cover
Contact Name
Ahmad Hamdan
Contact Email
jendelapls@unsil.ac.id
Phone
+6282218318901
Journal Mail Official
ndelapls@unsil.ac.id
Editorial Address
Gedung Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Jl. Siliwangi, Kahuripan, Tawang, Tasikmalaya, Jawa Barat 46115
Location
Kota tasikmalaya,
Jawa barat
INDONESIA
Jendela PLS: Jurnal Cendekiawan Ilmiah Pendidikan Luar Sekolah
Published by Universitas Siliwangi
ISSN : 25417045     EISSN : 27453944     DOI : -
Ruang lingkup Jurnal Jendela PLS meliputi : Pengembangan sosial dan pembangunan masyarakat pendidikan orang dewasa dan andragogi pendidikan keluarga, gender dan anak usia dini pendidikan kecakapan hidup pemberdayaan masyarakat model, strategi dan metode pelatihan dan kursus model, strategi dan metode pembelajaran pendidikan masyarakat / nonformal
Articles 150 Documents
EVALUASI PENDIDIKAN KESETARAAN PAKET C TERHADAP PENINGKATANTARAF HIDUP WARGA BELAJAR DI PKBM DANIS JAYA KOTA TASIKMALAYA Yustialti, Anggriani; Hamdan, Ahmad; Herwina, Wiwin
Jendela PLS: Jurnal Cendekiawan Ilmiah Pendidikan Luar Sekolah Vol 3, No 1 (2018): JENDELA PLS
Publisher : Jurusan Pendidikan Masyarakat Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (556.724 KB) | DOI: 10.37058/jpls.v3i1.1616

Abstract

Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimana pendidikan kesetaraan paket C di PKBM Danis Jaya Kota Tasikmalaya (2) Bagaimana hasil belajar pendidikan kesetaraan paket C di PKBM Danis Jaya Kota Tasikmalaya (3) Apa sajakah faktor pendukung dan penghambat terhadap proses pembelajaran kesetaraan paket C di PKBM Danis Jaya Kota Tasikmalaya. Metode dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Adapun teknik pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam, menyebar angket, observasi dan dokumentasi dengan subyek penelitian yakni pengelola kesetaraan paket C PKBM Danis Jaya Kota Tasikmalaya, tutor kesetaraan paket C, dan warga belajar kesetaraan paket C. Berdasarkan hasil penelitian pengaruh pendidikan kesetaraan paket C terhadap peningkatan taraf hidup warga belajar di PKBM Danis Jaya Kota Tasikmalaya warga belajar memiliki kemampuan, peningkatan ekonomi dan kretivitas dalam berwirausaha. Namun pada kenyataannya tidak semua warga belajar kesetaraan paket C dapat mengikuti proses pembelajaran dengan baik. Hasil belajar kesetaraan paket C dapat meningkatkan taraf hidup yaitu dilihat dari pekerjaan dan pendapatan, kesejahteraan sosial sudah banyak peningkatan. Adapun faktor pendukung dan penghambat terhadap proses pembelajaran kesetaraan paket C di PKBM Danis Jaya Kota Tasikmalaya. Faktor pendukung yakni penyampaian materi pembelajaran dengan baik dan sesuai kebutuhan warga belajar, adanya dukungan dari pengelola kesetaraan paket C, dukungan dari keluarga, adanya bantuan dari pemerintah. Sedangkan faktor penghambat yakni kurangnya motivasi dari tutor, jadwal pembelajaran dan jarak tempuh.
PERSEPSI MASYARAKAT MENGENAI KESETARAAN GENDER DALAM KELUARGA Qomariah, Dede Nurul
Jendela PLS: Jurnal Cendekiawan Ilmiah Pendidikan Luar Sekolah Vol 4, No 2 (2019): JENDELA PLS
Publisher : Jurusan Pendidikan Masyarakat Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (469.06 KB) | DOI: 10.37058/jpls.v4i2.1601

Abstract

Ketidakadilan gender telah lama menjadi isu nasional yang penanganannya memerlukan kesadaran dari berbagai pihak mulai dari keluarga, masyarakat, hingga pemerintah. Begitupun sebaliknya kesetaraan gender yang berlebihan dikhawatirkan bisa mengancam keutuhan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi sejauhmana persepsi masyarakat mengenai kesetaraan gender di dalam keluarga. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi masyarakat mengenai konsep kesetaraan gender masih rendah, namun sudah banyak dipraktikan dan diterima oleh masyarakat. Hal ini dibuktikan melalui pemenuhan hak anak yang sama dalam bidang pendidikan, pembagian tugas domestik dalam keluarga secara merata oleh anak laki-laki dan perempuan, kebebasan untuk menentukan pilihan dan mengeluarkan pendapat, serta kebebasan dalam pengambilan keputusan di keluarga. Singkatnya, kesetaraan gender di dalam keluarga dinilai baik oleh masyarakat asalkan tidak berbenturan dengan sifat kodrati manusia dan nilai-nilai agama yang berlaku di masyarakat.
KOMPETENSI PEDAGOGIK TUTOR DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR WARGA BELAJAR PKBM CITATAH ENDAH BANDUNG BARAT Wawan Hardiyanto; Babang Robandi
Jendela PLS: Jurnal Cendekiawan Ilmiah Pendidikan Luar Sekolah Vol 6, No 1 (2021): Jendela PLS
Publisher : Jurusan Pendidikan Masyarakat Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (594.019 KB) | DOI: 10.37058/jpls.v6i1.3206

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kompetensi pedagogik tutor PKBM Citatah Endah dalam meningkatkan motivasi belajar warga belajarnya. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, di mana data yang diperoleh berasal dari wawancara dengan narasumber, observasi dan kajian dokumentasi. Sementara yang menjadi subjek penelitian adalah Kepala PKBM, tutor PKBM dan para warga belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kompetensi pedagogik tutor dalam perencanaan pembelajaran dilakukan dengan membuat draft RPP, namun sebagian tutor tidak membawa RPP pada saat proses belajar mengajar berlangsung sehingga tujuan pembelajaran tidak tercapai secara maksimal; (2) Kompetensi pedagogik tutor dalam proses pembelajaran dilakukan dengan mendalami dan memantapkan sejumlah materi pembelajaran sebagaimana terdapat dalam buku paket, adapun dalam proses pembelajaran terdapat pengelolaan kelas yang kurang baik dan pemanfaatan waktu yang kurang disiplin; dan (3) Kompetensi pedagogik tutor dalam meningkatkan motivasi belajar warga belajar dilakukan dengan memberi kesempatan kepada warga belajar untuk terlibat aktif dalam menggunakan fasilitas teknologi informasi dan komunikasi dalam pencapaian tujuan pembelajaran, berkomunikasi secara efektif dengan warga belajar, dan melakukan tindakan reflektif untuk peningkatan kualitas pembelajaran.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Tata Kecantikan Kulit Pada Program Peningkatan Pendidikan dan Pendapatan Keluarga Di Kota Tasikmalaya Adang Danial; Lesi Oktiwanti; Dede Nurul Qomariah
Jendela PLS: Jurnal Cendekiawan Ilmiah Pendidikan Luar Sekolah Vol 5, No 1 (2020): JENDELA PLS
Publisher : Jurusan Pendidikan Masyarakat Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (639.773 KB) | DOI: 10.37058/jpls.v5i1.1969

Abstract

Pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan tata kecantikan kulit ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat di Kota Tasikmalaya melalui program peningkatan pendidikan dan pendapatan keluarga (P4K). Hasil penelitian menunjukkan bahwa hampir sebagian besar peserta pelatihan mengharapkan pelatihan ini dilakukan secara rutin untuk meningkatkan keterampilan peserta pelatihan khususnya dalam bidang tata kecantikan kulit. Target yang ditetapkan dalam pengabdian masyarakat Iptek bagi Bina Masyarakat (IbBM) ini adalah untuk memberikan pelatihan kepada masyarakat di Kota Tasikmalaya melalui program P4K sehingga masyarakat khususnya ibu-ibu memperoleh pengetahuan dan keterampilan guna meningkatkan pendapatan keluarga. Tim pelaksana dalam pengabdian IbBM ini sebanyak tiga orang yang merupakan dosen jurusan pendidikan masyarakat FKIP UNSIL.
Peran Pendidik Dalam Mengembangkan Kreativitas Seni Anak Usia Dini Di Kelompok Bermain Koronka Bawen Kabupaten Semarang Wahyu Trisnawati; Tri Joko Raharjo; Bagus Kisworo
Jendela PLS: Jurnal Cendekiawan Ilmiah Pendidikan Luar Sekolah Vol 6, No 1 (2021): Jendela PLS
Publisher : Jurusan Pendidikan Masyarakat Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (462.091 KB) | DOI: 10.37058/jpls.v6i1.2309

Abstract

Developing creativity in the classroom is a major factor that matters. Educators who understand creativity can help learners in developing creativity. Educators who train and teach creativity must be educators who have a creative soul. The outline of the issue examined was how the role of educators in developing early childhood art creativity in Group Play Koronka, how to factor endowments development early childhood art creativity in Group Play Koronka, as well as how the factors restricting the development of creativity in early childhood Arts Groups Play Koronka. data collection is carried out by means of observation, interview and documentation. The validity of the data obtained through triangulation of sources and methods. Data analysis starts from data collection through the reduction of the data, the presentation of data, and the withdrawal of the conclusion. The results obtained in this research is the role of educators include educating, teaching, guiding, directing, train, assess, and evaluate his protégé participant about the creativity of art. Educators who creatively very influential towards the participants of his protégé. In addition, the factors that support the creativity of art comes from the support of parents as well as adequate infrastructure and facilities. While the factors that inhibit the creativity of art located on educators or parents who break the idea put forth child, competition between the child, the limitation on the child's curiosity, many educators forbid children, as well as parenting parents too keep an eye on the child.
ANALISIS TUGAS PEKERJA SOSIAL DALAM MEMBERDAYAKAN LANJUT USIA DI WISMA LANSIA HUSNUL KHATIMAH SEMARANG Liana Evitasari; Bagus Kisworo
Jendela PLS: Jurnal Cendekiawan Ilmiah Pendidikan Luar Sekolah Vol 5, No 2 (2020): Jendela PLS
Publisher : Jurusan Pendidikan Masyarakat Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (595.614 KB) | DOI: 10.37058/jpls.v5i2.2706

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis tugas pekerja sosial dalam memberdayakan lanjut usia serta faktor pendorong dan penghambat dalam pelaksanaan tugas pekerja sosial dalam memberdayakan lanjut usia di Wisma Lansia Husnul Khatimah Semarang. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. teknik keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan metode. Teknik analisis data menggunakan pengumpulan data, reduksi data, display data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Tugas pekerja sosial dalam memberdayakan lansia dapat disimpulkan dilaksanakan setiap harinya melalui kegiatan sehari-hari yang secara sadar atau tidak melatih lansia menjadi produktif, mandiri, sehat, serta memiliki nilai religius. Faktor pendukung pelaksanaan tugas pekerja sosial dalam memberdayakan lansia yaitu rasa tanggung jawab dari dalam diri pekerja sosial serta lingkungan kerja yang kondusif, sedangkan faktor penghambatnya yaitu kondisi fisik serta psikis lansia yang tidak stabil.
Pelatihan Wirawisata Bagi Lulusan Paket B Kelas Berjalan di Kelurahan Setiawargi Kecamatan Tamansari Kota Tasikmalaya Lulu Yuliani; Lilis Karwati; Wiwin Herwina
Jendela PLS: Jurnal Cendekiawan Ilmiah Pendidikan Luar Sekolah Vol 5, No 1 (2020): JENDELA PLS
Publisher : Jurusan Pendidikan Masyarakat Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (467.598 KB) | DOI: 10.37058/jpls.v5i1.1965

Abstract

Pendidikan nonformal merupakan jalur Pendidikan yang berfungsi sebagai penambah, pelengkap dan pengganti pendidikan Formal. Pendidikan nonformal sangat erat kaitannya dalam Pendidikan masyarakat. Pelatihan Wirawisata Bagi Lulusan Paket B (Pendidikan setara SMP) Kelas Berjalan Di Kelurahan Setiawargi Kecamatan Tamansari Kota Tasikmalaya. Pada dasarnya kegiatan ini bertujuan untuk memberikan kapasitas dan kemampuan untuk menciptakan kesadaran berwirawisata. Pelatihan Wirawisata Bagi Lulusan Paket B (Pendidikan setara SMP) Kelas Berjalan Di Kelurahan Setiawargi Kecamatan Tamansari Kota Tasikmalaya. Program pengabdian kepada masyarakat ini sebagai aplikasi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Peran LP2M dan Dosen pelaksana Pengabdian Jurusan Pendidikan Luar Sekolah sebagai kontribusi nyata dan berusaha untuk menjembatani permasalahan yang terjadi di masyarakat. Pelatihan wirawisata dimaksudkan untuk menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing sebagai bentuk pendampingan dan pelatihan wirawisata kepada masyarakat. Program pengabdian ini bermitra dengan PKBM GEMA dan Forum PKBM untuk pelaksanaan kegiatan. Pemilihan tema diharapkan representatif. Judul pada pengabdian ini adalah Pelatihan Wirawisata Bagi Lulusan Paket B Kelas Berjalan Di Kelurahan Setiawargi Kecamatan Tamansari Kota Tasikmalaya.
IMPLEMENTASI PROGRAM BIMBINGAN PERKAWINAN DI KOTA TASIKMALAYA Dede Nurul Qomariah; Ekha Wahyuni; Lippi Fiqriya Pangestu; Mochammad Alfi Ridho; Restu Wijaya Dimas
Jendela PLS: Jurnal Cendekiawan Ilmiah Pendidikan Luar Sekolah Vol 6, No 1 (2021): Jendela PLS
Publisher : Jurusan Pendidikan Masyarakat Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (585.854 KB) | DOI: 10.37058/jpls.v6i1.3122

Abstract

Program bimbingan pranikah merupakan program yang bersifat bottom-up sebagai salah satu upaya yang dilakukan pemerintah dalam menekan angka perceraian di masyarakat. Tujuan artikel ini untuk mengeksplorasi implementasi program bimbingan perkawinan di Kota Tasikmalaya. Metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif digunakan dalam penelitian ini. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dengan observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa: a) program bimbingan perkawinan merupakan program bottom-up karena digulirkan dari pemerintah kemudian secara vertikal dilaksanakan di masyarakat. Digulirkannya program bimbingan perkawinan dilatarbelakangi oleh tingginya angka perceraian di Indonesia yang semakin meningkat sehingga program ini diharapkan mampu menjadi salah satu upaya preventif dalam menekan angka perceraian di Indonesia; b) Secara regulasi program bimbingan perkawinan sudah sejalan dengan perundangan yang telah ada sebelumnya. Ditambah dengan modul yang cukup memadai sebagai bekal pengetahuan peserta program. Oleh karena itu implementasi program di lapangan harus menjadi fokus pemerintah dalam menjaga komitmennya mewujudkan pembangunan keluarga sejahtera.Kata Kunci: keluarga, perkawinan, pranikah, program bimbingan perkawinan.
UPAYA PENGELOLA PKBM DALAM MENINGKATKAN LITERASI BUDAYA BACA MELALUI TAMAN BACAAN MASYARAKAT Lilis Karwati
Jendela PLS: Jurnal Cendekiawan Ilmiah Pendidikan Luar Sekolah Vol 5, No 1 (2020): JENDELA PLS
Publisher : Jurusan Pendidikan Masyarakat Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (474.88 KB) | DOI: 10.37058/jpls.v5i1.2674

Abstract

Membaca dapat meningkatkan pengetahuan yang belum pernah diketahui sebelumnya, akan tetapi kurangnya minat baca masyarakat disebabkan oleh kesibukan dalam kegiatan seharian dengan berbagai macam aktifitas yang dilakukan masyarakat, bahkan kebanyakan masyarakat lebih senang menggunakan gawai dari pada harus membaca buku. Maka pengelola PKBM berinisiatif mengajak masyarakat khususnya warga belajar untuk memanfaatkan waktu luangnya melalui kegiatan budaya baca di perpustakaan sebagai Taman Bacaan masyarakat PKBM GEMA Kota Tasikmalaya. upaya yang dilakukan pengelola dalam meningkatkan literasi budaya baca dengan melakukan berbagai perlombaan membaca, pembacaan puisi kreatif, membacakan buku, buku bergambar, cerita dan promosi buku. Tujuannya memanfaatkan waktu luang untuk meningkatkan keilmuan yang dapat bermanfaat bagi masyarakat dalam menambah wawasan pengetahuan sesuai dengan kebutuhan. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif Teknik observasi, wawancara, serta dokumentasi. Analisis penelitian menunjukan kegiatan budaya baca melalui taman bacaan di PKBM GEMA dapat meningkatkan wawasan pengetahuan ketrampilan masyarakat untuk lebih kreatif dan inovatif, Simpulan upaya yang dilakukan oleh pengelola melalui literasi Budaya Baca dalam pelaksanaannya membantu pembiasaan masyarakat dalam membaca serta memberikan informasi sebagai bekal dalam meningkatkan kecakapan hidup Kata kunci: Upaya Pengelola, literasi, Budaya Baca.
Waspadai Dampak Penggunaan Gadget Terhadap Perkembangan Sosial Anak Usia Dini putri miranti; Lili Dasa Putri
Jendela PLS: Jurnal Cendekiawan Ilmiah Pendidikan Luar Sekolah Vol 6, No 1 (2021): Jendela PLS
Publisher : Jurusan Pendidikan Masyarakat Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (483.315 KB) | DOI: 10.37058/jpls.v6i1.3205

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengetahui dampak penggunaan pada anak usia dini serta mengimplementasikan solusi dari dampak penggunaan gadget terhadap anak usia dini. Gadget adalah media yang di pakai sebagai alat komunikasi modern. Gadget semakin mempermudah kegiatan komunikasi manusia. Kini kegiatan komunikasi telah berkembang semakin lebih maju dengan munculnya gadget. Diantaranya smartphone seperti iphone, android, blackberry serta notebook. Dalam psikologi perkembangan anak usia dini dikatakan sebagai anak yang berumur 0-6 tahun. Gadget berdampak terhadap perkembangan sosial anak usia dini . Dampak penggunaan gadget terhadap perkembangan sosial anak usia dini terdapat dampak positif dan dampak negatif. Penggunaan gadget yang berlebihan akan membawa dampak buruk bagi perkembangan sosial dan emosional anak. Dampak buruk penggunaan gadget pada anak antara lain anak menjadi pribadi tertutup, gangguan tidur, suka menyendiri, perilaku kekerasan, pudarnya kreativitas, dan ancaman cyberbullying.  Solusi terhadap permasalahan pemakaian gadget pada anak usia dini dengan cara membatasi pemakaian gadget, mengawasi anak dalam bermain gadget dengan figur orang tua yang berperan sangat penting serta memberi jadwal waktu yang tepat saat anak bermain gadget, agar gadget tidak dapat menghambat perkembangan sosial anak usia dini.

Page 4 of 15 | Total Record : 150