cover
Contact Name
Baharuddin
Contact Email
nonformaljr@ummaspul.ac.id
Phone
+6281339859730
Journal Mail Official
nonformaljr@ummaspul.ac.id
Editorial Address
Jendral Sudirman No.17 Enrekang Sulawesi Selatan
Location
Kab. enrekang,
Sulawesi selatan
INDONESIA
JURNAL EDUKASI NONFORMAL
ISSN : -     EISSN : 27152634     DOI : 10.33487
Core Subject : Social,
Jurnal Edukasi Pendidikan Non Formal mempublikasikan hasil penelitian dan artikel dalam kajian pendidikan dan penyelenggaraan pendidikan dalam setting pendidikan nonformal dan informal di Indonesia.
Articles 331 Documents
Peran Filsafat Pendidikan sebagai Dasar Ilmu Pendidikan Saleh, Andi Abdul Rahman; Salsabila, Nabila; Citra, Citra; Dewi, Anita Candra
JURNAL EDUKASI NONFORMAL Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Edukasi Nonformal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Filsafat pendidikan merupakan kajian mendalam yang bertujuan untuk menggali prinsip-prinsip dasar pendidikan serta menjelaskan tujuan, nilai, dan metode yang seharusnya diterapkan dalam dunia pendidikan. Artikel ini membahas hubungan erat antara filsafat dan pendidikan, dengan menyoroti pentingnya filsafat sebagai dasar dalam pengembangan ilmu pendidikan. Filsafat memberikan wawasan mendalam tentang hakikat manusia, tujuan pendidikan, serta pendekatan yang tepat dalam pembelajaran. Tujuan filsafat pendidikan adalah menginspirasi proses pembelajaran yang ideal, sekaligus memberikan panduan dalam merumuskan kebijakan pendidikan. Di samping itu, filsafat pendidikan juga berfungsi untuk mengembangkan pemikiran kritis dan reflektif, mendorong inovasi, serta menyatukan teori dan praktik dalam pendidikan. Dalam kajian ini, juga dibahas tentang ruang lingkup filsafat pendidikan, termasuk masalah metafisika, epistemologi, etika, dan estetika yang relevan dengan pendidikan. Dengan demikian, filsafat pendidikan memiliki peran yang sangat penting dalam mengarahkan pendidikan agar dapat menghasilkan generasi yang cerdas, berkarakter, dan berwawasan luas dalam menghadapi tantangan masa depan.
Kontribusi Filsafat Ilmu terhadap Pembentukan Moral dan Etika Pendidikan di Era Teknologi Noprianti, Noprianti; Yanti, Nur Fawilda; Dianingsi, Rani; Dewi, Anita Candra
JURNAL EDUKASI NONFORMAL Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Edukasi Nonformal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di era digital yang ditandai dengan kemajuan teknologi yang pesat, pendidikan menghadapi tantangan serius dalam menjaga integritas moral dan etika peserta didik. Filsafat ilmu, sebagai cabang filsafat yang menelaah hakikat dan penerapan pengetahuan, memiliki peran krusial dalam membentuk fondasi etis dalam dunia pendidikan. Studi ini menyoroti bagaimana filsafat ilmu memberikan kontribusi strategis dalam mengarahkan pendidikan agar tidak hanya berfokus pada penguasaan ilmu dan teknologi, tetapi juga pada pembentukan karakter yang bertanggung jawab, bijak, dan berintegritas. Filsafat ilmu menawarkan kerangka berpikir kritis, reflektif, dan rasional yang mendorong integrasi nilai-nilai moral ke dalam kurikulum, metode pembelajaran, serta pemanfaatan teknologi secara etis. Konsep-konsep ontologis, epistemologis, dan aksiologis dalam filsafat ilmu membantu membentuk siswa yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara moral. Pendidikan etika digital, kesadaran sosial-kultural, dan evaluasi kritis terhadap dampak teknologi menjadi aspek penting dalam membentuk generasi yang mampu menggunakan teknologi secara bertanggung jawab. Peran guru dan orang tua juga menjadi kunci dalam aktualisasi nilai-nilai filosofis dalam kehidupan peserta didik. Dengan demikian, filsafat ilmu berkontribusi signifikan dalam menjaga arah pendidikan tetap berada dalam koridor kemanusiaan yang luhur di tengah arus globalisasi dan digitalisasi.
Membangun Kemampuan Berpikir Kritis melalui Pendekatan Filsafat dalam Dunia Pendidikan Wulandari, Wulandari; Putri, Arsetia Mega; Fatimah, Sarifah Nurul; Dewi, Anita Candra
JURNAL EDUKASI NONFORMAL Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Edukasi Nonformal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam era modern yang ditandai dengan ledakan informasi dan perkembangan teknologi yang pesat, kemampuan berpikir kritis menjadi keterampilan yang sangat penting bagi setiap individu. Filsafat, sebagai ilmu yang mengajarkan cara berpikir sistematis, logis, dan reflektif, berperan sebagai pondasi utama dalam membentuk pola pikir kritis. Artikel ini membahas dua aspek penting: pertama, hubungan antara filsafat dan berpikir kritis, di mana filsafat menyediakan kerangka konsep dan metode seperti analisis logis, argumentasi rasional, dan sikap skeptis yang konstruktif sebagai dasar dalam mengevaluasi informasi secara objektif. Kedua, peran filsafat dalam membangun kemampuan berpikir kritis yang lebih luas di masyarakat modern, termasuk kontribusinya dalam pendidikan, pengambilan keputusan etis, dan penyaringan arus informasi yang sering kali bias atau menyesatkan. Dengan mengkaji relevansi prinsip-prinsip filsafat klasik dan kontemporer, tulisan ini menegaskan bahwa filsafat tidak hanya relevan di ranah akademik, tetapi juga menjadi alat praktis yang mendukung individu dalam menghadapi tantangan kompleks di zaman modern.
Transformasi Pendidikan Abad 21: Inovasi, Tantangan, dan Pengembangan Kompetensi Menuju Generasi Unggul di Era Digital Emaliah, Emaliah; Imran, Muthi’ah Fathinah; Selvi, Selvi; Dewi, Anita Candra
JURNAL EDUKASI NONFORMAL Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Edukasi Nonformal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran abad ke-21 menghadirkan transformasi signifikan dalam dunia pendidikan, ditandai oleh integrasi teknologi digital, inovasi metode pembelajaran, serta penguatan karakter dan literasi digital siswa. Model blended learning, pembelajaran berbasis proyek (PjBL), cooperative learning, dan problem-based learning menjadi pendekatan utama yang efektif dalam meningkatkan kompetensi siswa secara menyeluruh. Tantangan utama yang dihadapi adalah keterbatasan infrastruktur, kesenjangan digital, serta kesiapan guru dalam mengadopsi teknologi. Oleh karena itu, pengembangan kurikulum berbasis kompetensi yang terintegrasi dengan teknologi, penggunaan media pembelajaran yang interaktif seperti video dan AR/VR, serta evaluasi autentik dan berbasis teknologi menjadi sangat penting. Selain aspek kognitif, penguatan pendidikan karakter dan penerapan pendidikan inklusif berperan penting dalam membentuk generasi yang berintegritas, berempati, dan adaptif terhadap perubahan global. Dalam konteks ini, pengembangan profesional guru menjadi kunci keberhasilan, melalui pelatihan, mentoring, dan coaching. Implementasi strategi pembelajaran aktif seperti Project-Based Learning berbasis media visual terbukti mampu meningkatkan keterampilan abad ke-21 seperti berpikir kritis, kolaborasi, komunikasi, dan kreativitas.
Kontribusi Filsafat Ilmu terhadap Pembentukan Etika dalam Pendidikan Saputri, Mince Silviyanti; Jannah, Wardatul; Ismail, Muh. Ilham
JURNAL EDUKASI NONFORMAL Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Edukasi Nonformal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam peran filsafat ilmu dalam pembentukan etika dalam konteks pendidikan. Filsafat ilmu dipahami sebagai refleksi kritis, rasional, dan sistematis terhadap dasar-dasar pengetahuan ilmiah, termasuk struktur logis, metode, serta nilai-nilai etis yang melandasinya. Filsafat memberikan fondasi berpikir yang penting bagi pendidikan, karena mampu menjembatani antara pengetahuan teoritis dengan pemaknaan moral dalam proses pembelajaran. Pendidikan yang dibangun di atas dasar filsafat ilmu memungkinkan terwujudnya manusia yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kesadaran etis yang tinggi. Dalam kaitannya dengan pendidikan, filsafat menjadi penuntun dalam merumuskan tujuan, metode, dan substansi pembelajaran yang berakar pada nilai-nilai moral. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi pustaka dan analisis hermeneutik terhadap sumber-sumber literatur relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa filsafat ilmu memiliki kontribusi signifikan dalam memperkuat landasan etika akademik, khususnya dalam membentuk integritas, tanggung jawab moral, serta sikap kritis di lingkungan pendidikan.
Kontribusi Ontologi, Epistemologi, dan Aksiologi dalam Pengembangan Kurikulum Pendidikan Nuraeni, Andi; Asifa, Rasni; Fadilah, St. Aisyah Nur; Dewi, Anita Candra
JURNAL EDUKASI NONFORMAL Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Edukasi Nonformal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas kontribusi tiga cabang utama filsafat, yaitu ontologi, epistemologi, dan aksiologi, dalam pengembangan kurikulum pendidikan modern, khususnya dalam konteks kurikulum merdeka. Ontologi berkaitan dengan hakikat realitas pendidikan, epistemologi membahas cara memperoleh dan memvalidasi pengetahuan dalam proses pembelajaran, sementara aksiologi mengkaji nilai-nilai etika dan estetika dalam praktik pendidikan. Penelitian menggunakan metode kepustakaan (library research) untuk menganalisis literatur relevan dari berbagai disiplin ilmu. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi ketiga pilar filsafat tersebut mampu membentuk sistem pendidikan yang menyeluruh, berdaya, inklusif, dan etis. Dengan demikian, artikel ini memberikan pemahaman filosofis yang mendalam dan menawarkan pendekatan konseptual dalam merancang kurikulum yang kontekstual dan berorientasi pada pengembangan karakter peserta didik.
Kontribusi Filsafat Ilmu terhadap Pembentukan Etika dalam Pendidikan Saputri, Mince Silviyanti; Jannah, Wardatul; Ismail, Muh. Ilham; Dewi, Anita Candra
JURNAL EDUKASI NONFORMAL Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Edukasi Nonformal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam peran filsafat ilmu dalam pembentukan etika dalam konteks pendidikan. Filsafat ilmu dipahami sebagai refleksi kritis, rasional, dan sistematis terhadap dasar-dasar pengetahuan ilmiah, termasuk struktur logis, metode, serta nilai-nilai etis yang melandasinya. Filsafat memberikan fondasi berpikir yang penting bagi pendidikan, karena mampu menjembatani antara pengetahuan teoritis dengan pemaknaan moral dalam proses pembelajaran. Pendidikan yang dibangun di atas dasar filsafat ilmu memungkinkan terwujudnya manusia yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kesadaran etis yang tinggi. Dalam kaitannya dengan pendidikan, filsafat menjadi penuntun dalam merumuskan tujuan, metode, dan substansi pembelajaran yang berakar pada nilai-nilai moral. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi pustaka dan analisis hermeneutik terhadap sumber-sumber literatur relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa filsafat ilmu memiliki kontribusi signifikan dalam memperkuat landasan etika akademik, khususnya dalam membentuk integritas, tanggung jawab moral, serta sikap kritis di lingkungan pendidikan.
Analisis Pentingnya Penerapan Aksiologi dalam Kehidupan Sehari-Hari Nurna, Nurna; Natasya A, Aurel; Rahmawati, Rahmawati; Dewi, Anita Candra
JURNAL EDUKASI NONFORMAL Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Edukasi Nonformal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this article is to understand, analyze or explain the importance of the application of axiology in everyday life. In this study, the method used is a qualitative descriptive method with reading and writing techniques that prioritize the description of data through words that contain thousands of meanings. Data were collected from articles and philosophy books. Axiology is important in everyday life because it determines how we act, make decisions, and interact with others. By having a good understanding of the values in axiology, we can live by the right principles, uphold honesty, justice, and morality. Axiology also helps us understand how these values can be applied in various contexts of life, from family, education, work, to society and the international world.
Peran Teori Chomsky dalam Evolusi Psikolinguistik Modern : Fokus Historis dan Teoritis yang Mendalam Musawir, Ahmad; Patara, Anggitha; Muhkmar, Ulfah; Dewi, Anita Candra
JURNAL EDUKASI NONFORMAL Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Edukasi Nonformal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article examines Noam Chomsky’s pivotal role in shaping modern psycholinguistics through his transformational-generative grammar theory and the concept of Universal Grammar. The study highlights the shift from a behaviorist view of language acquisition—centered on the stimulus-response model—to a cognitive-biological framework that views language as an innate faculty in the human mind. The aim of this study is to explore Chomsky’s theoretical contributions and their impact on the evolution of psycholinguistics as a multidisciplinary field integrating linguistics, psychology, and neuroscience. Using descriptive qualitative methods through literature review, this study analyzes key concepts such as the Language Acquisition Device (LAD), mental modularity, and the relationship between language and brain structure. The results show that Chomsky’s theories not only challenge previous linguistic paradigms but also provide a strong theoretical foundation for contemporary studies in language processing, language education, and biolinguistics. His thinking continues to be influential in understanding language as both a cognitive process and a fundamental biological capacity in humans.
Dunia dalam Pikiran telah Epistemologi terhadap Realitas dan Pengetahuan Putri, Tenri Ayulia; Andini, Reski; Mustainah, Mustainah
JURNAL EDUKASI NONFORMAL Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Edukasi Nonformal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini membahas tentang Tradisi filsafat didasarkan pada pencarian tentang hakikat realitas dan pengetahuan. Sebagai cabang filsafat, epistemologi memainkan peran penting dalam menjembatani hubungan antara konstruksi mental yang ada dalam pikiran manusia dan dunia objektif yang ada di luar diri manusia. Tujuan dari artikel ini adalah untuk mengkaji epistemologi secara menyeluruh. Penulis meneliti berbagai perspektif epistemologis, mulai dari filsuf klasik seperti Plato dan Aristoteles hingga filsuf modern seperti Descartes, Kant, dan Husserl, dengan menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi pustaka. Studi ini menunjukkan bahwa pengetahuan bukan hanya hasil dari melihat dunia secara pasif tetapi juga hasil dari membangun pengetahuan secara aktif oleh orang yang mengetahuinya. Hasil diskusi menunjukkan bahwa dunia pikiran manusia tidak dapat dipisahkan dari dunia nyata, dan bahwa subjek selalu melakukan interpretasi dan penyaringan untuk memahami apa yang sebenarnya. Oleh karena itu, epistemologi tidak hanya membahas bagaimana pengetahuan dikumpulkan, tetapi juga bagaimana manusia menciptakan makna, kebenaran, dan pemahaman tentang dunia. Kajian ini menunjukkan bahwa manusia perlu memahami mekanisme berpikir mereka sendiri dan kekuatan dan kelemahan instrumen kognitif mereka jika mereka ingin memahami dunia secara kritis dan menyeluruh. Dalam konteks pembentukan pengetahuan, tulisan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman filosofis tentang hubungan antara pikiran dan kenyataan.