cover
Contact Name
Endang Susanti
Contact Email
endang@ft.unrika.ac.id
Phone
+6281277109009
Journal Mail Official
endang@ft.unrika.ac.id
Editorial Address
Jl. Batu Aji Baru No.99 Batu Aji Fakultas Teknik Universitas Riau Kepulauan Batam 0778 392752
Location
Kota batam,
Kepulauan riau
INDONESIA
SIGMA TEKNIKA
ISSN : 26145979     EISSN : 25990616     DOI : 10.33373
Core Subject : Engineering,
SigmaTeknika adalah jurnal Fakultas Teknik yang merupakan media publikasi ilmiah internal di lingkungan Fakultas Teknik Unrika dengan fokus pada karya ilmiah berupa tulisan dari hasil penelitian yang dilakukan oleh dosen atau mahasiswa yang meliputi disiplin ilmu teknik mesin, teknik industri, teknik elektro, teknik sipil dan teknik arsitektur atau ilmu yang relevan
Articles 310 Documents
EVALUASI POSTUR KERJA DI STASIUN KERJA CRIMPING SPLICE PT. XXX DENGAN METODE QUICK EXPOSURE CHECK Purbasari, Annisa; Alex, Mr.; H. Siboro, Benedikta Anna
SIGMA TEKNIKA Vol 3, No 1 (2020): SIGMA TEKNIKA, VOL 3 NO.1, JUNI 2020
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/sigma.v3i1.2508

Abstract

Work posture at the crimping splice work station at line lamp 1 PT. XXX shows that there is dominant work done in static work positions, repetitive and monotonous work. The work posture that occurs during the process shows the work position of the operator sitting forward for a long time for 1 working day (8 hours) using a work chair without a backrest. This research aims to analyze and evaluate of operators work posture error on the production process in electronic manufacturing industry. Subject data retrieval for 15 operators. This work station consists of 15 processes that are all done in a sitting position. The work risk assessment uses the Quick Exposure Check (QEC) method. The results showed in the process of 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10, 11 at the crimping splice work station, posture of workers who are likely to have a very high working risk felt pain on the back part. The whole process at the crimping splice work station shows the work posture of workers who have a very high work risk feel pain in the neck. The exposure level value in this study shows that all processes in the crimping splice work station are in the range of 59.88% -71.60% so that each process in the crimping splice work station is categorized to be done change as soon as possible.    
PERANCANGAN SISTEM KENDALI KETINGGIAN ROBOT TERBANG QUADCOPTER MENGGUNAKAN SENSOR ULTRASONIK SRF-04 Gunoto, Pamor; Suryanata, Samuel
SIGMA TEKNIKA Vol 3, No 1 (2020): SIGMA TEKNIKA, VOL 3 NO.1, JUNI 2020
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/sigma.v3i1.2451

Abstract

Quadcopter merupakan robot terbang yang dewasa ini terus dikembangkan, baik oleh personal atau individu maupun oleh organisasi dan perusahaan besar. Karena fungsi dan kegunaan dari quadcopter sendiri yang belum ditemukan seluruhnya, yang membuat quadcopter menjadi primadona di dunia robot saat ini. Sensor ultrasonik dipasang pada bagian bawah quadcopter untuk mengetahui jarak antara quadcopter dengan tanah. Dengan menggunakan kontrol PID, diharapkan quadcopter dapat terbang secara otomatis tanpa pilot dan dapat melayang di udara sesuai setpoint yang telah ditentukan yaitu sebesar 50 cm. Untuk menentukan konstanta Kp, Ki dan Kd digunakan metode trial and error sehingga didapatkan dalam penelitian ini Kp = 1, Kd = 0.01 dan Ki = 0.1.
Meningkatkan Line Efficiency (LE) Dengan Memperbaiki Bottle Neck Dengan Metode Line Balancing di PT. RST Dadang Redantan
SIGMA TEKNIKA Vol 4, No 2 (2021): SIGMATEKNIKA, VOL. 4, N0. 2, NOVEMBER 2021
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/sigmateknika.v4i2.3635

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pada bagian mana sebenarnya yang merupakan bottle neck pada lini produksi di PT. RST menggunakan metode Line Balancing kemudian memperbaiki lagi stasiun kerja pad lini produksi sehingga dicapai hasil yang optimal. Hasil dari penelitian ini adalah telah ditemukan proses-proses yang merupakan bottle neck sehingga menyebabkan ketidak seimbangan lini produksi yang di sebabkan oleh bottle neck pada proses produksi atau assembly PCBA dan AC terminal serta assembly APO dan light pipe  
PERENCANAAN GEDUNG OLAHRAGA INDOOR DILIHAT DARI ASPEK FUNGSIONAL, ASPEK KUALITATIF DAN ASPEK KUANTITATIF PADA PERENCANAAN GOR TANJUNGPINANG Supriyanto Supriyanto
SIGMA TEKNIKA Vol 2, No 2 (2019): Sigma Teknika, VOL.2 NO.2, November 2019
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/sigmateknika.v2i2.3215

Abstract

Pada tahap ini berdasarkan Konsep Rancangan yang paling sesuai dan dapat memenuhi persyaratan program perancangan, arsitek menyusun pola dan gubahan bentuk arsitektur yang diwujudkan dalam gambar-gambar. Sedangkan nilai fungsional dalam bentuk diagram-diagram. Aspek kualitatif lainnya serta aspek kuantitatif seperti perkiraan luas lantai, informasi penggunaan bahan, sistem konstruksi, biaya, dan waktu pelaksanaan pembangunan disajikan dalam bentuk laporan tertulis maupun gambar-gambar. Setelah diperiksa dan mendapat persetujuan dari pengguna jasa, arsitek akan melakukan kegiatan tahap selanjutnya.
Meningkatkan Kapasitas Produksi Ford Line Menggunakan Metode Lean Manufacturing dengan Pendekatan VSM di PT. RST Dadang Redantan
SIGMA TEKNIKA Vol 4, No 1 (2021): SIGMATEKNIKA, Vol. 4, N0. 1, Juni 2021
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/sigmateknika.v4i1.3225

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pada bagian mana terjadi pemborosan pada lini produksi Ford pada PT. RST menggunakan metode Lean Manufacturing dengan pendekatan Value Stream Mapping (VSM). mengidentifikasi pada bagian mana terjadi pemborosan dan mengakibatkan kapasitas produksi menjadi tidak optimal. Hasil dari penelitian ini adalah telah ditemukan proses-proses yang menghasilkan penumpukan inventory berlebih yang di akibatkan oleh ketidak seimbangan lini produksi yang di sebabkan oleh bottle neck pada proses produksi atau assembly PCBA dan AC terminal serta assembly APO dan light pipe
MANAJEMEN PROYEK PEMBANGUNAN RUMAH SUBSIDI PERUMAHAN DEVELY RESIDENCY Fendi Fendi; Elita Amrina
SIGMA TEKNIKA Vol 4, No 2 (2021): SIGMATEKNIKA, VOL. 4, N0. 2, NOVEMBER 2021
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/sigmateknika.v4i2.3353

Abstract

Rumah sangat penting bagi kehidupan keluarga yang terdiri dari orangtua dan anak-anaknya. Keluarga yang sehat akan tumbuh dari lingkungan rumah yang baik dan sehat. Sehingga rumah menjadi pilar utama dalam membangun bangsa yang kuat dan sehat dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat sesuai dengan amanat Undang-Undang Dasar 45. Untuk mewujudkan cita-cita bangsa dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat berpenghasilan rendah, maka pemerintah berupaya membangun rumah sederhana sehat yang mampu dijangkau oleh masyarakat yang berpenghasilan rendah. Hunian yang layak, lingkungan yang sehat dan nyaman merupakan salah satu kebutuhan masyarakat untuk dapat meningkatkan kualitas hidup, yang diukur melalui indikator kehandalan teknis bangunan terdiri dari aspek keselamatan, kesehatan, kenyamanan dan kemudahan. Untuk dapat mewujudkan indikator kehandalan teknis bangunan tersebut maka dalam membangun rumah sederhana sehat tersebut harus dikelola dengan manajemen proyek yang baik, yang dipakai secara luas untuk menyelesaikan proyek yang besar dan kompleks. Manajemen proyek merupakan kunci keberhasilan dalam melaksanakan dan menyelesaikan suatu proyek yang telah ditugaskan. Fokus utama manajemen proyek adalah pencapaian semua tujuan akhir proyek dengan segala batasan yang ada, waktu, mutu dan anggaran yang tersedia. Satu hal yang harus diperhatikan/diutamakan oleh seorang manajer proyek dalam melakukan perencanaan adalah menghitung, baik secara kualitatif maupun kuantitatif, dan resiko yang akan terjadi dalam proses pengerjaan proyek tersebut.
PERANCANGAN SISTEM MONITORING KEADAAN KEAMANAN RUMAH BERBASIS KAMERA RASPBERRY PI DAN PUSHBULLET Abdul Qadir Jailani; Toni Kusuma Wijaya; Endang Susanti
SIGMA TEKNIKA Vol 3, No 2 (2020): SIGMA TEKNIKA, VOL.3 NO.2, NOVEMBER 2020
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/sigma.v3i2.2746

Abstract

AbstarkSalah satu permasalahan di lingkungan perumahan yaitu pecurian terhadap rumah. Berbagai usaha dilakukan agar terhindar dari pencurian. Seperti memasang kamera pemantau di sekitar rumah. Namun usaha tersebut kurang maksimal di sebabkan tidak ada pemberitahuan secara langsung kepada pemilik rumah. Dalam penelitian ini, masalah tersebut dapat diselesaikan dengan merancang Sistem monitoring keadaan keamanan rumah berbasis kamera Raspberry pi dan pushbullet. Dengan memanfaatkan program motion yang ditulis dalam bahasa python sistem ini bekerja menangkap gambar, merekam video dan mengirimkan informasi ke pengguna pushbullet. Dari pengujian, sistem ini bekerja 5 meter tingkat pencahayaan terang yaitu 100lux ke atas dan kondisi pencahaayn redup 40-99 lux objek terdeteksi 4 meter. Tingkat pencahayaan berpengaruh pada kamera Rasberry pi. Dengan bantuan jaringan 4G pengiriman data teks 3,52 detik, pengiriman foto 5,32 detik dan video 14,3 detik.  Kata kunci :Kamera Raspberry pi, Deteksi Gerak, Pushbullet  AbstractOne of the problems in the housing environment is theft of the house. Various attempts were made to avoid being robbed. Like the installation of monitoring cameras around the house. However, this effort was not optimal because there was no direct notification to the home owner. In this study, this problem can be developed by compiling a home security monitoring system based on the Raspberry pi camera and Pushbullet. Utilizing a motion program written in python, this system works to capture images, record video and send information to Pushbullet users. From the tester, this system works at 5 meters bright lighting level, which is more than 100lux and the dim lighting conditions 40-99lux objects that are not detected 4 meters. The level of lighting affects the Rasberry pi camera. With the help of the 4G network, 3,52 seconds of text data transmission, 5,32 seconds of photo and 14,3 seconds of video.Keywords: Camera Raspberry pi, Motion detection, Pushbullet
PENGARUH SUHU PREHEATING TERHADAP KEKUATAN TARIK DAN KEKERASAN PELAT BAJA ASTM A36 PADA PENGELASAN SHIELDED METAL ARC WELDING (SMAW) Achmad Rifaldi; Agus Umar Ryadin; Arif Rahman Hakim
SIGMA TEKNIKA Vol 4, No 1 (2021): SIGMATEKNIKA, Vol. 4, N0. 1, Juni 2021
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/sigmateknika.v4i1.3216

Abstract

Preheating yang dilakukan sebelum proses pengelasan bertujuan untuk mengurangi perbedaan temperatur spesimen agar tidak terjadi cacat las karena panas yang timbul pada saat pengelasan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh suhu preheating pada hasil pengelasan SMAW terhadap sifat fisik dan mekanik serta untuk mengetahui berapa temperatur preheating yang sesuai diberikan pada baja ASTM A36. Pada penelitian ini, perlakuan yang diberikan adalah pengelasan dengan suhu preheating. Pengelasan dilakukan dengan metode SMAW pada baja ASTM A36 dengan kampuh V 60˚. Variasi suhu preheating yang digunakan dalam penelitian ini adalah non preheating, variasi preheating 100˚C, variasi preheating 200˚C, variasi preheating 300˚C. dari hasil pengelasan SMAW dilakukan pengujian dengan menggunakan uji tarik, dan uji kekerasan(Vickers hardness test). Berdasarkan hasil pengujian tarik dapat diketahui bahwa spesimen dengan variasi preheating 200˚C mendapatkan hasil terbaik dan pada hasil pengujian tarik menunjukkan bahwa nilai ultimate tensile strenght yaitu 458 (N/mm²). Pada ada hasil pengujian kekerasan menunjukkan bahwa nilai kekerasan mengalami peningkatan seiring ditingkatkannya temperatur preheating. Nilai kekerasan terbaik didapatkan pada temperatur preheating 300˚C yaitu dengan nilai kekerasan 147 VHN pada daerah base metal , nilai kekerasan pada daerah HAZ (Heat Affected Zone) yaitu 178 VHN dan kekerasan pada weld metal adalah 185 VHN.
PERANCANGAN ALAT PEMISAH MINYAK GORENG UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS KERIPIK SINGKONG DENGAN METODE QFD DI UKM NAFISAH Vera Methalina Afma; Zaenal Arifin
SIGMA TEKNIKA Vol 3, No 2 (2020): SIGMA TEKNIKA, VOL.3 NO.2, NOVEMBER 2020
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/sigma.v3i2.2751

Abstract

Perkembangan di era globalisasi menyebabkan persaingan setiap perusahaan ataupun usaha kecil menengah (UKM) semakin ketat dan mengembangkan produk-produk yang berkualitas. Begitu juga dengan UKM Nafisah memerlukan perbaikan-perbaikan  terhadap produknya yaitu keripik singkong yang memiliki kandungan minyak yang lebih banyak daripada pesaing-pesaingnya yaitu 2ml kemasan   kg .            Perancangan alat pemisah minyak goreng pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode QFD (Quality Function Deployment) . Penelitian ini menggunakan kuisioner terbuka kepada 30 orang dan kuisioner tertutup 96 orang untuk memperoleh hasil yang dibutuhkan oleh konsumen terhadap produk. Data kuisioner tersebut akan digunakan untuk membuat tingkat kebutuhan pelanggan yang nantinya akan digambarkan kedalam bentuk HOQ (House Of Quality).            Dari hasil yang telah digambarkan pada HOQ (House Of Quality) tingkat kesulitan, derajat kepentingan dan perkiraan biaya pada proses penirisan merupakan faktor yang paling utama dilakukan perbaikan. Perancangan alat pemisah minyak goreng merupakan ide dan bisa menurunkan kandungan minyak goreng dari 2 ml menjadi 0,11 ml dalam kemasan   kg (turun sebesar 1,89 ml menggunakan motor) dan 1,15 ml didalam kemasan  kg (turun 1.85 ml menggunakan alat konvesional).
PENGARUH PEMAKAIAN ADITIF ANTI WASHOUT AGENT (AWA) TERHADAP SIFAT FISIK DAN MEKANIS BETON DENGAN VARIASI ALIRAN TURBULEN DAN FAS 0.50 PADA PENGECORANBAWAH LAUT Didi Efendi; Aria Alhadi; Badarudin Badarudin
SIGMA TEKNIKA Vol 3, No 2 (2020): SIGMA TEKNIKA, VOL.3 NO.2, NOVEMBER 2020
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/sigmateknika.v3i2.3644

Abstract

Ketika campuran beton tidak memiliki tingkat stabilitas yang memadai, pasta semen mungkin tidak cukup kohesif untuk mempertahankan partikel agregat dalam menjaga kehomogenan. Hal ini menyebabkan perbedaan sifat mekanis dan daya tahan yang signifikan. Untuk mencegah terjadinya segregasi pada beton yang disebabkan oleh bilasan air disekitar beton maka pada campuran beton harus ditambahkan bahan tambahan (admixture/additive) yang bisa mempertahankan segregasi beton.  Bahan tambahan disebut Anti Washout Agent (AWA), AWA adalah polymer unik yang berfungsi untuk meningkatkan kekompakan dan memberi variabel viskositas pada beton.  Pada penelitain ini akan dibahas pengaruh pengunaan antiwasout agent sebanyak 0%; 0,25 %; 0,5 %; 0,75 %, 1 % dari berat semen terhadap sifat fisik (slump, slump flow, underwater flow, weight loss) dan sifat mekanis ( kuat tekan ) pada beton yang dircor dan direndam (curing) dalam air laut. Dari hasil penelitian diperoleh hasil bahwa semakin tinggi porsentase antiwasout agent yang ditambahakan maka semakin rendah nilai wasout pada beton segar. Untuk kuat tekan beton terjadi peningkatan kuat tekan pada dosis 0.25% dan pada dosis 0,50 , 0,75 serta 1 % terjadi penurunan kuat tekan

Page 6 of 31 | Total Record : 310