cover
Contact Name
Ahmad Hamdan
Contact Email
jendelapls@unsil.ac.id
Phone
+6282218318901
Journal Mail Official
ndelapls@unsil.ac.id
Editorial Address
Gedung Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Jl. Siliwangi, Kahuripan, Tawang, Tasikmalaya, Jawa Barat 46115
Location
Kota tasikmalaya,
Jawa barat
INDONESIA
Jendela PLS: Jurnal Cendekiawan Ilmiah Pendidikan Luar Sekolah
Published by Universitas Siliwangi
ISSN : 25417045     EISSN : 27453944     DOI : -
Ruang lingkup Jurnal Jendela PLS meliputi : Pengembangan sosial dan pembangunan masyarakat pendidikan orang dewasa dan andragogi pendidikan keluarga, gender dan anak usia dini pendidikan kecakapan hidup pemberdayaan masyarakat model, strategi dan metode pelatihan dan kursus model, strategi dan metode pembelajaran pendidikan masyarakat / nonformal
Articles 150 Documents
PERAN GURU PAUD DALAM MENCIPTAKAN LINGKUNGAN BELAJAR YANG MEMILIKI PERBEDAAN BUDAYA Agustina, Asthy Asty; Hasti, Shafira; Nala, Hilda; Shofiyatun, Aira; Alya, Hida; Munawaroh, Hidayatu
Jendela PLS Vol 10, No 2 (2025): JENDELA PLS
Publisher : Jurusan Pendidikan Masyarakat Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/jpls.v10i2.12180

Abstract

Pentingnya keberagaman budaya dalam pendidikan anak usia dini diungkapkan agar generasi penerus di masa depan tidak kehilangan warisan tersebut. Sekolah dan pendidik memainkan peran utama dalam memperkenalkan keberagaman ini kepada anak-anak, serta mengajarkan sikap saling menghormati dan menghargai perbedaan secara seimbang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana cara guru untuk menciptakan pembelajaran di PAUD karena adanya perbedaan budaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif, yaitu datang langsung ke tempat untuk observasi. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Provinsi Bali di PAUD AL- BANNA. Pada pengumpulan data ini mengacu pada bagaimana kondisi pembelajaran yang ada di PAUD Al-BANNA karena prioritas rata-rata budayanya menggunakan budaya Bali, dan prioritas agamanya juga sebagian besar tidak beragama Islam. Menurut Kepala Sekolah di PAUD Al-BANNA yaitu Ibu Siti Rohimah S. Pd, perbedaan budaya yang ada di PAUD AL-BANNA sedikit mempengaruhi hanya saja dibatasi, dan seluruh siswa-siswi yang ada si PAUD AL-BANNA beragama Islam. Perbedaan budaya ini tidak membuat guru yang ada di PAUD AL-BANNA menyerah, mereka tetap mempertahankan kualitas dan menciptakan pembelajaran dengan baik dan tidak mempermasalahkan perbedaan budaya yang ada di sekitarnya.  
PENERAPAN METODE FUN LEARNING DALAM MENGEMBANGKAN MINAT BELAJAR ANAK USIA 4-5 TAHUN DI TAMAN PENDIDIKAN AL-QUR"AN ASSALMANIYYAH JAKARTA UTARA Amelia, Naila Rizky; Hoerniasih, Nia; sutarjo, Sutarjo
Jendela PLS Vol 10, No 2 (2025): JENDELA PLS
Publisher : Jurusan Pendidikan Masyarakat Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/jpls.v10i2.12057

Abstract

Metode fun learning adalah metode belajar yang mengasyikkan dan menyenangkan dengan menciptakan lingkungan yang mendukung proses pembelajaran yang efektif dan efisien. Dalam mengembangkan minat belajar anak usia 4-5 tahun, merupakan hal yang sulit dikarenakan pada umur 4-5 tahun mereka lebih suka bermain daripada belajar, mereka juga menganggap bahwa belajar adalah hal yang membosankan, maka dari itu guru TPA Assalmaniyyah menggunakan metode fun learning ketika pembelajaran. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif, dimana pengumpulan datanya menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Dari hasil observasi ditemukan bahwa permasalahan utamanya adalah siswa/i cepat merasa bosan ketika sedang berlangsungnya pembelajaran, agar siswa/i mudah dalam memahami pembelajaran yang diberikan guru, diperlukan metode yang tepat. Oleh karena itu, metode fun learning dinilai memberikan pengaruh positif terhadap proses belajar mengajar, karena fokus  menciptakan suasana  pembelajaran yang interaktif dan  nyaman. Sehingga siswa/i lebih mudah menangkap materi yang disampaikan oleh guru.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MICROSITE DENGAN BLENDED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR PESERTA DIDIK DI SPNF SKB GROBOGAN Julifah, Erma; Arbarini, Mintarsih
Jendela PLS Vol 10, No 2 (2025): JENDELA PLS
Publisher : Jurusan Pendidikan Masyarakat Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/jpls.v10i2.17124

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran microsite dengan blended learning serta menguji kelayakan dan efektivitasnya dalam meningkatkan prestasi belajar peserta didik kesetaraan. Latar belakang penelitian ini dilandasi oleh rendahnya prestasi belajar didik, yang dibuktikan sebanyak 60% peserta didik mendapatkan nilai di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) serta kebutuhan akan media pembelajaran yang inovatif dan interaktif yang dapat diintegrasikan dalam pembelajaran secara blended learning. Metode penelitian yang digunakan adalah model penelitian dan pengembangan (RD) dengan pendekatan ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek penelitian ini adalah peserta didik Paket C kelas X di SPNF SKB Grobogan Tahun Ajaran 2025/2026. Instrumen penelitian mencakup lembar validasi ahli, angket respon peserta didik, dan tes prestasi belajar (pretest dan posttest).Hasil validasi ahli media, ahli materi dan praktisi pembelajaran menunjukkan bahwa media pembelajaran microsite yang dikembangkan sangat layak digunakan dengan nilai persentase rata-rata total hasil validasi sebesar 92%. Respon peserta didik terhadap media microsite juga sangat positif, dengan nilai rata-rata kepuasan berada pada kategori sangat baik. Uji efektivitas menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada mprestasi belajar peserta didik dengan rata-rata N-Gain sebesar 0,773 yang termasuk dalam kategori efektif.Dengan demikian media pembelajaran microsite dengan blended learning dinyatakan layak dan efektif digunakan dalam proses pembelajaran untuk meningkatkan prestasi belajar peserta didik di SPNF SKB Grobogan, khususnya pada mata pelajaran Ilmu pengetahuan Sosial (IPS) materi Siklus Hidrologi.
PEMANFAATAN MEDIA DIGITAL DALAM PEMBELAJARAN DARING PROGRAM KESETARAAN PAKET C DI PKBM ASY-SYARWANI KABUPATEN PONOROGO Hilmi, Muhammad Irfan; Kharisma, Ferlian Livia; Hendrawijaya, Arief Tukiman; Sringatin, Sringatin
Jendela PLS Vol 10, No 2 (2025): JENDELA PLS
Publisher : Jurusan Pendidikan Masyarakat Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/jpls.v10i2.14554

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan media digital dalam pembelajaran daring pada Program Kesetaraan Paket C di PKBM Asy-Syarwani, Kabupaten Ponorogo, dengan fokus utama pada penerapan media seperti Google Form, PowerPoint, dan WhatsApp. Dalam penelitian ini, rumusan masalah yang diangkat adalah bagaimana penerapan media digital tersebut dalam pembelajaran daring dapat mendukung kebutuhan warga belajar secara optimal. Penelitian ini berusaha untuk mengeksplorasi secara mendalam bagaimana media digital ini digunakan untuk mendukung proses pembelajaran yang efektif dan efisien. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif, yang mengutamakan pemahaman mendalam tentang fenomena yang diteliti, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada lima komponen utama dalam pemilihan media yang berpengaruh besar terhadap efektivitas pembelajaran daring, yaitu relevansi media dengan tujuan pembelajaran dan karakteristik peserta didik, kemampuan pengajar dalam menggunakan media, kemudahan penggunaan media, ketersediaan sarana dan prasarata, serta kebermanfaatan media. Pembelajaran daring di PKBM Asy-Syarwani dilaksanakan melalui tiga tahap utama, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Media yang digunakan, seperti Google Form, WhatsApp, dan PowerPoint terbukti efektif dalam menyampaikan materi, memberikan tugas, serta melaksanakan evaluasi, yang diikuti dengan ujian akhir semester untuk menilai pemahaman peserta didik secara menyeluruh. Kesimpulannya, Pemanfaatan media digital seperti Google Form, WhatsApp, dan PowerPoint efektif mendukung pembelajaran daring yang fleksibel dan dapat diakses kapan saja. Penerapan media yang tepat membuat pembelajaran di PKBM Asy-Syarwani berjalan lancar dan memberikan hasil maksimal, serta meningkatkan kualitas pendidikan bagi warga belajar
DAMPAK PARTISIPASI DAN MOTIVASI TERHADAP KESEHATAN MENTAL PESERTA PELATIHAN SANTRI SIAP GUNA Fahmi, Rahmat; Ramadani, Rika Fitri; Maka Raja, Faisal Hamid; ., Sardin; ., Aminah
Jendela PLS Vol 10, No 2 (2025): JENDELA PLS
Publisher : Jurusan Pendidikan Masyarakat Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/jpls.v10i2.16996

Abstract

Mental health issues, particularly anxiety and stress, have become a concern in Indonesia, especially among young people. The Indonesian Ministry of Health (2020) reported that 18.1% of the population experienced emotional disorders, with anxiety and stress being the most common problems. These conditions are often triggered by social, economic and academic pressures, significantly affecting individual well-being. This study investigated the effect of active participation and intrinsic motivation in the Santri Siap Guna (SSG) Training program Daurut Tauhiid Bandung, a spiritual and character-building initiative, on participants' mental health. Using a sample of 30 participants, this study employed multiple regression analysis to assess the relationship between these variables and the reduction of anxiety, stress, and increased mental resilience. The results showed that active participation and intrinsic motivation significantly contributed to improved mental health, providing valuable insights for developing character and spirituality-based education programs aimed at strengthening mental health, particularly for Indonesian youth.
PERENCANAAN PROGRAM LITERACTION UNTUK MENINGKATKAN MINAT BACA DI PKBM SUKAMULYA KOTA BANDUNG DENGAN POTENSI KAMPUNG WISATA LITERASI KREATIF Wibowo, Eka Avrilliany
Jendela PLS Vol 10, No 2 (2025): JENDELA PLS
Publisher : Jurusan Pendidikan Masyarakat Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/jpls.v10i2.9615

Abstract

This research aims to plan a literacy program, "LITERACTION," to enhance reading interest at PKBM Sukamulya, Bandung City. Through interviews with local stakeholders, PKBM managers, and the community, this study identifies the needs, issues, and potential of the area. Sukamulya, as a Creative Literacy Tourism Village (KWK), has a middle to lower economy and faces challenges such as underutilization of KWK potential, low community participation, and a lack of collaboration between community organizations.With 74 personnel and 187 learners, PKBM Sukamulya has met 75% of community needs. There are potentials and issues such as waste problems, the impact of online business trends, and the underutilization of KWK potential. In addressing these issues, this study designs the LITERACTION program with a focus on three strategies: maximizing KWK, increasing community participation, and building collaboration between community organizations. The first strategy involves a SWOT analysis to leverage strengths, address weaknesses, capitalize on opportunities, and mitigate threats in optimizing KWK. The second strategy includes education and training to enhance community capacity, strengthen community institutions, and build partnerships with the government. The third strategy focuses on building collaboration with stages of problem setting, direction setting, and implementation. It is expected that the LITERACTION program can serve as a model for improving literacy at PKBM Sukamulya, bringing positive change, and creating a sustainable literacy culture. Keyword : Literacy, Creative Literacy Tourism Village, LITERACTION, SWOT, Community Participation, Community Organization Collaboration
STRATEGI SENSORY PLAY LOMPAT TALI DALAM MENGEMBANGKAN ASPEK MOTORIK KASAR ANAK DI TPA DAYCARE THURSINA KABUPATEN KARAWANG Damayanti, Siwi Annisa; Muis, Abdul; Suminar, Uum
Jendela PLS Vol 10, No 2 (2025): JENDELA PLS
Publisher : Jurusan Pendidikan Masyarakat Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/jpls.v10i2.12041

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi oleh belum optimalnya kemampuan motorik kasar peserta didik dalam pembelajaran di daycare sehingga permasalahan tersebut membutuhkan strategi. Tujuan pada penelitian ini untuk mendiskripsikan pelaksanaan strategi sensory play lompat tali dalam mengembangkan motorik kasar  anak di Daycare Thursina Karawang. Penelitian ini menggunakan 3 konsep teori yaitu: motorik kasar, strategi sensory play, lompat tali. Motorik kasar merupakan gerakan yang menggerakkan otot-otot besar pada anak, menggunakan kekuatan yang besar dan mampu menggerakkan seluruh anggota tubuh (Fitri, 2019). Strategi dapat diartikan sebagai sebuah alat untuk mencapai tujuan (Widiyanti, Maharani, Abdul Malik, 2021). Sensory Play merupakan salah satu jenis permainan yang mendorong anak untuk menggunakan satu indra atau lebih seperti, penglihatan, pendengaran, penciuman, perasa, dan peraba (Munzilin, Batubara, Fauziyah, Sukaris, Rahim, 2021) Permainan tradisiomal lompat tali adalah permainan permainan yang dapat dimainkan oleh 1-3 orang anak (Roza, Hariyati, Afifatun, Sajdah, 2023) Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian sebanyak 4 orang responden yaitu pengelola daycare, tutor, dan 2 orangtua peserta didik. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Di Daycare Thursina Karawang strategi sensory play lompat tali menunjukkan dampak positif signifikan pada perkembangan kelincahan, keseimbangan, dan keterampilan motorik anak-anak. Hasil pembahasan penelitian kelincahan, keseimbangan, dan keterampilan Daycare Thursina dapat meningkatkan strategi sensory play lompat tali untuk lebih efektif dalam mengembangkan aspek motorik kasar anak-anak yang mereka asuh.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) Dalam Program Pemanfaatan Potensi Lokal Untuk Meningkatkan Kewirausahaan Warga Desa Paniis Kuningan Nurhidayah, Febriya; Hidayat, Dayat; Suminar, Uum
Jendela PLS Vol 10, No 2 (2025): JENDELA PLS
Publisher : Jurusan Pendidikan Masyarakat Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/jpls.v10i2.12053

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menggali upaya pemberdayaan masyarakat melalui Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dalam memanfaatkan potensi lokal untuk meningkatkan kewirausahaan pada warga Desa Paniis Kuningan. Pokdarwis di Desa Paniis didirikan untuk mengoptimalkan sumber daya alam dan air yang melimpah, serta mendukung program pemberdayaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini antara lain survei, wawancara dan observasi lapangan untuk mengumpulkan data tentang perencanaan, pelaksanaan dan hasil program pemberdayaan yang dilakukan Pokdarwis. Temuan penelitian menunjukkan bahwa melalui program pelatihan dan pendampingan, masyarakat Desa Paniis berhasil meningkatkan keterampilan dan partisipasinya dalam mengelola destinasi wisata dan mengembangkan usaha kecil. Walaupun ada sebagian masyarakat yang kurang antusias, namun sebagian besar memberikan respons yang baik terhadap program ini sehingga menciptakan hubungan sosial yang lebih kuat dan kesadaran akan pentingnya pariwisata bagi perekonomian lokal. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberdayaan masyarakat melalui Pokdarwis efektif dalam mengembangkan potensi lokal dan meningkatkan perekonomian desa. Keberhasilan program ini juga didukung oleh struktur organisasi Pokdarwis yang terorganisir dengan baik, serta strategi dan media pendidikan yang efektif. Meski masih terdapat keterbatasan sarana dan prasarana, namun kolaborasi dengan pemerintah dan pihak lain membantu mengatasi tantangan tersebut. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Pokdarwis di Desa Paniis berhasil memberdayakan masyarakat dan mengembangkan potensi desa menjadi lebih besar dan bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat setempat.Kata kunci : pemberdayaan masyarakat, pokdarwis, potensi lokal, kewirausahaan, desa paniis.
Literasi Tangguh di Era Digital: Pendekatan Inklusif PKBM untuk Cegah Putus Sekolah Affandi, Muhamad; Suryana, Cecep
Jendela PLS Vol 10, No 2 (2025): JENDELA PLS
Publisher : Jurusan Pendidikan Masyarakat Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/jpls.v10i2.17158

Abstract

Penelitian ini mengkaji pendekatan inklusif dan kontekstual yang dikembangkan oleh PKBM Luthfillah Kota Palangka Raya dalam membangun “literasi Tangguh” sebagai benteng pencegahan putus sekolah di era digital. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif metode studi kasus, penelitian ini menggali praktik pembelajaran dan sistem pendukung yang efektif dalam menangani peserta didik dari latar belakang rentan secara sosial, ekonomi, dan psikologis. Temuan menunjukkan bahwa PKBM Luthfillah berhasil menurunkan potensi putus sekolah dari 15% menjadi hanya 3% dalam satu tahun ajaran melalui integrasi pembelajaran kontekstual, pendampingan holistik, dan penguatan literasi fungsional. Program seperti ELLSA (English Learning through Life Skill Activity), pengolahan sampah terintegrasi, kelas kompetensi berbasis teman sebaya, serta penerapan SOP pencegahan putus sekolah menjadi fondasi utama dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang responsif dan inklusif. Pendekatan SMART (Senang, Motivasi, Aplikatif, Reflektif, Terpadu) dan penggunaan life mapping serta Program Pembelajaran Individual (PPI) memperkuat personalisasi pembelajaran. Meskipun terbatas dalam akses teknologi, lembaga tetap mampu mengembangkan literasi digital melalui pembelajaran hibrida dan kolaboratif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ketahanan pendidikan tidak semata ditentukan oleh infrastruktur digital, tetapi lebih pada komitmen pedagogis, empati, dan kolaborasi multi-pihak. Model PKBM Luthfillah layak direkomendasikan untuk menjadi rujukan nasional dalam pengembangan pendidikan kesetaraan yang berkeadilan.
Pelatihan Barista Dalam Menumbuhkan Motivasi Berwirausaha Peserta Didik Paket C Di SPNF SKB Kabupaten Bekasi Nurdita, Rahma; Sutarjo, Sutarjo; Suminar, Uum
Jendela PLS Vol 10, No 2 (2025): JENDELA PLS
Publisher : Jurusan Pendidikan Masyarakat Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/jpls.v10i2.12039

Abstract

Pelatihan Barista dalam Menumbuhkan Motivasi Berwirausaha Peserta Didik Paket C Di SPNF SKB Kabupaten Bekasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses dan hasil pelatihan barista dalam menumbuhkan motivasi berwirausaha peserta didik paket C di SPNF SKB Kabupaten Bekasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian sebanyak 4 orang responden yaitu kepala SKB SPNF, seorang instruktur pelatihan dan 2 orang peserta didik paket C. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil analisis menunjukan bahwa proses pelatihan berjalan dengan baik diawali pada tahap pesiapan, tujuan, materi, matode, media, pelaksanaan dan evaluasi/penilaian, hal ini diperoleh bahwa peserta pelatihan dapat memenuhi lima sikap motivasi berwirausaha. Pembahasan hasil menunjukkan peserta pelatihan merasakan perubahan ke arah yang positif dari bertambahnya pengetahuan tentang dunia perkopian dan berwirausaha kedai kopi, memiliki keterampilan dalam meracik minuman berbahan baku kopi yang baik dan benar sesuai dengan prosedur serta peserta dapat mencerminkan sikap motivasi berwirausaha yang meliputi sikap percaya diri, berani mengambil resiko, pekerja keras dan pantang menyerah.