Tourism: Jurnal Travel, Hospitality, Culture, Destination, and MICE
Jurnal Tourism adalah jurnal yang dikelola oleh Jurusan Pariwisata Politeknik Negeri Kupang
yang mempublikasikan hasil penelitian yang berhubungan dengan tema Perjalanan Wisata, Perhotelan, Budaya, Destinasi, dan Event.
Jurnal ini akan diterbitkan 2 kali dalam setahun pada bulan Mei dan November.
Articles
72 Documents
STRATEGI PENGEMBANGAN DAYA TARIK WISATA RUMAH TRADISIONAL MASYARAKAT KAMPUNG LOLOAN, JEMBRANA-BALI
Pramesti, Dinar Sukma
TOURISM: Jurnal Travel, Hospitality, Culture, Destination, and MICE Vol 2 No 2 (2019): Tourism: Jurnal Travel, Hospitality, Culture, Destination, and MICE
Publisher : Jurusan Pariwisata Politeknik Negeri Kupang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (131.009 KB)
|
DOI: 10.32511/tourism.v2i2.346
This research aimed at analyzing the development strategies of Loloan traditional houses to become a tourist attraction which is beneficial for the local community. This study is a descriptive qualitative study using a SWOT analysis. The informants were chosen based on purposive sampling. Based on SWOT analysis, some strategies can be implemented in Loloan Village. Those are the development of homestay, tour package, establishment of organization to manage the tourism potential, the implementation of community based tourism, the empowerment of local community by developing their awareness on tourism, the improvement of marketing strategy, make some stilt housing units as cultural assets owned by the government and being the piloting project, the development of tourism activities, and the improvement of its facilities.
ANALISIS STRATEGI PENGEMBANGAN PARIWISATA BERBASIS MASYARAKAT (CBT) DI DAYA TARIK WISATA PANTAI PURU, DESA MERBAUN, KECAMATAN AMARASI BARAT, KABUPATEN KUPANG, PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR
Radja, Maya Septiani
TOURISM: Jurnal Travel, Hospitality, Culture, Destination, and MICE Vol 2 No 2 (2019): Tourism: Jurnal Travel, Hospitality, Culture, Destination, and MICE
Publisher : Jurusan Pariwisata Politeknik Negeri Kupang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (93.351 KB)
|
DOI: 10.32511/tourism.v2i2.622
Puru Beach has the potential to attract tourists to visit. But lack of adequate facilities, poor road access, no attractive tourist attractions, minimal Human Resources (HR) managers, and no active role of local government so that it becomes problems to development of Puru Beach. The purpose of this research is to determine the community based tourism development strategy in Puru Beach. This research used a qualitative research method with the technique of taking informants using purposive sampling technique. Data collections in this research used primary data sources and secondary data sources. Data collection techniques carried out by observation, interviews, literature studies, and documentation studies. The analytical tool used to formulate community based tourism development strategies on Puru Beach is SWOT Analysis by looking at internal factors (strengths and weaknesses) and external factors (opportunities and threats) that exist in Puru Beach. Based on the results of the SWOT analysis community based tourism development strategies in Puru Beach can be formulated to make Puru Beach a Sport Tourism, increase promotional media through social media, increase human resources (HR), add supporting facilities, encouraging local governments to improve road access, collaborating with local governments, optimizing tourism awareness groups on Puru Beach, and maintaining cultural values.
PENERAPAN TEORI PLANNED BEHAVIOR DALAM MEMPREDIKSI INTENSI BERKUNJUNG DI OBYEK WISATA PASAR MALAM, KOTA KUPANG
Jehane, Protasius Tiberius
TOURISM: Jurnal Travel, Hospitality, Culture, Destination, and MICE Vol 2 No 1 (2019): Tourism: Jurnal Travel, Hospitality, Culture, Destination, and MICE
Publisher : Jurusan Pariwisata Politeknik Negeri Kupang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (180.843 KB)
|
DOI: 10.32511/tourism.v2i1.318
This study aims at exploring the behavioral intention of local tourist in Kupang City to choose Pasar Malam as their culinary tourism destination. The Theory of Planned Behavior theories have been chosen as the theoretical basis of the study.Prior to conducting a questionnaire survey, a pilot survey was conducted to test the questionnaire’s reliability. The final survey was conducted with 103 visitors during their visitation in Pasar Malam. Findings: Results obtained from the respondents allowed to test the hypotheses proposed in the study. A multiple regression analysis was carried out in order to test the hypotheses and the study findings reveal the relationship among the variables. Results indicated that the attitude, subjective norm, and perceived behavioral control were found to be determinants of behavioral intention. In addition, perceived behavioral control became the most significant influence behavioral intention. The implications of the study findings are discussed.
PENGARUH KERAMAHTAMAHAN TERHADAP MOTIVASI KUNJUNGAN WISATAWAN KE DESA TESBATAN 1, KABUPATEN KUPANG
Mantolas, Christina
TOURISM: Jurnal Travel, Hospitality, Culture, Destination, and MICE Vol 2 No 2 (2019): Tourism: Jurnal Travel, Hospitality, Culture, Destination, and MICE
Publisher : Jurusan Pariwisata Politeknik Negeri Kupang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (223.275 KB)
|
DOI: 10.32511/tourism.v2i2.363
Desa Tesbatan 1 menyimpan potensi wisata yang memiliki keindahan serta budaya yang unik dan telah diwariskan turun temurun. Potensi tersebut berada ditengah-tengah kehidupan penduduk desa yang ramah. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan keramahtamahan yang dimiliki oleh penduduk Desa Tesbatan 1, terutama dalam kaitannya dengan motivasi wisatawan untuk berkunjung. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan dua variable X dan Y. Pada penelitian ini yang termasuk variabel bebas yakni keramahtamahan (X), sedangkan untuk variabel terikatnya (Y) yakni motivasi wisatawan. Dengan menggunakan kuisioner, penelitian ini akan menggunakan teknik non probabilita sampling dengan responden sebanyak 89 orang. Hasil dari penelitian ini adalah variabel motivasi wisatawan berkunjung ke Desa Tesbatan dapat di tafsirkan sebesar 54 %. Dengan kata lain keramahtamahan masyarakat mempengaruhi motivasi wisatawan berkunjung ke Desa Tesbatan sebesar 54%. Sedangkan sisanya sekitar 46% lainnya dipengaruhi oleh variabel lainnya diluar variabel bebas.
ANALISIS FAKTOR INTERNAL DAN FAKTOR EKSTERNAL DAYA TARIK WISATA SPIRITUAL DI KOTA LARANTUKA
Rero, Laurensius Sandro
TOURISM: Jurnal Travel, Hospitality, Culture, Destination, and MICE Vol 3 No 1 (2020): Tourism: Jurnal Travel, Hospitality, Culture, Destination, and MICE
Publisher : Jurusan Pariwisata Politeknik Negeri Kupang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32511/tourism.v3i1.650
Penelitian tentang analisis faktor internal dan eksternal daya tarik wisata spiritual di Kota Larantuka perlu dilakukan untuk mengembangkan potensi yang ada di Kota Larantuka sebagai daya tarik wisata khususnya wisata spiritual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis lingkungan internal dan eksternal. Sample yang digunakan dalam penelitian ini untuk dijadikan responden sebanyak 30 orang dan ditentukan menggunakan metode accidental sampling. Data dianalisis dengan menggunakan analisis IFAS, EFAS. Hasil penelitian menunjukan kekuatan Kota Larantuka meliputi keindahan alam, keanekaragaman flora dan fauna, terletak di Ibu Kota Kabupaten, kedekatan daya tarik dengan pelabuhan, Kualitas jalan yang baik menuju daya tarik, posisi objek wisata yang sangat strategis, kualitas pelayanan dan aturan (Code of Conduct). Sedangkan kelemahan meliputi kurangnya kebersihan dan kelestarian lingkungan, kurang ketersediaan angkutan wisata, kurangnya sarana pariwisata, kurang tersedianya lahan parkir, masih minimnya fasilitas toilet untuk umum, kurang tertatanya keberadaan warung dan pedagang kaki lima, belum adanya pengelola daya tarik, belum maksimalnya upaya promosi, belum tersedianya Tourist Information Center (TIC). Berdasarkan matrik Internal Eksternal (IE) diketahui bahwa posisi lingkungan internal dan eksternal Kota Larantuka adalah pada sel V. oleh karena itu strategi yang harus diterapkan adalah pertahankan dan pelihara (strategi tidak berubah).
PENGARUH PENYIMPANAN BAHAN MAKANAN TERHADAP KUALITAS MAKANAN PADA HOTEL NEO KUPANG
Zakharia, Friend
TOURISM: Jurnal Travel, Hospitality, Culture, Destination, and MICE Vol 3 No 1 (2020): Tourism: Jurnal Travel, Hospitality, Culture, Destination, and MICE
Publisher : Jurusan Pariwisata Politeknik Negeri Kupang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32511/tourism.v3i1.652
Penelitian ini berjudul “Pengaruh Penyimpanan Bahan Makanan Terhadap Kualitas Makanan Pada Hotel Neo Kupang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh penyimpanan bahan makanan terhadap kualitas makanan. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian statistic deskriptif dan statistic inferensial dengan populasi sebanyak 7 responden dengan penentuan jumlah sampel menggunakan teknik sampling jenuh. Teknik pengumpulan data mengunakan kuesioner, observasi, wawancara tidak teratur serta studi kepustakaan.Penelitian ini menggunakan teknik analisa data antara lain: uji validitas, reabilitas, uji regresi linier sederhana dan koefisien determinasi. Berdasarkan analisis regresi linier sederhana diperoleh nilai t hitung sebesar 7,61 lebih besar dari t table sebesar 2,57 sehingga menunjukkkan terdapat pengaruh antara penyimpanan bahan makanan terhadap kualitas makanan. Hasil koefisien diperoleh nilai r square 0,92 yang berarti pengaruh penyimpanan bahan makanan terhadap kualitas makanan pada hotel neo kupang sebesar 92%.
PENGELOLAAN HOMESTAY LOPO MUTIS DI DESA WISATA FATUMNASI
Lasibey, Ariance Ana
TOURISM: Jurnal Travel, Hospitality, Culture, Destination, and MICE Vol 3 No 1 (2020): Tourism: Jurnal Travel, Hospitality, Culture, Destination, and MICE
Publisher : Jurusan Pariwisata Politeknik Negeri Kupang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32511/tourism.v3i1.654
Desa wisata Fatumnasi merupakan desa wisata yang ada di Kabupaten Timor Tengah Selatan dengan keunggulan Cagar Alam yang berada di kaki Gunung Mutis serta memiliki potensi lokal yang dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan. Adanya desa wisata ini menjadi peluang bagi warga untuk menyediakan Homestay bagi wisatawan. Selain mejadi akomodasi yang ditawarkan, Homestay juga menjadi peluang usaha bagi warga. Usaha homestay bagi masyarakat digunakan sebagai mata pencaharian tambahan setelah pertainan,untuk itu perlu penelitian mendalam untuk mengetahui lebih dalam tentang kondisi homestay di Desa Wisata Fatumnasi.Homestay merupakan salah satu kriteria dari adanya desa wisata.Homestay sebagai salah satu bentuk akomodasi pariwisata berperan cukup penting dalam upaya pengembangan pariwisata di desa wisata.Pemerintah Indonesia juga telah membuat kebijakan terkait pengembangan amenitas (homestay).Persepsi tentang konsep homestay menjadi salah satu hal penting bagi pemilik homestay.Setelah memahami konsep homestay, pemilik dapat mengelola homestay sesuai dengan pedoman pengelolaan homestay. Aspek pengelolaan homestay antara lain pengelolaan fisik dan lingkungan, sumber daya manusia, kelembagaan, data, dan promosi. Pengelolaan homestay secara profesional dapat menjadi peluang bagi masyarakat untuk menarik wisatawan tinggal lebih lama untuk menikmati kekayaan alam dan budaya di Desa Wisata. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi dan pengelolaan homestay di desa wisata Fatumnasi . Manfaat penelitian ini adalah untuk menambah referensi dalam kajian pariwisata khusunya mengenai pengelolaan homestay. Metode penelitian yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini mengungkap persepsi homestay sudah diketahui pemilik, tetapi masih ada kekurangan dalam pengelolaan homestay oleh pengelola di desa wisata Fatumnasi. Saran dari penulis adalah perlunya pelatihan bagi pemilik homestay tentang homestay dan pengelolaannya.
PENERAPAN COMMUNITY BASED TOURISM DI DESA WISATA LAMALERA B DALAM MENDUKUNG PARIWISATA ESTATE DI NUSA TENGGARA TIMUR
Tandilino, Sari Bandaso;
Meko, Pasifikus Mala
TOURISM: Jurnal Travel, Hospitality, Culture, Destination, and MICE Vol 3 No 1 (2020): Tourism: Jurnal Travel, Hospitality, Culture, Destination, and MICE
Publisher : Jurusan Pariwisata Politeknik Negeri Kupang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32511/tourism.v3i1.649
Kabupaten Lembata memiliki potensi pariwisata yang cukup tinggi. Potensi pariwisata Lembata ibarat raksasa tidur yang belum dikelola secara optimal. Dunia sudah mengenal perburuan ikan paus (whale hunting) menjadi satu-satunya perburuan ikan paus yang masih dilakukan secara tradisional . Untuk itu pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur pada tahun 2019 telah menetapkan pembangunan pariwisata NTT sebagai prime mover perekonomian provinsi ini yang diimplementasikan dalam bentuk konsep pembangunan Pariwisata Estate yang pengembangannya difokuskan pada 7 (tujuh) destinasi desa wisata prioritas, dan salah satunya adalah Desa Lamalera B di Kabupaten Lembata dengan melibatkan masyarakat sebagai aktor utama nya . Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui model penerapan prinsip-prinsip community based tourism dalam pengembangan destinasi pariwisata estate di Desa Lamalera B. Penelitian ini menggunakan alat analisis deskriptif digunakan untuk menjelaskan indikator penerapan community based tourism yaitu Importance-Performance Analysis (IPA) dengan tujuan memetakan hubungan antara tingkat kepentingan dengan kinerja dari masing-masing atribut pengembangan community based tourism yang ditawarkan . Populasi dan sampel adalah wisatawan nusantara dan mancanegara, masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, profesioanl , birokrat dengan teknik pengumpulan data primer dan sekunder menggunakan wawancara, kuesioner, observasi dan dokumentasi. Berdasarkan hasil perhitungan Importance-Performance Analysis diperoleh nilai kesesuaian antara penilaian kepentingan dan harapan masyarakat terhadap penerapan dimensi-dimensi CBT di Desa wisata Lamalera B sebesar 68%. Hal ini berarti bahwa penilaian masyarakat tersebut termasuk dalam kriteria cukup baik atau penerapan dimensi community nased tourism yang selama ini telah diterapkan di Desa Lamalera B termasuk kategori Cukup Baik sehingga tugas masyarakat dan Pemda Kabupaten Lembata serta Provinsi NTT untuk dapat meningkatkan implementasi dimensi CBT tersebut saat ini.
STRATEGI PENGEMBANGAN DESA DATARA SEBAGAI DESA WISATA DI KECAMATAN BONTOMARANNU KABUPATEN JENEPONTO
Nuryadin, Rusmin
TOURISM: Jurnal Travel, Hospitality, Culture, Destination, and MICE Vol 3 No 1 (2020): Tourism: Jurnal Travel, Hospitality, Culture, Destination, and MICE
Publisher : Jurusan Pariwisata Politeknik Negeri Kupang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32511/tourism.v3i1.653
The development of tourism in Jeneponto Regency which is focused in South Jeneponto needs to be equalized by developing the potentials of the rural areas, one of which is Datara Village, as superiority in North Jeneponto; otherwise, tourism will never equally benefit all the areas. However, the potentials the Datara Village has in tourism have not been developed yet. This study aims at (1) identifying the potentials as a tourist attraction; (2) analyzing the internal and external environment, and (3) formulating the strategies used and programs created to develop Datara Village as a tourist destination. The result of analysis of internal and external environment indicated that Datara Village was categorized as fair (on cell V), that is using the general strategies of market penetration and product development. From the SWOT analysis, the alternative strategies were the SO (Strengths Opportunities) strategy which could be tourism product development and market penetration; the ST (Strengths Threats) which could be applied by improving security and comfort, and strengthening the specific characteristics of Datara Village; the WO (Weaknesses Opportunities) strategy which could be applied by developing the basic and supporting facilities and infrastructure, strengthening collaboration and promotion; the WT strategy (Weaknesses Threats) which could be applied by developing the human resources and the groups that were aware of tourism “Kelompok Sadar Wisataâ€.
PERANAN APLIKASI GO FOOD TERHADAP PERKEMBANGAN BISNIS KULINER
Tumpuan, Adiguna
TOURISM: Jurnal Travel, Hospitality, Culture, Destination, and MICE Vol 3 No 1 (2020): Tourism: Jurnal Travel, Hospitality, Culture, Destination, and MICE
Publisher : Jurusan Pariwisata Politeknik Negeri Kupang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32511/tourism.v3i1.651
The rapid increase in the world of information and technology has become a new phenomenon in economic development. The development of information technology will spur economic development, especially in the business world. The fast growing field of the business world today is a culinary business in its quest to open a restaurant. Not all people process their own food, coupled with a very high level of community busyness and the importance of speed and time efficiency in consuming food makes the restaurant business business considered to have a huge opportunity. In the past, consumers who wanted to enjoy food products sold had to come to the restaurant to order and enjoy their food, but recently an online application has emerged that provides food delivery services from restaurants to consumers. One of these online applications is Go-Food. Go-Food Service is a food delivery service feature developed by the Go-Jek application in March 2015. This research is a research library that aims to determine the impact of the Go-Food application on the development of the restaurant's culinary business. Data is collected from several scientific journals that are relevant to this topic