cover
Contact Name
Yulian Firmana Arifin
Contact Email
jurnal.bpi@ulm.ac.id
Phone
+6281251160862
Journal Mail Official
jurnal.bpi@ulm.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat Jl. A. Yani km 35,5 Banjarbaru
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Articles 137 Documents
Rancang Bangun Prototype Alat Pendeteksi Wheel Flat pada Sarana Kereta K3 Akbar Zulkarnain; Dhani Iwang Kusuma; Andrew Joewono
Buletin Profesi Insinyur Vol 5, No 2 (2022): Buletin Profesi Insinyur (Juli-Desember)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bpi.v5i2.136

Abstract

Roda kereta merupakan sebuah komponen berbentuk bulat yang cara kerjanya adalah dengan berputar pada porosnya. Fungsi roda adalah sebagai penopang berat kereta api, pengontrol kecepatan dan pengereman. Selain itu, roda berfungsi sebagai kestabilan laju sarana perkeretaapian. roda. Roda dapat mengalami kerusakan akibat proses perjalanan suatu rangkaian kereta api maupun life time. Kerusakan ini dapat dihasilkan dari kerusakan termal (thermal damage), skidding, atau over-stressing pada titik kontak roda-rel. Untuk memeriksa permukaan roda ini diperlukan alat yang namanya wheel measurement. Ukuran alat ini lumayan berat dan harganya pun mahal karena menggunakan sensor laser. Dalam mendeteksi roda benjol dibutuhkan alat ukur. Dimana selanjutnya dibuat prototype alat pendeteksi  flatwheel yang mampu mendeteksi dan mengukur kedalaman roda benjol pada sarana perkeretaapian khususnya kereta jenis K3. Dengan menggunakan arduino nano sebagai mikrokontroler dan sensor potensiometer rotary agar hasil pengukuran lebih akurat, dan stabil.  Paramater untuk mendeteksi roda benjol mengacu pada naik-turunya diameter flens roda kereta jenis K3. Sensor potensiometer rotary ini akan membaca hasil dari tapak roda yang cacat, melalui diameter flens roda tersebut. Pada pengujian roda kereta K3 dengan diameter 773 mm mendapatkan nilai rata-rata sebesar 9,04mm, deviasi rata-rata sebesar 0,06mm, dan kesalahan relatif sebesar 0,48%.Kata kunci: Perawatan, Alat Ukur, Roda Benjol, Flatwheel, Sensor Potensiometer Rotary. 
Kualitas Air Sungai di Kabupaten Banjar Dikaji dari Parameter Total Coli untuk Keperluan Higiene Sanitasi Tien Zubaidah; Sulaiman Hamzani; Arifin Arifin
Buletin Profesi Insinyur Vol 5, No 2 (2022): Buletin Profesi Insinyur (Juli-Desember)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bpi.v5i2.144

Abstract

Salah satu indikator penting untuk mengetahui kondisi lingkungan secara biologis adalah keberadaan bakter coliform. Penelitian ini difokuskan pada investigasi penanda biologis keberadaan bakteri coliform di Sungai Martapura di Kabupaten Banjar.  Pengambilan sampel air dilakukan di delapan titik pengukuran di aliran hulu sungai yang berada di Kabupaten Banjar. Pengambilan sampel air dilakukan berdasarkan SNI 6989.57 2008 pada bulan Mei 2022.  Sampel diuji di Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Banjarbaru menggunakan standar SNI ISO 9308-1:2010. Data hasil uji laboratorium yang didapat, kemudian, dibandingkan dengan kadar mutu yang ditetapkan pada Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2017 dimana disyaratkan kandungan coli maksimal adalah 50 CFU/100ml. Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan kandungan total colifom pada delapan titik pengamatan pada sungai di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan berkisar antara 5050 hingga 52833.335 CFU/100mL. Ini berarti keseluruhan nilai total coliform di lokasi penelitian tidak memenuhi baku mutu kelas I yang dipersyaratkan. Kata kunci: Bakteri coliform; higiene sanitasi; kualitas  sungai; standar baku mutu air; Sungai Kabupaten Banjar; 
Adaptasi Konsep Buiding Information Modelling pada Pekerjaan Perencanaan: Studi Kasus Bangunan Gedung Unit Pengadaan Barang dan Jasa Konstruksi Pemerintah Kabupaten Tapin Evan Elianto Supar; Candra Yuliana
Buletin Profesi Insinyur Vol 5, No 2 (2022): Buletin Profesi Insinyur (Juli-Desember)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bpi.v5i2.114

Abstract

Bidang konstruksi merupakan salah satu yang terdampak dari adanya Revolusi Industri 4.0. Melalui beragam regulasi, bidang konstruksi mencoba merespon dampak tersebut. Salah satunya melalui metode Building Information Modelling (BIM). Secara regulasi, penerapan metode BIM masih dilaksanakan secara terbatas, namun seiring waktu pada akhirnya seluruh kegiatan konstruksi mengadopsi metode tersebut. Dalam upaya menjawab tantangan masa depan, pekerjaan perencanaan bangunan gedung Unit Pengadaan Barang dan Jasa Konstruksi (UPBJK) Pemerintah Kabupaten Tapin beradaptasi dengan metode BIM dalam tahapan desainnya. Penerapan metode BIM pada pekerjaan ini menggunakan Graphisoft Archicad 24. Penerapannya merupakan penerapan sederhana dalam tingkatan BIM 3D. Adaptasi metode BIM dalam pekerjaan ini berfokus pada percepatan penyediaan dokumen gambar teknis yang terintegrasi antara visualisasi 3 dimensi dan 2 dimensi, serta identifikasi volume pekerjaan. Melalui penerapan metode BIM dalam kegiatan, proses penyelesaian proyek menjadi lebih mudah melalui koordinasi serta berkas tunggal terintegrasiKata kunci: BIM,Visualisasi 3D,perencanaan gedung, gambar teknis.
Uji Kemampuan Media Kain pada Reaktor Upflow Roughing Filter (URF) dan Downflow Roughing Filter (DRF) untuk Pengolahan Air Sungai Sulaiman Hamzani; Syarifudin A
Buletin Profesi Insinyur Vol 5, No 2 (2022): Buletin Profesi Insinyur (Juli-Desember)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bpi.v5i2.170

Abstract

Permasalahan pokok kualitas air sungai adalah belum memenuhi baku mutu air bersih, terutama musim hujan. Hasil laboratorium menunjukan kualitas air sungai fluktuatif yaitu suhu 28,6-29,1 OC; pH 5,9-6,1; kekeruhan 375-388 NTU; nitrat 1,44-6,86 mg/l; total coliform 2.000-24.000 CFU/100ml. Jika dibanding baku mutu air bersih pH belum memenuhi 6,5-8,5; kekeruhan belum memenuhi 25 NTU; total coliform belum memenuhi 50 CFU/100ml. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kemampuan kain pada reaktor Upflow Roughing Filter (URF) dan Downflow Roughing Filter (DRF) untuk pengolahan air sungai. Tahapan penelitian ini adalah membuat reaktor URF dan DRF dari pipa PVC 4”, menyiapkan media kain. Parameter yang dianalisis meliputi suhu, pH, kekeruhan, nitrat, total coliform. Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji coba reaktor URF media kain 25 cm rerata suhu 28,8 OC menjadi 28,83 OC; pH 6,37 menjadi 6,57; kekeruhan 183,3 NTU menjadi 90,8 NTU (50,46%); nitrat 5,73 mg/l menjadi 3,66 mg/l (36,13 %); total coliform 24.000 CFU/100ml menjadi 18.667 CFU/100ml (22,22 %). Sedangkan uji coba reaktor DRF media kain 25 cm: rerata suhu 28,8 OC menjadi 28,63 OC; pH 6,37 menjadi 6,57; kekeruhan 183,3 NTU menjadi 73 NTU (60,18 %); nitrat 5,73 mg/l menjadi 2,37 mg/l (58,64 %); total coliform 24.000 CFU/100ml menjadi 21.667 CFU/100ml (9,72 %). Reaktor DRF lebih baik terhadap penurunan kekeruhan dan nitrat, sedangkan reaktor URF terhadap penurunan total coliform. Perlu dilakukan uji coba kembali dengan menambah ketebalan kain sekaligus kombinasi reaktor DRF dengan URF agar memenuhi baku mutu air bersih. Reaktor ini dapat digunakan sebagai pretreatment dalam pengolahan air bagi masyarakat yang tinggal di bantaran sungai. Perlu pengujian jangka panjang untuk penilaian performa dan kemungkinan clogging filter. Kata kunci: DRF-URF, media kain, air sungai, pretreatment 
Uji Eksperimental Pengaruh Kecepatan Aliran dan Tinggi Muka Air terhadap Stabilitas Model Fisik Sekat Kanal yang terbuat dari Material Beton Aura Mayasti Hidayah Utami; Haiki Mart Yupi; Dwi Anung Nindito
Buletin Profesi Insinyur Vol 5, No 2 (2022): Buletin Profesi Insinyur (Juli-Desember)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bpi.v5i2.166

Abstract

Sekat kanal adalah salah satu konstruksi yang berfungsi untuk mempertahankan tinggi muka air supaya kondisi lahan tetap terjaga kelembabannya, hal ini bertujuan agar dapat mencegah kebakaran pada lahan gambut yang diakibatkan adanya kekeringan lahan saat musim kemarau. Sekat kanal biasanya banyak dibangun pada saluran-saluran yang telah dibuka terutama pada lahan gambut. Studi ini mengamati pengaruh pola variasi tinggi muka air dan kecepatan aliran air yang bertujuan untuk mengetahui stabilitas dari sekat kanal yang terbuat dari bahan konstruksi beton, sehingga menghasilkan desain yang optimal. Studi ini menggunakan pemodelan distorsi yang dibentuk menyerupai sekat kanal di lapangan dengan skala horizontal 1:10 dan vertikal 1:5, akan diuji pada saluran. Hasil uji eksperimental menunjukkan bahwa kedalaman air di bagian hulu sekat kanal mempengaruhi besarnya nilai rembesan. Semakin bertambah kedalaman air di bagian hulu, seiring bertambahnya waktu maka semakin besar nilai rembesan yang terjadi. Selain itu juga ketinggian muka air di bagian hilir sekat mempengaruhi besar kecilnya nilai angka gerusan dengan bertambahnya ketinggian air di hilir maka angka gerusan akan semakin mengecil dan kecepatan aliran air mempengaruhi besarnya nilai gerusan, dengan meningkatnya kecepatan aliran dari arah hulu maka akan terjadi gerusan.Kata kunci: kecepatan aliran, model distorsi, sekat kanal beton, stabilitas
Media Pembelajaran Computer Base Training (CBT) Menggunakan Aplikasi Adobe Animate CC Mata Kuliah Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja Wawan Riyanta
Buletin Profesi Insinyur Vol 6, No 1 (2023): Buletin Profesi Insinyur (Januari-Juni)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bpi.v6i1.169

Abstract

Computer-based training is a teaching material that can support distance lectures that demand more interesting, attractive, and efficient media. The creation of CBT learning media is carried out using the research and development (R&D) method, which involves making and testing or verifying applications and testing the applications' effectiveness. The development and manufacture of CBT media products uses the Adobe Animate CC platform, and then a feasibility test is carried out using a validation questionnaire using a Likert scale that will be carried out by the validator. Evaluation of educational media Products to 54 respondents and processing the results of the assessment from users obtained very good results with a value of 3.96 and a percentage of 79.3%, with details of the assessment of each sub-element of the software engineering aspect of 92%, the learning design aspect of 86%, and the visual communication aspect of 48%. The visual communication aspect has the lowest assessment result from the other two aspects, with three of its subaspects falling into the inappropriate category, namely audio, moving media, and interactive layout. The results of this research will become an interactive teaching platform for PPI lecturers in 2022.Keyword: Covid-19, Media, CBT, K3, Annimate CC 
Bridge Management System dan Bridge Condition Rating pada Evaluasi Kondisi Jembatan Girder Baja Komposit di Kabupaten Tapin Ade Yuniati Pratiwi; Nursiah Chairunnisa; Irfan Prasetia; Iphan Fitrian Radam; Ratni Nurwidayati
Buletin Profesi Insinyur Vol 6, No 1 (2023): Buletin Profesi Insinyur (Januari-Juni)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bpi.v6i1.180

Abstract

Kerusakan pada jembatan biasanya terjadi akibat penurunan mutu material hingga adanya beban benturan pada struktur jembatan. Sehingga perlu dilakukan evaluasi kondisi jembatan tahap awal yaitu penilaian kondisi jembatan. Dilakukan evaluasi nilai kondisi Jembatan Girder Baja Komposit yang terletak di Kabupaten Tapin untuk mengetahui penanganan yang tepat baik untuk proses pemeliharaan, rehabilitasi, atau penggantian elemen jembatan yang rusak. Dua metode penilaian kondisi jembatan yang digunakan untuk evaluasi yaitu metode Bridge Management System (BMS) dan Bridge Condition Rating (BCR). Dari hasil penilaian kondisi, akan dihitung prediksi umur jembatan akibat kerusakan elemen. Berdasarkan hasil penilaian kondisi, diketahui bahwa jembatan memiliki nilai kondisi 2,42 untuk metode BMS dengan usulan perbaikan segera dan nilai kondisi 4,308 untuk metode BCR dengan usulan penanganan rehabilitasi dan tingkat kondisi sedang. Umur jembatan setelah dilakukan penilaian kondisi adalah 35,8 tahun berdasarkan BMS dan 33,9 tahun berdasarkan BCR. Sisa umur jembatan jika umur rencana jembatan 50 tahun adalah 16,1 tahun berdasarkan nilai kondisi BCR. Dari umur jembatan dan nilai kondisi jembatan juga diketahui bahwa jembatan memasuki fase perkembangan kerusakan dan memerlukan penanganan rehabilitasi.Kata kunci: nilai kondisi, umur, kerusakan, jembatan, BMS, BCR
Studi Kinerja Ground Heat Exchanger (GHE) sebagai Media Pendingin Temperatur Permukaan Panel Surya dengan Variasi Kecepatan Udara Pathur Razi Ansyah; Gunawan Rudi Cahyono; Aji Nihin; Zainal Aqli; Noviani Haty Lala
Buletin Profesi Insinyur Vol 6, No 1 (2023): Buletin Profesi Insinyur (Januari-Juni)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bpi.v6i1.167

Abstract

Pembangkit listrik Photovoltaic (PV) dianggap sebagai cara yang efektif dalam mengurangi konsumsi bahan bakar fosil tetapi kekurangannya adalah permukaan yang terlalu panas dapat mengurangi kinerja panel. Pada penelitian ini, PV panel telah dikombinasikan dengan metode pendingin dari Ground Heat Exchanger (GHE) dengan variasi kecepatan udara GHE sebesar 1, 2, dan 3 m/s untuk mengetahui performa PV Panel. Performa panel meliputi: temperatur permukaan panel performa GHE yang diwakilkan dengan energi kalor udara (J) yang dibuang ke dalam tanah serta kondisi cuaca pada saat penelitian. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa Intensitas radiasi matahari terjadi fluktuatif akibat dari anomali cuaca, tingginya intensitas radiasi matahari berkisar 1000-1250,50 W/m2 diikuti oleh kenaikan temperatur lingkungan 30-33,80C. Energi kalor udara yang dibuang ke tanah tertinggi variasi kecepatan udara, energi kalor udara yang dibuang sebesar 444,974 J pada pukul 11.00. Semakin cepat kecepatan udara GHE maka dapat meningkatkan energi kalor udara yang dibuang ke tanah. Temperatur permukaan panel terendah terjadi pada variasi kecepatan pada kecepatan udara 3 m/s yaitu 25,6C. Semakin dalam posisi GHE dan semakin cepat kecepatan udara GHE dapat meningkatkan efisiensi dari panel surya.Kata kunci: Pendingin Panel Surya, variasi kedalaman, Temperatur panel
Analisis Investigasi Forensik Digital pada Layanan Private Cloud Computing Menggunakan SNI 27037:2014 Didik Sudyana; Irwan Hadi; Fietyata Yudha
Buletin Profesi Insinyur Vol 6, No 1 (2023): Buletin Profesi Insinyur (Januari-Juni)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bpi.v6i1.176

Abstract

Cloud computing telah memberikan banyak manfaat bagi pengguna. Terdapat beberapa jenis model adopsi cloud computing, salah satunya adalah model private yang memberikan perlindungan lebih terhadap privasi, dan telah banyak digunakan oleh pelaku industri. Tingginya angka penggunaan cloud computing memberikan peluang bagi para perilaku kriminal untuk melakukan tindak kejahatan siber. Ketika kejahatan siber telah terjadi, dibutuhkan penanganan dengan metode forensik digital untuk menganalisis barang bukti digital dan menemukan bukti-bukti kejahatan. Namun, teknik investigasi terhadap cloud computing berbeda, karena masalah reliabilitas data. Melakukan investigasi dari sisi pengguna merupakan salah satu metode yang dapat dilakukan. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian untuk melakukan proses investigasi kejahatan terhadap sisi pengguna yang terhubung layanan private cloud dan menganalisis barang bukti yang bisa didapatkan dari proses investigasi. Untuk mendukung proses investigasi dan analisis barang bukti digital yang dilakukan telah sesuai dengan kaidah forensik digital, digunakan framework Standar Nasional Indonesia (SNI) 27037:2014 yang merupakan standar nasional untuk analisis forensik digital. Dari hasil penelitian yang dilakukan, framework SNI 27037:2014 berhasil digunakan untuk menuntun proses investigasi terhadap barang bukti digital dari sisi pengguna dan berhasil menemukan beberapa barang bukti digital, seperti data yang telah dihapus, riwayat akses penggunaan cloud, dan riwayat akses file.Kata kunci: investigasi forensik digital, cloud computing, SNI 27037:2014
Studi Mekanisme Interaksi Tanah-Matras Cerucuk Bambu sebagai Perkuatan Tanah Lunak Amelia Faradila
Buletin Profesi Insinyur Vol 6, No 1 (2023): Buletin Profesi Insinyur (Januari-Juni)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bpi.v6i1.174

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai mekanisme interaksi antara struktur bambu/minipile dan tanah dimana data didapatkan dari proyek uji timbunan lapangan yang diperkuat dengan bambu di Tambak Oso, Surabaya. Data-data dianalisa menggunakan metode elemen hingga (MEH) yang dibantu dengan software Plaxis 3D Foundation. Variasi panjang cerucuk bambu yaitu 5 dan 10 meter  dan variasi ketebalan yang digunakan yaitu 1,3 dan 5 lapis untuk perkuatan grid/matras bambu. Hasil studi memperlihatkan bahwa untuk cerucuk panjang 5 meter, daya dukung selimut bambu lebih kecil dari pada beban yang diberikan, sehingga ujung cerucuk bambu ikut menahan sebagian besar beban yang bekerja dimana untuk bambu panjang 10 meter, beban hampir seluruhnya didukung oleh selimut tiang. Sedangkan jika ditambah dengan perkuatan grid/matras, semakin banyak jumlah lapisan, semakin besar kekakuan, dan semakin besar kontribusi matras dalam menahan beban.Kata kunci : cerucuk bambu, matras bambu, minipile, analisis 3D, penurunan

Page 11 of 14 | Total Record : 137