cover
Contact Name
Yudha Eka Nugraha
Contact Email
yudhaekanugraha@gmail.com
Phone
+6281236395938
Journal Mail Official
yudhaekanugraha@gmail.com
Editorial Address
Politeknik Negeri Kupang Kampus Penfui : Jalan Adisucipto P.O. BOX 139 Kupang Telp. (0380) 881246, 881245 Fax.(0380) 881245
Location
Kota kupang,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Tourism: Jurnal Travel, Hospitality, Culture, Destination, and MICE
ISSN : 26222876     EISSN : 26854511     DOI : https://doi.org/10.32511/tourism.v2i2.620
Jurnal Tourism adalah jurnal yang dikelola oleh Jurusan Pariwisata Politeknik Negeri Kupang yang mempublikasikan hasil penelitian yang berhubungan dengan tema Perjalanan Wisata, Perhotelan, Budaya, Destinasi, dan Event. Jurnal ini akan diterbitkan 2 kali dalam setahun pada bulan Mei dan November.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 72 Documents
IMPLEMENTASI HIGIENE DAN SANITASI PADA FOOD AND BEVERAGE DEPARTMENT CAPA RESORT MAUMERE Rero, Laurensius Sandro; Mantolas, Christina Mariana
TOURISM: Jurnal Travel, Hospitality, Culture, Destination, and MICE Vol 4 No 1 (2021): Tourism: Jurnal Travel, Hospitality, Culture, Destination, and MICE
Publisher : Jurusan Pariwisata Politeknik Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32511/tourism.v4i1.759

Abstract

Ditengah pertumbuhan wabah covid 19 yang belum menunjukan trend positif membuat wisatawan untuk lebih teliti dalam memilih hotel atau penginapan yang akan ditempati. Pilihan – pilihan tersebut tidak hanya terkait dengan hotel yang sudah menerapkan protokol kesehatan namun pilihan juga terkait dengan kebersihan dan keamanan makanan yang disediakan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat implementasi dari higiene dan sanitasi pada FB Department di Capa Resort Maumere yaitu dengan melihat Higiene personal, higiene sanitasi area dapur dan kualitas makanan yang dihasilkan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan informan kunci yang digunakan sebanyak 3 orang yaitu Executive Chef (1) dan Cook (2). Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan observasi, wawancara mendalam (In depth interview), studi pustaka dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa setiap indikator dari ketiga variabel diteliti sudah diterpakan dengan baik dalam menjaga higiene dan sanitasi pada bagian FB Department namun masih ada beberapa indikator yang perlu dilakukan perbaikan seperti pada higiene personal, higiene sanitasi peralatan.
ANALISIS KUALITAS LAYANAN TERHADAP KEPUASAN TAMU DI BINTAN INTI EXECUTIVE VILLAGE, TELUK LOBAM – BINTAN Kurniawan, Welli Braham
TOURISM: Jurnal Travel, Hospitality, Culture, Destination, and MICE Vol 4 No 1 (2021): Tourism: Jurnal Travel, Hospitality, Culture, Destination, and MICE
Publisher : Jurusan Pariwisata Politeknik Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32511/tourism.v4i1.765

Abstract

Every hotel needs to provide the best service so that every guest who stays is satisfied, and this will be the hotel's marketing tool because the guest will share his experience with others. Bintan Inti Executive Villa is a hotel with a residential business hotel concept where guests staying for business purposes. Bintan Inti Executive Villa is only intended for companies in the Lobam Industrial Estate, and usually guests will stay for a long period. In this study, questionnaires were distributed to guests who were staying overnight to measure the level of guest satisfaction with the quality of services provided by the Bintan Inti Executive Villa. Based on the results of the distributed questionnaires, it was obtained that most of the guests who stayed were satisfied with the quality of services provided by Bintan Inti Executive Villa with an average satisfaction rating (mean) of 3.6473 on a scale of 1 to 4.
TOURISM ATTRACTIONS DEVELOPMENT THROUGH THE TAPPING ACTIVITIES OF LONTAR TREE IN TOURIST ATTRACTION LASIANA BEACH KUPANG CITY Eky, Feny Susana; Saragi, Rulli
TOURISM: Jurnal Travel, Hospitality, Culture, Destination, and MICE Vol 3 No 2 (2020): Tourism: Jurnal Travel, Hospitality, Culture, Destination, and MICE
Publisher : Jurusan Pariwisata Politeknik Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32511/tourism.v3i2.727

Abstract

Lasiana Beach, Kupang City is one of the leading tourist attraction in Kupang city because it has a strategic location, is easy to reach and holds cultural potential that attractive and educative. However, the development of this tourist attraction has not been carried out optimally, especially on the elements of attraction which are the main elements of a tourist attraction. The purpose of this study is to develop palm tree tapping activities as an attractive and educative tourist attraction in tourist attraction Lasiana beach. The methodology used is a qualitative research method. The results showed that palm tree tapping activity as a tourist attraction in tourist attraction Lasiana beach can be packaged into a tourist attraction that fulfills three basic tourist elements, namely can be seen (something to see), can be done (something to do), and can be purchased (something to buy).
ANALISIS PENGEMBANGAN PANTAI WINI SEBAGAI PARIWISATA PESISIR DI KABUPATEN TIMOR TENGAH UTARA Lasibey, Ariance Ana
TOURISM: Jurnal Travel, Hospitality, Culture, Destination, and MICE Vol 4 No 1 (2021): Tourism: Jurnal Travel, Hospitality, Culture, Destination, and MICE
Publisher : Jurusan Pariwisata Politeknik Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32511/tourism.v4i1.760

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis indikator pariwisata pesisir, menganalisis kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman, serta menentukan strategi yang tepat dalam pengembangan pariwisata pesisir di Pantai Wini. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan analisis SWOT. Strategi pengembangan dirumuskan dengan cara meminimalkan kelemahan dan ancaman, serta memaksimalkan peluang dan kekuatan. Data dikumpulkan melalui observasi, studi kepustakaan, serta wawancara dengan stakeholder terkait seperti Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata, Dinas Perikanan dan Kelautan, Kelurahan, TNI AL, tokoh masyarakat, dan pengunjung. Data dianalisis secara deskriptif kemudian untuk menentukan strategi pengembangan pariwisata pesisir dilakukan dengan analisis SWOT. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa strategi pengembangan pariwisata pesisir Pantai Wini antara lain mengoptimalkan pemanfaatan lahan pesisir dengan tetap membangun kualitas ekosistem melalui kerjasama, mengembangkan profesionalisme dalam pengelolaan dengan mengembangkan SDM pariwisata, meningkatkan perluasan promosi pada event-event tertentu, mengembangkan program pelestarian ekosistem pesisir, serta pembangunan terpadu dengan pemeliharaan yang rutin dan terkontrol.
PENGEMBANGAN PARIWISATA KHUSUS (NICHE TOURISM) MELALUI PENYELENGGARAAN EVENT KEBUGARAN (WELLNESS TOURISM) DI UBUD Studi Kasus Bali Spirit Festival 2019 Permatasari, Dwi Novita Cahyaningtyas
TOURISM: Jurnal Travel, Hospitality, Culture, Destination, and MICE Vol 4 No 1 (2021): Tourism: Jurnal Travel, Hospitality, Culture, Destination, and MICE
Publisher : Jurusan Pariwisata Politeknik Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32511/tourism.v4i1.766

Abstract

Tourism during the Fordist era displayed the characteristics of mass tourism, while post-Fordist tourism provided alternative tourism characteristics, namely niche tourism. Today contemporary tourism has both the characteristics of mass and niche tourism. This research answers two questions on motivation of niche tourist towards tourist satisfaction and revisit intention, and how to develop niche tourism through wellness events. This research used qualitative research method. Motivation in this study is divided into push and pull factors. The push factors for yoga tourism in Bali include Experience & Personal Development, Interpersonal, and Prestige & Benefits, while the pull factors are Community, Atmosphere & Climate, Safety & Hygiene, Accessibility, Price & Service Availability, Culture & Ethnic. The majority of visitors are satisfied with the service and quality of the event and have the intention to revisit Bali Spirit Festival in the following year. Finally, the development of special tourism through wellness tourism events can be done within market segmentation and developing tourism package clusters
UPAYA PENINGKATAN PELAYANAN ROOMBOY PADA KEBERSIHAN KAMAR TAMU DI SOTIS HOTEL KUPANG Christina Mantolas; Laurensius Sandro Rero; Martarida Bagaihing
TOURISM: Jurnal Travel, Hospitality, Culture, Destination, and MICE Vol 5 No 1 (2022): Tourism: Jurnal Travel, Hospitality, Culture, Destination, and MICE
Publisher : Jurusan Pariwisata Politeknik Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32511/tourism.v5i1.877

Abstract

Upaya pelayanan menjadi salah satu hal yang penting dalam industri perhotelan. Dimana prinsip dari industi perhotelan yang memadukan antara produk dan jasa layanan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat upaya pelayanan roomboy dalam meningkatkan kebersihan kamar di Sotis Hotel Kupang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif, sedangkan teknik pengumpulan datanya menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi yaitu yang langsung terlibat dalam objek penelitian. Dalam penelitian ini menggunakan informanyaitu Supervisor Housekeeping, roomboy, dan tamu. Hasil dari penelitian ini dapat penulis simpulkan bahwa keramahan, kecepatan dan ketelitian romboy dalam meningkatkan kebersihan kamar di Sotis Hotel Kupang sangat diperlukan untuk memberikan kesan yang baik bagi tamu dalam upaya pelayanan yang di berikan untuk mencegah complaint dari tamu.
ANALISIS KONTRIBUSI PAJAK RESTORAN PADA PENDAPATAN ASLI DAERAH SEBELUM DAN DI MASA PANDEMI COVID 19 SERTA DI ERA NEW NORMAL (STUDI KASUS PEMERINTAH KOTA KUPANG) Sri Endar Utami
TOURISM: Jurnal Travel, Hospitality, Culture, Destination, and MICE Vol 5 No 1 (2022): Tourism: Jurnal Travel, Hospitality, Culture, Destination, and MICE
Publisher : Jurusan Pariwisata Politeknik Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32511/tourism.v5i1.881

Abstract

Pandemi Covid 19 menyebabkan penurunan penerimaan pajak baik pusat maupun daerah. Salah satu sumber penerimaan pajak yang menopang pendapatan asli daerah yaitu pajak restoran. Pada saat kondisi pandemi pajak restoran cenderung turun karena dipengaruhi daya beli masyarakat dan kunjungan wisatawan yang juga menurun. Maka dari itu penelitian ini akan menganalisis besarnya kontribusi pajak daerah khususnya pajak restoran dan laju pertumbuhan pada pendapatan asli daerah Kota Kupang sebelum dan di masa pandemi Covid 19 serta di era new normal. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Metode pengambilan data yaitu dokumentasi. Data akan dianalisis menggunakan rumus analisis kontribusi dan laju pertumbuhan. Hasil penelitian menyatakan bahwa tingkat kontribusi pajak restoran pada PAD Kota Kupang tahun 2017-2021 cukup fluktuatif, rata-rata sebesar 9% dengan kriteria kinerja keuangan sangat kurang. Laju pertumbuhan penerimaan pajak restoran mengalami penurunan yang sangat signifikan. Laju pertumbuhan berangsur naik pada masa new normal tahun 2021 walaupun masih dalam kondisi negatif.
STRATEGI PEMASARAN DESTINASI WISATA PATUNG BUNDA MARIA TELUK GURITA ATAMBUA BERBASIS CHSE Syul Rosli Sanam; Yudha Eka Nugraha
TOURISM: Jurnal Travel, Hospitality, Culture, Destination, and MICE Vol 5 No 1 (2022): Tourism: Jurnal Travel, Hospitality, Culture, Destination, and MICE
Publisher : Jurusan Pariwisata Politeknik Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32511/tourism.v5i1.878

Abstract

Patung Bunda Maria Teluk Gurita Atambua merupakan salah satu destinasi wisata baru yang terletak di kawasan Fatuloko, Dusun Teluk Gurita, Desa Dualaus, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi pemasaran destinasi wisata Patung Bunda Maria Teluk Gurita Atambua berbasis CHSE. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan beberapa teknik pengumpulan data, yakni observasi, wawancara, studi pustaka dan dokumentasi. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis menggunakan matriks SWOT, yakni menganalisis dan merumuskan kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman yang terjadi terkait dengan pemasaran destinasi wisata Patung Bunda Maria, sehingga disusunlah strategi pemasaran destinasi berbasis CHSE. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran destinasi wisata Patung Bunda Maria belum dilakukan secara maksimal oleh Dinas Pariwisata selaku pengelola karena destinasi masih dalam tahap pengerjaan lanjutan, maka strategi yang perlu dikembangkan agar ketika destinasi sudah selesai dikerjakan dan dibuka untuk umum adalah strategi pemasaran produk berbasis CHSE yang tepat, pengembangan fasilitas pariwisata dan fasilitas umum dalam kawasan destinasi, strategi keamanan dan kenyamanan dalam pemasaran produk, serta pemberdayaan masyarakat dalam melakukan pemasaran destinasi wisata berbasis CHSE. Dari hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa untuk mensukseskan pemasaran destinasi wisata Patung Bunda Maria Teluk Gurita Atambua berbasis CHSE, maka sangat perlu adanya partisipasi masyarakat lokal dalam pemasaran destinasi wisata, sehingga tercapai suatu pembangunan berkelanjutan yang diharapkan dapat mendorong pembangunan ekonomi masyarakat lokal dan dapat menjadi penyumbang devisa daerah Kabupaten Belu.
DAMPAK PANDEMI COVID-19 PADA DESTINASI PARIWISATA BUDAYA DI DESA LAMALERA KABUPATEN LEMBATA Yudha Eka Nugraha
TOURISM: Jurnal Travel, Hospitality, Culture, Destination, and MICE Vol 5 No 1 (2022): Tourism: Jurnal Travel, Hospitality, Culture, Destination, and MICE
Publisher : Jurusan Pariwisata Politeknik Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32511/tourism.v5i1.886

Abstract

COVID-19 membawa dampak yang berkepanjangan dalam kehidupan manusia. Mulai dari pembatasan mobilitas sosial sampai dengan kerugian yang dirasakan oleh sektor ekonomi terkhusus di Indonesia. Salah satu daya tarik wisata budaya yang menggantungkan ekonomi pada sektor pariwisata adalah Desa Wisata Lamalera B di Kabupaten Lembata. Produk pariwisata berbasis budaya telah menjadi bagian dari identitas masyarakat setempat contohnya seperti pasar barter, produk souvenir berbahan dasar tulang paus, prosesi ritual berburu, usaha homestay, usaha makan dan minum dan usaha pendukung pariwisata lainnya. Selama pandemi, penurunan jumlah kunjungan wisatawan mencapai angka 90% bahkan menyentuh angka nol dan sangat berdampak pada pendapatan ekonomi masyarakat lokal dari sektor pariwisata. Dampak pandemi pada unit usaha pariwisata di Lamalera terlihat pada unit usaha homestay, makanan, minuman, dan usaha kreatif. Sedangkan untuk tradisi budaya seperti ritual perburuan paus dan pasar barter tetap dilaksanakan seperti biasanya.
STRATEGI PENERAPAN COMMUNITY BASED TOURISM DI DESA RANGGU, KECAMATAN KUWUS BARAT Roseven Rudiyanto
TOURISM: Jurnal Travel, Hospitality, Culture, Destination, and MICE Vol 5 No 1 (2022): Tourism: Jurnal Travel, Hospitality, Culture, Destination, and MICE
Publisher : Jurusan Pariwisata Politeknik Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32511/tourism.v5i1.880

Abstract

Perkembangan pariwisata dapat dilihat dari meningkatnya jumlah kunjungan. Jumlah kunjungan berpengaruh terhadap perekonomian sebuah daerah. Manfaat ekonomi dari perkembangan pariwisata dapat distribusikan merata dengan pengembangan desa menjadi desa wisata dengan pendekatan community based tourism. Desa Ranggu merupakan desa wisata yang berada di Kabupaten Manggarai Barat. Tujuan penelitian ini ialah untuk mendeskripsikan strategi pengembangan Desa Ranggu sebagai desa wisata dengan pedekatan Community Based Tourism (CBT). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian yang didapat ialah masyarakat sudah siap untuk menyambut tamu namun masih membutuhkan pelatihan di bidang pariwisata, kehadiran local champion dan pokdarwis menjadi penting dalam penerapan CBT, dan dibutuhkan paket wisata sebagai produk wisata Desa Ranggu yang dapat dipromosikan menggunakan media sosial.