrasikan unsur-unsur budaya tradisional ke dalam pendidikan bahasa dan sastra dapat meningkatkan kompetensi linguistik sekaligus mendorong pelestarian budaya dan pengembangan karakter dalam konteks pendidikan dasar. Kata-kata Kunci: Permainan tradisional, Pembelajaran bahasa, Sastra lisan, Kesadaran budaya, Etnopedagogi
ANALISIS KESESUAIAN HIGHER ORDER THINKING SKILL (HOTS) PENILAIAN SUMATIF AKHIR TAHUN PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI KELAS X SMA Leonita, Leonita; Sari, Esti Swatika; Suryaman, Maman
LOA: Jurnal Ketatabahasaan dan Kesusastraan Vol 20, No 1 (2025): LOA
Publisher : Kantor Bahasa Kalimantan Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/loa.v20i1.8404

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesesuaian penilaian sumatif akhir tahun dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di Kelas X berdasarkan kategori Higher Order Thinking Skills (HOTS) di SMA Edu Global School Cirebon. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi kasus. Data yang diperoleh bersumber dari penilaian sumatif akhir tahun pada mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas X SMA Edu Global School Cirebon tahun ajaran 2024/2025. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan proses analisis soal secara kualitatif dengan ketentuan taksonomi bloom menggunakan kata kerja operasional (KKO), memfokuskan pada dimensi proses kognitif, setelah itu hasil dari analisis data deskripsi sesuai dengan hasil temuan. Berdasarkan hasil dan analisis pembahasan. Soal PSAT yang diujikan pada mata pelajaran bahasa Indonesia kelas X SMA Edu Global School Cirebon ini sudah termasuk dalam kategori High Order Thinking Skills (HOTS). Namun, diperlukan bagi guru untuk menambah kreatifitas bentuk soal sesuai dengan level kognitif pada High Order Thinking Skills (HOTS) yakni C4 (menganalisis), C5 (mengevaluasi) dan C6 (mencipta) agar dapat menyajikan soal-soal HOTS pada penilaian hasil belajar siswa khususnya PSAT. perlu dipertimbangkan agar dapat menambah variasi level kognitif dan melengkapi sesuai dengan taksonomi bloom. Temuan ini dapat berguna untuk memberikan rekomendasi praktis dalam perbaikan instrumen penilaian di masa depan, serta menjadi dasar bagi pengembangan pelatihan guru yang lebih terarah pada perancangan soal-soal HOTS yang efektif dan relevan. Kata-kata Kunci: asesmen sumatif; kemampuan berpikir tingkat tinggi; pembelajaran Bahasa Indonesia Abstract This study aims to describe the suitability of the end-of-year summative assessment in Indonesian language learning in Class X based on the Higher Order Thinking Skill (HOTS) category at SMA Edu Global School. This study uses a descriptive qualitative approach with a case study. The data obtained came from the end-of-year summative assessment in the Indonesian language subject of class X SMA Edu Global School Cirebon in the 2024/2025 academic year. The data collection technique used observation and documentation. The data analysis technique used a qualitative question analysis process with the provisions of Bloom's taxonomy using operational verbs (KKO), focusing on the dimensions of the cognitive process, after which the results of the descriptive data analysis were in accordance with the findings. Based on the results and analysis of the discussion, it is necessary for teachers to increase the creativity of the form of questions according to the cognitive level in High Order Thinking Skills (HOTS), namely C4 (analyzing), C5 (evaluating) and C6 (creating) in order to be able to present HOTS questions in the assessment of student learning outcomes, especially PSAT. The PSAT questions tested on the Indonesian language subject for class X of SMA Edu Global School Cirebon are included in the High Order Thinking Skills (HOTS) category. However, it is necessary to consider adding variations in cognitive levels and completing them according to Bloom's taxonomy. These findings can be useful for providing practical recommendations for improving assessment instruments in the future, as well as being the basis for developing more focused teacher training on designing effective and relevant HOTS questions.
REVITALIZING TRADITIONAL METAL CRAFTS: A KNOWLEDGE TRANSFER EMPOWERING SUSTAINABILITY THROUGH BIOMIMICRY DESIGN Ahmad, Syed Mohd Faisal Syed; Khairi, Hanif; Legino, Rafeah
LOA: Jurnal Ketatabahasaan dan Kesusastraan Vol 20, No 1 (2025): LOA
Publisher : Kantor Bahasa Kalimantan Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/loa.v20i1.8429

Abstract

This paper aims to empower biomimicry design through knowledge transfer for the sustainability of traditional Malay metal crafts, particularly in Malaysia. Recent studies have highlighted a regression in the acceptance and practice of cherished local skills, focusing on the dying art of metalware and jewellery. The primary objective of this project is to ensure the continued practice of metalsmithing by seamlessly integrating traditional craftsmanship with contemporary technological trends by implementing a comprehensive knowledge transfer targeting Malaysia's youth. The concept of "moditional" encapsulates the transition of these traditional practices into modern production methodologies. The core idea behind "moditional" is to expose and educate the local communities in Malaysia on appreciating traditional and modern local craft design. This initiative aligns with the Sustainable Development Goals, explicitly targeting quality education, economic growth, and creating decent work opportunities for all communities. The overarching goal of the knowledge transfer is to facilitate the transfer of skills, experiences, and best practices in computer-aided design (CAD), computer-aided machines (CAM), and craftsmanship. This program encompasses the responsible handling of precious materials, 3D data visualization, prototyping, machining, and hands-on craftsmanship. Through tacit knowledge, it is anticipated that the art of national heritage crafts will thrive and preserve traditional culture in metalware and jewellery. Abstrak Makalah ini bertujuan untuk memberdayakan desain biomimikri melalui transfer pengetahuan untuk keberlanjutan kerajinan logam tradisional Melayu, khususnya di Malaysia. Studi terbaru telah menyoroti kemunduran dalam penerimaan dan praktik keterampilan lokal yang dihargai, dengan fokus pada seni perkakas logam dan perhiasan yang mulai punah. Tujuan utama proyek ini adalah untuk memastikan keberlangsungan praktik pengerjaan logam dengan mengintegrasikan keahlian tradisional dengan tren teknologi kontemporer secara mulus melalui transfer pengetahuan komprehensif yang menyasar generasi muda Malaysia. Konsep "modional" merangkum transisi praktik tradisional ini ke dalam metodologi produksi modern. Inti gagasan di balik "modional" adalah untuk mengekspos dan mengedukasi masyarakat lokal di Malaysia tentang apresiasi desain kerajinan lokal tradisional dan modern. Inisiatif ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, yang secara eksplisit menargetkan pendidikan berkualitas, pertumbuhan ekonomi, dan penciptaan lapangan kerja layak bagi seluruh masyarakat. Tujuan utama transfer pengetahuan ini adalah untuk memfasilitasi transfer keterampilan, pengalaman, dan praktik terbaik dalam desain berbantuan komputer (CAD), mesin berbantuan komputer (CAM), dan keterampilan kerajinan. Program ini mencakup penanganan material berharga secara bertanggung jawab, visualisasi data 3D, pembuatan prototipe, pemesinan, dan keterampilan kerajinan tangan. Melalui pengetahuan tacit, diharapkan seni kerajinan warisan nasional akan berkembang dan melestarikan budaya tradisional dalam bidang logam dan perhiasan. Kata-kata Kunci: Biomimikri; Kerajinan Tradisional Melayu; Kerajinan Logam; Teknologi; Transfer Pengetahuan

Page 1 of 1 | Total Record : 6