cover
Contact Name
Adhi Surya
Contact Email
J.Kacapuri@gmail.com
Phone
+6287782738533
Journal Mail Official
J.Kacapuri@gmail.com
Editorial Address
UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam kalimantan MAB Gd A lt 2, Jalan adhiyaksa No 2 Kayu Tangi Banjarmasin Kalsel-70123
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Kacapuri : Jurnal Keilmuan Teknik Sipil
ISSN : 25023179     EISSN : 26566001     DOI : 10.31602
JURNAL KACAPURI terbit 2 (dua) kali setahun pada bulan Juni dan Desember. Diterbitkan oleh Program Studi (S-1) Teknik Sipil Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari. Redaksi menerima sumbangan artikel ilmiah dari para peneliti, pendidikan dan pemerhati masalah-masalah atau scope and focu
Articles 258 Documents
EVALUASI FAKTOR KEAMANAN LERENG BERDASARKAN NILAI GEOLOGICAL STRENGTH INDEX (GSI) DAN UNIAXIAL COMPRESSIVE STRENGTH (UCS) DALAM PERENCANAAN LERENG Sutrisno, Widarto; Sulistyorini, Dewi; Julendi, Tegar Rahmad; Ardiansyah, Fajar; Ardiansyah, Hendry
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 6, No 2 (2023): Vol 6, No 2 (2023 JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Desember
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v6i2.13094

Abstract

Suatu konstruksi yang memerlukan pekerjaan galian tanah (batuan) membutuhkan perencanaan yang baik karena sisi-sisi galian akan terbentuk lereng. Faktor Keamanan (FK) suatu lereng dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya adalah nilai Geological Strength Index (GSI) dan Uniaxial Compressive Strength (UCS). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai GSI berdasarkan klasifikasi Hoek & Brown, faktor keamanan pada lereng, dan hubungan dari nilai GSI terhadap faktor keamanan. Penelitian ini menggunakan metode Bishop dalam limit equilibrium method atau metode kesetimbangan batas. Pengamatan di lapangan dilakukan untuk membobotkan nilai Rock Mass Rating (RMR) batuan yang direncanakan akan dijadikan lereng karena adanya galian pada lokasi tersebut. Nilai GSI yang didapatkan berdasarkan persamaan secara berturut-turut dari titik 1- titik 3 adalah 61, 47, dan 60. Nilai material properties batuan hasil dari uji laboratorium dijadikan sebagai parameter untuk melakukan analisis faktor keamanan lereng. Secara berturut-turut, faktor keamanan lereng di titik 1 - titik 3 adalah 3,49, 2,64, dan 3,29. Dalam analisis hubungan antara nilai GSI dan faktor keamanan, nilai faktor keamanan yang didapat sangat dipengaruhi oleh nilai GSI. Semakin tinggi nilai GSI, maka akan semakin besar nilai faktor keamanan suatu lereng. Akan tetapi, kenaikan nilai GSI tidak stabil terhadap faktor keamanan. Pada simulasi ke-2 nilai faktor keamanan hanya bertambah 31% dari simulasi ke-1, sedangkan pada simulasi ke-7 nilai faktor keamanan naik sebesar 1,37% dari simulasi ke-6. Hal ini menandakan bahwa semakin tinggi suatu nilai GSI maka kenaikan nilai faktor keamanan akan semakin bertambah sebesar 93% untuk setiap penambahan 5 nilai GSI.
ANALISA DAYA DUKUNG TANAH BERDASARKAN DATA N-SPT DAN SONDIR PADA PEMBANGUNAN MASJID ISTIQLAL JALAN JAKARTA KECAMATAN LOA BAKUNG KOTA SAMARINDA siregar, adde currie; Liana, Ulwiyah Wahdah Mufassirin; Artanti, Asti
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 6, No 2 (2023): Vol 6, No 2 (2023 JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Desember
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v6i2.10653

Abstract

Daya dukung tanah mempelajari kemampuan tanah dalam mendukung beban pondasi yang bekerja di atasnya untuk menghasilkan daya dukung yang akurat, maka harus diketahui sifat dan karakteristik tanah. Untuk itu dilakukan perbandingan daya dukung tanah berdasarkan perhitungan sondir dan N-SPT. Daya dukung tanah berlapis dapat dilakukan pendekatan dari metode Terzaghi dan Pech, Schmertmann Meyerhof dalam menentukan daya dukung tanah terdapat beberapa cara untuk mengetahui kemampuan tanah dalam memikul beban dan mengetahui sifat – sifat dari tanah yang dapat diperoleh dari hasil penyelidik tanah seperti standart penetration test (N-SPT), laboratorium, Daya dukung tanah dianalisa agar pondasi tidak mengalami keruntuhan geser (shear failure) dan berlebih daya dukung tanah tersebut ditentukan oleh jenis dan karakter tanah yang tanah berlapis dan tanah yang memiliki lapisan sebanyak dua atau lebih dengan perbedaan jenis atau karakter antar lapisannya untuk menghitung daya dukung tanah berlapis dan sondir perhitungan daya dukung N-SPT dengan tiang diperoleh daya dukung tanah  dengan kedalaman mencapai 31.50 m  dengan nilai “N“ N- SPT 33.00 kg/cm2 yang termasuk tanah lunak  lempung kelanauan agak keras dengan daya dukung ijin 40.72 ton perhitungan daya dukung tanah diambil kedalaman terdalam untuk sondir (titik S.01) dengan kedalaman 16.20  nilai cone resstance 200,74 sangat kaku termasuk jenis tanah lempung kelanauan agak keras dengan daya ijin 44.50 ton.
ANALISIS PENILAIAN TANAH KOSONG DI GREENLOT RESIDENCE, KELURAHAN MUNGGU, KECAMATAN MENGWI, KABUPATEN BADUNG Putra, I Gusti Agung Ananda
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 6, No 2 (2023): Vol 6, No 2 (2023 JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Desember
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v6i2.13048

Abstract

Munggu merupakan salah satu kelurahan yang berada di Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Provinsi Bali, Indonesia. Topografi wilayah Kelurahan Munggu berpotensi untuk dikembangkan menjadi daerah tujuan wisata. Potensi alam yang sangat memukau, seperti pantai yang bercirikan berpasir hitam, sungai yang di batasi dengan tebing dan pepohonan hutan yang masih asri, dan persawahan yang masih sangat hijau.  Selain potensi alam, Kelurahan Munggu juga memiliki potensi daya tarik wisata budaya, seperti adanya tradisi khas desa, yaitu tradisi Makotek. Penelitian ini difokuskan pada real properti berupa tanah kosong. Adapun tujuan dilakukan penilian properti tersebut adalah untuk kepentingan jual beli. Penelitian ini menggunakan pendekatan pasar dan metode perbandingan data pasar. Jenis data yang digunakan adalah data primer bersifat kuantitatif dan kualitatif yang dibagi dalam tiga jenis, yaitu: data umum, data khusus dan data pasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai pasar obyek properti berupa tanah kosong yang berlokasi di Greenlot Residence, Kelurahan Munggu, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung dengan menggunakan metode perbandingan data pasar sebesar Rp. 6.500.000/m2.
INSPEKSI NON-DESTRUKTIF PADA PONDASI BANGUNAN PESISIR: STUDI KASUS GEDUNG PASAR PULAU BELAKANG PADANG Yong, Vincent; Savitri, Amanatullah; Rifai, Andri Irfan
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 6, No 2 (2023): Vol 6, No 2 (2023 JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Desember
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v6i2.13040

Abstract

Pasar Instruksi Presiden (Inpres) merupakan salah satu bangunan di Pulau Belakang Padang, Kota Batam, Indonesia yang dibangun pada tahun 1981. Pasar ini pernah terjadi kebakaran pada tahun 1991 dan 1993, hingga saat ini bangunan tersebut telah dibiarkan dan tidak diperbaiki atau direnovasi. Oleh karena itu, penelitian dilakukan untuk memberikan gambaran tentang penyebab kerusakan bangunan Pasar Inpres. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah investigasi lapangan, wawancara, dan uji non-destruktif dengan menggunakan Hammer Test terhadap pondasi beton bertulang dengan diameter 30cm x30cm dan tinggi 120cm. Kerusakan yang terjadi pada bagian atas mengekspos tulangan di dalamnya. Rata-rata nilai pantulan yang diperoleh dari titik valid Pondasi A-A adalah sekitar 29,8 MPa dan Pondasi B-B sekitar 36,4 MPa. Di Indonesia, kuat tekan minimum (f'c) untuk beton adalah 17 MPa, yang mengindikasikan bahwa pondasi beton yang diuji telah memenuhi standar yang disyaratkan. Pasang surut air dan gelombang air laut tidak mempengaruhi pondasi beton bertulang. Penelitian ini memberikan pemahaman mendalam tentang kerusakan bangunan pesisir khususnya Pasar Inpres dan memberikan kontribusi penting pada bidang pengetahuan tentang struktur bangunan dan lingkungan maritim.
ANALISIS KINERJA PELAYANAN ANGKUTAN UMUM KOTA BANJARMASIN PROVINSI KALIMANTAN SELATAN Mulyadi, Mulyadi; Adawiyah, Robiatul
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 6, No 2 (2023): Vol 6, No 2 (2023 JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Desember
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v6i2.13605

Abstract

Untuk saat ini kondisi di Kota Banjarmasin masih belum tertata dengan baik khususnya di bidang angkutan umum,namun suatu saat nanti akan menjadi kota yang jauh lebih baik lagi dengan cara menerapkan perencanaan-perencanaan transportasi yang matang sehingga akan memunculkan peningkatan–peningkatan transportasi yang akan terjadi sehingga tidak ada kesemrawutan yang tidak diinginkan seperti yang telah  terjadi di beberapa kota besar yang ada di Indonesia seperti saat sekarang ini. Untuk mengetahui tentang Permasalahan dilihat dari : Sarana  : Terjadinya penyimpangan trayek untuk meningkatkan pendapatan karena rendahnya demand pada trayek yang ditentukan, Papan nama jurusan/trayek dilepas karena pengemudi lebih memilih untuk mengikuti keinginan penumpang, Umur kendaraan rata-rata diatas 20 tahun, Prasarana : Tidak optimalnya operasional terminal induk Pal 6 dan terminal antasari sebagai tempat naik tutunnya angkutan kota, Rekomendasi : Evaluasi kinerja jaringan trayek, Penataan jaringan trayek yang sesuai pola pergerakan masyarakat, Penyesuaian jumlah armada dengan permintaan, Peremajaan kendaraan yang sesuai dengan permintaan dan geometric jalan, Menghidupkan kembali fungsi tempat menurunkan penumpang sesuai dengan SPM, Menambah tempat henti angkutan sesuai kebutuhan, Sistem integrasi angkutan kota dengan moda lain seperti BRT Banjarbakula dan angkutan sungai.
PERENCANAAN KOMPONEN JALAN REL PADA TRASE TERPILIH RENCANA REAKTIVASI JALUR KERETA API DI KABUPATEN BANGKALAN Kurniawan, Muhammad Adib; Dewi, Puspita; Puruhita, Hana Wardani; Astuti, Septiana Widi
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 6, No 2 (2023): Vol 6, No 2 (2023 JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Desember
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v6i2.12207

Abstract

Berdasarkan hasil kajian oleh Kementerian Perhubungan-Ditjen Perkeretaapian (Satker Peningkatan dan Pembinaan Transportasi Perkeretaapian) dalam kegiatan penyusunan studi kelayakan diambil beberapa kesimpulan antara lain Estimasi permintaan perjalanan kereta api (potensi demand) pada tahun pertama operasi (2015) berkisar 844.920 pnp/thn (cenario optimis), 675.936 pnp/thn (cenario moderat) dan 506.452 pnp/thn (cenario pesimis). Lebih lanjut estimasi permintaan perjalanan barang pad tahun pertama operasi (2015) sejumlah 796.954 ton/ thn (cenario otimis), 637.563 ton/thn (cenario moderat) dan 478.172 ton/thn (cenario pesimis) (Astuti, Soimun, and Krisna 2019)(Soimun et al. 2022)(Kementerian Perhubungan Ditjen Perkeretaapian 2011). Dalam penelitian yang dilakukan sebelumnya oleh (Astuti et al., 2019) tentang alternatif pemilihan trase kereta api di Kabupaten Bangkalan menggunakan metode Analytical Hierarchy Process belum dilakukan perencanaan komponen jalan rel pada trase terpilih. Oleh sebab itu  penelitian ini bertujuan untuk merencanakan komponen-komponen jalan rel untuk trase terpilih. Hasil dari analisa dan pembahasan didapatkan untuk perencanaan trase terpilih termasuk dalam kelas jalan rel V dengan nilai daya angkut lintas pada trase terpilih sebesar 847.649,2 ton/thn < 2,5 Juta ton/thn, untuk hasil analisa geometri pada trase terpilih dilakukan perencanaan awal jalur dari eks Stasiun Sukolilo (lama) melewati eks Stasiun Sukolilo (baru) hingga ke eks Stasiun Tonjung, Jalur Kereta Api yang direncanakan memiliki panjang 12.713 msp serta perhitungan komponen-komponen jalan rel pada trase terpilih yang didapatkan dari hasil perhitungan antara lain untuk rel menggunakan tipe R.42, panjang minimum rel panjang 200 m, plat sambung yang digunakan tipe 40 H, alat penambat berupa penambat elastis E Clip, untuk bantalan menggunakan jenis bantalan prategang dengan kuat tekan K 600.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMAKAIAN ALAT PELINDUNG DIRI PADA PEKERJA PROYEK PEMBANGUNAN PENGENDALI BANJIR SUNGAI BARABAI KAB. HULU SUNGAI TENGAH (MYC) Rachman, Tezar Aulia; Cahyadi, Hendra; Aulia, Risya
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 6, No 2 (2023): Vol 6, No 2 (2023 JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Desember
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v6i2.13182

Abstract

Banyak pekerja yang masih tidak memakai Alat Pelindung Diri (APD) dengan lengkap. Berbagai alasan yang diungkapkan antara lain sesak, risih, dan panas ketika memakai APD. Selain itu tidak adanya hukuman jika pekerja tidak memakai APD secara lengkap. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemakaian alat pelindung diri (APD) pada pekerja Proyek Pembangunan Pengendali Banjir Sungai Barabai Kab. Hulu Sungai Tengah (MYC). Faktor yang diobservasi adalah pengetahuan pekerja, sikap pekerja dan ketersediaan APD.Jenis penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan rancangan cross sectional. Sampel penelitian adalah jumlah total populasi pekerja yaitu sebanyak 20 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara menggunakan kuesioner dan observasi langsung. Analisis data melalui tiga tahapan, yaitu univariat untuk melihat distribusi frekuensi, bivariat untuk melihat hubungan (chi square), dan multivariat untuk melihat faktor dengan hubungan yang paling bermakna (Regresi Logistik Berganda).Berdasarkan hasil analisis menunjukkan bahwa variabel ketersediaan APD merupakan faktor yang mempunyai pengaruh paling kuat untuk mempengaruhi pemakaian APD pada Proyek Pembangunan Pengendali Banjir Sungai Barabai Kab. Hulu Sungai Tengah (MYC)   dengan nilai sig sebesar 0,016. Kemudian dapat diketahui pula ada peluang 85% pekerja tidak memakai APD yang lengkap, sebelum variabel sikap, pengetahuan dan ketersediaan dimasukkan. Selanjutnya dari model summary dengan melihat nilai Nagelkerke R Square sebesar 0,577 (57,7%) dapat diketahui bahwa faktor pengetahuan dan ketersediaan APD secara simultan memberikan pengaruh sebesar 57,7% terhadap pemakaian APD yang dipakai pekerja walaupun dari nilai sig. variable pengetahuan dan sikap tidak memiliki pengaruh terhadap pemakaian APD.
ANALISIS PASANG SURUT TERHADAP PRODUKTIVITAS PADI DAERAH IRIGASI RAWA DESA KOLAM KIRI DALAM KECAMATAN BARAMBAI KABUPATEN BARITO KUALA Juniansyah, Ferry; Handayani, Fitria; Purwasih, Anggraini
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 6, No 2 (2023): Vol 6, No 2 (2023 JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Desember
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v6i2.13614

Abstract

Barito kuala merupakan penyumbang terbesar di Kalsel dari 12 provinsi/kota , dengan produksi ±330.000 ton atau 16,6% ( BPS, 2015 ). Barito kuala didominasi oleh dataran pasang surut seluas ±300.000 hektar ( 96,1%) dan sisanya ±11.000 hektar (3,9%) dataran rendah. Potensi daerah pasang surut di Kabupaten Barito Kuala adalah±120.000 hektar dan terdiri dari Overflow Tipe A (49,7%) , Overflow Tipe B (31,9%) dan Overflow Tipe C (18,45%) dengan Luas persawahan ±100.000 hektar , namun masih banyak potensi untuk pengembangan lahan ,Salah satu faktor kunci keberhasilan pengembangan lahan basah adalah teknik pengelolaan tanah dan air yang tepat untuk menciptakan media pertumbuhan yang sangat baik bagi tanaman. Pengelolaan air dalam kegiatan pertanian dilahan gambut pasang surut dapat berhasil  dengan baik jika dilakukan secara hati-hati, karena pengelolaan air tidak mungkin dapat tercapai secara langsung serta tidak mungkin dapat dilakukan segera setelah lahan direklamasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengklarifikasi pengaruh pasang surut terhadap produktivitas padi dan keasaman pH air. Pengamatan lapangan selama dua hari menunjukkan bahwa kualitas air sangat mempengaruhi Tanaman terutama Padi yaitu diangka 5 dengan kondisi yang baik di Desa Kolam kiri dalam ( TMU 1,TMU 6,TMU 7.TMU 8 dan TMU 9 ) Memiliki permodelan yang tidak sama antara Muara , Tengah , dan Ujung saluran yang mengakibatkan air tidak rata sampat ke ujung salurah , tetapi jika curah hujan yang tinggi maka air bisa sampai ke ujung saluran tetapi dengan hitungan lambat serta Memiliki warna air lumayan bening pada daerah muara saluran dan berwarna coklat kekuning kuningan cenderung keruh pada daerah tengah Saluran.
ANALISA PERBANDINGAN DAYA DUKUNG DAN PENURUNAN TERHADAP VARIASI BENTUK PENAMPANG FONDASI TIANG PANCANG Wardani, Mila Kusuma; Syafiarti, Arintha Indah Dwi; Utami, Gati Sri; Lestari, Laras Laila; Mareta, Ganeca Efa
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 6, No 2 (2023): Vol 6, No 2 (2023 JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Desember
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v6i2.12880

Abstract

Gedung Rumah Sakit bertingkat struktur baja komposit dengan tanah dasar lempung berlanau berdasarkan hasil uji SPT sedalam 30 m. Berdasarkan hasil tersebut, diperlukan perencanaan fondasi sesuai syarat SNI 8460:2017 yakni aman terhadap daya dukung dan penurunan. Penelitian ini menganalisis perbandingan variasi dimensi dan bentuk penampang guna dipilih yang paling memenuhi syarat izin. Metode yang digunakan untuk perhitungan daya dukung sesuai data SPT yaitu Luciano Decourt, Meyerhof, dan Reese O’Neil. Perhitungan penurunan total berdasarkan metode Vesic dan Tomlinson. Hasil perhitungan daya dukung ultimate tiang pada variasi tiang D40 cm, D60 cm, 40 x 40 cm dan 60 x 60 cm jika diurutkan dari yang terbesar pada 60 x 60 metode Meyerhof (172,34 ton) dan yg terkecil pada D40 metode Luciano Decourt (54,16 ton). Dengan perbandingan kebutuhan tiang dimensi 40 cm ke 60 cm sebesar 33% dan peningkatan nilai efisiensi 5%. Penurunan yang terjadi pada tiang D40 cm, D60 cm, 40 x 40 cm dan 60 x 60 cm pada beban terbesar sebesar 330,38 ton yaitu 16,145 cm, 15,660 cm, 16,269 cm dan 15,660 cm. Berdasarkan hasil didapatkan alternatif yang disarankan yaitu tiang lingkaran D60 cm dan persegi 60 x 60 cm dengan metode Reese O’Neil yang telah memenuhi syarat izin 8460:2017.
KAJIAN KINERJA SIMPANG EMPAT BERSINYAL (JL. ADHIYAKSA, JL. CEMARA RAYA, JL. CEMARA UJUNG, JL. SULTAN ADAM) Surya, Adhi; Musyaffa, Muhammad Dzaky
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 6, No 2 (2023): Vol 6, No 2 (2023 JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Desember
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v6i2.13575

Abstract

Permasalahan lalu lintas umumnya disebabkan oleh tidak teraturnya arah gerakan arus kendaraan pada simpang. Hal ini terjadi pada waktu jam-jam sibuk, sehingga volume lalu lintas mencapai tingkat yang maksimal. Untuk mengatasi permasalahan tersebut perlu dibuat kontrol lalu lintas pada persimpangan jalan antara lain lampu lalu lintas sebagai pengatur arus lalu lintas.Tujuan dan manfaat dari penilitian ini adalah untuk mengevaluasi tingkat derajat kejenuhan kondisi existing dan kondisi setting pada persimpangan tersebut, jika derajat kejenuhan kondisi existing tidak memenuhi maka dicoba beberapa alternatif dengan merubah pola fase.Dalam penelitian ini metode yang digunakan yaitu pengamatan dan pencatatan secara langsung dilapangan pada jam sibuk berdasarkan pengamatan langsung dilapangan.Evaluasi simpang empat bersinyal diperoleh Derajat kejenuhan (DS) 1,001 > 0,85, menunjukkan bahwa simpang tersebut diatas batas jenuh dengan waktu siklus 105 detik. simpang bersinyal dengan menggunakan 3 Alternatif dan 1 Alternatif Rencana, maka di dapat untuk alternatif 1 Derajat kejenuhan (DS) 0,872 > 0,85 dengan Waktu Siklus 64 detik, Alternatif 2 Derajat kejenuhan (DS) 0,949 > 0,85 dengan Waktu Siklus 59 detik , Alternatif 3 Derajat kejenuhan (DS) 0,798 < 0,85 dengan Waktu Siklus 56 detik, Alternatif Rencana Derajat kejenuhan (DS) 0,827 < 0,85 dengan Waktu Siklus.60 detik Maka didapatkan bahwa Derajat kejenuhan (DS) lebih kecil apabila menggunakan 3 fase dari hasil Alternatif 3 dan Alternatif Rencana masih memenuhi dengan menggunakan 3 fase.