cover
Contact Name
Prianggi Amelasasih
Contact Email
amelasasih@gmail.com
Phone
+6285735977355
Journal Mail Official
amelasasih@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. gresik,
Jawa timur
INDONESIA
Psikosains: Jurnal Penelitian dan Pemikiran Psikologi
PSIKOSAINS adalah jurnal ilmiah yang memuat hasil-hasil penelitian maupun Pemikiran dalam bidang psikolog. Diterbitkan dua kali dalam satu tahun,
Articles 165 Documents
HARGA DIRI DAN KESEDIAAN DIPOLIGAMI Hayani, Hayani
PSIKOSAINS (Jurnal Penelitian dan Pemikiran Psikologi) Vol 13 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (394.761 KB) | DOI: 10.30587/psikosains.v13i2.771

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara harga diri, dengan kesediaan di poligami. Populasi dalam penelitian ini adalah perempuan yang belum menikah dan telah menikah. Sampel penelitian adalah 109 perempuan, dengan menggunakan tehnik purposive random sampling. Hasil penelitian dengan analisis chi-square : 1) hubungan antara harga diri dengan kesediaan dipoligami diperoleh nilai X2hitung sebesar 29.329a dengan taraf signifikan p= 0,000 (p= 0,000 < 0,01). 2)Penelitian ini menunjukkan bahwa sebanyak 18,34% dari responden penelitian menyatakan bersedia dipoligami. Sedangkan 56,88% menyatakan tidak bersedia dipoligami, dan 24,77% menyatakan tidak dapat memutuskan. .3) Terdapat beberapa alasan yang melatarbelakangi perempuan bersedia dipoligami, tidak bersedia dipoligami dan tidak dapat memutuskan untuk dipoligami
ONBOARDING KARYAWAN BARU, PERLUKAH? Santoso, Rahmat Edi
PSIKOSAINS (Jurnal Penelitian dan Pemikiran Psikologi) Vol 10 No 2 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.148 KB)

Abstract

Karyawan merupakan aset terbesar bagi sebuah perusahaan. Salah satu bentuk investasi yang dikeluarkan oleh perusahaan untuk mendapatkan calon karyawan yang berkualitas adalah melalui proses rekrutmen dan seleksi. Melalui proses ini, perusahaan berharap untuk bisa menghadirkan calon karyawan yang unggul secara pengetahuan, ketrampilan dan sikap. Namun hal itu saja dirasa belum cukup, mengingat karakteristik manusia yang membutuhkan waktu untuk dapat beradaptasi pada lingkungan baru. Oleh karena itu, perusahaan dituntut untuk dapat menciptakan suatu program yang dapat membantu karyawan baru tersebut agar nyaman dan dapat berperan secara aktif serta diterima dilingkungan kerjanya selama menjalani masa percobaan, salah satunya melalui program onboarding karyawan baru. Onboarding merupakan suatu program yang dilakukan selama masa percobaan yang berfungsi membantu karyawan baru untuk beradaptasi dan mengenal lingkungan serta budaya perusahaan. Program Onboarding disusun sesuai kebutuhan karyawan baru dan bertujuan untuk membantu masa peralihan karyawan baru dari yang belum mengenal menjadi kenal sehingga tercipta kecocokan dan kesan positif dari karyawan baru terhadap perusahaan.
PENGARUH TINGKAT DUKUNGAN SOSIAL KELUARGA TERHADAP TINGKAT KECEMASAN MENJELANG PENSIUN PADA KARYAWAN PERUSAHAAN X DI KECAMATAN KEBOMAS KABUPATEN GRESIK. Syafitri, Adistia
PSIKOSAINS (Jurnal Penelitian dan Pemikiran Psikologi) Vol 10 No 1 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.27 KB)

Abstract

Penelitian ini berawal dari pemikiran bahwa kecemasan yang dialami karyawan Perusahaan X ketika menghadapi masa pensiun merupakan sebuah fenomena yang menarik. Kecemasan merupakan suatu kondisi mental yang tidak baik serta mengganggu aktivitas keseharian. Dikhawatirkan apabila berkelanjutan dapat merusak kesehatan psikis karyawan Perusahaan X. Oleh sebab itu, keluarga sebagai sumber dukungan sosial dapat menjadi faktor kunci dalam penyembuhan seseorang. Bantuan yang diberikan keluarga berupa dukungan sosial dalam bentuk dukungan emosional, dukungan penghargaan, dukungan instrumental, dan dukungan informatif (Winnubust dkk., 1988; Sarafino, 1990; dalam Smet, 1994:136). Penelitian ini merupakan tipe kuantitatif dengan analisis regresi yang bertujuan untuk memprediksikan seberapa jauh perubahan nilai variabel dependen (kecemasan), bila nilai variabel independen dimanipulasi/diubah atau dinaik-turunkan (Sugiyono, 2007:260). Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah Karyawan Perusahaan X yang pensiun pada tahun 2015 dan 2016 yang berdomisili di Kecamatan Kebomas Kabupaten Gresik. Metode pengumpulan data dari kedua variabel menggunakan kuesioner yang disusun dalam bentuk Skala Likert. Data dari kedua variabel diolah dengan teknik statistik regresi sederhana dengan bantuan program SPSS 15.0 for windows. Dapat diketahui bahwa r hitung > r tabel (-0,417 > 0,2221), maka Ho ditolak dan Ha diterima. Koefisien korelasi negatif menunjukkan bahwa hubungan yang terjadi adalah berlawanan, apabila skor dukungan sosial keluarga seseorang tinggi maka kecemasan yang dialami seseorang semakin rendah, begitu pula sebaliknya. Dari hasil R Square (koefisien diterminasi) sebesar 0,174 dapat dikatakan bahwa pengaruh dukungan sosial keluarga terhadap perubahan kecemasan adalah sebesar 17,4% sedangkan sisanya 82,6% dipengaruhi oleh variabel lain yang belum diteliti. Dengan melihat uji t, didapat bahwa t hitung > t table (3,375 > 2,00488) maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara tingkat dukungan sosial keluarga terhadap tingkat kecemasan menjelang pensiun pada karyawan Perusahaan X di Kecamatan Kebomas Kabupaten Gresik.
HUBUNGAN PERSEPSI TERHADAP POLA ASUH DEMOKRATIS DENGAN TINGKAT KEMATANGAN EMOSI REMAJA USIA 15-16 TAHUN DI SMA NEGERI 1 GRESIK Catharina, Niken
PSIKOSAINS (Jurnal Penelitian dan Pemikiran Psikologi) Vol 11 No 2 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.619 KB) | DOI: 10.30587/psikosains.v11i2.641

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang hubungan persepsi terhadap pola asuh demokratis dengan tingkat kematangan emosi remaja usia 15-16 tahun. Pentingnya peran orang tua, terutama pola asuh demokratis yang diberikan dalam pertimbangan meningkatkan ketrampilan remaja dalam mengendalikan gejolak emosi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan persepsi terhadap pola asuh demokratis dengan tingkat kematangan emosi remaja usia 15-16 tahun. Tipe penelitian ini adalah kuantitatif. Berdasarkan pendekatannya merupakan penelitian korelasional. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa Kelas X SMA N 1 Gresik tahun ajaran 2015-2016. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner yang disusun dalam skala likert dengan pilahan jawaban Sangat Sesuai (SS), Sesuai (S), Cukup Sesuai (CS), Kurang Sesuai (KS), Tidak Sesuai (TS). Dalam menguji validitas menggunakan validitas isi (Content Validity). Reabilitas diuji dengan menggunakan teknik Alpha Cronbach dan perhitungannya menggunakan program SPSS 15.0 for windows. Data kedua veriabel diolah dengan menggunakan ternik korelasi Product Moment dengan taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan r hitung = 0,559 lebih besar daripada r table yaitu sebesar 0,1344 yang berarti signifikan. Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa ada hubungan persepsi terhadap pola asuh demokratis dengan tingkat kematangan emosi remaja usia 15-16 tahun.
HUBUNGAN SELF EFFICACY DENGAN PROKRASTINASI AKADEMIK DALAM MENYELESAIKAN TUGAS KULIAH PADA MAHASISWA FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH GRESIK psikologi psikologi; Mirzalia Miftakhul Zanna Miftakhul Zannah; Nadhirotul Laily Laily
Psikosains: Jurnal Penelitian dan Pemikiran Psikologi Vol 14 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.059 KB) | DOI: 10.30587/psikosains.v14i2.1276

Abstract

Abstrak Penelitian ini mengkaji tentang hubungan self efficacy dengan prokrastinasi akademik dalam menyelesaikan tugas kuliah pada mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Gresik. Metode penelitian kuantitatif denganteknik probability sampling, pengambilan sampel menggunakan rumus slovin dan jumlah sampel 125 mahasiswa. Teknik analisis data korelasi sperman rho dengan taraf signifikasi 5%. Hasil korelasi diperoleh nilai r hitung = -0,260 lebih kecil dari r tabel = 0,1757 maka Ho diterima Ha ditolak. Hasil koefisien (r²) dari r = -0,260 = 0,7 menunjukkan sumbangan variabel self efficacy dengan prokrastinasi akademik sebesar 7% sedangkan sisanya 93% variabel lain yang tidak diteliti. Hasil analisis data di tarik kesimpulan tidak terdapat hubungan antara variabel self efficacy dengan variabel prokrastinasi akademik. Kata Kunci : Self Efficacy, Prokrastinasi Akademik Abstract This study examines the relationship of self efficacy with academic procrastination in completing coursework for students of the Faculty of Psychology, University of Muhammadiyah Gresik. Quantitative research methods with probability sampling techniques, sampling using the Slovin formula and the number of samples of 125 students. The technique of sperman rho correlation data analysis with a significance level of 5%. Correlation results obtained r count = -0.260 smaller than r table = 0.1757 then Ho accepted Ha rejected. The coefficient results (r²) from r = -0,260 = 0.7 shows that the contribution of self efficacy variables to academic procrastination is 7% while the remaining 93% are not examined. The results of the data analysis concluded that there was no correlation between the variables of self efficacy and the variables of academic procrastination. Keyword : Self Efficacy, Academic Procrastination
HUBUNGAN ANTARA CITRA MEREK (BRAND IMAGE) DAN PERSEPSI KUALITAS (PERCEIVED QUALITY) DENGAN KEPUASAN KONSUMEN PADA PRODUK JILBAB Nadia, Nadia
PSIKOSAINS (Jurnal Penelitian dan Pemikiran Psikologi) Vol 11 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (457.597 KB) | DOI: 10.30587/psikosains.v11i1.631

Abstract

Kepuasan konsumen merupakan perasaan senang ataupun kecewa seseorang yang berasal dari perbandingan antara kesannya terhadap hasil suatu produk dan harapan-harapannya. Citra merek yang diciptakan dengan baik dapat muncul ketika konsumen merasa harapan telah terpenuhi dengan merek tertentu dan persepsi konsumen terhadap keseluruhan kualitas atau keunggulan suatu produk sesuai dengan maksud yang diharapkannya, maka terbentuklah kepuasan pada konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara citra merek (brand image) dan persepsi kualitas (perceived quality) dengan kepuasan konsumen pada produk jilbab. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian korelasional. Populasi pada penelitian ini adalah Mahasiswi Aktif Semester Genap tahun 2014-2015 Universitas Muhammadiyah Gresik. Hipotesis dalam penelitian adalah ada hubungan antara citra merek dan persepsi kualitas dengan kepuasan konsumen pada produk jilbab. Metode pengumpulan data dari ketiga variabel menggunakan kuesioner yang disusun dalam bentuk skala likert. Guna menguji hipotesis, digunakan teknik analisis korelasi Product Moment dari Pearson. Hasil analisis data diperoleh nilai r hitung = 0,307 lebih besar daripada r tabel yaitu sebesar 0,1194 yang berarti positif signifikan. Serta variabel kedua menunjukkan r hitung = 0,234 lebih besar daripada r tabel yaitu sebesar 0,1194 yang berarti positif signifikan. Berdasarkan analisis data, maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara citra merek dan persepsi kualitas dengan kepuasan konsumen pada produk jilbab.
ANALISA KEBUTUHAN PENYUSUNAN MODUL PELATIHAN PENCEGAHAN KEKERASAN SEKSUAL PADA ANAK USIA PRA SEKOLAH (USIA 3-6 TAHUN) UNTUK GURU DAN ORANGTUA Khosianah, Fety; Murdiyani, Hetty
PSIKOSAINS (Jurnal Penelitian dan Pemikiran Psikologi) Vol 12 No 2 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (494.188 KB)

Abstract

Jumlah kasus kekerasan seksual pada anak akhir-akhir ini semakin meningkat sehinggameresahkan para orangtua dan guru. Salah satu kelompok usia yang rentan menjadi korbankekerasan seksual adalah anak-anak di bawah umur yaitu di usia pra sekolah. Untukmengurangi prevalensi terjadinya tindak kekerasan seksual pada anak dibutuhkan upayakonkret untuk pencegahannya. Penelitian ini berusaha menjembatani kebutuhan tersebut.Penelitian ini adalah penelitian awal dari rencana penelitian berkelanjutan tentang penyusunanstrategi pencegahan kekerasan seksual untuk anak usia pra sekolah. Tujuan jangka pendekdari penelitian ini adalah menghasilkan data berupa analisis kebutuhan yang dibutuhkansebagai bahan untuk penyusunan modul pencegahan kekerasan seksual pada anak usia prasekolah. Hasil analisis kebutuhan ini kemudian bisa dikembangkan sebagai bahan dalampenyusunan sebuah modul pelatihan pencegahan kekerasan seksual pada anak usia prasekolah (usia 3-6 tahun).
PENGARUH TINGKAT KOMITMEN ORGANISASI TERHADAP TINGKAT KINERJA KARYAWAN DI DEPARTEMEN WAREHOUSE PT. X Wulandari, Vivin; Rahayuningsih, Idha
PSIKOSAINS (Jurnal Penelitian dan Pemikiran Psikologi) Vol 14 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.403 KB) | DOI: 10.30587/psikosains.v14i1.931

Abstract

Tujuan penelitian untuk membuktikan ada tidaknya pengaruh antara komitmen organisasi terhadap kinerja karyawan di Departemen Warehouse di PT. X. Jenis penelitian kuantitatif. Populasi sebanyak 42 karyawan di Departemen Warehouse, dengan teknik sampling jenuh. Skala komitmen kerja terdiri dari 35 item dengan koefisien reliabilitas Alpha Cornbach 0,94.Formulir penilaian kinerja terdiri dari 23 item.Pengumpulan data dari variabel kinerja menggunakan form penilaian kinerja, dengan koefisien reliabilitas Alpha Cornbach 0,927. Analisis data menggunakan teknik regresi sederhana. Nilai t= 4.634 dengan p= 0,00 < 0,05, berarti komitmen organisasi berpengaruh secara signifikan terhadap perubahan nilai variabel kinerja. R Square sebesar 0,349 yang menunjukkan bahwa sumbangan efektif komitmen organisasi terhadap kinerja karyawan sebesar 34,9%, sedangkan sisanya 65,1% dipengaruhi variabel lain yang tidak diteliti.
Teori Prospek Menjelaskan Pengambilan Keputusan dalam Kondisi Ketidakpastian (uncertainty Rejeki, Asri
PSIKOSAINS (Jurnal Penelitian dan Pemikiran Psikologi) Vol 9 No 2 (2014)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (109.214 KB)

Abstract

Pengambilan keputusan pembelian yang dilakukan oleh konsumen tidak semata-mataberdasarkan pertimbangan rasional semata. Aspek emosional turut berpengaruh dalampengambilan keputusan. Dalam kondisi ketidakpastian (uncertainty) konsumen akanmemutuskan pembelian berdasarkan pertimbangan untung (gain) dan rugi (loss).Konsumen akan menghindari resiko (risk-averse) jika hasil yang akan diperolehdipersepsikan untung. Sedangkan konsumen akan mencari resiko (risk-seeking) jikahasil yang akan diperoleh dipersepsikan rugi.
HUBUNGAN ANTARA PENYESUAIAN DIRI DENGAN KESEPIAN PADA MAHASISWI PRODI KEBIDANAN POLTEKKES SURABAYA YANG TINGGAL DI ASRAMA Resmadewi, Rinanti
PSIKOSAINS (Jurnal Penelitian dan Pemikiran Psikologi) Vol 13 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.418 KB) | DOI: 10.30587/psikosains.v13i2.764

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penyesuaian dan kesepian pada mahasiswa Politeknik Kebidanan Surabaya yang tinggal di asrama. Teori penyesuaian dalam penelitian ini adalah teori milik Schneiders, sedangkan teori kesepian yang digunakan oleh Sullivan. Penelitian ini dilakukan pada mahasiswa Politeknik Universitas Surabaya dengan jumlah subyek penelitian sebanyak 88 orang. Alat pengumpulan data dalam bentuk kuesioner. Kuesioner kesepian terdiri dari 46 item, modifikasi dari Skala Kesepian UCLA versi 3 oleh Russell (1996). Sedangkan kuesioner penyesuaian terdiri dari 46 item juga, diadaptasi dari tesis Dian Prima Asmara (2008). Analisis data dilakukan dengan teknik statistik sederhana korelasi Karl Pearson dengan SPSS 16.0 for Windows. Dari analisis data penelitian dengan korelasi antara penyesuaian dan kesepian pada siswa kebidanan sebesar -0,608 dan signifikansi 0,000. Ini menunjukkan bahwa tingkat penyesuaian subjek yang lebih tinggi, semakin rendah kesepian. Semakin rendah tingkat penyesuaian, semakin tinggi tingkat kesepian.Kata kunci: Penyesuaian, Kesepian

Page 7 of 17 | Total Record : 165