cover
Contact Name
Resista Vikaliana
Contact Email
resistav31@gmail.com
Phone
+6221-4213380
Journal Mail Official
jurnalkomunitas1@gmail.com
Editorial Address
Institut Ilmu Sosial dan Manajemen STIAMI Jalan Pangkalan Asem Raya No. 55 Cempaka Putih Jakarta Pusat 10530
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Komunitas: Jurnal Pengabidian Kepada Masyarakat
ISSN : 26216434     EISSN : -     DOI : -
Community service community journal is a journal to publicize community service activities on a local, national, and regional scale. Community service activities are activities to manage the various potential, obstacles, challenges, and problems that exist in the community to find a solution. The implementation of service activities also involves community participation and partners. Service activities are organized into an activity that aims to improve the welfare of the community.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 219 Documents
Strategi pembelajaran Bahasa Inggris pada murid Sekolah Dasar (SD) Masrurotul Ajiza; Nanik Astuti Rahman
Jurnal Komunitas : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5, No 2: Januari 2023
Publisher : Institut Ilmu Sosial dan Manajemen Stiami

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31334/jks.v5i2.2842

Abstract

Di Indonesia, Bahasa Inggris merupakan bahasa asing yang tidak digunakan dalam komunikasi sehari-hari. Hal ini tentu menjadi salah satu kendala bagi para siswa untuk dapat menghafal dan memahami bahasa Inggris itu sendiri dikarenakan kurangnya intensitas penggunaannya. Pemberian pembelajaran Bahasa Inggris untuk siswa Sekolah Dasar (SD) dinilai baik karena mereka masih berada pada usia yang sangat mudah dalam menerima dan menghafal informasi Bahasa. Dikarenakan peneliti telah melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (abdimas) di Perum Kresna Asri ditahun sebelumnya, maka beberapa data mengenai permasalahan yang ada telah didapatkan, yakni antara lain: (1) Siswa yang mengikuti kegiatan abdimas sangatlah beragam, mulai dari tingkat kelas maupun ketersediaan pembelajaran Bahasa Inggris di sekolah masing-masing (2) motivasi siswa dalam  mengikuti pelajaran (3) Secara umum, kemampuan Bahasa Inggris siswa SD yang berada di lingkungan Perum. Kresna Asri ini masih dikategorikan kurang. Oleh karena itu, peneliti akan melaksanakan kegiatan abdimas dengan judul “Pembelajaran Bahasa Inggris dengan 3 Metode Untuk Siswa Sekolah Dasar (SD).”  Adapun ketiga metode yang akan diberikan antara lain: Grammar Translation Method (GTM), Audio Lingual Method, dan Total Physical Response. Tujuan dari pemberian pembelajaran dengan memberikan keempat metode diatas adalah untuk mendapatkan metode pembelajaran terbaik diantaranya untuk kemudian bisa meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris siswa secara khusus, dan metode terbaik bisa digunakan untuk pengajaran Bahasa Inggris untuk siswa SD secara umum. Dari kegiatan abdimas yang dilaksanakan menunjukkan bahwa metode Audio lingual dan TPR dinilai bisa meningkatkan minat/ motivasi siswa dalam belajar Bahasa Inggris.
Peningkatan Kemampuan Pengelolaan Keuangan Keluarga melalui Pelatihan Keuangan Keluarga pada Majelis Taklim Kaum Ibu Al -Barokah Tambun Selatan Yahya, Adibah; Kosim, Muhammad; Achmad, Listrian Indriyani; Amrulloh, Azmi
Jurnal Komunitas : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2: Januari 2023
Publisher : Institut Ilmu Sosial dan Manajemen Stiami

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31334/jks.v5i2.2032

Abstract

Community service activities are one of the components of the Tridharma (three duty of lecturers) of Higher Education   Because every lecturer has obligations, to do community service. The service that we carried out was training in family financial management, focusing activities on improving the ability to manage family finances. The targets for this community service were mothers who are members of Majelis Taklim Al-Barokah South of Tambun. The method used in this service is training and also assistance on family financial management. The results of this service show that the women of the Majelis Taklim were very enthusiastic about participating in financial management training. Furthermore, with the implementation of this service activity, the community, especially housewives, have more ability to manage household finances, and are also able to provide more support so that housewives can avoid moneylenders. Further service activities   expected to be able to provide continuous training that triggers the spirit of housewives to generate their own income in order to improve the welfare of their family life.
Edukasi Masyarakat Kampung Lengkong, Desa Wisata Wates Jaya, Kabupaten Bogor, tentang Keamanan Pangan Lila Muliani; Firdaus Suwarta
Jurnal Komunitas : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5, No 2: Januari 2023
Publisher : Institut Ilmu Sosial dan Manajemen Stiami

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31334/jks.v5i2.2939

Abstract

Makanan seharusnya tak hanya bercita rasa lezat, tetapi yang tak kalah penting tentunya juga harus aman untuk dimakan. Kasus keracunan makanan pastinya sudah sering terdengar, namun seringkali masih disepelekan. Bagaimana sebuah makanan bisa memiliki risiko menyebabkan keracunan makanan? Edukasi ini diberikan kepada masyarakat Kampung Lengkong, Desa Wisata Wates Jaya, Kabupaten Bogor, pada tanggal Agustus 2020 lalu. Sebagai desa wisata, masyarakat tentunya harus paham betul prinsip keamanan pangan yang harus selalu diterapkan dalam mempersiapkan, mengolah, dan menyimpan makanan yang akan disajikan kepada para wisatawan. Kegiatan ini dilakukan melalui presentasi, diskusi, dan praktik. Pada sesi diskusi diketahui bahwa masih banyak masyarakat yang kurang memahami tentang bahaya penggunaan bahan kimia, seperti pewarna dan pemanis, yang bukan khusus untuk makanan. Di sesi praktik, akhirnya dicoba membuat rengginang menggunakan pewarna khusus makanan yang aman dikonsumsi.
Peningkatan Sinergitas Lembaga Keuangan dengan UMKM melalui Seminar di Desa Panaikang, Kecamatan Pattalassang, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan Bintang Dani; Yacobus Efesus; Alifiyah Utami Faisal; Dhea Hildayanty; Nurfadya Zulfatulaela; A. Jihan Fitrayana; Muhammad Irfai Sohilauw
Jurnal Komunitas : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5, No 2: Januari 2023
Publisher : Institut Ilmu Sosial dan Manajemen Stiami

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31334/jks.v5i2.2638

Abstract

MSMEs are the backbone of the world's economy, and Indonesia is no exception. MSMEs are businesses that can withstand economic shocks and have often proven their reliability. However, behind these achievements, SMEs still leave many problems. One of them is access to financial institutions in transactions. The purpose of this activity is to synergize and increase understanding of financial institutions (banks and non-banks) with Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) in Panaikang village, Pattalassang sub-district, Gowa district, South Sulawesi. This activity is in the form of a seminar held by Student Thematic Field Work Lectures (KKLT) Batch 45 Posko 8. By using pre and post test analysis before and after the seminar, the results show that the understanding of MSME about financial institutions has increased although not significantly. MSME need to be given further activities on strengthening financial literacy and inclusion
Peningkatan Eksistensi Produk dan Digital Marketing pada Koperasi Tenun Pandai Sikek Kec. X Koto Kab. Tanah Datar Rizka Hadya; Irdha Yusra; Yulistia Yulistia; Novi Yanti; Dina Adawiyah; Delori Nancy Meyla
Jurnal Komunitas : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5, No 2: Januari 2023
Publisher : Institut Ilmu Sosial dan Manajemen Stiami

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31334/jks.v5i2.2719

Abstract

The contribution of the Pandai Sikek Weaving Cooperative to the development of the community's economy is very large considering that most of the people whose business scale belongs to this home business group are widely found in the environment, especially in Pandai Sikek Sepuluh Koto (X Koto) District, Tanah Datar Regency, West Sumatra. The purpose of this activity is to make the product packaging more attractive and durable and can avoid product damage, but it also aims to market products using digital marketing. The implementation of this service begins with a pre-survey of the location. Furthermore, entrepreneurship training and cooperative marketing and financial management programs were carried out. The method of implementing the activities to be carried out in the community services program is in accordance with the field of problems handled in the cooperative. The community services activities carried out produced several outputs, namely the availability of unique product packaging to be the hallmark of products produced by Pandai Sikek Weaving Cooperatives, as well as the existence of marketing and promotional media based on digital marketing so that the market share of weaving craftsmen's products becomes wider. The other hand, activities can also improve the expertise of the Pandai Sikek Weaving Cooperative in skills and marketing products.
Peningkatan Pemahaman Literasi Digital melalui Pelatihan Aplikasi Website untuk Menentukan Penerima Bantuan Sosial Dana Desa Muhamad Awiet Wiedanto Prasetyo; Devi Yunita Saputri; Afilda Trisetya Riziana; Ika Romadoni Yunita; Gustin Setyaningsih; Suliswaningsih Suliswaningsih
Jurnal Komunitas : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5, No 2: Januari 2023
Publisher : Institut Ilmu Sosial dan Manajemen Stiami

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31334/jks.v5i2.2702

Abstract

This is reflected in the various development programs that have been shown and intended to provide great concern for efforts to tackle economic problems, because basically the development carried out aims to improve people's welfare. The main requirements for receiving social assistance are being registered by the heads of neighborhood associations and neighborhood associations, loss of livelihood amid the Covid-19 pandemic and not being registered as recipients of other social assistance from the central government which has been described previously. However, when in the field it did not meet the expectations of the community, because it was considered not on target. There needs to be a re-evaluation regarding the assistance program so that it is more targeted because it is not in accordance with the government's previous plans. The solutions offered to overcome the above problems are implementing a website application-based decision support system, Decision Support Systems are not intended to automate decision making, but provide interactive tools that enable decision makers to carry out various analyzes using available models. The method is by coordinating with the village government as a community service partner, the team conducts interviews, observations and documentation to determine problems and appropriate solutions. With training events using the website application as a determination of village fund assistance for the community running smoothly, the obstacle faced is that only the village head and village officials can use the application more optimally, considering that each has a computer and laptop device while the head of the neighborhood association and Not all heads of neighborhood associations have these devices, but they can still use smartphone devices to access them. Comparison of the results of channeling village fund assistance using website application assistance, there are 5 to 11 residents who are not entitled to receive social assistance.
The Improvement of Students’ Awarness and Motivation to Learn English Trough International Webinar: The Importance of English Competency in Building Intercultural Communication Ade Tuti Turistiati; Dimas Reza Amrullah; Shafitri Shafitri
Jurnal Komunitas : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 6, No 1: Juli 2023
Publisher : Institut Ilmu Sosial dan Manajemen Stiami

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31334/jks.v6i1.3328

Abstract

English is an international language that is the primary choice for individuals in intercultural communication with people from various nations. However, intercultural communication with foreigners is often constrained by inadequate English skills. This condition occurs in students in the Communication Studies Study Program and Digital Business Study Program, Faculty of Business and Social Sciences, Universitas Amikom Purwokerto. The student's English proficiency is relatively low. Based on interviews with around 50 English Club participants at the Faculty of Business and Social Sciences, 75% of students have basic English skills and only 25% can be categorized as the intermediate level of English. To raise awareness and motivate students to learn English, we conducted a seminar “The Importance of English Competency in Building Intercultural Communication”. The seminar was facilitated by Universitas Amikom Purwokerto and Huachiew Chalermprakiet University, Thailand. It was a program of international community service and an implementaion of the MoU between Universitas Amikom Purwokerto and Huachiew Chalermprakiet University. From the evaluation after participating in this seminar, participants’s response are positive. The seminar is useful and inspiring for them.  More than 50% of participants plan to learn English individually through online and offline courses, both formal and informal. It was also expected that in the future the kind of seminar can be held directly (off line).
Pelatihan Website Knowledge Sharing System sebagai Media Berbagi Pengetahuan Kerajinan Tangan bagi Nasyiatul ‘Aisyiyah Debby Ummul Hidayah; Nailis Syafi’ah; Ikhsan Setiawan
Jurnal Komunitas : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 6, No 1: Juli 2023
Publisher : Institut Ilmu Sosial dan Manajemen Stiami

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31334/jks.v6i1.1863

Abstract

This community service activity has been successfully carried out which is located in Bustanul 'Aisyiyah, Rabak Village, Kalimanah District, Purbalingga Regency. This community service activity is in the form of training on the use of the knowledge sharing system (KSS) website and at the same time the practice of making handicrafts from wool yarn. The tools and materials used in making handicrafts include wool, paper, scissors, wire, and green tape. Meanwhile, training in using the KSS website requires a device such as a mobile and an internet connection. The purpose of this community service activity is to increase knowledge in the use of information technology, namely in the form of a knowledge sharing system website as a medium for sharing handicrafts. The method of implementation is by lecturing and practicing directly using the KSS website and making handicrafts. The outputs of this service activity are (1) Members of Nasyiatul 'Aisyiyah Desa Rabak have knowledge of the use of information technology to share knowledge and hone skills as pillars in the foundation of entrepreneurial TOT; (2) Members of Nasyiatul 'Aisyiyah Rabak can share knowledge about handicrafts through the KSS website.
Peningkatan Pemahaman Kewajiban Pajak bagi UMKM Pasca diundangkannya UU Harmonisasi Peraturan Perpajakan (Sosialisasi pada UMKM di Bekasi) Rubiatto Biettant; Licke Bieattant; Syamsurizal Syamsurizal; Prima Dedi Andrian; Christina Dwi Astuti
Jurnal Komunitas : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 6, No 1: Juli 2023
Publisher : Institut Ilmu Sosial dan Manajemen Stiami

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31334/jks.v6i1.2484

Abstract

Sistem perpajakan yang berlaku di Indonesia adalah Self Assessment System. Menurut Mardiasmo (2018) Self Assessment System merupakan system pemungutan pajak yang memberikan kewenangan kepada Wajib Pajak untuk menentukan sendiri pajak yang terutang dan dapat diartikan bahwa sistem tersebut menuntut Wajib Pajak untuk menghitung, memperhitungkan, membayar dan melaporkan Surat Pemberitahuan (SPT) dengan benar, lengkap dan jelas. Dinamisnya aturan perpajakan di Indonesia mengharuskan para wajib pajak untuk memahami perubahan kewajiban perpajakan akibat dari perubahan aturan tersebut. Dengan diundangkannya Undang-undang Nomor 7 tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan, dimana salah satu poin perubahan nya dalam Undang-undang tersebut menyangkut kewajiban perpajakan bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Tujuan dari dilaksanakannya PKM ini adalah untuk memberikan pemahaman secara komprehensif kepada para pelaku UMKM yang tergabung dalam Komunitas Perempuan Tangguh Nasional (KOMPETeN) Kota Bekasi dalam rangka menjalankan kewajiban perpajakannya khususnya pasca diundangkannya UU Harmonisasi Peraturan Perpajakan agar para pelaku UMKM dapat mengetahui perubahan aturan perpajakan terbaru yang menyangkut usahanya serta dapat menghitung sendiri pajak terutang yang harus disetorkan kepada negara. Metode Pengabdian Masyarakat yang dilakukan adalah dengan memberikan materi pengetahuan teoritis dan praktik sesuai dengan kondisi yang sebenarnya. Hasil dari kegiatan Pengabdian Masyarakat diharkan para pelaku UMKM yang tergabung dalam Komunitas Perempuan Tangguh Nasional (KOMPETeN mampu mengidentifikasi kewajiban pajak khususnya pajak UMKM dengan benar serta mampu menghitung sendiri pajak yang sebenarnya terutang kepada negara sesuai ketentuan perpajakan yang berlaku
Peningkatan Segmentasi Pelanggan UMKM Griya Batik Sum Gati Kabupaten Blitar melalui Pemanfaatan Platform E-Commerce Hikmah Sekarningtyas; Iqbal Faza
Jurnal Komunitas : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 6, No 1: Juli 2023
Publisher : Institut Ilmu Sosial dan Manajemen Stiami

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31334/jks.v6i1.3260

Abstract

Batik merupakan salah satu produk unggulan yang dimiliki bangsa Indonesia. Di Indonesia, batik menjadi salah satu usaha yang paling digeluti oleh para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Dalam menggeluti usaha batik, UMKM pada masing-masing daerah akan memiliki motif desain unggulan yang menjadi ciri khas daerah tersebut. Salah satu UMKM yang menggeluti usaha batik yaitu UMKM Griya Batik Sum Gati di Kabupaten Blitar. Pemasaran produk yang dilakukan pada umumnya hanya menggunakan aplikasi Whatsapp dan secara konvensional. Sehingga, pemasaran produk kurang mencakup skala yang lebih luas. Oleh karena itu, pada kegiatan pengabdian ini, penulis ingin membantu mengenalkan batik khas Blitar dengan tujuan meningkatkan segmentasi pelanggan Griya Batik Sum Gati melalui penjualan produk yang terfokus pada pemasaran produk berbasis e-commerce agar memudahkan UMKM menjualkan produk batik Kabupaten Blitar diseluruh kalangan di Indonesia. Terdapat 3 tahapan dalam pelaksanaan program ini, diantaranya tahap observasi dengan melakukan survei proses bisnis pembuatan batik, tahap implementasi kegiatan dengan pembuatan akun e-commerce hingga pengunggahan dan penjualan produk, tahap evaluasi dan monitoring. Hasil kegiatan yang didapatkan adalah, mitra dapat memulai memasarkan produknya melalui platform e-commerce dengan jangkauan lebih luas.