cover
Contact Name
Enza Resdiana
Contact Email
fisip.publiccorner@wiraraja.ac.id
Phone
+6282331740805
Journal Mail Official
fisip.publiccorner@wiraraja.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja Sumenep Jalan Raya Sumenep Pamekasan KM. 5 Patean Sumenep 69451 Telp. (0328) 673399 Fax. (0328) 673088
Location
Kab. sumenep,
Jawa timur
INDONESIA
Public Corner
ISSN : 24430714     EISSN : 2621475X     DOI : https://doi.org/10.24929/fisip.v14i2.888
Jurnal Public Corner (p-ISSN: 2443-0714, e-ISSN: 2621-475X) merupakan media publikasi artikel ilmiah penelitian dan pengembangan ilmu di bidang ilmu Politik dan ilmu Sosial yang terbit dua kali dalam satu tahun (Bulan Juni dan Desember). Jurnal Public Corner menerbitkan artikel dari hasil penelitian, pengembangan dan ulasan di bidang sosial dan politik dengan ruang lingkup sebagai berikut: 1. Administrasi Publik dan Bisnis 2. Komunikasi dan Politik 3. Ilmu pemerintahan 4. Hubungan Internasional Kami menerima naskah publikasi dari hasil penelitian dan ulasan artikel (non- penelitian), namun kami lebih menekankan pada naskah artikel dari hasil penelitian. Public Corner sebagai jurnal publikasi bidang ilmu politik dan sosial ini telah menggunakan sistem OJS (open jurnal system) dan terindeks oleh Google Cendikia.
Articles 159 Documents
Peran Tenaga Pendamping Masyarakat Terhadap Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya di Kabupaten Sumenep Ferawati Ferawati; Mohammad Said; Alqaf Harto Maryono
PUBLIC CORNER Vol 10 No 1 (2015): Publik Corner
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja, Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (75.789 KB) | DOI: 10.24929/fisip.v7i1.217

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi Peran Tenaga Pendamping Masyarakat  dalam program bantuan stimulan perumahan swadaya  adalah sebagai bentuk salah satu mekanisme dalam program tersebut yang mempunyai tugas untuk mendampingi masyarakat mendapatkan bantuan bantuan stimulan perumahan swadaya, yaitu melakukan pendampingan dengan membembuka rekening di Bank BRI Sumenep yang ditunjuk oleh pihak PU. Cipta karya dan tata usaha Sumenep, kemudian selain itu Tenaga Pendamping Masyarakat juga melakukan mencairkan dana kepada masyarakat yang mendaptkan bantuan tersebut. Tenaga Pendamping Masyarakat melaksanakan tugas dan perannya  dalam Program Perumahan Stimulan Perumahan Swadaya Tahun 2014 memiliki kendala di masyarakat yakni masyarakat masih memiliki paradigma yang masih tradisional dalam pembangunan tersebut sehingga peneliti ingin meneliti peran Tenaga Pendamping Masayarakat dalam Program  Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya di Kabupaten Sumenep tahun 2014Hasil penelitian ini, dideskripsikan melalui berbagai informasi dan data temuan di lapangan selama penelitian, mengenai Peran Tenaga Pendamping Masyarakat  dalam program bantuan stimulan perumahan swadaya yang dilihat dari Permenpera Nomor 06 Pasal 15 ayat (2) Tahun 2013 sudah baik. Memberikan bimbingan teknis kepada KPB dalam melaksanakan pembelian bahan bangunan dan pelaksanaan bangunan sudah sesuai dengan prinsip prisnsip-prinsip peran pendamping yakni Tenaga Pendamping Masyarakat sudah bersikap sebagai fasilitator, pendidik, perwakilan masyarakat, dan mediator dengan memberikan pengarahan serta motivasi, namun hal pelaporan Tenaga Pendamping Masyarakat agak sedikit terlambat dikarenakan cara pandang masyarakat yang masih tradisional, dalam pembangunan masih menggunakan hari baik tanpa memperhatikan deadline penyelesaian program pembangunan tersebut
IMPLEMENTASI PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PENDIDIKAN KELUARGA SANGAT MISKIN (STUDI DI UPPKH KECAMATAN KOTA SUMENEP) Enza Resdiana
PUBLIC CORNER Vol 10 No 2 (2015): Publik Corner
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja, Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (98.489 KB) | DOI: 10.24929/fisip.v8i2.218

Abstract

Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan program pemberian bantuan tunai bersyarat kepada keluarga sangat miskin (KSM) yang memenuhi syarat kepesertaan yang dan ditetapkan oleh Kementrian Sosial. Beberapa pihak yang terlibat dalam program ini antara lain adalah pihak pemberi layanan kesehatan dan layanan pendidikan. Program Keluarga Harapan (PKH) diharapkan mampu mengubah perilaku peserta PKH dalam bidang pendidikan di Indonesia terutama yang belum menyelesaikan pendidikan dasar 12 tahun. Berdasarkan latar belakang tersebut diatas peneliti tertarik untuk mengkaji lebih jauh tentang Implementasi Program Keluarga Harapan (PKH) Dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan Keluarga Sangat Miskin (Studi Di UPPKH Kecamatan Kota Sumenep) .Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif dan dalam fokus penelitian menggunakan teori George Edward III, yaitu Komunikasi (Communication), Sumber-Sumber (Resources), Sikap (Dispotition/Attitude), Struktur Birokrasi (Bureaucratic Structure). Lokasi penelitian yang dipilih dalam penelitian ini yaitu di Kecamatan Kota Kabupaten Sumenep karena di kecamatan ini program PKH pertama 2007 diluncurkan.Dalam penelitian ini dapat diketahui bahwa dalam Implementasi Program Keluarga Harapan (PKH), khususnya pendamping sebagai pelaksana lapangan dan ujung tombak terlaksananya Program Keluarga Harapan (PKH) di Kecamatan Kota Kabupaten Sumenep sangat maksimal dan baik dalam hal komunikasi (comunication) ini dapat dilihat dari pemahaman peserta PKH dalam memenuhi kewajibannya. Sedangkan pada Implementasi yang berkaitan dengan sumber-sumber (resource) dalam Program Keluarga Harapan (PKH) juga dirasa cukup baik. Hal ini dapat dilihat dari rutinitas pertemuan kelompok-kelompok KSM dan penyaluran PKH yang tepat pada waktunya. Sedangkan dalam sikap (attitude) secara umum baik akan tetapi ada kekurangan dalam Implementasi  yang berkaitan dengan sikap, hal ini  dapat dilihat dari kecilnya jumlah penerima atau peserta PKH dibandingkan dengan jumlah keluarga sangat miskin yang memenuhi syarat kepesertaan PKH atau banyak dari KSM yang lain yang sudah  memenuhi syarat tidak mendapat bantuan tunai bersyarat  tersebut. Sedangkan fokus yang terakhir adalah struktur birokrasi (bureaucratic structure) dimana dalam Implementasiya dirasa cukup baik, dikarenakan minimnya kesalahan dalam koordinasi pada setiap lembaga yang terkait dengan Implementasi Program Keluarga Harapan (PKH) di Kecamatan Kota Sumenep.
KEEFEKTIFAN PENGGUNAAN FORKTALE OF INDONESIAN CULTURE TEXT DALAM MATA PELAJARAN BAHASA INGGRIS UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA SISWA Ach. Andiriyanto
PUBLIC CORNER Vol 10 No 2 (2015): Publik Corner
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja, Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (87.5 KB) | DOI: 10.24929/fisip.v8i2.219

Abstract

Kemampuan membaca merupakan kemampuan yang harus dikuasai oleh siswa, salah satunya adalah kemampuan membaca pemahaman (reading comprehension). Melalui kegiatan membaca pemahaman, siswa dapat mengetahui ide, pesan, saran, dan pendapat yang ada dalam suatu bacaan, selain itu melalui membaca siswa dapat berinteraksi dengan pikiran dan perasaan, memperoleh informasi, serta banyak mendapatkan transfer ilmu pengetahuan untuk mengembangkan pengetahuannya.            Kenyataan di lapangan menunjukkan masih banyak siswa yang menemui kesulitan dalam membaca yaitu kesulitan dalam memahami dan menyimpulkan isi bacaan untuk menentukan ide-ide pokok sebagai hasil membaca pemahaman. Berdasarkan  pemikiran tersebut peneliti mencoba membuat suatu alternatif agar siswa dapat memahami bacaan dengan lebih mudah yaitu dengan menyusun bahan  ajar  membaca yang berupa reading text yang berjudul forktale of Indonesian culturetext yang isinya cerita-cerita rakyat Indonesia yang dilengkapi dengan soal-soal yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman terhadap isi bacaan.            Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode penelitian experimental dengan menggunakan random sampling desain“One-ShotCase Study ” Pada kelas experimen diberikan perlakuan khusus dalam prosses pembelajarannya dengan menggunakan reading text tentang  forktale of Indonesian culture , tahap awal dilakukan  pretest sebelum dimulainya penelitian dan pada akhir penelitian dilakukan posttest,untuk menganalisa hasil capaian tujuan dari penelitian ini maka data diolah dengan menggunakan Uji T pada Applikasi SPSS.20.      Berdasarkanperhitungan uji-t,dengantaraf signifikan5% adalah 12,32 dengan nilai probabilitas 0,00 yang mana probabilitasnya < 0,05, maka  dapat disimpulkan bahwa  rata-rata  hasil kemampuan membaca siswayang diberipembelajarandengan menggunakan Forktale OfIndonesian Culture text lebih tinggi daripadanilaiKriteriaKetuntasanMinimal. Berdasarkan datayang diperoleh, rata-rata hasilbelajar pesertadidikkelas eksperimen adalah82,75sedangkan nilaiKKMadalah 75. Pembelajaran denganmenggunakan Forktale OfIndonesian Culture text pada mata pelajaran Bahasa Inggris disimpulkan efektif terhadaphasilbelajar membaca pada pokok bahasan narative text siswa kelas V SD Integral Lukman Al Hakim.
KAPASITAS SUMBER DAYA PERANGKAT DESA DI DESA PABIAN KABUPATEN SUMENEP Rillia Aisyah Haris
PUBLIC CORNER Vol 10 No 2 (2015): Publik Corner
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja, Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (46.863 KB) | DOI: 10.24929/fisip.v8i2.220

Abstract

Peningkatan kapasitas sumber daya manusia perangkat desa menjadi hal yang disoroti dan perlu segera dilakukan dalam rangka menunjang keberhasilan otonomi desa. Kapasitas sumber daya perangkat desa tersebut berpengaruh besar terhadap kinerja perangkat desa itu sendiri dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya memberikan pelayanan publik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan kapasitas sumber daya perangkat desa di Desa Pabian Kecamatan Kota Sumenep Kabupaten Sumenep. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapasitas sumber daya perangkat desa di Desa Pabian Kecamatan Kota Sumenep Kabupaten Sumenep belum memadai.
KINERJA DPR DAN KEPERCAYAAN PUBLIK: (Analisis Kepercayaan Publik Terhadap Kinerja DPR RI Tahun 2014-2019) Wilda Rasaili
PUBLIC CORNER Vol 10 No 2 (2015): Publik Corner
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja, Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (76.793 KB) | DOI: 10.24929/fisip.v8i2.221

Abstract

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI dalam kinerjanya meliputi; legislasi, penganggaran, dan pengawasan. Kinerja DPR RI priode 2014-2019 dalam 1 (satu) tahun awal priode, dibidang legislasi menghasil 3 (tiga) produk Undang-undang dari 39 prioritas RUU, dibidang anggran mengasilkan perencanaan APBN, dan rencana rumah aspirasi, kenaikan dana reses, kenaikan dana tunjungan, pembangunan gedung DPR, pembangunan perpustakaan DPR. Sedangkan dibidang pengawasan membentuk rapat-rapat, kunjungan kerja, pembentukan tim dan panitia kerja, pemberian pertimbangan dan persetujuan atas usulan pengangkatan pejabat publik. Kinerja DPR tersebut ternyata sangat memprihatinkan, terburuk selama reformasi (10 tahun), dianalisis dari minimnya produk undang-undang, penganggaran yang lebih cendrung mengakomodir kepentingan individu dan kelompok dan pengawasan yang lebih. Buruknya kinerja DPR berdampak pada kepercayaan publik. Tingkat kepercayaan publik pada DPR RI berada diangka 47-52 persen, terendah dari pada lembaga-lembaga kekuasaan lainnya.
PERKEMBANGAN MUSLIM DI EROPA (WORLD CIVILIZATION VS LOCAL CULTURE) : KEBIJAKAN PEMERINTAH PERANCIS DALAM MENEKAN PERTUMBUHAN MUSLIM Nur Inna Alfiah
PUBLIC CORNER Vol 10 No 2 (2015): Publik Corner
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja, Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (66.337 KB) | DOI: 10.24929/fisip.v8i2.222

Abstract

Globalisasi merupakan sebuah fenomena yang tidak bisa dihindari dalam kehidupan manusia. Dengan adanya globalisasi setiap perpindahan baik berupa barang ataupun peradaban menyebar dengan cepat dari satu tempat ke tempat lain atau dari negara yang satu dengan negara lain. Dari globalisasi inilah kemudian kosmopolitanisme dapat tersebar dengan luas. Globalisasi kemudian memberikan dua dampak bagi kehidupan manusia, yaitu positif dan negatif. Sehingga kemudian dengan adanya globalisasi bergantung bagaimana individu, masyarakat, dan negara menyikapi fenomena globalisasi tersebut. Mudahnya penyebaran peradaban kemudian mendorong budaya dalam peradaban antar negara bertemu satu dengan yang lainnya. Pertemuan budaya-budaya  tersebut kemudian menimbulkan dua hal yaitu positif dan negatif, positif apabila kebudayaan yang dibawa dalam peradaban diterima dengan baik disutu negara, sedangkan negatif apabila budaya dalam peradaban ditolak dan dianggap sebagai suatu ancaman terhadap budaya yang asli dari wilayah tersebut yang kemudian memunculkan diskriminasi yang berujung pada terjadinya konflik.
IMPLEMENTASI PERATURAN DAERAH NOMOR 18 TAHUN 2011 TENTANG PENGANGKATAN DAN PEMBERHENTIAN PERANGKAT DESA Faerus Faerus
PUBLIC CORNER Vol 11 No 1 (2016): Publik Corner
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja, Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (65.505 KB) | DOI: 10.24929/fisip.v9i1.273

Abstract

Dalam penyelenggaraan pemerinta-hannya daerah Indonesia terdiri atas beberapa daerah / wilayah provinsi dan setiap daerah / daerah provinsi terdiri atas beberapa daerah kabupaten / kota. Selanjutnya dalam tiap daerah kabupaten / kota terdapat satuan pemerintahan daerah terendah yang disebut desa dan kelurahan. Dengan demikian, desa dan kelurahan adalah satuan pemerintahan terendah dibawah pemerintah kabupaten / kotaDesa merupakan wilayah dengan batas - batas tetentu sebagai kesatuan masyarakat hukum (adat) yang berhak mengatur dan mengurus urusan masyarakat setempat berdasarkan asal usulnya. (Nurchalis 2011:01).         Pemerintahan desa adalah penye-lenggaraan urusan pemerintahan oleh pe-merintah desa dan Badan Permusyawaratan Desa dalam mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat setempat berdasarkan asal-usul dan adatistiadat setempat yang diakui dan dihormati dalam sistem pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kepala desa pada dasarnya bertanggung jawab kepada rakyat desa yang dalam tata cara dan prosedurnya pertanggung jawabannya disampaikan kepada Bupati atau Walikota melalui Camat. Bahwa sesuai dengan dari  ketentuan  Pasal  202  Undang-Undang  Nomor  32 Tahun  2004  tentang  Peme-rintahan  Daerah,  perlu  mengatur ketentuan  Pengangkatan  dan  Pemberhentian  Perangkat  Desa sebagai  landasan  dalam  rangka  penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan dan pelayanan kepada masya-rakat. maka dalam hal ini berdasarkan  pertimbangan  sebagaimana  dimaksud  perlu  menetapkan  ketentuan  Pengangkatan  dan Pemberhentian Perangkat Desa dalam suatu Peraturan Daerah.
IMPLEMENTASI PELAYANAN INFORMASI PUBLIK MELALUI MEDIA SMS CENTRE DI DPRD KABUPATEN SUMENEP Firman Abadi
PUBLIC CORNER Vol 11 No 1 (2016): Publik Corner
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja, Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (67.212 KB) | DOI: 10.24929/fisip.v9i1.274

Abstract

Tuntutan akan keterbukaan dalam memperoleh informasi semakin mendesak seiring dengan telah disahkannya Undang Undang  Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dalam Bab I pasal 1 ayat 4.  Untuk bisa memberikan informasi publik, maka DPRD Kabupaten Sumenep telah menggunakan fasilitas ini dengan membuka akses layanan SMS Centre sejak bulan Januari 2007. Layanan SMS Centre yang dibuka oleh DPRD Sumenep kepada masyarakat. Masalah  yang  diteliti  dalam skripsi ini  adalah Bagaimana  implementasi pelayanan informasi publik melalui media  SMS Centre di DPRD Kabupaten Sumenep, sedangkan tujuan  penelitian Untuk mengetahui implementasi pelayanan informasi publik melalui media  SMS Centre di DPRD Kabupaten Sumenep. Penelitian  yang  bersifat kualitatif, yang  menjadi  fokus  penelitian yaitu 1). Komunikasi, 2(\) Sumberdaya, 3) Disposisi dan 4) Struktur Birojrasi.  Subjek  penelitian  ini  informan kunci, utama dan pendukung, teknik  pengumpulan  data  interview, observasi dan dokumentasi, dengan  analisa data  dengan  pendekatan reduksi data dan verifikasi data.Hasil  penelitian  menunjukkan  Media  SMS  Centre  DPRD  Kabupaten  Sumenep  dapat  memberikan  pelayanan yang  baik   kepada  publik  dalam  menampung  aspirasi  masyarakat  serta  menindaklanjuti  keluhan  masyarakat,  sehingga  keberadaan  Media  SMS  Centre  ini  memberikan  manfaat  yang  tepat  bagi  public
STRATEGI MANAJEMEN BADAN USAHA MILIK DAERAH DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DAERAH Sundari Yuliana
PUBLIC CORNER Vol 11 No 1 (2016): Publik Corner
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja, Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (64.685 KB) | DOI: 10.24929/fisip.v9i1.275

Abstract

BUMD  merupakan wujud nyata dari investasi daerah  dalam dunia usaha. Tujuannya adalah untuk mendorong dan mengembangkan aktivitas perekonomian kabupaten. PT.  Sumekar  Line  yang  bergerak  dalam  sarana  transportasi  laut  yang  melayani  rute  Kalianget, Arjasa, Sapeken  dan  Situbondo  pulang  pergi  yang  dalam  penerimaannya  cukup  besar,  akan  tetapi  biaya  operasinalnya  dari  kapal  tersebut  sangat  besar,  sehingga  kurang  sebanding,  akhirnya  sumbangan  pada  PAD  sangat  minim. Masalah  yang  diteliti  dalam skripsi ini  adalah Bagaimana  strategi manajemen PT. Sumekar  Line  Sumenep dalam  meningkatkan  Pendapatan  Asli  Daerah  (PAD, sedangkan tujuan  penelitian Untuk mengetahui strategi manajemen PT. Sumekar  Line  Sumenep dalam  meningkatkan  Pendapatan  Asli  Daerah  (PAD). Penelitian  yang  bersifat kualitatif, yang  menjadi  fokus  penelitian yaitu 1). Sosialisasi, 2) Optimalisasi  Pengawasan dan 3)  Pengembangan  Operasional.  Subjek  penelitian  ini  informan kunci, utama dan pendukung, teknik  pengumpulan  data  interview, observasi dan dokumentasi, dengan  analisa data  dengan  pendekatan reduksi data dan verifikasi data.Hasil  penelitian  menunjukkan  penerapan  strategi  manajemen  PT. Sumekar  Line  Sumenep  dengan tepat karena  dapat menunjang  Pendapatan  Asli  Daerah  (PAD), dari  transportasi  kapal  laot  dengan  bentuk  strategi  memberikan sosialisasi, pengembangan  operasional  kapal  dan  optimalisasi  pengawasan  atas  pendapatan  yang  diperoleh  dari  penjualan  tiket  kapal  Sumekar  Line.
RESTORASI KETAHANAN ENERGI: ANALISIS KEBIJAKAN KONVERSI SUMBER ENERGI NASIONAL DARI MINYAK KE GAS Zulmi Fajar Rukhmana; Bayu Mitra Adhyatma Kusuma
PUBLIC CORNER Vol 11 No 1 (2016): Publik Corner
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja, Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (115.808 KB) | DOI: 10.24929/fisip.v9i1.276

Abstract

Ketersediaan energi adalah salah satu barometer penting dalam pembangunan ekonomi suatu negara di era modern seperti dewasa ini. Ditinjau dari aspek politik, energi memiliki posisi yang sangat strategis sebagai komoditas politik bagi para pembuat kebijakan. Sedangkan dari aspek lingkungan, energi dan penggunaannya yang dilakukan secara besar-besaran adalah salah satu isu yang selalu dibahas pada setiap diskusi kontemporer tentang perubahan iklim. Di Indonesia, hal ini sangat menarik untuk dikaji karena mobilitas penduduk yang semakin tinggi dan meningkatnya perekonomian berbanding lurus dengan kebutuhan energi baik di sektor industri, transportasi, maupun rumah tangga yang pada umumnya masih bergantung pada bahan bakar minyak. Beberapa alternatif kebijakan yang dapat dimunculkan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah memaksa tetap pada status quo, penambahan kilang minyak, pembangunan pipa gas perkotaan, pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG), dan peningkatan jumlah Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU). Hasil analisis penelitian yang dilakukan berdasarkan matrix display system dari Gueller menunjukkan bahwa membangun SPBG adalah alternatif yang paling realistis untuk diterapkan. Strategi implementasinya adalah dengan membangun SPBG di kota-kota besar terlebih dahulu disertai dengan regulasi standar emisi yang ketat dan pengurangan alokasi BBM untuk memaksa pemilik kendaraan beralih ke kendaraan berbahan bakar gas. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif, pendekatan deskriptif, dan menekankan pada studi literatur.

Page 2 of 16 | Total Record : 159