cover
Contact Name
Dwi Septian Wijaya
Contact Email
admin@jurnalmedikahutama.com
Phone
+6281334291827
Journal Mail Official
admin@jurnalmedikahutama.com
Editorial Address
Jl. Gas Alam No. 59 Curug Cimanggis Depok
Location
Kota depok,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Medika Hutama
ISSN : 27158039     EISSN : 27159728     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Medika Hutama adalah jurnal hasil penelitian, studi kasus, dan tinjauan pustaka di bidang Kesehatan dan Kedokteran
Articles 533 Documents
TERAPI RELAKSASI OTOT PROGRESIF TERHADAP TNGKAT KECEMASAN MAHASISWA: LITERATURE REVIEW Dian Pertiwi
Jurnal Medika Hutama Vol. 4 No. 02 Januari (2023): Jurnal Medika Hutama
Publisher : Yayasan Pendidikan Medika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan: Untuk mendeskripsikan relaksasi otot progresif dalam menurunkan tingkat kecemasan pada mahasiswa. Metode: Tinjauan pustaka digunakan untuk 5 artikel yang memenuhi kriteria inklusi. Artikel tersebut diterbitkan pada tahun 2015 hingga 2020 di Science direct, Smantic schoolar, dan Google schoolar. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa terapi relaksasi otot progresif menurunkan tingkat kecemasan mahasiswa secara signifikan dengan nilai statistik p = (0,000) sampai dengan p = (0,05). Selanjutnya didapatkan hasil langkah terapi, waktu efektif melakuan terapi dan durasi waktu terapi. Kesimpulan: Terapi relaksasi otot progresif membuktikan mampu dalam menurunkan tingkat kecemasan mahasiswa.
Strategi Rumah Sakit dalam Menghadapi Perubahan Perilaku Pelanggan di Masa Pandemi Covid-19 Natasya Pribadi
Jurnal Medika Hutama Vol. 4 No. 02 Januari (2023): Jurnal Medika Hutama
Publisher : Yayasan Pendidikan Medika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The COVID-19 pandemic has caused changes in customer behavior of getting health services in health facilities. During the pandemic, many customers have chosen to use digital health services. The purpose of this study is to determine the most effective hospital strategy in facing customer behavior changes due to COVID-19 pandemic. This research method is taking secondary data of number of patient visits to X hospital before and after pandemic, then analyzing and present it in a comprehensive narrative form. From the research results, it was found that the COVID-19 pandemic caused restlessness in the community which was in line with decrease of number of outpatient visits at X hospital so it was necessary to find the most effective strategy in dealing with changes in customer behavior in the era of the COVID-19 pandemic by changing the marketing method to digital marketing and maximizing online health promotion media such as advertisements in electronic media which aims to streamline the increased operational costs due to new standard procedures in securing the hospital environment, both for employees and other medical personnel, especially in order to face uncertainties in the future.
Tatalaksana Otitis Eksterna Baiq Rulia Ashlihan Baiq
Jurnal Medika Hutama Vol. 4 No. 02 Januari (2023): Jurnal Medika Hutama
Publisher : Yayasan Pendidikan Medika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Otitis eksterna adalah peradang telinga bagian luar yang dapat disebabkan oleh pembersihan telinga yang terlalu sering, kelembaban, sering berenang dan penggunaan earplug atau headset. Gejala khas otitis eksterna akut adalah nyeri hebat di telinga (otalgia) akibat iritasi periosteum. Gejala lainnya adalah otorrhea, gatal, eritema dan pembengkakan pada liang telinga, yang berpotensi menyebabkan gangguan pendengaran konduktif. Tatalaksana otitis eksterna akut tanpa komplikasi terdiri dari pembersihan saluran telinga, pengobatan antiseptik dan antimikroba topikal serta analgesik.
RETINOBLASTOMA: DETEKSI DINI HINGGA TATALAKSANA TERKINI Septa Maulana Satya Pratama; Monalisa Nasrul
Jurnal Medika Hutama Vol. 4 No. 02 Januari (2023): Jurnal Medika Hutama
Publisher : Yayasan Pendidikan Medika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Retinoblastoma (RB) is a malignant tumor of the eye. This type of tumor has a fairly high incidence rate in the world and is dominated by children under 5 years. Until now, theories regarding the etiology and pathogenesis of RB are still developing. Even so, RB can still be enforced based on the results of anamnesis, physical examination, and supporting examinations. There are several modalities that can be chosen to treat RB including focal therapy, chemotherapy, radiotherapy, surgery to the latest including Selective Intra Arterial Chemotherapy (SIAC), Intravitreal Chemotherapy, Stereotactic conformal radiotherapy (SCR), Pars plana vitrectomy (VPP) and endoresection. RB has a prognosis that depends on the speed of diagnosis and the accuracy of the therapy given.
ADAPTASI INSTRUMEN MOTORS OF COVID-19 VACCINATION ACCEPTANCE SCALE PADA TENAGA KERJA DKI JAKARTA MELALUI WAWANCARA KOGNITIF Hany Nurhanifah
Jurnal Medika Hutama Vol. 4 No. 02 Januari (2023): Jurnal Medika Hutama
Publisher : Yayasan Pendidikan Medika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Vaksinasi COVID-19 bertujuan untuk membentuk kekebalan kelompok (herd immunity) sehingga dapat mencegah penyebaran virusnya. Keberhasilan upaya membentuk kekebalan kelompok ini dipengaruhi oleh persepsi penerimaan masyarakat terhadap vaksinasi. Motors of COVID-19 Vaccination Acceptance Scale (MoVac-COVID19S) adalah salah satu instrumen untuk mengukur skala penerimaan vaksinasi, namun belum pernah diadaptasi untuk digunakan pada sasaran tenaga kerja. Adaptasi diawali dengan melakukan translasi dan translasi ulang (back translate) oleh penerjemah resmi tersumpah. Kemudian, instrumen hasil translasi diujicobakan dengan menggunakan teknik wawancara kognitif pada 10 partisipan dengan latar belakang pekerjaan yang berbeda. Wawancara kognitif dilakukan secara daring dengan metode verbal probing dan thinking aloud untuk menggali pemahaman partisipan akan setiap butir dalam instrumen MoVac-COVID19S, di dalamnya terdapat pilihan kata, struktur kalimat, dan pilihan jawaban. Dari dua belas pertanyaan, terdapat sembilan butir pertanyaan yang direvisi dan disesuaikan pilihan katanya supaya kalimat lebih mudah dimengerti oleh partisipan. Tidak ada butir yang perlu dihapus, sehingga instrumen MoVac-COVID19S yang telah diadaptasi dapat digunakan untuk mengukur tingkat penerimaan vaksinasi COVID-19 pada tenaga kerja di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya.
PERAN DOKTER UMUM DALAM PERAWATAN PASIEN PASKA SINDROM KORONER AKUT: SUATU TINJAUAN PUSTAKA Sidhi Laksono; Erina Imronikha
Jurnal Medika Hutama Vol. 4 No. 02 Januari (2023): Jurnal Medika Hutama
Publisher : Yayasan Pendidikan Medika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sindrom Korener Akut (SKA) merupakan penyakit kardiovaskular yang menyebabkan kematian serta perawatan yang tinggi di Rumah Sakit. Pasien yang menderita SKA mendapatkan pengobatan meliputi farmakoterapi dan terapi reperfusi seperti intervensi koroner perkutan primer dan terapi fibronolitik. Setelah perawatan dirumah sakit, pasien melanjutkan perawatan paska SKA dirumah, terdapat beberapa kasus yang seringkali muncul seperti SKA yang berulang maupun resiko-resiko lain yang mengakibatkan pasien dirawat inap kembali. Untuk mendapatkan terapi yang maksimal salah satu faktor pendukung adalah pentingnya peran dokter umum dalam perawatan pasien paska Sindrom Koroner Akut. Artikel ini bertujuan untuk melihat peran dokter umum dalam perawatan paska SKA dengan metode penelitian berupa tinjauan pustaka.
HUBUNGAN ANTARA KADAR TRIGLISERIDA DAN HIPERTENSI PADA PENDERITA JANTUNG KORONER DI RUMAH SAKIT BHAYANGKARA TK. I R. SAID SUKANTO ninda hanifah ence sutara
Jurnal Medika Hutama Vol. 4 No. 02 Januari (2023): Jurnal Medika Hutama
Publisher : Yayasan Pendidikan Medika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit jantung koroner merupakan kondisi yang terjadi akibat penyumbatan dinding nadi koroner karena adanya endapan lemak sehingga mengakibatkan suplai darah ke jantung menjadi terganggu. Dampak yang terjadi adalah gagal jantung bahkan apabila darah tidak mengalir sama sekali dapat mengakibatkan serangan jantung mendadak yang akan mematikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kadar trigliserida dan hipertensi pada penderita penyakit jantung koroner di Rumah Sakit Bhayangkara Tk. I R Said Sukanto. Jenis penelitian yang digunakan dengan pendekatan cross sectional, dalam arti pengambilan data variabel independen (Trigliserida dan Hipertensi) dan variabel dependen (Penyakit Jantung Koroner) dilakukan secara bersamaan.Berdasarkan penelitian yang dilakukan di Rumah Sakit Bhayangkara TK.I Raden Said Sukanto pada 63 responden dapat disimpulkan bahwa hasil uji analisis chi-square untuk melihat adanya hubungan kadar Trigliserida pada Penyakit Jantung Koroner didapat nilai p (0,012) lebih kecil dari α (0,05) berarti terdapat hubungan yang bermakna. Selanjutnya, hasil uji analisis chi-square untuk melihat hubungan Hipertensi pada Penyakit Jantung Koroner didapat nilai (0,002) lebih kecil dari α (0,05) berarti terdapat hubungan bermakna. Peneliti menyarankan pasien menerapkan pola hidup sehat karena pola konsumsi kurang sehat dapat menjadi salah satu faktor menyebabkan PJK.
Perubahan Strategi Rumah Sakit di Era Pandemi Covid 19 : Literature Review Andara Dwike
Jurnal Medika Hutama Vol. 4 No. 02 Januari (2023): Jurnal Medika Hutama
Publisher : Yayasan Pendidikan Medika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The COVID-19 pandemic has turned the health of the industry upside down and accelerated many ideas that will be realized for the future and some that took decades to realize. Hospitals that previously had plans for their business strategy had to work hard to adapt and even change their strategy on a large scale and dramatically. The expected short and fast adaptation to hospital management must be supported by all elements of the hospital down to individual health workers to support changes in hospital strategy in order to maintain the hospital's strength to survive in an uncertain era such as the dynamics of the COVID-19 pandemic
PERBEDAAN KADAR GLUKOSA DARAH PEROKOK AKTIF DENGAN BUKAN PEROKOK TERHADAP PASIEN MCU enny khotimah
Jurnal Medika Hutama Vol. 4 No. 02 Januari (2023): Jurnal Medika Hutama
Publisher : Yayasan Pendidikan Medika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes melitus tipe 2 dapat disebabkan oleh beberapa faktor seperti pola hidup yang tidak sehat dan perilaku merokok. Perilaku merokok sering dikaitkan dengan pemicu terjadi nya resistensi reseptor insulin yang di sebabkan oleh nikotin yang membuat kadar gula darah meningkat. Pemeriksaan gula darah puasa memiliki beberapa metode diantaranya POCT (Point Testing Of Care). Penelitian ini adalah penelitian observasional analitik menggunakan teknik pendekatan Cross Sectional dan tehnik pengambilan sampel purposive sampling terhadap pasien Medical Check Up (MCU) yang sesuai dengan kriteria inklusi yaitu pria dan wanita, berusia 20-50 tahun, bukan penderita diabetes, perokok aktif dan bukan perokok. Didapatkan sebanyak 124 responden, yang dibagi menjadi dua 52 perokok aktif dan 52 bukan perokok. Nilai kadar glukosa darah di dapatkan menggunakan instrumen penelitan alat glukometer dan lembar observasi. Berdasarkan data nilai distribusi frekuensi jenis kelamin pada perokok aktif didominasi oleh laki laki sebanyak 78,8% sedangkan bukan perokok di dominasi oleh perempuan sebanyak 75,0%. Penelitian ini menggunakan uji normalitas kolmorogrov-smirnov dan mendapatkan hasil 0,200>0,005 yang artinya data berdistribusi normal. Untuk uji hipotesis menggunakan uji T tidak berpasangan (uji T test Independent) yang mendapatkan nilai sig 0,001<0,05 dengan ini dinyatakan terdapat perbedaan kadar glukosa darah perokok aktif dengan bukan perokok pada pasien Medical Check Up (MCU) di Klinik Graha Tsuraya Cilodong Depok.
ANALISIS PENGARUH ZAT GIZI TERHADAP KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI SMA HANGTUAH KOTA TARKAN Nur Indah Noviyanti Rahman
Jurnal Medika Hutama Vol. 4 No. 02 Januari (2023): Jurnal Medika Hutama
Publisher : Yayasan Pendidikan Medika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Adolescence is a period of transmission from children to adults. The changes that occurred during this period were clearly visible both physically and psychologically. At this time, there is not only growth to become bigger, but also reproductive development occurs. This period is characterized by rapid physical growth and development so that sufficient nutrients are needed to help optimize their growth and development. Every nutrient that is absorbed into the body of adolescents will increase weight and height, as well as increase the size and number of cells in the body. The need for energy and protein in adolescents becomes greater due to growth suprt (growth surge in adolescents). Not only physical and mental growth and development, but the activity of adolescents also increases so that they need foods that contain increased nutrients. young women in Tarakan City age group (10-24 years) namely 31,697 out of 245,701 inhabitants. Indonesia has great human resource (HR) potential for nation building. The nutritional status of adolescents in North Kalimantan is still an unresolved problem with 26.2% of adolescents being short and 4.7 adolescents being very short. If you look at the nutritional status of BMI in adolescents in North Kalimantan, that is 1.8% very thin, 6.1% thin, 78.8% normal, 9.3% fat and 4% obese. The most common nutritional problem in young women is iron deficiency which causes them to experience anemia. Hangtuah Senior High School has 450 students, with a total of 158 female students. The results of an initial survey conducted at Hangtuah Senior High School showed that 7 out of 10 students had anemia. Anemia can occur due to various factors, ranging from nutritional status, knowledge, family factors, environment, history of disease and physical activity. This study aims to determine the effect of nutritional status on the incidence of anemia in young women at Hangtuah Senior High School.