cover
Contact Name
Dwi Septian Wijaya
Contact Email
admin@jurnalmedikahutama.com
Phone
+6281334291827
Journal Mail Official
admin@jurnalmedikahutama.com
Editorial Address
Jl. Gas Alam No. 59 Curug Cimanggis Depok
Location
Kota depok,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Medika Hutama
ISSN : 27158039     EISSN : 27159728     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Medika Hutama adalah jurnal hasil penelitian, studi kasus, dan tinjauan pustaka di bidang Kesehatan dan Kedokteran
Articles 533 Documents
HUBUNGAN FREKUENSI PEMBERIAN ASI DENGAN KEJADIAN IKTERUS NEONATORUM DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH PROVINSI NTB Nurlathifah N. Yusuf
Jurnal Medika Hutama Vol. 2 No. 02 Januari (2021): Jurnal Medika Hutama
Publisher : Yayasan Pendidikan Medika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Neonatal jaundice is a clinical condition in the form of yellow staining that appears on the sclera and skin due to the accumulation of indirect bilirubin in the blood. Based on preliminary studies that have been conducted at the Regional General Hospital of NTB Province, it shows that in 2017 the number of infants experiencing jaundice was 71 people while in 2018 there were 100 people experiencing jaundice. The purpose of this study was to determine the relationship between the frequency of breastfeeding and the incidence of jaundice in the NTB Provincial General Hospital. This research is an analytic survey research with cross sectional design. The number of samples in the study were 30 people. Data collection through questionnaires. The results showed that of the 30 mothers studied, more frequency of breastfeeding was included in the frequent category (12 x daily) as many as 19 people (63.6%), the majority had jaundice as many as 16 people (53.3%) and there were the relationship between the frequency of breastfeeding with the incidence of jaundice in the NTB Provincial General Hospital with a p value of 0,000 <0.05. In conclusion the higher the frequency of breastfeeding in newborns, the risk of jaundice will be smaller
PENGARUH PEMBERIAN JUS BUAH NAGA TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA WANITA USIA SUBUR DI DESA BAREBALI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MANTANG Nurannisa Fitria Aprianti Eka Faizaturrahmi, Tutik Trisnawati
Jurnal Medika Hutama Vol. 2 No. 02 Januari (2021): Jurnal Medika Hutama
Publisher : Yayasan Pendidikan Medika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan silent killer dimana gejala dapat bervariasi pada masing-masing individu dan hampir sama dengan gejala penyakit lainnya. Modifikasi pola asupan makanan sehari-hari merupakan salah satu komponen perubahan gaya hidup yang mempunyai peran paling besar dalam menurunkan tekanan darah. Buah naga merah mengandung kalium dan flavonoid yang tinggi sehingga dapat menurunkan tekanan darah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian jus buah naga merah dengan penurunan tekanan darah pada wanita usia dewasa subur dengan tekanan darah tinggi di wilayah kerja Puskesmas Mantang Kabupaten Lombok Tengah. Jenis penelitian ini adalah Pre Eksperimen Design dengan menggunakan desain One Group Pretest-Postest . Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling sehingga diperoleh sampel sebanyak 35 orang.. Hasil analisa dengan uji statistic paired t-test didapatkan nilai p-value = 0,000 < α = 0,05. Kesimpulannya bahwa ada pengaruh pemberian jus buah naga terhadap penurunan tekanan darah wanita usia subur dengan hipertensi.
PENGARUH KELAS IBU HAMIL TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG KESEHATAN KEHAMILAN DI UPTD PUSKESMAS BAGU Siti Naili Ilmiyani
Jurnal Medika Hutama Vol. 2 No. 02 Januari (2021): Jurnal Medika Hutama
Publisher : Yayasan Pendidikan Medika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada tahun 2017, kematian ibu terbanyak tetap berada di Kabupaten Lombok Tengah dengan 24 kasus dan belum ada kabupaten yang ditetapkan sebagai Kabupaten Angka Kematian Ibu Nol (AKINO). Kejadian kematian ibu terbanyak yakni terjadi pada saat ibu bersalin sebesar 42,35%, nifas sebesar40% dan saat ibu hamil sebesar 17,65%. Kelas ibu merupakan salah satu upaya meningkatkan pengetahuan ibu tentang kesehatan kehamilan. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh kelas ibu hamil terhadap peningkatan pengetahuan kehamilan . Desain penelitian adalah quasy experiment dengan sampel sebanyak 34 ibu hamil yang diikutkan di kelas ibu hamil di UPTD Puskesmas Bagu pada bulan Maret 2019. variabel yang diukur adalah pengetahuan ibu hamil sebelum dan sesudah mengikuti kelas ibu hamil dan dianalisa dengan t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan ibu hamil sebelum kelas ibu hamil adalah rata-rata 7,04, sedangkan pengetahuan setelah kelas ibu adalah rata-rata 8,98. Terdapat pengaruh yang hamil terhadap pengetahuan ibu hamil tentang kesehatan kehamilan. Disarankan untuk puskesmas lebih sering melaksanakan kelas ibu.
DUKUNGAN SUAMI TERHADAP TERCAPAINYA KUNJUNGAN PERTAMA (K1) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KORLEKO Husniyati Sajalia
Jurnal Medika Hutama Vol. 2 No. 02 Januari (2021): Jurnal Medika Hutama
Publisher : Yayasan Pendidikan Medika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kunjungan pertama (K1) adalah kontak ibu hamil yang pertama kali dengan petugas kesehatan untuk mendapatkan pemeriksaan antenatal yang bertujuan untuk menggali faktor resiko terjadinya kelainan pada ibu hamil dan janinnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dukungan suami terhadap tercapainya kunjungan pertama (K1) di Wilayah Kerja Puskesmas Korleko. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif Korelasional dengan desain penelitian cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 41 orang, dengan tehnik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisa data yang di gunakan adalah univariat dan bivariat dengan uji chi square. Hasil penelitian didapatkan responden yang mendapatkan dukungan suami kategori baik sebanyak 26 responden (63,4%), responden yang mendapat dukungan suami kategori cukup sebanyak 13 responden (31,7%) dan responden yang mendapat dukungan suami kategori kurang sebanyak 2 responden (4,9%). Sedangkan ibu hamil yang melakukan kunjungan pertama (K1) sebanyak 39 responden (95,1%) dan 2 responden (4,9%) tidak melakukan kunjungan pertama (K1). Dari uji chi Square didapatkan nilai signifikan ρ value = 0,009 atau lebih rendah dari nilai signifikan yaitu = (0,05) yang berarti H0 ditolak dan H1 diterima, maka dapat diambil kesimpulan bahwa ada hubungan dukungan suami terhadap tercapainya kunjungan pertama (K1).
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN DIET HIPERTENSI PADA LANSIA DI DUSUN LADON WILAYAH KERJA PUSKESMAS WANASABA Muh.Jumaidi Sapwal Maruli Taufandas, Novi Hermawati
Jurnal Medika Hutama Vol. 2 No. 02 Januari (2021): Jurnal Medika Hutama
Publisher : Yayasan Pendidikan Medika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi masalah kesehatan penting di seluruh dunia karena prevalensinya yang tinggi, termasuk di Indonesia. Di wilayah kerja puskesmas wanasaba, kecamatan wanasaba penyakit hipertensi masih menjadi masalah kesehatan, karena jumlah kasusnya cukup tinggi dan berfluktuasi yang rata - rata terjadi pada lansia berusia 60 – 70 tahun. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain corelational dengan rancangan cross sectional, jumlah sampel 35 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang dilaksanakan pada bulan Mei 2019. Untuk melihat hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan diet hipertensi pada lansia menggunakan analisis statistic spearman rank. Pada penelitian ini terdapat 2 (dua) variabel yang mempunyai hubungan bermakna secara statistik yaitu dukungan keluarga dengan kepatuhan diet hipertensi pada lansia yaitu dengan nilai (p=0,001). Kesimpulannya, didapatkan dukungan keluarga yaitu kategori baik dan kepatuhan diet hipertensi pada lansia didapatkan rata – rata dalam kategoripatuh.
HUBUNGAN PERAWATAN PAYUDARA DENGAN KEJADIAN BENDUNGAN AIR SUSU IBU (ASI) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SAKRA apriani susmita sari
Jurnal Medika Hutama Vol. 2 No. 02 Januari (2021): Jurnal Medika Hutama
Publisher : Yayasan Pendidikan Medika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Salah satu masalah pada masa nifas adalah payudara bengkak atau bendungan Air Susu Ibu (ASI). Perawatan payudara dan puting sangat penting dalam proses laktasi terutama untuk mencegah terjadinya bendungan ASI. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan Perawatan Payudara dengan Kejadian ASI di Wilayah Kerja Puskesmas Sakra. Metode penelitian: Jenis penelitian yang di gunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 45 ibu menyusui umur bayi 0-6 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Suela. Pengambilan sampel menggunakan teknik Purposive Sampling. Analisa data yang digunakan adalah uji statistic Spearman Rank. Hasil: Terdapat hubungan antara, perawatan payudara dengan bendungan ASI dengan nilai P-value = 0,000. Kesimpulan: ada hubungan antara perawatan payudara dengan kejadian bendungan ASI di Wilayah Kerja Puskesmas Sakra.
Anak usia sekolah, Pengetahuan, GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN PERSEPSI ANAK USIA SEKOLAH TENTANG PERILAKU MEROKOK Rahma rahma
Jurnal Medika Hutama Vol. 2 No. 03 April (2021): Jurnal Medika Hutama
Publisher : Yayasan Pendidikan Medika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Smoking prevalence has increased not only among adults but also among adolescents and schoolchildren. Schoolchildren perceive smoking as something prevailing as a result of lack of knowledge about the dangerous health effects of smoking cigarettes. The study was aimed at assessing levels of schoolchildren’s knowledge and perceptions about smoking behavior. This quantitative study was conducted using descriptive approach. The population of the study was schoolchildren, with 188 participants taking part as samples which were determined using simple random sampling. The data were collected using questionnaire and then analyzed using frequency distribution method. The study found that 97.3% of participants had poor knowledge about smoking, 52.7% had positive perception about smoking behavior, and 14 schoolchildren smoked outside and out of school hours. It is suggested that health workers improve promotional and preventive measures as parts of the strategy to prevent the rise of new smokers among schoolchildren. Keywords : Schoolchildren, Knowledge, Perceptions, Smoking behavior
HUBUNGAN SANITASI DASAR DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI DESA SANDI KECAMATAN KALEDUPA SELATAN KABUPATEN WAKATOBI BLACK2017 WAODE AZFARI AZIS
Jurnal Medika Hutama Vol. 2 No. 03 April (2021): Jurnal Medika Hutama
Publisher : Yayasan Pendidikan Medika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract In 2017 there were 204 cases of diarrhea in Sandi Village, 245 in 2018 and in 2019 from January to July 103 cases. This research aims to knowing relationship clean water supply, trash can and latrines with diarrhea incident at children under five in the village of Sandi, South Kaledupa District. This was a quantitative study with cross sectional study approach. The population in this research were all heads of families who had children under five exactly in Sandi Village, with a total sample of 77 respondents taken using simple random sampling techniques. Measuring instruments used in the form of a questionnaire. Data analysis used univariate and bivariate analysis with using the chi square test. The results obtained that there is relationship between clean water supply, trash can and latrines with diarrhea incident at children under five in the village of Sandi, South Kaledupa District with the chi-square test results obtained values ϸ clean water supply = 0.026 (α <0.05), the value of ϸ trash can = 0.023 (α <0.05), and the value of ϸ latrines = 0.034 (α <0.05). Keywords : clean water suplly, trash can, latrines, diarrhes
PERANAN SUPLEMENTASI ZINC PADA INFEKSI COVID-19 Chintya Tedjaatmadja
Jurnal Medika Hutama Vol. 2 No. 03 April (2021): Jurnal Medika Hutama
Publisher : Yayasan Pendidikan Medika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PROGRAM INTERVENSI DALAM UPAYA PENURUNAN PREVALENSI TUBERCULOSIS PARU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LEGOK Michelle Angelika S; Yohanes Firmansyah; Liesia Asiku; Nicole Nastassja Kurniawan
Jurnal Medika Hutama Vol. 2 No. 03 April (2021): Jurnal Medika Hutama
Publisher : Yayasan Pendidikan Medika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Based on the Global Burden of Disease study, TB is the second leading cause of death in the world. WHO 2017 is estimated to have 1,020,000 cases in Indonesia, but only 420,000 cases have been recorded at the Ministry of Health. The incidence of TB cases in Indonesia has never declined, there are still many cases that have not been reached and detected. Objective: To reduce transmission, morbidity and mortality rates for pulmonary tuberculosis in the Legok Health Center area. Methods: The research is a one group pre-post test with interventions and demonstration in the form of counseling and demonstration ethics of coughing and washing hands to improve public knowledge. at Posyandi Anggrek I Desa Serdang Wetan, Legok. The sample in this study was selected by non random consecutive sampling. The independent variables in this study were educational activities to increase student knowledge The dependent variables in this study were changes in knowledge. Results: 29 respondents (25 female and 4 male) had increased their knowledge after the intervension. 100% of respondents have an increase in knowledge in 20 aspects which are considered as indicators of knowledge Conclusion: Interventions conducted in the form of counseling, hand washing demonstrations, and cough ethics have succeeded in increasing public knowledge about pulmonary TB and it is hoped that in the future it will have an impact on improving people's attitudes and behavior in tackling and preventing pulmonary TB disease circulating in the community.

Page 11 of 54 | Total Record : 533