RESEARCH AND DEVELOPMENT JOURNAL OF EDUCATION (RDJE)
RDJE: Research and Development Journal of Education (ISSN 2657-1056 for the electronic version and ISSN 2406-9744 for the print version) first published in Oct 2014 is a double-blind peer-reviewed scientific open access journal. The journal is dedicated to publishing articles concerned with research, theory development, instructional methods, instructional strategy, instructional materials development, experiment, survey, and teacher development in Education Field. The journal is published by Universitas Indraprasta PGRI.
Articles
30 Documents
Search results for
, issue
"Vol 7, No 2 (2021)"
:
30 Documents
clear
Penerapan Metode Reward Dan Punishment Untuk Mengembangkan Kemampuan Emosional Dasar Anak Di PAUD Darul Amani Kosambi
Sulistyawati, Eka;
Tesmanto, Joni
RESEARCH AND DEVELOPMENT JOURNAL OF EDUCATION Vol 7, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30998/rdje.v7i2.11240
Anak adalah buah hati dan sekaligus menjadi investasi orang tua di masa mendatang. Ketika di pendidikan formal seperti TK atau PAUD, terkadang perilaku anak seringkali berlebihan. Oleh sebab itu, alternatif yang diberikan adalah metode reward dan punishment. Metode ini bertujuan untuk mendisiplinkan dan mendidik anak dengan kasih sayang bukan untuk menakut-nakuti atau mengancam mereka. Pendekatan penelitian yang akan digunakan adalah pendekatan kualitatif studi kasus. Penelitian ini akan menggambarkan tentang penggunaan reward dan punishment dalam perkembangan kemampuan dasar emosional anak usia dini. Penelitian ini merupakan suatu penelitian yang dilakukan terhadap suatu kesatuan sistem. Kesatuan ini dapat berupa program, kegiatan, peristiwa atau sekelompok individ yang terikat oleh tempat, waktu atau ikatan tertentu. Sebelum pelaksanaan wawancara peneliti melakukan pendekatan melalui perkenalan dan pembicaraan bebas sampai pada titik masalah tentang metode pemberian reward dan punishment dalam kegiatan pembelajaran di TK tesebut. Penerapan reward di PAUD Darul Amani Kosambi pada kelompok B yang diobservasi dan diteliti peneliti dengan cara menerapkan reward dengan sistem diagram bintang. Dimana bagi anak yang pada setiap harinya melakukan kegiatan, mau diingatkan, berbagi dengan teman, dan melakukan suatu kegiatan kebiasaan maka anak tersebut akan mendapatkan reward berupa sebuah bintang atau dengan memberi pujian, acungan jempol, sesekali mereka juga diberi hadiah berupa baris di depan nomer pertama, duduk dibangku depan, dan lain-lain. Sedangkan punishment adalah hukuman bagi mereka agar mereka jera dan tidak melakukan kesalahan yang sama
Gerakan Literasi Di Kalangan Mahasiswa Sebagai Pengaruh Pembelajaran Daring (Online)
Muslim, Ibnu Fiqhan;
Salsabila, Fahmi
RESEARCH AND DEVELOPMENT JOURNAL OF EDUCATION Vol 7, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30998/rdje.v7i2.10224
The purpose of this study was to determine the effect of literacy activities, obstacles and efforts made by students in carrying out and completing assignments from teachers. This research is a qualitative descriptive study. The subjects in the study are Unindra students of the Economic Education Study Program. Data collection techniques through interviews, observation and documentation. Students conduct online teaching and learning activities due to the impact of the Covid-19 pandemic. These conditions make students have to be able to be more independent to move actively by maximizing literacy activities so that the learning process runs optimally. Give assignments to find their own material from various book titles or the internBased on the results of the study, it can be seen that 1) literacy activities give additional insight to students, 2) students need guidance from the teacher to determine the books to read or journal to read, to complete the material that has been made, 3) the teacher must evaluate the material made by including the source, and 4 ) students will have broad knowledge and good competence with alot of reading sources they have read
Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Guru SD Berdasarkan Kesulitan Analitis Belajar Bahasa Indonesia Menurut CPD Framework
Nahdi, Khirjan;
Atiaturrahmaniah, Atiaturrahmaniah;
Sururuddin, Muhammad;
Yunitasari, Dukha;
Suhartiwi, Suhartiwi;
Wijaya, Herman
RESEARCH AND DEVELOPMENT JOURNAL OF EDUCATION Vol 7, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30998/rdje.v7i2.9705
Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) masih fokus pada pengembangan kapasitas guru profesional berdasarkan kapasitas karir guru melalui golongan dan pangkat. PKB berdasarkan kesulitan analitis belajar siswa tidak pernah dilakukan. Padalah, keterampilan menemukan kesulitan belajar siswa strategis dalam menemukan solusi masalah belajar siswa. Kajian ini bertujuan menemukan keterampilan yang dibutuhkan guru dilatarbelakangi oleh kesulitan belajar siswa pada empat keterampilan berbahasa di sekolah dasar. Temuan kajian ini sangat strategis dijadikan bagian kurikulum PKB bersama aspek-aspek kurikulum PKB lainnya dalam peningkatan kapasitas guru secara berkelanjutan. Data kajian dihimpun melalui proses dokumentasi dan survei. Data dokumen berbentuk kriteria ketuntasan minimal (KKM) siswa pada empat keterampilan berbahasa. Data survei berbentuk kesulitan analitis belajar siswa pada empat keterampilan berbahasa. Kedua jenis data dianalisis dengan metode deskriptif dengan tahapan sebagai berikut: a) mendeskripsikan data existing KKM; b) mendeskripsikan kesulitan belajar analitis masing-masing keterampilan berbahasa; dan c) merumuskan kebutuhan PKB berdasarkan kondisi ideal, kesenjangan, dan kebutuhan ideal PKB berdasarkan hasil analitis kesulitan belajar keterampilan berbahasa. Berdasarkan analisis terhadap KKM dan kesulitan belajar siswa, dirumuskan 22 jenis keterampilan yang dibutuhkan guru dalam mengatasi kesulitan analitis belajar bahasa pada empat keterampilan berbahasa. Ke-22 keterampilan tersebut penting dijadikan sebagai bagian keseluruhan kurikulum PKB bagi guru dalam peningkatan kapasitas guru profesional secara berkelanjutan
Upaya Menekan Permasalahan Kependudukan Di Masyarakat Melalui Peningkatan Akses Pendidikan Nonformal
Sitorus, Muhammad Ancha;
Hutasoit, Evalina Franciska
RESEARCH AND DEVELOPMENT JOURNAL OF EDUCATION Vol 7, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30998/rdje.v7i2.10565
Penelitian ini merupakan kajian diharapkan dapat memberikan gambaran upaya dalam menekan permasalahan kependudukan di masyarakat melalui peningkatan akses pendidikan nonformal yang dibangun melalui pendekatan pendidikan kependudukan. Peningkatan akses pendidikan nonformal tidak terlepas dengan pemetaan modal sosial di masyarakat. Sumberdaya manusia yang berkualitas merupakan salah satu modal utama dalam pembangunan nasional, karenanya peningkatan kualitas hidup menjadi salah satu agenda pembangunan ditengah permaslahan pertumbuhan penduduk. Upaya peningkatan kualitas oendiduk dipengaruhi oleh arah pembangunan, dan tidak terlepas dari dinamika masyarakat diantarannya potensi, permasalahan dan kemiskinan. Dengan masih tingginya angka putus sekolah dari tahun ke tahun terutama pada masa pandemic Covid-19, maka pendidikan informal dan pendidikan nonformal menjadi salah satu upaya yang dilakukan untuk mencegah masalah kependudukan seperti pernikahan usia anak, laju pertumbuhan penduduk, serta kemiskinan dan pengangguran. Dengan hanya sekitar 55,8 persen keluarga Indonesia yang mengetahui isu kependudukan dengan disparitas antara masyarakat perkotaan dan pedesaan serta berdasarkan tingkat kekayaan, maka penanaman isu kependudukan merupakan Langkah awal untuk membangun kesadaran masyarakat yang mandiri dan terutama daoat menjangkau kelompok rentan dalam masyarakat. Modal sosial berperan dalam proses membangun masyarakat menjadi lebih bertanggung jawab untuk mempersiapkan dan mengembangkan program. Penguatan kesepakatan dan pemetaan sosial menjadi kunci utama dengan keterlibatan berbagai pihak untuk ikut dalam peningkatan partisipasi masyarakat dalam pendidikan informal. Pendidikan kependudukan diintegrasikan dengan pendidikan informal dibangun dalam kurikulum dengan materi berdasarkan isu kearifan lokal yang disusun bersama disampaikan untuk membangun kesadaran dan tetap bertahan terutama dalam masa pandemi Covid-19
Pengaruh PJJ Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas VII Pada Mata Pelajaran IPS Di SMP Walisongo Bekasi
Kusniyati, Teti;
Putrie, Chientya Annisa Rahman
RESEARCH AND DEVELOPMENT JOURNAL OF EDUCATION Vol 7, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30998/rdje.v7i2.10131
Pendidikan menjadi salah satu hal terpenting untuk kehidupan manusia. Namun, kualitas pendidikan sekarang sedang mengalami dampak dari virus Covid-19. Penyebaran dari covid-19 sangat begitu menghawatikan. Pemerintah mengeluarkan kebijakan untuk melakukan social distancing, sehingga pembelajaran jarak jauh menjadi salah satu alternatif pembelajaran. Peneliatian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh dari pembelajaran jarak jauh terhadaap hasil belajar siswa kelas VII pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial di SMP walisongo Bekasi. Metode penelitian yang di gunakan adalah dengan menggunakan metode kuantitatif asosiatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 45 siswa di SMP Walisongo Bekasi. Data yang di gunakan adalah analisis regresi Y dan X sebesar = 44.684+0.370 X. Hal ini dapat di lihat dari anova sederhana. Uji signifikan koefisisen korelasi (r xy) = 0.196 dan F hit = 0.105 dengan p-value = 0.002< 0,05 atau Ho di tolak. Dengan demikian koefisien korelasi X dan Y adalah signifikan. Sedangkan koefisien determinasi R Square = 0.196, yang berarti 19,6 % variabel hasil belajar siswa dapat di pengaruhi oleh pembelajaran jarak jauhÂ
Persepsi Milenial Terhadap Kelestarian Lingkungan Dalam Proposisi Bahasa Indonesia Berbasis Pengelolaan Sampah
Nahdi, Khirjan;
Marzuki, Muh.;
Lutfi, Samsul;
Ramdhani, Sandy;
Wijaya, Herman
RESEARCH AND DEVELOPMENT JOURNAL OF EDUCATION Vol 7, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30998/rdje.v7i2.8982
Kajian ini menguji keberadaan teori relativisme dan determinisme Safir-Whorf tentang konstruksi kognitif penutur bahasa yang dipengaruhi oleh konteks budaya. Konstruksi kognitif melahirkan persepsi penutur melalui bentuk bahasa. Melalui survei, kajian ini bertujuan menggambarkan persepsi milenial terhadap pelestarian lingkungan melalui pengelolaan sampah. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif skala Guthman dalam tiga langkah: menghitung jumlah responden memilih deskripsi skala dan persepsi; menghitung skor masing-masing skala dan persepsi; dan menginterpretasi hubungan jumlah responden pada masing-masing deskripsi. Hasil kajian menunjukkan dua kelompok persepsi milenial atas realitas pelestarian lingkungan dan hubungannya dengan sampah. Persepsi pertama pada skala SS (sangat setuju) hingga STS (sangat tidak setuju). Kelompok ini ditunjukkan pada persepsi atas deskripsi nomor 2, 5, dan 6. Persepsi kedua pada skala SS (sangat setuju) hingga CS (cukup setuju). Kelompok ini ditunjukkan pada persepsi atas deksripsi nomor 1, 3, 4, 7, 8, 9, dan 10. Kedua kelompok persepsi ini membutkikan, konstruksi kognitif penutur bahasa dipengaruhi oleh konteks budaya yang melingkupinya (relativisme). Konstruksi kognitif akan melahirkan persepsi penutur bahasa yang ditunjukkan melalui bentuk bahasanya (determinisme)
Perkembangan Motorik Halus Melalui Finger Painting Pada Anak Kelompok Bermain Di TK Advent Tahun Pelajaran 2020/2021
Nababan, Rosda;
Tesmanto, Joni
RESEARCH AND DEVELOPMENT JOURNAL OF EDUCATION Vol 7, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30998/rdje.v7i2.11246
Pendidikan adalah bidang yang penting, dan anak usia dini merupakan usia yang sangat potensial untuk berkembang. Pendidikan anak usia dini adalah salah satu strategi dalam rangka menyiapkan generasi yang unggul dan tangguh. PAUD perlu mengembangkan berbagai keterampilan dan kemampuan anak. Salah satunya adalah motorik anak. Motorik anak terbagi menjadi dua, yaitu perkembangan motorik kasar dan perkembangan motorik halus. Dalam penelitian ini, motorik halus menjadi inti kajian yang dapat dikembangkan melalui finger painting. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan motorik halus anak usia 4-5 di TK Advent tahun pelajaran 2020/2021 melalui kegiatan finger Painting, dengan pendekatan atau metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Â Berdasarkan hasil penelitian dan pengamatan yang dilakukan hingga siklus II, menunjukkan bahwa adanya peningkatan nilai kemampuan motorik halus anak dalam kegiatan finger painting. Grafik menunjukkan dari hasil pra siklus, siklus I dan siklus II perkembangan motorik halus anak memiliki pesentase yang meningkat. Hal ini membuktikan adanya dampak positif dari kegiatan finger painting. Dengan demikian, terbukti bahwa kegiatan finger painting dapat mengembangkan motorik halus anak dalam meremas, menuang, meratakan, melukis, mengaduk dan mencuci tangan , sehingga anak dapat berkembang pada anak usia 4-5 tahun di TK Advent Kecamatan Mustika Jaya Kota Bekasi tahun pelajaran 2020/2021
Analisis Pengaruh Kinerja Guru Dalam Pembelajaran Dan Persepsi Siswa Atas Lingkungan Belajar Terhadap Hasil Belajar
Nurdin, Nurdin;
Purwosusanto, Hery;
Djuhartono, Tjipto
RESEARCH AND DEVELOPMENT JOURNAL OF EDUCATION Vol 7, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30998/rdje.v7i2.10319
Penelitian survey ini dilakukan bertujuan untuk melihat seberapa besarnya pengaruh kinerja guru dalam proses pembelajaran dan persepsi siswa atas lingkungan belajar. Lingkungan belajar yang baik membuat guru melaksanakan proses pembelajaran yang baik dan siswa dapat mengikuti pelajaran dengan sebaik-baiknya, sehingga hasil belajar siswa bisa dicapai dengan baik. Sampel Penelitian ini sebanyak 80 orang siswa di SMA Negeri 5 Tambun Bekasi. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner.Keabsahan data diperoleh dengan uji validitas dan reliabilitas, semua data memiliki distribusi normal. Data dianalisis menggunakan korelasi regresi. Hasil penelitian membuktikan bahwa kinerja guru dalam proses pembelajaran memberikan pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar mata pelajaran ekonomi atau ilmu pengetahuan sosial. Begitu juga persepsi siswa atas lingkungan belajar memberi pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar mata pelajaran ekonomi atau ilmu pengetahuan sosial. Temuan juga menunjukkan bahwa kinerja guru dalam proses pembelajaran dan persepsi siswa atas lingkungan belajar secara bersama-sama mempunyai hubungan yang kuat terhadap hasil belajar mata pelajaran ekonomi atau ilmu sosial
Pengaruh Pembelajaran Online Terhadap Prestasi Belajar Siswa SMP Al-Falah Bekasi
Sebrina, Nikita;
Putri, Eka
RESEARCH AND DEVELOPMENT JOURNAL OF EDUCATION Vol 7, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30998/rdje.v7i2.10384
Home learning or E-learning is done to break the chain of spread of the covid-19 virus. This study aims to find out the influence of Online Learning (X) on Learning Achievement (Y) in eight grade of SMP Al-Falah Bekasi student in social sciences learning. This research method uses Descriptive Survey. The research sample used a random sampling sample of 71 students. The conclusion of the results revealed: 1) The regression liner regression equation obtained Y= 57.683 + 0.238X means that the Y score can be predicted through linear equations. 2) From the results of the analysis, it can be inferred that Online Learning affects learning achievements. This can be seen from thit and p- value is smaller than 0.05. Therefore, it can be presented that the influence of Online Learning has a positive effect on learning achievements. 3) From the results of the analysis of the regression equation signification test obtained that thit and p-value is smaller than 0.05 or Ho is rejected. Thus the regression of Y or X is significant or Online Learning has an effect on the Learning Achievement of social science major. 4)The correlation coefesien signification test obtained= 0.224 with a small p-value of 0.05 which means Ho is rejected. Thus, the coefesien is moderately correlated between Online Learning and Social science major Learning Achievement. Whereas from the results of the analysis obtained RSquere 0.520, which means that 52% variation of variables results of Online Learning Against Learning Achievement
Analisis Hambatan Belajar Pada Materi Pecahan
Ulfa, Nadia;
Jupri, Al;
Turmudi, Turmudi
RESEARCH AND DEVELOPMENT JOURNAL OF EDUCATION Vol 7, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30998/rdje.v7i2.8509
The basic concepts that students have in mathematics need more attention because these basic concepts will have an influence in understanding other mathematical concepts at a higher level. One of the basic concepts in mathematics is the concept of fractions. The concept of fractions was chosen in this study because of several things, first, fractions are an important concept in mathematics, second, the concept of fractions is one of the first abstract concepts that students learn in mathematics, and third, there are still many students who make mistakes when working on problems related to fractions. This study used a qualitative method with a case study design and involved 31 students of grade 7 junior high school in Bandung district. The triangulation technique used in this study is observation, tests, and interviews. The results showed that three were learning obstacle that was found by students including, 1) Ontogenic obstacle which is psychological, where students had weak motivation when learning the concept of fractions, 2) didactical obstacle, where students only gathered on procedural knowledge when learning the concept of fraction, and 3) epistemological obstacle, where there is a limited understanding of students regarding the operations of counting integers with fractions