cover
Contact Name
Baharuddin
Contact Email
nonformaljr@ummaspul.ac.id
Phone
+6281339859730
Journal Mail Official
nonformaljr@ummaspul.ac.id
Editorial Address
Jendral Sudirman No.17 Enrekang Sulawesi Selatan
Location
Kab. enrekang,
Sulawesi selatan
INDONESIA
JURNAL EDUKASI NONFORMAL
ISSN : -     EISSN : 27152634     DOI : 10.33487
Core Subject : Social,
Jurnal Edukasi Pendidikan Non Formal mempublikasikan hasil penelitian dan artikel dalam kajian pendidikan dan penyelenggaraan pendidikan dalam setting pendidikan nonformal dan informal di Indonesia.
Articles 331 Documents
Symptoms and Impact of School Phobia on Students Ardiansyah Ardiansyah; Atiqa Aulia; Putri Neva Octavia; Gusman Lesmana
JURNAL EDUKASI NONFORMAL Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Edukasi Nonformal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas tentang Gejala dan Dampak dari Fobia Sekolah terhadap Siswa. Fobia sekolah adalah gangguan kecemasan yang ditandai oleh ketakutan yang berlebihan, persisten, dan tidak proporsional terhadap situasi sekolah. Individu yang mengalami fobia sekolah merasakan ketegangan emosional yang signifikan dan mengalami kecemasan yang berlebihan ketika berada di sekolah atau dihadapkan dengan situasi yang terkait dengan proses belajar-mengajar. Gejala fobia sekolah meliputi perasaan cemas yang intens dan persisten sebelum, selama, atau setelah berada di sekolah. Individu yang mengalami fobia sekolah mungkin mengalami gejala fisik seperti detak jantung yang cepat, keringat berlebihan, gemetar, perut mual, mual, sakit kepala, pusing, napas pendek, atau bahkan serangan panik. Mereka juga dapat mengalami ketegangan emosional, kegelisahan yang berkepanjangan, ketidakmampuan untuk berkonsentrasi, dan perasaan terisolasi atau tidak nyaman saat berinteraksi dengan teman sebaya atau guru di sekolah. Adapun strategi – strategi intervensi yang dapat mengatasi fobia sekolah.
Peran Guru BK dalam Menghadapi Siswa yang Memiliki Kesulitan dalam Mengekspresikan Kompetensi Dirinya Fitri Syahramadani Danti Harahap; Apri Yunita Br Sitepu; Salbiah Salbiah; Gusman Lesmana
JURNAL EDUKASI NONFORMAL Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Edukasi Nonformal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam proses pembelajaran di sekolah baik guru maupun siswa, pasti mengharapkan agar mencapai hasil yang sebaik-baiknya. Guru mengharapkan agar siswa berhasil dalam belajarnya, dan siswa mengharapkan guru dapat mengajar dengan baik, sehingga mereka memperoleh hasil belajar yang memuaskan. Dalam kenyataan, harapan itu tidak selalu terwujud, masih banyak siswa yang tidak memperoleh hasil yang memuaskan. Kesulitan dalam belajar siswa merupakan suatu gejala yang selalu dihadapi oleh guru, karena guru bertanggung jawab untuk mengatasinya, kesulitan belajar ialah suatu keadaan dimana siswa kurang mampu menghadapi tuntutan-tuntutan yang harus dilakukan dalam proses pembelajaran sehingga proses dan hasilnya kurang memuaskan. Ini terjadi karena kemampuan siswa untuk melakukan tugas yang tidak seimbang dengan tuntunan pembelajaran. Ada siswa yang mendapatkan nilai tinggi dan rendah, bahkan ada pula siswa yang gagal dalam mencapai tujuan pembelajaran. Kenyataan ini, menunjukkan bahwa masih banyak guru yang menghadapi sejumlah hambatan dalam proses pembelajaran di kelas.
Peningkatan Kemandirian melalui Kegiatan Pembelajaran Pratical Life pada Kelompok Bermain Asoka Makassar Andi Rezky Nurhidaya; Yuyun Gustiani
JURNAL EDUKASI NONFORMAL Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Edukasi Nonformal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to increase independence through practical life learning activities. The subjects in this research were 10 children from the Asoka Sudiang Makassar Kindergarten Play Group. Consisting of 7 men and 3 women and the subject's age range was 3-4 years. The type of research used was classroom action research which was conducted in two cycles and in each cycle was carried out in three meetings. The focus of this research is increasing independence through practical life learning activities. Research procedures include planning, implementing actions, observing and reflecting. The data collection techniques used are observation and documentation. The results of the study show that practical life learning can increase early childhood independence in Asoka Sudiang Makassar Kindergarten. This can be seen in the pre-action 31.5% in the criteria of not yet developing, the child's independence after being given action in cycle I increased to 51.87% in the criteria of developing according to expectations and in cycle II it increased to 84.37% in the criteria of very good development . With this practical life learning, it can be a solution to increase the independence of the children of the Asoka Sudiang Makassar Play Group.
Pentingya Microsoft Word dalam Menunjang Pembelajaran Imam Sholehuddin; Nurbaiti Nurbaiti
JURNAL EDUKASI NONFORMAL Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Edukasi Nonformal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan pesatnya kemajuan teknologi pada saat ini, menyebabkan kebutuhan manusia semakin bertambah. Dewasa ini terdapat keterkaitan antara kemajuan teknologi dengan bertambahnya kebutuhan manusia, yaitu kebutuhan manusia menjadi lebih mudah untuk dipenuhi. Teknologi informasi dan komunikasi dalam dunia pendidikan dapat dimanfaatkan dalam berbagai bentuk sesuai dengan fungsinya. Microsoft Office, sebagai salah satu bentuk pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi, adalah perangkat lunak yang terkenal dan dapat digunakan dalam proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pentingnya microsoft word dalam menunjang pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode literatur review atau studi literatur yang dilakukan dengan mengumpulan berbagai informasi melalui berbagai bahan bacaan seperti jurnal buku dan lain-lain. Hasil penelitian yang diperoleh dari penelitian ini adlaah microsoft word sangat berguna bagi dunia pendidikan khususnya dalam proses pembelajaran karena dapat dimanfaatkan dalam hal pengeditan bahan ajar dan lainnya yang dapat menunjang pembelajaran.
Learning in social media for developing of nonformal education program Elihami Elihami
JURNAL EDUKASI NONFORMAL Vol 4 No 2 (2023): Jurnal Edukasi Nonformal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The emergence of social media has altered the landscape of human contact. Through the use of social media from the nonformal education department at Universitas Muhammadiyah Enrekang, educators have a rare opportunity to put the principles of social learning into practice. theory for improved learning and student engagement in a social media environment. This article synthesizes recent research on social learning theory and social media technology with an emphasis on how social media applications in the classroom could be utilized to boost students' motivation, memory, and attention as they relate to learning new information. Discussion of implications for practitioners is done in terms of the student, lesson, and faculty contexts.
Dampak Pendidikan Karakter Terhadap Karakter Nasionalisme Pada Siswa SMP Negeri 1 Kuala Kabupaten Langkat Pada Masa Pandemi Covid-19 Aginta Lukas Persadanta Bangun; Malida Putri
JURNAL EDUKASI NONFORMAL Vol 4 No 2 (2023): Jurnal Edukasi Nonformal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Upaya penguatan karakter nasionalisme melalui pendidikan karakter di sekolah merupakan salah satu hal yang sangat penting bagi generasi penerus bangsa ditengah berbagai fenomena kemerosotan karakter bangsa. Namun akibat adanya pandemi pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia membuat sektor pendidikan terhambat, mengakibatkan lembaga pendidikan kesulitan dalam memberikan penguatan pendidikan karakter terkhususnya karakter nasionalisme siswa. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 1 Kuala, Kabupaten Langkat yang bertujuan mendapatkan gambaran tentang dampak pendidikan karakter terhadap karakter nasionalisme pada siswa SMP Negeri 1 Kuala Kabupaten Langkat pada masa pandemi Covid-19. Informan kunci dari penelitian ini yaitu Wakil Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Kuala, informan utama yaitu 2 guru SMP Negeri 1 Kuala dan 3 siswa SMP Negeri 1 Kuala, dan informan tambahan yaitu 2 orang tua dari siswa SMP Negeri 1 Kuala. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian deskriptif, lalu teori yang digunakan yaitu teori indikator nasionalisme. Hasil dari penelitian ini yaitu bahwa pendidikan karakter selama pandemi Covid- 19 berdampak terhadap beberapa aspek karakter nasionalisme siswa yang dapat dilihat dari 6 indikator nasionalisme seperti, mengadopsi nilai-nilai kepahlawanan, menghargai kebinekaan Indonesia, sikap mendahulukan kepentingan bersama dari pada kepentingan pribadi, menghargai perbedaan pendapat, menghormati hak-hak orang, dan kerelaan membantu yang terkena musibah.
Upaya Mahasiswa Kesejahteraan Sosial dalam Meningkatkan Minat Baca di SMP Negeri 27 Medan Siti Zubaidah Siregar; Fajar Utama Ritonga
JURNAL EDUKASI NONFORMAL Vol 4 No 2 (2023): Jurnal Edukasi Nonformal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penulis melaksanakan kegiatan praktikum I sekaligus Kampus Mengajar Mitra USU Angkatan 2 di sekolah SMP NEGERI 27 Medan. Pada kegiatan ini, penulis melihat suatu permasalahan yang terjadi pada siswa/I yaitu kurangnya minat baca. Eksistensi dalam membaca sangat berkurang selama terjadinya covid 19, yang dipengaruhi dari rendahnya minat baca siswa/I. Bahkan, kegiatan sekolah untuk membaca masih tidak juga membangkitkan minat baca siswa/i. Membaca adalah hal yang dibutuhkan bagi siswa/I karena dengan membaca akan semakin meningkatkan kemampuan berpikir, menambah wawasan dan pengetahuan, meningkatkan konsentrasi, meningkatkan daya ingat, dan tentu saja menambah semangat bagi siswa/I dalam menuntut ilmu untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Dengan terus mengulang bacaan maka siswa/I akan dengan mudah mengerti dan memahami makna dari bacaan tersebut. Klien yang memiliki masalah ini terdiri sekelompok siswa/I yaitu 32 orang siswa kelas 7 di SMP NEGERI 27 MEDAN. Adapun hasil yang diharapkan oleh penulis yaitu agar para siswa/I dapat membiasakan diri dengan membaca buku.
Mendorong Literasi Membaca melalui Upaya Kolaboratif Pemberdayaan Perpustakaan Calvin Girsang; Rahma Hayati
JURNAL EDUKASI NONFORMAL Vol 4 No 2 (2023): Jurnal Edukasi Nonformal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This journal discusses the importance of collaboration in enhancing reading literacy through library empowerment efforts. Library empowerment involves various programs and initiatives aimed at strengthening the role of libraries as resource and knowledge centers in society. In this context, this research explores collaborative efforts involving libraries, educational institutions, communities, and other stakeholders. The research demonstrates that collaboration in library empowerment has a positive impact on enhancing reading literacy. Through close cooperation between libraries and educational institutions, relevant resources and programs can be provided to foster reading interest and improve reading skills among children, adolescents, and adults. Additionally, involving the community in library empowerment initiatives can expand the accessibility and relevance of libraries to diverse groups within society. The findings also highlight the importance of coordination between libraries and other stakeholders such as government bodies, non-profit organizations, and local communities. By combining resources, expertise, and diverse perspectives, such collaborations can create a more holistic and sustainable reading ecosystem. This research provides insights into how collaborative efforts in library empowerment can contribute to enhancing reading literacy in society. By engaging various stakeholders, these programs can create significant and sustainable impacts in developing a strong reading culture
Penerapan Program Pendidikan Karakter Sebagai Dorongan Pengembangan Moral Siswa Novani Ramadhani
JURNAL EDUKASI NONFORMAL Vol 4 No 2 (2023): Jurnal Edukasi Nonformal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyimpangan moralitas di Indonesia telah menyerang anak-anak dibawah umur terutama usia anak Sekolah Dasar. Jenjang usia Sekolah Dasar merupakan tombak utama dalam menanamkan karakter generasi terbaik di masa yang akan datang. Tetapi realita yang terjadi pada siswa Sekolah Dasar banyak ditemukan siswa yang melakukan kebohongan terhadap hal yang telah dia lakukan, melakukan tawuran, rendahnya rasa hormat kepada orang tua dan guru, tutur kata yang tidak sopan dalam berkomunikasi bahkan sering mengeluarkan kata-kata kasar dan bahkan kotor. Tujuan pada penelitian ini adalah melihat efektifitas penerapan program pendidikan Program Pendidikan Karakter Sebagai Dorongan Pengembangan Moral Siswa Sekolah Dasar Negeri 060929 Medan Johor. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan tipe deskriptif. Metode pengumpulan data yang dilakukan adalah dengan menggunakan observasi dan wawancara. Adapun lokasi penelitian dilakukan di SDN 060929 yang beralamatkan di jalan karya jaya No. 52, Medan Johor. Instrumen yang digunakan sebagai sumber pengumpulan data diadaptasi dari indikator nilai-nilai pendidikan karakter pada siswa menurut Cahyaningrum, dkk (2017). Program pendidikan karakter berhasil meningkatkan karakter moral siswa SD N 060929 Medan Johor. Keberhasilan penerapan program ini dikarenakan peneliti dan guru memerhatikan kiat-kiat dalam mengimplementasikan pendidikan karakter dalam ruang kelas yaitu moral knowing, moral loving, dan moral doing. Adapun nilai-nilai yang menjadi tolak ukur penilaian pendidikan karakter memiliki peningkatan dan tidak mengalami penurunan.
Pembuatan Media Pembelajaran Teknik Fotografi untuk siswa SMK Desain Komunikasi Visual Menggunakan Blender Arihta Lumbangaol; Haida dafitri; Rismayanti Rismayanti
JURNAL EDUKASI NONFORMAL Vol 4 No 2 (2023): Jurnal Edukasi Nonformal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media pembelajaran mempunyai peran penting dalam proses belajar siswa. Melihat pemahaman siswa DKV SMK Pangeran Antasari pada materi Teknik fotografi cenderung rendah dikarenakan siswa kurang memahami penjelasan yang disampaikan oleh guru. Berangkat dari asumsi tersebut, penulis tertarik untuk membuat Media pembelajaran Teknik fotografi untuk siswa SMK Desain Komunikasi Visual menggunakan blender. Pengembangan model pembelajaran yang digunakan dalam penelitian ini adalah Model ADDIE (Analysis Design-Develop-Implement-evaluate) yang diharapkan nantinya dapat membantu dan memproses kegiatan belajan dan mengajar menjadi interaktif dan dapat meningkatkan minat belajar siswa sehingga prestasi siswa dapat mengikuti nilai / prestasi siswa khususnya di mata pelajaran Desain Grafis Percetakan.