cover
Contact Name
Adhi Surya
Contact Email
J.Kacapuri@gmail.com
Phone
+6287782738533
Journal Mail Official
J.Kacapuri@gmail.com
Editorial Address
UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam kalimantan MAB Gd A lt 2, Jalan adhiyaksa No 2 Kayu Tangi Banjarmasin Kalsel-70123
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Kacapuri : Jurnal Keilmuan Teknik Sipil
ISSN : 25023179     EISSN : 26566001     DOI : 10.31602
JURNAL KACAPURI terbit 2 (dua) kali setahun pada bulan Juni dan Desember. Diterbitkan oleh Program Studi (S-1) Teknik Sipil Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari. Redaksi menerima sumbangan artikel ilmiah dari para peneliti, pendidikan dan pemerhati masalah-masalah atau scope and focu
Articles 258 Documents
PENGARUH PENERAPAN PROGRAM PADAT KARYA TERHADAP MUTU PEKERJAAN INFRASTRUKTUR DESA Nuliyati Rumbia; Muhammad Tharik Kemal; Erwin Syaiful Wagola; Mentari Rasyid; Ayu Sukma Aris
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 5, No 2 (2022): JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Desember 2022)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v5i2.9421

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan kegiatan padat karya tunai (PKT) pada pelaksanaan pekerjaan pembangunan infrastruktur pedesaan, dimana penelitian ini ialah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif yaitu penelitian yang cara pengumpulan datanya diperoleh dengan memberikan angket atau kuesioner yang berisi pertanyaan kepada responden untuk diisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh penerapan program padat kara tunai (PKT) terhadap mutu pekerjaan berpengaruh signifikan sebesar 80%. Ini berarti bahwa mutu pekerjaan infrastruktur di desa hampir seara menyeluruh dipengaruhi kualitasnya oleh penerapan program padat karya tunai ini, dimana dalam pelaksanaan pekerjaan kurang sekali penegendalian mutunya karna tidak terdapat manajemen mutu yang baik, dan sisahnya lagi sebesar 20% diengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak dipaparkan dalam penelitian ini.
PENGELOLAAN PROYEK PEMBANGUNAN PERUMAHAN THE ICON MENGGUNAKAN METODE MANAJEMEN KONSTRUKSI DI MASA PANDEMI COVID-19 Charas Dhaniel; Mulia Pamadi; Amanatullah Savitri
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 5, No 2 (2022): JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Desember 2022)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v5i2.9724

Abstract

Konstruksi telah dipengaruhi secara signifikan oleh COVID-19. Di beberapa negara, proyek konstruksi dihentikan, dan bahkan di beberapa negara di mana pekerjaan konstruksi dihentikan masih diizinkan, standar keamanan yang tinggi diperlukan. Keamanan lokasi konstruksi sangat penting selama pandemi COVID-19. Kontraktor bertanggung jawab untuk menciptakan tempat kerja yang aman di situs proyek. Manajemen proyek merupakan salah satu aspek penting dalam penerapan ilmu, keahlian, pengetahuan dan keterampilan konstruksi guna mencapai tujuan keluaran proyek dan tujuan yang telah ditentukan agar diperoleh hasil yang optimal dari segi waktu, mutu, kinerja, keselamatan dan estimasi biaya proyek. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan sebagai data sekunder dan observasi sebagai data primer dengan menganalisis manajemen konstruksi di perumahan The Icon mulai dari jadwal pelaksanaan pekerjaan, volume pekerjaan, rencana anggaran biaya, perhitungan menggunakan Kurva S dan blok kode serta perhitungan arus kas, selain itu dilakukan penyebaran survei. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa anggaran untuk menyelesaikan proyek pembangunan Perumahan The Icon sebesar Rp 1.922.627.112 sudah termasuk pembayaran pajak sebesar 10 persen. Kemudian, dibutuhkan waktu dua tahun satu bulan untuk menyelesaikan proyek konstruksi tersebut. Dalam pelaksanaan konstruksi, terdapat beberapa kendala yaitu, berkurangnya jumlah pekerja akibat terjangkit virus Covid-19 dan kenaikan harga material bangunan. Kontraktor membuat kebijakan untuk mengatasi permasalahan tersebut dengan mengubah jadwal bekerja, cuti dan lembur karyawan, serta menggati material bangunan dengan mengganti spek besi dan mendesign ulang. Dengan hasil penilitian ini, diharapkan dapat dijadikan sebagai acuan dalam manajemen konstruksi kondisi pandemi.
UPAYA PEMENUHAN AIR BERSIH MASYARAKAT PULAU BELAKANG PADANG MELALUI SISTEM SEA WATER REVERSE OSMOSIS Mohammad Adolf Ferdinand; Amanatullah Savitri
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 5, No 2 (2022): JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Desember 2022)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v5i2.9094

Abstract

ABSTRAKPenyediaan air bersih adala salah satu dari sekian banyak aspek hak asasi manusia terkait kebutuhan primer yang harus dipenuhi untuk menunjang kehidupan seseorang, termasuk masyarakat Belakang Padang. Namun hak asasi ini belum dirasakan oleh masyarakat Belakang Padang. Masyarakat Belakang Padang masih kesulitan mendapatkan akses air bersih. Menyikapi permasalahan tersebut, pemerintah memutuskan untuk membangun instalasi Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) di Belakang Padang. Teknologi ini diharapkan dapat menjawab kebutuhan masyarakat sekitar akan air bersih. Oleh karena itu, kami melakukan penelitian ini dengan harapan dapat memberikan gambaran tentang sistem kerja, pelanggan, dan efektivitas SWRO Belakang Padang dalam kinerjanya dalam melayani masyarakat. Penelitian deskriptif ini dilakukan dengan menggunakan wawancara dan survei lapangan. Informasi yang diperoleh kemudian dicatat, didokumentasikan, dan diolah menjadi bentuk dan data tertulis. Hasil yang didapatkan dari penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa sistem SWRO telah mampu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat Belakang Padang. Meski begitu, masih ada beberapa kendala dan kekurangan dalam sistem SWRO ini, seperti harga yang mahal dan perawatan yang membutuhkan perhatian lebih. Diharapkan dengan adanya penelitian ini, pemerintah dan pengelola SWRO di Belakang Padang dapat melakukan evaluasi agar dapat terus memberikan pelayanan yang maksimum serta prima kepada masyarakat yang bermukim Pulau Belakang Padang.Kata Kunci: Sea Water Reverse Osmosis, Air Bersih, Desalinasi, Belakang Padang ABSTRACTThe certainty of the supply of clean water is one aspect of human rights that must be fulfilled in order to support the life of an individual, including the people of Belakang Padang. However, this human right has not been felt by the people of Belakang Padang. The people of Belakang Padang are still having difficulty getting access to clean water. In response to this problem, the government decided to build a Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) installation at Belakang Padang. This technology is expected to answer the needs of the surrounding community for clean water. Therefore, we have conducted this research in the hope of providing an overview of the work system, customers, and effectiveness of SWRO Belakang Padang in its performance in serving the community. This descriptive study was conducted using interviews and field surveys. The information obtained then recorded, documented, and processed into written form and data. The results obtained from this study indicate that the SWRO system has been able to meet the clean water needs of the people of Belakang Padang. Even so, there are still some obstacles and shortcomings in this SWRO system, such as the high price and maintenance that requires more attention. It is hoped that with this research, the government and SWRO managers in Belakang Padang can evaluate so that they can continue to provide excellent service to the communityKey word: Sea Water Reverse Osmosis, Clean Water, Desalination, Belakang Padang
ANALISIS PENGEMBANGAN JARINGAN SPAM DALAM MEMENUHI KEBUTUHAN AIR DI DESA BERGAS LOR KECAMATAN BERGAS KABUPATEN SEMARANG Son Haji; Sri Wanto; Fitria Maya Lestari; Faizal Mahmud; Kukuh Wisnuaji Widiatmoko
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 6, No 1 (2023): JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Juni 2023)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v6i1.10451

Abstract

Air bersih yang digunakan sehari-hari harus memiliki kualitas yang baik untuk konsumsi sesuai dengan standar air minum di Indonesia yaitu PP No.82 Tahun 2001 dan KepMen No.907 Tahun 2002. Secara umum kebijakan pemerintah dalam bidang pembangunan prasarana penyediaan air bersih direalisasikan dengan membangun sistem perpipaan.  Beberapa sumber air baku yang dapat digunakan untuk penyediaan air minum antara lain air hujan, air permukaan, mata air, air tanah. Penggunaan air dalam kehidupan sehari-hari sangat beragam tergantung dari jenis pemakaiannya. EPA NET adalah program komputer yang secara luas melakukan periode simulasi dari hidrolika dan kualitas air dalam jaringan pipa bertekanan. Jaringan tersebut dapat terdiri dari sumber air, tangki penyimpanan atau reservoir, pipa, titik percabangan pipa, pompa, dan katup. EPA NET juga dapat mensimulasikan konsentrasi zat kimia yang ditambahkan pada suatu jaringan, umur air dan pola outflow dari sumber air. Dari hasil simulasi pemodelan program epanet 2.2 dengan periode waktu 72 jam diperoleh debit air yang dibutuhkan untuk menuhi 1570 jiwa jumlah penduduk sebesar 2,56 lt/detik,  sisa tekan minimum 1,64 meter kolom air di Patok 30 pada jam puncak pada (di seting padan jam 08.00 ). sisa tekan masimum 22,86 meter kolom air di Patok 8 pada jam puncak (di seting padan jam 08.00 ). kecepatan air dalam pipa minimum sebesar 0,03 m/detik dan maksimum 1,31 m/detik. Untuk memenuhi kebutuhan air dengan jumlah jiwa 1750 dengan kebutuhan air rata sebesar 2,03 liter/detik diperlukan kapasitas Bak penampung sebesar 20 m3.
PEMANFAATAN TEMPURUNG KELAPA PADA PEMBUATAN BETON MUTU RENDAH DI KOTA BANJARMASIN Hendra Cahyadi; Abdurrahman Abdurrahman; Fitriani Ridzeki; Muhammad Kurniawan
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 6, No 1 (2023): JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Juni 2023)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v6i1.11640

Abstract

Beton adalah material komposit terdiri dari bahan dasar semen, agregat kasar, agregat halus, air dan dengan atau tanpa bahan tambahan dengan perbandingan tertentu akan membentuk beton. Pada penelitian ini menggunakan bahan tempurung kelapa di Kota Banjarmasin untuk campuran beton mutu rendah sebagai pengganti agregat kasar terhadap persentasi berat, variasi 7,5%, 10% dan 12,5% yang bertujuan untuk mengetahui seberapa besar kuat tekan setelah dilakukan pencampuran tempurung kelapa. Tahapan penelitian dimulai dari   persiapan material, pengujian agregat kasar (batu   pecah),   agregat   halus   (pasir),   setelah   memenuhi   spesifikasi   dilakukan pembuatan campuran beton normal dan pembuatan beton menggunakan tempurung kelapa, pengujian kuat tekan, analisa data, kemudian kesimpulan dan saran. Prosedur penelitian dibagi menjadi dua tahap, yaitu: penelitian awal untuk menentukan kuat tekan beton normal dan penelitian kedua untuk menentukan kuat tekan beton dengan  menggunakan campuran tempurung  kelapa 7,5%,  10%  dan 12,5% terhadap berat agregat halus (pasir). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kuat tekan beton normal adalah 314,45 kg/cm2. Kuat tekan maksimal di dapat pada percobaan pertama dengan mengganti 7,5%  arang batok kelapa terhadap agregat halus (pasir) dengan kenaikan kuat tekan sebesar 25,63 Kg/cm2 dari kuat tekan beton normal atau sebesar sebesar 340,08 kg/cm2
ANALISIS HUBUNGAN DATA HUJAN SATELIT PERSIANN-CDR & TRMM 3B42 DENGAN DATA HUJAN BMKG PADA STASIUN HUJAN DI WILAYAH SUMBA BARAT Agustinus Haryanto Pattiraja
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 6, No 1 (2023): JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Juni 2023)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v6i1.11692

Abstract

Tersedianya data hujan yang lengkap serta akurat menjadi sebuah kebutuhan yang perlu dipenuhi namun pada kenyataan di lapangan, banyak ditemukan kasus ketidak lengkapan pendataan data hujan. Sehingga perlu dilakukan kajian mendalam mengenai keterkaitan data hujan terukur dengan data hujan dari satelirt yang disajikan oleh beberapa satelit. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan agar mengetahui korelasi antara data hujan dari BMKG dan data satelit PERSIAN-CDR & TRMM 3B42 baik dalam hujan harian dan hujan bulanan dengan menggunakan metode coeficient correlation (r). Hasil analisa menunjukan Koefisien korelasi (r) data hujan BMKG dan data hujan satelit PERSIANN-CDR & TRMM 3B42 harian pada stasiun Waikabubak adalah 0.182, dikategorikan hubungan dianggap tidak ada dan sebesar 0.241, dikategorikan hubungan ada tapi rendah, lalu untuk koefisien korelasi (r) data hujan BMKG dan data hujan satelit PERSIANN-CDR & TRMM 3B42 harian pada stasiun Kabukarudi sebesar 0.268, dikategorikan hubungan ada tapi rendah dan sebesar 0.277, dikategorikan hubungan ada tapi rendah. Koefisien korelasi (r) data hujan BMKG dan data satelit PERSIANN-CDR & TRMM 3B42 bulanan pada stasiun Waikabubak adalah sebesar 0.822, dikategorikan hubungan tinggi dan sebesar 0.788, dikategorikan hubungan tinggi, lalu untuk koefisien korelasi (r) data hujan BMKG dan data hujan satelit PERSIANN-CDR & TRMM 3B42 bulanan pada stasiun Kabukarudi adalah sebesar 0.874, dikategorikan hubungan tinggi dan sebesar 0.897, dikategorikan hubungan tinggi. Selain itu grafik perbandingan data hujan terukur BMKG dan data hujan satelit PERSIANN-CDR & TRMM 3B42 harian dan bulanan cenderung mirip namun underestimate (nilai data hujan satelit cenderung berada di bawah data hujan terukur BMKG).
PENGARUH PENAMBAHAN SABUT KELAPA SEBAGAI MATERIAL SERAT TERHADAP KUAT TEKAN BETON Hermansyah Hermansyah; Muhammad Reza Sachroudi
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 6, No 1 (2023): JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Juni 2023)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v6i1.10997

Abstract

Karakteristik dari beton adalah memiliki ketahanan terhadap kuat tekan, namun memiliki kelemahan terhadap kuat tarik dan kuat lentur. Sehingga perlu adanya inovasi yang dapat diterapkan pada campuran beton seperti dengan menambahkan bahan serat yang organik, salah satunya dengan menambahkan campuran sabut kelapa ke dalam campuran beton untuk berinovasi dan mengetahui kekuatan dari beton yang dikombinasi dengan sabut kelapa yang merupakan bahan-bahan organik. Selain itu penambahan sabut kelapa juga diharapkan mampu menunda terjadinya keruntuhan yang terjadi secara tiba-tiba. Pada penelitian ini, penulis menambahkan campuran sabut kelapa dengan variasi panjang 4 cm dengan persentase sabut kelapa sebanyak 0%, 0,3%, 0,6% dan 0,9% dari berat beton normal di setiap masing-masing variasi ke dalam adukan beton segar. Bahan campuran tersebut kemudian diaplikasikan sebagai bahan tambah untuk mengetahui kuat tekan yang dihasilkan oleh beton. Penambahan sabut kelapa dengan persentase rendah diharapkan dapat mengisi rongga-rongga kecil yang ada pada beton, sehingga dapat menghasilkan nilai kuat tekan yang lebih baik lagi. Perhitungan perencanaan campuran beton menggunakan SNI 2834-2000 dengan kuat tekan rencana 35 MPa. Pembuatan benda uji silinder sebanyak 12 buah dengan ukuran 15x30cm menggunakan variasi sabut kelapa sebesar 0%,0,3%,0,6% dan 0,9% dengan setiap variasi terdiri dari 3 benda uji. Hasil dari penelitian yang dilakukan didapatkan bahwa, nilai slump pada bahan tambah campuran beton dengan variasi campuran 0%, 0,3%, 0,6% dan 0,9% menghasilkan nilai slump sebesar 10 cm, 8 cm, 5,5 cm dan 2,5 cm. Dalam hal ini didapatkan nilai slump maksimum terdapat pada variasi 0% dan nilai slump minimum terdapat pada variasi 0,9%. Penggunaan serat sabut kelapa sebagai bahan tambah dengan variasi 0% (beton normal), 0,3%, 0,6% dan 0,9% menghasilkan nilai kuat tekan sebesar 22,81 MPa, 17,35 MPa, 18,38 MPa dan 16,31 MPa. Dalam hal ini didapatkan nilai kuat tekan maksimum terdapat pada variasi 0%.
STABILISASI TANAH LEMPUNG MENGGUNAKAN CAMPURAN ABU SEKAM PADI DAN SEMEN DI TINJAU TERHADAP NILAI CBR DI KECAMATAN MARABAHAN KABUPATEN BARITO KUALA Robiatul Adawiyah; Haris Haris; Akhmad Gazali; Eliatun Eliatun
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 6, No 1 (2023): JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Juni 2023)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v6i1.11648

Abstract

Tanah merupakan bahan yang penting untuk diperhatikan dalam membangun suatu kontruksi. Salah satu jenis tanah bermasalah yang umum ditemui di Indonesia adalah tanah lempung. Selain tanah dengan daya dukung yang rendah, tanah lempung juga memiliki sifat kembang susut yang besar serta plastisitas yang tinggi. Tanah dasar di Kecamatan Ulu Benteng, Kabupaten Barito Kuala, Provinsi Kalimantan Selatan. Perlu dilakukan analisa lebih lanjut karena terindikasi tanah lempung Oleh karena itu, perlu dilakukan perbaikan terhadap sifat-sifat tanah lempung. Upaya perbaikan tanah yang bisa dilakukan yaitu menggunakan cara stabilisasi tanah dengan komposisi campuran abu sekam padi dan semen 10% 15% dan 20% dengan perbandingan 1:1 terhadap berat sampel. Pengujian dalam penelitian ini meliputi sifat fisik, pemadatan standar, pengujian CBR tanpa rendaman dengan pemeraman 0, 4, 7, 14, 28 hari dan CBR Rendaman 4 hari. Hasil pengujian CBR tertinggi dari tanah campuran dengan presentasi 20% adalah sebesar 19% pada titik 1 dan 20% pada titik 2. Nilai CBR tersebut mengalami presentasi kenaikan 295% pada titik 1 dan dan 300% pada titik 2 dari nilai CBR tanah asli. Dari hasil terbsebut menunjukan bahwa penambahan abu sekam padi dan semen mampu memperbaiki nilai daya dukung tanah lempung.
PENERAPAN BUILDING INFORMATION MODELING (BIM) PADA PEKERJAAN PADA GEDUNG BERTINGKAT RUMAH SUSUN BBPJN XI/PJN I KALIMANTAN Eka Purnamasari; Muhammad Luthfi Maulana; Akhmad Gazali; Darmansyah Tjitradi
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 6, No 1 (2023): JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Juni 2023)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v6i1.11803

Abstract

ABSTRAKBangunan Gedung Rumah Susun BBPJN XI/PJN I Kalimantan terdiri dari 9 lantai dengan material beton bertulang. Penelitian bertujuan menerapkan Building Information Modeling (BIM) dalam analisis  struktur  atas  dan estimasi volume  pekerjaan  pada gedung  bertingkat, karena memiliki fitur-fitur yang dapat diandalkan untuk perencanaan dan meminimalisir kesalahan dalam estimasi volume pekerjaan. Penelitian memanfaatkan Tekla Structural Designer dan Tekla Structures, yaitu perangkat lunak BIM yang terkemuka dalam industri konstruksi, sebagai alat untuk memodelkan struktur gedung bertingkat secara detail. Dalam metode ini, analisis struktural dilakukan untuk memastikan kekuatan dan kestabilan struktur menggunakan metode elemen hingga dengan acuan desain SNI 1727-2020 dan SNI 2847-2019. Fitur Tekla Structures, seperti organizer digunakan untuk menghitung volume pekerjaan yang dibutuhkan untuk masing-masing komponen struktural. Berdasarkan hasil perhitungan kombinasi pembebanan didapat nilai gaya aksial terbesar terdapat pada kolom K58 (Kode C24-1) sebesar 4910,6 kN, kemudian untuk gaya momen terbesar ada pada balok B57 (Kode 9B6) sebesar 291,8 kNm, dan untuk nilai gaya geser terbesar terdapat balok B46 (Kode 9B6-3) sebesar -237,9/225,1kN. Pekerjaan struktural kolom dan balok seluruhnya aman. Adapun hasil estimasi volume pekerjaan pada beton serta besi kolom berturut-turut sebesar 517,8 m3 dan 260.281 Kg, selanjutnya, untuk volume pekerjaan beton serta besi balok berturut-turut sebesar 290,7 m3 dan 90.720 Kg.
DAMPAK KEBERADAAN JALAN TOL TERHADAP TRANSPOTASI YANG MELINTASI DI JALUR PANTURA Wahyudiono Wahyudiono; Frendy Perandana
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 6, No 1 (2023): JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Juni 2023)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v6i1.11179

Abstract

ABSTRAKDampak ekonomi dari infrastruktur transportasi secara umum diterima dalam teori di mana dijelaskan bahwa investasi transportasi mempunyai pengaruh yang kuat dan positif pada output ekonomi di tingkat nasional atau negara bagian. Pemerintah Indonesia pada periode 2015-2019 gencar untuk melaksanakan pembangunan infrastruktur jalan tol di berbagai wilayah salah satunya adalah jalan tol Trans Jawa. Setelah beroperasinya jalan tol Trans Jawa wilayah yang berada di jalur pantura Jawa mengalami perubahan aktivitas ekonomi yang berbeda-beda. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perkembangan wilayah pada aspek ekonomi antara kondisi sebelum dan setelah beroperasinya jalan tol dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan wilayah tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembangunan jalan tol lebih banyak dinikmati oleh wilayah yang merupakan tujuan pergerakan, sedangkan pada wilayah yang bukan merupakan tujuan pergerakan cenderung kurang diuntungkan dengan terjadinya penurunan aktivitas ekonomi setelah beroperasinya jalan tol. Penelitian ini juga menemukan bahwa jalan tol berpengaruh terhadap peningkatan penerimaan pajak daerah dan banyaknya kendaraan truk yang tidak menggunakan jalan tol karena mahalnya tarif tol. Faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan wilayah setelah beroperasinya jalan tol dan juga berpengaruh terhadap per ekonomian jalur pantura di antara nya para pedagang kuliner maupun rumah makan yang banyak di sepanjang jalur pantura mengalami penurunan omset, dikarenakan mobilitas kendaraan pribadi cendurung lewat jalan yang bebas macet dan jangkauan lebih efektif.