cover
Contact Name
Yulian Firmana Arifin
Contact Email
jurnal.bpi@ulm.ac.id
Phone
+6281251160862
Journal Mail Official
jurnal.bpi@ulm.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat Jl. A. Yani km 35,5 Banjarbaru
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Articles 137 Documents
Fleksibilitas Lantai Hunian: Alternatif Konsep Mitigasi Banjir di Kota Barabai Muhammad Alfreno Rizani; Kiky Permana Setiawan; Sa'dianoor Sa'dianoor; Achmad Syarif; Ferdi Saputra Nur Alim; Erwin Wahyuni; Nanda Safitri Esti Chomah
Buletin Profesi Insinyur Vol 6, No 1 (2023): Buletin Profesi Insinyur (Januari-Juni)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bpi.v6i1.150

Abstract

Kota Barabai merupakan salah satu kota yang berada di lembah Pegunungan Meratus. Kota ini kerap dilanda banjir dalam 2 tahun terakhir. Berdasarkan data BPBD Kabupaten Hulu Sungai Tengah, pada tahun 2021 terjadi bencana banjir terparah dalam 20 tahun terakhir. Hal ini menyebabkan bangunan sering tergenang banjir, sehingga bangunan harus didesain mampu beradaptasi dengan kondisi banjir. Untuk itu diperlukan adanya kajian terkait konsep hunian tersebut[NA1] , salah satunya adalah dengan menggunakan konsep fleksibilitas lantai pada hunian. Hal ini dimaksudkan untuk tetap memberikan ruang bagi air saat terjadi banjir. Adapun metode yang digunakan untuk penelitian ini menggunakan metode eksplorasi-deskriptif dengan pendekatan arsitektur amfibi. Konsep ini dinilai menjadi alternatif terbaik untuk merencanakan hunian di perkotaan yang berada di daerah rawan banjir. Pada akhirnya, ditemukan sebuah prototipe bangunan yang mampu beradaptasi terhadap banjir dengan memanfaatkan material yang murah dan mudah diaplikasikan.Kata kunci: Banjir, Fleksibilitas, Hunian, Prototipe 
Karakteristik Sifat Fisis dan Mekanis Tanah Laterit yang Distabilisasi Menggunakan Beberapa Jenis Pasir Kalimantan Irwandy Muzaidi; Muhammad Fitriansyah; Elia Anggarini; Dyah Pradhitya Hardiani
Buletin Profesi Insinyur Vol 6, No 1 (2023): Buletin Profesi Insinyur (Januari-Juni)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bpi.v6i1.163

Abstract

Tanah laterit banyak di temukan di daerah Kalimantan Selatan. Namun tanah tersebut memiliki daya dukung yang rendah sehingga kurang cocok digunakan sebagai bahan timbunan. Salah satu cara perkuatan tanah yang dapat dilaksanakan yaitu dengan cara mensolidifikasikan tanah menggunakan pasir. Perlu dilakukan penelitian tentang karakteristik sifat fisis dan mekanis tanah laterit sebelum dan sesudah distabilisasi menggunakan beberapa jenis pasir kalimantan. Sampel tanah yang diuji pada penelitian ini adalah jenis tanah laterit dengan plastisitas tinggi yang diambil dari Gunung Raja, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan. Sedangkan pasir digunakan pasir Sungai Barito, pasir Palangka dan pasir Liang Anggang. Tanah dan pasir dicampur dengan mempertimbangkan masa peram 3 dan 7 hari. Pengujian mekanis yang dilakukan adalah pengujian uniaxial compressive strength dan vane shear. Berdasarkan pengujian uniaxial compressive strength waktu pemeraman 7 hari menunjukkan peningkatan nilai qu yang signifikan di setiap variasi campuran, terutama tanah asli + 10% pasir Palangka dengan nilai qu terbesar yaitu 0,512 kg/cm2. Sedangkan, hasil pengujian vane shear memperlihatkan penurunan nilai su dengan bertambahnya masa peram. Sampel tanah asli + 10% pasir sungai barito waktu pemeraman 3 hari menunjukkan nilai su paling tinggi yaitu 118 kPa.Kata kunci: tanah laterit, pasir Kalimantan, uji uniaxial compressive strength, uji vane shear
Efektivitas Zona Selamat Sekolah (ZoSS) di SDN Karang Mekar 1 Kota Banjarmasin Emma Ruhaidani; Dyah Pradhitya Hardiani; Ichwan Setiawan
Buletin Profesi Insinyur Vol 6, No 2 (2023): Edisi Khusus: Prosiding Seminar Nasional IX Teknik Sipil 2022
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bpi.v6i2.198

Abstract

Zona selamat sekolah (ZoSS) merupakan suatu program pemerintah yang dimulai pada tahun 2006. Program ini bertujuan untuk mengurangi jumlah kecelakaan lalu lintas khususnya anak-anak sekolah. Beberapa sekolah di Kota Banjarmasin yang berlokasi di tepi jalan utama salah satunya adalah SDN Karang Mekar 1. Karena berada pada lokasi dengan lalulintas tinggi sehingga mempengaruhi keselamatan anak-anak sekolah saat pergi maupun pulang sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas dari Zona Selamat Sekolah ditinjau dari kecepatan pengendara saat mendekati dan melewati Zona Selamat Sekolah, perilaku penyeberang khususnya anak sekolah, perilaku pengantar, serta fasilitas pelengkap ZoSS. Pengamatan dilakukan pada saat jam berangkat sekolah dan jam pulang sekolah. Dari hasil penelitian, berdasarkan kecepatan pengendara, sebanyak 73,84% pengendara melalui Zona Selamat Sekolah dengan kecepatan lebih dari 30 km/jam sehingga Zona Selamat Sekolah dikategorikan tidak efektif. Berdasarkan tingkat perilaku penyeberang dan perilaku pengantar tingkat kepatuhan berada dalam 80-100% sehingga dapat dikategorikan efektif. Berdasarkan fasilitas pelengkap pada ZoSS terdapat beberapa fasilitas perlu disesuaikan dengan peraturan yang berlakuKata kunci: kecepatan, penyeberang khusus, ZoSS
Analisis Tarif Ideal Angkutan Sungai dan Penyeberangan dilihat dari Biaya Produksi Kapal di Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan Muhammad Fitriansyah; Irwandy Muzaidi; Elia Anggarini
Buletin Profesi Insinyur Vol 6, No 2 (2023): Edisi Khusus: Prosiding Seminar Nasional IX Teknik Sipil 2022
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bpi.v6i2.196

Abstract

Penggunaan feri sebagai Angkutan Sungai dan Penyeberangan sangat lekat dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Kabupaten Kotabaru, ini disebabkan keadaan geografis Kabupaten Kotabaru terdiri dari pulau-pulau yang menjadikan jalur transportasi menggunakan moda transportasi sungai menjadi pilihan utama masyarakat sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tarif ideal angkutan sungai dan penyebrangan yang semestinya berlaku saat ini yang berdasarkan pendekatan biaya pokok produksi agar dapat diketahui apakah tarif saat ini sudah mempertimbangkan dua kepentingan yang berbeda yaitu kepentingan pengelola dan pengguna. Kemudian metode penelitian ini menggunakan analisis masalah berdasarkan hasil-hasil yang didapat dari pengolahan data yang terdiri dari analisis karakteristik responden dan Biaya Pokok Produksi, untuk mengukur tingkat kemampuan daya beli masyarakat Kabupaten Kotabaru berdasarkan kemauan untuk membayar dan kemampuan daya beli berdasarkan alokasi pendapatan serta animo masyarakat terhadap jasa ASDP Kabupaten Kotabaru. Hasil dari penelitian ini berdasarkan dari data responden terkait ketersediaan penumpang untuk membayar tarif lebih sebesar Rp. 2000 untuk kelas Ekonomi dewasa dan anak sedangkan untuk jenis kendaraan Golongan II-VI bersedia membayar lebih maksimal 3%-5% dari harga saat ini, harapan responden ketersediaan membayar lebih digunakan untuk peningkatan kualitas pelayanan serta peningkatan fasilitas sarana dan prasarana di lingkungan dermaga.Kata kunci: analisis biaya pokok produksi, angkutan sungai dan penyeberangan, feri, tarif 
Pengaruh Penambahan Kapur Tohor dan Matos terhadap Nilai CBR Laboratorium dalam Stabilisasi Tanah Lempung Kecamatan Bati Bati Kabupaten Tanah Laut Akhmad Gazali; Eka Purnamasari; Agung Edi Febrianto
Buletin Profesi Insinyur Vol 6, No 2 (2023): Edisi Khusus: Prosiding Seminar Nasional IX Teknik Sipil 2022
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bpi.v6i2.197

Abstract

Penelitian ini berlokasi di Desa Bentok Darat Kecamatan Bati Bati Kabupaten Tanah Laut Provinsi Kalimantan Selatan, secara umum memiliki jenis tanah lempung. Tanah lempung akan bersifat lengket (kohesif) dan sangat lunak saat kadar air tinggi, sehingga menyebabkan perubahan volume yang besar dan menyebabkan tanah mengalami kembang susut dalam jangka waktu yang relatif cepat sehingga perlu dilakukan stabilisasi tanah. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui sifat fisik tanah dan pengaruh stabilisasi tanah menggunakan campuran zat aditif kapur dan matos sesuai rencana variasi serta untuk mendapatkan nilai CBR Laboratorium yang optimal dalam kondisi direndam (soaked) selama 4 hari dan kondisi tanpa direndam (unsoaked),  diperam 4 hari, 7 hari, 14 hari dan 28 hari. Sampel tanah yang diambil dalam penelitian ini sebanyak 2 (dua) titik yang jaraknya hanya sekitar 50-100 meter. Adapun variasi campuran  zat aditif kapur  adalah 5%, 15% dan 25% serta tambahan matos 1%. Berdasarkan hasil uji didapat nilai tertinggi kondisi unsoaked dengan campuran kapur 25% dan matos 1% selama 28 hari diperoleh nilai CBR sebesar 32,6% (titik 1) dan 31% (titik 2) sedangkan pada kondisi soaked dengan campuran kapur 25% dan matos 1% diperoleh nilai CBR sebesar 13,5% (titik 1) dan 12,4% (titik 2). Kata kunci: Stabilisasi Tanah, Kapur, Matos, CBR Laboratorium, Kecamatan Bati bati
Identifikasi Kejadian Hujan dengan Menggunakan Data Satelit GSMaP (Global Satellite Mapping of Precipitation) di Banjarbaru Noordiah Helda; Muhammad Ramadhani Wijayanto
Buletin Profesi Insinyur Vol 6, No 2 (2023): Edisi Khusus: Prosiding Seminar Nasional IX Teknik Sipil 2022
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bpi.v6i2.195

Abstract

Hujan merupakan salah satu parameter cuaca yang menarik untuk dikaji, terutama untuk bidang Hidrologi. Data curah hujan yang akurat diperlukan untuk analisa ketersediaan air dan bencana banjir. Kendala terbesar dalam menganalisa data curah hujan adalah minimnya stasiun observasi, seri data yang tidak cukup panjang dan tidak meratanya sebaran stasiun tersebut. Alternatif penggunaan data satelit yang memiliki resolusi spatial dan temporal yang tinggi menjadi salah satu solusi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kejadian hujan dengan bantuan data hujan dari satelit GSMaP, dengan didukung pengamatan secara visual. Data hujan harian dari 2 (dua) stasiun BMKG di kota Banjarbaru periode Oktober 2021 sampai Mei 2022 digunakan sebagai pembanding. Tahapan validasi data dan analisa kinerja data satelit GSMaP dijalankan untuk mengevaluasi kemampuan satelit dalam mendeteksi hujan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum, dengan data seri yang tidak panjang, data hujan harian dari GSMaP menunjukkan korelasi yang lemah dengan 2 stasiun BMKG yang ada. Nilai rBias yang positif (3,77% - 7,09%) menandakan nilai di atas perkiraan dari BMKG, yang terjadi di bulan November dan April. Namun, data GSMaP cukup mampu mendeteksi kejadian hujan beradasarkan data pengamatan visual. Untuk keakuratan hasil, analisa dengan seri data yang lebih panjang direkomendasikan untuk dikombinasikan dengan faktor koreksi data hujan.Kata kunci: hujan, data satelit, GSMaP, Banjarbaru
Analisis Geospatial Intelligence untuk Penentuan Lokasi Relokasi Pasca Banjir Bandang Sa'dianoor Sa'dianoor; Hutagamissufardal Hutagamissufardal; Aulia Oktafiandi; Syamsul Maarif
Buletin Profesi Insinyur Vol 6, No 2 (2023): Edisi Khusus: Prosiding Seminar Nasional IX Teknik Sipil 2022
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bpi.v6i2.194

Abstract

Kejadian banjir bandang menimbulkan kerusakan baik fisik maupun psikis. Kerusakan fisik berupa rusaknya rumah maupun infrastruktur seperti jalan dan jembatan. Sedangkan kerusakan psikis berupa ketakutan yang selalu menghantui khususnya warga yang tinggal di bantaran sungai. Untuk menyikapi hal tersebut Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah melakukan pendekatan fisik, ekonomi dan sosial budaya dalam pembangunan rumah warga terdampak. Dari sisi fisik dicarikan lokasi yang aman dari banjir bandang. Dari sisi ekonomi diusahakan lokasi relokasi tidak jauh dari tempat warga bekerja. Dari sisi sosial budaya tidak menjauhkan warga dari lingkungan keluarganya. Sehingga tujuan penelitian ini adalah menggunakan analisis Geospatial Intelligence untuk menentukan lokasi relokasi pasca banjir bandang dengan mempertimbangkan aspek fisik, ekonomi dan sosial budaya. Metode penelitian menggunakan alat pengambil, pengolah dan penganalisis data spasial yang digabungkan dengan informasi di lapangan. Dari hasil penelitian didapatkan lokasi yang memenuhi ketiga aspek tersebut dimana elevasinya lebih tinggi 4 m dari bibir sungai. Hasil kegiatan telah digunakan untuk pengadaan tanah untuk kepentingan umum di Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Hulu Sungai Tengah.Kata kunci: banjir bandang, Intelligence Geospatial, Kabupaten Hulu Sungai Tengah.
Pengujian Statistik Kualitas Batako Bersubstitusi Bonggol Jagung Meriana Wahyu Nugroho; Susilowati Susilowati
Buletin Profesi Insinyur Vol 6, No 1 (2023): Buletin Profesi Insinyur (Januari-Juni)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bpi.v6i1.171

Abstract

Over-Dimension and Overloading Truck Accident Model with Structural Equation Modeling Partial Least Square Ismatud Dianah Amir; Meriana Wahyu Nugroho; Tri Rijanto; Sumarsono Sumarsono
Buletin Profesi Insinyur Vol 5, No 2 (2022): Buletin Profesi Insinyur (Juli-Desember)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bpi.v5i2.172

Abstract

Road accidents are an unavoidable problem, especially accidents caused by Over-dimension and Overloading trucks. This study involved environmental factors, driver factors, vehicle factors, and road factors which had previously been analyzed using the multinomial logistic regression method with questionnaire data of 194 respondents and resulted in 6 indicators including road surface conditions, traffic flow volume, accident history, vehicle load, vehicle dimension, and speed limit signs. The purpose of this study was to find out relationship between latent variables using the Structural Equation Modeling Partial Least Square (SEM PLS) method to obtain a model of the factors causing Over-dimension and Overloading truck accidents. The model results obtained indicate that weather conditions, road surface conditions, lighting condition, certified training, driver's physical condition, vehicle type, vehicle dimension, vehicle load, road geometry, accident location, traffic facilities, as well as vehicle dimension, and speed limit signs were the variables that had the greatest influence.The model obtained was good and fit (fit model) based on the  R2 and Chi-Square values of 65.7% and 76.3%, respectively.Keywords: Over-dimension and Overloading Trucks; Road Accidents; SEM PLS; Factors Causing Accidents
Beton Serat Limbah Pengolahan Besi Norseta Ajie Saputra; Noviyanthy Handayani; Amelia Faradila
Buletin Profesi Insinyur Vol 6, No 3 (2023): Buletin Profesi Insinyur (Juli-Desember)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bpi.v6i3.184

Abstract

Pemakaian beton sebagai bahan penyusun pada bidang konstruksi memerlukan kualitas beton yang kuat dan efisien, sehingga saat ini banyak dilakukan peningkatan standar kualitas dari pembuatan beton konstruksi. Salah satu cara untuk meningkatkan kualitas beton adalah mencampur bahan penyusun beton dengan material lain, dalam hal ini mencampur beton tersebut dengan limbah hasil mesin bubut berupa potongan serat besi halus memiliki tujuan selain mengurangi limbah hasil mesin bubut, juga menaikkan kuat tarik, kuat lentur serta ketahanan beton terhadap retak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik dan kuat tekan beton saat pencampuran limbah pengolahan besi (besi bubut) dan pengaruhnya terhadap kuat tekan beton pada umur beton 28 hari. Sampel pada penelitian ini berbentuk silinder beton dengan ukuran diameter 15 cm dan tinggi 30 cm dan campuran potongan besi yang digunakan bervariasi, dari 0%, 1%, 2%, 3%, dan 4%. Hasil penelitian memberikan nilai kuat tekan beton tanpa penambahan serat yaitu 20,12 N/mm2, penambahan serat 1%, 2%, 3% dan 4% berturut-turut adalah 20,65 N/mm2, 19,48 N/mm2, 18,43 N/mm2, dan 12,5 N/mm2.Kata kunci : serat bubut, beton serat, kuat tekan beton