cover
Contact Name
Rani Anggraeni
Contact Email
rani.anggraeni34@gmail.com
Phone
+6285710021009
Journal Mail Official
lppmsahid21@gmail.com
Editorial Address
Jl. Prof. DR. Soepomo No.84, RT.7/RW.1, Menteng Dalam, Kec. Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12870
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Industri Kreatif dan Kewirausahaan
ISSN : -     EISSN : 2620942X     DOI : https://doi.org/10.36441/kewirausahaan.v3i2
The journal accepts articles based on research and also community service about entrepreneurship with various fields such as Application and game development, product design, fashion, film, video animation, handicrafts, culinary, music, performing arts, fine arts and television / radio
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2018): JUNE" : 14 Documents clear
PEMASARAN PARIWISATA MELALUI KEMASAN PRODUK UKM STANDING POUCH BERBAHAN PAPER METAL DI ERA EKONOMI KREATIF Widyamurti, Nidyah
Jurnal Industri Kreatif dan Kewirausahaan Vol 1, No 1 (2018): JUNE
Publisher : Universitas Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/kewirausahaan.v1i1.45

Abstract

Berdasarkan pertimbangan pada kemudahan produksi, perlindungan atas produk, daya tarik visual, dan sebagainya, kemasan standing pouch berbahan paper metal diminati UKM untuk mengemas produknya. Kemasan standing pouch adalah kemasan yang terbuat dari bahan kertas cetak yang dilapisi plastik metalize atau alumunium foil di bagian dalamnya.Kemasan ini tidak hanya bersifat melindungi produk dalam rantai distribusi hingga sampai ke tangan konsumen,tetapi mampu menjadi daya dukung utama dalam pemasaran produk ketika produk didisplay di suatu toko, serta efektif sebagai media promosi pariwisata. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bertujuan mengkaji jenis kemasan dan daya tarik desain grafis bagi konsumen, terutama sebagai media promosi pariwisata. Metode penelitian adalah Studi Kasus. Penelitian dilakukan dengan latar alamiah, holistik, dan mendalam yang dianalisis dengan menggunakan Trianggulasi Data. Hasil penelitian ini berupa konsep desain kemasan jenis standing pouch berbahan paper metalyang tepat untuk mendukung pemasaran produk UKM dan kepariwisataan di era ekonomi kreatif saat ini.
VERTIKULTUR SEBAGAI ALTERNATIF SUMBER PANGAN SAYURAN BAGI WIRAUSAHA KELOMPOK TANI DI JAKARTA TIMUR Situmorang, Marningot Tua Natalis
Jurnal Industri Kreatif dan Kewirausahaan Vol 1, No 1 (2018): JUNE
Publisher : Universitas Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/kewirausahaan.v1i1.93

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode penyuluhan dan pengetahuan tentang vertikultur terhadap perilaku bertani vertikultur.Penelitian ini dilakukan pada ibu-ibu anggota kelompok tani di Jakarta Timur bulan maret tahun 2018. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain factorial 2x2, sampel penelitian sebanyak 60 orang, yang terdiri atas kategori pengetahuan tinggi dan rendah. Kedua kategori ini dikenai perlakuan penyuluhan metode demplot dan metode ceramah. Instrument pengumpulan data terdiri dari kuesioner berupa tes pengetahuan tentang pertanian vertikultur untuk menentukan kategori responden, dan kuesioner berupa angket guna mendapatkan data untuk pengujian hipotesis. Pengujian hipotesis menggunakan teknik Anava dan dilanjutkan dengan uji Tuckey. Hasil penelitian ini adalah metode demplot yaitu sebuah metode penyuluhan yang terbaik dalam upaya meningkatkan perilaku ibu-ibu rumah tangga dalam melaksanakan kegiatan bertani vertikultur.
KUASA BAJU BEKAS: KODE KULTURAL FESYEN BAJU BEKAS DALAM RANAH INDUSTRI KREATIF Setyaningsih, Ayuni; Bahari, Nooryan; Ardiyanto, Deny Tri
Jurnal Industri Kreatif dan Kewirausahaan Vol 1, No 1 (2018): JUNE
Publisher : Universitas Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/kewirausahaan.v1i1.48

Abstract

Fesyen baju bekas menawarkan wilayah kajian yang di dalamnya terdapat tanda, kode, makna. Tulisan ini bertujuan untuk meneliti adanya tanda, pesan, dan makna yang berada dalam baju bekas koleksi Le Budget. Objek kajian baju bekas dibedah dengan menggunakan pendekatan semiotika untuk analisis pemakaian tanda dan maknanya. Teori semiotika digunakan sebagai analisis penelitian untuk mengidentifikasi dan mengklasifikasi bentuk-bentuk tanda pada baju bekas ke dalam tanda tipe ikon, indeks, dan simbol. Melalui analisis bentuk-bentuk tanda pada baju bekas ditemukan kode-kode kultural dan makna yang dikonstruksi. Hal ini menjadi penting karena dalam era industri kreatif ini, fesyen baju bekas Le Budget telah membentuk subkultur anak muda yang dapat menjadi budaya tanding terhadap budaya besar.
PENGEMBANGAN MINUMAN TEH HITAM DENGAN DAUN KELOR (MORINGA OLEIFERA L) SEBAGAI MINUMAN MENYEGARKAN Friskilla, Yessy; Rahmawati, Rahmawati
Jurnal Industri Kreatif dan Kewirausahaan Vol 1, No 1 (2018): JUNE
Publisher : Universitas Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/kewirausahaan.v1i1.53

Abstract

Saat ini pemanfaatan daun kelor sebagai produk makanan minuman karena manfaatnya yang baik untuk kesehatan sedang berkembang. Berdasarkan hal tersebut, maka dibuat pengembangan minuman teh hitam dengan daun kelor. Untuk mengetahui mutu teh hitam daun kelor, maka dibuat berbagai formulasi. Tujuan penelitian untuk mengetahui bagaimana pengaruh formulasi daun kelor dan teh hitam terhadap mutu teh yang dihasilkan. Formulasi daun kelor dengan teh hitam, yaitu 75:25, 80:20, 85:15, 90:10, 95:5. Data dianalisis dengan analisis varian (ANAVA). Jika hasil uji ANAVA menunjukkan perbedaan nyata maka dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan formulasi daun kelor dengan teh hitam berbeda nyata (α = 0,05) terhadap kekentalan, kadar karbohidrat, total padatan terlarut, kadar tanin, warna dan rasa secara organoleptik. Formulasi teh daun kelor teh hitam 85:15 paling disukai. Minuman ini berwarna coklat, beraroma agak langu, dan berasa agak sepat, dengan kekentalan 1,90 cP, kadar air 3,21%, abu 7,51%, lemak 1,12%, protein 8,68%, karbohidrat 8,02%, pH 7,18, total padatan terlarut 5,31% dan kadar tanin 3,89 ppm. Disarankan untuk membuat teh hitam daun kelor dalam bentuk teh celup sehingga penyajiannya menjadi lebih cepat, mudah dan praktis.
PENGUATAN BRANDING DESA KEPUHSARI MANYARAN WONOGIRI SEBAGAI DESTINASI WISATA KAMPUNG WAYANG TATAH SUNGGING Octavia, Ercilia Rini; Ismail, Anugrah Irfan
Jurnal Industri Kreatif dan Kewirausahaan Vol 1, No 1 (2018): JUNE
Publisher : Universitas Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/kewirausahaan.v1i1.61

Abstract

Desa Kepuhsari Kecamatan Manyaran, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, sudah sejak lama dikenal sebagai sentra produksi wayang kulit tatah sungging. Hasil tatah sunggingnya terkenal tebal, rapi, dan halus sehingga menjadi salah satu produk unggulan dari Kabupaten Wonogiri. Bahkan, pada tahun 2014 pemerintah telah memberi identitas pada Desa Kepuhsari sebagai ‘Kampung Wayang’. Melalui penelitian yang dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif, dianalisa dengan metode analisis model interaktif, serta divalidasi dengan triangulasi data ini, mampu menemukenali beberapa potensi di Desa Kepuhsari berupa potensi SDM, alam, wisata budaya dan religi, anyaman bambu, cinderamata, kelompok seni pertunjukan, serta utamanya berupa kerajinan wayang kulit tatah sungging. Kemudian juga menemukan upaya internal yang sudah dilakukan oleh pengelola Kampung Wayang dan pemerintah setempat berupah pembentukan Pokdarwis Tetuko, pengelolaan Kampung Wayang, serta pengembangan industri kreatif untuk perajin wayang tatah sungging. Berdasar temuan data menyoal potensi dan upaya internal tersebut maka dapat dirumuskan beberapa strategi dalam upaya penguatan branding Desa Kepuhsari sebagai Destinasi Wisata Kampung Wayang Tatah Sungging agar keberadaannya tetap eksis dan makin dikenal oleh masyarakat luas baik dalam maupun luar negeri.
ANALISIS PEMASARAN ANEKA KREASI ANYAMAN PURUN DI DESA TANJUNG ATAP KABUPATEN OGAN ILIR Mulyana, Eka; Yasmin, Rahmi
Jurnal Industri Kreatif dan Kewirausahaan Vol 1, No 1 (2018): JUNE
Publisher : Universitas Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/kewirausahaan.v1i1.58

Abstract

Penelitian ini bertujuan : (1) mendeskripsikan saluran pemasaran setiap produk yang dihasilakan pengrajin anyaman purun dan (2) mengitung marjin pemasaran dan farmer’s share dari setiap produk yang dihasilkan pengrajin anyaman purun di Desa Tajung Atap Kecamatan Tanjung Batu Kabupaten Ogan Ilir Sumatera Selatan. Waktu pelaksanaan praktik lapangan ini dilaksanaan pada bulan Januari 2018. Dara yang dikumpulkan pada penelitian ini yaitu metode pengumpulan data primer dan metode pengumpulan data sekunder. Penarikan contoh di Desa Tanjung Atap Kecamatan Tanjung Batu Kabupaten Ogan Ilir dilakukan secara sederhana (Simple Random Sampling). Pemasaran aneka kreasi anyaman purun di Desa Tanjung Atap terdapat dua pola saluran pemasaran yaitu saluran pemasaran langsung yakni saluran pemasaran dari produsen ke konsumen tanpa menggunakan perantara dan saluran pemasaran satu perantara yaitu menggunakan satu perantara pengecer dalam hal ini adalah pihak Universitas Sriwijaya Program Studi Sosial Ekonomi yang membantu membimbing para pengrajin sehingga aneka kreasi anyaman tikar purun mampu bersaing dipasaran. Dari setiap perhitungan marjin pemasaran dan farmer’s share untuk setiap produk yang dihasilkan dapat kita ketahui bahwasanya perbedaan harga ditingkat pengrajin dan konsumen rata-rata kurang lebih sebesar Rp 5.000/produk.
MODEL DINAMIS PENGELOLAAN USAHA RUMAH POTONG HEWAN–RUMINANSIA Maharani, Maya Dewi Dyah
Jurnal Industri Kreatif dan Kewirausahaan Vol 1, No 1 (2018): JUNE
Publisher : Universitas Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/kewirausahaan.v1i1.57

Abstract

Pengelolaan usaha jasa Rumah Potong Hewan-Ruminansia (RPH-R) cenderung belum dirancang secara berkelanjutan dari harmonisasi dimensi lingkungan, ekonomi, sosial, peraturan dan teknologi, baru terbatas berkelanjutan secara dimensi ekologi atau ekonomi. Tujuan penelitian ini adalah merumuskan model pengelolaan usaha jasa RPH-R secara berkelanjutan yang dibangun dari lima dimensi, yaitu dimensi lingkungan, ekonomi, sosial, peraturan dan teknologi. Perubahan jumlah ternak yang dipotong mengakibatkan pergeseran keseimbangan komponen jumlah keuntungan usaha jasa RPH-R. Proyeksi jumlah ternak yang dipotong di RPH-R pemerintah perlu diketahui untuk merumuskan besarnya subsidi pemerintah di masa yang akan datang. Permodelan dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak POWERSIM 2.5. Simulasi yang dilakukan pada model pengelolaan usaha jasa RPH-R secara berkelanjutan berdasarkan jumlah penggunaan air mewakili dimensi ekologi, jumlah keuntungan yang mewakili dimensi ekonomi, serta berdasarkan teknologi yang dipartisipasikan mewakili dimensi sosial periode 2014-2023. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa untuk perubahan penggunaan air pada dimensi ekologi selama periode 2014-2023 adalah menurun, sedangkan untuk jumlah keuntungan pada dimensi ekonomi dan dimensi sosial meningkat.
PENGUATAN BRANDING DESA KEPUHSARI MANYARAN WONOGIRI SEBAGAI DESTINASI WISATA KAMPUNG WAYANG TATAH SUNGGING Octavia, Ercilia Rini; Ismail, Anugrah Irfan
Jurnal Industri Kreatif dan Kewirausahaan Vol 1, No 1 (2018): JUNE
Publisher : Universitas Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/kewirausahaan.v1i1.61

Abstract

Desa Kepuhsari Kecamatan Manyaran, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, sudah sejak lama dikenal sebagai sentra produksi wayang kulit tatah sungging. Hasil tatah sunggingnya terkenal tebal, rapi, dan halus sehingga menjadi salah satu produk unggulan dari Kabupaten Wonogiri. Bahkan, pada tahun 2014 pemerintah telah memberi identitas pada Desa Kepuhsari sebagai ‘Kampung Wayang’. Melalui penelitian yang dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif, dianalisa dengan metode analisis model interaktif, serta divalidasi dengan triangulasi data ini, mampu menemukenali beberapa potensi di Desa Kepuhsari berupa potensi SDM, alam, wisata budaya dan religi, anyaman bambu, cinderamata, kelompok seni pertunjukan, serta utamanya berupa kerajinan wayang kulit tatah sungging. Kemudian juga menemukan upaya internal yang sudah dilakukan oleh pengelola Kampung Wayang dan pemerintah setempat berupah pembentukan Pokdarwis Tetuko, pengelolaan Kampung Wayang, serta pengembangan industri kreatif untuk perajin wayang tatah sungging. Berdasar temuan data menyoal potensi dan upaya internal tersebut maka dapat dirumuskan beberapa strategi dalam upaya penguatan branding Desa Kepuhsari sebagai Destinasi Wisata Kampung Wayang Tatah Sungging agar keberadaannya tetap eksis dan makin dikenal oleh masyarakat luas baik dalam maupun luar negeri.
ANALISIS PEMASARAN ANEKA KREASI ANYAMAN PURUN DI DESA TANJUNG ATAP KABUPATEN OGAN ILIR Mulyana, Eka; Yasmin, Rahmi
Jurnal Industri Kreatif dan Kewirausahaan Vol 1, No 1 (2018): JUNE
Publisher : Universitas Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/kewirausahaan.v1i1.58

Abstract

Penelitian ini bertujuan : (1) mendeskripsikan saluran pemasaran setiap produk yang dihasilakan pengrajin anyaman purun dan (2) mengitung marjin pemasaran dan farmer’s share dari setiap produk yang dihasilkan pengrajin anyaman purun di Desa Tajung Atap Kecamatan Tanjung Batu Kabupaten Ogan Ilir Sumatera Selatan. Waktu pelaksanaan praktik lapangan ini dilaksanaan pada bulan Januari 2018. Dara yang dikumpulkan pada penelitian ini yaitu metode pengumpulan data primer dan metode pengumpulan data sekunder. Penarikan contoh di Desa Tanjung Atap Kecamatan Tanjung Batu Kabupaten Ogan Ilir dilakukan secara sederhana (Simple Random Sampling). Pemasaran aneka kreasi anyaman purun di Desa Tanjung Atap terdapat dua pola saluran pemasaran yaitu saluran pemasaran langsung yakni saluran pemasaran dari produsen ke konsumen tanpa menggunakan perantara dan saluran pemasaran satu perantara yaitu menggunakan satu perantara pengecer dalam hal ini adalah pihak Universitas Sriwijaya Program Studi Sosial Ekonomi yang membantu membimbing para pengrajin sehingga aneka kreasi anyaman tikar purun mampu bersaing dipasaran. Dari setiap perhitungan marjin pemasaran dan farmer’s share untuk setiap produk yang dihasilkan dapat kita ketahui bahwasanya perbedaan harga ditingkat pengrajin dan konsumen rata-rata kurang lebih sebesar Rp 5.000/produk.
MODEL DINAMIS PENGELOLAAN USAHA RUMAH POTONG HEWAN–RUMINANSIA Maharani, Maya Dewi Dyah
Jurnal Industri Kreatif dan Kewirausahaan Vol 1, No 1 (2018): JUNE
Publisher : Universitas Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/kewirausahaan.v1i1.57

Abstract

Pengelolaan usaha jasa Rumah Potong Hewan-Ruminansia (RPH-R) cenderung belum dirancang secara berkelanjutan dari harmonisasi dimensi lingkungan, ekonomi, sosial, peraturan dan teknologi, baru terbatas berkelanjutan secara dimensi ekologi atau ekonomi. Tujuan penelitian ini adalah merumuskan model pengelolaan usaha jasa RPH-R secara berkelanjutan yang dibangun dari lima dimensi, yaitu dimensi lingkungan, ekonomi, sosial, peraturan dan teknologi. Perubahan jumlah ternak yang dipotong mengakibatkan pergeseran keseimbangan komponen jumlah keuntungan usaha jasa RPH-R. Proyeksi jumlah ternak yang dipotong di RPH-R pemerintah perlu diketahui untuk merumuskan besarnya subsidi pemerintah di masa yang akan datang. Permodelan dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak POWERSIM 2.5. Simulasi yang dilakukan pada model pengelolaan usaha jasa RPH-R secara berkelanjutan berdasarkan jumlah penggunaan air mewakili dimensi ekologi, jumlah keuntungan yang mewakili dimensi ekonomi, serta berdasarkan teknologi yang dipartisipasikan mewakili dimensi sosial periode 2014-2023. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa untuk perubahan penggunaan air pada dimensi ekologi selama periode 2014-2023 adalah menurun, sedangkan untuk jumlah keuntungan pada dimensi ekonomi dan dimensi sosial meningkat.

Page 1 of 2 | Total Record : 14


Filter by Year

2018 2018


Filter By Issues
All Issue Vol 8 No 1 (2025): Jurnal Industri Kreatif dan Kewirausahaan JUNE 2025 Vol 7 No 2 (2024): Jurnal Industri Kreatif dan Kewirausahaan DESEMBER 2024 Vol 7 No 1 (2024): Jurnal Industri Kreatif dan Kewirausahaan JUNE 2024 Vol 7, No 2 (2024): DESEMBER Vol 7, No 1 (2024): JUNE Vol 6 No 2 (2023): Jurnal Industri Kreatif dan Kewirausahaan DESEMBER 2023 Vol 6 No 1 (2023): Jurnal Industri Kreatif dan Kewirausahaan JUNE 2023 Vol 6, No 2 (2023): DESEMBER Vol 6, No 1 (2023): JUNE Vol 5 No 2 (2022): Jurnal Industri Kreatif dan Kewirausahaan DECEMBER 2022 Vol 5 No 1 (2022): Jurnal Industri Kreatif dan Kewirausahaan JUNE 2022 Vol 5, No 2 (2022): DECEMBER Vol 5, No 1 (2022): JUNE Vol 4 No 2 (2021): Jurnal Industri Kreatif dan Kewirausahaan DECEMBER 2021 Vol 4 No 1 (2021): Jurnal Industri Kreatif dan Kewirausahaan JUNE 2021 Vol 4, No 2 (2021): DECEMBER Vol 4, No 1 (2021): JUNE Vol 3 No 2 (2020): Jurnal Industri Kreatif dan Kewirausahaan DECEMBER 2020 Vol 3 No 1 (2020): Jurnal Industri Kreatif dan Kewirausahaan JUNE 2020 Vol 3, No 2 (2020): DECEMBER Vol 3, No 1 (2020): JUNE Vol 2 No 2 (2019): Jurnal Industri Kreatif dan Kewirausahaan DECEMBER 2019 Vol 2 No 1 (2019): Jurnal Industri Kreatif dan Kewirausahaan JUNE 2019 Vol 2, No 2 (2019): DECEMBER Vol 2, No 1 (2019): JUNE Vol 1 No 2 (2018): Jurnal Industri Kreatif dan Kewirausahaan DECEMBER 2018 Vol 1 No 1 (2018): Jurnal Industri Kreatif dan Kewirausahaan JUNE 2018 Vol 1, No 2 (2018): DECEMBER Vol 1, No 1 (2018): JUNE More Issue